cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi
ISSN : 26205475     EISSN : 26205475     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
Science Practicum and Mini Edupark School (MES) As Alternatives To Improve Environmental Care Attitude In Philosophy Perspective Bakhtiar Ardiansyah; Muhammad Sarjan; Aliefman Hakim
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.11273

Abstract

Abstract:  This article aims to describe philosophically related to Science Practicum Activities and Mini Edupark School (MES) facilities which are expected to support future education, especially environmental conservation attitudes. This article uses a qualitative descriptive approach. Philosophically, ontology is obtained an overview related to the nature of the Science Practicum activities and the Mini Edupark School (MES) Facilities. From an epistemological philosophy, we get an overview of the procedures, types of science practicum and how the Mini Edupark School (MES) is implemented in science learning. Philosophically, axiologically, an overview of universal values is obtained from the existence of science practicum activities and the Mini Edupark School (MES), especially towards an attitude of caring for the environment.Abstrak: : Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan secara filsafat terkait Kegiatan Praktikum IPA dan sarana Mini Edupark School (MES) yang diharapkan dapat mendukung pendidikan masa depan khususnya sikap konservasi lingkungan. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Secara Filsafat ontologi diperoleh gambaran terkait hakekat dari kegiatan Praktikum IPA dan Sarana Mini Edupark School (MES). Secara Filsafat epistimologi diperoleh gambaran terkait prosedur, jenis praktikum IPA dan bagaimana Mini Edupark School (MES) itu dilaksanakan dalam pembelajaran IPA. Secara filsafat aksiologi diperoleh gambaran terkait nilai-nilai universal yang diperoleh dari keberadaan kegiatan praktikum IPA dan Mini Edupark School (MES) khususnya mengarah kepada sikap peduli lingkungan
Development Of Learning Media Assisted By Capcut Theme 2 Subtema 1 Learning 6 In Class II Elementary School Diah Aulia Azizatur Rohmah; Shirly Rizki Kusumaningrum; Radeni Sukma Indra Dewi
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.11504

Abstract

Abstract:  The purpose of this study is to develop capcut-assisted learning media on theme 2 sub-theme 1 learning 6 in grade II elementary school that is valid, practical, interesting and effective. Valid according to material expert (Dra. Widayati M.H), media expert (Ferril Irham Muzaki S.Pd., M.Pd) and user/teacher (Luluk Muthori'ah, S.Pd) while practical, interesting and effective according to grade II students SDN Kauman 2 Blitar City. The research method uses R&D development according to Borg & Gall. The stages in this research include: 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) product validation, 5) product revision, 6) product trial, 7) product revision, 8) usage trial 9) product revision. The data collection instruments used were interview guidelines, validation instruments, and student questionnaires. The type of data in the form of quantitative data is obtained from the results of the material validator questionnaire, media, users/teachers, and students. Qualitative data obtained from suggestions and input from experts, users and students. The validator analysis technique uses a Likert Scale. While the data obtained from product trials and usage trials using the Guttman scale. The results of material validation are 100% (very valid), media validation is 93.75% (very valid), user validation is 100% (very valid), and product testing is 98.8% (very practical/interesting). So it can be concluded that the capcut-assisted learning media is stated to be very valid, practical, interesting and effective to use in learning theme 2 sub-theme 1 learning 6.Abstrak: Tujuan pada penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbantuan capcut pada tema 2 subtema 1 pembelajaran 6 di kelas II sekolah dasar yang valid, praktis, menarik dan efektif. Valid menurut ahli materi (Dra. Widayati M.H), ahli media (Ferril Irham Muzaki S.Pd.,M.Pd) dan pengguna/guru (Luluk Muthori’ah, S.Pd) sedangkan praktis, menarik dan efektif menurut siswa kelas II SDN Kauman 2 Kota Blitar. Metode penelitian menggunakan pengembangan R&D menurut Borg & Gall. Tahapan dalam penelitian ini meliputi: 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi produk, 5) revisi produk, 6) uji coba produk, 7) revisi produk, 8) uji coba pemakaian 9) revisi produk. Instrumen pengumpul data yang digunakan berupa pedoman wawancara, instrumen validasi, dan angket siswa. Jenis data berupa data kuantitatif diperoleh dari hasil angket validator materi, media, pengguna/guru, dan peserta didik. Data kualitatif diperoleh dari saran dan masukan baik dari ahli, pengguna maupun peserta didik. Teknik analisis validator menggunakan Skala Likert. Sedangkan data yang diperoleh dari uji coba produk dan uji coba pemakaian menggunakan skala Guttman. Hasil validasi materi 100% (sangat valid), validasi media 93,75% (sangat valid), validasi pengguna 100% (sangat valid), dan uji coba produk 98,8% (sangat praktis/menarik). Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran berbantuan capcut dinyatakan sangat valid, praktis, menarik dan efektif digunakan dalam pembelajaran tema 2 subtema 1 pembelajaran 6.
Studi Awal Pembuatan Briket dari Campuran Sampah Botol Jenis PET dan Bahan Sintesis Dengan Perekat Lumpur Sidoarjo Rexy Eca Fernanda; Prantasi Harmi Tjahjanti; A'rasy Fahruddin; Ali Akbar; Achmad Febriyan Ikhsanudin
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.9975

Abstract

Abstract:  Plastic garbage from PET (Polyethylene Terephthalate) bottle waste is a significant amount that, if improperly managed, would continue to grow and pollute the environment. Meanwhile, PET bottle waste that has been appropriately processed can be turned into briquettes (charcoal). This study aims to examine the manufacture of briquettes from a mixture of PET plastic bottle waste and synthetic materials in the form of patchwork and waste paper with Sidoarjo mud adhesive (Lapindo). The stages of making briquettes include carbonization at a temperature of 250oC, pulverization and sifting of carbonized charcoal into a size of 40-60 mesh. Composition of mixing charcoal with a ratio of 50:30:20 and Sidoarjo mud adhesive used as much as 8%. Briquette printing using manual press machine. The calorific value test, and proximity test were used to conduct the briquette test. The results of the briquette research resulted in a calorific value of 4717 cal/gr, moisture in sample 1,22%, ash content 15,90%, volatile matter 63,86%, fixed carbon 20,24%.Abstrak: Sampah botol PET (Polyethylene Terephthalate) merupakan sampah plastik yang sangat banyak, dan jika tidak diatasi dengan baik maka jumlah sampah plastik meningkat terus menerus dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Sementara bila diolah dengan baik, maka sampah botol PET dapat dibuat menjadi briket (arang). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembuatan briket dari campuran sampah botol plastik jenis PET dan bahan sintesis berupa kain perca dan kertas bekas dengan perekat lumpur Sidoarjo (Lapindo). Tahap pembuatan briket meliputi karbonisasi pada temperatur 250oC, penumbukan dan pengayakan arang hasil karbonisasi hingga ukuran 40-60 mesh. Komposisi pencampuran arang dengan perbandingan 50:30:20 dan bahan perekat lumpur Sidoarjo digunakan sebanyak 8%. Pencetakan briket menggunakan mesin press manual. Pengujian briket dilakukan dengan uji nilai kalor, dan uji proksimate. Hasil penelitian briket menghasilkan nilai kalor sebesar 4717 kal/gr, kadar air 1,22%, kadar abu 15,90%, kadar zat menguap 63,86%, dan kadar karbon 20,24%.
Keterampilan Berfikir Kritis Pada Pembelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Radec di Sekolah Dasar : Systematic Literature Review Tri Yudha Setiawan; Destrinelli Destrinelli; Bunga Ayu Wulandari
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.11421

Abstract

Abstract:  The RADEC learning model is an alternative model that can be used by teachers in improving critical thinking skills. The RADEC learning model has the same syntax as the model name: Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC). In this study, the researcher aimed to describe critical thinking skills in science learning using the RADEC learning model in elementary schools. This research method is using a systematic literature review method. In the research, the researcher carried out several stages, namely the identification stage, the selection stage, the verification stage, and then,e combination stage and included. The results showed that the articles obtained by the researchers were 10 articles that matched the research theme. The articles selected and deemed relevant to this research consist of articles published in 2020 which amounted to two articles, in 2021 which amounted to 3 articles and in 2022 which amounted to five articles. Critical thinking skills in science learning can be Created through the stages of RADEC learning. These stages are the Read, Answer, Discuss, Explain and Create stages. The researcher divides the Discussion based on the themes. The themes are (1) RADEC the learning model, (2) RADEC the learning model in science lelearningnd  (3) RADEC learning model in improving critical thinking skills.Abstrak: Model pembelajaran RADEC merupakan salah satu alternatif model yang dapat digunakan oleh guru dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis. Model pembelajaran RADEC memiliki sintaks yang sama dengan nama model yaitu Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC). Pada penelitian ini, peneliti memiliki tujuan untuk mendeskripsikan mengenai keterampilan berfikir kritis pada pembelajaran IPA menggunakan model pembelajaran RADEC di sekolah dasar. Metode penelitian ini yaitu menggunakan Metode Systematic literature review. Pada penelitian peneliti melakukan beberapa tahapan yaitu tahap identifikasi, tahap seleksi, tahap verifikasi dan tahap kombinasi serta menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa artikel yang diperoleh oleh peneliti adalah 10 artikel yang sesuai dengan tema penelitian. Artikel yang dipilih dan dianggap relevan dengan penelitian ini terdiri dari artikel yang terbit pada tahun 2020 yang berjumlah 2 artikel, tahun 2021 yang berjumlah 3 artikel dan tahun 2022 yang berjumlah 5 artikel. Keterampilan berfikir kritis pada pembelajaran IPA dapat tercipta melalui tahapan-tahapan pembelajaran RADEC. Tahapan tersebut yaitu tahap Read, Answer, Discuss, Explain dan Create. Peneliti membagi pembahasan berdasarkan tema-tema. Tema-tema tersebut yaitu (1) Model pembelajaran RADEC, (2) Model Pembelajaran RADEC dalam pembelajaran IPA, (3) model pembelajaran RADEC dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis
Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional di Suku Colol Kabupaten Manggarai Timur Andi Nur Samsi; Gustina Gustina; Karolina Susandri
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.9635

Abstract

Abstract: This research is research on Ethnobotany of Traditional Medicinal Plants in the Colol Tribe, Ulu Wae Village, East Manggarai Regency. The purpose of this study was to find out what plants are used by the community in the Colol Tribe, Ulu Wae Village, the use and processing of these plants for traditional medicine, and what parts of the plants are used in treatment. The method used in this study is a structured interview, namely an interview that has been planned by referring to a list of questions that have been prepared. The data from the research results were analyzed descriptively and qualitatively according to the research objectives which would later be presented in the form of tables, pictures, or photos. The plants commonly used by people in the Colol tribe are turmeric (Curcuma domestica), temulawak (Curcuma zanthorrhiza), ginger (Zingiber officinale), betel (Piper betle), and jatropha (Jatropha curcas). The processing of medicinal plants carried out by the community in Ulu Wae Village is grated, pounded, cut, sliced, boiled, burned, chewed, drunk, and applied to the sick part. Diseases that can be cured include rheumatism, high blood pressure, cough, vaginal discharge, burns, toothache, fever, shortness of breath, liver, backache, dysentery, malaria, urinary stones, kidney stones, gout, and headaches.Abstrak: Peran tumbuhan yaitu dapat menjadi obat yang mudah ditemukan oleh masyarakat. Penelitian ini penting untuk mengetahui  tumbuhan apa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Suku Colol Desa Ulu Wae, pemanfaatan, pengolahan tumbuhan tersebut untuk pengobatan tradisional dan bagian – bagian tumbuhan apa yang digunakan dalam pengobatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara testruktur (structured interview) yaitu wawancara yang telah terencana dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data disajikan dalam bentuk tabel, gambar, dan foto. Tumbuhan yang biasa digunakan oleh masyarakat  di Suku Colol adalah kunyit (Curcuma domestica), temulawak (Curcuma zanthorrhiza), jahe (Zingiber officinalec), sirih (Piper betle), dan jarak pagar (Jatropha curcas). Pengolahan tanaman obat yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Ulu Wae yaitu diparut, ditumbuk, dipotong, diiris, direbus, dibakar, dikunyah, diminum, dan dioleskan pada bagian yang sakit.  Penyakit yang dapat disembuhkan antara lain rematik, darah tinggi, batuk, keputihan, luka bakar, sakit gigi, demam, sesak nafas, lever, sakit pinggang, disentri, malaria, kencing batu, batu ginjal, asam urat,dan  sakit kepala. 
Cytotoxic Activity of Volatile Compounds in Cymbopogon nardus’ Essential Oils Rizki Fitria; Djarot Sasongko Hami Seno; Bambang Pontjo Priosoeryanto; Najmah Najmah; Waras Nurcholis
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.10194

Abstract

Abstract:  Plants produce a variety of secondary metabolites, one of which is essential oils that contain a variety of volatile compounds and are useful for humans. Cymbopogon nardus contains volatile compounds that can inhibit the proliferation of cancer cells. This research aims to explore the antiproliferation activity of C.nardus’ essential oils with different concentrations against breast cancer Michigan Cancer Foundation-7 (MCF-7) cells. Antiproliferation test was carried out with total cells method using trypan blue and cells were calculated using a microscope. Gas Chromatography-Mass Spectrometer (GC-MS) was performed to identify the volatile compounds. The results showed that the Inhibitory Concentration 50 (IC50) value was 359.6 ppm with an inhibition percent of 44.49% at 170 ppm. Meanwhile, inhibition percent against Vero normal cell was 29.04%, compared to Doxorubicin 35.23%. The dominant volatile compound in C. nardus’ essential oil were Geraniol and Citronellol.Abstrak Tanaman menghasilkan berbagai macam metabolit sekunder, salah satunya dalam bentuk minyak atsiri yang mengandung berbagai macam senyawa volatil yang berguna bagi manusia. Cymbopogon nardus mengandung senyawa volatil yang dapat menghambat proliferasi sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas antiproliferasi minyak atsiri C. nardus dengan beberapa konsentrasi terhadap sel kanker payudara Michigan State Foundation-7 (MCF-7). Uji antiproliferasi dilakukan dengan metode total sel menggunakan trypan blue dan sel dihitung menggunakan mikroskop. Gas Chromatography-Mass Spectrometer (GC-MS) dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa volatil. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi penghambatan 50 (IC50) sebesar 359.6 ppm dengan persen penghambatan sebesar 44.49% pada konsentrasi 170 ppm. Sementara itu, persen ihibisi terhadap sel normal Vero sebesar 29.04%, dibandingkan dengan Doksorubisin yang sebesar 35.23%. Senyawa volatil dominan yang terdapat pada C. nardus adalah Geraniol dan Citronellol.           
Kajian Polusi Udara Dari Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Pada Simpang Mesjid Raya Kota Langsa Iqbal Iqbal; Rajib Muammar
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.11475

Abstract

Abstract: Mesjid Raya intersection is a three-armed signalized intersection in the city of Langsa. At the signalized intersection, more air pollution is produced due to the confluence of vehicle flows from several roads and there is also a delay where the pollution generated is more than motor vehicles that are running. This study aims to determine the amount of motor vehicle exhaust emissions based on IPCC emission factors and to compare them with national ambient air quality standards based on government regulations. The data used are geometric, instantaneous speed data, and traffic volume data obtained from the results of field surveys. The highest CO value is on Jalan Ahmad Yani Timur 57.74 mg/m3. As for the NOx value on all existing crossing arms, namely for Jalan Ahmad Yani Barat, Jalan Ahmad Yani Timur, and Jalan T.M Zein, it is still below the national ambient air quality standard which is 400 mg/m3 with a field yield value of 85.29 mg/m3. m3, 103.66 mg/m3, and 79.78.mg/m3.. From these results, it can be seen that the CO value obtained in all arms at the intersection is above 30 mg/m3, which means it has passed the national ambient air quality threshold, while for the NOx value, all arms at the Mesjid Raya intersection have not yet passed. national ambient air quality threshold.  Abstrak: Simpang Mesjid Raya merupakan simpang bersinyal berlengan tiga di kota Langsa. Pada simpang bersinyal polusi udara yang dihasilkan lebih banyak dikarenakan terjadi pertemuan arus kendaraan dari beberapa ruas jalan serta terjadi juga tundaan dimana polusi yang dihasilkan lebih banyak daripada kendaraan bermotor yang sedang berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya emisi gas buang kendaraan bermotor berdasarkan faktor emisi IPCC serta membandingkannya dengan baku mutu udara ambien nasional berdasarkan peraturan Pemerintah. Data yang digunakan yaitu geometrik, data kecepatan sesaat, dan data volume lalu lintas yang diperoleh dari hasil survei lapangan. Nilai CO tertinggi yaitu pada jalan Ahmad Yani Timur 57,74 mg/m3. Sedangkan untuk nilai NOx pada semua lengan persimpangan yang ada.yaitu untuk jalan Ahmad Yani Barat, jalan Ahmad Yani Timur, dan Jalan T.M Zein masih dibawah baku mutu udara ambien nasional yang bernilai 400 mg/m3 dengan nilai hasil lapangan yaitu 85,29 mg/m3, 103,66 mg/m3, dan 79,78.mg/m3. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa nilai CO yang didapat pada semua lengan yang ada pada persimpangan berada diatas 30 mg/m3 yang berarti sudah melewati batas ambang mutu udara ambien nasional, sedangkan untuk nilai NOx didapat semua lengan yang ada pada simpang Mesjid Raya masih belum melewati batas ambang mutu udara ambien nasional.
Rancang Bangun Simulator Gelombang Laut Skala Laboratorium Berbasis Motor DC Vionita Vionita; Vera Fuspita Sari; Riska Ekawita; Elfi Yuliza
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.9720

Abstract

Abstract:  An understanding of the characteristics and parameters of ocean wavescan help to explan and develop the potential of ocean waves. One of the efforts thatcan be done in understanding the characteristics of ocean waves is to use a simulator of ocean waves. In this study, a laboratory scale ocean wave simulator was designed. This simulator is equipped with a wave generator system in the form of a DC motor and was developed with a size of 120 cm x 25 cm x 20 cm. The simulator performance test was carried out by varying the speed of theDC motor and the depth of the water to determine the effect on the parameters of the waves formed. The wave parameters measured are the height and the wavelength. The results show that the designed ocean wave simulator can produce waves that resemble a sinosuidal curve. The measured wave height on the simulator is directly proportional to the water depth. While the wavelengthis inversely proportional to the speed of the DC motor.Abstrak: Pemahaman mengenai karakteristik dan parameter gelombang laut dapat membantu dalam memahami dan mengembangkan potensi gelombang laut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memahami karakteristik gelombang laut adalah dengan memanfaatkan simulator gelombang laut. Pada penelitian ini dilakukan rancang bangun simulator gelombang laut skala laboratorium.  Simulator ini dilengkapi dengan sistem pembangkit gelombang berupa motor DC dan dikembangkan dengan ukuran 120 cm x 25 cm x 20 cm. Pengujian performa simulator dilakukan dengan memvariasikan kecepatan motor DC dan kedalaman air untuk mengetahui pengaruhnya terhadap parameter gelombang yang terbentuk. Parameter gelombang yang diukur adalah tinggi dan panjang gelombang. Hasil penelitian menunjukkan simulator gelombang laut yang dirancang dapat menghasilkan gelombang yang menyerupai kurva sinosuidal. Tinggi gelombang yang terukur pada simulator berbanding lurus dengan kedalaman air. Sedangkan panjang gelombangnya berbanding terbalik dengan kecepatan motor DC.
Hubungan Minat Belajar Dengan Kemampuan Siswa Dalam Mengoperasikan VirtualBox Sebagai Media Pembelajaran Administrasi Sistem Jaringan Andika Wahyudi; Sofia Edriati Sofia Edriati; Ade Pratama
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.10561

Abstract

Abstract:  This study aims to determine whether there is a relationship between interest in learning and students' ability to operate VirtualBox as a learning media for network system administration for class XI TKJ SMK Negeri 3 Padang. This research is a quantitative descriptive using the correlation method. The sample in this study was class XI TKJ 1 SMK N 3 Padang totaling 32 students. Data collection techniques using questionnaires and documentation of student practice scores. The data analysis technique uses the product moment correlation formula. Based on data analysis, it was found that there is a very significant relationship between interest in learning and students' ability to operate VirtualBox as a learning medium for network system administrationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara minat belajar dengan kemampuan siswa dalam mengoperasikan VirtualBox sebagai media pembelajaran administrasi sistem jaringan kelas XI TKJ SMK Negeri 3 Padang.Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI TKJ 1 SMK N 3 Padang yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi nilai praktek siswa . Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi product moment. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara minat belajar dengan kemampuan siswa dalam mengoperasikan VirtualBox sebagai media pembelajaran administrasi sistem jaringan.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI ZOOM DALAM PERKULIAHAN KIMIA DASAR SAAT PANDEMI COVID-19 Eliyarti Eliyarti; Chichi Rahayu
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 5, No 2 (2022): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v5i2.11449

Abstract

Abstract:  The COVID-19 pandemic has had an impact on education policy in Indonesia. Learning is carried out from home (learning from home) replacing the face-to-face process in class. The use of technology is the basis so that online learning can be realized. The Zoom application is one of the technologies widely used in lectures during the Covid-19 pandemic. This type of research is quantitative descriptive which aims to describe student perceptions of the use of the zoom application in Basic Chemistry lectures during the covid-19 pandemic. The sample of this study was the first-level students of the Faculty of Engineering and Planning, Ekasakti University in the Basic Chemistry lectures in the odd semester 2020/2021 totaling 80 people who were selected using a simple random sampling technique. The data collection technique used a non-test technique in the form of a questionnaire. Based on the results of the study, it was found that students who gave a positive response to the use of the Zoom application were more than those who gave a negative response. Overall, the average percentage of students who gave a positive response was 67% in the sufficient category, while the average percentage of students who gave a negative response was 33% in the very poor category. This shows that the use of the Zoom application in Basic Chemistry lectures is able to support lecture activities. The use of the Zoom application helps students be more motivated to attend lectures during the COVID-19 pandemic.Abstrak: Pandemi COVID-19 memberikan dampak pada kebijakan bidang pendidikan di Indonesia. Pembelajaran dilaksanakan dari rumah (learning from home) menggantikan proses tatap muka di kelas. Penggunaan teknologi menjadi sandaran agar pembelajaran secara daring dapat direalisasi. Aplikasi Zoom merupakan salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam perkuliahan saat pandemi Covid-19. Jenis penelitian  ini  deksriptif  kuantitatif  yang  bertujuan  untuk mendeskripsikan  persepsi mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi zoom dalam perkuliahan Kimia Dasar saat pandemi covid-19. Sampel penelitian ini mahasiswa tingkat I Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Ekasakti dalam perkuliahan Kimia Dasar semester ganjil 2020/2021 berjumlah 80 orang yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data digunakan teknik non tes berupa kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa mahasiswa yang memberikan respon positif terhadap penggunaan aplikasi Zoom lebih banyak daripada yang memberikan respon negatif.  Secara keseluruhan rata-rata persentase mahasiswa yang memberikan respon positif sebesar 67% dengan kategori cukup, sedangkan rata-rata persentase mahasiswa yang memberikan respon negatif sebesar 33% dengan kategori kurang sekali. Hal ini menunjukan penggunaan aplikasi Zoom dalam perkuliahan Kimia Dasar mampu menunjang kegiatan perkuliahan. Penggunaan aplikasi Zoom membantu mahasiswa lebih termotivasi mengikuti perkuliahan saat pandemi COVID-19

Page 8 of 27 | Total Record : 264