cover
Contact Name
Fahruddin
Contact Email
jurnalalam84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fahruddin65@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 20864604     EISSN : 25498819     DOI : -
Jurnal yang memuat hasil - hasil penelitian terkait ilmu alam dan lingkungan termasuk review meliputi lingkungan, kelautan, konservasi, mikrobiologi, bioaktif, dan yang relevan.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Penanggulangan Sampah di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat Rena Kurniati; Dasrizal Dasrizal; Nefilinda Nefilinda
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v14i2.28324

Abstract

Kebiasaan masyarakat untuk mengelola sampah belum mengarah kepada perilaku yang positif seperti membuang sampah pada tempatnya atau mengumpulkan sampah-sampah domestik dari rumah tangga ke tempat pengumpulan sampah komunal. Belum adanya pengelolaan sampah oleh masyarakat juga ditemukan di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Hal ini dibuktikan belum adanya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data penanggulangan sampah di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jumlah populasi 611 KK. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu Jorong Simaru dan Jorong Kotolamo Utara yang membuang sampah secara sembarangan dan ke sungai. Responden diambil dengan teknik proporsional random sampling dengan proporsi 50% sehingga sampel berjumlah 123 KK. Analisis data secara deskriptif dengan memakai formula persentase. Hasil penelitian ditemukan bahwa pengetahuan masyarakat tentang penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga termasuk sangat baik (82.15%); sikap masyarakat dalam penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga termasuk baik (62.45%), dan kepercayaan masyarakat tentang penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga termasuk sangat baik (86.48%). Perilaku masyarakat dalam penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga di Kenagarian Tamparungo Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung termasuk baik walaupun belum ada kebijakan pemerintahan nagari dalam penanggulangan pembuangan sampah rumah tangga.
Intake Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) dan Tepung Rumput Laut (Euchema cottonii) terhadap Kandungan Omega 3 dan pH Telur Ayam Hasyim, Zohra; Muchlis, Ahmad
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur ayam memiliki potensi besar sebagai sumber pangan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Telur mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kandungan omega 3 dan derajat keasaman (pH) pada telur akibat pengaruh penambahan tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) pada pakan basal ayam petelur. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam petelur berumur 48 minggu yang sedang bertelur sebanyak 48 ekor yang diberi tambahan tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan tepung rumput laut (Eucheuma cottonii) di dalam campuran pakan basal. Data ini dianalisis dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu arah, menggunakan 6 perlakuan dengan 4 kali ulangan, dimana setiap ulangan berisi 2 ekor ayam, dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan program SPSS ver. 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh (p0.05) penambahan tepung cacing tanah dan tepung rumput laut terhadap derajat keasaman (pH) pada telur ayam. Penggunaan tepung cacing tanah dan tepung rumput laut dalam campuran pakan basal ayam petelur sangat disarankan untuk meningkatkan kadar omega-3 telur ayam ras.
Produk Biogas Hasil Konversi Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Limbah Serbuk Gergaji Tanri, C. Selry; Dwifitrah, A; Harry RJ, A; Armus, Rakhmad
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pemanfaatan alternatif sampah organik rumah tangga adalah mengelolah sampah menjadi biogas, dengan menambahkan campuran bahan organik untuk meningkatkan kualitas biogas. Penelitian ini bertujuan mengetahui optimasi dan karakteristik biogas dari pemanfaatan sampah organik rumah tangga dengan penambahan serbuk gergaji dan komposisinya yang ditambahkan dalam sampah organik rumah tangga. Jenis penelitian kuantitatif, dengan empat perlakuan, perlakuan P0 (kontrol) yaitu mencampurkan sampah organik rumah tangga 100%; Perlakuan P1 yaitu mencampurkan sampah organik rumah tangga dengan komposisi 70% + 30% limbah serbuk gergaji, perlakuan P2 yaitu mencampurkan 75% + 25% limbah serbuk gergaji, perlakuan P3 yaitu mencampurkan 80% + 20% limbah serbuk gergaji. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu penambahan serbuk gergaji pada sampah organik rumah tangga dapat meningkatkan ratio C/N, dimana peningkatan ratio C/N terbesar terdapat pada perlakuan P1. Penambahan serbuk gergaji dapat menurunkan nilai CO dan CO2 pada proses dekomposisi anaerob dimana penurunan terbesar terdapat pada perlakuan P1. Penambahan serbuk gergaji dapat meningkatkan nilai hidrokarbon (HC) dan metana (CH4) pada proses dekomposisi dimana nilai hidrokarbon dan metana terbesar terdapat pada perlakuan P1. Komposisi antara sampah organik dan serbuk gergaji yang optimal dalam menghasilkan produk biogas adalah pada perlakuan P1 yaitu mencampurkan 70% sampah organik dengan 30% serbuk gergaji ditambah bioaktivator.
Analisis Morfologi, Faktor Lingkungan dan Klorofil Daun Cassia fistula L. dan Bauhinia acuminata L. di Hutan Kota Universitas Hasanuddin Tambaru, Elis
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klorofil berfungsi sebagai molekul yang berperan penting dalam fotosintesis. Klorofil merupakan komponen penting dari kloroplas, dan kandungan klorofil positif berkorelasi dengan laju fotosintesis dengan menyerap energi cahaya yang digunakan untuk pertumbuhan tanaman. Hutan kota merupakan area penyangga pada daerah perkotaan yang berperan membantu penyerapan karbon dioksida. Tanaman tengguli Cassia fistula L. dan bunga kupu-kupu Bauhinia acuminata L. merupakan jenis penyusun Hutan Kota Universitas Hasanuddin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi dan klorofil daun tengguli Cassia fistula L. dan bunga kupu-kupu Bauhinia acuminata L. serta menganalisis faktor lingkungan yang memengaruhi kadar klorofil daun pohon penelitian di Hutan Kota Universitas Hasanuddin. Pengambilan sampel dilakukan di Hutan Kota Universitas Hasanuddin, analisis morfologi dilakukan di Laboratorium Botani Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan pengukuran kadar klorofil dilakukan di Laboratorium Kualitas Air Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kandungan klorofil a, klorofil b dan klorofil a+b pada Cassia fistula L. dan Bauhinia acuminata L. Kadar klorofil a Cassia fistula yaitu 0.298 mg/l dan Bauhinia acuminata L. yaitu 0.294 mg/l. Kadar klorofil b pada Cassia fistula L. 0.655 mg/l dan pada Bauhinia acuminata L. 0.647 mg/l, kadar klorofil a+b dari sampel daun Cassia fistula L. 0.864 mg/l dan pada Bauhinia acuminata L. 0.852 mg/l. Morfologi dan warna daun memengaruhi besar kecilnya kadar klorofil pada daun, luas permukaan daun Cassia fistula L. sebesar 77 cm2 dan Bauhinia acuminata L. sebesar 50 cm2 dengan warna daun hijau tua.
Status Reproduksi Doryichthys boaja di Sungai Barumun Khairul, Khairul
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Doryichthys boaja is a species of pipefish. Natural habitat is found in the lower reaches of the Barumun River. So far, it has been used as ornamental fish and medicinal materials. But its production still relies on natural catches. Ongoing fishing activities can threaten population decline and even extinction of D. boaja species. It is necessary to immediately make cultivation efforts to reduce fishing activities from nature. Data related to sexual dimorphism and sex ratio of D. boaja are needed so that it will facilitate spawning efforts. The research is exploratory discriptive with the method of determining the monitoring station by purposive sampling. Fish sampling using a scoopnet. The results of this study describe the sexual dimorphism of D. boaja, where male fish have longer bodies, small eyes, gill caps are small, and under the abdomen there is a deeper hollow for storing eggs of females while and female fish have a shorter body shape. The eyeballs are rather large, the gill caps are larger, and the lower part of the cap has no hollows. Based on the results of data analysis for sex ratio, a ratio of females and males was obtained 1: 1.79. It was concluded that the condition of the sex ratio between female and male fish is unbalanced.
Pengaruh Edible Coating Berbasis Pati Ubi Kayu Manihot esculenta Crantz dengan Penambahan Ekstrak Jahe Merah Zingiber officinale var. Rubrum Terhadap Umur Simpan Buah Potong Wortel Daucus carota L. Johannes, Eva; Tuwo, Mustika
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edible coating menjadi salah satu usaha yang dikembangkan untuk mengatasi busuk lunak pada buah potong seperti pada buah dan sayuran. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh edible coating dengan penambahan senyawa bioaktif yang bersifat alami terhadap umur simpan wortel Daucus carota L. Metode yang digunakan untuk uji antibakteri menggunakan metode difusi agar, uji antioksidan menggunakan metode DPPH, perendaman atau pengemasan menggunakan metode edible coating. Untuk pelapisan adalah edible coating berbasis pati dengan penambahan ekstrak jahe merah Zingiber officinale var. Rubrum sebagai senyawa bioaktif yang memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Perendaman sampel dengan bahan akuades, larutkan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) 0.4% dan gliserol 5%, penambahan ekstrak jahe merah 0.1%. Perlakuan terdiri dari kontrol (tanpa perlakuan), pelapisan dengan edible coating, dan edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah, lama penyimpanan (3 hari, 6 hari, 9 hari, 12 hari). Selama masa simpan dilakukan pengujian susut bobot dan tekstur. Hasil uji edible coating dengan penambahan ekstrak jahe bersifat bakterisida terhadap bakteri Erwinia carotovora pv. carotovora, memiliki sifat antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 72.40 ppm. Memiliki susut bobot terendah pada perlakuan edible coating dengan penambahan ekstrak jahe sebesar 4.42% pada hari ke 12. Tekstur yang terbaik pada perlakuan edible coating dengan penambahan ekstrak jahe sebesar 1.53 N pada hari ke 12. Hasil tersebut menunjukkan edible coating dengan penambahan ekstrak jahe merah 0.5% mampu meningkatkan umur simpan wortel selama 12 hari pada suhu kamar.
Analisis Bioprospeksi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Sebagai Kandidat Sumber Antioksidan Masniawati, Andi; Rauf, Wahyudin; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah jenis tanaman merambat yang berasal dari wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini dikenal karena bunganya yang berwarna biru atau ungu dan sering digunakan sebagai tanaman hias. Namun, selain keindahannya, bunga telang juga memiliki nilai dalam pengobatan tradisional serta sebagai bahan pangan yang memiliki aktivitas antioksidan. Aktivitas antioksidan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dilakukan dengan menggunakan metode 1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) dan membandingkannya dengan aktivitas antioksidan asam askorbat. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bunga telang memiliki nilai IC50 masing-masing sebesar 25.1559; 29.9034; dan 28.1998 μg/mL, dengan rata-rata aktivitas sebesar 27.7530 μg/mL. Sementara itu, aktivitas antioksidan asam askorbat memiliki rata-rata nilai IC50 sebesar 2,7777 μg/mL. Perbandingan ini menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bunga telang tergolong sebagai antioksidan yang kuat, dengan selisih aktivitas antara sampel dan pembanding sebesar 24.9753 μg/mL. Hasil ini menunjukkan potensi bunga telang sebagai bahan untuk inovasi produk makanan dan minuman berbasis antioksidan. Kesimpulan ini menambah pemahaman tentang nilai kesehatan dan potensi pemanfaatan bunga telang sebagai sumber antioksidan alami yang kuat dalam pengembangan produk pangan yang inovatif.
Investigasi Topik Riset Jasa Ekosistem dan Sistem Informasi Geografis Menggunakan Analisis Bibliometrik Lahay, Rakhmat Jaya; Lihawa, Fitryane; Hasim, Hasim; Baderan, Dewi Wahyuni K; Mahmud, Marike; Mohamad, Nurdin
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ecosystems play a role in ensuring human survival on earth, in the form of ecosystem services in the form of food, air, water and energy. One technique for assessing ecosystem services is by utilizing geospatial information technology. This paper explores the development of research into the assessment of ecosystem services using geospatial information technology. The investigation method utilizes VOSviewer software and bibliographic data which can be accessed for free from 2000 to 2024. Descriptive analysis and simple text analysis were applied to explain the appearance of certain topics in scientific articles. This study shows that the amount of geospatial information technology research for ecosystem services assessment fluctuates with an upward trend during 2000-2024. This study found 491 scientific articles, which were related to the keywords ecosystem services and geographic information systems. This article is distributed in 95 international journals, most of which are indexed by Scopus Q1. The simultaneous appearance of the keywords ecosystem services and geographic information systems is dominant in the two Scopus Q1 journals, namely Ecological Indicator and Ecosystem Services. Referring to the journal coverage categories, the dominant main subjects appearing are Environmental Science, Agricultural and Biological Sciences, and Social Sciences. This research found 25 main keywords grouped into 5 clusters. The use of geospatial information technology (RS and GIS) for ecosystem service assessment was found in 101 articles. Implementation of this technology is in the form of models, tools, platforms, devices, software, techniques and spatial analysis. The use of sensing data in the form of LiDAR, PolSAR, Landsat, Modis and Sentinel for monitoring ecosystem services also appeared in 69 articles. The results of this research are expected to provide the latest knowledge for stakeholders who focus on assessing ecosystem services.
Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Berdasarkan Parameter Chemical Oxygen Demand, Total Solid Suspended dan Derajat Keasaman di Perusahaan X Kabupaten Gowa Sappewali, Sappewali; Sukmawati, Sukmawati; Tanri, C. Selry; Aminah, Sitti
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair merupakan hasil dari sisa produksi industri, jika tidak dikelola dengan baik maka akan mengakibatkan pencemaran. Salah satu cara untuk mengurangi pencemaran, dengan menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem pengolahan biologis secara anaerob dan aerob yaitu suatu proses pengolahan air limbah dengan menggunakan media sarang tawon untuk melakukan penyaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas IPAL industri berdasarkan parameter Chemical Oxygen Demand (COD), Total Solid Suspende (TSS) dan pH di Perusahaan X Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif berbasis uji laboratorium untuk mengetahui efektivitas kinerja IPAL terhadap kualitas limbah cair. Pengambilan sampel air pada inlet dan outlet yang diukur menggunakan perhitungan gravimetri dan tetrimetri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pengolahan limbah cair industri dengan IPAL Perusahaan X diperoleh nilai rata-rata pH sebesar 5.7, COD sebesar 9,861.3 ppm, dan TSS sebesar 251 mg/L. Hal tersebut belum memenuhi syarat baku mutu air limbah industri. Setelah pengolahan limbah cair industri dengan IPAL Perusahaan X diperoleh nilai rata-rata pH sebesar 7.5, COD sebesar 96.5 mg/L dan TSS sebesar 21.6 mg/L telah memenuhi standar baku mutu air limbah industri berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014 tentang baku mutu air limbah.
Uji Aktivitas Antibakteri Handsanitizer dari Bioreduktor Ekstrak Rumput Laut Padina australis Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Ainun, A. Nur
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padina australis merupakan salah satu jenis rumput laut coklat yang memiliki kandungan fenol total tertinggi dan aktivitas antikoksidan yang paling baik. Ekstrak Padina australis mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, terpenoid, saponin, fenol hidrokuinon dan tannin yang bersifat antibakteri. Keuntungan menggunakan ekstrak rumput laut Padina australis untuk mengurangi penggunaan alkohol karena rumput laut Padina australis mengandung senyawa yang dapat berfungsi sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas antiseptik handsanitizer rumput laut Padina australis terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini dalah eksperimen dengan pengujian beberapa konsentrasi ekstrak Padina australis yaitu 0.125; 0.25; 0.5 dengan masing-masing durasi waktu 0.15 dan 30 menit dengan metode paper disk dengan bakteri Escherichia coli dan Staphyloccous aureus. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak Padina australis menunjukkan kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan zona hambat 1 x 24 jam dan 2 x 24 jam yaitu 9 mm dan bakteri Staphylococcus aureus 1 x 24 jam dengan zona hambat yaitu 9 mm, 2 x 24 jam yaitu dengan zona hambat 10.5 mm. Zona hambat larutan handsanitizer Padina australis dengan tambahan AgNO3 pada bakteri Staphylococcus aureus lebih luas daripada zona hambat bakteri Escherichia coli dan dikategorikan ke dalam zona hambat yang sangat kuat sehingga Padina australis memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.