cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGURUSAN LEGALITAS USAHA BAGI UMKM DIMASA PANDEMI COVID-19 Angga Wibowo Gultom
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.762 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5093

Abstract

Abstrak: Legalitas merupakan hal sering dianggap tidak penting bagi para pelaku UMKM, mereka meyakini bahwa transaksi jual-beli adalah prioritas utama yang harus dikejar sehingga mengabaikan legalitas dalam usaha yang mereka jalankan. Tidak mengherankan bahwa sebagian besar pelaku UMKM nyaris tidak memiliki legalitas. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan semangat untuk UMKM bangkit dan Bersatu melawan covid-19 melalui strategi pengurusan legalitas bagi UMKM di masa covid-19. Kegiatan ini disampaikan dengan metode sosialiasi melalui seminar nasional yang dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom yang dilaksanakan oleh kopertip Indonesia dan ASEAN-China Teacher Training Development Center berkolaborasi dengan bank Indonesia Jawa Barat, Bank Jabar Banten dan Klinik UMKM Sumatera-Selatan yang diikuti oleh 378 peserta dari seluruh Indonesia. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa mayoritas 95% peserta memiliki peningkatan pemahaman dalam pengurusan legalitas serta penggunaan legalitas dalam mengakses bantuan pemerintah serta mendapatkan kerjasama penjualan retail dalam peningkatan omset UMKM dimasa pandemi covid-19Abstract: Legality is often considered unimportant for MSME actors, they believe that buying and selling transactions are the main priority that must be pursued so that they ignore legality in the business they run. It is not surprising that most MSME actors have almost no legality. This service aims to provide enthusiasm for MSMEs to rise and unite against Covid-19 through a strategy for managing legality for MSMEs during the Covid-19 period. This activity was delivered using the socialization method through a national seminar conducted online through the Zoom application, which was carried out by the kopertip Indonesian and the ASEAN-China Teacher Training Development Center in collaboration with the Bank Indonesia West Java, Bank Jabar banten and Klinik UMKM Sumatera-Selatan, which was attended by 378 participants from all over Indonesia. The achievements in this service activity are increasing the understanding of MSME actors in managing legality and the benefits of using legality to get government stimulus and retail sales cooperation in increasing MSME turnover during the COVID-19 pandemic.
MENJAGA KESEHATAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DENGAN MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT Ayunda Ramadhani; Lisda Sofia; Rina Rifayanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.816 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5055

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang diangkat dalam program pengabdian kepada masyarakat kondisi luar biasa tahun 2020 adalah kurangnya rasa kesadaran masyarakat pentingnya menaati protokol kesehatan dalam mencegah resiko terjankitnya virus COVID-19. Hal ini dikarenakan pada masa pandemi COVID-19 banyak masyarakat yang acuh seperti lalai dalam memakai masker, jarang mencuci tangan saat keluar dari rumah, warga masih sering berkerumun, dan tidak menjaga jarak satu sama lain. Masalah ini terjadi di Kelurahan Mesjid, Kota Samarinda. Oleh karena itu kami memberikan sebuah edukasi agar masyarakat bisa memahami dan mematuhi protokol kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menaati protokol kesehatan serta menjaga pola hidup. Program Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Kelurahan Mesjid dengan metode (1) Daring (2) Laring (3) Membuat banner tentang protokol kesehatan dan memberikan masker serta faceshield kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran akan pentingnya menaati protokol kesehatan. Hasil dari pengabdian ini didapatkan bahwa adanya dampak positif karena masker dan faceshield tersebut dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah terjangkitnya virus COVID-19 kepada masyarakat kelurahan Mesjid Abstract: The problem raised in the community service program for extraordinary conditions in 2020 is the lack of public awareness of the importance of obeying health protocols in preventing the risk of contracting the COVID-19 virus. This is because during the COVID-19 pandemic, many people were indifferent such as neglecting to wear masks, rarely washing their hands when leaving the house, residents still often crowded together, and did not keep their distance from each other. This problem occurred in the Mesjid Village, Samarinda City. Therefore, we provide an education so that people can understand and comply with health protocols. The Community Service Program aims to increase public awareness of the importance of obeying health protocols and maintaining a lifestyle. The Community Service Program was carried out in the Mesjid Village Village with the method (1) Online (2) Laring (3) Making banners about health protocols and providing masks and faceshields to the community to increase awareness of the importance of obeying health protocols. The results of this service show that there is a positive impact because the masks and faceshields can increase awareness of the importance of maintaining health and preventing the spread of the COVID-19 virus to the community of the Mosque village. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU REMAJA Fransisca Noya; Kadar Ramadhan; Deviana Laurenzy Tadale; Ni Kadek Widyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.742 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5257

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan kegiatan posyandu remaja selama ini belum berjalan dengan baik karena rendahnya pengetahuan dan keterampilan kader terutama dalam pengukuran antropometri dan penentuan status gizi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan dalam melaksanakan kegiatan posyandu remaja. Metode pengabdian yang akan dilaksanakan memberikan pelatihan pada kader melakukan pengukuran antropometri (BB, TB, LP), mengukur LILA, menentukan IMT sekaligus status gizi remaja. Mitra pada kegiatan ini adalah 5 orang kader posyandu remaja. Evaluasi kegiatan ini menggunakan kuesioner pengetahuan dan chek list keterampilan pre-posttest. Hasil pelatihan diperoleh peningkatan pengetahuan tentang posyandu remaja dan keterampilan pengukuran antropometri serta penentuan status gizi remaja. Pengetahuan kader sebelum pelatihan pengetahuan cukup 3 orang (60%), pengetahuan kurang 2 orang (40%).  Keterampilan kader 100% tidak terampil. Setelah dilakukan pelatihan kader, seluruh kader  memiliki pengetahuan baik  dan terampil (100%). Abstract: The implementation of youth posyandu activities so far has not been going well due to the lack of knowledge and skills of cadres, especially in anthropometric measurements and determining nutritional status. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase the knowledge and skills of cadres through training in carrying out youth posyandu activities. The service method that will be carried out provides training for cadres to take anthropometric measurements (BB, TB, LP), measure LILA, determine BMI as well as adolescent nutritional status. Partners in this activity are 5 youth posyandu cadres. Evaluation of this activity uses a knowledge questionnaire and a check list of pre-post test skills. The results of the training obtained increased knowledge about adolescent posyandu and anthropometric measurement skills and determination of adolescent nutritional status. The knowledge of cadres before training is sufficient for 3 people (60%), less knowledge of 2 people (40%). The skills of cadres are 100% unskilled. After training cadres, all cadres have good knowledge and skills (100%).
PENINGKATAN KEMAMPUAN PROMOSI ONLINE MENGGUNAKAN DIGITAL MARKETING Ida Ayu Gde Suwiprabayanti Putra; A. A. Raka Jayaningsih; Putu Eny Suhardiyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.216 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5325

Abstract

Abstrak: Mitra pengabdian adalah Bapak A.A. Manik, seorang pengusaha yang menjual Lawar Bali. Berdasarkan hasil wawancara, promosi yang dilakukan mitra berupa promosi dari mulut ke mulut dan mengandalkan penjualan keliling. Kegiatan untuk PKM ini dimulai dari sosialisasi kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan digital marketing dan ditutup oleh evaluasi kegiatan. Sosialisasi dilakukan dengan membahas mengenai kegiatan apa yang akan dilakukan. Kegiatan kedua yaitu pelatihan Digital Marketing diberikan materi mengenai pengertian, manfaat dan keunggulan Digital Marketing dibandingkan cara konvensional, strategi meningkatkan pemasaran dengan Digital Marketing dan cara memulai Digital Marketing. Kegiatan terakhir yaitu evaluasi, dilakukan untuk mengetahui seberapa besar mitra merasa kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan promosi mereka kedepannya. Evaluasi dilakukan dengan memberikan penilaian meliputi pemahaman mengenai Digital Marketing, Platform untuk Digital Marketing dan Pemasaran dengan Digital Marketing. Berdasarkan hasil wawancara terhadap penguasaan materi Digital Marketing diketahui bahwa peserta sudah mencapai 90% penguasaan terhadap materi. Luaran yang dihasilkan dalam pengabdian ini adalah adanya peningkatan daya saing berupa peningkatan promosi.Abstract: The service partner is Mr. A.A. Manik, a businessman who sells Balinese Lawar. Based on the results of interviews, promotions carried out by partners are in the form of word of mouth promotion and rely on mobile sales. Activities for this PKM started with socialization of activities followed by digital marketing training and closed by evaluation of activities. Socialization is done by discussing what activities will be carried out. The second activity, namely Digital Marketing training, was given material on the understanding, benefits and advantages of Digital Marketing compared to conventional methods, strategies to improve marketing with Digital Marketing and how to start Digital Marketing. The last activity, namely evaluation, was carried out to find out how much partners felt this activity was useful to improve their promotion in the future. The evaluation is carried out by providing an assessment including an understanding of Digital Marketing, Platforms for Digital Marketing and Marketing with Digital Marketing. Based on the results of interviews on the mastery of Digital Marketing material, it is known that the participants have achieved 90% mastery of the material. The output produced in this service is an increase in competitiveness in the form of increased promotions.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Baiq Ricca Afrida; Ni Putu Aryani; Susilia Idyawati; Anna Laila Salfarina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.996 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5119

Abstract

Abstrak: Angka kematian ibu melahirkan pada 2018/2019 berada di angka 305 per 1000 kelahiran hidup. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kesehtan dan pentingnya pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi COVID 19.  Metode pelaksanaan pada kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan sosialisasi kepada ibu hamil terkait kegiatan yang akan dilakukan yaitu penyuluhan tentang kesehatan dan pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi COVID 19. Pada tahap pelaksanaan dilakukan pemberian materi terkait kehamilan dan pemeriksaan kehamilan. Pada tahap evaluasi dilakukan pemberian pertanyaan terkait materi tentang kehamilan. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Punikan Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat,. Sasaran kegiatan ini adalah ibu hamil sebanyak 30 orang. . Penyuluhan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan dan pemeriksaan kehamilan sebagai upaya untuk memotivasi ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Abstract:  The maternal mortality rate in 2018/2019 stands at 305 per 1000 live births. The implementation method in this activity includes the preparation, implementation and evaluation. In the preparation stage, outreach is carried out to pregnant women regarding the activities to be carried out and asking for permission. At the implementation stage of giving information about pregnancy. At the evaluation stage, questions will be asked relating to material about pregnancy. This activity in Punikan, Lingsar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, will be held for two month from April-May 2021, at 09.00 to finish. The target of this activity is 30 pregnant women. The form of activity is giving about pregnancy. Providing material about pregnancy for 30 minutes and discussion. This activity includes education about pregnancy and examination. Counseling is proven to be effective in increasing knowledge and skills about pregnancy in an effort tomotivate for examination in pregnancy.
PENGENALAN PEMROGRAMAN WEB PADA KARANG TARUNA PEMUDA PEMUDI SEJATI GUNA MENGEMBANGKAN SKILL INFORMATION TECHNOLOGY HANDAL RM Sinaga, Anita Sindar; Marbun, Murni; Sitio, Arjon Samuel
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4887

Abstract

Abstrak: Pemograman dapat dipelajari siapa saja dan kapanpun tidak harus belajar formal. Organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati Desa Jambur Pulau, merupakan sekumpulan pemuda yang tertarik berorganisasi mempunyai program kerja jangka pendek dan jangka panjang. Karang taruna ini terbuka untuk pembelajaran yang memberikan manfaat terhadap  individu maupun organisasi. Beberapa tahun terakhir anggota Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati juga menghasilkan handmade yang menarik terbuat dari bambu. Kreativitas anggota karang taruna ini telah menghasilkan uang melalui pemasaran lokal. Teknologi mendorong pelaku kreativitas menggunakan digitalisasi sebagai peningkatan pemasaran, ini memotivasi pemuda pemudi menguasai skill yang berkaitan dengan sistem informasi. Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta berjumlah 10 orang mampu membuat website pribadi atau swasta menggunakan MySQL. Pelatihan dilakukan secara daring dan luring dengan efisiensi waktu 20 hari selama sebulan bertujuan merancang sistem informasi pemasaran handmade bambu berbasis web. Abstract:  Programming can be learned by anyone and at any time without having to be formally studied. Karang Taruna Pemuda Pemudi Sejati, Desa Jambur Pulau, are a group of young people who are interested in organizing and having short-term and long-term work programs. This organization is open to learning that benefits individuals and organizations. In the last few years, members of the have also produced attractive handmade items made of bamboo. The creativity of these youth members has made money through local marketing. Technology encourages creative actors to use digitalization as a marketing improvement, this encourages young people to master skills related to information systems. After participating in this training, 10 participants were able to create a personal or private website using MySQL. The training is conducted online and offline with time efficiency of 20 days for a month. The training is intended for youth members who want to develop programming skills so that they are able to develop web-based management information system applications
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN TEMA IKONIK, ACARA WISATA, DAN USAHA EKONOMI KREATIF Haniek Listyorini; Nina Mistriani; Pranoto Hadi Prayitno
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.212 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5284

Abstract

Abstrak: Kampung Tematik yang dicanangkan oleh pemerintah kota Semarang tidak semuanya sukses diimplementasikan. Masalah yang dihadapi oleh kampung tematik Kelurahan Tegalsari, adalah belum adanya tema yang ikonik, rendah dukungan dan partisipasi, kurang pemberdayaan masyarakat serta minimnya dampak ekonomi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun tema ikonik, meningkatan kesadaran wisata, dukungan, partisipasi dan pemberdayaan masyarakat agar dampak ekonomi maksimal. Pengabdian dilaksanakan dalam 6 tahapan kegiatan, dengan cara sosialisasi, FGD, survey, praktik dan workshop. Hasil pengabdian menunjukan adanya peningkatkan soft-skill berupa peningkatan kesadaran wisata masyarakat dari 15% menjadi 100%, peningkatan dukungan masyarakat dari 30% menjadi 100%, kemampuan warga menyusun Tema Ikonik “Cafe Batik Gesek Godhong”, dan kemampuan merencanakan acara wisata. Peningkatan hard-skill tercapai dari kesuksesan pelaksanaan acara wisata di era New Normal, dan kesuksesan UMKM lokal sebagai penyedia workshop ekonomi kreatif bagi wisatawan. Acara wisata dipandang sebagai cara sukses untuk meningkatkan dukungan, partisipasi, pemberdayaan masyarakat sekaligus dampak ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif dan masyarakat.Abstract: Thematic Villages Program by the Semarang city government were not all successfully implemented. The problems faced by Tegalsari Village are the absence of an iconic theme, low support and participation, lack of community empowerment and minimal economic impact. This activity aims to help this village to develop iconic themes, increase tourism awareness, community support, participation and empowerment to maximize the economic impact. This community service is carried in 6 stages, by means of socialization, FGD, surveys, practical and workshops. The results show an increase in soft-skills in the form of increasing local tourism awareness from 15% to 100%, increasing community support from 30% to 100%, the ability of locals to compose the Iconic Theme "Cafe Batik Gesek Godhong", and to plan tourism event. Hard-skills were achieved from the successful tourism event using New Norm, and local small entrepreneurs’ ability to provide creative economy workshops. Event has been seen as the successful way to increase support, participation, empowerment as well as economic impact for the community. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN ONLINE PRODUK NASI TIWUL DI MASA PANDEMI COVID-19 Kristanto, Titus; Rahmawati, Dewi; Wahyuni, Ayu Endah; Nasrullah, Muhammad; Fadillah, Reza Arindra; Amalia, Amanda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5084

Abstract

Abstrak: Pada era industi 4.0, usaha makanan berkembang sangat pesat dengan dukungan teknologi dan menciptakan peluang bisnis baru. Salah satu peluang bisnis makanan adalah nasi tiwul, berlokasi di Malang. Nasi tiwul merupakan makanan yang berbahan dasar dari singkong. Usaha makanan nasi tiwul merupakan mitra dari pengabdian masyarakat yang bernama Warung Nasi Tiwul SBR. Pendirian Warung Nasi Tiwul SBR pada Maret 2020, bertepatan awal pandemic Covid-19. Permasalahan yang terjadi pada mitra adalah pemasaran nasi tiwul masih di sekitar Warung Nasi Tiwul SBR dan media sosial. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pemasaran dan mempromosikan nasi tiwul secara online. Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra berupa pemasaran online dan media sosial. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah meningkatkan kemampuan mitra dalam mempromosikan produk nasi tiwul dan meningkatkan pendapatan nasi tiwul di masa pandemic Covid-19. Evaluasi dari kegiatan pengabdian yaitu pengisian kuesioner yang dibagikan tim pengabdian kepada mitra pengabdian. Berdasarkan hasil dari pengisian kuesioner didapatkan adalah 90% orang menjawab puas dari kegiatan pengabdian berupa pemasaran online nasi tiwul. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian adalah mitra pengabdian antusias dan memberikan dampak positif dari kegiatan pemasaran online dan media sosial. Saran dari kegiatan pengabdian adalah dapat memaksimalkan promosi di media sosial dan media online agar lebih dikenal masyarakat. Abstract:  In the industrial era 4.0, the food business is growing very rapidly with the support of technology and creating new business opportunities. One of the food business opportunities is Tiwul Rice, located in Malang. Tiwul Rice is a food made from cassava. The Tiwul Rice food business is a partner of community service called Warung Nasi Tiwul SBR. The establishment of Warung Nasi Tiwul SBR in March 2020, coinciding with the beginning of the Covid-19 pandemic. The problem that occurs with partners is that the marketing of Tiwul Rice is still around Warung Nasi Tiwul SBR and social media. The purpose of the service activity is to increase marketing and promote online rice tiwul. The method used is to provide training and assistance to partners in the form of online marketing and social media. The results of the service activities are increasing the ability of partners in promoting tiwul rice products and increasing tiwul rice income during the Covid-19 pandemic. Evaluation of service activities is filling out questionnaires distributed by the service team to service partners. Based on the results of filling out the questionnaire, it was found that 90% of people answered they were satisfied with the service activities in the form of online marketing of Tiwul Rice. The conclusion of service activities is that service partners are enthusiastic and have a positive impact on online marketing and social media activities. Suggestions from service activities are to maximize promotions on social media and online media so that they are better known to the public. 
SOSIALISASI PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI DESA EBAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Yunawati Sele; Vinsensia Ulia Rita Sila; Ni Putu Yuni Astriani Dewi; Muhammad Amran Shidik; Justin Eduardo Simarmata
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.699 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.5005

Abstract

Abstrak: Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan pemahaman guru Sekolah Menengah Pertama tentang penelitian bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPS Gita Surya Eban yang berada di Desa Eban, Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur. Yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah 14 orang guru. Pelaksanaan sosialisasi ini dibagi menjadi tahap pra kegiatan dan kegiatan. Tahap pra kegiatan dilakukan melalui pelaksanaan survey awal untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penelitian guru serta kendala yang dialami. Selanjutnya tahap kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket tanggapan peserta. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh informasi bahwa kegiatan sosialisasi ini mendapatkan tanggapan yang positif dari peserta. Peserta berharap dapat dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan lanjutan sehingga peserta dapat menghasilkan proposal penelitian dan karya tulis ilmiah.   Abstract:  This socialization activity aims to introduce and increase Junior High School teachers’ understanding of about educational research. This activity was carried out at the Gita Surya Eban SMPS in Eban village, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province. The participants in this activity were 14 teachers. The implementation of this socialization is divided into pre-activity and activity stages. The pre-activity stage was carried out through the implementation of an initial survey to find out an overview of the implementation of teacher research and the obstacles experienced. Furthermore, the activity stage is carried out through socialization and evaluation. The evaluation was carried out using a questionnaire for the responses of the participants. Based on the results of the evaluation, information was obtained that this socialization activity received positive responses from the participants. Participants hope that further training and mentoring activities can be carried out so that participants can produce research proposals and scientific papers. Abstrak: Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan pemahaman guru Sekolah Menengah Pertama tentang penelitian bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPS Gita Surya Eban yang berada di Desa Eban, Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timur. Yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah 14 orang guru. Pelaksanaan sosialisasi ini dibagi menjadi tahap pra kegiatan dan kegiatan. Tahap pra kegiatan dilakukan melalui pelaksanaan survey awal untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penelitian guru serta kendala yang dialami. Selanjutnya tahap kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket tanggapan peserta. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh informasi bahwa kegiatan sosialisasi ini mendapatkan tanggapan yang positif dari peserta. Peserta berharap dapat dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan lanjutan sehingga peserta dapat menghasilkan proposal penelitian dan karya tulis ilmiah. Kata Kunci: Penelitian Bidang Pendidikan; SosialisasiAbstract:  This socialization activity aims to introduce and increase Junior High School teachers’ understanding of about educational research. This activity was carried out at the Gita Surya Eban SMPS in Eban village, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara Province.The participants in this activity were 14 teachers. The implementation of this socialization is divided into pre-activity and activity stages. The pre-activity stage was carried out through the implementation of an initial survey to find out an overview of the implementation of teacher research and the obstacles experienced. Furthermore, the activity stage is carried out through socialization and evaluation. The evaluation was carried out using a questionnaire for the responses of the participants. Based on the results of the evaluation, information was obtained that this socialization activity received positive responses from the participants. Participants hope that further training and mentoring activities can be carried out so that participants can produce research proposals and scientific papers.Keywords: Educational Research; Socialization
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN TANAMAN BERKHASIAT OBAT GUNA MENDUKUNG TERWUJUDNYA DESA SENTRA HERBAL Iqbal Erdiansyah; Eliyatiningsih Eliyatiningsih; Dwi Nurahmanto; Vega Kartika Sari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.047 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5316

Abstract

Abstrak: Kecamatan Silo merupakan penghasil jahe terbesar di Kabupaten Jember. Pembuatan produk olahan herbal berpotensi dikembangkan sejalan dengan berkembangnya kesadaran hidup sehat. Animo masyarakat terhadap produk olahan herbal dapat ditingkatkan dengan adanya variasi produk dari berbagai komoditi herbal. Permasalahan dalam pengembangan produk herbal di Desa Pace, Silo, Jember antara lain pengetahuan yang terbatas dalam mengolah herbal sesuai standar dan perlunya menambah variasi produk. Kemampuan ibu-ibu anggota KWT Srikandi dalam melakukan manajemen pemasaran juga perlu ditingkatkan. Pelatihan pengolahan herbal bertujuan agar anggota KWT dapat memproduksi olahan herbal terstandar dan meningkatkan omzet penjualan. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan cara sosialisasi dan praktek. Mitra yang terlibat pada kegiatan ini yaitu anggota KWT Srikandi sebanyak 25 orang. Evaluasi dilakukan dengan cara memantau secara berkala kualitas produk dan hasil penjualan secara offline maupun online. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pembuatan produk olahan sebesar 28,6%, peningkatan keterampilan dalam menajemen pemasaran sebesar 37,6%, dan peningkatan omzet penjualan sirup herbal sebasar 875.000/ bulan. Abstract: Silo District is the largest producer of ginger in Jember Regency. Herbal products has the potential to be developed in line with the development of awareness of healthy living. The public's interest in herbal products can be increased by the variety of products from various herbal commodities. Problems in the development herbal products in Pace Village, Silo, Jember include limited knowledge in processing herbs according to standards and increasing product variety. The ability of the members of KWT Srikandi in marketing management also needs to be improved. This training aims to enable KWT members to produce standardized herbal and increase sales revenue. Training activities are carried out by means of socialization and practice. Partners involved were 25 members. Monitoring is carried out periodically on product quality and sales results both offline and online. The results showed an increase in product processing skills by 28.6%, marketing management by 37.6%, and sales revenue of herbal syrup by 875,000/month.

Page 47 of 309 | Total Record : 3084