cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PEMBERDAYAAN USAHA UBI JALAR UNGU SEBAGAI UPAYA PENGUATAN DAN PENINGKATAN USAHA Variyetmi Wira; Gustati Gustati; Revi Fatimah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.639 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5311

Abstract

Abstrak: Industri Mikro dan Kecil (IMK) merupakan jenis usaha yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Bidang usaha yang paling banyak diminati masyarakat adalah usaha makanan, salah satunya usaha Yuliwardi’s Snack yang memiliki spesifikasi bahan baku berasal dari ubi jalar ungu. Tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada usaha ini adalah (1) memberikan penguatan manajemen usaha, (2) memberikan pelatihan dan pendampingan aplikasi sederhana pencatatan penjualan berbasis database dan menyusun sistem pencatatan keuangan sederhana berdasarkan SAK Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (EMKM), (3) meningkatkan pengetahuan mitra dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran. (4) memberikan perbaikan pada peralatan produksi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan dua cara yaitu pelatihan dan pendampingan. Mitra kegiatan PKM berjumlah empat orang terdiri dari satu orang pemilik dan tiga orang tenaga kerja. Pelaksanaan kegiatan ditanggapi sangat baik bagi mitra karena dapat membantu peningkatan proses produksi, memiliki sistem pencatatan dan keuangan yang sudah tersistem dan memiliki kemasan produk yang telah berlabel. Umpan balik dilakukan menggunakan kuesioner kepada mitra. Seluruh mitra (100%) menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam peningkatan produktivitas usaha, mampu mempermudah pelaksanaan operasional usaha, sangat sesuai dengan kebutuhan mitra saat ini dan mampu mendorong peningkatan usaha di masa yang akan datang. Abstract: Small and Micro Enterprises (SME) are type of enterprises that can be carried out by the community to improve their welfare. The most in-demand enterprise of consumers is the food enterprise, one of which is Yuliwardi's Snack where its raw materials are particularly derived from purple sweet potatoes. The aims of the Community Partnership Program (CPP) activities are (1) to reinforce the business management, (2) to provide training and support on simple sales recording applications based on database, and compile a simple financial record-keeping system based on Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Enterprises (FAS MSMEs), (3) to enhance partner’s knowledge in financial management and marketing, and (4) to supply the maintenance on the production equipment. The method for the activities aforementioned was conducted in two ways, specifically, training and supporting. There are four people in total chosen as the partners in performing CPP activities consisting of one owner and three employees. The implementation of the activity was responded positively by partners as it can stimulate the increase on the production process, and to have a systematized recording and financial system, and to have labelized product packaging. Moreover, the feedback was done using questionnaires to partners. All partners (100%) stated that this activity is beneficial in escalating the enterprise productivity. Along with that, it also facilitates the implementation of enterprise operations that are in accordance with the needs of current partners, and is able to encourage enterprise improvement in the coming future. 
PENINGKATAN PEMASARAN PRODUK MELALUI PELATIHAN DISAIN KEMASAN DAN PROMOSI MULTIMEDIA KERIPIK TEMPE DESA KUAMANG GADING KOTA JAMBI Nur Ika Effendi; Supriyati Supriyati; Herawati Herawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.542 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5102

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini perlu dilakukan mengingat keripik tempe merupakan salah satu simbol oleh-oleh masyarakat Bungo dan memiliki nilai jual ekonomis. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kesejahteraan anggota UMKM dan masyarakat desa Kuamang Gading melalui perancangan kemasan produk dan sosialisasi pemanfaatan multimedia. Metode yang dilakukan dengan cara sosialisasi dan pelatihan pembuatan logo, kemasan yang baik dan sehat serta pemanfaatan multimedia dalam promosi penjualan. Hasil yang dicapai terjadi peningkatan softskill dalam pembuatan logo, kemasan sebesar 30% dan juga terjadi peningkatan penjualan keripik tempe < 10% sehingga peningkatan kesejahteraan anggota usaha UMKM dan masyarakat desa Kuamang Gading menjadi meningkat.Abstract:   This service activity needs to be held considering that tempeh chips one of the symbols of souvenirs for the Bungo community and having an economic selling value. The purpose is to improve the welfare of UMKM members and the Kuamang Gading village community through product packaging design and socialization of multimedia utilization. The methods are with socializing and training on logo making, well and healthy packaging, and utilization of multimedia in sales promotion. The results achieved were an increase soft skills of product packaging design and sales tempeh chips increased < 10% so the welfare of MSME business members and the Kuamang Gading village community increased.
ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS USE VIDEO TUTORIALS AND GOOGLE FORMS AS ALTERNATIVES TO ONLINE LEARNING MATERIALS Muslihatul Hidayah; Emilda Emilda; Dona Katarina; Andri Rahadyan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.481 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5036

Abstract

Abstract:  Teachers are still struggling to create and use online learning media in teaching and learning activities in the current pandemic environment, causing partner issues. Teachers are still working to convey the material fascinating in mathematics and natural sciences. Easily understood by students, such as learning videos; a lack of learning media owned by teachers and schools for learning development, such as creating quizzes or assignments; and a lack of training in making alternative distance learning media provided to teachers. The aim is to improve elementary school teachers' skills in creating video tutorials and using Google Forms to increase the quality of online learning. Methods of implementation are socialization and training. SDN Cimanggis 01 Bojonggede is the partner of this community service. There are 12 participants. For monitoring and evaluation, participants fill out the respondent's questionnaire. The results are that 80 percent of participants can create video tutorials using OBS and use Google Forms.
MENTORING BEASISWA DAN STUDI LANJUT SECARA ONLINE MELALUI PROGRAM SEKOLAH BEASISWA STRAYA UNTUK PELAMAR BEASISWA PASCASARJANA TUJUAN DALAM DAN LUAR NEGERI Soni Ariawan; Rizal M. Suhardi; Romy Hidayat; Zulkarwin Zulkarwin; Ahmad Aprillah; Haryadi S; Ahmad Munjizun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.762 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5243

Abstract

Abstrak: Mentoring beasiswa ini bertujuan untuk memberikan pendampingan yang intensif dan berkelanjutan kepada para pemburu beasiswa. Mentoring ini sangat dibutuhkan sebagai wadah untuk berbagi informasi dan mempersiapkan aplikasi beasiswa. Program ini dilaksanakan secara online dengan menggunakan grup WhatsApp dan didukung dengan aplikasi zoom. Secara umum program ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim menyiapkan kurikulum dan membuka pendaftaran. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan diskusi dan konsultasi. Sementara itu, pada tahap penilaian dilakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilannya. Hasil akhir dari program ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami kendala pada sertifikat bahasa Inggris (TOEFL/IELTS). Hanya sebagaian dari mereka saja yang bisa melamar beasiswa tujuan luar negeri karena memiliki skor TOEFL/IELTS yang cukup. Oleh karena itu, ketersediaan skor TOEFL/IELTS ini menjadi faktor penting yang menetukan pilihan beasiswa. Sebagian besar dari peserta yang berhasil mengirim aplikasi beasiswa memilih beasiswa NTB. Hal ini dikarenakan beasiswa NTB meminta syarat TOEFL/IELTS yang standarnya relatif lebih rendah dibanding beasiswa yang lain. Abstract:  This program aims to provide an intensive assistance for scholarship hunters. A mentoring is needed to share information and to prepare the scholarship application. The program is conducted through WhatsApp and supported with zoom. The program is mainly divided into three steps namely preparation, execution and evaluation. Preparation includes the work of curriculum development, socialization and recruitment. Execution of the program includes discussion and consultation, while evaluation involves the process of assessing the progress. The result of this program indicates that most of the participants do not have sufficient TOEFL/IELTS score as the language requirement to apply scholarship. Some of them have such great score to apply scholarship to study abroad and the rest of them are eligible to apply national scholarship. The availability of English language certificate influence their preferences in apply scholarship. Most of them apply for Beasiswa NTB (scholarship provided by Government of West Nusa Tenggara) which require a moderate score of English certificate.
PELATIHAN TOEIC DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALITAS BERBAHASA INGGRIS GURU Juliana Juliana; Dwi Suci Amaniarsih; Erni Darmayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.302 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5070

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan komunikasi berbahasa Inggris para pendidik melalui pelatihan tes berbahasa Inggris TOEIC sebagai upaya pengembangan kompetensi dan profesionalitas guru. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan berupa penyampaian materi, diskusi dan simulasi tes TOEIC meliputi kemampuan menyimak dan membaca. Kegiatan ini diikuti oleh 20 guru SMA Harapan 3, Deli Serdang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kompetensi guru terhadap tes TOEIC. Hal ini dapat dilihat dari angket dan nilai tes TOEIC guru setelah diajarkan dan dilatih dalam kegiatan. Hasil angket menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru terhadap tes TOEIC dengan persentase memperoleh 95%. Dan peningkatan kompetensi berbahasa Inggris guru dari hasil nilai simulasi tes TOEIC, setelah kegiatan dilaksanakan menunjukkan bahwa kemampuan menyimak guru memperoleh skor 395 dengan 72 soal jawaban benar dan kemampuan membaca memperoleh skor 390 dengan 80 soal jawaban benar.Abstract:  The aim of community service is to improve communication skills of English educators through TOEIC English test as an effort to develop the competence and professionalism of teachers.   The implementation method of this activity is carried out by providing a training in the form of material teaching, discussion and TOEIC simulation test including listening and reading skills. This activity was attended by 20 teachers of Harapan 3 High School, Deli Serdang. The results of the activity showed that there was an improvement in the competence and skill of teachers to the TOEIC test. This can be seen from the questionnaires and TOEIC test scores of teachers after being taught and trained in the activity. The results of the questionnaire showed an improvement in teachers’ knowledge and competence to the TOEIC test with a percentage average of 95%. And the results of the TOEIC simulation test, after held the activity showed the teachers’ listening skills got 395 score with a total of 72 correct answers and listening skills got 390 with a total of 80 correct answers.
EDUKASI TANAMAN PERTANIAN SEJAK USIA DINI DAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN HORTIKULTURA SECARA MODERN PADA MASA NEW NORMAL DI TPA SOKOPURO Ismiasih Ismiasih; Resna Trimerani; Arief Ika Uktoro
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.538 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5269

Abstract

Abstrak: Sektor pertanian merupakan sektor unggulan penggerak ekonomi masyarakat. Namun saat ini pertanian Indonesia mengalami berbagai permasalahan, antara lain generasi muda yang berminat di bidang pertanian semakin sedikit dan kualitas sumber daya manusia yang ada semakin menurun. Tujuan pengabdian ini adalah: 1)  untuk menumbuhkan minat dan keperdulian generasi muda terhadap bidang pertanian, 2) meningkatkan pengetahuan anak  mengenai pertanian dan manfaatnya bagi kehidupan manusia, 3) menumbuhkan  jiwa produktif anak di masa new normal, 4) meningkatkan ketrampilan  mitra dalam budidaya tanaman hortikultura secara vertikultur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan mengenai pertanian dan manfaatnya, penyuluhan budidaya tanaman secara vertikultur, melakukan pelatihan budidaya tanaman hortikultura secara vertikultur dan dengan media polybag. Pihak mitra adalah Lembaga Pendidikan TPA Sokopuro dengan melibatkan 6 orang pengasuh dan 40 anak. Hasil yang diperoleh: 1) minat dan pengetahuan anak pada bidang pertanian maningkat menjadi 91%, 2) ) munculnya jiwa kreatif dan produktif anak di masa new normal, 3) ketrampilan mitra dalam budidaya tanaman hortikultura dengan teknik vertikultur meningkat menjadi 83%, 4) Pihak mitra memiliki kebun pembelajaran yang edukatif.  Abstract:  The agriculture sector is leading sector of the community economy. However, currently Indonesia’s agriculture is experiencing various problems, including the younger generation who are less interested in agriculture and the quality of existing human resources is decreasing. This activity aims to: 1) to foster interest and concern for younger generation in the agriculture, 2) increase children’s knowledge about agriculture and its benefits for human life, 3) grow children’s productive spirit in the new normal, 4) improve skill of partner in horticultural crop cultivation in verticulture. This method used counseling about agriculture and benefits, counseling on verticulture cultivation, training on horticultural crop cultivation in verticulture and with polybag media. The partner of the activity is the TPA Sokopuro with involving 6 teacher and 40 children. The activity shows that: 1) children’s interest and knowledge in agriculture increased to 91 %. 2) the growth of creative and productive children in the new normal period, 3) skills of partner in cultivating horticulture crops with verticulture techniques increased to 83%, 4) The partners have an educational learning garden.
PEMAFAATAN LIMBAH CAIR PENGOLAHAN SAGU MENJADI NATA DE SAGO Mulono Apriyanto; Rifni Novitasari; Hermiza Mardesci; Bayu Rianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.588 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5025

Abstract

Abstrak: Desa Sungai Empat adalah salah satu desa dalam wilayah kecamatan Gaung Anak Serka kabupaten Indragiri Hilir. Peningkatan produktivitas sagu memberikan dampak negatif terhadap lingkungan yaitu pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan disebabkan pengolahan tepung sagu yang dilakukan masyarakat dengan membuang limbah cairnya ke lingkungan tanpa melakukan pengolahan lebih lanjut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membuat nata de sago sebagai produk diversifikasi produk sagu. Nata de sago merupakan produk olahan berbahan baku dari limbah cair sehingga dapat memberikan nilai tambah (added value), meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan pembuatan Nata De Sago, dan evaluasi sebelum, selama dan setelah kegiatan menggunakan soal. Hasil dari pengabdian masyarakat bahwa mitra menunjukkan hasil yang positif dan mampu menerapkan dibuktikan dengan peningkatan prosentase dari 10% menjadi 80% peserta mampu membuat nata de sagu. Berdasarkan hasil pelatihan dapat disimpulkan bahwa masyarakat mampu mengurangi pencamaran lingkungan dengan diversifikasi produk sagu. Abstract:  Sungai Empat Village is one of the villages in the Gaung Anak Serka sub-district, Indragiri Hilir district. Increased productivity of sago has a negative impact on the environment, namely environmental pollution. Environmental pollution is caused by the processing of sago flour by the community by disposing of its liquid waste into the environment without further processing. This community service aims to make nata de sago as a diversified product of sago products. Nata de sago is a processed product made from raw liquid waste so that it can provide added value, increasing people's income. The methods used are socialization and counseling, training on making Nata De Sago, and evaluation before, during and after activities using questions. The results of community service that partners show positive results and are able to implement are proven by increasing the percentage from 10% to 80% of participants being able to make nata de sago. Based on the results of the training, it can be concluded that the community is able to reduce environmental pollution by diversifying sago products.
PENINGKATAN EFISIENSI KINERJA MELALUI PEMBUATAN APLIKASI BERBASIS DESKTOP SEBAGAI UPAYA MEMBANTU PENJUALAN DAN PEMBELIAN PRODUK UMKM Ricky Imanuel Ndaumanu; Daniel Nugraha; Alfred J.A. Putra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.251 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5130

Abstract

Abstrak: Tidak terkomputerisasinya dokumen pada usaha kecil menengah akan mempersulit perusaaan dalam melakukan pendataan transaksi, baik itu dalam pengontrolan alur kas, menghitung keuntungan, serta mengurangi kehilangan barang. Pengabdian ini ditujukan untuk membatu salah satu usaha kecil menengah di Pontianak agar mempermudah dalam mendata transaksi penjulan dan pembeliannya untuk menghitung keuntungan. Metode yang digunakan antara lain dengan melakukan wawancara langsung dengan pemilik usaha dan melakukan obervasi terhadap proses bisnis yang ada, melakukan analisis perangkat lunak, pembuatan perangkat lunak, dan mengimplemantasikan kepada pihak manajemen CV. Suskes Mandiri Pontianak. Dari aplikasi yan sudah diterapkan, CV. Sukses Mandiri dapat menggunakan aplikasi berbasis desktop yang dapat membantu efisiensi kinerja serta penaikan jumlah penjualan sebesar 30.05 % dan pembelian produk sebesar 2.63 % pada bulan pertama penggunaan aplikasi.  Abstract:  Un-Computerize document in the small-middle entrepreneur will make more complicate for controlling transaction data collection, control their cash flow, count the benefit, and reduce item lost. These social services help one of small-middle entrepreneur at Pontianak to control transaction data collection in selling and buying to count benefit. Methods that have been used are customer interview with business owner, observation, software analysis, software development, and implement software to CV. Sukses Mandiri’s management. From the software that was implement in CV. Sukses Mandiri can be used in desktop based application which help them to increase performance efficiency and increase selling by 23.6 % and product purchasing by 21.3% in the first month application used.
PENINGKATAN KAPASITAS LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT Leonita Siwiyanti; Muhammad Khairul Amal; Nurni Arrina Lestari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.178 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4990

Abstract

Abstrak: Pelatihan peningkatan kapasitas lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan merupakan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan khususnya kepada Karang taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas LPM dan Karang Taruna dengan permasalahan yang ada dimana rendahnya kualitas sumber daya aparatur LPM Desa dan kurangnya kapasitas kelembagaan masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan metode pelatihan dan pendampingan secara langsung. Hasil pengabdian ini yaitu : meningkatnya pemahaman kapasitas LPM dan Karang Taruna dalam membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Masing-masing peserta pelatihan ini telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatannya dengan secara langsung dapat diaplikasikan langsung ke masyarakat dengan melakukan tahapan-tahapan pemberdayaan. Abstract:  Capacity BuildinKapasitasg was held for Village Official such as Karang Taruna and Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) committee. This service activity aims to increase the performance of Karang Taruna and LPM committee which has problems with low quality of human resource and supplying people needs. This activity uses the direct training and mentoring method. The result of this service, that understanding of the capacity of LPM and Karang Taruna in helping improve community welfare was increase. Each of these training participants has participated in the entire series of activities which can be directly applied to the community by carrying out the stages of empowerment.
PEMBELAJARAN ILMU KOMPUTER TANPA KOMPUTER (UNPLUGGED ACTIVITIES) UNTUK MELATIH KETERAMPILAN LOGIKA ANAK Ade Nurhopipah; Jali Suhaman; Moza Tri Humanita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.611 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5295

Abstract

Abstrak: Pembelajaran ilmu komputer untuk anak-anak telah menjadi agenda pendidikan di banyak negara karena dapat melatih berpikir logis dan kreatif. Namun upaya ini seringkali tidak dapat diwujudkan karena keterbatasan sumber daya serta akses terhadap perangkat komputer. Unplugged Activities merupakan pendekatan pembelajaran konsep dasar ilmu komputer tanpa menggunakan komputer melalui permainan menarik. Kegiatan ini berbasis aktivitas fisik, dapat dilakukan dalam berbagai format dengan menggunakan instrumen sederhana, murah dan mudah ditemukan. Meninjau manfaat tersebut rangkaian kegiatan “Pengenalan Permainan Edukatif Berdasarkan Ilmu Komputer” dilakukan untuk memperkenalkan prinsip, metode, instrumen, dan referensi Unplugged Activities. Peserta kegiatan adalah 63 orang guru, pegiat pendidikan, dan orang tua dari dari berbagai kota. Para peserta selanjutnya menerapkan kegiatan ini kepada anak-anak dan siswanya. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan penilaian mandiri peserta sebelum dan sesudah acara, serta penilaian terhadap implementasi Unplugged Activities terhadap anak. Hasil evaluasi menunjukan terdapatnya peningkatan pemahaman peserta dalam pengetahuan dasar Unplugged Activities sebesar 35,7%. Dalam implementasinya, kegiatan ini dapat dinikmati, difahami dan membuat anak-anak termotivasi mempraktekan permainan.Abstract: Learning computer science for children has become an educational agenda in many countries because it can train logical and creative thinking. However, this effort often cannot be realized due to limited resources and access to computer devices. Unplugged Activities is an approach to learning the basic concepts of computer science without using a computer through interesting games. This activity is based on physical activity, can be done in various formats using simple, inexpensive, and easy-to-find instruments. Because of these benefits, the series of activities "Introduction to Educational Games Based on Computer Science" was conducted to introduce the principles, methods, instruments, and references to Unplugged Activities. The participants of the activity were 63 teachers, education activists, and parents from various cities. The participants then applied this activity to their children and students. Evaluation is done by comparing the participants' self-assessment before and after the event and assessing the implementation of Unplugged Activities for children. The evaluation results showed an increase in participants' understanding of the basic knowledge of Unplugged Activities by 35.7%. In its implementation, this activity can be enjoyed, understood, and motivated children to practice the game.

Page 46 of 309 | Total Record : 3084