cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 5 (2024): Oktober" : 123 Documents clear
PEMBERIAN EDUKASI STUNTING DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TEPUNG LELE BAGI KADER POSYANDU DI PACITAN, JAWA TIMUR Werdani, Kusuma Estu; Suswardany, Dwi Linna; Mustikaningrum, Fitriana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25791

Abstract

Abstrak: Kader posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan stunting. Adanya potensi kandungan gizi dalam ikan lele yang kaya protein dan dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, perlu dikenalkan kepada kader posyandu. Selain itu, edukasi secara rutin dan komprehensif kepada kader posyandu sangat terbatas untuk diselenggarakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang stunting dan pelatihan pembuatan tepung lele bagi kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Pacitan. Metode PkM yang digunakan adalah ceramah dengan menggunakan media visual. Peserta kegiatan PkM ini adalah kader posyandu aktif dari tiga desa (Mentoro, Menadi, Purworejo) sebanyak 64 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader posyandu tertarik dengan proses pembuatan dan hasil olahan tepung lele yang dapat dijadikan sebagai variasi makanan tambahan (PMT) bagi balita. Sistem evaluasi menggunakan pre-test dan post-test dengan metode angket. Hasil analisis statistik pengukuran pengetahuan kader posyandu sebelum dan sesudah diberikan edukasi menunjukkan hasil yang signifikan (p-value= <0,0001) dengan peningkatan rerata pengetahuan dari 79,61 menjadi 88,44. Rekomendasi diberikan kepada bidan desa dan puskesmas untuk memberikan edukasi dan pendampingan dalam penanganan stunting, terutama keterampilan dalam pembuatan makanan tambahan (PMT) bagi kelompok berisiko stunting.Abstract: The integrated post-service (called 'posyandu') cadres have a significant role in efforts to prevent stunting. The potential nutritional content of catfish, which is rich in protein and can be processed into various types of food, must be introduced to the posyandu cadres. In addition, routine and comprehensive education for posyandu cadres is minimal. This community service (PkM) activity aims to provide education about stunting and training in making catfish flour for posyandu cadres in the Pacitan Health Center work area. The PkM method used is a lecture using visual media. The activity results showed that posyandu cadres were interested in making and processing catfish flour, which can be used as a variation of additional food (PMT) for toddlers. The statistical analysis results of the measurement of posyandu cadre knowledge before and after being given education showed significant results (p-value = <0.0001) with an increase in average knowledge from 79.61 to 88.44. Recommendations are given to village midwives and health centers to provide education and assistance in handling stunting, especially skills in making additional food (PMT) for groups at risk of stunting.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MARKETING MELALUI SOSIAL MEDIA UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK GAPOKTAN Dolorosa, Eva; Imelda, Imelda; Hidayat, Rakhmad; Sawerah, Siti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26203

Abstract

Abstrak: Minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi digital dan pemasaran online dapat menghambat petani dalam memasarkan produk pertanian secara efektif. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Gapoktan JUT dan Sepakat dalam menggunakan digital marketing melalui platform seperti TikTok shop dan Facebook marketplace. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Mitra kegiatan adalah Gapoktan JUT di Desa Sungai Duri II dan Gapoktan Sepakat di Desa Semudun, dengan kehadiran peserta sebanyak 48 orang. Evaluasi dengan menggunakan angket menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang digital marketing sebesar 30%, dengan 82% peserta merasakan kemudahan dalam mempraktikkannya. Meskipun 18% peserta masih mengalami kesulitan, namun pemahaman yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemasaran dan potensi penjualan produk pertanian di masa depan.Abstract: The lack of adequate knowledge and skills in using digital technology and online marketing can hinder farmers from effectively marketing agricultural products. This activity aims to enhance the understanding and skills of Gapoktan JUT and Sepakat members in utilizing digital marketing through platforms like TikTok Shop and Facebook Marketplace. The methods used include socialization, education, and hands-on practice with participants. The partners involved were farmer group JUT in Desa Sungai Duri II and farmer group Sepakat in Desa Semudun, with participant attendance 48 people. The evaluation with questionnaire showed a 30% increase in knowledge about digital marketing, with 82% of participants finding it easy to practice. Although 18% of participants still faced difficulties, the improved understanding is expected to enhance marketing effectiveness and the potential sales of agricultural products in the future.
EDUKASI PENGENALAN ASI SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III Larasati, Disa; Septiana, Yesika Cahya; Putri, Noviyati Rahardjo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25727

Abstract

Abstrak: ASI memiliki banyak sekali manfaat sehingga dianggap sebagai makanan terbaik bagi bayi. Namun, banyak sekali bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif karena para ibu memiliki pengetahuan yang kurang tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini agar pengetahuan akan pentingnya pemberian ASI sebagai upaya optimalisasi ASI Eksklusif oleh ibu hamil trimester II dan III dapat meningkat. Kegiatan ini berupa penyuluhan menggunakan media Microsoft power point. Jumlah sasaran yang menjadi mitra merupakan ibu hamil trimester II dan III sejumlah 9. Hasil evaluasi yang didapat dari hasil pretest sebesar 8,11 dan meningkat menjadi 9,67 pada hasil posttest. Terjadi peningkatan secara signifikan. Saran kegiatan selanjutnya adalah mendampingi ibu secara berkelanjutan dalam persiapan menyusui agar ASI Eksklusif bisa diberikan.Abstract: Breast milk has numerous benefits and is considered the best food for babies. However, many babies do not receive exclusive breastfeeding because their mothers lack sufficient knowledge about its importance. The purpose of this service is to increase knowledge about the importance of breastfeeding as an effort to optimize exclusive breastfeeding among pregnant women in their second and third trimesters. This activity involves counseling using Microsoft PowerPoint media. The target group consists of nine pregnant women in their second and third trimesters. The evaluation results show that the pretest score was 8.11, which increased to 9.67 on the post-test. There was a significant improvement. A suggestion for future activities is to continuously support mothers in preparing for breastfeeding so that exclusive breastfeeding can be provided.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA: MELALUI DETEKSI DINI DAN MONITORING STATUS KESEHATAN Koerniawan, Dheni; Srimiyati, Srimiyati; Windahandayani, Veroneka Yosepfa; Fari, Aniska Indah; Pranata, Lilik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.23605

Abstract

Abstrak: Penurunan fungsi tubuh lansia yang disebabkan oleh berkurangnya jumlah sel secara anatomi diantraranya fungsi kognitif, jantung, pembuluh darah, ginjal dan persyarafan. Hal ini mengakibatkan beberapa masalah kesehatan yang sering kali kemunculannya tidak dapat diprediksi dan baru diketahui setelah berkomplikasi. Mitra yang memiliki riwayat dan keluhan gejala penyakit hipertensi, diabetes mellitus, paska stroke, dan kelemahan fisik perlu mengelola proses perawatan dan pemeliharaan kesehatannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini dan monitoring status kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan pada mitra….. yang merupakan salah satu lembaga keagamaan di wilayah Palembang. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar memiliki tekanan darah pada kategori pre-hipertensi dan hipertensi derajat 2, namun masih memiliki tekanan arteri rata-rata dan tekanan nadi yang normal, serta gula darah sewaktu yang normal dan meningkat (hiperglikemia).Abstract: Decreased body function in the elderly can then result in several health problems that often appear unpredictable and only known after complications. Partners who have a history and complaints of symptoms of hypertension, diabetes mellitus, post-stroke, and physical weakness need to manage the process of care and health maintenance. Therefore, this service activity aims to detect early and monitor health status through health checks at partners who are one of the religious institutions in the Palembang area and education based on the results of the examination. The results showed that most had blood pressure in the category of pre-hypertension and grade 2 hypertension, but still had normal average arterial pressure and pulse pressure, as well as normal and elevated blood sugar (hyperglycemia).
EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING MELALUI BUKU SAKU DAN MEDIA PERMAINAN KARTU SADARI BULLYING DI PERSEKOLAHAN Hambali, Hambali; Hariyanti, Hariyanti; Radini, Radini; Arianto, Jumili
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25574

Abstract

Abstrak: Bullying merupakan permasalahan sosial yang kerap terjadi di persekolahan, tidak hanya secara verbal seperti mengejek dan mencaci. Tetapi sudah sampai kepada tindakan menyakiti fisik seperti memukul bahkan dapat menyebabkan kehilangan nyawa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi kepada peserta didik tentang pengertian, cara pencegahan dan penanganan hingga regulasi hukum mengenai bullying di indonesia. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi, tanya jawab dan melalui permainan kartu sadari bullying. Adapun mitra dari pengabdian ini adalah 35 orang peserta didik Sekolah Menengah Atas. Untuk mengetahui bagaimana pemahaman peserta terhadap kegiatan ini, dilakukan evaluasi berupa pengisian google form, yang didapati hasil bahwa 100% peserta didik memahami bullying dan bertekad untuk tidak melakukan tindakan bullying dimanapun, pada siapapun dan kapanpun.Abstract: Bullying is a social problem that often occurs in schools, not only verbally such as teasing and insulting. But it has reached the point of physical harm, such as hitting, which can even cause loss of life. This service activity aims to provide education to students about understanding, how to prevent and handle it, as well as legal regulations regarding bullying in Indonesia. The methods used include socialization, questions and answers and through card games, awareness of bullying. The partners for this service are 35 class X students at SMAN 3 Dumai. To find out how the participants understood this activity, an evaluation was carried out in the form of filling out a Google form, which found that 100% of the students understood bullying and were determined not to carry out bullying anywhere, on anyone and at any time. 
METODE BIOKONVESI SAMPAH ORGANIK UNTUK BUDIDADAYA BLACK SOLDIER FLY PADA KELOMPOK BIJAK KELOLAH SAMPAH Asyfiradayati, Rezania; Porusia, Mitoriana; Ambarwati, Ambarwati; Athaya, Muhammad Rivandi; ’Aisyah, Madina Siti Nur; Muzakki, Afnan Zain; N, Jenita Berlian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26387

Abstract

Abstrak: Budidaya maggot merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menangani pemasalahan sampah khususnya sampah organic. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai budidaya maggot, sehingga hal tersebut masih sering menjadi kendala. Biokonversi menggunakan maggot ini selain terbukti dapat mengurangi sampah organic juga dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan kelompok pengepul sampah organik dengan peningkatan keterampilan budidaya maggot pada kelompok sasaran sehingga menghasilkan produk maggot yang siap jual. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok pengepul sampah sebanyak 14 orang. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan diketahui terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari yang sebelumnya rata-rata nilai pengetahuan sebesar 3,64 menjadi 14,57 antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan pemaparan materi terkait budidaya maggot.Abstract: Maggot cultivation is one of the methods that can be used to deal with waste problems, especially organic waste. There are still many people who do not know about maggot cultivation, so this is still often an obstacle. Bioconversion using maggot is not only proven to reduce organic waste, but also can improve the economy for the community. This service activity aims to increase the income of organic waste collector groups by producing maggot products. This service was carried out by counseling and mentoring methods to a group of 14 waste collectors. From the service activities carried out, it is known that there has been an increase in the knowledge of participants from the previous average knowledge score of 3.64 to 14.57. The existence of this service activity is expected to be able to increase the knowledge and skills of participants in reducing waste through maggot cultivation which can improve the community's economy.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWATAN LUKA DASAR KADER PALIATIF Zendrato, Mey Lona Verawaty; Anggraini, Dian; Dasat, Mariam; Hermawan, Stepanus Maman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25977

Abstract

Abstrak: Perawatan paliatif dilakukan melalui pencegahan dan tindakan meringankan nyeri, masalah fisik dan sosial, dan spiritual dihadapi pasien selama pengobatan. Perawatan paliatif umumnya ditujukan pada proses pengobatan kanker didiagnosis stadium lanjut. Tujuan dari pengabdian masyarakat untuk meningkatkan softskill dan hardskill para kader palliatif. Peningkatan softskill berupa kemampuan berkomunikasi kepada pasien dan hard skills meliputi kemampuan merawat luka pasien kanker. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu penyuluhan dan pelatihan. Pelatihan yang diberikan tentang konsep luka kanker, luka tekan dan luka stoma. Pelaksanaan kegiatan di Graha Yayasan Kanker Indonesia Jakarta pada Juni 2024 melibatkan 32 peserta yang merupakan kader PKK dan kader kesehatan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode evaluasi formatif dan evaluasi kualitatif. Evaluasi formatif menggunakan lembar penilaian tindakan, lembar pre and post test. Evaluasi kualitatif merupakan evaluasi di akhir kegiatan.Hasil pre post kegiatan didapati adanya peningkatan pengetahuan kader terkait perawatan luka kanker dan stoma sebelum dan sesudah tindakan, diikuti dengan penilaian sikap > 80.00 (kategori sangat baik) Kesimpulan penting dari pengabdian masyarakat adalah adanya kesadaran dan motivasi keterlibatan kader, dan masyarakat secara maksimal dalam membantu dan merawat pasien dan keluarga penderita luka kanker.Abstract: Palliative care is provided through the prevention and relief of pain, physical and social problems, and spiritual issues faced by patients during treatment. Palliative care is generally aimed at the treatment process for cancer diagnosed at an advanced stage. The goal of community service is to enhance both soft skills and hard skills of palliative care volunteers. The improvement in soft skills involves communication abilities with patients, while hard skills include wound care for cancer patients. The method of implementing this community service involves counseling and training. The training provided covers concepts of cancer wounds, pressure ulcers, and stoma care. The activities took place at Graha Yayasan Kanker Indonesia Jakarta in June 2024, involving 32 participants, including PKK (Family Welfare Program) cadres and health cadres. Evaluation of the activities was conducted using formative and qualitative evaluation methods. Formative evaluation employed action assessment sheets and pre- and post-tests. Qualitative evaluation was performed at the end of the activities. The pre- and post-activity results showed an increase in knowledge among the cadres related to cancer and stoma wound care before and after the training, followed by an attitude assessment of >80.00 (categorized as very good). The key conclusion from the community service is the increased awareness and motivation of cadres and the community to actively assist and care for patients and families suffering from cancer wounds.
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI KLIEN PEMASYARAKATAN BAPAS MELALUI PELATIHAN JAVANESE CONTENT CREATOR Maruti, Endang Sri; Arrizal, Nizam Zakka; Sari, Novita Erliana; Pratama, Beny Dwi; Astuti, Jeny Ayu Rahma; Abdurrohman, Aji Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25893

Abstract

Abstrak: Klien pemasyarakatan membutuhkan kepercayaan diri untuk berbaur kembali dengan masyarakat setelah menjalani masa hukuman. Tujuan umum kegiatan ini adalah untuk meningkatkan softskill berupa kepercayaan diri dan kreativitas klien di Bapas Kelas II Madiun dengan pelatihan Javanese Content Creator. Tahapan program ini meliputi persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Metode pelatihan yang dilakukan dengan sosialisasi dan dilanjutkan dengan pendampingan keterampilan klien pemasyarakatan untuk bisa membuat video konten sederhana. Setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan, hasilnya diukur menggunakan teknik wawancara dan juga angket. Dari hasil evaluasi, pengetahuan klien tentang video konten telah meningkat sebesar 80%, selanjutnya kepercayaan diri klien meningkat sebesar 81%, dan akhirnya sebanyak 86% klien berani untuk membuat video konten. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kepercayaan diri klien telah meningkat dengan adanya peningkatan jumlah video konten yang dihasilkan. Program ini juga memberikan manfaat tambahan berupa keterampilan baru dan peningkatan kesejahteraan ekonomis dan psikologis. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model untuk program serupa di masa mendatang. Abstract: Correctional clients need confidence to reintegrate into society after serving their sentence. The general objective of this activity is to increase softskill that the confidence of correctional clients at Bapas Class II Madiun with Javanese Content Creator training. The stages of this program include preparation, training, and evaluation. The training method is carried out through socialization and continued with mentoring of correctional client skills to be able to make simple video content. After training and mentoring, the results were measured using observation techniques and questionnaires. From the evaluation results, client knowledge about video content has increased by 80%, then client confidence has increased by 81%, and finally 86% of clients dare to make video content. Thus, it can be stated that client confidence has increased with the increase in the number of video content produced. This program also provides additional benefits in the form of new skills and increased economic and psychological well-being. The success of this program is expected to be a model for similar programs in the future.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI HIV MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN Hanifah, Laily; Putri, Fridya Syavina; Riyanti, Febilla Dwinanda; Salwa, Puteri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25757

Abstract

Abstrak: Pengetahuan mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia mengenai deteksi dini HIV/AIDS masih rendah, terbukti dari hasil pre-test dengan nilai rata-rata yaitu sebesar 46,75. Oleh karena itulah dipandang perlu dilakukan edukasi mengenai deteksi dini HIV/AIDS dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia. Pengabdian dilakukan dengan melakukan edukasi kesehatan kepada 80 mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia melalui Zoom Meeting. Monitoring dan evaluasi pengetahuan peserta dilakukan dengan pengisian kuesioner pre dan post-test yang berjumlah 10 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil edukasi, terdapat peningkatan pengetahuan peserta yang menjadi 84,38 pada post-test yang artinya edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pencegahan dan deteksi dini HIV. Sebagai saran, diharapkan Senat Mahasiswa seluruh Indonesia mengadakan edukasi kesehatan mengenai deteksi dini HIV setiap tahunnya.Abstract: The knowledge of students from universities in Indonesia regarding early detection of HIV/AIDS is still low, as evidenced by the results of the pre-test with an average score of 46.75. Therefore, it is necessary to conduct education on early detection of HIV/AIDS with the aim of increasing the knowledge of students from universities in Indonesia. The service was carried out by conducting health education to 80 students from universities in Indonesia through Zoom Meeting. Monitoring and evaluation of participants' knowledge was carried out by filling out pre and post-test questionnaires. Based on the results of the education, it can be seen that there is an increase in participants' knowledge as seen from the pre-test score to 84.38 in the post-test, which means that education is useful for increasing college students' insight into HIV early detection. It is suggested that University Students Senate in Indonesia will hold health education specifically on early detection for HIV every year.
PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI APLIKASI QUIZ INTERAKTIF DAN PEMBAGIAN PAKET MENSTRUAL PAD PADA SISWI SMP Yuliana, Anna; Shaleha, Resha Resmawati; Maria, Hana Diana; Soesilo, Deffa Ambarwati; Agustiani, Cica
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26283

Abstract

Abstrak: Pemahaman tentang fungsi dan proses biologi tubuh adalah komponen penting dari perkembangan remaja. WHO mengatakan bahwa remaja berusia 10-19 tahun berada dalam fase transisi yang sangat penting sehingga akan menentukan kesehatan dan kesejahteraan mereka di masa depan. Selain itu, memahami kesehatan reproduksi membantu mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan alat reproduksi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan serta edukasi melalui aplikasi quiz interaktif, dengan harapan dapat menarik minat siswi serta guru sehingga materi menjadi mudah untuk dipahami. Sasaran kegiatan ini siswi yang berada di SMP sebanyak 151 orang. Kegiatan diawal dengan pembukaan, pemgisian pre-test, pemberian materi, diskusi, pengisian post-test, pembagian menstrual pad, dan penutup. Hasil analisis data menunjukan peningkatan yang signifikan dari nilai hasil pre-test yaitu 41,73% menjadi 98,38% untuk hasil pos-test, yang terlihat adanya antusias para siswi dalam menyimak materi dengan menggunakan aplikasi quiz interaktif yang menarik sehingga membuat siswi lebih semangat untuk mempelajari tentang kesehatan reproduksi.Abstract: Understanding the function and biological processes of the body is an important component of adolescent development. Based on WHO research, that 10-19 year olds are in crucial transitional phase that will determine the future health and well-being. Besides, understanding reproductive health helps the become more aware of the importance opining hygiene and reproductive organ health. The purpose of this dedication is to provide education and understanding with interactive quiz, that are expected to attract the interest of both teachers and students so that they are easy to understand. The target of this activity is the pupils who are in the first secondary school as many as 151 people. Activities started with opening, pre-test filling, material delivery, discussion, post-test replenishment, menstrual pad division, and closing. The data analysis showed a significant increase from pre-test score 41,73% to 98,38% for post-test results, which was seen by the enthusiasm of the students in reading the material and in using an interesting interactive quiz application which mate the students more enthusiast to learn about reproductive health.

Page 1 of 13 | Total Record : 123