cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,203 Documents
PENINGKATAN KESEIMBANGAN GIZI DALAM PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PRODUK MODIFIKASI PANGAN FUNGSIONAL Mochamad Fathurohman; Ana Setiani; Intan Sasila; Irma Dwi Setiawan; Nisa Nurjannah; Nurlita Nurlita; Raden Annisa Maharani Putri; Anindita Trikusuma Pratita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15979

Abstract

Abstrak: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan informasi megenai gizi seimbang dalam upaya mencegah stunting pada balita dengan pengenalan produk modifikasi pangan fungsioal yaitu olahan tempe menjadi nugget yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil agar memahami stunting. Penyuluhan dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi angka terjadinya stunting. Metode kegiatan dalam bentuk sosialisasi dengan cara diskusi dan pembagian produk. Sasaran kepada masyarakat terutama ibu rumah tangga dan ibu hamil dengan jumlah yang hadir sekitar 32 orang. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan evaluasi dalam bentuk kuisioner serta tanya jawab terkait materi yang disampaikan. Hasil yang telah dicapai bahwa peserta dapat meningkatkan pengetahuan terkait gizi seimbang dan contoh produk pangan fungsional dengan presentase rata-rata 80%, serta diharapkan dapat membuat atau mengembangkan inovasi produk lainnya.Abstract: The purpose of this community service is to provide information about balanced nutrition in an effort to prevent stunting in toddlers by introducing functional food modification products, namely processed tempeh into nuggets which have a fairly high protein content and increasing public awareness, especially pregnant women, to understand stunting. Counseling is considered to be one way to reduce the incidence of stunting. The activity method is in the form of socialization by way of discussion and distribution of products. The target was the community, especially housewives and pregnant women, with around 32 people present. To find out the participants' understanding, an evaluation was carried out in the form of a questionnaire and questions and answers related to the material presented. The results that have been achieved are that participants can increase knowledge related to balanced nutrition and examples of functional food products with an average percentage of 80%, and are expected to be able to create or develop other product innovations.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL BERBASIS MEDIA TEKNOLOGI PADA KURIKULUM MERDEKA Sunismi Sunismi; Sri Wahyuni; Ari Ambarwati; Alfan Zuhairi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17482

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dihadapi mitra PKM 2023, yaitu kurang mampu dalam mengembangkan perangkat pembelajaran TaRL berbasis media IT kurikulum merdeka. Tujuan PKM 2023 ini adalah mitra memiliki kemampuan yang baik dalam mengembangkan perangkat pembelajaran TaRL berbasis media IT kurikulum merdeka, meliputi modul ajar TaRL, bahan ajar, LKPD, asesmen, media pembelajaran IT. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian bentuk siklus yang setiap siklusnya terdiri dari tiga langkah meliputi pelatihan, penerapan dan pendampingan. Sampai permasalahan mitra meningkat dengan baik. Sistem evaluasi dilakukan dengan cara memberikan angket pretest sebelum pelatihan dan angket postest setelah pendampingan. Berdasarkan hasil PKM yang dilakukan pada siklus pertama sudah ada peningkatan kemampuan mitra dengan baik dan produk yang dihasilkan berupa modul ajar TaRL juga berkualitas baik. Sedangkan produk yang lain berupa kelengkapan modul ajar TaRL, yaitu bahan ajar, LKPD, asesmen, dan media pembelajaran dapat dikembangkan dengan kualitas baik, setelah dilakukan kegiatan pendampingan pada siklus kedua. Hasil peningkatan sebesar 23.45%, yaitu dari kategori cukup 64.75% menjadi baik 88.2%. Hal ini terbukti bahwa sebanyak 29 mitra dari 32 mitra semua telah berhasil mengambangkan produk perangkat pembelajaran TaRL dengan media pembelajaran IT yang diharapkan dengan baik.Abstract: The problem faced by PKM 2023 partners is their lack of ability to develop independent curriculum IT media-based TaRL learning tools. The aim of PKM 2023 is that partners have good capabilities in developing independent curriculum IT media-based TaRL learning tools, including TaRL teaching modules, teaching materials, LKPD, assessments, IT learning media. Meanwhile, the method used in community service activities is in the form of a cycle, each cycle consisting of three steps, including training, implementation and mentoring. Until partner problems improve well. The evaluation system is carried out by providing a pretest questionnaire before training and a posttest questionnaire after mentoring. Based on the results of the PKM carried out in the first cycle, there has been a good increase in partner capabilities and the products produced in the form of TaRL teaching modules are also of good quality. Meanwhile, other products in the form of complete TaRL teaching modules, namely teaching materials, LKPD, assessments and learning media can be developed with good quality, after mentoring activities are carried out in the second cycle. The results increased by 23.45%, namely from the fair category 64.75% to good 88.2%. This has been proven that as many as 29 partners out of 32 partners have succeeded in developing TaRL learning device products with the expected good IT learning media.
IMPLEMENTASI APLIKASI GO-YOGA UNTUK PENCEGAHAN GAWAT JANIN Siti Choirul Dwi Astuti; Hafni Van Gobel; Febri Dwi Yanti; Rizky Sribaya Suhedi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16667

Abstract

Abstrak: Rendahnya partispasi ibu hamil dalam kelas antenatal menjadi penyebab kematian bayi sehingga perlu pendekatan personal. Tahun 2021 masih terjadi 3 kematian bayi baru lahir di Desa Tanggilingo sehingga diperlukan upaya pencegahan dengan melakukan yoga secara rutin. Penggunaan aplikasi go-yoga selama kehamilan dapat mencegah gawat janin sehingga tidak terjadi kematian bayi baru lahir. Tujuan kegiatan ini untuk mencegah gawat janin melalui penggunaan aplikasi go-yoga pada ibu hamil yang tidak aktif dalam kelas antenatal. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan dan pemberian buku untuk meningkatkan pengetahuan tentang gawat janin dan implemmentasi aplikasi go-yoga pada ibu hamil trimester III, pendampingan yoga secara personal selama 3 bulan, pemeriksaan tanda-tanda vital dan detak jantung janin sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi go-yoga. Hasilnya 30 ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan tentang gawat janin dari 70% berpengetahuan cukup menjadi 100% berpengetahuan baik. Monitoring dilakukan 3 kali seminggu selama 3 bulan. Luaran kegiatan selama monitoring tidak terjadi kematian bayi baru lahir yang disebabkan oleh gawat janin.Abstract: The low participation of pregnant women in antenatal classes is the cause of infant mortality so a personal approach is needed. In 2021, there are still 3 newborn deaths in Tanggilingo Village, so prevention efforts are needed by doing yoga regularly. The use of the go-yoga application during pregnancy can prevent fetal distress so that newborn death does not occur. The purpose of this activity is to prevent fetal distress through the use of the go-yoga application for pregnant women who are not active in antenatal classes. The implementation method is through counseling and giving books to increase knowledge about fetal distress and implementation of the go-yoga application in third trimester pregnant women, personal yoga assistance for 3 months, examination of vital signs and fetal heart rate before and after using the go-yoga application. As a result, 30 pregnant women experienced an increase in knowledge about fetal distress from 70% sufficient knowledge to 100% good knowledge. Monitoring is carried out 3 times a week for 3 months. The output of activities during monitoring did not occur newborn deaths caused by fetal distress.
PELATIHAN PEMBUATAN IKLAN DIGITAL DENGAN APLIKASI CANVA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN WIRAUSAHA PEMULA MILENIAL Dian Eka Amrina; Ikbal Barlian; Siti Fatimah; Dwi Hasmidyani; Edutivia Mardetini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15806

Abstract

Abstrak: Belum optimalnya strategi pemasaran produk, khususnya pemanfaatan aplikasi untuk membuat iklan digital yang bisa mendukung promosi produk wirausaha pemula milenial, mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tujuan kegiatan ini memberikan pengetahuan pembuatan iklan digital dengan aplikasi canva untuk mempromosikan produk wirausaha pemula milenial. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari 11 orang wirausaha pemula milenial yang tersebar di beberapa daerah di Provinsi Sumatera Selatan dan memiliki berbagai usaha yang telah berjalan paling lama 5 tahun. Pendampingan pembuatan iklan digital ini dilakukan dengan pelatihan. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan memberikan khalayak sasaran pengetahuan mengenai konsep-konsep dasar pembuatan iklan digital yang kemudian di evaluasi dengan tes. Dari hasil evaluasi yang dilakukan diketahui peningkatan pengetahuan khalayak sasaran terkategori sedang dengan rata-rata peningkatan sebesar 0,67. Sehingga dapat disimpulkan kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan wirausaha milenial dalam pembuatan iklan digital dengan Aplikasi canva.Abstract: The not-yet-optimal product marketing strategy, especially the use of applications to create digital advertisements that can support the promotion of millennial startup entrepreneurial products, has encouraged this community service activity. This activity aims to provide knowledge of creating digital advertisements with the Canva application to promote millennial startup entrepreneurial products. The target audience in this service activity consists of 11 millennial startup entrepreneurs who are spread across several areas in South Sumatra Province and have various businesses that have been running for a maximum of 5 years. Assistance in making digital advertisements is carried out with training. Training activities are carried out by giving the target audience knowledge about the basic concepts of making digital advertisements which are then evaluated by tests. From the results of the evaluation carried out, it is known that the increase in knowledge of the target audience is in the moderate category with an average increase of 0.67. So it can be concluded that this service activity can increase millennial entrepreneurial knowledge in making digital advertisements with the Canva application.
PERBAIKAN KEMASAN DAN PEMASARAN SOUN YANG BERPOTENSI SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DI KLATEN, JAWA TENGAH Nani Ratnaningsih; Mujiyono Mujiyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16634

Abstract

Abstrak: Desa Manjung merupakan sentra produksi soun pati aren di Jawa namun menghadapi permasalahan pada aspek produksi, kemasan, dan pemasaran. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembuat soun melalui perbaikan produksi, kemasan, dan pemasaran soun pati aren di Koperasi Adi Mulya, Manjung, Klaten, Jawa Tengah. Metode kegiatan dilakukan dengan diskusi bersama 25 orang anggota koperasi, pengujian komposisi gizi, pembuatan disain dan pencetakan kemasan, pembuatan akun e-commerce, serta pendampingan pengemasan dan pemasaran digital. Perbaikan produksi dilakukan dengan penyaringan dan pencucian menggunakan air bersih tanpa kaporit dan pemasakan pada suhu 80-85ºC sampai adonan kental dan transparan. Kemasan soun menggunakan standing pouch paper metalized dengan warna merah, putih, dan gold, merk Sounku, dan informasi lain. Klaim kemasan adalah soun sehat, tinggi serat pangan dan tinggi RS sehingga berpotensi sebagai pangan fungsional. Pemasaran dilakukan dengan pembuatan akun Shopee. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembuat soun dalam produksi, kemasan, dan pemasaran sebesar 100% sehingga berkontribusi meningkatkan mutu, branding, dan pangsa pasar.Abstract: Manjung Village is a center for the production of vermicelli from arenga starch in Java but faces problems in the aspects of production, packaging and marketing. The purpose of this activity was to increase the knowledge and skills of vermicelli makers through improving the production, packaging and marketing of arenga starch vermicelli at the Adi Mulya Cooperative, Manjung, Klaten, Central Java. The activity method was carried out by discussing with 25 members of the cooperative, determination of the nutritional composition, designing and printing packaging, creating e-commerce accounts, as well as packaging and digital marketing assistance. Production improvement was conducted by filtering and washing using clean water without chlorine and cooking at a temperature of 80-85ºC until the dough is thick and transparent. The soun packaging used metalized paper standing pouch with red, white, and gold base colors, Sounku brand, and others information. The packaging claims are the healthy vermicelli, high in dietary fiber and RS so it has the potential to be a functional food. Marketing is done by creating a Shopee account. This activity can increase the knowledge and skills of vermicelli makers in production, packaging and marketing by 100% so as to contribute to increasing quality, branding and market share.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG REPRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA Supratman Supratman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16386

Abstract

Abstract: Kesehatan reproduksi masih menjadi masalah urgen bagi remaja khususnya anak sekolah. Kasus kehamilan diluar nikah, perilaku seks bebas, penyalahgunaan obat dan zat berbahaya menjadi indikasi keterkaitannya dengan kesehatan reproduksi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi yang jelas, lengkap dan benar tentang kesehatan reproduksi melalui upaya penyuluhan kesehatan sehingga siswa-siswi lebih memahami pentingnya kesehatan reproduksi. Metode pengabdian menggunakan penyuluhan (health education). Mitra pengabdian adalah Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 6 Surakarta, dengan jumlah peserta 32 anak dari kelas 1, 2 dan 3. Alat evaluasi untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap menggunakan angket, 20 item dengan menggunakan skala Likert. Hasil penyuluhan terhadap mitra menunjukkan peningkatan aspek pengetahuan sebesar 15% dari angka awal 30% dan aspek sikap 35% dari angka awal 40%. Berdasarkan hasil pengabdian perlunya dilakukan penyuluhan yang terjadwal (semester) dengan tema variatif, kegiatan penyuluhan perlu dimasukan dalam kegiataan ekstra kurikuler, dan penyuluhan dilakukan secara multidisiplin.Abstract: Nowadays reproductive health issue is an urgent problem for adolescents. Pregnancy out of wedlock, free sex, drug and hazardous substance abuse are indications of its relation to reproductive health topic. The purpose of this community service is to provide clear, complete and correct information about reproductive health through health education so the students understand more about the importance of reproductive health. The community service method were use counseling technique. The partner is Muhammadiyah-6 High School of Surakarta with a total of 32 participant. An evaluation tool to measure the level of knowledge and attitudes were use a Likert Scale questionnaire include 20 items. The results shows that of outreach to partners was increase in the knowledge aspect by 15% from the baseline of 30% and the attitude aspect also increase 35% from the baseline of 40%. Based on the results of community service, it is necessary to carry out scheduled counseling (semester) with varied themes, extension activities need to be included in extra-curricular activities, and counseling is carried out in a multidisciplinary.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU-IBU PERSATUAN ISLAM ISTRI TAWANG DALAM PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Anisa Pebiansyah; Anna Yuliana; Sudianto Sudianto; Putri Nita; Raden Anisa Maharani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17383

Abstract

Abstrak: Tingkat pengetahuan ibu-ibu rumah tangga terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) masih rendah di Kota Tasikmalaya terutama ibu-ibu ekonomi menengah ke bawah dan berpendidikan rendah. Akibat kurangnya menjaga kesehatan, banyak keluarga rentan terkena penyakit seperti penyakit diare dan demam berdarah. Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu dalam PHBS rumah tangga. Metode pengabdian meliputi persiapan, penyuluhan edukasi PHBS, pembagian PHBS Kit, demo makanan sehat, pemasangan tempat sampah, pengenalan aplikasi RESIX, diskusi dan evaluasi kegiatan melalui kuisioner pretest dan postest sebanyak 35 soal pada 110 orang ibu-ibu PC Persistri. Hasil Evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan PHBS yang signifikan dari sebelum penyuluhan sebesar 57,79% meningkat menjadi 94,05% setelah penyuluhan.Abstract: The level of knowledge of housewives on clean and healthy living behaviors (PHBS) is still low in Tasikmalaya City, especially lower-middle-income and less-educated mothers. Due to the lack of health care, many families are vulnerable to diseases such as diarrhea and dengue fever. The purpose of this community service is to increase the knowledge and awareness of mothers in household PHBS. The service method includes preparation, PHBS education counseling, PHBS Kit distribution, healthy food demonstration, trash can installation, RESIX application introduction, discussion and evaluation of activities through pretest and posttest questionnaires consist of 35 questions for 110 PC Persistri mothers. Evaluation results showed a significant increase in PHBS knowledge from before counseling of 57.79% increased to 94.05% after counseling. 
DETEKSI DINI TINGKAT STRES DAN EDUKASI KESEHATAN: MANAJAMEN STRES UNTUK MENTAL YANG SEHAT Evanny Indah Manurung; Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Martina Pakpahan; Theresia Theresia; Eva Chris Veronica Gultom
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16509

Abstract

Abstrak: Wanita memiliki peranan penting dalam sebuah keluarga, baik sebagai ibu, istri, dan sebagai bagian dari anggota masyakarat. Beberapa kabar yang kita dengar dan bukti yang ada menunjukkan bahwa wanita lebih rentan mengalami kecemasan dan depresi serta keluhan somatik dan fisik yang terkadang tidak dapat dijelaskan secara medis. Tujuan dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan terkait manajemen stres dan melakukan pengkajian tingkat stres. Metode yang dilakukan dengan metode penyuluhan kepada 50 orang suatu gereja di Kabupaten Tangerang. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, peserta diminta untuk mengisi lebar pretest dan postest, mengisi lembar pengkajian tingkat stres, mendengarkan materi tentang manajemen stres, serta melakukan diskusi dan tanya jawan terkait materi. Berdasarkan hasil nilai pretest dan postest terjadi penurunan 2 poin pada rata-rata nilai postest (78) dari rata-rata nilai pretest (80). Oleh karena itu, perlu menyesuaikan metode sosialisasi dengan karakteristik respon dari segi usia.Abstract: Women play an important role in a family, as mothers, wives, and members of the community. Some of the news we hear and the available evidence shows that women are more prone to anxiety and depression as well as somatic and physical complaints that sometimes cannot be explained medically. The purpose of this Community Service is to provide health education related to stress management and assess stress levels. The method used was counseling to 50 people from a church in Tangerang Regency. In the implementation of this activity, participants were asked to fill out a wide pretest and postest, fill out a stress level assessment sheet, listen to material on stress management, and conduct discussions and questions related to the material. Based on the results of the pretest and posttest scores, there was a 2-point decrease in the average posttest score (78) from the average pretest score (80). Therefore, it is necessary to adjust the socialization method with the characteristics of the response in terms of age.
PROMOSI KESEHATAN AKTIFITAS FISIK SEBAGAI UPAYAN PENANGULANGAN DAN PENCEGAHAN PERILAKU SEDENTARI PADA MAHASISWA Elia Nur A'yunin; Anna Fitriani; Rachma Dhiyaa’ Arroyyan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15712

Abstract

Abstrak: Sedentari merupakan perilaku yang memiliki potensi terhadap kejadian masalah kesehatan. Perilaku Sedentari ini meningkatkan peluang terjadi kenaikan berat badan atau obesitas pada diri seseorang. Mahasiswa UHAMKA mayoritas menunjukkan perilaku tersebut, karena kegiatan keseharian mahasiswa seperti mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, bermain game online, menonton ataupun mencari hiburan di internet dan media massa yang dilakukan dengan cara duduk atau berdiam diri berjam-jam. Keiatan pengabdia terdiri serangkaian kegiatan promosi kesehatan yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan mengenai bahaya sedentari dan peningkatan aktivitas fisik dengan metode chair aerobics. kegiatan tersebut terdiri dari edukasi kesehatan melalui seminar kesehatan dan pembiasaaan chair aerobics pada proses perkuliahan melalui pemutaran video gerakan chair aerobics. Kegiatan pengabdian bermitra dengan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) UHAMKA dan telah menyasar 77 mahasiswa. Hasil evaluasi hasil melalui metode pre-post one group design menunjukkan keberhasilan berupa terjadinya peningkatan pengetahuan sedentari dan aktifitas fisik (18,29%) dan niat mahasiswa untuk melakukan aktivitas fisik (1,14%). Selain itu mampu memberikan dampak perubahan pada kebiasaan mahasiswa untuk melakukan chair aerobics pada sela – sela jam perkuliahan ataupun kegiatan aktivitas fisik seperti menaiki tangga, berjalan kaki, dan lainnya.Abstract: Sedentary is a behavior that has the potential to cause health problems. Sedentary behavior increases the chances of gaining weight or obesity in a person. The majority of UHAMKA students show this behavior because students' daily activities such as attending lectures, doing assignments, playing online games, watching, or looking for entertainment on the internet and mass media are carried out by sitting or being silent for hours. Community service activities consist of a series of health promotion activities aimed at increasing knowledge about the dangers of sedentary and increasing physical activity using the chair aerobics method. These activities consist of health education through health seminars and the habituation of chair aerobics in the lecture process through playing chair aerobics movement videos. The community partnered is the Faculty of Health Sciences UHAMKA and targeted 77 students. The results of the evaluation of results using the pre-post one group design method showed success in the form of increasing sedentary knowledge and physical activity (18.29%) and students' intention to do physical activity (1.14%). Besides that, it can have an impact on changes in student habits to do chair aerobics during lecture hours or physical activities such as climbing stairs, walking, and others.
PENDAMPINGAN BIDAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT EDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI Jumrah Sudirman; Stang Stang; Muh. Ikhsan Amar; Suriani B.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17045

Abstract

Abstrak: Upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan dan faktor resiko berbagai penyakit dan kondisi yang ada di masyarakat adalah dengan melakukan edukasi menggunakan media interaktif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk melakukan pelatihan kepada bidan sebagai Upaya meningkatkan kemampuan bidan dalam mendesain media edukasi dengan teknologi Augmented Reality. Pelaksanaan Kegiatan dilakukan secara hybrid, dimana peserta mengikuti secara online sebanyak 40 peserta dan yang mengikuti secara online sebanyak 260 peserta. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan simulasi. Pelaksaan kegiatan ini bermitra dengan Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil yang didapatkan menunjukkan peserta yang mengisi postes sebanyak 252 orang, dimana 73.01% peserta telah memiliki pengetahuan yang baik. Kegiatan terlaksanan dengan tertib sesuai rencana kegiatan.Abstract: Efforts to increase knowledge about prevention and risk factors for various diseases and conditions that exist in the community are by conducting education using interactive media. This service activity is carried out to conduct training for midwives as an effort to improve the ability of midwives in designing educational media with Augmented Reality technology. The implementation of the activity was carried out in a hybrid manner, where as many as 40 participants took part online and 260 participants took part online. The methods used are lectures, discussions and simulations. The implementation of this activity partnered with the IBI Regional Management of South Sulawesi Province. The results obtained showed that there were 252 participants who filled out the posttest, of which 73.01% of the participants had good knowledge. Activities carried out in an orderly manner according to the activity plan.