cover
Contact Name
Surya Darma
Contact Email
admin.jlk@untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
admin.jlk@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, FMIPA Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laut Khatulistiwa
ISSN : 26146142     EISSN : 26148005     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/lkuntan
Jurnal Laut Khatulistiwa is the media for dissemination of information about the ideas from researchers and practitioners whose interested with marine issues. This journal published three times a year by Department of Marine Science, Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Tanjungpura University, i.e at February, June and October. The scope of the articles on this journal is focus on study of marine science, including utilization of computing technology and marine instruments, development of measurement methods, and other related study. This journal is expected to be helpfull for practitioners, policy makers, lecturers, students and other parties to better understanding the situation and condition about marine and can provide inspiration on development of ideas to contribute improvement solutions for marine issues globally.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025): February" : 9 Documents clear
Hubungan Bahan Organik dengan Keberadaan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Desa Riding Anggreiny, Rastiana; Pratiwi, Fika Dewi; Farhaby, Arthur Muhammad
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.86016

Abstract

Desa Riding Panjang merupakan habitat bagi vegetasi mangrove dan berbagai biota laut, termasuk gastropoda. Selain itu, ekosistem mangrove di desa ini juga dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertambangan, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kehidupan biota di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies gastropoda yang terdapat di ekosistem mangrove, menganalisis kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda, serta mengkaji hubungan antara kandungan bahan organik dengan kelimpahan dan keanekaragaman gastropoda. Penelitian dilakukan pada Desember 2023 hingga Januari 2024. Data gastropoda dikumpulkan menggunakan metode transek kuadrat berukuran 1×1 m ², sedangkan sampel bahan organik diambil menggunakan core sampler. Hasil penelitian mengidentifikasi lima spesies gastropoda dari empat famili, yaitu Cerithidea cingulata, Cassidula nucleus, Littoraria pallescens, Littoraria scabra, dan Nerita tigrina. Kelimpahan gastropoda berkisar antara 107,44 hingga 173,78 individu/m ², dengan nilai keanekaragaman antara 0 hingga 0,11. Analisis hubungan antara kandungan bahan organik dan kelimpahan gastropoda menunjukkan korelasi positif, di mana peningkatan kandungan bahan organik di sedimen mangrove berkontribusi terhadap peningkatan kelimpahan gastropoda.
Valorisasi Limbah Cangkang Kepiting Bakau (Scylla serrata) Sebagai Sumber Kitin dan Kitosan Pratiwi, Fika Dewi; Notonegoro, Hartoyo; Syaputra, Denny
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.86819

Abstract

Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan komoditas unggulan di Pulau Bangka. Terdapat preferensi yang tinggi  dari masyarakat untuk mengkonsumsi kepiting bakau, sehingga tidak sedikit rumah makan yang menyediakan menu kepiting di warung makan seafood di sekitar wilayah Pulau Bangka. Hal tersebut tentu saja menghasilkan banyak sisa cangkang yang dianggap limbah, tidak bermanfaat dan berakhir di tempat sampah.  Valorisasi limbah cangkang kepiting, bisa dilakukan dengan transformasi limbah cangkang tersebut menjadi material memiliki nilai manfaat berupa kitin dan kitosan. Pada penelitian ini, 250 g cangkang rajungan akan diproses menjadi kitosan melalui deproteinasi (NaOH 3,5%), demineralisasi (HCl 1,5 M) dan deasetilasi (NaOH 15%) dengan waktu pemrosesan masing-masing 2 jam. Rendemen kitin yang dihasilkan yaitu 26%, sedangkan kitosan sebanyak 10,04 %. Berdasarkan perhitungan derajat deasetilasi (DD) kitin pada bilangan gelombang A1650/A3450 menghasilkan nilai 39,58 %, sedangkan kitosan 51,11 %. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menggunakan NaOH dengan konsentrasi yang lebih pekat 60% pada saat proses deasetilasi untuk menghasilkan nilai DD yang lebih tinggi. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menggunakan metode penetralan pH yang lebih cepat dan efisien. Analisis DD juga dapat dilakukan dengan metode sederhana, biaya terjangkau serta cepat memperoleh hasilnya secara kuantitatif dengan metode titrasi asam basa dengan methyl orange.
Analisis Tingkat Produksi Serasah Mangrove Di Desa Riding Panjang Kabupaten Bangka Esi, Esi; Farhaby, Arthur Muhammad; Pratiwi, Fika Dewi
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.85181

Abstract

Luas hutan mangrove yang terletak di Kabupaten Bangka adalah seluas 67.263 Ha, salah satu kawasannya berada di Desa Riding Panjang. Keberadaan mangrove tersebut tentunya mempunyai manfaat, yaitu sebagai penyuplai bahan organik terhadap kesuburan ekosistem mangrove dalam bentuk serasah, sehingga mampu mempu menunjang kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produksi serasah, serta hubungan antara tingkat produksi serasah mangrove, kerapatan pohon, tutupan kanopi dan parameter lingkungan di Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Penelitian dilakukan dari Februari-Mei 2024 menggunakan metode litter trap. Berdasarkan hasil penelitian didapat Rata-rata kerapatan pohon 517 ±214 pohon/ha dengan rata-rata tutupan kanopi 55,12%. Total produksi serasah mangrove 321,92 gr/m2/60 hari atau 40,24 gr/m2/minggu atau 5,37 gr/m2/hari. Rata-rata produksi serasah yang didapat sebesar 80,48 gr/m2/60hr atau 10,06 gr/m2/minggu atau 1,34 gr/m2/hari. Hasil produksi terbesar terdapat pada stasiun 1 sebesar 2,27 gr/m2/hari. Produksi serasah yang dihasilkan akan berperan penting dalam pertumbuhan mangrove dan sebagai sumber detritus bagi ekosistem laut dan estuari dalam menyokong kehidupan berbagai organisme akuatik di ekosistem mangrove Desa Riding Panjang.
Analisis Kandungan Mikroplastik pada Air, Sedimen, dan Kerang Bulu (Anadara antiquata) di Pantai Ujung Gersik Kabupaten Belitung Pratiwi, Niken; Pratiwi, Fika Dewi; Kurniawan, Andri
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.74926

Abstract

Mengingat banyaknya peminat masyarakat untuk mengkonsumsi kerang bulu (Anadara antiquata) di Pantai Ujung Gersik dan belum adanya penelitian lebih lanjut terkait bahaya mikroplastik terhadap konsumsi kerang bulu, serta pengelolaan sumberdaya perairan Pantai Ujung Gersik secara keberlanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada air, sedimen, dan kerang bulu di Pantai Ujung Gersik Kabupaten Belitung. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juli "“ September 2023 di Pantai Ujung Gersik Kabupaten Belitung. Metode Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling di Pantai Ujung Gersik sebanyak 3 kali pengulangan. Pengolahan sampel di Laboratorium menggunakan H2O2 sebagai bahan destruksi dan NaCl untuk meningkatkan densitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat partikel mikroplastik pada sampel air ditemukan jenis fiber dengan kelimpahan rata-rata 0,15 partikel/1,5L, pada sampel sedimen ditemukan jenis fiber dengan kelimpahan rata-rata 0,16 partikel/100g, fragmen 0,03 partikel/100g, dan film 0,13 partikel/100g, sedangkan pada sampel kerang bulu ditemukan jenis fiber dengan kelimpahan rata-rata 1,42 partikel/15ind, fragmen 0,03 partikel/15 ind dan film 0,03 partikel/15 ind. Hasil membuktikan bahwa pada sampel air, sedimen, dan kerang bulu telah terkontaminasi mikroplastik yang kemudian menjadi pencemaran yang berbahaya bagi lingkungan maupun makhluk hidup didalam perairan.
Keanekaragaman Bivalvia di Pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara Savaria, Sri; Helena, Shifa; Minsas, Sukal
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.87912

Abstract

Pantai Pulau Datok memiliki banyak kekayaan sumber daya alam salah satunya adalah bivalvia. Kepadatan bivalvia di suatu ekosistem berperan penting dalam struktur rantai makanan dan sangat ditentukan oleh faktor lingkungan yang sesuai dengan sifat biologinya. Penelitian ini bertujuan untuk komposisi, struktur komunitas bivalvia dan parameter lingkungan di Pantai Pulau Datok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2024 dengan menggunakan metode purposive random sampling di empat stasiun. Pengambilan sampel bivalvia dilakukan dengan metode kuadran transek berukuran 1 x 1 dengan 5 titik pengulangan secara acak pada setiap stasiun penelitian. Hasil penelitian menunjukan terdapat 13 spesies bivalia yaitu Solen leanus, Tegillarca granosa, Placamen chloroticum, Meretrix meretrix, Pelecyora insularum, Gafrarium divaricatum, Mysia undata, Atrina vexillum, Vasticardium pectiniforme, Semele cordiformis, Hiatula chinensis, Dallitellina rostrata dan Latona faba. Indeks keanekaragaman (H"™) berkisar antara 0,30-1, indeks keseragaman (E"™) antara 0,23- 0,49, indeks dominansi (C) berkisar 0,55-0,89.
Karakteristik Sedimen di Pantai Sungai Belacan Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Rozy, Fachrul; Nurrahman, Yusuf Arief; Apriansyah, Apriansyah
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.89470

Abstract

Penelitian mengenai karakteristik sedimen di Pantai Sungai Belacan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sangat penting untuk memahami lingkungan pantai dan dinamikanya. Komposisi sedimen, distribusi ukuran butiran, dan proses transpor memegang peranan penting dalam membentuk ekosistem pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sebaran ukuran butir dan karakteristik sedimen serta mengetahui kondisi faktor oseanografi (arus, pasang surut, dan gelombang) di Pantai Sungai Belacan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan sampel sedimen menggunakan alat Sedimen Grab di delapan lokasi stasiun. Analisis karakteristik sedimen dilakukan melalui pendekatan granulometri dan analisis statistik ukuran butir. Data pendukung berupa kecepatan arus, pasang surut, dan tinggi gelombang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi sedimen didominasi oleh pasir, dengan ukuran butir rata-rata berkisar antara 0,86 "“ 1,56 mm, termasuk kategori pasir sedang dan kasar. Nilai sortasi berkisar antara 1,19 "“ 1,51 dengan kategori terpilah buruk. Nilai skewness antara 2,36 "“ 3,26 dengan kategori condong sangat halus. Nilai kurtosis antara 0,66 "“ 0,87 dengan kategori tumpul dan sangat tumpul. Kecepatan arus rata-rata adalah 0,0413 m/s dan kecepatan maksimal sebesar 0,18 m/s, pola pasang surut campuran condong harian ganda, dan tinggi gelombang signifikan berkisar antara 0,26 "“ 0,61 meter, dengan rata-rata bulanan 0,41 m.
Kajian Awal Identifikasi Ikan Hiu dan Status Konservasi di Perairan Tukak, Bangka Selatan Ferizal, Jemi; Adi, Wahyu; Supratman, Okto; Farhaby, Arthur Muhammad; Khaeruddin, Khaeruddin; Setiadi, Geri; Mito, Mito; Dewi, Diah Puspita; Sari, Dewi Puspita; Tiara, Tiara; Juniagis, Berlianda; Prameswari, Thesa; Putri, Nabila Rahmawati; Sugandi, Sugandi
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.88263

Abstract

Perairan Tukak memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk populasi hiu yang terancam akibat aktivitas antropogenik yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik morfometrik dan meristik hiu yang tertangkap dengan jaring insang serta menganalisis status konservasinya. Penelitian ini dilakukan pada Juli 2024 di Dermaga Tukak, Kabupaten Bangka Selatan. Pengumpulan data mencakup panjang total (TL), panjang prekaudal (SL), panjang cagak (FL), dan berat. Selanjutnya, dilakukan identifikasi spesies hiu yang ditemukan di perairan Tukak, Bangka Selatan, dan dibandingkan dengan daftar IUCN serta CITES untuk menilai tingkat ancaman dan regulasi perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua individu Atelomycterus marmoratus yang tertangkap berjenis kelamin betina (40"“43 cm TL), sedangkan dua individu Chiloscyllium punctatum jantan berukuran 40"“42 cm TL. Kedua spesies ini belum mencapai kematangan seksual, yang mengindikasikan eksploitasi sebelum usia reproduksi. Spesies ini dikategorikan sebagai Near Threatened oleh IUCN. Hasil penelitian ini mendukung kebijakan konservasi dan perlindungan habitat hiu. Edukasi kepada nelayan mengenai pengurangan tangkapan sampingan (bycatch) dan pelepasan hiu perlu ditingkatkan. Keterbatasan penelitian mencakup jumlah sampel yang terbatas dan cakupan geografis yang sempit. Jika identifikasi visual tidak memungkinkan, metode DNA barcoding dapat digunakan untuk memastikan identifikasi spesies hiu secara akurat di perairan Tukak, Bangka Selatan.
Analisis Karakteristik Makro Debris di Pantai Wisata Manggar Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur Febrianto, Yudi; Eryati, Ristiana; Nurfadilah, Nurfadilah
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.86594

Abstract

Sampah makro merupakan salah satu penyebab kerusakan lingkungan pantai wisata akibat ulah manusia yang dapat merukan estetika, mengancam biota laut, dan menggangu stabilitas eksosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis sampah makro, berat dan kepadatan sampah makro. Penelitian dilakukan di Pantai Wisata Manggar Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. Pengambilan sampel puing makro dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada bulan April (musim Utara) dan Agustus (musim Selatan) 2022. Metode pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis sampah makro di lokasi penelitian pada musim Utara antara lain plastik, kaca, karet, kayu dan styrofoam, sedangkan pada musim Selatan terdapat 8 jenis sampah makro antara lain plastik, logam, kaca, karet, kertas, kayu, styrofoam dan lain-lain. Berat total sampah makro yang ditemukan di pantai Manggar sebanyak 4.260 gram. Berdasarkan musim, total berat makro terberat pada musim selatan sebesar 3.312 g dan musim utara sebesar 949 g. Kepadatan total sampah makro pada musim utara dan selatan sebesar 1.464 jenis/m2, sedangkan kepadatan sampah makro berdasarkan musim lebih tinggi yaitu pada musim selatan 1 jenis/m2 lebih besar dibandingkan pada musim utara yang memiliki nilai kepadatannya hanya 0,464 jenis/m2. Data ini sebagai informasi awal jumlah sampah di lokasi wista pantai Manggar.  
Analisis Kondisi Kesehatan Mangrove Di Desa Kurau Timur, Kabupaten Bangka Tengah Farhaby, Arthur Muhammad; Arianto, Firdaus Dwi; Henrie, Timotius Dwi; Sheva, Sheva; Pasaribu, Pilip Noel Parnangkok; Putri, Dita Salsabila; Fitra, Ghina Nabilla; Tarihoran, Rafael Immanuel
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v8i1.87514

Abstract

Kurau Timur merupakan satu dari beberapa desa di Kecamatan Koba yang memiliki beragam potensi wisata. Hutan mangrove yang masih alami juga menjadi salah satu daya tarik utama kawasan ini. Selain itu, keberadaan mangrove di Kurau Timur memiliki nilai ekonomi yang signifikan, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan, di mana terdapat sekitar 319 orang yang berprofesi sebagai nelayan. Penelitian yang secara spesifik mengevaluasi kesehatan mangrove di Desa Kurau Timur masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Kesehatan Ekosistem Mangrove di Desa Kurau Timur sebagai dasar pengelolaan berkelanjutan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2024 di Desa Kurau Kabupaten Bangka Tengah. Penentuan titik pengambilan data   stasiun menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah jumlah tegakan, jenis tanaman, tutupan kanopi serta sapling pada garis transek. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif, Dari hasil penelitian ditemukan Bruguiera gymnorrhiza, R. apiculata, R. Mucronata, dan S. alba, yang mana didominasi oleh Sonneratia alba, rata rata tutupan kanopi mangrove di kedua stasiun penelitian adalah 65,06% berstatus sedang. Persentase tertinggi tutupan kanopi mangrove didapatkan di stasiun 1 sebesar 67,28% tergolong sedang dan persentase terendah didapatkan   di stasiun 2 sebesar 62,84% dan masih tergolong sedang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9