cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
FLY HIGH WITH SETMA : PELATIHAN PENGGUNAAN UAV DALAM MEWUJUDKAN MAHASISWA YANG BERKOMPETENSI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Amati Eltriman Hulu; Yudya Kurnia Sari; Nopriamal Gisdaronli Amrin; Zaenab Bidala; Muliyadi Lemba; Amir Lareke; Muhammad Adam Suni; Naharuddin Naharuddin; Rhamdhani Fitrah Baharuddin; Rizky Purnama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16209

Abstract

Abstrak: Era Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan adopsi teknologi digital yang semakin luas, termasuk dalam bidang pemetaan dan survei. Dalam era ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk penggunaan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau drone sebagai alat pemetaan yang efektif. Untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tuntutan era Revolusi Industri 4.0. Mahasiswa harus memiliki pemahaman tentang teknologi UAV, pengoperasian, pemrosesan data, dan aplikasi pemetaan yang relevan. Tujuan dari pelaksanaan program ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa program studi kehutanan dalam menggunakan dan mengolah data hasil foto udara serta memberikan mahasiswa landasan yang kuat dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ada di dunia kerja, pelaksanaan kegiatan ini dilaksankan dengan metode ceramah dan praktek secara langsung yang dilaksanakan selama dua hari bertempat di Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako yang diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Fakultas lain Universitas Tadulako. Selama pelatihan, peserta terlibat dalam sesi pelatihan dalam ruangan dan luar ruangan yang melibatkan pengoperasian UAV, pengumpulan data, dan pemrosesan data menggunakan perangkat lunak pemetaan. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dengan baik serta mahasiswa memperoleh pengetahuan dan ketrampilan baru ditandai dengan hasil perbandingan pre-test dan post-test yang menunjukan hasil yang sangat signifikan dengan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 72,33 sedangkan rata-rata nilai post-test sebesar 92,33.Abstract: The era of the Industrial Revolution 4.0 was marked by the wider adoption of digital technology, including in the fields of mapping and surveying. In this era, students are required to have skills relevant to technological developments, including the use of UAV (Unmanned Aerial Vehicle) or drones as an effective mapping tool. To prepare students with relevant skills to face the demands of the Industrial Revolution 4.0 era. Students must have an understanding of relevant UAV technology, operation, data processing, and mapping applications. The purpose of implementing this program is to increase the competence of forestry study program students in using and processing aerial photo data and to provide students with a strong foundation and prepare them to face the challenges and opportunities that exist in the world of work, the implementation of this activity was carried out using the lecture method and direct practice which was carried out for two days at the Faculty of Forestry, Tadulako University which was attended by students from the Faculty of Forestry and other Faculties of Tadulako University. During the training participants engage in indoor and outdoor training sessions involving UAV operation, data collection and data processing using mapping software. The implementation of this activity went well and students acquired new knowledge and skills as indicated by the results of the pre-test and post-test comparison which showed very significant results with an average pre-test score of 72.33 while the average post-test score test of 92.33.
PELATIHAN DIVERSIFIKASI SUVENIR KHAS YOGYAKARTA Diana Ross Arief; Galuh Puspita Sari; Andri Saputra; Sri Litawati; Ratri Retno Utami
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16679

Abstract

Abstrak: Permasalahan mendasar yang masih dihadapi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) kulit di Yogyakarta adalah daya saing di pasar global serta tuntutan dan persyaratannya untuk dapat memenuhi selera konsumen. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pendampingan teknik dalam bentuk pelatihan yang menghadirkan diversitas yang kaya inovasi dengan kualitas produk kulit yang lebih baik. Studi ini bertujuan untuk membina industri kulit di Yogyakarta untuk menghasilkan produk yang memiliki diversifikasi sehingga dapat menghadapi persaingan di pasar global. Pelatihan dalam bentuk workshop dilaksanakan selama tiga hari atas kerjasama Inkubator Bisnis Industri (IBI) dan Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik ATK Yogyakarta bersama Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Pemerintah Kota Yogyakarta dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain VISI Indonesia. Melalui pelatihan, para peserta yang terdiri dari IKM perkulitan di Yogyakarta berjumlah 19 orang, mampu menghasilkan tas tangan dan tas selempang (sling bag) dengan berbagai kombinasi seperti anyaman bambu, sulaman kristik dan aksesoris perak. Berdasarkan hasil evaluasi dalam bentuk wawancara dan kuesioner, rata-rata nilai kepuasan peserta terkait kesesuaian dengan deskripsi pelatihan yang diharapkan dilihat dari cara penyampaian, kesesuaian materi, dan koordinasi panitia selama pelaksanaan adalah 90%.Abstract: The main problem faced by the Leather Small and Medium Enterprises (SMEs) in Yogyakarta is competitiveness in the global market as well as demands and requirements to be able to meet consumer needs. One way to overcome this problem is to provide technical assistance in the form of workshops that present a diversity of innovations with better quality leather products. This study aims to foster the leather industry in Yogyakarta to produce diversified products so that they can face competition in the global market. The training was carried out for three days in collaboration with the Industrial Business Incubator (IBI) and the Research and Community Service Unit of Politeknik ATK Yogyakarta with the Small and Medium Enterprise Cooperative Industry Office, Yogyakarta City Government. Through the workshop, the participants were able to produce leather clutches with various combinations such as bamboo woven, cross stitch embroidery and silver accessories. Based on the results of the evaluation, the average participant satisfaction score related to suitability with the expected training description seen from the delivery method, material suitability, and committee coordination during implementation was 90%.
DETEKSI DINI GANGGUAN HAID DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Alfaina Wahyuni; Yasmina Rizqie Ichsanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15908

Abstract

Abstrak: Pubertas merupakan masa pertumbuhan dan perubahan dalam kehidupan seseorang, baik fisik maupun mental. Menstruasi merupakan peristiwa yang wajar dan alami, meskipun banyak wanita yang mengalami masalah menstruasi, salah satunya adalah dismenore. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan remaja putri di SMA Negeri 1 Yogyakarta memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah kenaikan berat badan, gangguan menstruasi, dan fakta dan mitos seputar gangguan menstruasi. Dengan terlaksananya kegiatan penyuluhan gangguan menstruasi, dan fakta dan mitos seputar gangguan menstruasi untuk membentuk generasi sadar kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan penyuluhan secara langsung terkait gangguan haid dan seputar kesehatan reproduksi dilanjutkan dengan diskusi. Kegiatan ini telah dilaksanakan secara luring di aula SMA Negeri 1 Yogyakarta dengan 99 peserta didik yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas X dan XI. Kegiatan tersebut didahului dengan pengisian pre-test dan post-test pada akhir kegiatan. Kuesioner yang digunakan sebanyak 15 pertanyaan. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 9,7%. Diharapkan peningkatan pengetahuan ini bisa meningkatkan kesadaran dan kepedulian para siswa terhadap kesehatan reproduksi.Abstract: Physical and mental growth and change characterize the period of puberty. Menstruation is a normal and natural occurrence, but many women experience menstrual difficulties, including dysmenorrhea. It is anticipated that young women at SMA Negeri 1 Yogyakarta will acquire increased knowledge and skills in preventing weight gain, menstrual disorders, and menstrual disorder myths and facts through this community service program. By conducting counseling activities on menstrual disorders and dispelling menstrual disorder misconceptions, a generation of reproductive health awareness can be created. In community service activities, direct counseling regarding menstrual disorders and reproductive health is provided, followed by discussion. This activity was conducted offline in the hall of SMA Negeri 1 Yogyakarta with 99 pupils representing classes ten and eleven. This activity was preceded and followed by a pretest and posttest, respectively. There were thirty questions on the questionnaire. The analysis of the pre- and post-test results revealed a 9.7% increase in knowledge. It is anticipated that an increase in students' reproductive health awareness and concern will result from this education.
PENERAPAN METODE BEST PRACTICE VISUAL, AUDITORI, DAN KINESTETIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA AKAN STRUKTUR ANATOMY-PHYSIOLOGY SEBAGAI BASIC LABORATORY SKILLS Korbinianus Feribertus Rinca; Puspita Cahya Achmadi; Roselin Gultom; Maria Tarsisia Luju; Yohana Maria Febrizki Bollyn; Maria Apriliana Ade Karlina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17327

Abstract

Abstrak: Masalah yang dialami oleh mahasiswa peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng adalah pemahaman yang masih rendah tetang struktur anatomy-physiology sebagai basic laboratory skills. Tujuan dilakukan kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa struktur anatomi dan fisiologi sebagai basic laboratory skills. Metode yang diagunakan dalam PkM ini adalah metode best practice VAK (Visual, Auditori, dan Kinestetik). Kelompok sasaran yang digunakan dalam kegietan PkM ini adalah mahasiswa peternakan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng yang berjumlah 60 orang. Hasil kegiatan PkM ini melaporkan bahwa pemahaman mahasiswa tentang struktur anatomy-physiology sebagai basic laboratory skills mengalami peningkatan dari 40% sebelum menerapkan metode best practice VAK menjadi 86,67% setelah menerapkan metode best practice VAK. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode best practice VAK (Visual, Auditori, dan Kinestetik) mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang struktur anatomy-physiology sebagai basic laboratory skills.Abstract: The problem experienced by students under the care of the Indonesian Catholic University of Santu Paulus Ruteng is the low understanding of the anatomical-physiological structure as a basic laboratory skill. The purpose of this community sevice activity is to increase students' knowledge of the structure of anatomy and physiology as a basis for laboratory skills. The method used in this community service is the VAK best practice method (Visual, Auditory, and Kinesthetic). The target group used in this communty sevice activity were 60 students at the Indonesian Catholic University Santu Paulus Ruteng orphanage. The results of this community sevice activity reported that students' understanding of anatomical-physiological structures as basic laboratory skills had increased from 40% before applying the VAK best practice method to 86.67% after applying the VAK best practice method. Based on the results of this study it can be concluded that the application of VAK best practice methods (Visual, Auditory, and Kinesthetic) is able to increase students' understanding of anatomical-physiological structures as basic laboratory skills.
PELATIHAN PRAKTEK PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN KERJA BAGI PEKERJA ROSOK Suparmi Suparmi; Siti Thomas Zulaikhah; Suyani Yuliyanti; Ratnawati Ratnawati; Dian Apriliana Rahmawatie
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15238

Abstract

Abstrak: Para pekerja rosok seringkali tidak memperhatikan kesehatannya sendiri karena rendahnya praktek personal hygiene atau sanitasi lingkungan kerja dalam pemilihan sampah. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan personal hygiene dan sanitasi lingkungan kerja bagi tukang rosok di Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk Semarang. Metode PkM meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, pelatihan dan praktek, serta pendampingan bagi 39 pekerja rosok. Para pekerja rosok memiliki tingkat pengetahuan tentang personal hygiene yang rendah sehingga berdampak pada rendahnya sikap dan perilaku dalam menjaga kesehatan diri maupun lingkungan. Penyakit yang banyak dikeluhkan oleh para pekerja rosok diantaranya asam lambung, asam urat, batuk, darah tinggi, flu, gatal-gatal, diabetes, dan migrain. Pelatihan dan pemberian alat pelindung diri dapat meningkatkan praktek personal hygiene dan sanitasi lingkungan kerja rosok yang baik masing-masing sebesar 10%, serta penggunaan APD sebesar 100%, sehingga dapat terjaga status kesehatannya. Diperlukan kerjasama lintas sektor baik dari instusi pemerintah, dan berbagai stakeholder sehingga para pekerja rosok merasa diperhatikan dan mendapat kesejahteraan maupun tingkat kesehatan yang memadahi.Abstract: Due to poor personal hygiene or the sanitization of the work environment in garbage selection, garbage scavengers frequently need to pay more attention to their health. Community service (PkM) aims to improve people's hygiene and sanitation in their working environment in Kelurahan Sembungharjo, Genuk, Semarang. The PkM method includes counselling, health examination, training, practice, and assistance for 39 garbage scavengers. The results show that knowledge about personal hygiene influences garbage scavengers' attitudes and behaviours towards their health and the environment was low. Garbage scavengers frequently complain of gastric acid, uric acid, cough, high blood pressure, influenza, itching, diabetes, and migraines. It is anticipated that training and the provision of self-protection apparatus improved personal hygiene and work hygiene practices by 10%, respectively, and personal protective equipment by 100%, thereby improving their health status. There is a need for cross-sector cooperation from government institutions and various stakeholders for fraudulent employees to experience a sense of well-being and health.
INTERVENSI PROGRAM KREASIKAN LAUK SEHAT YUK DALAM UPAYA PENURUNAN ANGKA STUNTING PADA BALITA Vianesa Aurum Antayamulya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15544

Abstract

Abstrak: Stunting adalah bentuk gangguan pertumbuhan linear yang terjadi terutama pada anak-anak. Stunting merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Identifikasi masalah yang dilakukan yaitu diperlukan program kerja pemberian edukasi mengenai nutrisi makanan dan praktik pembuatan lauk sehat. Tujuan dari adanya program ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas ibu balita usia 12 – 24 bulan dalam mengolah camilan atau lauk sehat untuk balita. Kegiatan ini melibatkan mitra sebanyak 8 orang yaitu Kepala Desa Murukan, staf pemerintah Desa Murukan, bidan desa, kader posyandu. Mitra sasaran dalam program ini yaitu ibu yang mempunyai balita usia 12 - 24 bulan sebanyak 30 orang di RW 3 Desa Murukan. Metode yang digunakan adalah pemberian informasi dan edukasi mengenai nutrisi pada makanan serta praktik pembuatan lauk sehat dan lomba kreasi nasi bento. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest serta tanya jawab, monitoring dilakukan dengan koordinasi bersama kader posyandu. Hasil yang dicapai terdapat peningkatan dari 20% menjadi 40% ibu yang menjawab posttest dengan benar.Abstract: Stunting is a form of linear growth disorder that occurs mainly in children. Stunting is an indicator of chronic nutritional status which describes stunted growth due to long-term malnutrition. Identification of the problem that is carried out is that a work program is needed to provide education regarding food nutrition and the practice of making healthy side dishes. The purpose of this program is to increase the knowledge and creativity of mothers of toddlers aged 12-24 months in preparing healthy snacks or side dishes for toddlers. This activity involved 8 partners, namely the Murukan Village Head, Murukan Village government staff, village midwives, Posyandu cadres. The target partners in this program are mothers who have toddlers aged 12-24 months as many as 30 people in RW 3 Murukan Village. The method used is the provision of information and education regarding nutrition in food as well as the practice of making healthy side dishes and bento rice creation contests. Evaluation is carried out by pre-test and post-test as well as question and answer, monitoring is carried out by coordinating with posyandu cadres. The results achieved were an increase from 20% to 40% of mothers who answered the posttest correctly.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN APLIKASI NEARPOD DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI DIGITAL BAGI GURU SMP Siti Ansoriyah; Sam Muchtar Chaniago; Hestiyani Parai; Ines Nur Irawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16942

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pendampingan terhadap para guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada perubahan mode pembelajaran dengan multi-interaktif. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini dapat menumbuhkan kemampuan budaya literasi terhadap teknologi saat ini seperti aplikasi Neorpod yang dapat diimplementasikan di sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan secara tatap muka dengan memberikan pemaparan mengenai cara mendesain pembelajaran daring yang menarik dengan menggunakan teknologi berbasis internet dengan mengkombinasikan antara pembelajaran sinkronus dengan pembelajaran asinkronus. Pelatihan ini dilaksanakan kepada mitra guru-guru tingkat SMP sejumlah 25 orang. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan quisioner atau angket mendapatkan hasil tingkat kepuasan peserta yang sebesar 100%, tingkat manfaat keberadaan aplikasi Nearpod yaitu sebesar 100% dan untuk tingkat penguasaan penggunaan website sebesar 94,1%. Secara umum dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini memberikan pengenalan dan pemahaman mengenai desain pembelajaran daring dengan teknologi sederhana dan meningkatkan kemampuan pedagogik peserta mengenai desain PJJ.Abstract: The community service activities (PKM) carried out aim to provide assistance to Junior High School (SMP) teachers on changing the learning mode with multi-interactive. Thus, this training activity can foster the ability of literacy culture towards current technology such as the Neorpod application that can be implemented in schools. Activities carried out in the form of face-to-face training by providing exposure on how to design interesting online learning using internet-based technology by combining synchronous learning with asynchronous learning. This training was conducted for 25 junior high school teachers. Based on the evaluation results using questionnaires or questionnaires, the level of satisfaction of the participants was 100%, the level of benefit of the Nearpod application was 100% and the level of mastery of using the website was 94.1%. In general, it can be concluded that this PKM activity provides an introduction and understanding of online learning design with simple technology and improves participants' pedagogical abilities regarding PJJ design.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PERTANIAN ORGANIK KEPADA PETANI PADI SAWAH Astried Priscilla Cordanis; Maryance Vivi Murnia Bana; Fabianus Gangkur; Leonardus Deni Kantus; Noldianus Wagung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16167

Abstract

Abstrak: Risiko serangan hama dan penyakit yang cukup tinggi pada usahatani padi sawah, terutama pada musim hujan, mengharuskan petani untuk mengorbankan biaya input yang lebih tinggi dalam mencegah dan memitigasi risiko yang mungkin terjadi. Semakin tingginya biaya yang dikorbandan berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima petani. oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memperkenalkan sistem pertanian organik sebagai salah satu alternatif meningkatkan produksi, dan menurunkan biaya produksi dalam mencapai peningkatan pendapatan. Adapun metode pelaksanaan yang dilakukan yakni dengan metode penyuluhan yang dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini yaitu 30 orang petani padi sawah dan 20 anak muda yang berada di Desa Satar Luju, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, NTT. Pada tahap evaluasi diperoleh adanya peningkatan pengetahuan petani terkait dengan sistem pertanian organik melalui hasil perhitungan pre test dan post tes. Adapun peningkatan pengetahuan yang diperoleh sebesar 26%, dengan perolehan nilai > 60.Abstract: Lowland rice production has a comparatively greater risk of an pest and disease attacks, especially during the wet season, consequently farmers have to pay higher input prices in order to prevent and mitigate potential dangers. The quantity of money received by farmers is affected by how much is sacrificed. In order to enhance productivity and decrease production costs in order to increase income, the goal of this community service project is to promote organic farming techniques as a substitute. The three stages of the extention method, which is utilized for implementation, are preparation, implementation, and evaluation. In Satar Luju Village, West Satar Mese District, Manggarai Regency, NTT, 20 young people and 30 rice paddy farmers participated in this community service project as partners.. Through the analysis of pre-test and post-test findings, it was discovered during the evaluation stage that farmers' knowledge of the organic farming system had increased. With an acquisition value of over 60, the increase in knowledge is 26%.
PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS RUMAH IBADAH PADA DISTRIK SALAWATI KABUPATEN SORONG Munzir Munzir; Yoga Andriyan; Felda Ramadani; Rosa Jumiati Syafruddin; Elia Fakdawer; Ristan Jonmer Tumana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17139

Abstract

Abstrak: Stakeholder dan masyarakat memerlukan informasi mengenai suatu entitas atau organisasi publik untuk mengetahui bagaimana pengelola melaksanakan tugasnya menuju tujuan organisasi. Aspek Keterlibatan pada unsur keagamaan menimbulkan pertanyaan kesesuaian akuntansi dengan ajaran agama dan aturannya. Salah satu yang menyebabkan kurangnya kesadaran akan pentingnya akuntansi dalam pengelolaan keuangan tempat ibadah adalah adanya anggapan bahwa akuntansi merupakan produk ilmu pengetahuan manusia yang tidak ada dalam cakupan ajaran agama. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan hard skill atau pengetahuan mitra mengenai penyusunan laporan keuangan dengan standar ISAK 35. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong merupakan mitra dalam pengabdian, jumlah peserta yang terlibat yakni 5 orang perwakilan rumah ibadah yang berada di Distrik Salawati Kabupaten Sorong. Metode pengabdian yaitu pelaksanaan pre-test, pemaparan secara teoritis, praktek langsung (metode role play) dan pelaksanaan post-test. Adapun hasil pengabdian yakni adanya peningkatan pengetahuan mitra dan masyarakat mitra dengan persentase sebelum pelatihan sebesar 44,67% menjadi 85,33% setelah dilaksanakannya pelatihan atau pendampingan.Abstract: Stakeholders and the public need information about an entity or public organization to find out how managers carry out their duties towards organizational goals. The aspect of involvement in religious elements raises questions about the suitability of accounting with religious teachings and rules. One of the causes of the lack of awareness of the importance of accounting in the financial management of places of worship is the assumption that accounting is a product of human knowledge that is not within the scope of religious teachings. The purpose of the service is to increase the partner's hard skills or knowledge regarding the preparation of financial reports with the ISAK standard 35. The Sorong Regency Religious Harmony Forum (FKUB) is a partner in the service, the number of participants involved is 5 representatives of houses of worship in the Salawati District, Sorong Regency. The service method is carrying out a pre-test, theoretical presentation, direct practice (role play method) and carrying out a post-test. As for the results of the service, namely an increase in the knowledge of partners and partner communities with a pre-training percentage of 44.67% to 85.33% after training or mentoring.
PELATIHAN MICROSOFT EXCEL BERBASIS METODE NUMERIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA Viviana Murni; Patrisius Valdoni Sandi; Kasmir Gon; Vitalianus Aldo Marianto; Ardianus Bagur; Aurel Jekson Kunang
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16431

Abstract

Abstrak: Penerapan matematika terjadi di setiap bidang, termasuk dalam bidang teknik sipil. Persoalan matematika yang rumit diselesaikan dengan menggunakan metode numerik. Namun, proses penyelesaian menggunakan metode numerik cukup menyita waktu sehingga membutuhkan microsoft excel. Dengan demikian, tim PKM melaksanakan pelatihan microsoft excel berbasis metode numerik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. Kegiatan ini melibatkan 26 mahasiswa program studi teknik sipil Unika Santu Paulus Ruteng. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan melalui tahapan-tahapan, yaitu presentasi materi, diskusi, dan pemberian tugas. Sebagai bentuk monitoring dan evaluasi, kegiatan ini memberikan pre-test dan post-test dengan menggunakan soal uraia sebanyak 5 (lima) nomor untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis. Kegiatan ini juga melakukan penyebaran angket melalui 15 (lima belas) pernyataan untuk mengetahui kualitas pelaksanaan pelatihan. Kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pre-test mahasiswa yaitu kategori sangat kurang (37,12) dan hasil post-test mendapat kategori baik (83,27). Kualitas pelaksanaan kegiatan juga sangat baik karena memiliki rata-rata 4,764.Abstract: The application of mathematics occurs in every field, including in civil engineering. Complex math problems are solved using numerical methods. However, the completion process using the numerical method is quite time-consuming, so it requires Microsoft Excel. Thus, the PKM team carried out Microsoft Excel training based on numerical methods to improve students' mathematical problem solving skills. This activity involved 26 students of the civil engineering study program at the Catholic University of Santu Paulus Ruteng. Activities are carried out based on student needs and through stages, namely presentation of material, discussion, and giving assignments. As a form of monitoring and evaluation, this activity provides pre-tests and post-tests using 5 (five) numbered descriptive questions to measure mathematical problem-solving abilities. This activity also distributed a questionnaire through 15 (fifteen) statements to determine the quality of the training implementation. Based on the test results and filling out the questionnaire, it was concluded that this activity can help improve students' mathematical problem solving abilities. This can be seen from the results of the student pre-test, which is in the very poor category (37.12) and the post-test results get in the good category (83.27). The quality of activity implementation is also very good because it has an average of 4,764.