cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PELATIHAN MENDONGENG UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Dina Dahliana; Nana Fauzana Azima; Gilang Kurniawan; Fadly AS
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.506 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5046

Abstract

Abstrak: Target capaian dari kegiatan ini adalah siswa Sekolah Dasar mampu untuk mendongeng dengan percaya diri. Sebab, siswa sekolah dasar ada ditemukan yang tidak percaya diri untuk maju ke depan kelas dan apalagi untuk bercerita/mendongeng. Oleh sebab itu, pelatihan ini dilakukan di sekolah dasar dengan tujuan di atas. Dengan mendongeng pembelajaran akan lebih menarik dan juga dapat melatih kecerdasan emosional anak. Pemateri memberikan materi tentang cara mendongeng yang baik, lalu memberikan contoh, kemudian peserta akan diminta untuk mempraktikkan sendiri. Secara umum terdiri dari dua metode yaitu : 1) Persiapan; 2) Pelaksanaan. Adapun hasil dari pelatihan ini diperoleh 6 siswa yang mampu mendongeng dengan percaya diri dari keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.Abstract: The achievement target of this activity is that elementary school students are able to tell stories with confidence. Because, there are elementary school students who are not confident enough to come to the front of the class and especially to tell stories. Therefore, this training was conducted in elementary schools with the above objectives. With storytelling learning will be more interesting and can also train children's emotional intelligence. The results of this training obtained 6 students who were able to tell stories with confidence from all the participants who took part in the activity.
PEMBERDAYAAN BADAN USAHA MILIK DESA DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI DIMASA PANDEMI COVID-19 DALAM PELAYANAN PUBLIK YANG LESS CONTACT Ahmad Mustanir; Muhammad Rais Rahmat Razak; Aksal Mursalat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.448 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5250

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Bumdes ‘Padaidi’ antara lain minimnya pengetahuan dan pemahaman administrasi dan manajemen organisasi yang berdampak pada tidak teraturnya administrasi dan manajemen organisasi, pemasaran produk unit usaha yang belum maksimal, penguasaan teknologi informasi yang rendah dalam pelayanan publik. Tujuan secara umum dari pelaksanaan PKM ini adalah pemanfaatan teknologi informasi dimasa pandemi Covid-19 dalam pelayanan publik yang less contact sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan memberikan nilai tambah secara sosial dan ekonomi bagi kelompok mitra juga dapat mencegah penularan Covid-19. Solusi yang diberikan untuk membantu permasalahan kelompok mitra : (1) Penyuluhan dan pendampingan tentang administrasi dan manajemen organisasi; (2) Workshop dan pendampingan tata kelola dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA); (3) Pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi informasi dengan penggunaan Aplikasi SIBERAS dan Bumdes Store; (4) Pembuatan Aplikasi SIBERAS dan Bumdes Store. Dari kegiatan ini maka diperoleh hasil tersusunnya rencana program-program kerja Bumdes sesuai jadwal yang telah ditentukan, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota dalam penggunaan aplikasi pemasaran dengan menggunakan teknologi informasi (e-commerce) sehingga membantu pencegahan dan penularan Covid-19 karena less contact dan pelayanan publik dapat terus dilakukan oleh Bumdes ‘Padaidi’ dan Pemerintah Desa.Abstract:  Problems faced by Bumdes 'Padaidi' include lack of knowledge and understanding of administration and organizational management which has an impact on irregular administration and organizational management, marketing of business unit products that have not been maximized, low mastery of information technology in public services. The general objective of implementing this PKM is the use of information technology during the Covid-19 pandemic in less contact public services so that it can provide better services to the community and provide added value socially and economically for partner groups as well as preventing the transmission of Covid-19. The solutions provided to help the problems of partner groups: (1) Counseling and assistance on the administration and management of the organization; (2) Workshop and governance assistance using the Participatory Rural Appraisal (PRA) method; (3) Training and assistance in the use of information technology by using the SIBERAS Application and Bumdes Store; (4) Making SIBERAS Application and Bumdes Store. From this activity, the results obtained are the preparation of plans for Bumdes work programs according to a predetermined schedule, increased knowledge and skills of members in the use of marketing applications using information technology (e-commerce) so as to help prevent and transmit Covid-19 due to less contact and service. Public administration can continue to be carried out by Bumdes 'Padaidi' and the Village Government.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS BAGI KELOMPOK TERNAK SAPI DI ERA PANDEMI COVID-19 Lukhi Mulia Shitophyta; Siwi Purwanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.425 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5033

Abstract

Abstrak: Limbah ternak sapi yang dihasilkan di kelompok ternak Wiro Lembu Lemu, Wiyoro, Bantul, Yogyakarta sebesar 200 kg per hari. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok ternak adalah kurangnya pengetahuan tentang metode pengelolaan kotoran sapi. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan cara mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik melalui proses pengomposan. Metode yang diterapkan yaitu sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos secara langsung kepada mitra yang terdiri dari 10 peserta selama 3 hari. Proses pengomposan dilakukan selama tiga minggu. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta memahami teknik pengolahan pupuk kompos dari kotoran sapi yang ditunjukkan dengan persentase capaian sebelum pelatihan 60% dan setelah pelatihan 80%.Abstract:  Rancher group of Wiro Lembu Lemu Wiyoro, Bantul, Yogyakarta produced 200 kg of cattle dung per day. The lack of knowledge in handling methods of livestock waste becomes a major problem for the ranchers. Therefore, the program aims to provide the training of processing cattle waste into organic fertilizer through the composting process. Methods of this program consisted of socialization and training on compost manufacturing directly to partners. Ten participants attended in this program. The composting process was carried out for three weeks. The result of this program showed that participants were able to understand the technique of compost production from cattle waste as indicated by the percentage of achievement before training of 60% and after training of 80%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TANJUNG BUKA DAN SALIMBATU SEBAGAI PENDUKUNG PUSAT KOTA TERPADU MANDIRI SALIMBATU Arif Rohman; Sapriani Sapriani; Liza Shahnaz
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.911 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5241

Abstract

Abstrak: Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk memaksimalkan potensi masyarakat dan lahan transmigrasi di Desa Tanjung Buka dan Desa Salimbatu. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap, pertama adalah identifikasi, pendekatan sosial, persiapan, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil pelaksanaan terlihat bahwa masyarakat antusias terhadap pelaksanaan kemitraan yang kami bangun, keberhasilan yang bermula dari identifikasi kebutuhan masyarakat seperti potensi masyarakat dalam membentuk suatu perkumpulan dan lahan kosong disekitar pemukiman yang tidak dimanfaatkan. Untuk Desa Salimbatu, beberapa masyarakat transmigrasi ditempat tersebut tidak sekedar bercocok tanam padi, namum juga berkebun harena hasilnya menjanjikan, sehingga kegiatan yang kami lakukan adalah pelatihan pembuatan pupuk organik. Kedua adalah pembentukan organisasi PKK sebagai wadah para ibu rumah tangga sebagai prospek katering untuk perusahaan sawit. Untuk Desa Tanjung Buka, hasil identifikasi dan pola masyarakat adalah ketersediaan lahan pekarangan di sekitar pemukiman yang tidak dimanfaatkan, jadi kegiatan yang kami laksanakan pertama adalah pemahaman masyarakat transmigrasi akan jamu sebagai pengganti obat kimia. Kedua pemanfaatan lahan kosong, dan ketiga bersama-sama membuat Apotik Hidup. Abstract:  The purpose of implementing this service is to maximize the potential of the community and transmigration land in Tanjung Buka Village and Salimbatu Village. The implementation method includes four stages: identification, social approach, preparation, and implementation of activities. The implementation results show that the community is enthusiastic about implementing the partnership that we have built, the success of which stems from the identification of community needs such as the potential of the community in forming an association and vacant land around settlements that are unutilized. For Salimbatu Village, several transmigration communities in that place grow rice and garden because the results are promising. The activity we do is training in making organic fertilizers. The second is the formation of the PKK organization as a forum for housewives as a catering prospect for palm oil companies. For Tanjung Buka Village, the identification results and community patterns are the availability of unused yards around the settlements, so the first activity we carried out was the transmigration community's understanding of herbal medicine as a substitute for chemical drugs. The second is the use of vacant land, and the third jointly make the Living Pharmacy. 
PENDAMPINGAN SISWA TERDAMPAK COVID-19 MELALUI MEDIA ANIMASI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN ONLINE Firma Yudha1; Abdul Aziz; Mohammad Tohir
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.927 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4997

Abstract

Abstrak: Program pendampingan ini dilakukan pada objek salah satu siswa Madrasah Ibtida’iyah dengan tujuan untuk membantu peran guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan dalam kegiatan pembelajaran anak terdampak penyakit menular virus corona atau Covid-19 serta menciptakan inovasi kreatif dalam pembelajaran dengan berbasis media animasi. Secara umum, metode pendampingan ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) hal ini dilakukan dengan tiga tahapan meliputi; persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Teknis prosedur laporan kegiatan disusun dalam bentuk naratif deskriptif. Ketercapaian dari pendampingan ini yaitu efektifitas penerapan media animasi dalam pembelajaran online berhasil, hal ini dapat diindikasi dengan berkembangnya habituasi pendidikan dan peningkatan motivasi belajar. Sehingga dapat menjadi solusi alternatif bagi siswa yang merasa jenuh dalam pembelajaran di rumah dan menginginkan sistem pembelajaran yang lebih menarik.Abstract:  This assistance program is carried out on the object of one of the students of Madrasah Ibtida'iyah with the aim of assisting the role of teachers and parents in providing guidance and supervision in learning activities of children affected by a corona virus contagious disease or Covid-19 and creating creative innovations in learning based on animation media . In general, this mentoring method uses the PAR (Participatory Action Research) method this is done in three stages, including; preparation, implementation and evaluation. Technical procedures for reporting activities are arranged in a descriptive narrative form. The achievement of this assistance is the effectiveness of the application of animation media in online learning can be said to be successful, this can be indicated by the development of educational habituation and increased motivation to learn. So that it can be an alternative solution for students who feel bored in learning at home and want a more interesting learning system.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN DESA WISATA GIRIPURNO Eksa Rusdiyana; Putri Permatasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.557 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5309

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada aspek pariwisata. Giripurno memiliki potensi wisata alam sewu namun belum bisa dikembangkan sebagai desa wisata karena terkendala pengelolaan seperti ketiadaan pengelola kelompok sadar wisata (pokdarwis), sarana prasarana serta program pendukung yang belum saling sinergi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program kuliah kerja nyata (KKN) model kemitraan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta selama 45 hari dengan melibatkan 20 mahasiswa. Program kerja KKN disusun dengan menggunakan pendekatan partisipasi aktif kelompok masyarakat mitra yang terdiri atas: pembinaan pokdarwis, sosialisasi BUMDES, branding produk kopi, pelatihan pembuatan kostum carnival dan make up karakter, pelatihan creative post photo dan video melalui smartphone, sapta pesona, revitalisasi desa, pelatihan ecoprint, serta kegiatan pementasan. Hasil kegiatan mampu meningkatkan pemahaman dan ketrampilan dengan tingkat partisipasi 73-97% kelompok mitra terkait urgensi pengelolaan desa wisata serta penyiapan sumber daya penggerak desa wisata.Abstract: This community service activity aims to support the development of Giripurno Village, Ngadirejo District, Temanggung Regency, Central Java in the tourism aspect. Giripurno has the potential for sewu nature tourism but cannot be developed as a tourist village due to management constraints such as the absence of a tourism awareness group (pokdarwis) manager, infrastructure and supporting programs that have not been synergized with each other. This community service activity was carried out through a real work course (KKN) partnership model of Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta for 45 days involving 20 students. The KKN work program is structured using an active participation approach of partner community groups consisting of: pokdarwis development, BUMDES socialization, coffee product branding, training on making carnival costumes and character make-up, creative post photo and video training via smartphones, Sapta Pesona, village revitalization, ecoprint training, as well as staging activities. The results of the activity were able to increase the understanding and skills with a participation rate of 73-97% of partner groups regarding the urgency of managing tourist villages and preparing tourism village driving resources with level of participation.
SOSIALISASI DAN PENDATAAN JENIS GOLONGAN DARAH BAGI KADER DAN TOKOH MASYARAKAT DALAM ACARA GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT Meri Meri; Tanendri Arrizqiyani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.009 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5100

Abstract

Abstrak: Jenis golongan darah pada setiap orang sangat penting untuk diketahui. Individu yang satu dengan individu yang lainnya akan berbeda-beda, bahkan bisa sama, tergantung dari jenis antigen yang terdapat pada permukaan sel darah merah. Kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan sangat berperan aktif terutama dalam membantu masyarakat yang sangat membutuhkan donor darah. Namun, pencarian pendonor masih sering terkendala karena tidak tersedianya data jenis golongan darah ABO. Dengan mengetahui jenis golongan darah pada setiap kader diharapkan dapat membantu masyarakat secara langsung jika ada yang membutuhkan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atau mendata jenis golongan darah kader di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi dan pendataan dengan melakukan pemeriksaan setiap kader dalam suatu acara Germas. Peserta yang melakukan pemeriksaan jenis golongan darah ABO adalah sebanyak 32 orang (78%) dari total 41 orang.  Hasil yang telah dicapai dalam mengetahui jenis golongan darah ABO ini adalah jumlah data base jenis golongan darah A sebanyak 7 orang (22%), B sebanyak 7 orang (22%), AB sebanyak 3 orang (9%) dan O sebanyak 15 orang (47%). Abstract:  The type of blood group in each person is very important to know. Individuals from one individual to another will be different, even the same, depending on the type of antigen found on the surface of red blood cells. Health cadres in the working area of the Kahuripan Health Center play an active role, especially in helping people who really need blood donors. However, the search for donors is still often hampered due to the unavailability of data on the type of ABO blood type. By knowing the type of blood group in each cadre, it is hoped that it can help the community directly if someone needs it. This service aims to identify or record the type of blood group of cadres in the working area of the Mangkubumi Health Center, Tasikmalaya City. The implementation of community service is carried out through socialization and data collection by examining each cadre in a Germas event. The participants who did the ABO blood type examination were 32 people (78%) out of a total of 41 people. The results that have been achieved in knowing the type of ABO blood group are the number of data base types of blood type A as many as 7 people (22%), B as many as 7 people (22%), AB as many as 3 people (9%) and O as many as 15 people ( 47%).
MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KELURAHAN BAQA DENGAN PROGRAM KERJA BERBASIS ONLINE Letizia Dyastari; Mentari Nadia Widyanta; Muhliansyah Muhliansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.357 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5067

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang diangkat dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat Kondisi Luar Biasa adalah kondisi pandemi Covid-19 yang menimbulkan rasa cemas dan khawatir yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat, kemudian menyebabkan penurunan pendapatan, peningkatan pengeluaran, serta persoalan pembelajaran daring. Pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan persoalan pada sektor kesehatan saja, namun juga berpengaruh pada sosial dan ekonomi masyarakat serta pendidikan sehingga persoalan-persoalan ini dapat berdampak dan memengaruhi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kelurahan Baqa. Program kerja berbasis online bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Pendekatan penyelesaian masalah yang digunakan adalah (1) pertemuan perwakilan antara kelurahan dengan mahasiswa, (2) diskusi dengan beberapa instansi di Kelurahan Baqa (3) komunikasi online, dan (4) publikasi program kerja melalui media sosial. Langkah penyelesaian masalah yang dilakukan meliputi kegiatan Exploring Baqa, Edukasi Kesehatan Mental, Pendampingan Belajar Online, Penyuluhan Kesehatan, Paid Promote, dan Web-Seminar Online. Hasil pelaksanaan program kerja melalui media sosial memberikan manfaat dan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Kelurahan Baqa yang ditunjukkan keterlibatan langsung warga dalam program kerja berbasis online ini Abstract:  The issues raised in the Extraordinary Community Service Program are the Covid-19 pandemic conditions that cause anxiety and worry that can affect public health, then lead to a decrease in income, an increase in spending, as well as online learning problems. The Covid-19 pandemic does not only cause problems in the health sector, but also affects the social and economic conditions of the community and education so that these problems can have an impact and affect the welfare of the community, especially in Baqa Village. The online-based work program aims to improve the welfare of the people affected by the Covid-19 pandemic. The problem-solving approach used was (1) a representative meeting between the kelurahan and students, (2) discussions with several agencies in Baqa Village, (3) online communication, and (4) publication of work programs through social media. The problem-solving steps taken include Exploring Baqa activities, Mental Health Education, Online Learning Assistance, Health Counseling, Paid Promote, and Web-Seminar Online. The results of implementing work programs through social media provide benefits and have a positive impact on the welfare of the Baqa Village community. 
MEMBANGUN KESADARAN PELESTARIAN BIODIVERSITAS MELALUI FOTOGRAFI DI KALANGAN SISWA SMA/MA Ranti An Nisaa; Agus Pambudi Dharma; Zulfahmi Yasir Yunan; Akbar Alfarisyi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.86 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5266

Abstract

Abstrak: Pembelajaran biodiversitas di sekolah menjadi salah satu pembekalan siswa terhadap pemahaman pentingnya pelestarian biodiversitas. Di jenjang SMA, materi biodiversitas telah diperoleh dari kelas X. Namun pembelajarannya masih terbatas pada ranah kognitif, sedangkan ranah afektif atau perilaku masih kurang dituntut. Metode konvensional seperti ceramah dan diskusi turut menyebabkan siswa merasa kurang tertarik untuk memahami pentingnya biodiversitas. Oleh karena itu, dengan metode fotografi diharapkan dapat menumbuhkan semangat konservasi dan pelestarian karena siswa mendokumentasikan makhluk hidup yang berada di sekitar lingkungannya. Tahapan kegiatan meliputi (1) memberikan pretest untuk mengidentifikasi sikap terhadap biodiversitas dalam keseharian, (2) menyampaikan materi secara daring terkait dasar fotografi, teknik fotografi flora dan fauna, serta keberagaman biodiversitas hewan dan tumbuhan, (3) praktik pengambilan foto objek hewan dan tumbuhan yang dikirimkan ke WhatsApp Group, (4) pemateri menelaah foto-foto dan memberikan penilaian serta saran terkait teknik fotografi, dan (5) memberikan posttest untuk ditelusuri kembali sikap yang mungkin muncul terhadap biodiversitas. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan hingga 100% pada beberapa sikap terhadap biodiversitas, yaitu siswa tidak mau mengkonsumsi hewan yang dilindungi, tidak akan pernah membunuh hewan yang dilindungi, tidak akan pernah memetik tanaman/bunga yang dilindungi, dan menolak melakukan jual beli hewan dan tumbuhan yang dilindungi. Siswa juga telah mampu memberikan foto terbaiknya berdasarkan penilaian pemateri. Dengan demikian diharapkan siswa mampu menyampaikan pesan konservasi biodiversitas melalui karya fotonya.  Abstract: Biodiversity learning in schools is one of the supplies for students to understand the importance of biodiversity conservation. In high school, biodiversity subjects have been obtained from tenth grade. However, learning is still limited to the cognitive domain, while the affective or behavioural domains are still less demanded. Conventional methods such as lectures and discussions also cause students to feel less interested in understanding the importance of biodiversity. Therefore, the photography method is expected to foster a spirit of conservation and preservation because students document living things around their environment. The activity stages include (1) giving a pretest to identify attitudes towards biodiversity in daily life, (2) providing online subjects related to basic photography, flora and fauna photography techniques, and diversity of animal and plant biodiversity, (3) the practice of taking photos of animal and plant objects sent to the WhatsApp groups, (4) the trainers reviewing the photos and provide assessments and suggestions related to photography techniques, and (5) giving a posttest to retrace attitudes that may arise towards biodiversity. The results obtained are an increase of up to 100% in some attitudes towards biodiversity, namely students do not want to consume protected animals, will never kill protected animals, will never pick protected plants/flowers, and refuse to buy and sell animals and plants protected. Students have also been able to provide their best photos based on the assessment of the trainers. Thus, students are expected to be able to convey the message of biodiversity conservation through their photographic works. 
PELATIHAN PENGGUNAAN VIRTUAL MEETING UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR BAGI GURU Pungkas Subarkah; Muhammad Marshal Abdallah; Septi Oktaviani Nur Hidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.731 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5023

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelatihan penggunaan virtual meeting yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan  para  guru  menggunakan  media online atau daring dalam penggunaan virtual meeting. Kegiatan ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Wangon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Kegiatan pelatihan ini guru yang mengikuti sejumlah 19 orang.   Metode pengabdian masyarakat yaitu metode workshop. Metode ini terdiri dari 3 tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah para guru atau peserta pelatihan dapat mengikuti pelatihan dengan baik, dengan menguasai materi selama pelatihan berlangsung dan peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan virtual meeting bagi para guru rata-rata sebesar 24% selama mengikut kegiatan ini. Abstract:  The purpose of training on the use of virtual meetings is to increase the understanding and ability of teachers to use online or online media in the use of virtual meetings. This activity was carried out at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Wangon, Wangon District, Banyumas Regency. This training activity was attended by 19 teachers. The community service method is the workshop method. The method consists of 3 stages, namely preparation, implementation and evaluation. The result of this activity is that teachers or training participants can follow the training well, by mastering the material during the training and increasing the teacher's ability to use virtual meetings for teachers an average of 24% while participating in this activity.

Page 56 of 309 | Total Record : 3084