cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah POTENSIA
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25279270     EISSN : 26212382     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Potensia merupakan hasil penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang menyajikan hasil kajian ilmiah dan hasil penelitian dengan paradigma penelian seperti PTK, Kualitatif, Kuantitatif, Teoritik, Opini, Resensi buku dan kajian lainnya. Jurnal ini diperuntukkan bagi para ahli, mahasiswa S1 PAUD, peneliti, pengamat dan pemerhati seputar Pendidikan Anak Usia Dini. Terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Permainan Squishy Pop Up Sebagai Media Stimulasi Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini di TK Lingga Kumara Kelurahan Cempaga Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Gusti Ayu Putu Widiasih Andari; I Made Gede Anadhi
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.312-323

Abstract

Squishy pop up adalah permainan yang popular pada dunia anak-anak saat ini.  Popularitas permainan ini dimanfaatkan dengan baik oleh guru yang mengajar di TK Lingga Kumara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis protensi penggunaan permainan Squishy pop up terhadap keterampilan motorik halus pada anak usia dini yang berada di TK Lingga Kumara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana hasil penelitian disajikan melalui pendekatan deskriptif. Sumber data primer adalah guru dan anak usia dini di TK Lingga Kumara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori perkembangan motorik anak Thelen dan Whiteneyerr serta menggunakan triangulasi data Model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Squishy pop up memiliki dampak baik diantaranya; meningkatkan koordinasi tangan dan mata, merangsang indera peraba, meningkatkan keterampilan pengendalian gerakan dan meningkatkan konsentrasi. Dengan demikian, permainan Squishy pop up dapat digunakan dengan baik sebagai salah satu alternatif APE dalam stimulasi Pendidikan anak usia dini. Selain memberi banyak dampak positif bahan yang digunakan merupakan bahan yang aman bagi kesehatan anak-anak.
Pengaruh Metode Story telling Berbasis Kearifan Lokal Menggunakan Media Wayang Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6Tahun di Tk Labora Islam Desa Mandalo Indah Fina, Finarsih
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.1.1-8

Abstract

Kemampuan berbicara ini merupakan salah satu aspek terpenting dalam perkembangan anak dari awal sampai akhir, dimana kemampuan berbicara anak ini dapat di kembangkan melalui metode story telling Berbasis Kearifan Lokal Menggunakan Media Wayang Terhadap Kemampuan Berbicara Anak. Maka dari itu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh metode story telling berbasis kearifan lokalmenggunakan media wayang terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 Tahun di TK Labora Islam Desa Mandalo Indah”. Penelitian ini dilaksanakan 3 april sampai 30 mei 2023 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain nonequivalent control group desain, instrument pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh metode story telling berbasis kearifan lokal menggunakan media wayang terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di tk labora islam desa mandala indah. Hasil data uji t menunjukkan pengambilan keputusan nilai, yaitu t hitung 2.109 dan untuk t table, yaitu 1,710 yang artinya thitung lebih besar > dari ttable, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga yang dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh metode story telling berbasis kearifan lokal menggunakan media wayang terhadap kemampuan berbicara anak.Kata Kunci: kemampuan berbicara, story telling, media wayang
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP SOSIAL EMOSIONAL ABK DENGAN ANXIETY DISORDER DI TKIT BUNGA MUFIIDAH Lelly Lenny; Rice Anggrayni; Vera Risman; Septiyani Endang Yunitasari
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.324-331

Abstract

Rendahnya kemampuan sosial emosional anak inisial AC dengan Anxiety Disorder menjadi masalah penelitian. Gangguan kecemasan (Anxiety Disorder) merupakan gangguan berupa kecemasan intens dan persisten, ketakutan berlebih terhadap bahaya yang dialami dan mengganggu kehidupan sehari-hari penderita. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik yang digunakan dalam pengumpulan data. Triangulasi metode digunakan dalam peneletian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orangtua AC yang protektif membawa AC pada tingkat kecemasan yang tidak terkendali, AC yang terdiagnosa Anxiety Disorder semakin terbiasa dengan anti sosialnya bahkan berpengaruh pada perkembangan bicaranya, selanjutnya orang tua AC melakukan perubahan pola asuh terhadap AC dari protektif menjadi pola asuh demokratis sehingga terlihat adanya perkembangan sosial emosional yang lebih baik pada AC
Peran Guru Dalam Pendampingan Ekplorasi Pembelajaran Sains di TK Tunas Mekar Sari Denpasar I Gusti Ayu Cintya Widi Adnyani Dewi; I Komang Suardika
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.332-346

Abstract

Peranan guru dalam pendampingan  sangat penting. Berbagai penelitian telah dilakukan tentang peran guru pada pembelajaran sains sederhana pada anak. Tujuan penelitian: Pertama, untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pendampingan proses ekplorasi anak pada pembelajaran sains. Kedua, untuk mengetahui bagaimana implikasinya terhadap anak, guru, dan lingkungan sekolah.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data adalah kepala sekolah, guru, dan anak-anak di TK Tunas Mekar Sari Denpasar. Teknik pengambilan data dengan wawancara, observasi dan studi kepustaakan. Analisis data dilakukan dengan teori humanisme Ki Hajar Dewantara. Hasil penelitian menunjukkan : 1. peran guru sebagai pendamping, fasislitator, dan tutor (pengajar)  2. Implikasinya bagi anak-anak; anak memperoleh penglaman langsung dengan tahu, nama-nama tanaman dan lingkungan, mengerti proses sains sederhana dengan bahan alam. Bagi guru; guru dapat secara kreatif dan mudah mengenalkan dan memanfaatkan media alam sebagai bahan sains sederhana. Bagi lingkungan; keberlangsungan hidup lingkungan akan terjaga. Kesimpulan penelitian ini adalah pada setiap perannya guru dapat selalu mendampingi anak usia dini dalam memaksimalkan proses ekplorasi termasuk bekerjasama dengan orang tua guna keberhasilan pembelajaran.
Pengembangan APE Kid’s Bag Dalam Menstimulasi Aspek Emosi Untuk Pembentukan Afeksi Anak Usia Dini Kadek Bukit Sri Gayatri; Ida Bagus Komang Sindu Putra
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.383-397

Abstract

: Perkembangan afeksi anak dimulai dari pengenalan aspek emosi yang baik kepada anak. Berkembangnya aspek emosi membutuhkan kegiatan dan alat permainan yang tepat sehingga stimulasi dapat berjalan dengan baik. APE Kid’s Bag adalah alat permainan yang berupa toote bag inovasi sebagai pelengkap kegiatan sosio-drama untuk mendukung stimulasi perkembangan emosi. Tujuan penelitian adalah pengembangan APE kid’s bag. Metode penelitian ini menggunkan metode penelitian pengembangan. Model ADDIE sebagai model reka dalam proses pembuatan media Kid’s Bag. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan obervasi, kuisioner, serta wawancara guru dan orangtua di lokasi penelitian. Subjek validasi media Kid’s Bag terdiri dari 2 orang ahli, yaitu ahli materi dan ahli media pembelajaran. Analisis data menggonaka teori Maslow dan ranah afektif dalam taksonomi Blooms. Instrument yang digunakan untuk melengkapi hasil penelitian ini terdiri dari lembar pertanyaan wawancara, teks laporan hasil observasi, dan kuisioner. Data dalam penitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dengan merumuskan formula Aiken’s V dengan perolehan data uji ahli materi sebesar 0,590 dan data uji ahli media sebesar 0,572. Berdasarkan dengan perolehan data tersebut yang termasuk dalam tingkat kevalidan sedang dapatdikatakan layak akan tetapi diperlukan beberapa perbaikan terutama dalam design Kid’s Bag yang dibuat.
Peran lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) terhadap Kasus kekerasan Anak Usia Dini Mutia Syawalistiani Putri; Kristiana Maryani; Atin Fatimah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.361-370

Abstract

Anak usia dini sejatinya memiliki hak pada saat masih didalam kandungan. Persepsi serta pemahaman masyarakat terkait hak anak usia dini yang masih minim menyebabkan masyarakat itu sendiri kurang memperhatikan keadaan anak usia dini. Melindungi anak-anak dari lingkungan yang berdampak negative yang dapat merugikan anak dari setiap aspek perkembangannya. Pentingnya menjaga kesehatan mental anak usia dini demi pembentukan karakter anak yang baik. Maraknya kasus kekerasan anak usia dini yang menjadi sorotan pemerintah. Peneliti menemukan kasus yang berkaitan dengan kasus kekerasan anak usia dini yang terjadi di kecamatan Pabuaran yang membuat gempar warga sekitar. Maka dari itu, pemerintah membuat komitmen untuk menghadirkan sebuah lembaga pemberdayaan perempuan dan anak usia dini yang disebut lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A). Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) merupakan sebuah layanan yang terbentuk dilator belakangi terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak usia dini. Lembaga P2TP2A ini memberikan beberapa layanan untuk menangani kasus kekerasan yang terjadi seperti trauma terhadap anak dan perempuan dengan memberikan konseling dan rehabilita. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif karena peneliti ingin memberikan sebuah temuan-temuan kekerasan yang terjadi terhadap anak usia dini serta peran lembaga P2TP2A dalam menangani kasus dengan mendeskripsikannya.
PENERAPAN KONSEP BILANGAN UNTUK ANAK USIA DINI MELALUI KEGITAN MARKET DAY MENGGUNAKAN ‘BUY-PAY MONEY CARD’ Sinta Nuraeni; Idat Muqodas; Hayani Wulandari
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.347-360

Abstract

Banyaknya anak usia dini yang belum mengenal konsep bilangan seperti menghitung, membandingkan, mengurutkan dan mengenal  lambang bilangan yang berdampak pada kecakapan hidup anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep bilangan Anak Usia Dini melalui kegiatan Market Day menggunakan Buy-Pay Money Card. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & Mc Taggart dengan subjek peneliti sejumlah 6 anak kelompok B usia 5-6 tahun. Data diperoleh melalui observasi (checklist) dari kemampuan konsep bilangan anak dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Market Day menggunakan Buy-Pay Money Card dilakukan dua siklus pada setiap siklus terdapat dua tindakan. Peningkatan dilihat pada hasil penelitian. Pada kondisi awal, kriteria Belum Berkembang (BB) sejumlah 5 anak (83,333%) . Mulai Berkembang (MB) sejumlah 1 anak (16,666%). Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 0 anak (0%). Berkembang Sangat Baik (BSB) 0 anak (0%), sedangkan pada kondisi hasil penelitian akhir kriteria Belum Berkembang (BB) 0 anak (0%). Mulai Berkembang (MB) sejumlah 0 anak (0%). Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sejumlah 1 anak (16,666%). Berkembang Sangat Baik (BSB) sejumlah 5 anak (83,333%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Market Day menggunakan Buy-Pay Monay Card dapat meningkatkan penguasaan konsep bilangan Anak Usia Dini.
Pengaruh Komunitas Belajar Terhadap Kemampuan Pedagogik Guru Di Ikatan NSIN TK Bekasi Rofiqotul Khusna; Nita Priyanti
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.252-260

Abstract

Kemampuan pedagogik guru sangat variatif. Ada guru yang memiliki pedagogik yang baik dan sebaliknya. Kemampuan ini dapat mengalami perkembangan positif dengan adanya perhatian yang lebih besar, seperti mengikuti komunitas belajar. Kompetensi pedagogik guru PAUD masih rendah, sehingga mereka menghadapi tantangan dalam praktik mengajar yang monoton. Untuk mengembangkan kompetensi, keberadaan komunitas belajar dianggap penting bagi para guru. Komunitas belajar memberikan kesempatan bagi guru untuk berbagi pengalaman, bertukar ide, dan mengakses sumber daya pendidikan yang relevan. Tujuan penelitian untuk mengkaji pengaruh komunitas belajar terhadap kemampuan pedagogik guru. Metode yang digunakan ialah kuantitatif numerik dengan metode statistika. Data penelitian diproses dengan SPSS 25.0. Dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas sebelum pengujian hipotesis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.007 atau 0.007 < 7.567, berarti H0 ditolak. Dari hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa komunitas belajar memiliki pengaruh dan hubungan yang signifikan terhadap kemampuan pedagogik. Persamaan koefisien regresi menunjukkan bahwa pengaruh variabel "Komunitas belajar" terhadap kemampuan pedagogik adalah positif sebesar 0,296. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya komunitas belajar dalam memengaruhi kemampuan guru dalam mengembangkan pedagogiknya. Melalui komunitas belajar, guru dapat berinteraksi dengan sesama guru dan berbagi pengalaman serta praktik terbaik, guru dapat mengembangkan kompetensinya dalam mengajar. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi dalam komunitas belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pedagogik guru.
ANALISIS PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL PADA ANAK USIA DINI DITINJAU BERDASARKAN POLA ASUH ORANG TUA DI KECAMATAN PURWAKARTA Fatika Hilma Ashyla; Jojor Renta Maranatha; Idat Muqodas
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.508-519

Abstract

Parenting styles can influence children's psychosocial developmental disorders. The purpose of this study is to examine children's psychosocial development in relation to parenting style. This study employs a descriptive-qualitative approach, with data gathered via questionnaires and interviews. The study included nine parents who had children aged 5 to 6 years old and had varying parenting styles. The research findings were analyzed using an interpretive research coding data analysis approach. According to the study's findings, democratic parenting promotes psychosocial development in early childhood by achieving eight indicators of psychosocial development. Whereas psychosocial development with permissive parenting patterns results in children feeling guilty, authoritarian development results in children who cannot trust, are less enthusiastic, lack self-identity, and lack self-confidence. As a result, it is possible to conclude that psychosocial development in early childhood is best achieved through democratic parenting.
Pola Belajar Anak Penyandang Low Vision Pada Anak Usia Dini Oktarina Dwi Handayani; Riedha Silla Rizkya
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.273-280

Abstract

Dalam pendidikan formal tidak menutup kemungkinan terdapat anak yang memiliki keterbatasan, contohnya seperti anak penyandang low vision. Maka, sebagian pendidik harus berusaha agar anak dapat memahami materi yang telah disampaikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola belajar bagi anak low vision usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek anak penyandang low vision usia 5-6 tahun. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada aktivitas pembelajaran anak di lingkungan sekolah. Data dianalisis dengan menggunakan triangulasi sumber data. Statement dari guru dicocokkan dengan observasi pada anak selama pembelajarn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola belajar anak low vision dilakukan melalui terbimbing oleh pendidik. Pendidik memberikan pendampingan secara intensif terhadap anak low vision dibantu dengan penggunaan media audio-visual. Pada pola belajar mandiri, kelompok dan tutor sebaya tidak efektif digunakan dalam pembelajaran sehingga level tutor perlu lebih tinggi yaitu membutuhkan pendidik.