cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PELATIHAN PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SEKOLAH DASAR Yantoro Yantoro; Agung Rimba Kurniawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.419 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5259

Abstract

Abstrak. Berdasarkan keterangan yang didapatkan melalui kepala sekolah SDN 111/I Muara Bulian diperoleh informasi bahwa: terdapat guru yang kesulitan mengurus kenaikan pangkat dari Iva ke IVb. Hal ini dikarenakan belum memiliki karya tulis ilmiah berupa PTK. Melihat permasalahan tersebut maka perlu dilakukan Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan. Adapun yang menjadi tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu guru dalam memahami serta mampu menulis penelitian tindakan kelas dengan baik dan benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti sebanyak 27 orang guru. Kegiatan ini dilakukan dengan metode workshop, dengan tahapan: 1) Sosialisasi, 2) Pelaksanaan Kegiatan, 3) Penilaian. Hasil yang dicapai dari pelatihan ini yaitu pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas diikuti oleh majelis guru SDN 111/I Muara Bulian dengan antusias, guru dapat mengenali permasalahan yang ada di kelas serta mencari sebuah cara atau tindakan mengatasi permasalahan tersebut berdasarkan kajian teori maupun pertimbangan karakteristik peserta didik, sebagian besar guru mampu melakukan dan menulislaporan PTK. Abstract: Based on information obtained through the principal of SDN 111/I MuaraBulian, information was obtained that: there are teachers who have difficulty managing promotions from IVa to IVb. This is because they do not have a scientific paper in the form of PTK. Seeing these problems, it is necessary to conduct Action Research Writing Training. The purpose of this service activity is to help teachers understand and be able to write classroom action research properly and correctly. This community service activity was attended by 27 teachers. This activity is carried out with anworkshop method, with the following stages: 1) Preliminary survey. 2) Training for making classroom action research proposals. 3) Guidance on the implementation of classroom action research 4). Seminar on the results of classroom action research. Based on the classroom action research training that has been carried out, it can be concluded that the classroom action research writing training was attended by the assembly of teachers at SDN 111/I MuaraBulian enthusiastically, the teacher was able to identify problems in the classroom and look for a way or action to overcome these problems based on theoretical studies and Considering the characteristics of students, then the teacher is able to compile a CAR report which is used as an improvement in the learning process in the classroom and becomes the material for credit scores for teacher promotion.
SISTEM INFORMASI AKADEMIK SISWA DAN ORANG TUA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT PAKET B TAHFIZ DAARUS SUNNAH CIBINONG Heru Sulistiono; Halimatussa'diah Halimatussa'diah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.802 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5018

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman guru tentang Sistem Informasi Akademik Siswa dan Orangtua, meningkatkan keefisienan serta keterampilan guru dan orangtua dalam menggunakan Sistem Informasi baik secara web maupun android, segala pendataan sekolah akan mudah di kerjakan secara terorganisir dan aman di dalam Sistem Informasi tersebut, sekolah dengan mudah memberikan segala informasi yang berkaitan dengan perkembangan yang ada di dalam sekolah melalui web bagi yang membutuhkan dan para orangtua siswa bisa menikmati kemudahan dalam melihat perkembangan anak mereka melalui Sistem Informasi ini secara privacy. Metode pelaksanaan pendekatan dan penerapan iptek pada pengabdian ini yaitu melakukan survey kepada calon mitra,  melakukan kerjasama dengan mitra dalam pengabdian masyarakat,  mengidentifikasi permasalahan mitra dengan melakukan wawancara, mencari solusi yang ditawarkan untuk permasalahan mitra, memberikan pelatihan kepada mitra serta mengevaluasi program pengabdian masyarakat. Kegiatan pelatihan ini memperoleh sambutan positif dari pihak sekolah. Sambutan positif tersebut dilihat dari keikutsertaan aktif peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini. Sebagian besar peserta sudah dapat menjalankan Sistem Informasi tersebut dengan baik dan jelas. Kondisi ini menunjukkan mereka telah mengalami perkembangan yang luar biasa, sehingga peserta pelatihan diperkirakan sudah mampu menjalankan sistem web ini dalam pemantauan perkembangan siswa dan mampu menjalankan android dalam kegiatan pemantauan secara langsung dan praktis dan efisien.Abstract: The purpose of this service activity is to increase teachers' understanding of the Academic Information System for Students and Parents, improve the efficiency and skills of teachers and parents in using Information Systems both on the web and android, all school data collection will be easy to do in an organized and safe manner in the Information System The school easily provides all information related to developments in the school through the web for those who need it and parents of students can enjoy the convenience of seeing their child's development through this Information System in privacy. The method of implementing the approach and application of science and technology in this service is conducting surveys to potential partners, collaborating with partners in community service, identifying partner problems by conducting interviews, finding solutions offered for partner problems, providing training to partners and evaluating community service programs. This training activity received a positive response from the school. This positive response can be seen from the active participation of participants in this community service activity. Most of the participants were able to run the Information System well and clearly. This condition shows that they have experienced extraordinary development, so that the training participants are estimated to have been able to run this web system in monitoring student progress and be able to run Android in direct and practical and efficient monitoring activities.
PENINGKATAN KECAKAPAN MENULIS PKK KAMPUNG IV MELALUI PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL KEGIATAN Siti Fathonah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.203 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5327

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan bagi masyarakat ini ada dua hal, pertama adalah kecakapan bagi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Kedua adalah meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK tingkat kelurahan dalam penyusunan proposal kegiatan. Secara umum, metode yang digunakan adalah partisipatif dalm hal ini animo partisipasi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat kelurahan khususnya Kelurahan Kampung IV Kota Tarakan. Pendekatan ini berorientasi pada upaya peningkatan dan skill. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka ada lima tahapan, yakni identifikasi, pendekatan people center, parsiapan, dan pelaksanaan. Hasil dari program kemitraan ini terlihat bahwa antusiasme ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam keikutsertaan sebagai peserta, meskipun penyusunan proposal kegiatan kelihatan mudah, namun kaidah penyusunan proposal harus sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baku. Indikator keberhasilan program ini terihat dari dua hal, pertama penggunaan bahasa pada judul proposal, bahwa peserta berhasil memilih penggunaan Bahasa yang tepat. Kedua adalah pemilihan kata yang tepat yang dituangkan dalam draft proposal yang telah dipresentasikan.   Abstract: Implementing this partnership program for the community is two things; the first is the skills for the mothers of the family welfare empowerment team to use Indonesian. The second is to improve the skills of PKK women at the village level in preparing activity proposals. In general, the method used is participatory. In this case, the team's mothers' interest drives the empowerment of family welfare at the village level, especially the Village IV of Tarakan City. This approach is oriented towards improvement efforts and skills. There are five stages to achieve the expected goals, namely identification, people centre approach, preparation, and implementation. The results of this partnership program show that the women's enthusiasm drives the empowerment of family welfare in participating as participants; even though the preparation of activity proposals looks easy, the rules for preparing proposals must follow standard Indonesian. Indicators of the success of this program can be seen from two things, firstly the use of language in the title of the proposal, that the participants succeeded in choosing the correct language use. The second is selecting the right words as outlined in the draft proposal that has been presented.  Abstrak: Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan bagi masyarakat ini ada dua hal, pertama adalah kecakapan bagi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam penggunaan Bahasa Indonesia. Kedua adalah meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK tingkat kelurahan dalam penyusunan proposal kegiatan. Secara umum, metode yang digunakan adalah partisipatif dalm hal ini animo partisipasi ibu-ibu tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga di tingkat kelurahan khususnya Kelurahan Kampung IV Kota Tarakan. Pendekatan ini berorientasi pada upaya peningkatan dan skill. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, maka ada lima tahapan, yakni identifikasi, pendekatan people center, parsiapan, dan pelaksanaan. Hasil dari program kemitraan ini terlihat bahwa antusiasme ibu-ibu penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga dalam keikutsertaan sebagai peserta, meskipun penyusunan proposal kegiatan kelihatan mudah, namun kaidah penyusunan proposal harus sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baku. Indikator keberhasilan program ini terihat dari dua hal, pertama penggunaan bahasa pada judul proposal, bahwa peserta berhasil memilih penggunaan Bahasa yang tepat. Kedua adalah pemilihan kata yang tepat yang dituangkan dalam draft proposal yang telah dipresentasikan. Kata Kunci: Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga; Pendampingan; Kecakapan;  Menulis.Abstract: Implementing this partnership program for the community is two things; the first is the skills for the mothers of the family welfareempowerment team to use Indonesian. The second is to improve the skills of PKK women at the village level in preparing activity proposals. In general, the method used is participatory. In this case, the team's mothers' interest drives the empowerment of family welfare at the village level, especially the Village IV of Tarakan City. This approach is oriented towards improvement efforts and skills. There are five stages to achieve the expected goals, namely identification, people centre approach, preparation, and implementation. The results of this partnership program show that the women's enthusiasm drives the empowerment of family welfare in participating as participants; even though the preparation of activity proposals looks easy, the rules for preparing proposals must follow standard Indonesian. Indicators of the success of this program can be seen from two things, firstly the use of language in the title of the proposal, that the participants succeeded in choosing the correct language use. The second is selecting the right words as outlined in the draft proposal that has been presented.Keywords: Empowerment of Family Welfare; Mentoring; Skills; Writing  
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PETANI IKAN LELE DI BANGKINANG PROVINSI RIAU Syafriani Syafriani; Mufarizuddin Mufarizuddin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.638 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5121

Abstract

Abstrak: Kabupaten Kampar merupakan salah satu daerah penghasil ikan lele terbesar  di Provinsi Riau. Ikan lele adalah salah satu ikan air tawar yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Ikan lele memiliki berberapa keunggulan, yaitu harga murah, pertumbuhan yang cepat, kemampuan beradaptasi terhadap lingkunang yang tinggi, rasa yang enak dan kandungan gizi yang cukup tinggi. Selama ini ikan lele hanya dijual dalam keadaan segar kepada pengepul atau pembeli dengan harga murah, sedangkan harga bibit dan pakan tinggi oleh karena itu dilakukan pengabdian ini untuk mencari cara dengan metode yang digunakan  dalam kegiatan ini yaitu: 1. Memberikan motivasi kepada petani ikan lele untuk berwirausaha. 2. Pelatihan atau praktek membuat olahan produk pangan dari ikan lele, hal ini dilakukan mengingat ikan lele segar yang sangat melimpah di Kabupaten Kampar, namun pengolahannya masih sangat kurang. Varian yang produk yang ditambahlan adalah nugget dan lele pop. 3. Packing atau pengemasan  produk. Produk akan dikemas dengan pengemasan lebih menarik. 5. Perubahan strategis pemasaran. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk membantu petani ikan lele dalam meningkatkan harga jual ikan lele dengan mengolah ikan lele menjadi produk pangan yaitu nugget, dan lele pop. Abstract: Kampar Regency is one of the largest catfish producing areas in Riau Province. Catfish is one of the freshwater fish that is most in demand by the public. Catfish has several advantages, namely low price, fast growth, high adaptability to the environment, good taste and high nutritional content. So far, catfish is only sold fresh to collectors or buyers at low prices, while the price of seeds and feed is high, therefore this service is carried out to find ways with the methods used in this activity, namely: 1. Provide motivation to catfish farmers to entrepreneurship. 2. Training or practice of making processed food products from catfish, this is done considering that fresh catfish is very abundant in Kampar Regency, but its processing is still very lacking. The product variants that are added are nuggets and catfish pop. 3. Packing or product packaging. Products will be packaged with more attractive packaging. 5. Changes in marketing strategy. The purpose of this PKM activity is to assist catfish farmers in increasing the selling price of catfish by processing catfish into food products, namely nuggets and catfish pop.
PENDAMPINGAN GURU DAN ORANG TUA DENGAN MODUL GIZI SEIMBANG DALAM ISLAMIC HEALTH PROMOTING SCHOOL PROGRAM Imas Arumsari; Imawati Eka Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.134 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4982

Abstract

Abstrak: Islamic Health Promoting School Program (I-HELP) merupakan sebuah program inisiasi (pilot project) di DKI Jakarta yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak usia sekolah, khususnya SMP-SMA. Salah satu masalah gizi yang diangkat adalah masalah gizi anak dan remaja di kota besar, yaitu obesitas. Program kemitraan masyarakat ini melakukan pendekatan intervensi keseimbangan energi dengan melibatkan orang tua melalui modul yang dapat dibawa dan disimpan orang tua salah satu sekolah mitra I-HELP, yakni SMP Muhammadiyah 4 Jakarta. Kegiatan ini terdiri atas 4 tahapan, yaitu tahap I: koordinasi dengan stakeholder I-HELP (Orang tua, Guru, Kepala sekolah, SEAMEO-RECFON, Dikdasmen PWM DKI Jakarta), tahap II: penyusunan modul, tahap III: pelaksanaan program, dan tahap IV: monitoring program bersama dengan pihak sekolah dengan melakukan sosialisasi praktik isi modul kepada orang tua. Pelaksanaan program dilakukan secara daring menggunakan media Zoom, YouTube dan WhatsApp. Tahap I-IV dilaksanakan pada Oktober 2020 – Februari 2021. Tahap III, yaitu pelaksanaan program dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2021 diikuti oleh 33 orang tua dan 10 guru. Nilai pengetahuan sasaran setelah intervensi meningkat sebesar 27,43%. Abstract:  Islamic Health Promoting School Program (I-HELP) is a pilot project in Jakarta with aim to improve nutritional status in children at school, specifically in primary and high school level. This program concerns on nutrition problem which frequently found in the children and adolescent in urban area, obesity. This community partnership program is a parenting approach using guidebook as the media for parents and teachers in Muhammadiyah 4 Jakarta Primary School, as one of school partner of I-HELP. This program consists of four main step, which are step I: coordination with I-HELP stakeholders (parents, teachers, SEAMEO RECFON, and muhammadiyah leaders in DKI Jakarta), step II: writing of guidebook, step III: implementation, and step IV: monitoring of the program with the school. Implementation of the program was completed by online in Zoom, YouTube, and WhatsApp. Step I-IV were completed on October 2020 – February 2021. Step III, the main program, was held on January 25th 2021 and was attended by 33 parents and 10 teachers. Abstrak: Islamic Health Promoting School Program (I-HELP) merupakan sebuah program inisiasi (pilot project) di DKI Jakarta yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak usia sekolah, khususnya SMP-SMA. Salah satu masalah gizi yang diangkat adalah masalah gizi anak dan remaja di kota besar, yaitu obesitas. Program kemitraan masyarakat ini melakukan pendekatan intervensi keseimbangan energi dengan melibatkan orang tua melalui modul yang dapat dibawa dan disimpan orang tua salah satu sekolah mitra I-HELP, yakni SMP Muhammadiyah 4 Jakarta. Kegiatan ini terdiri atas 4 tahapan, yaitu tahap I: koordinasi dengan stakeholder I-HELP (Orang tua, Guru, Kepala sekolah, SEAMEO-RECFON, Dikdasmen PWM DKI Jakarta), tahap II: penyusunan modul, tahap III: pelaksanaan program, dan tahap IV: monitoring program bersama dengan pihak sekolah dengan melakukan sosialisasi praktik isi modul kepada orang tua. Pelaksanaan program dilakukan secara daring menggunakan media Zoom, YouTube dan WhatsApp. Tahap I-IV dilaksanakan pada Oktober 2020 – Februari 2021. Tahap III, yaitu Ppelaksanaan program yang dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2021 ini diikuti oleh 33 orang tua dan 10 guru. Nilai pengetahuan sasaran setelah intervensi meningkat sebesar 27,43%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DETEKSI DINI RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR SELAMA PANDEMI COVID-19 Astidio Noviardhi; Meirina Dwi Larasati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.911 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5287

Abstract

Abstrak: Penyakit Tidak menular (PTM) merupakan kelompok penyakit yang berpotensi tinggi sebagai penyakit penyerta atau komorbid jika teinfeksi COVID-19. Kebijakan physical distancing selama pandemi COVID-19 sebagai upaya menurunkan transmisi virus corona berpotensi peningkatan pola hidup sedentary akibat menurunnya aktivitas fisik dan olah raga. Perilaku sedentary tersebut berisiko terjadinya obesitas yang akan berdampak pada peningkatan risiko PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa kegiatan pendidikan kesehatan dan pendampingan praktik deteksi dini risiko penyakit tidak menular. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam deteksi dini risiko penyakit tidak menular sebagai upaya pencegahan risiko kegawatan kondisi akibat COVID-19. Kegiatan dilakukan dengan cara pemberian materi terkait promosi gizi dan kesehatan dalam pencegahan PTM dan cara melakukan deteksi dini kejadian PTM melalui pengukuran status obesitas kepada 26 orang kader di Kelurahan Pedurungan Tengah Kota Semarang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dengan pengetahuan baik bertambah sebesar 11.5% mengenai upaya pencegahan PTM selama masa pandemi dan kemampuan dalam melakukan deteksi PTM melalui pengukuran status obesitas.Abstract: Non-communicable diseases (NCDs) are a group of diseases that have a high potential as comorbidities if infected with COVID-19. The physical distancing policy during the COVID-19 pandemic as an effort to reduce the transmission of the coronavirus has the potential to increase a sedentary lifestyle due to decreased physical activity and exercise. This sedentary behavior is at risk of obesity which will have an impact on increasing the risk of NCDs. This community service activity is in the form of health education activities and assistance in the practice of early detection of NCDs risks. The aim is to increase knowledge and skills in the early detection of NCDs risks to prevent the risk of serious conditions due to COVID-19. The activity was carried out by providing materials about the promotion of nutrition and health in preventing NCDs and early detection of NCDs by measuring obesity status for 26 cadres in Pedurungan Tengah Village, Semarang City. This community service activity succeeded in increasing the knowledge of participants with good knowledge increasing by 11.5% about prevention NCDs during the pandemic and the ability to detect NCDs by measuring obesity status.  
EDUKASI PHBS BAGI SISWA PAUD MELALUI DESIMINASI TEKNOLOGI WASTAFEL PORTABEL DI KOTA LANGSA Agus Putra AS; Baihaqi Baihaqi; Fairus Fairus; Abdul Latief
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.86 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5086

Abstract

Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untukmengedukasi perilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa/i PAUD melalui desiminasi teknologi wastafel portabel dalam rangka meminimalisir penyebaran wabah covid 19 di kota Langsa. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan edukatif dan transfer technology berupa penyediaan wastafel portabel kepada 4 lembaga  pendidikan anak usia dini di kecamatan Langsa Kota melalui beberapa tahapan kegiatan yakni koordinasi, sosialisasi, perakitan alat, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil lembar evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa 87 siswa/i ( 88,5%) sangat memahami tata cara mencuci tangan dengan baik, 23 siswa/i (11,5%) memahami cara mencuci tangan dengan baik. Hasil pendampingan memperlihatkan bahwa 95 siswa/i (90% ) sangat mampu menggunakan wastafel portabel dengan baik dan 15 siswa/i (10%) mampu menggunakan wastafel portabel itu. Disimpulkan bahwa desiminasi teknologi melalui wastafel portabel mampu mengedukasi  perilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa/i lembaga  pendidikan anak usia dini  Abstract: The Community Service (PKM) aims to educate clean and healthy living behavior for early childhood students through the dissemination of portable sink technology in order to minimize the spread of the COVID-19 outbreak in the city of Langsa. The method used is through an educative approach and transfer of technology in the form of providing portable sinks to 4 early childhood education boards in Langsa Kota sub-district through several stages of activities, namely coordination, socialization, assemblying of tools, mentoring, monitoring and evaluation. The results of the evaluation sheet carried out showed that 87 students (88.5%) really understood the procedures for washing hands well, 23 students (11.5%) understood how to wash their hands well. The results of the mentoring showed that 95 students (90%) were very able to use the portable sink well and 15 students (10%) were able to use the portable wastefel. It was concluded that dissemination of technology through portable sinks was able to educate clean and healthy living behavior for early childhood education boards. 
PELATIHAN PENYUSUNAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN Ihsan Nasihin; Syifa Pramudita Faddila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.433 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.5007

Abstract

Abstrak: Minimnya pengetahuan pelaku usaha UMKM mengenai laporan keuangan dalam pengelolaan usahanya, mendorong kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada sosialisasi dan pelatihan penyusunan sistem informasi akuntansi dan laporan keuangan di UMKM Tahu. Kegiatan pengabdian ini juga ditujukan untuk melatih kesiapan para pelaku UMKM khususnya UMKM Tahu di Desa Pasawahan untuk memanfaatkan teknologi dalam menysusun laporan keuangan. Kegiatan dilakukan pada tanggal 06 dan 07 Februari 2019 dengan peserta pengabdian ini hanya diikuti satu UMKM Tahu yaitu UMKM Tahu Boga Rasa. Metode yang digunakan yaitu metode workshop dan pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman UMKM Tahu Boga Rasa terkait kesiapan teknologi sistem informasi keuangan dan posisi keuangan UMKM untukmenyusun laporan keuangan usahanya.Abstract: The lack of knowledge of UMKM entrepreneurs regarding financial reports in managing their businesses, encourages this community service activity to focus on socialization and training on the preparation of accounting information systems and financial reports at Tofu UMKM. This service activity is also aimed at training the readiness of UMKM players, especially Tofu UMKM in Pasawahan Village, to utilize technology in preparing financial reports. The activity was carried out on February 6 and 7, 2019 with only one tofu UMKM, namely the Tofu and Catering UMKM. The method used is the workshop and training method. This service activity succeeded in increasing the understanding of Tofu and Catering UMKM related to the readiness of financial information system technology and the financial position of UMKM to compile their business financial reports.
PENINGKATAN SKILL GURU SD INPRES MALINO MELALUI PEMBELAJARAN KREATIF BERBASIS TEKNOLOGI KOMUNIKASI MULTIMEDIA Mitha Mayestika Kuen; Abdillah SAS; Fyan Andinasari Kuen; Guntur Guntur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 5 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.866 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i5.5318

Abstract

Abstrak: Metode belajar yang kurang menarik dapat menurunkan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karenanya penting untuk menemukan macam-macam metode pembelajaran baru yang lebih kreatif dan inovatif. Metode pembelajaran yang sudah diterapkan oleh guru SD Inpres Malino Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa masih belum bervariasi serta masih rendahnya skill/kemampuan guru dalam memvariasikan atau kurang kreatif dalam metode pembelajaran. Tujuan dari Pelatihan ini adalah untuk membantu para guru dalam hal Pengembangan Skill dalam Pembuatan pembelajaran kreatif berbasis teknologi komunikasi multimedia untuk merangsang minat belajar peserta didik agar tidak bosan selama pembelajaran daring juga diruang kelas. Metode yang dilakukan yakni sosialisasi, pelatihan, pendampingan, praktek, evaluasi terhadap enam guru satu kepala sekolah dan satu operator; Dalam workshop ini, para guru diberikan materi mulai dari pemahaman pembelajaran kreatif, bagimana menemukan metode pengajaran relevan, kemudian membuat rancangan penggunaan media teknologi serta aplikasi pembelajaran dalam penyampaian materi pembelajaran kreatif.Tahapan kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini yakni dengan pelatihan/workshop menggunakan tahap storyboard, assembly, serta testing kemudian diakhir menggunakan tahap evaluasi dengan menggunakan quisioner,serta review hasil praktek pembelajaran kreatif guna mendapatkan masukan perbaikan jika diperlukan. pelatihan pembelajaran kreatif berbasis teknologi komunikasi multimedia yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini bagi SD Inpres Malino sukses mampu meningkatkan kemampuan/skill guru-guru dalam membuat materi ajar yang menarik dan guru mampu menggunakan media kreatif dalam pembuatan materi ajar. Selain memberikan peningkatan kemampuan terhadap guru, tim pkm juga membuatkan website untuk sekolah sebagai media branding agar mudah diketahui dan menjadi wadah untuk memasukkan materi ajar. yang beralamat www.sdinpresmalino.com. Abstract: Less interesting learning methods can reduce students' interest in participating in learning. Therefore, it is important to find a variety of new learning methods that are more creative and innovative. The learning methods that have been applied by the teachers of SD Inpres Malino, Tinggi Moncong Subdistrict, Gowa Regency are still not varied and the teacher's skills / abilities are still low in varying or less creative in learning methods. The purpose of this training is to assist teachers in developing skills in making creative learning based on multimedia communication technology to stimulate students' interest in learning so they don't get bored during online learning as well as in the classroom. The methods used are socialization, training, mentoring, practice, evaluation of six teachers, one principal and one operator; In this workshop, teachers are given material ranging from understanding creative learning, how to find relevant teaching methods, then making designs for using technology media and learning applications in delivering creative learning materials. assembly, and testing is then ended using an evaluation stage using a questionnaire, as well as a review of the results of creative learning practices in order to get input for improvement if needed. The creative learning training based on multimedia communication technology that was carried out in community service for SD Inpres Malino was successful in increasing the abilities/skills of teachers in making interesting teaching materials and teachers being able to use creative media in making teaching materials. In addition to providing capacity building for teachers, the PKM team has also developed a website for schools as a branding medium so that it is easily known and becomes a forum for submitting teaching materials. whose address is www.sdinpresmalino.com 
PENINGKATAN KESADARAN AKSEPTOR TENTANG KEAMANAN DAN EFEK SAMPING IUD SECARA MANDIRI DI MASA PANDEMI Ivanna Beru Brahmana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.665 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5109

Abstract

Abstrak: Kesadaran akseptor terhadap keamanan dan efek samping IUD yang dipakai sangat penting dipahami, terlebih di masa pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir. Mengenalkan daftar tilik evaluasi IUD secara mandiri oleh akseptor. Skor akan menunjukkan IUD aman dipakai, perlu waspada dan observasi dahulu, atau berisiko. Prestes dan postes, ceramah tentang IUD, mengisi kuesioner keluhan yang dirasakan, dan mengisi daftar tilik IUD. Jumlah pesertkla postes 25 orang dengan nilai meningkat pada pertanyaan IUD merupakan tipe KB apa, IUD digunakan selama berapa tahun, apa jenis IUD yang terdapat di puskesmas, apa yang dimaksud komplikasi translokasi IUD, dan alat untuk mendiagnosis translokasi IUD dengan masing-masing jawaban benar sebesar 96%, 60%, 84%, 52%, dan 80%. Sebanyak 61,5% akseptor tidak ada keluhan terhadap IUD yang dipakainya. Isian daftar tilik menunjukkan tidak ada keluhan suami 81%, tidak ada keluhan menstruasi 57,1%, tidak ada keluhan keputihan 52,4%, tidak ada keluhan keputihan yang gatal 81%, tidak ada keluhan nyeri 71,4%, dan tidak ada keluhan terhadap benang 81%. Simpulan adalah akseptor IUD yang tidak mempunyai keluhan terhadap alat kontrasepsi yang dipakainya lebih besar daripada yang mempunyai keluhan, dan mudah mengisi daftar tilik untuk evaluasi mendiri pemakaian IUD.  Abstract:  Acceptors' awareness of the safety and side effects of using IUDs is important to understand. Moreover, due to the COVID-19 pandemic, there are various limitations on access to education for acceptors. Therefore, it is important to introduce a checklist for independent IUD evaluation by acceptors. The score will indicate the IUD is safe to use, requires caution and observation first, or is risky. Pre-test and post-test, lectures about IUDs, filling out a perceived complaint questionnaire, and filling out an IUD checklist. The number of post-test participants was 25 people with increased scores on the question of what type of family planning IUD is, IUDs have been used for how many years, what types of IUDs are available at the puskesmas, what is an IUD translocation complication, and a tool to diagnose IUD translocation with each correct answer of 96%, 60%, 84%, 52%, and 80%. As many as 61.5% of the acceptors had no complaints about the IUD they were wearing. Filling in the checklist shows no complaints from husband 81%, no menstrual complaints 57.1%, no complaints of vaginal discharge 52.4%, no complaints of itchy vaginal discharge 81%, no complaints of pain 71.4%, and none. complaints against yarn 81%. The conclusions are that IUD acceptors who have no complaints about the contraceptive they use are greater than those who have complaints, and it is easy to fill out a checklist for self-evaluation of IUD use.

Page 55 of 309 | Total Record : 3084