Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles
10,005 Documents
PENGARUH SERTIFIKASI GURU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SDN GUGUS TARAI BANGUN KABUPATEN KAMPAR
Vera Amelia;
Iqbal Miftakhul Mujtahid;
Tita Rosita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5817
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh variabel (1) sertifikasi guru terhadap kinerja guru, (2) motivasi kerja terhadap kinerja guru, (3) sertifikasi guru dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Responden penelitian adalah guru Sekolah Dasar Negeri gugus Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar yang berjumlah 110 orang dengan sampel 86. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket sebagai instrumen penelitian. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis statistik inferensial dan pengujian hipotesis. Koefisien reliabilitas instrumen dihitung menggunakan rumus alpha cronbach. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara sertifikasi guru terhadap kinerja guru sebesar 0,564, dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,642. Sedangkan secara bersama-sama terdapat pengaruh sertifikasi guru dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,664
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS 4 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA
Moch Bahak Udin By Arifin;
Deviya Nur Laili
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5877
Alasan penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kolaboratif Talking Stick terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 siswa kelas 4 MI Miftahul Ulum Kraton tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen. Peneliti menggunakan pre-test dan post-test untuk mengetahui perkembangan dan dampak dari gaya model pembelajaran kolaboratif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis (uji-t) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kolaboratif talk stick terhadap berpikir kritis matematis. Hal ini tercermin dari hasil uji hipotesis (uji-t) yang memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, sebelum dan sesudah perlakuan terjadi peningkatan dan berdampak pada kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kolaboratif tipe Talking Stick berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa selama pembelajaran matematika. This study is due to poor critical thinking skills of mathematics students. The purpose of this study was to investigate the effect of a talking stick collaborative learning model on students' critical thinking in mathematics. The survey was conducted with 20 students in Year 4 of MI Miftahul Ulum Kraton for the 2021/2022 school year. This research method uses a quantitative method with a quasi-experimental method. Researchers used pretests and posttests to determine the development and impact of chat bars in collaborative learning models. The data collection methodology in this study used hypothesis testing (t-tests) to determine the effects of phonetic collaborative learning models on mathematical critical thinking. This is reflected in the result of the hypothesis test (t-test), which has a significance value of 0.000 < 0.05. Because students' critical thinking is improved and effective before and after treatment. Therefore, it can be concluded that the talking stick-type cooperative learning model has an impact on students' ability to think critically in mathematics.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT BELAJAR MEMBACA PERMULAAN PADA TEMA 6 SUBTEMA 2 LINGKUNGAN SEKITAR RUMAHKU KELAS I SEKOLAH DASAR
Khofifatin Khofifatin;
Budhi Rahayu Sri Wulan;
Endang Wahju Andjariani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5878
Kesulitan belajar banyak dijumpai sekarang yaitu kesulitan membaca. Kesulitan membaca membuat siswa kesusahan dalam menangkap materi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mendeskripsikan faktor penghambat dan solusi mengatasi kesulitan belajar membaca permulaan kelas 1 sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 1 SDN Kedung Peluk 01 Sidoarjo. Subjek penelitian yaitu kelas 1 sejumlah 11 siswa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penghambat belajar membaca permulaan yaitu faktor internal: faktor psikologis (kurang minat baca sebesar 53,9% dan kematangan usia sebesar 13,2%) dan faktor fisik sebesar 52,9%. Faktor eksternal: faktor keluarga sebesar 49,5% dan faktor sekolah sebesar 61,25%. Solusi untuk mengatasi yaitu guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam penggunaan media, orang tua harus menjadi peran penting dalam belajar, minat baca siswa harus ditingkatkan dan dilatih terus menerus, orang tua harus bisa mengatur jam belajar dan jam bermain anak, guru harus memilih metode mengajar yang tepat dan kematangan usia yang tepat untuk anak sekolah dasar. Learning difficulties are often found today, namely reading difficulties. Reading difficulties make it difficult for students to grasp the material. The purpose of this study is to find out and describe the inhibiting factors and solutions or ways to overcome difficulties in learning to read at the beginning of grade 1 elementary school. This research is a case study qualitative research method, data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. This research was conducted in class 1 SDN Kedung Peluk 01 Sidoarjo. The research subject is grade 1 with 11 elementary school students. The results of this study explain that the inhibiting factors for learning to read early are internal factors: psychological factors (lack of interest in reading by 53.9% and age maturity by 13.2%) and physical factors by 52.9%. External factors: family factors by 49.5% and school factors by 61.25%. The solution to overcome this is that teachers are required to be more creative in making and using media, parents must play an important role in learning, students' reading interest needs to be improved and trained continuously, parents must be able to regulate learning hours and children's playing hours, teachers must choose teaching strategies that appropriate and pay attention to the maturity of the right age for elementary school children.
PENGARUH MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN DI SEKOLAH DASAR
Fitri Hardianti;
Endang Wahju Andjariani;
Galuh Kartika Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5879
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa tunagrahita ringan, aktivitas dan respon siswa. Kemampuan membaca kosa kata dan pengenalan huruf siswa tunagrahita masih kurang dikarenakan siswa hanya belajar memahami materi secara teori tanpa menggunakan media. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan design One-Grup Pre-Test and Post Tes Design. Penelitian dilaksanakan di kelas 1 SDN Lemah putro 01 Sidoarjo, terdapat 5 siswa tunagrahita ringan. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf sig 0,05, hasil aktivitas dan angket respon siswa. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai sig 0,003. Karena nilai sig 0,003 < 0,05 maka H1 ditolak, disimpulkan bahwa ada pengaruh media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa tunagrahita ringan di sekolah dasar. Hasil aktivitas siswa diperoleh 85%, dikategorikan baik dalam penggunaan media kartu gambar. Hasil dari angket respon siswa diperoleh nilai rata-rata 75%, sehingga terdapat respon baik dari siswa selama pembelajaran menggunakan media kartu gambar This study aims to determine the effect of picture card media on the reading ability of mild mentally inclusive students, activities and student responses. The ability to read vocabulary and letter recognition for mentally inclusive students is still lacking because students only learn to understand theoretical material without using media. This research is a quantitative research using One-Group Pre-Test and Post-Test Design. The research was carried out in class 1 SDN Lemah Putro 01 Sidoarjo, there were 5 students with mild mental conditions. The data analysis technique used a t-test with a sig level of 0.05, the results of the activity and student response questionnaires. The results of hypothesis testing using t-test obtained sig value of 0.003. Because the value of sig 0.003<0.05 then H1 is rejected, it is concluded that there is an influence of picture card media on the reading ability of mild mentally inclusive students in elementary schools. The results of student activity were obtained by 85%, categorized as good in the use of picture card media. The results of the student response questionnaire obtained an average value of 75%, so that there was a good response from students during learning using picture card media
PENGEMBANGAN MEDIA PAMITUNG (PAPAN MINIATUR HITUNG) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD
Alda Budi Andzani;
Ery Rahmawati;
Tri Achmad Budi Susilo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5881
Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui kelayakan pengembangan media PAMITUNG pada pembelajaran matematika, aktivitas siswa menggunakan media PAMITUNG, dan mengetahui hasil belajar matematika pada siswa sesudah menerapkan media PAMITUNG materi keliling dan luas bangun datar. Penelitian ini yaitu pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall. Subjek penelitian ini siswa kelas IV di SDN Lemahputro 1 Sidoarjo sebanyak 15 siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, mendapat validasi materi 90% dengan kategori layak, validasi media PAMITUNG 86,25% dengan kategori sangat layak. Sedangkan observasi aktivitas siswa mendapat 87,5% dengan kualifikasi sangat baik, dan hasil belajar matematika siswa terjadi peningkatan dari skor rata-rata pretest 57,34 menjadi skor rata-rata posttest 82 setelah menggunakan media PAMITUNG pada peningkatan nilai N-gain 0,578 termasuk kualifikasi sedang. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa pengembangan media PAMITUNG pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD This research has a purpose to determine the feasibility of developing PAMITUNG media in learning mathematics, student activities using PAMITUNG media, and determine the results learning mathematics for student after applying PAMITUNG media for the perimeter and area of flat shapes. This research is the development or Research and Development (R&D) with the Borg and Gall models. The subjects of this study were students of class IV at SDN Lemahputro 1 Sidoarjo as many as 15 students. According to the reseach result, 90% of the material was validated in the very feasible category, the PAMITUNG media validation was 86.25% with the very feasible category. While the observation of student activities obtained 87,5% with very good qualifications, and student learning outcomes in mathematics increased from an average pretest score of 57.34 to an average posttest score of 82 after using PAMITUNG media on the increase in the value of N-gain by 0.578 including moderate qualifications. Therefore, it is concluded that the development of PAMITUNG media in mathematics learning can improve student learning outcomes in grade IV elementary school.
PENERAPAN GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIKTE DAN HASIL BELAJAR PADA KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS 1
Lisa Febrianti;
Innany Mukhlishina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5886
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis dan mengetahui hasil belajar siswa SD kelas 1 dalam menulis setelah dibelajarkan menggunakan media gambar berseri. Metode yang digunakan adalah metode PTK, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes unjuk kerja. Subjek dari penelitian ini adalah 26 orang siswa kelas I SD Mujahidin Pontianak. Pada data hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar berseri untuk keterampilan menulis dikte yaitu untuk kemampuan guru dengan rata-rata pada siklus I yaitu 3.2 dan siklus II yaitu 3.4. Dan untuk hasil keterampilan menulis siswa dengan rata-rata pada siklus I yaitu 3 dan siklus II yaitu 3.3. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan setelah diberi tindakan menggunakan media gambar berseri terjadi peningkatan keterampilan menulis siswa. The purpose of this study was to determine the ability to write and determine the learning outcomes of elementary school students in grade 1 in writing after being taught to use picture series. The method used is the PTK method, with data collection techniques using observation techniques and performance tests. The subjects of this study were 26 first grade students of SD Mujahidin Pontianak. The research data shows that the use of serial images for dictation writing skills is for the teacher's ability with an average of 3.2 in the first cycle and 3.4 in the second cycle. And for the results of students' writing skills, the average in the first cycle is 3 and the second cycle is 3.3. Based on the results of research that has been done after being given an action using a series of pictures there is an increase in students' writing skills.Keywords: picture series, dictation writing skills, results
PENGARUH MEDIA FLASHCARD TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA PADA TEMA ENAM SUBTEMA DUA LINGKUNGAN SEKITAR RUMAHKU KELAS SATU SEKOLAH DASAR
Agung Puguh Kusuma Permadi Koes Sugianto;
Budhi Rahayu Sri Wulan;
Endang Wahju Andjariani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5926
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh media flashcard terhadap kemampuan membaca siswa pada tema 6 subtema 2 kelas1 sekolah dasar dan respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan media flashcard. Kemampuan membaca siswa masih terbilang dibawah rata-rata.Hal ini dikarenakan siswa hanya memahami materi secara teori tanpa menggunakan media pembelajaran.Sehingga beberapa siswa merasa tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.Untuk mengetahui kemampuan membaca siswa yaitu menggunakan media flashcard. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain one-grup pre-test and post-tes design. penelitian dilakukan di kelas 1 SDN Kedungpeluk 01 Sidoarjo, terdiri dari 15 sampel. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan sig 0,05 dan hasil angket respon siswa. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh nilai sig 0,000. Karena nilai sig 0,000 < 0,05 maka H1 ditolak, dapat disimpulkan bahwa media flashcard berpengaruh terhadap kemampuan membaca siswa pada tema 6 subtema 2 kelas 1 sekolah dasar. Hasil dari angket respon siswa diperoleh nilai rata-rata 100%, dapatdisimpulkan terdapat respon baik dari siswa selama pembelajaran menggunakan media flashcard. The purpose of this study was to determine the effect of flashcard media on students' reading ability in theme 6 sub-theme2in frist grade of elementary school and students' responses to learning using flashcard media. Students' reading ability is still relatively low.This is because students only understand the material in theory without using learning media.So that some students feel less motivated in participating in learning.To determine students' reading skills using flashcard media. This study is a quantitative study with a one-group pre-test and post-test design. The research was conducted in class 1 of SDN Kedungluk 01 Sidoarjo which consisted of 15 samples. The data analysis technique used the t-test with sig 0.05 and the results of the student response questionnaire. The results of hypothesis testing using t-test obtained a sig value of 0.000. Because the value of sig 0.000 <0.05 then H1 is rejected, it can be concluded that the flashcard media affects the students' reading ability in theme 6 sub-themes 2 grade 1 elementary school. The results of the student response questionnaire obtained an average value of 100%, it can be concluded that there is a good response from students during learning using flashcard media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 22 JEPPE’E KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT KABUPATEN BONE
Muhammad Amran;
Nurfatima Mulianti;
Muh Idris Jafar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.5986
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah peningkatan pada hasil belajar IPA siswa setelah diterapkannya model pembelajaran The Power of Two, di kelas IV SD Negeri 22 Jeppe’e. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian yaitu Siswa kelas IV SD Negeri 22 Jeppe’e yang berjumlah 26 orang Pada kegiatan observasi guru mengalami peningkatan siklus I rata-rata 64% kualifikasi Baik (B), meningkat di siklus II 72% kualifikasi Baik (B). Sedangkan kegiatan observasi siswa siklus I rata-rata 64% kualifikasi Baik (B) meningkat di siklus II mencapai 72% kualifikasi Baik (B). Kemudian dari peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata kelas 68.08 kualifikasi Baik (B), siklus II menjadi 84.04 kualifikasi Baik Sekali (BS). Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 22 Jeppe’e. This study aims to determine whether there is an increase in students' science learning outcomes after the implementation of The Power of Two learning model, in grade IV SD Negeri 22 Jeppe'e. The approach used in this study is a descriptive qualitative approach with the type of classroom action research (CAR). The research subjects are the fourth grade students of SD Negeri 22 Jeppe'e, totaling 26 people. In the teacher observation activities, the average increase in the first cycle was 64% with good qualifications (B), increasing in the second cycle with 72% good qualifications (B). Meanwhile, the observation activities of students in cycle I averaged 64% of Good (B) qualifications, increasing in the second cycle to 72% of Good (B) qualifications. Then from the increase in student learning outcomes in the first cycle with a class average of 68.08 Good qualifications (B), the second cycle became 84.04 Very Good qualifications (BS). So it can be concluded that the application of The Power of Two type cooperative learning model in science learning can improve the learning outcomes of fourth grade students of SD Negeri 22 Jeppe'e.
PERBANDINGAN METODE MONTESSORI DAN METODE SAS TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SDIT RAFFASYA BAITUL MAKMUR
Nadiah Nur Qarimah;
Andi Sukri Syamsuri;
Muhammad Akhir
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.6028
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan secara signifikan kemampuan membaca permulaan siswa melalui metode montessori berbantuan media movable alphabet dengan metode SAS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimental design dengan model pretest and posttest two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I dengan jumlah siswa 44 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas I A dan I B yang terdiri dari 22 orang setiap kelas, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan observasi dan tes untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan siswa kelas I. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, Normalized Gain Score, dan Effect Size. menunjukkan bahwa membaca permulaan metode montessori berbantuan media movable alphabet berpengaruh lebih signifikan dibandingkan dengan metode SAS terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I. Hasil perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai 0,00 < 0,05. Hasil perhitungan N-gain score diperoleh 0,21 pada metode SAS, sedangkan pada metode Montessori diperoleh 0,48. Hasil perhitungan cohen's d effect size bernilai 0,15. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kedua metode tersebut terhadap kemampuan membaca permulaan, dengan perbandingan Metode Montessori menghasilkan nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan metode SAS, meskipun perbedaan effect size diantara kedua metode tersebut tidak terlampau jauh. Kata Kunci: Metode Montessori, Media Movable Alphabet, Metode SAS, Keterampilan Membaca Permulaan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) MURID KELAS V PADA GUGUS IV LARIANGBANGI MAKASSAR
Niar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v7i2.6074
Pengembangan model pembelajaran sedemikian rupa menarik perhatian para sarjana dan pakar serta memberikan kontribusi terhadap berbagai variasi dan inovasi model dan perangkat pembelajaran. Namun, guru sebagai instrumen pendidikan tetap harus melakukan akselerasi, terutama pada inovasi model pembelajaran. Penelitian ini akan menguji dan pada tahap tertentu, mengusulkan perspektif model pembelajaran berbasis masalah berdasarkan bukti ilmiah dan akurasi statistik, yang oleh karena itu merupakan studi kuantitatif yang mengandalkan pendekatan Quasi-eksperimental. Analisis deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan data penelitian yang disajikan dalam bentuk tabel dan untuk memudahkan pembaca dalam mencerna hasil penelitian. Hasil penelitian akan menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, dimana progresivitas terjadi setelah kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dengan nilai mean 87,50 dan untuk Hasil Belajar sebesar 94,08 dan p-value < 0,001. Sedangkan kelas kontrol yang tidak menerapkan model yang sama menghasilkan nilai rata-rata 43,46 untuk kemampuan berpikir kritis dan 41,50 untuk hasil belajar dengan p-value < 0,001.