cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 448 Documents
UPAYA PELESTARIAN POTENSI PARIWISATA DAN PENGEMBANGAN EKOWISATA KAWASAN KONSERVASI TAMAN WISATA ALAM BANGKO-BANGKO DESA BATUPUTIH KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT Nurin Rochayati; Agung Pramunarti; Agus Herianto
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i1.176

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menjelaskan upaya BKSDA NTB dalam pelestarian potensi pariwisata yangterdapat di kawasan konservasi TWA Bangko-Bangko; 2) Untuk menjelaskan permasalahan yang dihadapi BKSDANTB dalam pelestarian potensi pariwisata di kawasa konservasi TWA Bangko-Bangko; 3) Untuk menjelaskanpenerapan konsep dan desain pengembangan ekowisata di kawasan konservasi TWA Bangko-Bangko. Dalampenelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitianilmiah untuk memahami masalah-masalah manusia dalam konteks sosial dengan menciptakan gambaranmenyeluruh dan kompleks yang disajikan, melaporkan pandangan terperinci dari para sumber informasi, sertadilakukan dalam setting yang alamiah tanpa adanya intervensi apa pun dari peneliti. Asumsi dari desain penelitiankualitatif lebih menekankan pada proses, bukannya hasil atau produk, peneliti merupakan instrumen kunci ataupokok, peneliti kualitatif melibatkan kerja lapangan, yaitu secara fisik berhubungan dengan orang, latar, lokasi atauinstitusi untuk mengamati atau mencatat perilaku dalam latar alamiah, dan proses penelitian kualitatif bersifat induktif.Dalam penelitian ini, peneliti memilih jenis pendekatan studi kasus. Adapun fokus pendekatan studi kasus adalahspesifikasi kasus dalam suatu kejadian baik itu yang mencakup individu, kelompok budaya ataupun suatu potretkehidupan.
IMPLEMENTASI METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN KOMPETENSI WRITING SISWA KELAS VII D SMPN 5 KOPANG Ruslan Abdul Gani
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 9, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v9i1.264

Abstract

Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas dilakukan 2 siklus terhadap kelas VII D SMPN 5 Kopang tahun 2014/2015, menggunakan metode pengumpulan data Observasi, Interview, dan dokumentasi, serta tes tentang peningkatan kompetensi dan prestasi writing siswa.. diperoleh nilai rata-rata prestasi dan kompetensi writing bahwa ketuntasan klasikal pada siklus I 89%. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 6% menjadi 95 %. Disimpulkan bahwa penerapan  metode mind mapping dapat meningkatkan minat dan kompetensi writing siswa pada pembelajaran procedure text kelas VII-D SMP Negeri 5 Kopang tahun pelajaran 2014/2015. Abstract: Classroom Action Research conducted 2 cycles to class VII D SMPN 5 Kopang year 2014/2015, using Observation data collection method, Interview, and documentation, and test about improving competence and writing achievement of student .. obtained by average value of achievement and competence writing that classical completeness in cycle I 89%. While in cycle II there is increase of classical mastery by 6% to 95%. It was concluded that the application of mind mapping method can increase interest and writing competence of students on learning text procedure of class VII-D of SMP Negeri 5 Kopang for academic year 2014/2015.
EVALUASI SUMBERDAYA BATUGAMPING DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Alpiana Alpiana; Diah Rahmawati; Juraedah Dwi Anggraeni
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i2.29

Abstract

Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumberdaya yangmelimpah baik berupa mineral logam, non logam dan batuan. Kurangnya informasi mengenai jumlah  sumberdaya yang dimiliki menjadi salah satu aspek belum berkembangnya sektor pertambangan di Lombok Timur khususnya. Kabupaten Lombok Timur bagian selatan yaitu di Kecamatan Jerowaru di indikasikan memiliki sumberdaya batugamping yang melimpah. Untuk itu dilakukan perhitungan jumlah sumberdaya batugamping di Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi daerah Jerowaru menyangkut sumberdaya dan cadangan batugamping, tata guna lahan, demografi, dan aspek-aspek yang berhubungan dengan pertambangan untuk pengembangan kedepan. Sedangkan tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahan galian batugamping yang dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Adapun metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode daerah pengaruh. Dari hasil perhitungan sumberdaya akan di estimasi nilai sumberdaya batugamping di Kecamatan Jerowaru.Dengan menggunakan metode daerah pengaruh dengan tebal rata-rata yang berbeda maka di dapatkan nilai estimasi sumberdaya sebesar 25.918.419,11 ton untuk tebal rata-rata 2 meter, 51.836.838,22 ton untuk tebal rata-rata 4 meter, 77.755.257.34  untuk tebal rata-rata 6 meter, 103.673.676,40 ton untuk tebal rata-rata 8 meter dan 129.592.095,50 ton untuk tebal rata-rata 10 meter. Nilai perhitungan endapan ini termasuk dalam perhitungan sumberdaya tereka. Untuk nilai perhitungan sumberdaya dan cadangan yang lebih akurat maka sebaiknya dilakukan pengambilan conto dengan melakukan pemboran.
WEBINAR SEBAGAI KEGIATAN PENINGKATAN KOMPETENSI WIDYAISWARA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Sofia Silvianita; Eko Yulianto
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 11, No 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v11i2.2422

Abstract

Abstrak: Selama masa pandemi COVID-19 banyak webinar gratis ditawarkan oleh Instansi Pemerintah, BUMN, Swasta maupun Perguruan Tinggi, dengan materi yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat Widyaiswara mengikuti webinar dan persepsi mereka terhadap kegiatan webinar untuk peningkatan kompetensi widyaiswara selama Work From Home (WFH) di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan partisipan berjumlah 62 orang Widyaiswara yang berasal dari 12 Lembaga Diklat Pemerintah di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dalam bentuk google form yang dibagikan secara daring melalui whatsapp. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyatakan adanya minat yang besar widyaiswara untuk mengikuti webinar ditunjukkan dengan 96,77% Widyaiswara telah mengikuti webinar di masa pandemi COVID-19 dan 90 % diantaranya mengikuti lebih dari 2 kali selama 10 minggu masa WFH. Selain itu 86,67% merasakan manfaat webinar yang diikuti terhadap peningkatan kompetensinya. Pertimbangan Widyaiswara mengikuti webinar terutama adalah materi yang menarik, mendapatkan sertifikat, dan gratis. Materi yang dianggap menarik dan bermanfaat oleh Widyaiswara terutama adalah materi yang terkait spesialisasi Widyaiswara dan teknologi pembelajaran daring (online).Abstract:  During the COVID-19 pandemic, Government, BUMN, Private, and Universities offered many free webinars with various materials. This study aimed to determine Widyaiswara's interest in participating in webinars and their perceptions of webinar activities to increase widyaiswara's competence during Work From Home (WFH) in the COVID-19 pandemic. This research was a descriptive qualitative study with 62 participants. Participants are Widyaiswara from 12 Government Training Institutions in the Special Province of Yogyakarta. Data is collected using a questionnaire in the Google forms that are shared online via WhatsApp. The collected data were analyzed descriptively. The study results stated that Widyaiswara had a great interest in participating in the webinar, shown by 96.77%. Widyaiswara had followed the webinar during the COVID-19 pandemic, and 90% of them participated more than two times during the ten weeks of WFH. Also, 86.67% felt the benefits of the webinar that was followed by increasing their competence. Widyaiswara's consideration in attending the webinar was mainly interesting material, getting a certificate, and it is free. Material that is considered interesting and useful by Widyaiswara is mainly related to Widyaiswara's specialization and online learning technology
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP LINGKARAN DENGAN METODE PENEMUAN BAGI MAHASISWA Mahsup Mahsup; Abdillah Abdillah; Syaharuddin Syaharuddin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 9, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v9i2.871

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran dengan menerapkan metode penemuan sebagai upaya untuk meningkatkan penguasaan konsep garis singgung lingkaran mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III jurusan pendidikan matematiaka UM Mataram yang mengikuti kegiatan pembelajaran. Data yang dikumpulkan antara lain berasal dari: (a) hasil pekerjaan mahasiswa secara tertulis, (b) hasil wawancara, (c) hasil observasi dan hasil catatan lapangan. Peningkatan  penguasaan konsep mahasiswa dapat dilihat dari hasil tes belajar dan aktivitas mahasiswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian dilihat dari hasil observasi dan hasil tes akhir siklus. Hasil observasi menunjukkan bahwa yang dilakukan pada kategori sangat baik. Dari hasil tes akhir siklus persentasi ketuntasan klasikal sebesar 94% yang menujukkan bahwa dapat membangun kemampuan pemahaman analisis matematika mahasiswa tentang konsep lingkaran. Abstract:  This study aims to describe learning by applying the discovery method as an effort to improve mastery of tangent concepts. This type of research is Class Action Research (CAR). The data sources used in this study were third semester students in mathematics education department who participated in learning activities. Data collected include: (a) results of student work in writing, (b) results of interviews, (c) results of observations and results of field notes. Improved mastery of student concepts can be seen from the results of learning tests and student activities during the learning process. The results of the study are seen from the results of observations and the results of the final cycle test. The observation results show that what is done in the category is very good. From the results of the final test percentage of classical completeness of 94%, that showing that it can build the ability to understand student mathematical analysis of the concept of circles. 
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NOGOSAREN GAMPING SLEMAN Nadziroh Nadziroh
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 6, No 2 (2015): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v6i2.167

Abstract

This study is intended to increase the student’s achievement and process to excute the social studies learning withRole Playing approach.This study is a Classroom Action Research (CAR) implemented to 4th elementary students inSDN Nogosaren Gamping Sleman as the object of study. This study contains two cycles, starts from planning,implementation, monitoring, reflecting and improving. The data were collected by using learning achievement test,observations, and interviews. The data from learning achievement tests were analyzed by using the descriptivequantitative technique. The data from observations and interviews were analyzed by using the descriptive qualitativetechnique on the basics of the results of the observation and reflection.Findings suggest that by the Role Playingapproach implementation, the civic education can get its best result. The student’s score increases. It is proved bythe average score in each examination. At the first cycle, the average score is 69,43 and the second cycle is 74,90.
MEMBANGUN LINGKUNGAN SEKOLAH KREATIF DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Muhammad Nuhman Mahfud; Sutama Sutama
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 11, No 3 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v11i3.2413

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan cara membangun sekolah kreatif dan untuk mendeskripsikan kualifikasi dan kompetensi Guru dan siswa yang dibutuhkan dalam era revolusi industri. Penulis ingin melihat perkembangan lingkungan sekolah kreatif di Indonesa di Era Revolusi Industri 4.0. sudah menjadi kewajiban bagi sekolah untuk membangun lingkungan sekolah yang kreatif. Sekolah kreatif juga bergantung pada sumber daya manusia sekolah yaitu guru dan siswa. Syarat-syarat yang perlukan yaitu Guru harus mampu menciptakan ide baru, guru harus berani tampil beda, guru harus fleksibel artinya tidak kaku tetapi tetap punya prinsip, guru harus mudah bergaul, guru harus menyenangkan, guru harus suka melakukan eksperimen dan guru harus cekatan artinya dapat menangani masalah dengan cepat dan baik. Siswa dalam era ini juga dituntut untuk memiliki kompetensi yang memadai. Adapun keterampilan yang diminta yaitu; keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi dan kolaboratif, keterampilan berpikir kreatif dan inovatif, Literasi teknologi informasi dan komunikasi, contextual learning skill dan Literasi informasi dan media.Abstract: This research is a qualitative research with a literature study approach. The purpose of this study is to describe how to build a creative school and to describe the qualifications and competencies of teachers and students needed in the era of the industrial revolution. The author would like to see the development of a creative school environment in Indonesia in the Era of the Industrial Revolution 4.0. it has become an obligation  for schools to build a creative school environment. Creative schools also depend on the school's human resources, namely teachers and students. Requirements needed are the teacher must be able to create new ideas, the teacher must be brave to be different, the teacher must be flexible meaning not rigid but still has principles, the teacher must be easy to get along with, the teacher must be fun, the teacher must like to do experiments and the teacher must be deft deal with problems quickly and well. Students in this era are also required to have adequate competence. The skills requested are; critical thinking and problem solving skills, communication and collaborative skills, creative and innovative thinking skills, information and communication technology literacy, contextual learning skills and information and media literacy.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP TEORI BILANGAN BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Yunita Septriana Anwar; Abdillah Abdillah; Dewi Pramita
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 7, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v7i1.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman konsep Teori Bilangan bagi mahasiswa program studipendidikan matematika tahun akademik 2015/2016 FKIP UM Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian tindakankelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan disesuaikan dengan cakupan materi Keterbagian pada matakuliahTeori Bilangan. Setiap siklus meliputi tahapan-tahapan kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan,observasi, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu berjumlah 20 mahasiswa. Hasilpenelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dan aktivitas baik dalam kesiapan mahasiswa dalam mengikutipembelajaran, proses diskusi, hingga mempresentasikan hasil kerja kelompoknya. Pada siklus I, rata-rata skoraktivitas sebesar 12,45 dengan kategori aktif dan siklus II rata-rata skor 13,35 dengan kategori aktif. Sedangkan hasilbelajar pada siklus I diperoleh rata-rata kelas sebesar 68,75 dimana sebanyak 50% mahasiswa memperoleh nilaidiatas 70. Pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar dengan rata-rata kelas sebesar 70,06 dimana sebanyak66,67% mahasiswa memperoleh nilai diatas 70 meskipun nilai ini belum mencapai indikator keberhasilan yangditetapkan. Ada beberapa faktor penyebab belum tercapainya indikator keberhasilan ini salah satunya keterbatasanwaktu penelitian dan ada beberapa mahasiswa yang tidak hadir ketika evaluasi dilakukan.
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SERTA APLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Rerin Maulinda
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.76

Abstract

Abstrak - Dalam pandangan umum sebuah nilai terwadahi dalam kerangka kebudayaan masyarakat, karena kebudayaan merupakan salah satu sistem nilai. Di tataran filsafat dan kebudayaan, Sutan Takdir Alisyahbana dan Ki Hajar Dewantara mengenalkan rasa kebangsaan itu melalui proses kristalisasi konsep budaya bangsa. Dalam pengembangan budaya bangsa harus berlandaskan pada nilai-nilai sosial bangsa yang selama ini telah berperan besar dalam memajukan bangsa Indonesia. Karya sastra menjadi sarana untuk menyampaikan pesan tentang kebenaran, tentang apa yang baik dan yang buruk. Karya sastra seharusnya memberi manfaat positif bagi pembaca. Kandungan nilai yang tersimpan dalam karya sastra harus digali agar sampai kepada pembaca. Karya-karya sastra yang memberikan nilai-nilai sebagaimana fungsi sastra utile memberikan kegunaan kepada pembaca. Penerapan nilai-nilai tersebut akan berkontribusi pada pembentukan karakter individu maupun masyarakat yang akan mampu meretas nilai-nilai inti yang luhur sehingga dapat digunakan sebagai pilot pembentukan budaya bangsa secara nasional. Dalam hal ini, karya sastra sangat mendukung pembentukan karakter sesorang yang disebabkan oleh alur kisahnya. Karakter Tokoh Utama yang terdapat dalam novel Surga Yang Tak Dirindukan, berdasarkan hasil analisis terdiri dari enam karakter tokoh utama. Adapaun karakter tokoh utamadalam novel Surga Yang Tak Dirindukan, yaitu: (a) Religius. (b) Peduli Lingkungan. (c)Kreatif. (d) Toleransi. (e) Tanggung Jawab. (f) Kerja Keras.  Abstract - In general view a value is embodied within the framework of the culture of society, because culture is one of the value system. At the level of philosophy and culture, Sutan Takdir Alisyahbana and Ki Hajar Dewantara introduce the sense of nationality through the process of crystallizing the nation's cultural concept. In the development of the nation's culture must be based on the social values of the nation that has been playing a major role in advancing the nation of Indonesia. Literary works are a means to convey the message of truth, about what is good and what is bad. Literary works should have positive benefits for the reader. The content of the value stored in the literary works must be extracted to reach the reader. Literary works that provide values as well as utility literary functions provide usefulness to the reader. Implementation of these values will contribute to the formation of individual characters and communities that will be able to pave the core values of the noble so that it can be used as a pilot of national culture formation nationally. In this case, literary works strongly support the formation of one's character caused by the plot of the story. The character of the main character in the novel of the Unwanted Heaven, based on the analysis result consists of six characters of the main character. The characters of the main characters in the novel of Heaven Not Missed, namely: (a) Religious. (b) Care for the Environment. (c) Creative. (d) Tolerance. (e) Responsibility. (f) Hard Work.
PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DAN EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP KECAKAPAN BERPIKIR KRITIS MUATAN IPA KELAS IV SD Andi Yuliyono; Elvira Hosein Radia
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 11, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v11i1.1898

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh antara model pembelajaran Picture and Picture dan model pembelajaran Example non Example terhadap Kecakapan Berpikir Krtis muatan IPA Siswa Kelas IV SDN Gugus Diponegoro Kota Salatiga.. Desain penelitian ini adalah yaitu penelitian Quasi eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Instrumen penelitian data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan Uji-t untuk mengukur dan mengetahui perbedaan kecakapan berpikir kritis IPA kelas IV SD pada kelompok eksperimen setelah mendapat perlakuan. Hasil analisis data dengan menggunakan Uji-t diperoleh hasil nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,00 yang berarti tidak lebih besar dari 0,05 (0,00 < 0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara Picture and Picture dan Example non Example terhadap kemampuan berpikir kritis muatan IPA kelas IV SDN Gugus Diponegoro.Abstract:  This study aims to determine whether there is a difference between the effect of the Picture and Picture learning model and the Example non Example learning model on the Critical Thinking Skills of the Natural Sciences Class IV SDN Diponegoro Cluster Salatiga City. Equivalent Control Group Design. Data study instruments in this study used observation sheets and tests. The data analysis technique in this study used the t-test to measure and determine the differences in critical thinking skills of Class IV Natural Sciences in the experimental group after receiving treatment. The results of data analysis using the t-test showed that the significance value (2-tailed) was 0.00 which means no greater than 0.05 (0.00 <0.05) then Ho was rejected and Ha was accepted. The results of this study can be concluded that there is a significant difference between the Picture and Picture and Example non Example on the ability to think critically the science content of class IV SDN Diponegoro Cluster.