cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : 26229307     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 566 Documents
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Komunitas Perkotaan Aprilyanto Aprilyanto; Rio Khoirudin Apriyadi; Tri Winugroho; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo Wilopo
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.284-291

Abstract

[Urban Community-based Disaster Preparedness] Geographical, hydrological, demographic, and sociological conditions of Indonesia make Indonesia's territory prone to disasters (natural, non-natural, and social). The history of disasters shows a trend of increasing the number of victims and types of disasters. Various efforts are needed in anticipating the possibility of a disaster that will occur, so that preventing risks, reducing risks or even eliminating disaster risks by reducing vulnerability and or increasing the limited capacity of the community is the simplest solution to the complexity of the disaster problem. Disaster risk is the probability of a potential disaster with the consequent damage being a key element. A threat (danger) only becomes a disaster if it affects vulnerable communities. The community is a key element in dealing with disasters, besides being the first to know about a disaster incident, the community is not only an object but also a subject that must be empowered in disaster management. This means that whatever efforts in disaster management must lead to the community. Strategies are needed to increase community resilience to an increasing number of disaster risks. Pre-disaster mitigation and preparedness activities are needed to reduce the vulnerability of a community and to protect the community whenever a disaster occurs. This research contributes to the current knowledge of the urban community preparedness index in terms of disaster preparedness. This descriptive quantitative research uses univariate analysis as the blade of analysis with a sample of 204 respondents who live in the DKI Jakarta area, and were selected randomly. This study uses primary data. Data collection was carried out through an online google form questionnaire directly to residents of DKI Jakarta Province. The results showed that the population of DKI Jakarta Province has various socio-economic characteristics, 77.94% of respondents have had disaster experience, 46.67% of the Material Preparedness Index, 82.52% of the Knowledge and Awareness Index for Preparedness, and 52.94% of the Preparedness Index. Act. Therefore, disaster risk reduction requires the efforts of all stakeholders such as the community (individuals and communities), government agencies, non-governmental organizations (NGOs), and even the business world.
Kajian Risiko Bencana Berdasarkan Jumlah Kejadian dan Dampak Bencana di Indonesia Periode Tahun 2010 – 2020 Mir'atul Azizah; Rio Khoirudin Apriadi; Riskina Tri Januarti; Tri Winugroho; Sugeng Yulianto; Wahyu Kurniawan; I Dewa Ketut Kerta Widana
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.35-40

Abstract

“Ring of fire” yang mengelilingi wilayah Indonesia, bonus demografi dan beberapa faktor lainnya membuat Indonesia menjadi wilayah yang rawan terhadap bencana. Hal tersebut seperti yang terekam pada DIBI pada periode tahun 2010 – 2020 terdapat 24.969 kejadian bencana. Penelitian ini merupakan kajian  risiko bahaya bencana berdasarkan jumlah kejadian dan dampak bencana di Indonesia pada periode tersebut. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk menilai risiko bahaya akibat bencana yang terjadi dan kedepannya bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran serta acuan dalam mitigasi, pencegahan, kesiagaan, kesiapsiagaan bencana di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bencana yang paling berisiko tinggi adalah banjir. Hal tersebut sesuai dengan data yang terekam oleh Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) frekuensi kejadian banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Dan wilayah Indonesia yang mempunyai risiko bahaya paling tinggi terhadap bencana adalah Provinsi Jawa Barat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua Provinsi di Indonesia mempunyai risiko bahaya terhadap bencana. Sehingga perlu adanya perhatian lebih terhadap mitigasi, pencegahan, kesiagaan dan kesiapsiagaan sesuai dengan tingkat risiko khususnya bencana banjir dan Jawa Barat. Bencana banjir merupakan bencana yang mempunyai risiko paling tinggi dan Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah yang mempunyai risiko bahaya paling tinggi terhadap bencana. 
Perspektif, Pengetahuan dan sikap Masyarakat terhadap Pandemi Covid-19 Eka Kartikawati
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.225-228

Abstract

Pandemi Covid-19, perlu dihadapi dengan beberapa sikap-sikap baik ilmiah dan non ilmiah pastilah akan beredar di berbagai kalangan masyarakat sebagai bagian sikap berpikir untuk mengetahui dan memahami pandemi tersebut. Baik itu pengetahuan dan sikap perilakunya. Tujuannya untuk menganalisis masyarakat dalam menghadapi pandemic covid-19. Metodenya adalah deskriptif, menggambarkan sesuai dengan keadaan dengan survei angket yang disebarkan melalui google form. Hasilnya jawaban dari pertanyaan mengenai pengetahuan yang membahas tentang apa yang diketahui mengenai covid-19 yaitu lebih dari 75% responden menjawab mengetahui tentang penyebab, penyebaran, gejala dan pencegahannya. Hal ini dikarenakan karena pemberitaan informasi mengenai covid-19 tersebut setiap hari selalu muncul dan dari awal wabah ini selalu update informasi yang diberikan khususnya dari pemerintahan dan informasi melalui sejawatnya sehingga masyarakat lebih dari  75 % mengetahui mengenai covid-19 secara rinci baik dari segi penyebab, penyebaran, gejala hingga pencegahannya. banyak informasi-informasi mengenai covid-19 dari berbagai media yang diperoleh oleh berbagai kalangan masyarakat Dan hanya sebagian kecil yang tidak mengetahui pengetahuan tersebut..
The Effectiveness Of Online Based Physics Learning In The Covid-19 Pandemic Period On The Material Of Work And Energy Kharisma Titian Haqiqi; Eko Hariyono; Nurita Apridiana Lestari
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.451-458

Abstract

The Covid-19 pandemic that hit Indonesia impacts the field of education. The learning process is usually carried out face-to-face has turned into online learning. This study aims to see the effectiveness of online learning based on the learning process, the achievement of learning objectives, and the obstacles experienced by students and teachers when doing online learning at SMA Negeri 2 Ponorogo during the Covid-19 pandemic. The quantitative descriptive method was used in this research. The online survey was used by using a questionnaire instrument through Google Form and cognitive tests. The results showed that online learning during the Covid-19 pandemic often used the WhatsApp platform and school e-learning websites. Respondents were interested in taking physics lessons during the pandemic online because respondents used many learnings. Based on the cognitive test results, the mean value of the respondents was <60 and did not meet the graduation criteria. The result shows that the respondents do not understand the materialof work and energy.. The obstacles experienced by respondents were difficulty understanding the material and questions in the form of statements on work and energy materials and limited quotas and internet networks. Based on the questionnaire, it was found that the effectiveness of online learning was 57%. It can be concluded that online-based physics learning during the Covid-19 pandemic at SMA Negeri 2 Ponorogo on adequate energy and business materials was carried out as a substitute for face-to-face learning.
Pemanfaatan Tanaman Bakau Sebagai Bahan Ajar Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Kimia Siswa SMP Suyanti Suyanti
PendIPA Journal of Science Education Vol 4, No 3 (2020): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.4.3.60-69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi senyawa kimia dalam tanaman bakau (R.mangle) dengan teknik maserasi yang dapat dimanfaatkan untuk pemutih kulit 2) Mendiskripsikan bahan ajar “Bahan Kimia dalam kehidupan” untuk siswa kelas VIII yang terdapat dipasaran saat ini dilanjutkan dengan penyusunan bahan ajar sesuai kebutuhan siswa SMP kelas VIII 3) mendiskripsikan pengaruh penggunaan bahan ajar yang telah disusun terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII pada materi Bahan Kimia dalam Kehidupan? Desain penelitian yang diterapkan adalah penelitian eksperimen. Penelitian dimulai dari pengambilan data laboratorium. Daun, batang dan akar bakau R.mangle diekstraksi maserasi untuk mendapatkan senyawa flavonoid, alkaloid dan triterpen dan steroid. Ekstrak R.mangle dibuat krim pemutih variasi konsentrasi 1%, 2%, dan 3%. Krim dari ekstrak R.mangle dicoba-ujikan pada kulit kelinci jantan yang berwarna hitam. Krim yang berasal dari daun R.mangle mencerahkan kulit kelinci dari hitam menjadi coklat tua. Krim dari kulit batang R.mangle mencerahkan kulit kelinci menjadi berwarna krem. Sedangkan krim dari akar membuat kulit kelinci berwarna coklat muda. Hasil data laboratorium dan uji-coba terhadap kulit kelinci, dimanfaatkan untuk menyusun bahan ajar “Bahan Kimia dalam Kehidupan”. Bahan ajar tersebut kemudian digunakan dalam pembelajaran pada siswa kelas VIII SMP N 38 Seluma. Hasil evaluasi belajar siswa memperlihatkan bahwa data hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memperlihatkan sebaran data yang normal dan menunjukkan varian data yang sama, sehingga data layak dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji t diperoleh t hitung 2,6011 dan t kritik dari tabel t adalah sebesar 1,9955 dikarenakan t hitung lebih besar dari t kritik maka ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen (Ye) dan kelas kontrol (Yk).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar kelompok eksperimen yang menggunakan bahan ajar “Bahan Kimia dalam Kehidupan” pada pembelajaran IPA di kelas VIII A SMPN 38 Seluma memperoleh hasil lebih baik dari pada kelompok kontrol yang tidak menggunakan bahan ajar serupa dalam pembelajaran.
Instrumen Tes Diagnostik Konsepsi Lima Tingkat pada Materi Gerak Lurus: Pengembangan, Uji Validitas dan Reliabilitas serta Uji Coba Terbatas Indah Putri Maulidya Sari; Frida U. Ermawati
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.152-162

Abstract

 Mata pelajaran Fisika masih sulit dipahami siswa SMA, termasuk pada materi Gerak Lurus. Sebagai contoh, siswa menganggap bahwa sebuah bolpoin yang dijatuhkan di atas lantai merupakan contoh gerak jatuh bebas. Menurut konsep Fisika, pada peristiwa gerak jatuh bebas, benda yang bergerak hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan benda berada dalam keadaan tidak setimbang. Sementara saat bolpoin dijatuhkan, gaya yang berpengaruh tidak hanya gaya gravitasi saja, tetapi juga gaya dari tangan siswa. Ketidaksesuaian antara anggapan siswa dengan konsep Fisika tersebut menunjukkan bahwa siswa mengalami apa yang disebut miskonsepsi. Miskonsepsi ini penting untuk diidentifikasi dengan tes diagnostik konsepsi agar segera dibenahi. Namun sayang, tes diagnostik konsepsi yang terstandar belum tersedia. Makalah ini dimaksudkan untuk melaporkan hasil pengembangan tes diagnostik konsepsi lima tingkat untuk materi Gerak Lurus, menguji validitas dan reliabilitas serta uji coba terbatas kepada sejumlah siswa. 13 butir soal yang valid dan reliabel diperoleh sehingga siap diuji cobakan. Uji validitas internal memperoleh 94% (valid). Validitas eksternal terdiri dari validitas isi dan konstruk. Validitas isi instrumen dinyatakan valid karena nilai false positive (FP) dan false negative (FN) = 3,27% dan 8,22%. Validitas empiris konstruk ditentukan berdasarkan Pearson product moment dan reliabilitas dengan Alpha Cronbarch dengan rtabel = 0,388 (taraf signifikansi 5%) diperoleh rxy=0,549 dan r11=0,747. Hasil uji coba terbatas menyarankan bahwa sebagian besar siswa mengalami lack of knowledge.
Hubungan Antar Karakter Pertumbuhan dan Komponen Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) di Lahan Gambut Dia Novita Sari; Andreani Kinata; Edi Susilo; Eny Rolenti Togatorop; Parwito Parwito
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.379-383

Abstract

Pemanfaatan lahan gambut dapat meningkatkan produksi tanaman terung (Solanum melongena L.). Selain itu, juga melakukan perakitan varietas untuk menghasilkan varietas unggul yang adaptif dan berproduksi tinggi di lahan gambut. Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan antar karakter pertumbuhan dan komponen hasil tanaman terung. Penelitian dilakukan di Medan Baru Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok lengkap teracak (RKLT) faktor tunggal dan diulang sebanyak tiga ulangan. Faktor yang digunakan adalah varietas terung lokal Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter tinggi tanaman berkorelasi dan sangat nyata terhadap karakter tinggi dikotomus dan diameter batang. Umur berbunga berkorelasi positif dan sangat nyata terhadap umur panen dan berkorelasi negatif sangat nyata pada bobot buah per tanaman. Umur panen berkorelasi negatif sangat nyata terhadap bobot buah per tanaman. Bobot per buah berkorelasi positif dan sangat nyata terhadap panjang buah dan bobot buah per tanaman. Panjang buah berkorelasi negatif terhadap diameter buah maksimal dan berkorelasi positif sangat nyata terhadap bobot buah per tanaman.
Exploration of Physics Concepts Based on Local Wisdom Kolecer Traditional Games Mohammad Imam Sholahuddin; Setyo Admoko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2021): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.1.70-78

Abstract

Teachers' perceptions in developing learning are needed to help students more easily capture information from the learning activities undertaken. One way that can be applied is by connecting learning materials with the local wisdom of the surrounding environment or commonly known as ethnoscience. Indonesia is a country rich in local culture in every region. Therefore, it is important for the nation's future generations to protect and preserve what already exists, for example by linking local culture to physics learning materials. The purpose of this study was to determine the potential for any physics concepts that exist in traditional kolecer games that can be applied to learning physics and everyday life. This type of research is the Narrative Review. Based on the research results, it was found that there was a potential application of physics concepts to local wisdom (ethnoscience) in the traditional "kolecer" game, these physics concepts were in the matter of equilibrium, pressure, Newton’s first and second law, work and energy, kinetic energy, and circular motion. It can be concluded that the application of local wisdom-based learning can help students easily grasp the material provided by the teacher and make learning more meaningful, especially on local wisdom of traditional kolecer games.
Karakteristik Histori Bencana Indonesia Periode 1815 – 2019 Berdasarkan Jumlah Bencana, Kematian, Keterpaparan dan Kerusakan Rumah Akibat Bencana Jihan Fitriyani; Rio Khoirudin Apriyadi; Tri Winugroho; Dedy Hartono; I Dewa Ketut Kerta Widana; Wilopo Wilopo
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.322-327

Abstract

[Historical Characteristics of Disasters in Indonesia for the Period 1815 - 2019 Based on the Number of Disasters, Deaths, Exposure and Damage to Houses Due to Disasters] Indonesia is a country with high potential for disasters in the world. Natural, non-natural and social disasters in Indonesia must be able to be used as laboratories and disaster experts as a form of state protection for its people. This paper aims to describe the historical characteristics of disasters based on indicators of the number of disaster events, deaths, exposure, and damage to houses due to disasters. We found that the characteristics differed in each of the indicators studied. Meanwhile, the increasing graph is shown by each indicator in this study. Analysis of the historical characteristics of disasters is an important tool needed to support sustainable disaster management programs. 
Strategi Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Menghadapi Pandemi COVID-19 Guna Mendukung Keamanan Nasional di Kabupaten Pidie Jaya Aceh Hafizh Surya Islami; Iko Sarikanti Ponangsera; Mir&#039;atul Azizah; Yuli Subiakto; Eddy Azwar
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.73-79

Abstract

Penyakit virus korona-2019 atau yang dikenal dengan COVID-19 berasal dari kota Wuhan, Provinsi Hubei Cina. Virus tersebut muncul pertama kali pada akhir tahun 2019. Penyebarannya sangat cepat dan mewabah hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. COVID-19 berdampak pada segala sektor, baik ekonomi, industri pariwisata, pertanian, pendidikan, layanan kesehatan, kemanan dan pertahanan dan masih banyak lagi. Pandemi COVID-19 merupakan bencana non alam yang harus secara bersama-sama dengan seluruh komponen bangsa. Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang sampai saat ini masih selalu siap untuk waspada terhadap COVID-19.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat strategi dari Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk menghadapi pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data bersumber dari literatur, focus group discussion dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya. Berdasarkan studi literatur dan wawancara hasil membuktikan sampai saat ini pemerintah Kabupaten Pidie Jaya meningkatkan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi, penegakan protokol protokol kesehatan, vaksinasi, siapkan gampong yang lebih tangguh terhadap COVID-19. Selain itu, pelibatan para pemangku kepentingan baik di sektor pemerintah, masyarakat, akademis dan media.Semua bersinergi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya yang sehat, aman dan waspada dari COVID-19.