cover
Contact Name
Sarip Hidayat
Contact Email
mohsyarifhidayat@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
metasastra@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra
ISSN : 20857268     EISSN : 25032127     DOI : -
Metasastra: Jurnal Penelitian Sastra is a journal published by Balai Bahasa Jawa Barat, ISSN printed 2085-7268 and ISSN online 2503-2127. This journal is a literary research journal that publishes various research reports, literature studies, and literary papers on literature. Published periodically twice a year in June and December. This journal also serves as a media dissemination of information research results and literature review.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
Novel Siddhartha Karya Hermann Hesse: Pencarian Chiffer-chiffer Transendensi (Siddhartha Novel by Hermann Hesse: The search of chiffers transcendency) Anwar, M. Shoim
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2016.v9i1.37-52

Abstract

Setelah  Perang Dunia I, manusia modern mengalami kegelisahan spiritual.  Novel Siddhartha karya Hermann Hesse merepresentasikan kegelisahan tersebut dalam menemukan kebahagiaan. Fokus permasalahan dan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan usaha manusia untuk menemukan kebahagiaan abadi dalam kerangka filosofis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sumber datanya adalah teks novel yang dianalisis secara interaktif-dialogis, serta menggunakan eksistensialisme sebagai basis teorinya.  Tampak pada hasil penelitian  bahwa dogma agama yang secara formal telah dipelajari, bahkan dilakukan, dirasakan oleh tokoh utama Siddhartha  belum mampu memberi kepuasan dan kedamaian batin. Tokoh utama, sebagai subjek yang bebas atas dirinya sendiri, dari perspektif eksistensialisme, berusaha keras untuk menawar kenyataan dan ingin mengubahnya sesuai dengan peran kehendak. Pencarian spiritualitas  secara personal dilakukan sang tokoh untuk menemukan dimensi baru dari hakikat kehidupan. Alam dengan segenap isinya menjadi bagian penting dalam menemukan chiffer-chiffer  atau tanda-tanda kebesaran transendensi.
Abstrak Bahasa Inggris Hidayat, Sarip
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2017.v10i1.%p

Abstract

PENGKHIANATAN CINTA YANG TERKANDUNG DALAM THE AWAKENING KARYA KATE CHOPIN (Love Betrayal in Kate Chopin’s “The Awakening”) Mustafa, Mustafa
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2012.v5i1.44-54

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pengkhianatan cinta yang terkandung dalam karya Kate Chopin The Awakening. Novel ini bercerita tentang prahara rumah tangga yang dipenuhi ketidakjujuran, ketidaktegasan, kemunafikan, kebohongan, dan perselingkuhan. Metode yang digunakan adalah metode analisis wacana deskriptif, interpretasi pada The Awakening melibatkan proses membaca, memahami, dan memberikan makna dengan menafsirkan data dengan kajian pendekatan struktural dan sosiologis. Data penulisan ini adalah hasil kajian tentang pengkhianatan cinta melalui tokoh utama dalam novel tersebut. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk dijadikan sampel hasil tulisan/artikel tentang sastra, utamanya yang tertarik dalam bidang kesusasteraan Amerika.Abstract:This paper discusses about love betrayal  in Kate Chopin’s “The Awakening”. This novel tells about the story of domestic tempest filled with dishonesty, indecision, hypocrisy, lies, and affair. The method applies an interpretative descriptive discourse analysis method. “The Awakening” involves reading, understanding, and giving meaning to interpret the data for the study of the structural and sociological approach. Data writing is the result of the analysis of betrayal love in the novel. This paper is expected to give contribution in order  to a model of the literary writing/ articles, especially for those are interested in the field of American literature.
PERBANDINGAN HIKAYAT MAHARAJA MUNDING GIRI DAN PANGGUNG KARATON DENGAN NOVEL ANAK PERAWAN DI SARANG PENYAMUN Dasripin, Pipin
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2008.v1i1.52-67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang wujud struktur, kebahasaan, gambaran sosial, dan budaya yang terdapat dalam Hikayat Maharaja Munding Giri dan Panggung Karaton sebagai suatu karya sastra lama dan novel Anak perawan Disarang Penyamun karya Sutan Takdir Alisyahbana sebagai suatu karya sastra baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural dan mimesis. Pendekatan ini berhubungan dengan kenyataan dan rekaan dalam karya sastra. Yang dianalisis tidak hanya peristiwa, plot, tokoh, dan latar, tetapi bagaimana hubungan antarunsur tersebut dan sumbangan apa yang dapat diberikan terhadap tujuan estetik dan makna keseluruhan yang ingin dicapai. Kedua karya sastra yang berlainan masanya ternyata masih ada unsur kesamaannya. Novel ternyata meneruskan nilai-nilai yang ada dalam hikayat. Namun, berbeda dalam cara penyajian, bahasa, dan alur. Hal itu merupakan transformasi dari suatu karya sastra yang meneruskan tradisi-tradisi lama dalam menampilkan sebuah karya sastra.
HALAMAN DEPAN: Metasastra Vol 4, No 1, Juni 2011 Mulyani, Yeni
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 4, No 1 (2011)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2011.v4i1.%p

Abstract

REPRESENTASI ANTARA FAKTA DAN FIKSI JANG OK JUNG SEBUAH DRAMA SEJARAH KOREA (Representation Between Fact and Fiction of “Jang Ok Jung”: a Korean Historical Drama) Supriatin, Yeni Mulyani
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2014.v7i2.241-252

Abstract

Karya sastra yang berlatar belakang sejarah selalu menarik untuk dicermati. Apakah karya sastra tersebut menggambarkan fakta sejarah atau lebih banyak imajinatifnya? Terlepas dari itu Jang Ok Jung Live for Love sebuah drama Korea yang disiarkan dalam media televisi bernuansa historis cukup menarik diteliti. Penelitian ini bermaksud menggali makna drama Jang Ok Jung dengan mengamati variasi-variasi dalam drama tersebut berdasarkan sejarah selaku hipogramnya, melalui studi intertekstual. Masalah yang menarik untuk dikaji adalah bagaimana gambaran Ok Jung, bagaimana pula sepak terjang Ok Jung mulai ia berperan sebagai Ok Jung sampai menjadi Jang Hee Bin, dan siapa saja yang mendukung dan menjegalnya? Metode yang digunakan dalam memaknai drama tersebut adalah deskriptif kualitatif dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara sejarah dan dramanya terdapat perbedaan yang mencolok. Dialog, alur, motif, dan penampilan gambar sebagai kekuatan visualisasi lebih “berwarna” daripada sejarahnya. Drama televisi yang lebih berorientasi pada pasar juga menjadi pertimbangan lain adanya perbedaan antara sejarah dan fiksi.
PERBANDINGAN CERITA PENCULIKAN ANAK OLEH JIN DALAM TEKS TULIS DAN TEKS LISAN (The Comparison of Child Kidnapping by Jinn In Written and Oral Text Story) Fatkhullah, Faiz Karim; Komarudin, Komarudin
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2017.v10i1.1-16

Abstract

Cerita penculikan anak oleh jin sering terjadi di Cirebon, Indonesia. Kasus demikian terjadi juga di Amerika seperti dalam film Pay The Ghost. Kasus lain ditemukan di Irak seperti terdapat dalam Hikayat Syaikh Abdul Qadir Jaelani (HSAQJ). Penelitian ini bertujuan mengungkap cerita penculikan dalam teks/naskah dan cerita lisan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan mimesis, serta menggunakan data teks tulis dan teks lisan hasil wawancara dengan masyarakat Cirebon. Hasilnya didapatkan cerita penculikan anak oleh jin dalam naskah HSAQJ merupakan karya sastra mimesis, artinya ia merupakan tiruan dari kenyataan yang ada di alam. Cerita penculikan anak oleh jin ada kenyataannya di masyarakat Irak (dalam HSAQJ), diperkuat lagi dengan cerita yang terjadi di Cirebon. Terdapat perbedaan pada keduanya. Perbedaannya, dalam kasus Cirebon orang tua korban meminta bantuan tetangga dan membawa bunyi-bunyian. Dalam naskah, orangtua korban meminta bantuan tokoh spiritual dan tidak boleh ditemani orang lain.AbstrakThe story of child kidnapping by jinn is common in Cirebon, Indonesia. Such cases occur also in America as in the movie “Pay The Ghost”. Another case was found in Iraq as it was in “Hikayat Shaykh Abdul Qadir Jaelani” (HSAQJ). This study aims to reveal how the story of kidnapping in texts and oral stories. This research uses a qualitative descriptive method with mimesis approach. It also uses written text data and oral text taken from interview with Cirebon community. The data taken from stories of child kidnapping by the jinn in the HSAQJ text is a mimesis literature, which means that it is an imitation of the reality that exists in nature. The story of child kidnapping by jinn also happened in Iraqi society (in HSAQJ), reinforced by the story that took place in Cirebon. There are differences and similarities between the two stories. The difference is that in the case of Cirebon, the victim’s parents asked for help from the neighbors and brought the sounds. In the script, they asked for help from spiritual leaders and were not allowed to accompany by others.
DARI TULISAN MENJADI LISAN: REPETISI DAN PENDIDIKAN DALAM NOVEL GADIS TANGSI KARYA SUPARTO BRATA (The Written Literary Work to Oral Tradition Form: The Repetition and Education in Gadis Tangsi Novel Written by Suparto Brata) Meinindartato, Weli
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2013.v6i1.101-111

Abstract

Sebuah karya sastra tertulis ternyata memiliki bentuk tradisi lisan. Konsep dasar dari teori formula pada tradisi lisan yaitu repetisi yang dilakukan terus menerus. Repetisi adalah suatu bentuk pengulangan yang ada pada tradisi lisan guna mengembangkan gagasan penceritaan dalam upaya memikat audiens. Novel Gadis Tangsi karya Suparto Brata memiliki gaya penuturan yang masih menggunakan tradisi lisan, yaitu terdapat bentuk pengulangan atau repetisi yang selalu muncul dalam bagian-bagian penceritaannya. Novel ini dapat dikaji lebih lanjut dengan menunjukkan unsur-unsur kelisanan dalam novel ini. Bentuk tradisi lisan tetap ada pada sastra tertulis karena budaya dalam masyarakat tertentu telah melekat pada pribadi penulis. Keinginan khalayak agar karya sastra memiliki muatan pendidikan telah ditampilkan penulis dalam novel Gadis Tangsi ini. Muatan pendidikan dalam novel tersebut lebih mengutamakan proses meningkatkan perasaan daripada proses mengasah pola pikir. Perasaan pada akhirnya perlu diungkapkan secara lisan.Abstract: A written literary work has its oral tradition form. The basic concept from formula at oral tradition is repetition that has continually been done. Repetition is a kind of repeating  in oral tradition in order to develop idea of story to  attract audience. Suparto Brata’s novel of Gadis Tangsi has  a style that uses oral tradition form with repetition in each part  text the story. This novel can be investigated by showing  the oral elements  in the novel. The  oral tradition form always exists  in written literature as culture in certain community has been in  the author’s person- ality.. Expectation of audience  that literature must have education content has been performed in Gadis Tangsi novel. Education content in this  novel gives more concernd on the proses of increas- ing  a sense of human being than a critical thinking. Finally, sense of human being has to be expressed orally.
STRUKTUR NARATIF SYAIR RIWAYAT NABI MUHAMMAD KARYA KIAI AFIFUDDIN DARI DESA BAKOM KECAMATAN DARMA KUNINGAN (THE NARATIVE STRUCTURE OF KIA AFIFUDDIN’S SYAIR RIWAYAT NABI MUHAMMAD FROM BAKOM VILLAGE DARMA KUNINGAN DISTRICT) Fauziah, Fauziah; Kosasih, Ade; Kalsum, Kalsum
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 6, No 2 (2013)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2013.v6i2.81-90

Abstract

Syair Riwayat Nabi Muhammad (kemudian disingkat SRNM) adalah salah satu dari sekian banyak  karya sastra lama yang berbentuk syair. SRNM yang ditemukan di Kabupaten Kuningan ini ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Di dalam naskah SRNM disisipkan beberapa unsur cerita naratif yang sifatnya mengisi dan melengkapi teks SRNM sehingga membentuk sebuah alur cerita yang utuh. Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur naratif  dalam SRNM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif dengan pendekatan struktural. Dari hasil penelitian diketahui bahwa SRNM termasuk puisi tradisional yang memiliki pola khusus, tetapi struktur naratifnya cukup menonjol. SRNM menarasikan sejarah kehidupan Nabi Muhammad. SRNM juga mengandung data berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia dan Sunda pada tahun 1947-an. Bila dikaji lebih mendalam, dapat dikatakan bahwa naskah SRNM dipandang sebagai sesuatu yang bernilai dan penting untuk dikaji terutama dari segi bahasa. Bahasa dalam naskah SRNM sarat dengan kebahasaan yang memiliki makna dan bernilai tinggi untuk dijadikan kerangka referensial dalam keilmuan bahasa.Abstract:Syair Riwayat Nabi Muhammad (SRNM) is one of old literary works in the form of poem. SRNM found in Kuningan district was written in both of Indonesian and Sundanese. In the SRNM’s manuscript, there are some narrative stories completing the SRNM ‘s  in order to form a storyline intact. The present research attempts to describe the narrative structure in SRNM. The applied method in the research is descriptive method by using structural approach.  The results of the research show that SRNM including traditional poetry contains a specific pattern, yet the narra- tive structure is quite prominent. SRNM narrated the history of the life of Prophet Muhammad. The SRNM also consists of  the data that was related to the use of Indonesian and Sundanese in the 1947’s. When studied more deeply, it can be said that the SRNM manuscript is seen as something that is both valuable and important to study, especially in the term of language perspective. Lan- guage in the SRNM’s manuscript loaded with meaningful and highly valued form in order to be used as  a referential framework in  linguistics.
RESENSI BUKU: “PEREMPUAN YANG MERESISTENSI BUDAYA PATRIARKI” Kurnia, Nia
METASASTRA: Jurnal Penelitian Sastra Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Balai Bahasa Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26610/metasastra.2015.v8i1.155-160

Abstract

Identitas BukuJudul : Perempuan dalam Tiga Novel Karya Nh. DiniPengarang : Aquarini PriyatnaPenerbit : Pustaka MatahariCetakan : pertamaTahun Terbit : 2014Jumlah Halaman : 146 halaman

Page 2 of 21 | Total Record : 201