cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
PEMBERDAYAAN KELUARGA BERBASIS ISLAMIC NURSING CARE DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN ANAK Suhariyati Suhariyati; Shinta Alifiana Rahmawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15426

Abstract

Abstrak: Meski merupakan pelanggaran hak asasi manusia, pernikahan anak masih terjadi di seluruh dunia. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan pernikahan anak, khususnya ibu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dengan memberikan pendidikan kesehatan berbasis islamic nursing care dalam mencegah pernikahan anak di wilayah pesisir Jawa Timur, yaitu Desa Kandangsemangkon Kecamatan Paciran. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberdayakan keluarga, sasarannya adalah 20 ibu dan 20 anak (remaja perempuan). Tahap pertama ibu mendapatkan pre-test, lalu edukasi tentang bahaya pernikahan anak dan parenting, setelah itu post-test. Tahap ke dua dilakukan pre-test pada anak lalu ibu memberikan edukasi pada anak, setelah itu dikakukan post-test. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan nilai rata-rata pre-test dan post-test pengetahuan ibu tentang bahaya pernikahan anak adalah 61,6 meningkat menjadi 71,7. Nilai rata-rata pre-test dan post-test pengetahuan ibu tentang parenting adalah 54,5 meningkat menjadi 65,0. Nilai rata-rata pre-test dan post-test pengetahuan anak tentang bahaya pernikahan anak adalah 66,75 meningkat menjadi 86,55. Pemberdayaan keluarga melalui edukasi dapat meningkatkan pengetahuan keluarga.Abstract: Although it is a violation of human rights, child marriage still occurs throughout the world. The family has a very important role in preventing child marriage, especially mothers. This service activity aims to empower families by providing health education based on Islamic nursing care in preventing child marriage in the coastal areas of East Java, namely Kandangsemangkon Village, Paciran District. Service activities are carried out by empowering families, the targets are 20 mothers and 20 children (adolescent girls). The first stage is the mother gets a pre-test, then education about the dangers of child marriage and parenting, then the post-test. In the second stage, a pre-test was carried out on the child, then the mother gave education to the child, after which a post-test was carried out. The results of community service showed that the average pre-test and post-test of mothers' knowledge about the dangers of child marriage was 61.6, increasing to 71.7. The mean value of the pre-test and post-test of mothers' knowledge about parenting was 54.5, increasing to 65.0. The average value of the pre-test and post-test of children's knowledge about the dangers of child marriage was 66.75 increasing to 86.55. Family empowerment through education can increase family knowledge.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL DAN PRODUKSI KONTEN POSITIF MELALUI WEBSITE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN REMAJA MASJID DALAM MEMANFAATKAN MEDIA TEKNOLOGI Liza Fitria; Khairul Muttaqin; Nurul Fadillah; Ahmad Ihsan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17554

Abstract

Abstrak: Perkembangan media digital kini telah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali remaja dengan jumlah tertinggi sebagai pengguna media digital. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa penggunaan media digital oleh remaja belum tentu berdampak positif. Remaja Masjid memiliki peran khusus dalam menyampaikan berita-positf, salah satunya dengan menggagas Gerakan Satu Masjid Satu Konten. Untuk membuat konten positif yang lebih menarik, maka remaja masjid membutuhkan sebuah pelatihan literasi digital yang terfokus pada pengembangan konten dalam kegiatan dakwah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan masyarakat terkait literasi digital dan konten positif di media digital. Mitra yang akan dilibatkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Remaja Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah diskusi interaktif serta pelatihan pembuatan konten berbasis website dengan sistem evaluasi menggunakan angket pengetahuan peserta sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan, serta angket respon peserta pelatihan setelah mengikuti pelatihan yang dijadikan sebagai indikator pengukuran capaian kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berdasarkan hasil angket yang disebarkan kepada peserta, persentase peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan pemanfaatan teknologi adalah 66.67% dan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan pembuatan konten-konten positif adalah 75%.Abstract: The development of digital media has now spread to all levels of society, including teenagers with the highest number of digital media users. However, this does not rule out the possibility that teenagers' use of digital media may not necessarily have a positive impact. To create more interesting positive content, mosque youth need digital literacy training that focuses on developing content for da'wah activities and educating the people. The aim of this activity is to provide public awareness, knowledge and abilities regarding digital literacy and positive content in digital media. The partners who will be involved in this service activity are the Salman Alfarisi Aceh Tamiang Mosque Youth, totaling 12 people. The method used is interactive discussion and website-based content creation training with an evaluation system using participant knowledge questionnaires before and after participating in the training, as well as training participant response questionnaires after participating in the training which are used as indicators for measuring activity achievements. The results of this service activity are based on the results of a questionnaire distributed to participants, the percentage increase in participants' knowledge after participating in technology utilization training was 66.67% and participants' knowledge after participating in positive content creation training was 75%.
PENYULUHAN PENTINGNYA KESEHATAN IBU HAMIL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING SELAMA KEHAMILAN DAN TUMBUH KEMBANG BAYI Ivanna Beru Brahmana; Lilis Suryani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17023

Abstract

Abstrak: Pemenuhan gizi pada ibu hamil (bumil) mempengaruhi kesehatan ibu yang tengah mengandung. Bumil yang sehat akan mempengaruhi tumbuh kembang janin, termasuk mencegah kejadian stunting selama kehamilan. Janin di dalam kandungan dengan tumbuh kembang yang sehat mempengaruhi tumbuh kembang bayi saat dia telah lahir nanti. Bayi perempuan yang terlahir sehat dan bugar memberikan harapan bertumbuh kembang yang sehat termasuk organ reproduksinya, salah satunya tidak akan mengalami gangguan menstruasi nantinya. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan bumil tentang pentingnya asupan gizi bagi bumil. Dengan gizi yang baik, diharapkan dapat mencegah stunting pada bumil. Metode: Pelaksanaan pengabdian berupa penyuluhan. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan postest sebelum dan sesudah pemberian materi penyuluhan. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pentingnya asupan gizi seimbang bagi bumil pada peserta. Terlihat dari kenaikan nilai postest menjadi 39% dengan nilai di atas 70 dari nilai pretes sebesar 35% yang nilainya di atas 70. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang yang terdiri dari kepala Dukuh Numpukan, PLKB, para kader Kesehatan, dan bumil. Pemberian penyuluhan menunjukkan mampu meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian. Perlunya pemahaman asupan gizi bagi bumil yang senantiasa disampaikan berulang-ulang, demi mencegah kejadian stunting di masa yang akan datang.Abstract: Fulfillment of nutrition in pregnant women (pregnant women) affects the health of pregnant women. Healthy pregnant women will affect the growth and development of the fetus, including preventing stunting during pregnancy. The fetus in the womb with healthy growth and development affects the growth and development of the baby when he is born later. Baby girls who are born healthy and fit give hope for healthy growth and development including their reproductive organs, one of which will not experience menstrual disorders later. The aim is to increase pregnant women's knowledge about the importance of nutritional intake for pregnant women. With good nutrition, it is expected to prevent stunting in pregnant women. Methods: Implementation of service in the form of counseling. Evaluation is carried out by giving a pretest and posttest before and after giving the counseling material. The results showed an increase in knowledge of the importance of balanced nutritional intake for pregnant women among the participants. This can be seen from the increase in posttest scores to 39% with scores above 70 from pretest scores of 35% with scores above 70. The number of participants who attended were 40 people consisting of the head of Dukuh Numpukan, PLKB, health cadres, and pregnant women. Providing counseling shows being able to increase the knowledge of service participants. The need for an understanding of nutritional intake for pregnant women which is always conveyed repeatedly, in order to prevent stunting in the future.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MANAJEMEN WAKTU DAN PERUBAHAN UNTUK PERSIAPAN MASUK PERGURUAN TINGGI BAGI SEMINARIS Ega Leovani; Florentinus Heru Ismadi; Anselmus Inharjanto; Catharina Clara; Yohanes Heri Pranoto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16127

Abstract

Abstrak: Kegiatan abdimas yang dilakukan pada Seminari St. Paulus Palembang ini menyasar para seminaris kelas Rethorica yang nantinya akan melanjutkan Pendidikan pada level perguruan tinggi membutuhkan persiapan diri yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para seminaris dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan pembelajaran dari tingkat SMA ke pergguruan tinggi yang memerlukan sikap yang tepat. Persiapan yang harus dilakukan meliputi persiapan untuk dapat mengatur diri agar dapat menjalani kuliah dengan baik dan menyelesaikan kuliah tepat waktu. Manajemen waktu membantu seminaris untuk mengatur diri agar dapat menggunakan waktu secara efektif dan efisien. Manajemen perubahan akan membekali seminaris untuk mengambil sikap yang tepat dalam situasi yang akan berubah dengan tuntutan yang juga berubah. Pretest dan posttest dilakukan guna mengukur pemahaman siswa seminaris mengenai materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil pengolahan data, menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan para seminaris mengenai manajemen waktu dengan peningkatan rerata sebesar 13,59% dan manajemen perubahan sebesar 1,36%.Abstract: This activities carried out at the Seminary of St. Paulus Palembang is targeting Rethorica class seminarians who will later continue their education at the tertiary level, requiring good preparation. This activity aims to assist seminarians in preparing themselves to face changes in learning from high school to university level that require the right attitude. Preparations that must be made include preparing to be able to organize yourself so that you can go through college well and finish college on time. Time management helps seminarians to organize themselves in order to use time effectively and efficiently. Change management will equip seminarians to take the right attitude in changing situations with changing demands. Pretest and posttest were conducted to measure seminary students' understanding of the material presented. Based on the results of data processing, it shows that there is an increase in seminarians' knowledge regarding time management with an average increase of 13,59% and change management of 1,36%.
PENGOPTIMALAN PENERAPAN MODUL AJAR DAN MODUL PROJEK PADA GURU SMP SEKOLAH PENGGERAK MODEL 1 Ana Setiani; Hamidah Suryani Lukman; Nur Agustiani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17398

Abstract

Abstrak: Seiring di berlakukannya kurikulum Merdeka di jenjang Dasmen pada tahun 2022 .Hasil pendampingan pada sekolah penggerak selama lima bulan terkait modul ajar dan modul projek yang rutin setiap bulan dilakukan masih banyak permasalahan, yaitu mulai dari perencanaan KOS, penyusunan modul ajar, modul projek, dan implementasi masil belum optimal. Terlihat dari lima sekolah yang didampingi masih ada tiga sekolah masih perlu pendampingan khusus. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan dalam perencanaan dan implenetasi dari kurikulum merdeka. Metode kedua pelatihan menyusun modul ajar  dan modul projek. Proses ini dilakukan secara hybrid. Offline berupa pendampingan langsung, kemudian dilanjutkan secara online melalui penyusunan mandiri di sekolah. Mitra dalam kegiatan ini yaitu  3 kepala sekolah dan 15 komite pembelajaran yang berada di kabupaten Sukabumi.  Selanjutnya kegiatan pengabdian terdiri dari observasi lapangan, koordinasi dengan mitra, pelaksanaan program, monitiring dan evaluasi, dengan harapan setiap satuan pendidikan dapat mengoptimalkan penyusunan modul ajar, modul projek, sampai implementasi. Adapun hasil evaluasi menujukan 3 sekolah dapat pengoptimalkan, terlihat dari keterampilan menyusun modul ajar dan modul projek pada awalnya 80% menjadi 91%, implementasi modul ajar dan modul projek dari awalnya 78% menjadi 95%.Abstract:  As the Merdeka curriculum is implemented at the Dasmen level in 2022, the results of the five months of mentoring at driving schools regarding teaching modules and project modules which are routinely carried out every month still have many problems, namely starting from KOS planning, preparing teaching modules, project modules, and implementation still not optimal. It can be seen that of the five schools being assisted, there are still three schools that still need special assistance. Therefore, this service activity aims to optimize the planning and implementation of the independent curriculum. The second method of training is to prepare teaching modules and project modules. This process is carried out in a hybrid manner. Offline in the form of direct assistance, then continued online through independent preparation at school. Partners in this activity are 3 school principals and 15 learning committees in Sukabumi district. Furthermore, service activities consist of field observations, coordination with partners, program implementation, monitoring and evaluation, with the hope that each educational unit can optimize the preparation of teaching modules, project modules, and implementation. The evaluation results showed that 3 schools were able to optimize, as seen from the skill in compiling teaching modules and project modules from initially 80% to 91%, implementation of teaching modules and project modules from initially 78% to 95%.    
AKSI BERGIZI REMAJA DI ERA TRANSFORMASI KESEHATAN Nanda Wahyudi; Yusni Podungge; Sri Nurlaily Z.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16632

Abstract

Abstrak : Usia remaja merupakan kelompok dengan pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang pesat karena dalam masa pubertas. Membekali remaja dengan pengetahuan yang baik tentang gizi dan kesehatan menjadi sangat penting agar remaja memiliki perilaku gizi dan kesehatan yang baik demi terwujudnya manusia yang berkualitas. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menambah pengetahuan remaja dalam meningkatkan kemandirian mengatur kecukupan gizinya di era transformasi kesehatan. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tinggi badan, pengukuran berat badan, pemeriksaan kadar HB, pemeriksaan tekanan darah, edukasi dan pemeriksaan SADARI. Sebelum penyuluhan gizi, dilakukan pre-test terkait pemahaman remaja tentang gizi seimbang. Setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan remaja dan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan 36,35%. Sasaran kegiatan pengabdian kepada asyarakat ini adalah remaja yang berdomisili di Kota Gorontalo berjumlah 115 orang.Abstract: Adolescence is a group with rapid body growth and development due to puberty. Equipping adolescents with good knowledge about nutrition and health is very important so that adolescents have good nutritional and health behaviors for the realization of quality human beings. The purpose of this community service is to increase the knowledge of adolescents in increasing independence in managing their nutritional adequacy in the era of health transformation. To achieve this goal, this community service is carried out using the method of counseling activities and health checks in the form of measuring height, measuring weight, checking HB levels, checking blood pressure, education and BSE examination. Prior to nutrition counseling, a pre-test was conducted related to adolescents' understanding of balanced nutrition. After the counseling activities, a post-test was carried out to assess the increase in adolescent knowledge and it was found that there was an increase in knowledge of 36.35%. The target of this community service activity is teenagers who live in Gorontalo City, totaling 115 people.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERBASIS PENGEMBANGAN PENELITIAN PADA SEBUAH PERUSAHAAN KONSTRUKSI Raulia Riski; Anisa Dzulkarnain; Berlian Rahmy Lidiawaty; Aditiya Taruna Septian Wibowo; Arini Pramesta Setyaningtitah; Alfina Ayu Puspitasari; Yulia Wahyu Ningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15854

Abstract

Abstrak: Promosi dan pemasaran digital merupakan suatu keharusan bagi perusahaan saat ini agar dapat bersaing dalam perkembangan teknolgi digital yang semakin marak. PT. Adam Djaya Teknik merupakan sebuah Perseroan Terbatas (PT) yang bergerak di bidang konstruksi yang belum memanfaatkan pemasaran digital meskipun sebenarnya perusahaan ini sangat membutuhkan media pemasaran digital untuk menjalin hubungan dengan klien lama maupun klien potesial mereka. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu PT. Adam Djaya Teknik membangun media promosi dan pemasaran digital melalui pembangunan company profile website dan google business. Kegiatan ini juga disertai knowledge transfer untuk mendukung PT. Adam Djaya Teknik sebagai mitra dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakuan melalui wawancara dan pemberian kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola navigasi dan struktur menu di website perusahaan sebesar 50%, diikuti oleh peningkatan kemampuan mengelola konten (38,10%), kemampuan mengelola company profile website (37,31%), kemampuan mengoptimalkan tampilan website (34%), dan kemampuan analitik website untuk memantau kinerja dan memahami perilaku pengunjung website (34%).Abstract: Digital promotion and marketing is a must for companies today to be able to compete in the increasingly widespread development of digital technology. PT. Adam Djaya Teknik is an Incorporated Company that has not utilized digital marketing even though in reality this company really needs digital marketing media to establish relationships with their existing and potential clients. This community service aims to help PT. Adam Djaya Teknik build promotional media and digital marketing through the development of a company profile website and Google business. This activity is also accompanied by knowledge transfer to support partners in utilizing these media. Evaluation was carried out through interviews and questionnaires. The evaluation results show that this activity succeeded in increasing the ability of participants to manage the navigation on the company's website (50%), followed by the ability to manage content (38.10%), the ability to manage the company profile website (37.31%), the ability to optimize website appearance (34%), and the website analytic capabilities (34%).
PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL BEKAS SEBAGAI MEDIA TANAM HIDROPONIK Wensislaus Arman Ndau; Astried Priscilla Cordanis; Paulus Every Sudirman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17502

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan penduduk yang pesat akan menyebabkan peningkatan produksi limbah, termasuk limbah plastik. Salah satu jenis limbah plastik yang banyak dihasilkan adalah botol bekas, yang seringkali menjadi sumber pencemaran lingkungan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah botol untuk dijadikan media tanam secara hidroponik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang pentingnya pemanfaatan limbah botol plastik untuk dijadikan media tanam hidroponik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan penyuluhan kepada 90 orang mahasiswa sebagai mitra. Metode evaluasi yang digunakan yaitu dengan melihat jumlah semua unit persemaian dan jumlah botol yang disiapkan sesuai sehingga tidak ada yang terbuang. Dari semua hasil persemaian menunjukan bahwa setiap unit yang disiapkan, semua unit terpakai dan terlihat tumbuh segar. Kegiatan ini juga membawa dampak yang positif bagi mahasiswa. Sebagian besar mahasiswa memahami dan menyadari tentang pentingnya pemanfaatan limbah plastik dalam rangka mengurangi pencemaran lingkungan dan juga tetap bisa produktif dalam hal membudidayakan tanaman sayuran.Abstract: Rapid population growth will lead to increased waste production, including plastic waste. One type of plastic waste that is widely produced is used bottles, which are often a source of environmental pollution. One way to overcome this is to use bottle waste to be used as hydroponic planting media. This activity aims to provide knowledge to students about the importance of utilizing plastic bottle waste to be used as hydroponic planting media. The implementation method is carried out through training and counseling to 90 students as partners. The evaluation method used is to look at the number of all seedbed units and the number of bottles prepared accordingly so that nothing is wasted. From all the seedbed results show that every unit prepared, all units are used and look fresh growing. This activity also has a positive impact on students. Most students understand and realize the importance of utilizing plastic waste in order to reduce environmental pollution and also remain productive in terms of cultivating vegetable crops. 
PEMBERDAYAAN WANITA TANI MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN SINGKONG UNTUK MENINGKATKAN POTENSI WIRAUSAHA Yulia Fiorentina; Kgs. M. Nurkholis; Emilda Emilda; Shafiera Shafiera
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17539

Abstract

Abstrak: Desa Sungai Duren merupakan salah satu desa di Sumatera Selatan yang produktif menghasilkan singkong untuk kebutuhan masyarakat lokal maupun daerah lain disekitarnya. Masyarakat desa Sungai Duren belum memiliki pemahaman dan keterampilan untuk mengolah singkong menjadi produk yang memiliki nilai jual yang tinggi. Tujuan pelatihan dan pendampingan ini diberikan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan aneka olahan singkong kepada ibu-ibu di desa Sungai Duren. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Peserta dalam kegiatan ini adalah petani singkong dari Desa Sungai Duren, Kecamatan Lembak, Sumatera Selatan dengan peserta kegiatan berjumlah 12 orang. Pelatihan produk olahan singkong dalam kegiatan ini adalah tape, bolu tape, dan keripik tape. Hasil pelaksanaan dari kegiatan ini mampu meningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu desa Sungai Duren, Kecamatan Lembak, Sumatera Selatan dalam mengolah singkong menjadi tape, bolu tape, dan keripik tape, yang diharapkan dapat menciptakan peluang usaha yang baru dengan singkong sebagai bahan utamanya. Dari hasil evaluasi yang dilakukan, pengetahuan peserta terkait aneka pengolahan singkong yang dapat menjadi peluang usaha meningkat menjadi sebesar 93,33% jika dibanding sebelum pelatihan.Abstract: Sungai Duren Village is one of the villages in South Sumatra which is productive in producing cassava for the needs of the local community and other areas around it. The people of Sungai Duren village do not yet have the understanding and skills to process cassava into products that have high selling value. The aim of this training is to increase knowledge and skills in processing various cassava preparations to mothers in Sungai Duren village. The method of implementing this activity is training and mentoring. Participants in this activity are cassava farmers from Sungai Duren Village, Lembak District, South Sumatra with 12 participants. Training on processed cassava products in this activity are tape, sponge tape and tape chips. The results of the implementation of this activity were able to increase the knowledge and skills of women in Sungai Duren village, Lesmbak District, South Sumatra in processing cassava into tape, sponge tape and tape chips, it is hoped that it will create new business opportunities with cassava as the main ingredient. From the results of the evoluation carried out, participants’ knowledge regarding various types of cassava processing which could become business opportunities increased by 93,33% compared to before the training.
OPTIMALISASI PERAN GENERASI MILENIAL DI KAMPUNG BAHARI MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH IKAN MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN Herry Novrianda; Veny Puspita; Sintia Safrianti; Iksan Hasibuan; Aan Sahar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16586

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan prioritas yang terjadi di Kampung Bahari Kota Bengkulu dengan mengoptimalkan peran generasi milenial dengan membentuk unit usaha Kelompok Nelayan Bina Bersatu Bengkulu dengan memberikan kemampuan memproduksi limbah ikan menjadi pupuk organik cair (POC) dan memberikan pemahaman manajemen pemasaran melalui digital marketing sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Bengkulu. Kegiatan ini di Kampung Bahari Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu dilaksanakan dengan tahapan pengidentifikasian masalah, pelatihan yang terdiri dari metode ceramah dan diskusi serta pendampingan kepada kelompok nelayan dan monotoring evaluasi. Peserta Kegiatan ini merupakan Generasi Milenial dari Kelompok Nelayan Bina Bersatu Mandiri yang berjumlah 40 orang. Hasil kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan mitra terkait pengolahan limbah ikan menjadi POC. Dari hasil kuesioner yang dibagiakan kepada peserta, sebelum mengikuti pelatihan 97,5% tidak mengetahui mengenai pengolahan limbah ikan, setelah mengikuti pelatihan menjadi 100% mengetahui mengenai pengolahan limbah ikan. Hasil kegiatan kedua adalah terbentuknya unit usaha Kelompok Nelayan Bina Bersatu Bengkulu yang akan memproduksi Pupuk Organik Cair (POC) dan mampu di pasarkan dengan memaksimalkan manajemen pemasaran melalui digital marketing.Abstract: This Community Service activity aims to solve priority problems that occur in Kampung Bahari, Bengkulu City by optimizing the role of the millennial generation by forming the Bengkulu Prosperous Fishermen Group business unit by providing the ability to produce fish waste into liquid organic fertilizer (POC) and provide an understanding of marketing management through digital marketing as an effort to reduce poverty in Bengkulu City. This activity in Kampung Bahari, Sumber Jaya Village, Bengkulu City, was carried out with the stages of problem identification, training consisting of lecture and discussion methods as well as mentoring to fishermen groups and evaluation monitoring. Participants in this activity came from the Millennial Generation from the Mandiri Prosperous Fishermen group, which totaled 40 people. The result of this activity is the formation of a Bengkulu Prosperous Fishermen group business unit which will produce Liquid Organic Fertilizer (POC) and be able to market it by maximizing marketing management through digital marketing.