cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 102 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2025): April" : 102 Documents clear
PENGENALAN PROTOTYPE ROBOT HUMAN FOLLOWING SEBAGAI ALAT BANTU PRAKTIKUM PADA SMK TAMAN JURUSAN TEKNIK INDUSTRI Basit, Abdul; Afriliana, Ida; Bakti, Very Kurnia; Rais, Rais
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29834

Abstract

Abstrak: Teknologi robotika memberikan kemudahan dalam semua aspek mulai dari sektor pertanian, perikanan hingga dunia industri. Begitu halnya dengan robot pada sektor industri yang dirancang untuk memudahkan dalam produksi indusri, melakukan pekerjaan secara berulang dan beresiko tinggi, mengurangi tingkat human error serta meningkatkan kinerja produksi pada industri. Salah satu jenis robot yang umum digunakan dalam sektor industri antara lain yang bertipe Robot Human Following mengimplementasikan teknologi robotika dengan metode pembacaan hambatan yang dapat bergerak secara dinamis, robot ini merupakan hasil penelitian sebelumnya. Berkembangnya teknologi tidak dibarengi dengan pengetahuan robotika oleh pelajar terutama pada tingkatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki beberapa kejuruan yang berbasis teknologi. Dari ini perlu adanya pengenalan dan pemahaman robotika pada SMK PGRI 1 Taman. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuna siswa SMK terhadap dunia industri saat ini,khususnya tentang robotika. Penigkatan pengetahuan yang akan dicapai adalah, siswa kelas 10 ini belum mengetahui tentang dunia robotika, jadi tujuan pengabdian Masyarakat ini memberikan pengetahuan dasar robotika, melalui metode ceramah dan simulasi menggunakan wokwi.com untuk memperoleh pengetahuan dasar mikrokontrolernya. Dari hasil Pre-Test dengan wawancara pada siswa menyatakan mayoritas siswa belum mengenal dan tau tentang robotika. Dengan demikian pengenalan materi pengenalan ini deberikan yang menghasilkan ketertarikan dan pemahaman pada siswa yang ditunjukan hasil Post-Test dengan prosentase daya serap dengan daya serap materi mencapi 8 % sangat baik, 86 % baik dan 6 % cukup, maka terlihat peningkatan skill sekita 5%.Abstract: Robotics technology provides convenience in all aspects ranging from agriculture, fisheries to the industrial world. Likewise, robots in the industrial sector are designed to facilitate industrial production, do repetitive and high-risk work, reduce the level of human error and improve production performance in the industry. One type of robot that is commonly used in the industrial sector, among others, the Human Following Robot type implements robotics technology with an obstacle reading method that can move dynamically, this robot is the result of previous research. The development of technology is not accompanied by knowledge of robotics by students, especially at the Vocational High School (SMK) level which has several technology-based vocations. From this it is necessary to introduce and understand robotics at SMK PGRI 1 Taman. This community service activity needs to be carried out to increase the knowledge of SMK students about the current industrial world, especially about robotics. The increase in knowledge that will be achieved is that these 10th grade students do not know about the world of robotics, so the purpose of this community service is to provide basic knowledge of robotics, through lecture and simulation methods using wokwi.com to gain basic knowledge of microcontrollers. From the results of the Pre-Test with interviews with students, the majority of students stated that they did not recognize and know about robotics. The introduction of this introduction material is given which results in interest and understanding in students shown by the results of the Post-Test with the percentage of absorption with the absorption of the material reaching 8% very good, 86% good and 6% sufficient, then it can be seen that the skill increase is around 5%. 
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENUNJANG PROSES BELAJAR SISWA: STUDI KASUS PENGGUNAAN GENERATIVE PRE-TRAINED TRANSFORMER SEBAGAI ASISTEN PEMBELAJARAN Apriliani, Dyah; Ilmadina, Hepatika Zidny; Hidayatullah, Muhammad Fikri; Sasmito, Ginanjar Wiro; Saputri, Berliani Risqi Dwi; Haqqani, Humam Asathin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29605

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menawarkan potensi besar dalam mendukung proses pembelajaran di berbagai institusi pendidikan, termasuk SMK Darussalam Balapulang. Pemanfaatan AI, khususnya Generative Pre-trained Transformer (GPT), masih terbatas karena rendahnya pemahaman, keterbatasan pelatihan, dan infrastruktur yang belum memadai. Melalui program pengabdian masyarakat, dilaksanakan pelatihan interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa dan guru mengenai teknologi GPT serta aplikasinya dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan terdiri dari ceramah untuk pemaparan materi dan praktikum setelah siswa memperoleh pemahaman dasar. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa tentang AI. Setelah itu, materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diikuti sesi praktikum di mana siswa langsung mencoba penggunaan GPT untuk tugas akademik seperti menyusun ringkasan dan mencari solusi masalah akademik. Evaluasi dilakukan melalui post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata pre-test 46,25 menjadi 91,25 pada post-test. Implementasi GPT terbukti meningkatkan efisiensi pembelajaran serta mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja berbasis teknologi. Program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di SMK Darussalam Balapulang.Abstract: The development of artificial intelligence (AI) technology offers great potential to support the learning process in various educational institutions, including SMK Darussalam Balapulang. The use of AI, particularly Generative Pre-trained Transformer (GPT), remains limited due to a lack of understanding, insufficient training, and inadequate infrastructure. Through a community service program, an interactive training session was conducted to enhance students' and teachers' understanding of GPT technology and its applications in education. The implementation method consisted of lectures for material presentation and practical sessions after students had acquired essential knowledge. The activity began with a pre-test to assess students' initial knowledge of AI. Then, the material was delivered through an interactive lecture, followed by a practical session where students directly experimented with GPT for academic tasks such as summarizing texts and solving academic problems. Evaluation was carried out through a post-test to measure the improvement in understanding. The training results showed a significant increase, with the average pre-test score rising from 46.25 to 91.25 in the post-test. Implementing GPT has enhanced learning efficiency and prepared students for a technology-driven workforce. This program contributes significantly to improving the quality of education at SMK Darussalam Balapulang.
OPTIMALISASI MANAJEMEN KEHADIRAN DENGAN SISTEM ABSENSI IOT BERBASIS RFID DAN ANALISIS AKTUARIA Utomo, Andri Dwi; Akbar, Andi Taufiqurrahman; Syafaat, Muhammad; Jeffry, Jeffry; A Suyuti, Muh Zulfadli; Adriani, Ika Reskiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29748

Abstract

Abstrak: Di era digital, salah satu tantangan organisasi masyarakat adalah pengelolaan data kehadiran yang masih dilakukan secara manual, sehingga kurang mendukung analisis berbasis data. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan mengenai sistem absensi berbasis Internet of Things (IoT) dengan data logger, serta analisis data menggunakan pendekatan aktuaria. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan hard-skills peserta dalam hal pemahaman dan penerapan teknologi IoT, konfigurasi perangkat, serta analisis data. Selain itu, pelatihan juga berfokus pada peningkatan soft-skills peserta dalam hal pemecahan masalah, kolaborasi tim, dan pengambilan keputusan berbasis data, yang akan berguna dalam implementasi sistem absensi secara mandiri. Kegiatan ini melibatkan Study Club Informatika Parepare sebagai mitra, dengan 22 peserta. Metode yang digunakan mencakup pengenalan teknologi IoT, praktik langsung, dan analisis data. Pelatihan terdiri dari pemahaman dasar IoT, konfigurasi perangkat, serta integrasi sistem dengan Google Spreadsheet untuk pencatatan data absensi secara otomatis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pretest 61,52% meningkat menjadi 92,61% pada posttest. Implementasi sistem ini membantu organisasi dalam digitalisasi proses absensi, meningkatkan efisiensi administrasi, dan membuka peluang penerapan lebih luas di komunitas lainnya.Abstract: In the digital era, one of the challenges faced by community organizations is attendance data management, which is still done manually and does not adequately support data-driven analysis. To address this issue, this community service program aims to provide training on Internet of Things (IoT)-based attendance systems using data loggers, along with data analysis using an actuarial approach. This training aims to enhance the participants' Hard-Skills in understanding and applying IoT technology, device configuration, and data analysis. Additionally, the training focuses on improving the participants' soft skills in problem-solving, teamwork, and data-driven decision-making, which will be useful in the independent implementation of the attendance system. This program involves Study Club Informatika Parepare as a partner, with 22 participants. The methods used include IoT technology introduction, hands-on practice, and data analysis. The training covers basic IoT concepts, device configuration, and system integration with Google Spreadsheet for automated attendance recording. Evaluation results indicate a significant improvement in participants' understanding, with an average pretest score of 61.52% increasing to 92.61% in the posttest. The implementation of this system helps organizations digitize attendance processes, improve administrative efficiency, and expand its potential applications to other communities. 
PENYULUHAN KEAMANAN MAKANAN DAN KANTIN SEHAT PADA SISWA SD MENGGUNAKAN BUKU CERITA Ihsan, Bachtiar Rifai Pratita; Putri, Anggita Rosiana; Muchlashi, Luthfi Ahmad; Bahar, Muh. Akbar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29574

Abstract

Abstrak: Makanan dan jajanan yang dikonsumsi siswa sekolah dasar dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Faktor penyebabnya adalah cemaran makanan yang terjadi selama proses pembuatan, penyajian atau penyimpanan makanan. Monitoring batasan harian konsumsi jajanan kemasan perlu diperhatikan karena adanya Bahan Tambahan Makanan (BTM) pada makanan kemasan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa Sekolah Dasar (SD) mengenai keamanan makanan dan kantin sehat. Kegiatan penyuluhan dilakukan di dua sekolah dasar menggunakan media buku cerita edukasi yang menarik dengan gaya bahasa interaktif siswa sekolah SD. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di SDN 1 Watugede Singosari dan SD Islam Terpadu Robbani Watugede Singosari Kabupaten Malang..Hasil kegiatan menunjukkan kenaikan pemahaman siswa SD adalah 35% berdasarkan peningkatan nilai Pre-Test dan Post-Test. Sebanyak 87% Siswa dari kedua sekolah mampu meraih nilai Post-Test dengan kriteria nilai minimal 70. Pengetahuan siswa SD mengenai keamanan makanan dan kantin sehat meningkat secara signifikan setelah penyuluhan menggunakan buku cerita.Abstract: The consumption of food and snacks by elementary school students can negatively affect their health. The primary cause is contamination during food production, serving, or storage. Monitoring the daily consumption of packaged snacks is essential due to the presence of food additives. The aim of this activity is to increase elementary school students’ knowledge about food safety and healthy canteens. The counseling sessions were conducted in two elementary schools using an educational storybook written in an interactive and engaging style suitable for elementary school students. The Counseling activity were carried out at SDN 1 Watugede and SDIT Robbani Watugede Singosari Kabupaten Malang. The results of the activity showed a 35% increase in the student’s knowledge, as indicated by improvements in the Pre-Test and Post-Test scores. Additionally, 87% of students from both schools achieved Post-Test scores of at least 70. The elementary school students’ knowledge about food safety and healthy canteens significantly increased after counseling using a story book. 
PENCEGAHAN STUNTING BAGI REMAJA, PEMUDA DAN KELUARGA DI DAERAH KANTONG STUNTING Toda, Hendrik; Rihi, David Wilfrid; Pandie, David B. W.; Pradana, I Putu Yoga Bumi; Manuain, Alfandy Florian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29709

Abstract

Abstrak: Stunting serta pencegahannya perlu dipahami oleh remaja, pemuda serta orang tua. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi mitra pada daerah kantong stunting tentang konsep stunting serta dampak dan penanganannya. Solusi yang ditawarkan kepada 38 orang mitra yang terdiri dari remaja, pemuda, orang tua dan ibu serta calon ibu untuk mengatasi permasalahan kelompok adalah perlunya pemahaman bahwa stunting bukan merupakan penyakit turunan, suanggi (sihir) ataupun genetik orang tua, selain itu diperlukan pamahaman tentang pemanfaatan berbagai pangan lokal yang melimpah di lokasi untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik dan pendampingan selama program berjalan. Evaluasi PkM ini dilakukan dengan mengisi angket kuisioner yang telah disiapkan oleh tim PkM yang memperoleh hasil bahwa 20% “setuju” dan 80% “sangat setuju” bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami, jelas dan terperinci. Serta 100% responden “setuju” bahwa kegiatan pengabdian ini sesuai dengan kebutuhan, mampu menjawab dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi.Abstract: Stunting and its prevention need to be understood by adolescents, young people and parents. The purpose of this activity is to provide an understanding for partners in stunting pocket areas about the concept of stunting and its impacts and handling. The solution offered to 38 partners consisting of adolescents, young people, parents and mothers and prospective mothers to overcome group problems is the need to understand that stunting is not a hereditary disease, suanggi (magic) or genetics of parents, in addition it is necessary to understand the use of various local foods that are abundant in the location to prevent stunting. The methods used are lectures, practices and mentoring during the program. The evaluation of this PkM was carried out by filling out a questionnaire that had been prepared by the PkM team which obtained the results that 20% "agree" and 80% "strongly agree" that the material presented was easy to understand, clear and detailed. And 100% of respondents "agree" that this community service activity is in accordance with needs, able to answer and provide solutions to the problems faced.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS SIMULASI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN RED FLAGS KEUANGAN: IMPLEMENTASI LOKAKARYA FINANCIAL DETECTIVE PADA SISWA SMA Sihombing, Tanggor; Magdalena, Renna; Risty, Ilyona; Halawa, Junika; Susanto, David Welson; Evangeline, Angela
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.30039

Abstract

Abstrak: Terbatasnya literasi keuangan di kalangan siswa SMA, khususnya dalam mendeteksi manipulasi keuangan, menjadi permasalahan yang perlu diatasi untuk mempersiapkan generasi masa depan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang red flags dalam laporan keuangan melalui lokakarya Financial Detective: The Al Capone Code. Program dilaksanakan dengan metode simulasi berbasis kasus, melibatkan 671 siswa dari empat SMA swasta yang dilakukan secara terpisah. Peserta dibagi dalam kelompok kecil sebagai detektif keuangan untuk menganalisis laporan keuangan fiktif dari toko sekolah. Evaluasi dilakukan melalui Pre-Test dan Post-Test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata nilai Pre-Test 42,85 menjadi 74,63 pada Post-Test, mengindikasikan kenaikan pemahaman sebesar 74,2%. Lokakarya ini berhasil membekali siswa dengan keterampilan analitis dalam mendeteksi manipulasi keuangan melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan aplikatif.Abstract: Limited financial literacy among high school students, particularly in detecting financial manipulation, is a problem that needs to be addressed to prepare future generations. This community service aims to enhance students' understanding of red flags in financial statements through the Financial Detective: The Al Capone Code workshop. The program was implemented using a case-based simulation method, involving 671 students from four private high schools in Surabaya. Participants were divided into small groups as financial detectives to analyze fictitious financial statements from a school store. Evaluation was conducted through Pre-Test and Post-Test to measure understanding improvement. Results showed a significant increase with an average Pre-Test score of 42.85 rising to 74.63 in the Post-Test, indicating a 74.2% improvement in understanding. This workshop successfully equipped students with analytical skills in detecting financial manipulation through an interactive and applicable learning approach. 
PENDAMPINGAN HAK CIPTA MERK, SERTIFIKASI HALAL, DAN RE-PACKAGING TEPUNG MODIFIED CASSAVA FLOUR UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAINGUMKM DI KABUPATEN MALANG Neza Fadia Rayesa; Dego Yusa Ali; Fahriyah Fahriyah; Deny Meitasari; Heptari E. Dewi; Della Aprilia DP
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29646

Abstract

Abstrak: Pendampingan terhadap UMKM tepung mocaf di Desa Ngenep, Jawa Timur, dilakukan untuk meningkatkan daya saing melalui pendaftaran hak cipta merek, sertifikasi halal, dan perbaikan kemasan. Kegiatan ini mencakup peningkatan baik softskill maupun hardskill dari masyarakat terkait pentingnya legalitas usaha, bimbingan teknis dalam proses sertifikasi, serta desain ulang kemasan agar lebih menarik dan sesuai dengan standar pasar. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan secara Focus Group Discussion (FGD) dan simulasi dengan diikuti oleh kurang lebih 50 peserta dari Ibu-ibu PKK Desa Ngenep. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa UMKM mampu memahami dan memenuhi persyaratan administratif, mendapatkan legalitas usaha, serta meningkatkan daya tarik produk melalui kemasan yang lebih baik. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil observasi yang dilakukan bahwa hampir keseluruhan pendampingan telah berhasil dilakukan, dengan peningkatan persentase sebesar 90%. Dengan adanya sertifikasi halal dan branding yang kuat, produk tepung mocaf dari Desa Ngenep diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.Abstract:Mentoring for mocaf flour UMKM in Ngenep Village, East Java, was carried out to increase competitiveness through trademark copyright registration, halal certification, and packaging improvements. This activity includes improving both the soft skills and hard skills of the community regarding the importance of business legality, technical guidance in the certification process, and redesigning packaging to be more attractive and by market standards. The mentoring activity was conducted through a Focus Group Discussion (FGD) and simulasion attended by approximately 50 participants from the PKK mothers of Ngenep Village. The results of this mentoring showed that UMKM was able to understand and meet administrative requirements, obtain business legality, and increase product appeal through better packaging. This can be seen based on the observations that almost all mentoring has been successful, with a percentage increase of 90%. With halal certification and strong branding, mocaf flour products from Ngenep Village are expected to reach a wider market and improve the welfare of the local community.
PENGOLAHAN TKKS SEBAGAI UPAYA GREENOVATION MENUJU KESEJAHTERAAN BERKELANJUTAN MASYARAKAT DESA SEMUNTAI Budiman Budiman; Muhammad Reza Fahlevy; Wira Bharata; Adinda Dyah Pitaloka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.30035

Abstract

Abstrak: Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu upaya dalam mengelola limbah tandan kosong kelapa sawit (TKSS). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hardskill dan softskill masyarakat Desa Semuntai dalam mengelola limbah TKKS melalui pendekatan greenovation, yakni inovasi berbasis ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi metode seminar dan metode demonstrasi langsung pengolahan TKKS menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari perwakilan kelompok tani, pemerintah desa, bahkan perwakilan dari perusahaan. Evaluasi dilakukan melalui tiga pendekatan: evaluasi kognitif, evaluasi praktik, dan evaluasi kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman materi sebesar 80%, kemampuan praktik sebesar 75%, dan kepuasan terhadap metode seminar, demonstrasi, serta narasumber masing-masing sebesar 84%, 80%, dan 84%. Pelatihan ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat mengembangkan keterampilan teknis dan kesadaran lingkungan secara signifikan melalui pendekatan yang interaktif dan aplikatif.Abstract: This training activity is part of an effort to manage empty oil palm fruit bunch (EFB) waste. The activity aims to enhance both the hard skills and soft skills of the community in Semuntai Village in managing EFB waste through a greenovation approach, an environmentally friendly innovation based on local potential. The methods used include seminars and hands-on demonstrations on processing EFB into value-added products. The activity was attended by 32 participants, including representatives from farmer groups, village government, and local companies. The evaluation was conducted through three approaches: cognitive evaluation, practical evaluation, and qualitative evaluation. The results showed an 80% increase in material comprehension, 75% in practical skills, and satisfaction levels of 84%, 80%, and 84% for the seminar method, demonstration method, and resource persons respectively. This training demonstrated that communities can significantly develop technical skills and environmental awareness through an interactive and practical approach.
SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI DUOLINGO DALAM MENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS DI SMP Faridatul Istighfaroh; Ana Kumalasari; Tasya Pradita; Vita Nugrah Septiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29723

Abstract

Abstrak: Kemampuan Bahasa Inggris di desa kecil sangat memprihatinkan, contohnya salah satu sekolah menengah pertama (SMP) berbasis pesantren di desa Jatirogo kabupaten Tuban masih kesulitan dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris meskipun aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris sudah sangat banyak dan mudah diakses melalui handphone. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan salah satu aplikasi Bahasa Inggris yakni Duolingo dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa disana. Metode yang digunakan adalah sosialisasi di sebuah sekolah SMP berbasis pesantren yang ada di desa Jatirogo kabupaten Tuban. Jumlah yang ikut dalam sosialisasi adalah 90 orang. Hanya saja karena keterbatasan jumlah gadget (HP) yang bisa digunakan untuk praktik aplikasi Duolingo, maka peserta praktikum difokuskan pada kelas 7 saja yang berjumlah 26 orang. Adapun peserta lainnya tetap diberikan akses ke Duolingo diluar dari jadwal siswa kelas 7 sebagai tambahan pembelajaran namun tidak menjadi kelompok yang ditargetkan. Dalam sosialisasi ini dilakukan pretest saat sosialisasi dan posttetst dilakukan setelah satu minggu penggunaan aplikasi secara rutin untuk mengetahui keefektifan aplikasi Duolingo. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan Bahasa Inggris sebesar 83% dari nilai rata-rata pretest 20-40 menjadi 45-65 saat posttest. Hal ini menunjukkan penggunaan aplikasi Duolingo berdampak positif bagi siswa.Abstract: English language skills in small villages are very worrying, for example, one of junior high schools with the Islamic boarding school-based in Jatirogo village, Tuban district, is still having difficulty in improving English language skills even though there are many English learning applications available and easily accessible via mobile phone. This service aims to introduce one of the English applications, namely Duolingo, in improving the English language skills of students there. The method used was socialization at an Islamic boarding school-based junior high school in Jatirogo village, Tuban district. The number who took part in the socialization was 90 people. However, due to the limited number of gadgets (mobile phones) that can be used to practice the Duolingo application, the practicum participants focused on class 7 with 26 people. Other participants were given the opportunity to access Duolingo outside the class 7 schedule as additional learning but not as targeted group. In this program, a pre-test was carried out during socialization and a post-test was carried out after one week of regular use of the application to determine the effectiveness of the Duolingo application. The results show an increase with 83% in English language skills from an average pre-test score of 20-40 to 45-65 at post-test. This shows that using the Duolingo application has a positive impact on students.
FAKTOR MANUSIA DALAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA: PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO Ruliyanta Ruliyanta; Idris Kusuma; Sehan Ridho Ilyansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.30119

Abstract

Abstrak: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam dunia industri dan konstruksi. Faktor manusia memiliki kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan implementasi K3. Faktor manusia mencakup berbagai aspek, mulai dari keterampilan, kesadaran, sikap, hingga budaya keselamatan yang diterapkan di tempat kerja. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pekerja tentang prosedur keselamatan kerja, memperkuat budaya keselamatan di tempat kerja, serta mengurangi angka kecelakaan akibat kesalahan manusia. Metode yang digunakan adalah dengan webinar. Dalam Kegiatan ini diikuti oleh 105 peserta dari berbagaimacam kalangan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta pelatihan sebesar 12,19%. Ini diperoleh dari hasil pre-test sebesar 81,43% yang meningkat menjadi 93,62% pada saat post-test. Sementara pelaksanaan kegiatan mendapatkan feedback yang posisitf dari peserta pelatihan dengan penilaian 3,525 pada skala 4.Abstract: Occupational Safety and Health (K3) is an important aspect of the industrial and construction world. The human factor has a significant contribution to the success of K3 implementation. Human factors cover various aspects, ranging from skills, awareness, and attitudes, to safety culture applied in the workplace. The main objective of this activity is to improve workers' understanding of occupational safety procedures, strengthen safety culture in the workplace, and reduce the number of accidents due to human error. The method used is webinars. This activity was attended by 105 participants from various backgrounds. Based on the results of the activity evaluation, there was an increase in the knowledge of training participants by 12.19%. This was obtained from the pre-test results of 81.43% which increased to 93.62% at the time of the post-test. Meanwhile, the implementation of the activity received positive feedback from training participants with an assessment of 3.525 on a scale of 4.

Page 9 of 11 | Total Record : 102