cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 95 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023): April" : 95 Documents clear
PEMBENTUKAN POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR INSTITUSI DALAM MENDUKUNG KAMPUS SEHAT Helmi Suryani Nasution; M. Ridwan; Evy Wisudariani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13928

Abstract

Abstrak: Salah satu area promosi kesehatan dalam Health Promoting University (HPU) yang perlu mendapatkan perhatian adalah Penyakit Tidak Menular (PTM). Hal ini disebabkan karena trend PTM yang semakin meningkat dan merupakan penyebab dominan kematian. Kampus merupakan salah satu institusi yang perlu mendapatkan perhatian dalam penanggulangan PTM. Untuk memperluas kegiatan kampus sehat yang telah terbentuk di Universitas Jambi serta mencegah serta menurunkan PTM maka dilakukanlah kegiatan Pembentukan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) PTM Institusi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan peran serta civitas akademika Universitas Jambi kampus Pondok Meja dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM. Rangkaian kegiatan terdiri dari sosialisasi, pembentukan dan pelatihan kader, serta kegiatan perdana Posbindu PTM. Kegiatan dilakukan bersama antara tim pengabdian masyarakat, anggota HPU Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, dan Puskesmas Pondok Meja pada 21 September - 7 Oktober 2022 di Universitas Jambi kampus Pondok Meja. Telah terbentuk Posbindu PTM di Universitas Jambi kampus Pondok Meja dengan kader berasal dari mahasiswa. Dari 79 orang (terdiri dari dosen, mahasiswa, tenaga pendidik, dan staf lainnya) yang mengikuti kegiatan Posbindu PTM perdana, diketahui bahwa proporsi obesitas sebesar 25,31%. Angka ini sedikit lebih besar jika dibandingkan rata-rata prevalensi nasional. Sementara itu, proporsi obesitas sentral (25,32%), hipertensi (21,52%), dan diabetes melitus (1,54%) berada di bawah rata-rata prevalensi nasional. Posbindu PTM ini perlu terus dilaksanakan sebagai upaya mencegah dan menurunkan faktor risiko PTM di Provinsi Jambi. Kegiatan ini perlu didukung dengan komitmen dari berbagai pihak, pembinaan, dan pendanaan yang berkelanjutan.Abstract: One area of health promotion in the Health Promoting University (HPU) that needs attention is non-communicable diseases (NCDs) since the NCDs have an increasing trend and are the leading cause of death. A campus is one of the institutions that needs attention for NCDs. In order to expand the healthy campus activities and prevent and reduce the NCDs, establishment of the integrated guidance post for non-communicable diseases (Posbindu PTM) was carried out. The series of activities consisted of socialization, formation and training of the cadres, and implementation of Posbindu PTM. This activity was carried out on September 21th - October 7th 2022 at Universitas Jambi in Pondok Meja. Posbindu PTM at Universitas Jambi in Pondok Meja has been established. Cadres are students. Out of 79 people participated in this activity, the proportion of obesity is 25.31%. This figure is slightly higher than the national prevalence. However, the proportions of central obesity (25.32%), hypertension (21.52%), and diabetes mellitus (1.54%) were below the national prevalence. Continuously establishment of Posbindu PTM is required in order to prevent and reduce NCDs risk factors in Jambi Province. This activity needs support and commitment from various parties, guidance, and sustainable funding. 
DETEKSI DINI DAN EDUKASI TUMBUH KEMBANG PSIKOSOSIAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA Rika Sarfika; Mulyanti Roberto; Bunga Permata Wenny; Windy Freska; Mahathir Mahathir; Okky Adelirandy; Fitra Yeni; Dewi Eka Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13479

Abstract

Abstrak: Remaja merupakan individu yang rentan mengalami masalah kesehatan mental. Ketidaksiapan tumbuh kembang psikososial seringkali disebut sebagai penyebabnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk menilai potensi gangguan emosional dan tingkah laku sebagai upaya mendeteksi dini masalah kesehatan mental remaja. Kegiatan diikuti oleh 28 remaja Kelurahan Ampang, Padang yang dilaksanakan 1 hari. Pendidikan kesehatan diberikan menggunakan metode persiapan, pelaksanaan skrining menggunakan instrument SDQ-25 (Strengths and Difficulties Questionnaire), dan memberikan edukasi. Hasil yang diperoleh menggambarkan bahwa sebagian besar remaja (75%) memiliki perilaku prososial normal, mengalami hiperaktivitas normal (78,6%), terindetifikasi gejala emosional abnormal (35,7), mengalami masalah perilaku normal (60.7%), mengalami masalah dengan teman sebaya(50%), dan sebagian besar remaja (78,6%) memiliki kesulitan yang abnormal. Berdasarkan hasil ini, deteksi dini pada remaja perlu dilakukan agar tidak terlambat dalam melakukan penanganan yang dapat berdampak pada masalah kesehatan mental yang lebih serius. Abstract: Adolescents are individuals who are prone to mental health problems. The unpreparedness for psychosocial growth and development often causes it. The purpose of community service activities is to assess the potential for emotional and behavioral disorders as an effort to detect adolescent mental health problems early. The activity was attended by 28 youth from Ampang Village, Padang which was held for 1 day. Health education is provided using the preparation method, conducting screening using the SDQ-25 instrument (Strengths and Difficulties Questionnaire), and providing education. The results obtained illustrate that most adolescents (75%) have normal prosocial behavior, experience normal hyperactivity (78.6%), identify abnormal emotional symptoms (35.7), experience normal behavior problems (60.7%), experience problems with friends peers (50%), and the majority of adolescents (78.6%) have abnormal difficulties. Based on these results, early adolescent detection needs to be done so that it is not too late to carry out the treatment, which can impact more serious mental health problems. 
PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI MENJADI BAGLOG MELALUI PEMBENTUKAN WIRAUSAHA KOPERASI Nirmala Jayanti; Rizky Tirta Adhiguna; Yuwinti Nearti; Budi Fachrudin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.12880

Abstract

Abstrak: Perguruan Tinggi Universitas Sumatera Selatan dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI) yaitu Koperasi BMT Trans Mekar Sari Mandiri melalui kegiatan transfer teknologi tentang pembuatan baglog sekam padi sebagai media tanam jamur dalam kegiatan pengabdian. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat dengan pembuatan baglog sekam padi sehingga dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat bagi wira usaha koperasi di Desa Mulia Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Metodenya meliputi Pemberian Materi tentang pembuatan baglog sekam padi; Diskusi tentang berbagai masalah dan solusinya; Simulasi dan evaluasi. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan pada bulan Oktober 2022. Pelaksanaan kegiatan dengan melibatkan mahasiswa Universitas Sumatera Selatan sebagai fasilitator. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pembuatan baglog sekam padi memberikan dampak positif bagi wira usaha koperasi. Wira Usaha Koperasi sangat respon terhadap kegiatan ini. Prospek pasar baglog jamur tiram masih mempunyai peluang yang cukup besar. Luaran dari kegiatan ini yaitu wira usaha koperasi telah mampu melakukan pembuatan baglog sekam padi. Selain itu juga dihasilkan buku referensi tentang pembuatan baglog sekam padi. Abstract: The University of South Sumatra University with the Business and Industry World (DUDI), namely the Trans Mekar Sari Mandiri BMT Cooperative through technology transfer activities regarding the manufacture of rice husk baglog as a mushroom growing medium in service activities. The purpose of this service is to empower the community by making rice husk baglogs so that they can increase income and community welfare for cooperative entrepreneurs in Mulia Sari Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The methods include providing material on the manufacture of baglog of rice husks; Discussion of various problems and their solutions; Simulation and evaluation. This service activity was carried out in October 2022. The activity was carried out by involving students from the University of South Sumatra as facilitators. The results of the evaluation of this activity indicate that the manufacture of baglog of rice husks has a positive impact on cooperative entrepreneurs. Wira Usaha Koperasi is very responsive to this activity. The prospect of the oyster mushroom baglog market still has considerable opportunities. The output of this activity is that cooperative entrepreneurs have been able to make baglog of rice husks. In addition, a reference book on making baglog of rice husks was also produced.  
CAPACITY BUILDING-BASED LITERATION ON BIRDWATCHING FOR FORESTRY STUDENTS TO SUPPORT BIRD CONSERVATION IN CONSERVATION AREAS Dian Iswandaru
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13308

Abstract

Abstrak: Ekspedisi merupakan salah satu kegiatan ilmiah yang berkontribusi terhadap konservasi burung di kawasan konservasi, salah satunya di taman nasional. Namun, pengetahuan dan ketrampilan birdwatching yang terbatas dapat menghambat kegiatan ekspedisi. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan birdwatching berbasis letirasi. Metode yang digunakan antara lain pemaparan materi teknik identifikasi burung, bioekologi burung, metode pengumpulan data dan analisisnya serta simulasi lapangan yang disampaikan kepada peserta ekspedisi SHOREA yaitu 10 mahasiswa kehutanan perwakilan Himasylva. Penyampaian teori dilakukan di kelas, sedangkan simulasi dilakukan di lapangan. Teknik pengukuran perubahan pengetahuan dan pemahaman dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata akan pengetahuan dan ketrampilan peserta sebesar 60% dari semua indikator untuk pengetahuan spesies burung dan 46% dari semua indikator untuk pengetahuan metode pengumpulan data dan analisisnya. Abstract: The expedition is a scientific activity that contributes to bird conservation in conservation areas, one of which is in a national park. However, limited birdwatching knowledge and skills can hinder expedition activities. This training aims to increase the knowledge and skills of birdwatching based on lethargy. The methods used included presentations on bird identification techniques, bird bioecology, data collection, analysis methods, and field simulations taught to the SHOREA expedition participants, namely ten forestry students representing Himasylva. Giving theory submissions is made in class, while simulations are conducted in the field. The process of measuring changes in knowledge and understanding is done through a pre-test and post-test.The training results showed an average increase in participants' knowledge and skills by 60% of all indicators for knowledge of bird species and 46% of all indicators for knowledge of data collection and analysis methods.  
DIVERSIFIKASI AIR KELAPA MENJADI PRODUK KECAP UNTUK MENUNJANG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DESA Siti Masitoh Kartikawati; Siva Devi Azahra; Destiana Destiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13730

Abstract

Abstrak: Desa Sungai Kupah merupakan desa pesisir yang memiliki produk unggulan yaitu buah kelapa. Pemanfaatan komoditas kelapa masih terbatas pada nilai jual buah kelapa, gula kelapa dan kopra. Pada pembuatan kopra, air kelapa menjadi limbah yang belum dimanfaatkan. Kegiatan ini bertujuan memberi pelatihan pemanfaatan air kelapa yang tidak terpakai menjadi produk kecap sehingga dapat menunjang ketahanan pangan dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada masyarakat Desa Sungai Kupah dengan metode penyuluhan tentang manfaat air kelapa dan diversifikasi produk air kelapa, praktek pembuatan kecap, praktek pengunaan produk kecap, dan evaluasi kegiatan dalam bentuk pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat dan nilai tambah ekonomi dari air kelapa sebesar 34%, selain itu setiap peserta juga berhasil mempraktekkan pembuatan produk kecap air kelapa.Abstract: Sungai Kupah Village is a coastal village that has a superior product, namely coconuts. Utilization of coconut commodities is still limited to the selling value of coconuts, coconut sugar, and copra. In the manufacture of copra, coconut water becomes waste that has not been utilized. This activity aims to provide training on the utilization of unused coconut water in soy sauce products so that it can support food security and have economic value for the community. Community service activities were carried out for the people of Sungai Kupah Village with counseling methods about the benefits of coconut water and coconut water product diversification, the practice of making soy sauce, the practice of using soy sauce products, and evaluation of activities in the form of a pre- and post-test. The results of the activity showed an increase of 34% in participants' knowledge about the benefits and economic added value of coconut water, besides the fact that each participant also succeeded in practicing making coconut water soy sauce products.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS DAN NILAI EKONOMI BIJI KAKAO RAKYAT DENGAN PENGGUNAAN SEMI-AUTOMATIC FERMENTOR DAN STARTER KOMERSIAL Sony Suwasono; Dyah Ayu Savitri; Rena Yunita Rahman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13624

Abstract

Abstrak: Biji kakao rakyat Desa Jambewangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur memiliki kualitas yang masih rendah akibat belum adanya proses pengolahan primer biji kakao melalui teknologi fermentasi biji kakao. Permasalahan ini menyebabkan harga kakao sangat rendah. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan softskill dan hardskill kelompok Tani Manggar Kencono, Desa Jambewangi dalam menerapkan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang sederhana untuk mendukung kegiatan teknologi pengolahan hulu melalui teknologi fermentasi biji kakao dengan starter komersial dalam semi automatic fermentor terbuat dari kayu. Metode pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi dan praktek fermentasi menggunakan semi automatic fermentor dengan starter komersial Saccharomyces cerevisiae dan bakteri asam laktat Lactobacillus casei strain Shirota dari minuman yakult. Fermentasi dilakukan selama 4 hari. Peserta merupakan 25 orang anggota kelompok Tani Manggar Kencono yang berfokus pada kegiatan budidaya dan pengolahan biji kakao. Teknologi ini dapat meningkatkan kualitas biji kakao, sehingga biji kakao berpotensi mendapatkan harga ekonomi yang tinggi di pasaran biji kakao regional dan nasional. Setelah mengikuti kegiatan ini, kelompok Tani Manggar Kencono dapat mempraktekkannya teknik fermentasi biji kakao secara mandiri. Namun pengaplikasian teknik fermentasi ini hanya dilaksanakan ketika ada pesanan biji kakao terfermentasi saja yakni masih dibawah 50% dari total produksi.Abstract: The cacao beans of the people of Jambewangi Village, Banyuwangi Regency, East Java have low quality due to the absence of primary processing of cocoa beans through cocoa bean fermentation technology. This problem causes the price of cocoa to be very low. This service program aims to improve the soft skills and hard skills of the Manggar Kencono Farmer Group, Jambewangi Village in applying simple Appropriate Technology (TTG) to support upstream processing technology activities through cocoa bean fermentation technology with a commercial starter in a semi-automatic fermenter made of wood. The implementation method is carried out by socializing and practicing fermentation using a semi-automatic fermenter with a commercial starter Saccharomyces cerevisiae and lactic acid bacteria Lactobacillus casei strain Shirota from yakult drink. Fermentation was carried out for 4 days. The participants are 25 members of the Manggar Kencono Farmer Group which focuses on cocoa bean cultivation and processing activities. This technology can improve the quality of cocoa beans, so that cocoa beans have the potential to get high economic prices in the regional and national cocoa bean markets. After participating in this activity, the Manggar Kencono Farmer's Group was able to practice the cocoa bean fermentation technique independently. However, the application of this fermentation technique is only carried out when there is an order for fermented cocoa beans, which is still below 50% of the total production.
PELATIHAN LEARNING MANAGEMENT SISTEM DI SEKOLAH ALAM GAHARU, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT Istiqomah Istiqomah; Brahmantya Aji Pramudita; Achmad Rizal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13345

Abstract

Abstrak: Sekolah Alam Gaharu adalah sekolah alam yang baru didirikan pada tahun 2011 yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Konsep sekolah alam disini memberikan kebebasan siswa belajar dari pengalaman hasil obsevasi mereka dengan alam. Akan tetapi, proses pembelajaran yang dilakukan tidak fleksibel. Sehingga saat masa COVID-19, proses pembelajaran menjadi terganggu karena larangan untuk kegiatan langsung tatap muka dan tidak ada media yang digunakan sebagai pengganti proses pembelajaran. Oleh karena itu, pelatihan Learning Management System (LMS) kepada guru sekolah alam gaharu ini dilakukan untuk mendukung konsep pembelajaran tersebut. LMS ini diharapkan membantu siswa sekolah alam Gaharu belajar dimana saja. Selain itu, para guru dapat mengoptimalkan pembelajaran dengan keleluasaan pemberian materi kepada siswanya. Dipelatihan ini diajarkan penggunaan Google Classroom. Selain itu, pelatihan ini menggunakan metode community development yang mana pelatihan ini mengembangkan dan memperbaiki proses pembelajaran yang sudah diterapkan dengan memberikan langkah-langkah penyusunan materi pada LMS, sehingga dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran yang sudah terbentuk menjadi lebih baik. Hasil yang diharapkan pada pelatihan ini adalah Sekolah Alam Gaharu memiliki pilihan terkait dengan proses pembelajaran, memberikan tambahan media pembelajaran, dan media kreativitas guru Sekolah Alam Gaharu. Berdasarkan hasil dari pelatihan yang diberikan, respon peserta terhadap pelatihan yang diberikan memperoleh hasil lebih dari 90% peserta sangat puas dengan pelatihan yang dilaksanakan and 85,7% peserta berminat mengimplementasikan LMS Google Classroom dalam proses pembelajaran.Abstract: Sekolah Alam Gaharu is a nature school that was founded in 2011 and located in Bandung Regency, West Java. The concept of the natural school here gives students the freedom to learn from their observing experiences with nature. However, the learning process is not flexible. Thus, the learning process, during the COVID-19 period, was disrupted because of the ban on face-to-face activities, and no media was used as a substitute for the learning process. Therefore, the Learning Management System (LMS) training for Sekolah Alam Gaharu teachers was carried out to support this learning concept. The LMS is expected to help Sekolah Alam Gaharu students learn anywhere. In addition, teachers can optimize learning with the flexibility to provide material to their students. This training teaches to use Google Classroom. Moreover, this training uses community development which this training develops and improves the implemented learning process by providing the learning material forming schemes on LMS so that it can be used to support the learning process for the better. The expected result of this training is Sekolah Alam Gaharu has the option regarding the learning process, the learning media addition, and creativity media for Sekolah Alam Gaharu’s teacher. Based on the result of the training, the participant’s response obtains more than 90% of participants were delighted with the training carried out and 85.7% of participants want to implement LMS Google Classroom in the learning process.
PENYULUHAN PERINEAL HYGIENE PADA WANITA USIA SUBUR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN KEWANITAAN Zerlinda Afifah Choiri; Noviyati Rahardjo Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perineal Hygiene merupakan salah satu upaya merawat diri yang bertujuan untuk membersihkan kotoran dan bau dari daerah perineum serta mencegah terjadinya infeksi terutama pada saluran kemih sebagai upaya meningkatkan kenyamanan diri. Di Indonesia, sering ditemui permasalahan kesehatan pada wanita yaitu keputihan hingga infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur terkait perineal hygiene. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan sesi tanya jawab. Mitra dalam penyuluhan ini adalah 8 orang wanita usia subur yang merupakan remaja putri Sabilarasyad di daerah Jl. Mendung III, Jebres, Surakarta. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan mengenai perineal hygiene pada mitra yang menjadi sasaran dengan persentase hasil evaluasi pre-test yang dikategorikan berpengetahuan sangat rendah, rendah, dan sedang sebesar 62,5% serta berpengetahuan tinggi dan sangat tinggi sebesar 37,5% setelah dilakukan penyuluhan didapatkan persentase hasil evaluasi post-test dengan kategori berpengetahuan sangat rendah, rendah, dan sedang sebesar 37,5% serta berpengetahuan tinggi dan sangat tinggi sebesar 62,5%. Abstract: Perineal hygiene is a self-care effort that aims to clean dirt and odor from the perineal area and prevent infection, especially in the urinary tract to increase self-comfort. In Indonesia, health problems are often in women, namely vaginal discharge and urinary tract infections caused by low knowledge and awareness of maintaining the cleanliness of the female organs. This activity aims to increase the knowledge and awareness of women of reproductive age regarding perineal hygiene. The method used in this activity is counseling and a question-and-answer session. The partners in this counseling were eight women of reproductive age who are young women Sabilarasyad in Mendung III Street, Jebres, Surakarta. The results achieved were an increase in knowledge related to perineal hygiene in respondents with the percentage of pre-test results categorized as very low, low, and moderate knowledge of 62.5%; high and very high knowledge of 37.5% after the counseling was carried out the percentage of results post-test with very low, low, and moderate knowledge categories 37.5%; high and very high knowledge 62.5%.  
UPAYA MENINGKATKAN PENERIMAAN KONSEP PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN MELALUI PEMBENTUKAN PUSAT INFORMASI KESEHATAN REMAJA DAN PENERAPAN MEDIA ULAR TANGGA Epti Yorita; Diah Ekanugraheni; Else Sri Rahayu; Sri Yanniarti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13949

Abstract

Abstrak: Kejadian stunting di Indonesia masih tinggi, dengan faktor risiko kehamilan usia muda. Sehingga diperlukan akses informasi yang relevan pada remaja tentang PendewasaanUsia Perkawinan (PUP). Pusat Informasi Kesehatan Remaja (PIK-R) dan media ular tanggamerupakan wadah dan media bagiremaja terkait penyampaian pesanPUP. Tujuan pengabdian masyarakat membentuk kelompok PIK-R dan menerapkan media ular tangga untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan kemampuan kelompok PIK R tentang PUP di SMP N 14 Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu dengan mitra berjumlah 46 orang terdiri dari kelompok PIK R, Remaja siswa SMP guru sekolah, PLKB Kecamatan SIngaran Pati, Puskesmas Lingkar Timur. Metode kegiatan berupa pembentukan kelompok PIK R dan pelatihan PUP dengan tahapan yang terdiri dari persiapan pelaksanaan, evaluasi dan rencana tindak lanjut. Pasca kegiatanterdapat peningkatan pengetahuan kelompok PIK R dari rerata skor 8 menjadi 17, dan skor sikap dari 30 menjadi 52. Sebanyak 90% kelompok PIK R mampu melakukan edukasi PUP melalui penerapan media permainan ular tangga. Kesimpulan pembentukan kelompok PIK R dan penerapan media ular tangga meningkatkan pengetahuan, sikap, kemampuan edukasi tentang PUP pada kelompok PIK R. Diperlukanpendampingan mitra untuk keberlangsungan kelompok PIK R.Abstract: The incidence of stunting in Indonesia is still high, with a risk factor for young pregnancy. So that access to relevant information is needed for adolescents about Maturity of Marriage Age (PUP). The Adolescent Health Information Center (PIK R) and the snakes and ladders media are platforms and media for youth regarding the delivery of PUP messages. The purpose of community service is to form the PIK R group and apply snakes and ladders media to increase the knowledge, attitudes and abilities of the PIK R group regarding PUP at SMP N 14, Singaran Pati District, Bengkulu City with school teacher partners, PLKB SIngaran Pati District, the Lingkar Timur Health Center. Methods of activity include preparation for implementation, evaluation and follow-up plans. The results showed an increase in the knowledge of the PIK R group from an average score of 8 to 17, and an attitude score from 30 to 52. The PIK R group was able to conduct PUP education through the application of the snakes and ladders media game. The conclusion is that the formation of the PIK R group and the application of snakes and ladders media increases knowledge, attitudes, educational abilities about PUP in the PIK R group. Partner assistance is needed for the sustainability of the PIK R group. 
PENGELOLAAN KONTEN WEBSITE DAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI SEKOLAH MENGGUNAKAN CANVA Ari Cahaya Puspitaningrum; Mochamad Nurhadi; Heri Supriyanto; Muhammad Septama Prasetya; Deny Hermansyah; Noventy Ayuning Fitri; Arfi Indra Riskiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13533

Abstract

Abstrak: Dunia digital telah mempengaruhi perkembangan media promosi pada suatu bisnis. Sekolah merupakan salah satu bisnis bidang pendidikan yang perlu mengikuti perkembangan penggunaan media promosi untuk memasarkan kualitas sekolahnya kepada masyarakat umum, sehingga memperoleh siswa baru dalam jumlah yang banyak. Dalam penerapannya, tidak semua sekolah menyadari akan pentingnya media promosi, seperti halnya SD Islam (SDI) Al-Khoiriyyah Surabaya yang belum memaksimalkan pemanfaatan media promosi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru SDI Al-Khoiriyyah dalam menyediakan informasi yang menarik dan informatif pada webite dan media sosial sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan 5 tahap, yaitu: observasi & wawancara, analisis, pelaksanaan pelatihan, eksplorasi Canva, dan pendampingan.. Pelatihan dan pendampingan ini dilakukan secara offline dan diikuti oleh guru dan staf admin berjumlah 9 peserta. Metode evaluasi menggunakan pre-test dan post-test Technology Acceptance Model (TAM) dengan beberapa indikator, yaitu kemudahan, kebermanfaatan dan penerimaan teknologi informasi. Hasil evaluasi pelatihan menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 17,5%. Selain itu, evaluasi menggunakan TAM menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dan keterampilan desain konten informasi untuk website dan media sosial yang dibuat oleh peserta sebesar 3,77 untuk indikator kemudahan, 4,27 untuk indikator kebermanfaatan, 4,64 untuk indikator penerimaan teknologi informasi. Abstract: The digital world has influenced the development of promotional media for a business. Schools are one of the businesses in the education sector that needs to keep up with developments in the use of promotional media to market the quality of their schools to the general public, so as to get a large number of new students. In its application, not all schools are aware of the importance of promotional media, such as the Al-Khoiriyyah Islamic Elementary School (SDI) Surabaya which has not maximized the use of promotional media. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of SDI Al-Khoiriyyah teachers in providing interesting and informative information on the school's website and social media. The implementation method uses 5 stages, namely: observation & interviews, analysis, training implementation, Canva exploration, and mentoring. This training and mentoring is carried out offline and is attended by 9 teachers and admin staff. The evaluation method uses a pre-test and post-test Technology Acceptance Model (TAM) with several indicators, namely convenience, usefulness and acceptance of information technology. The results of the training evaluation using the pre-test and post-test showed an increase in knowledge of 17.5%. In addition, the evaluation using TAM showed an increase in the ability and skills of information content design for websites and social media created by participants of 3.77 for the convenience indicator, 4.27 for the usefulness indicator, 4.64 for the information technology acceptance indicator.  

Page 1 of 10 | Total Record : 95