cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PELATIHAN iPUBLIC iSPEAKING iUNTUK iPELAJAR Muhammad Fikry Aransyah; Arwin Sanjaya; Nadratul Naima; Trisna Pitaloka Wulan Dari; Muhammad Irfan Shalahudin; Novan Fransa Nanda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.485 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5107

Abstract

Abstrak: Melihat orang-orang dari usia muda sampai dewasa masih banyak yang kesulitan dalam melakukan public speaking menjadikan penulis mengambil pengabdian ini sebagai bahan materi, dengan penerapan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan para siswa sebagai peserta pelatihan yang nantinya akan menjadi penerus bangsa. Pelatihan ini penting untuk diselenggarakan mengingat masih banyaknya kasus di mana seseorang takut dan tidak percaya diri untuk berbicara di depan umum. Tujuan diselenggarankannya acara ini untuk menumbuhkan kembali semangat para peserta yang mungkin saja sebelumnya masih malu ataupun takut ketika berbicara di depan umum. Yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah murid SMA dari tiga (3) sekolah yang berbeda, yaitu SMAN 2 Enrekang, SMK 1 Samarinda, dan SMAN 6 Penajam Paser Utara. Metode yang digunakan alah metode Webinar dan bimbingan teknis, di mana pelatihan yang dilakukan berdampak pada apa yang ingin diketahui oleh para pelajar. Pelatihan dilaksanakan dengan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Hal tersebut terbukti dengan tingkat partisipasi dari peserta dan peningkatan pemahaman sebesar 63,5 %. Setelah mendapatkan pelatihan ini diharapkan apa yang disampaikan dapat berguna dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.  Abstract: i Seeing people from young age to adulthood are still many who have difficulty in doing public speaking makes the author take this devotion as material material, with the application of a learning approach that is in accordance with what the students need as trainees who will later become the successor of the nation. This training is important to hold considering the number of cases where a person is afraid and not confident to speak publicly. The purpose of this event is to regenerate the spirit of the participants who may have previously been embarrassed or afraid when speaking in public. The participants in this activity are high school students from three (3) different schools, namely SMAN 2 Enrekang, SMK 1 Samarinda, and SMAN 6 Penajam Paser Utara. The methods used are webinar methods and technical guidance, where the training has an impact on what students want to know. The training was carried out effectively in improving the knowledge of participants. This was proven by the participation rate of the participants and increased understanding by 63.5%. After getting this training it is expected that what is delivered can be useful and applied in daily life. 
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI KELAS VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN ONLINE BAGI GURU DI SMP NEGERI 12 KONAWE SELATAN La Harudu; Rahma Musyawarah; Laode Muhamad Irsan; Nur Hasanah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.335 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5044

Abstract

Abstrak: Pembelajaran online di SMPN 12 Konawe Selatan dilaksanakan dengan hanya memanfaatkan Whatsapp Group, sebab umumnya guru belum memiliki kemampuan yang cukup untuk menggunakan aplikasi kelas virtual yang disarankan. Hal ini dianggap tidak maksimal, sebab interaksi dan materi yang disajikan sangat terbatas serta guru terkendala dalam mengevaluasi hasil kerja siswanya. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan pelatihan bagi guru dalam penggunaan aplikasi kelas virtual seperti Zoho Form, Google Classroom, Webex Meet, Zoom Meet, dan Microsoft Teams agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran online. Pelatihan diikuti oleh 28 guru dan SMPN 12 Konawe Selatan sebagai mitra. Respon dan kemampuan guru dianalisis melalui kuesioner, dan diperoleh hasil: 1) guru sangat setuju menggunakan aplikasi kelas virtual; 2) guru bersikap terbuka dengan penggunaan aplikasi kelas virtual; dan 3)guru berharap aplikasi kelas virtual segera dimanfaatkan dalam pembelajaran online di SMPN 12 Konawe Selatan. Berdasarkan hasil analisis melalui aspek trainer, materi, sarana dan parasara pelatihan, serta waktu pelatihan, keseluruhan kegiatan pelatihan memperoleh nilai 3,77 yang berarti sangat baik. Abstract: Online learning at Junior High School 12 South Konawe is carried out by only using Whatsapp Group, because generally teachers do not have sufficient skills to use the recommended virtual classroom applications. This is considered not optimal, because the interaction and material presented are very limited and the teacher is constrained in evaluating the work of their students. The aim of this service is to provide training for teachers in the use of virtual classroom applications such as Zoho Form, Google Classroom, Webex Meet, Zoom Meet, and Microsoft Teams in order to improve the quality of online learning. The training was attended by 28 teachers and Junior High School 12 South Konawe as partners. Teacher responses and abilities were analyzed through a questionnaire, and the results were: 1) the teacher strongly agreed to use virtual classroom applications; 2) the teacher is open to the use of virtual classroom applications; and 3) the teacher hopes that the virtual classroom application will soon be used in online learning at Junior High School 12 South Konawe. Based on the results of the analysis through the aspects of the trainer, material, training facilities and parasara, as well as training time, the overall training activity received a score of 3.77 which means very good.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA MASA PANDEMI COVID 19 Sri Rahayu; Novie Al Muhairah; Nazipawati Nazipawati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.116 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5248

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang digital marketing, khususnya media sosial dan berjualan di marketplace, bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan mereka. Kegiatan ini dihadiri oleh 15 peserta UMKM yang ada di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah; pertama, penjelasan menggunakan slide power point dan LCD proyektor; kedua, berbagi pengalaman dan diskusi; ketiga, praktik langsung membuat akun media sosial (Facebook dan Instagram) dan bagaimana membuatnya menarik bagi pembeli (gambar, susunan kata, cerita, dan lainnya); dan terakhir praktik langsug membuat akun dan mendaftar berjualan di marketplace yang populer digunakan di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 4 Juli 2021. Hasil yang dicapai setelah melaksanakan kegiatan ini adalah 80% peserta telah mampu meyelesaikan pelatihan sesuai dengan kriteria yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu mampu membuat media promosi melalui media sosial yaitu Facebook dan Instagram dan telah mampu berjualan di marketplace Shoppe dan Tokopedia. Sementara itu, terdapat 20% peserta yang masih harus dibantu dengan motivasi dalam menyelesaikan kegiatan ini. Semua peserta menunjukkan minat yang besar untuk menggunakan pemasaran digital terutama media sosial secara terus menerus. Abstract:  The purpose of this community service is to increase knowledge and skills about digital marketing, especially social media and selling in the marketplace, for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) to increase their sales and profits. This activity was attended by 15 MSME participants in East Baturaja District, Ogan Komering Ulu Regency. The methods used in this activity are; first, an explanation using a power point slide and an LCD projector; second, sharing experiences and discussions; third, hands-on practice of creating social media accounts (Facebook and Instagram) and how to make them attractive to buyers (images, wording, stories, and others); and finally the practice of directly creating an account and registering to sell on a marketplace that is popularly used in Indonesia. This activity was held on July 4, 2021. The results achieved after carrying out this activity were that 80% of the participants had been able to complete the training in accordance with the criteria expected from this activity, namely being able to create promotional media through social media, namely Facebook and Instagram and have been able to sell in the marketplace. Shoppe and Tokopedia. Meanwhile, there are 20% of participants who still need help with motivation in completing this activity. All participants showed great interest in using digital marketing especially social media continuously.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE Misesani, Dian
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5078

Abstract

Abstrak: Menyikapi gerakan stay at home, work from home, dan learn from home sebagai dampak pandemic covid-19, guru dituntut untuk menyajikan pembelajaran daring yang sistematis. Masalah yang dihadapi adalah karena platform pembelajaran daring banyak menggunakan bahasa Inggris. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan ketrampilan guru-guru SD dalam memanfaatkan Google Classroom untuk pembelajaran daring. Metode pelaksanaan pengabdian adalah Participatory Action Research (PAR) dimana peneliti melakukan analisa kebutuhan dengan interview kepala sekolah sebagai pemetaan awal dan membangun hubungan kemanusiaan. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan untuk mengukur keberlanjutan implementasi Google Classroom oleh para guru. Hasil evaluasi pertama pada bulan ketiga menunjukkan bahwa 60% dari guru partisipan pelatihan yang mengimplementasikan Google Classroom, sedangkan pada evaluasi akhir sudah mencapai 80%. Hal ini menunjukkan bahwa melalui berbagai macam kendala terkait susahnya jaringan, kemampuan orangtua siswa, dan kemampuan guru itu sendiri bisa teratasi dalam kurun waktu enam bulan. Dari pelaksanaan pengabdian dan penelitian ini didapatkan bahwa kemampuan dalam bidang informasi teknologi para guru meningkat secara signifikan karena selain mengaplikasikan Google Classroom, para guru juga aktif membuat konten video pembelajaran dan powerpoint interaktif sebagai materi pembelajaran.Abstract: Responding to the movement of stay at home, work from home, and learn from home during covid-19 pandemic, teachers are required to provide online learning systematically. The problem faced was related to the use of English in many online learning platforms. The purpose of this society-service was to improve the Elementary School teachers’ skills in utilizing Google Classroom for online learning. Participatory action Research was employed in this society-service-research in which the researcher conducted an analysis through interview with the school headmaster as a preliminary mapping and trust building. Monitoring and Evaluation were done to measure the sustainability of Google Classroom implementation by teachers. The result of the first evaluation within 3 months showed that 60% of teacher-participants have implemented the application, whereas at the second evaluation resulted 80%. This result showed that the problems related to internet connection, parents’ afford, and teacher’s low ICT skill could be solved within 6 months. It can be concluded that this community service and research could improve teachers’ skills on information technology significantly as it was not only about using Google Classroom, buat also enhancing their ability to create online learning contents in the forms of video and interactive powerpoint. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN MELALUI PROMOSI ASI EKSKLUSIF DIMASA PANDEMI COVID-19 Sulistiyowati, Sulistiyowati; Amalia, Amirul; Irawan, Dwi Dianita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5135

Abstract

Abstrak: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2010, sekitar 1,5 juta bayi 0-6 bulan meninggal karena pemberian makanan tambahan sebelum waktunya. Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia sekitar 52%, angka ini belum mencapai target program Kementerian Kesehatan tahun 2014 sebesar 80%. Dalam kondisi pandemi, ibu menyusui merasa minder apakah positif corona atau tidak. Hal ini menimbulkan masalah bagi ibu yang ragu atau khawatir apakah ASI ibu masih aman untuk diberikan kepada bayinya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan kader tentang cara memberikan ASI kepada ibu menyusui yang positif COVID-19 menggunakan media secara online. Ilmu yang diperoleh kader dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan mengubah perilaku masyarakat tentang cara menyusui ibu yang positif Covid-19. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan tentang ASI eksklusif bagi Kader kesehatan  setelah diberikan pendidikan kesehatan  Abstract:  According to the World Health Organization (WHO) in 2010, 1.5 million infants 0-6 months died due to premature feeding. Breastfeeding (exclusive breastfeeding) in Indonesia is around 52%, this figure has not reached the 2014 Ministry of Health program target of 80%. In a pandemic, breastfeeding mothers feel inferior whether they are positive for Corona or not. This creates problems for mothers who are unsure or worried about whether mother's milk is still safe to give to their babies. This community service aims to increase the knowledge of cadres on how to give breast milk to breastfeeding mothers who are positive for COVID-19 using online media. The knowledge gained by cadres in this activity is expected to provide knowledge and change people's behavior about how to breastfeed mothers who are positive for Covid-19. From the results of community service activities that have been carried out, there has been a significant increase in knowledge about exclusive breastfeeding for mothers with COVID-19 after being promotion. 
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN TULANG DAUN (LEAF SKELETON) DI MASA PANDEMI COVID-19 Yuni Astuti; Rizkia Suciati; Suci Lestari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.99 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4995

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Biologi meliputi proses, produk, dan sikap. Praktikum menjadi sarana penerapan konsep Biologi. Namun, pemberlakuan pembelajaran secara daring membuat guru kesulitan untuk mendesain kegiatan praktikum sederhana yang dapat dilakukan di rumah selama masa pandemi covid-19. Melalui pelatihan ini, tim LPPM UHAMKA bertujuan mengajarkan pembuatan media pembelajaran tulang daun (leaf skeleton) kepada guru Biologi SMA Muhammadiyah dan MAN DKI Jakarta. Workshop secara daring dilakukan untuk memudahkan proses pelatihan, dengan mengundang narasumber yang kompeten. Kegiatan diawali dengan observasi kebutuhan guru Biologi SMA Muhammadiyah dan MAN DKI Jakarta sebagai mitra pengabdian. Selanjutnya guru dilatih membuat media pembelajaran tulang daun  dengan memanfaatkan daun kupu-kupu atau daun lain dan alat yang ada di rumah. Selama proses pelatihan, 37 guru yang menjadi peserta workshop, didampingi melalui grup WhatsApp. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran lembar kerja dan angket tanggapan guru terhadap efektivitas pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan  kompetensi guru dalam pembuatan media pembelajaran tulang daun. Peserta memberikan tanggapan yang baik terhadap efektivitas pelatihan (76,50%). Abstract: Biology Learning covers processes, products, and attitudes. Practicum becomes a means of applying the concept of Biology. However, the implementation of online learning makes it difficult for teachers to design simple practicum activities that can be doing at home during the covid-19 pandemic. Through this training, the LPPM UHAMKA team aims to teach the making of leaf skeleton learning media to teachers of Biology SMA Muhammadiyah and MAN DKI Jakarta. Online practice conducting to facilitate the training process by inviting competent speakers. The activity began with an analysis of the needs of biology teachers of SMA Muhammadiyah and MAN DKI Jakarta as service partners. Teachers trained to create leaf bone learning media by utilizing butterfly leaves or leaves and another tool at home. During the training process, 37 teachers participated, accompanied by a WhatsApp group. Evaluation of activities conducted through the dissemination worksheets and questionnaires of teacher responses to the effectiveness training. The results showed improved competence of teachers in the manufacture of leaf bone learning media. Participants responded well to the efficacy of the practice (76.50%).
PELATIHAN OPEN DATA KIT (ODK): SOLUSI PENGUMPULAN DATA PENELITIAN DI MASA PANDEMIK COVID-19 Kadar Ramadhan; Andi Mukramin Yusuf; Arjuman Asrun; Kasman Kasman; Fahrul Islam; Muhammad Syukri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.195 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5306

Abstract

Abstrak: Jumlah pengguna smartphone yang semakin meningkat, khususnya di kalangan mahasiswa memungkinkan untuk dimaksimalkan dalam melaksanakan pembelajaran, khususnya penelitian. Pandemik COVID-19 menyebabkan peralihan cara pengumpulan data penelitian dari paper based ke digital survey. Aplikasi yang paling sering digunakan adalah Google Form (GF). Penggunaan GF memiliki beberapa kekurangan seperti proses cleaning data yang memungkinkan adanya kesalahan dan tidak mengakomodir pertanyaan-pertanyaan loncatan (logic question). Aplikasi Open Data Kit (ODK) dapat menutup semua kekurangan yang dimiliki oleh GF. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih dosen membuat kuesioner berbasis ODK. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa pelatihan melalui aplikasi Zoom. Tahapan kegiatan ini adalah mulai dari penyampaian materi teori, praktim, dan submit XLS form ke server. Peserta kegiatan ini adalah dosen yang berasal dari berbagai institusi Perguruan Tinggi di Indonesia, berjumlah 30 orang. Kegiatan dibagi menjadi 5 batch, dari tanggal 18 s.d 30 Juli 2021. Diakhir kegiatan, 100% peserta berhasil mengunggah XLS Form kuesioner ke server kobotoolbox.Abstract: Increasing number of smartphone users, especially among students, allows in maximizing the implementation of learning, especially research. The COVID-19 pandemic has caused a shift in the method of collecting research data from paper-based to digital surveys. The most frequently used application is Google Form (GF). The use of GF has several weaknesses, such as the errors in data cleaning process, and it does not accommodate logical questions. The Open Data Kit (ODK) application can cover all the shortcomings of GF. This activity aims to train lecturers to make ODK-based questionnaires. The method of implementing this activity is in the form of training through the Zoom application. The stages of this activity are starting from delivering theoretical material, practicum, and submitting XLS forms to the server. The participants of this activity are lecturers from various higher education institutions in Indonesia, totaling 30 people. The activity was divided into 5 batches, from 18 to 30 July 2021. At the end of the activity, 100% of participants succeeded in uploading the XLS Form questionnaire to the kobotoolbox server.
PENINGKATAN SOFTSKILL DAN HARDSKILL MASYARAKAT DESA LECAH MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN VCO (VIRGIN COCONUT OIL) Leni Legasari; Muryati Muryati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.111 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5098

Abstract

Abstrak: Kelapa merupakan salah satu hasil perkebunan yang melimpah di Desa Lecah. Namun sebagian besar masyarakat belum mengetahui cara meningkatkan nilai ekonomi produk olahan dari kelapa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang manfaat VCO bagi kesehatan dan memberikan keterampilan tentang cara pembuatan VCO. Pelatihan dilakukan dengan cara penyuluhan dan workshop yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan masyarakat Desa Lecah dengan peserta sebanyak 25 orang. Pembuatan VCO dilakukan menggunakan metode fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman peserta terhadap materi tentang VCO, dan cara pembuatannya mengalami peningkatan sebesar 85%. Kegiatan ini memiliki dampak positif yang signifikan bagi peserta karena dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah hasil perkebunan sebagai obat pengganti obat-obatan sintetis dan berpotensi bernilai ekonomi.Abstract: Coconut is one of the abundant plantation products in Lecah Village. However, most people do not know how to increase the economic value of processed coconut products. The purpose of this activity is to provide knowledge to the community about the health benefits of VCO and soft skills on how to make VCO. The training was carried out by counseling and workshops involving lecturers, students, and the community of Lecah Village with 25 participants. Making VCO is done using the fermentation method. The results of the activity showed that participants' understanding of the material about VCO, and how to make it increased by 85%. This activity has a significant positive impact for participants because it can improve skills in processing plantation products as a substitute for synthetic drugs and have potential economic value.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL MENGGUNAKAN VIDEO SCRIBE SPARKOL BAGI GURU SEKOLAH DASAR Febriyanto, Budi; Yuliati, Yuyu; Saputra, Dudu Suhandi; Firmansyah, Firmansyah; Zakiyah, Ghina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.222 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5064

Abstract

Abstrak: Guru belum optimal dalam memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, hal yang penting apabila guru dapat mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia salah satunya video scribe sparkol. Tujuan pengabdian ini adalah membekali guru membuat media pembelajaran digital menggunakan video scribe sparkol. Metode pelaksanaan pengabdian melalui lima tahapan yaitu survey lapangan, koordinasi dengan mitra, sosialisasi program, pelaksanaan program, evaluasi kegiatan. Mitra dalam program pengabdian ini adalah SDN Cibentar 3 Kabupaten Majalengka, dengan subyek pengabdian yaitu guru kelas yang berjumlah 10 orang. Indikator capaian berdasarkan tingkat kepuasan mitra terhadap program pelaksanaan pengabdian pada kriteria minimal puas dan produk media pembelajaran yang dibuat oleh guru. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah guru dapat secara mandiri membuat media pembelajaran digital menggunakan video scribe sparkol serta tingkat kepuasan mitra terhadap pelaksanaan program pelatihan berkategori sangat puas 70% dan berkategori puas 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pelatihan memberikan dampak yang positif terhadap guru dalam membuat media pembelajaran digital yang menarik untuk pembelajaran.Abstract:  Teachers have not been optimal in utilizing technology in learning activities. Therefore, it is important that teachers can optimize the use of learning media by utilizing available technology, one of which is video scribe sparkol. The purpose of this service is to equip teachers to create digital learning media using video scribe sparkol. The method of implementing service through five stages, namely field surveys, coordination with partners, program socialization, program implementation, activity evaluation. Partners in this service program are SDN Cibentar 3, Majalengka Regency, with the subject of service, namely class teachers, totaling 10 people. Achievement indicators are based on the level of partner satisfaction with the service implementation program on the minimum criteria of satisfaction and learning media products made by teachers. The results achieved in this activity are that teachers can independently create digital learning media using video scribe sparkol and the level of partner satisfaction with the implementation of the training program is categorized as very satisfied 70% and categorized as satisfied 30%. Thus, it can be concluded that the implementation of the training has a positive impact on teachers in creating attractive digital learning media for learning.
PENINGKATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SAK EMKM PADA PENGRAJIN TOPENG MALANG Faradiba, Surya Sari; Sari, Arista Fauzi Kartika; Hidayanti, Ika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.95 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5264

Abstract

Abstrak: Rai Malang adalah salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Malang yang saat ini sedang terdampak akibat pandemi covid-19. Untuk dapat tetap bertahan di masa pandemi, pemerintah memberikan batuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM yang telah memenuhi syarat salah satunya yaitu UMKM yang telah memiliki laporan keuangan sesuai standar keuangan SAK EMKM. Pelatihan penyusunan laporan keuangan SAK EMKM dalam kegiatan pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Rai Malang; mengetahui posisi dana baik sumber maupun penggunaannya; membuat sistem anggaran yang baik; dan mengetahui aliran uang tunai dalam periode tertentu. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring pada tanggal 18 Juli 2021 diikuti oleh 10 orang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah untuk menyampaikan konsep materi, praktik menyelesaikan satu siklus akuntansi dalam bentuk kasus. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa para peserta mampu menyerap rata-rata 60% materi pelatihan yang diberikan. Para peserta juga merasa puas dan memandang bahwa pelatihan SAK EMKM ini bermanfaat.Abstract: Rai Malang is one of the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) in Malang City, which is currently affected by the COVID-19 pandemic. To survive amid a pandemic, the government provides People's Business Credit (KUR) to MSMEs that have met the requirements, one of which is MSMEs that already have financial reports according to SAK EMKM financial standards. The training for preparing SAK EMKM financial reports in this community service activity aims to determine the financial performance of Rai Malang; knowing the position of funds both source and use; create a good budget system, and knowing the cash flow in a certain period. The training activity was carried out online on July 18, 2021, attended by ten people. The implementation method used in this community service activity is a lecture to convey the concept of the material, the practice of completing an accounting cycle in a case. The monitoring and evaluation results showed that the participants were able to absorb an average of 60% of the training materials provided. The participants were also satisfied and saw that the SAK EMKM training was helpful.

Page 48 of 309 | Total Record : 3084