cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2020): October" : 28 Documents clear
EDUKASI PERAWATAN FOOT AND ANKLE EXERCISES TERHADAP PENCEGAHAN KOMPLIKASI KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Baiq Ruli Fatmawati; Marthilda Suprayitna; Kurniati Prihatin; Zuliardi Zuliardi; Zaenal Arifin; Zuhratul Hajri
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2919

Abstract

Abstrak: Komplikasi penyakit diabetes mellitus yang sering dijumpai adalah kaki diabetik yang ditandai dengan ulkus, infeksi, gangren dan artropi charcot. Upaya pencegahan kaki diabetic dilakukan dengan cara pemeriksaan, perawatan dan Foot and Ankle Exercises, sehingga dapat mencegah terjadinya luka dan dapat meningkatkan vaskularisasi pada kaki penderita diabetes mellitus. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana perawatan dan Foot and Ankle Exercises pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Penimbung, Gunungsari, Lombok Barat. Metode yang digunakan melalui pendidikan kesehatan tentang perawatan dan pelatihan senam kaki (Foot and Ankle Exercises) sebagai tindakan pencegahan terhadap komplikasi kaki diabetik pada 35 responden dengan diabetes mellitus. Evaluasi Akhir Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah diperolehnya pengetahuan penderita diabetes mellitus terhadap perawatan kaki yang menunjukkan peningkatan nilai rerata post test menjadi 75 dari nilai rerata pada pre test 31 terhadap 30 responden. Diharapkan informasi yang telah disampaikan dalam modul dapat dijadikan panduan dalam memantau penatalaksanaan perawatan kaki pada diabetes mellitus serta Kegiatan senam kaki ini dapat dilakukan secara teratur dirumah dan gerakannya disesuaikan dengan kemampuan tubuh.Abstract: A complication of diabetes mellitus often encountered by diabetic foot which is characterized by ulcers, infection and gangrene and Charcot’s anthropic. Prevention of diabetic food is done examination, Foot treatment and Ankle Exercises, can prevent injury and can increase vascularity blood in feet. The purpose of devotion to this community  is a educate the public about how to care foot with Foot treatment and Ankle Exercises for people with diabetes mellitus  in Penimbung public Health Center, sub district Gunungsari, West Lombok, West Nusa Tenggara. Methods used through health education regarding the care and training of foot and ankle exercises as a preventive measure against complications of diabetic foot in 35 respondent with diabetes mellitus. Final Evaluation of Community Service Program obtained knowledge of diabetes mellitus sufferers on foot care which shows an increase in the mean value of the posttest to 75 from the mean value in the pre-test 31 to 35 respondents. the information that has been conveyed in the module can be used as a guide in monitoring the management of foot care in diabetes mellitus and this Foot treatment and Ankle Exercises can be done regularly at home and the movements are adjusted to the body's ability.
PERAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN YOUTUBE DALAM PEMBUATAN ACARA DAN KEGIATAN KARANG TARUNA Anggun Citra Dini Dwi Puspitasari; Riko Riko
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2601

Abstract

Abstrak: Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan yang berperan penting dalam mengembangkan potensi generasi muda di lingkungannya. Kami mendapati bahwa Karang Taruna RT 010 RW 02 Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur kurang aktif dalam membuat acara dan kegiatan-kegiatan di lingkungannya. Salah satunya karena mereka belum memanfaatkan media sosial Instagram dan YouTube sebagai wadah mengekspresikan diri untuk aktif membuat kegiatan-kegiatan di lingkungannya. Untuk itu, kami melakukan sosialisasi tentang peran media sosial Instagram dan YouTube sebagai wadah mengekspresikan diri agar aktif membuat acara dan kegiatan-kegiatan kepemudaan di lingkungan RT 010 RW 02 Kelurahan Susukan, serta memberikan pelatihan cara mengedit video untuk mempublikasikannya di Instagram dan YouTube. Setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan, pada akhirnya Pemuda Karang Taruna RT 010 RW 02 Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur dapat mengedit video kegiatan mereka, dan siap untuk dipublikasikannya di Instagram dan YouTube dengan akun atau channel Karang Taruna RT 010 RW 02 Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur.Abstract: Karang Taruna is a youth organization that plays an important role in developing the younger generation within local community. We found that Karang Taruna RT 010 RW 02 Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur is less active in creating events and activities within its community. For this reason, we conducted socialization about the role of social media like Instagram and YouTube, not only as a form of expression, but also as a form of creating events and activities. We also provided training on how to edit videos for Instagram and YouTube. After the socialization and training, this Karang Taruna is managed to edit their video documentation and published it to their Karang Taruna Instagram account and YouTube channel.
PELATIHAN SOLIDWORK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK MENGGAMBAR BAGI SISWA SMKN Novi Sukma Drastiawati; Nur Aini Susanti; Tri Hartutuk Ningsih; Diah Wulandari; Andita Nataria Fitri Ganda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.1470

Abstract

Abstrak: Dunia pendidikan saat ini tengah menghadapi revolusi industri 4.0, untuk generasi muda perlu persiapan dari segi kemampuan dalam bidang komputer. Bagi siswa SMK, kemampuan yang harus ditingkatkan adalah terampil menggunakan komputer untuk mendesain sebagai pengembangan pada mata pelajaran teknik menggambar. SMKN 1 Bendo merupakan salah satu SMK terbaik di Kabupaten Magetan, sehingga penambahan keterampilan sudah layak dimiliki oleh siswa-siswa pada sekolah tersebut, namum berdasarkan silabus yang ada salah satu pengembangan teknik menggambar masih berupa mata pelajaran CAD (Computer Aided Design). Berdasarkan misi sekolah, satunya adalah mengupayakan mutu layanan pendidikan kejuruan sesuai dengan tuntutan masyarakat dunia usaha dan dunia industri, maka pelatihan tentang teknik menggambar menggunakan komputer perlu ditambahkan secara khusus. Salah satu pengembangan yang diperlukan adalah terampil menggunakan software SolidWork. Para siswa dapat meningkatan keterampilan menggunakan software tersebut dengan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh dosen-dosen Teknik Mesin UNESA. Metode pelatihan SolidWork menggunakan metode pembelajaran secara langsung (direct instruction), yang meliputi kegiatan orientasi, presentasi, latihan terstruktur, latihan terbimbing, dan latihan mandiri. Respon siswa terhadap pelatihan SolidWork adalah 97,67% hal tersebut menunjukkan siswa memberikan respon sangat positif.Abstract: The World of Education is currently facing an industrial revolution 4.0, for the younger generation needs preparation in terms of capabilities in the computer field. For vocational students, the ability that must be improved is in using computers to design as a development in drawing engineering subjects. Bendo 1 Vocational School is one of the best Vocational Schools in Magetan Regency, so that the addition of skills is appropriate for students at the school, but based on the syllabus, one of the techniques of drawing is CAD (Computer Aided Design) subjects. Based on the school mission, one of which is to strive for the quality of vocational education services in accordance with the demands of the business community and the industrial world, training on drawing techniques using computers needs to be added specifically. One development that is needed is regarding the ability of students to skillfully use Solidwork software. Students can improve their skills to use the software by attending training held by UNESA Mechanical Engineering lecturers. The SolidWork training method uses the direct instruction method, which includes orientation activities, presentations, structured exercises, guided exercises, and independent training. The response of students to SolidWork training was 97.67%, it shows students gave very positive responses.
PELATIHAN PENGGUNAAN OBAT SECARA TEPAT UNTUK SWAMEDIKASI Handa Muliasari; Agus Dwi Ananto; Candra Eka Puspitasari; Rizqa Fersiyana Deccati; Virnia Wanda Utami
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2750

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lembah Sempaga, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penggunaan obat secara tepat dalam melakukan swamedikasi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi tentang penggunaan obat yang tepat yang dilanjutkan dengan workshop mengisi identitas obat dan penggunaan umum obat. Peserta kegiatan dapat memahami materi yang disampaikan yang ditunjukkan dengan kemampuan menjawab pertanyaan ketika diskusi. Pemahaman penggunaan obat yang tepat juga terukur dari kemampuan mengisi catatan identitas obat dan menggunakan obat dengan benar, serta dapat menyampaikannya di depan forum diskusi dengan baik. Pemahaman yang baik tentang penggunaan obat yang tepat diharapkan dapat menjadi panduan masyarakat dalam melakukan swamedikasi, sehingga tidak terjadi kesalahan pengobatan maupun resiko efek samping obat.Abstract: Community service activities have been carried out in Lembah Sempaga Village, Narmada District, West Lombok Regency, which aims to provide understanding to the community about the proper use of drugs in conducting self-medication. Community service activities are carried out by providing socialization about the proper use of drugs, followed by workshop to fill in the drug identities and general use of drugs. The participants were able to understand the material presented which is shown by the ability to answer questions during the discussion. Understanding of proper drug use was also measured by the ability to fill in the records of drug identity and drug use properly. The participants were also able to convey it in front of discussion forums properly. A good understanding of proper drug use is expected to be a guide for the community in conducting self-medication, so that there is no medication error or the risk of drug side effects.
PELATIHAN STRATEGI FEEDBACK EFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN KEPADA GURU SMK Muhtar Ahmad; Muzakkir Muzakkir; Zinnurain Zinnurain; Farida Fitriani; Hastuti Diah Ikawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2880

Abstract

Abstrak: Memberi feedback dalam setiap pembelajaran diyakini efektif untuk menjawab masalah belajar, asalkan guru bisa memahami langkah dan strategi yang sesuai karakter siswa, untuk itu pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh karena itu guru-guru SMK Islam Darussalam sangat membutuhkan pelatihan-pelatihan seperti ini. Target program ini agar guru bisa menguasai, memahami, dan menerapkan strategi umpan balik (feedback) dalam setiap pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu pembinaan secara partisipatif. Adapun teknik pelaksanaan program ini akan dilakukan secara tim yang terdiri dari dosen, ditugaskan untuk mendampingi guru-guru agar pelaksanaan pelatihan berjalan secara optimal. Pelatihan ini dikhususkan guna memantapkan dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kreativitas mengajar guru di kelas serta memahami metode memberi feedbcak afektif. Program pelatihan ini dilaksanakan di SMK Islam Darussalam dengan melibatkan guru sebagai peserta. Berdasarkan hasil pelaksanaan pelatihan bahwa kemajuan kegiatan hingga laporan ini dibuat telah mencapai 90% mengacu pada proposal yang telah disusun sebelumnya dan serta berdasarkan target awal bahwa: (1) Guru sangat antusias mengikuti proses pelatihan, (2) Guru sudah bisa memahami strategi umpan balik (feedback), (3) Ada inovasi baru bagi guru untuk memecahkan masalah kesulitan belajar siswa, (4) adanya respon baik guru bahwa 85% guru sangat puas, (5) dari mitra yaitu kepala sekolah berharap kegiatan seperti sangat bermanfaat sehingga dapat dilanjutkan kembali untuk program pengabdian berikutnya.Abstract: Providing feedback in each learning is believed to be effective to answer learning problems, provided that teachers can understand the appropriate steps and strategies of the student's character, therefore this training is urgently needed therefore the teachers of SMK Islam Darussalam are in desperate need of training like this. The target of this program is for teachers to master, understand, and implement feedback strategies in each learning. The method used in this training is participatory coaching. The technique of implementing this program will be carried out in a team consisting of lecturers, assigned to accompany the teachers so that the implementation of the training runs optimally. This training is devoted to strengthening and improving teachers' ability to develop the creativity of teaching teachers in the classroom and understand the methods of providing effective feedback. This training program was conducted in SMK Islam Darussalam by engaging teachers as participants. Based on the results of the implementation of the training that the progress of the activities until this report was made has reached 90% refers to the proposals that have been drawn up earlier and based on the initial target that: (1) Teachers are very enthusiastic to follow the training process, (2) Teachers can already understand feedback strategies, (3) There are new innovations for teachers to solve students' learning difficulties, (4) there is a good response of teachers that 85% of teachers are very satisfied, (5) from the partner that is the principal hopes such activities are very useful so that it can be resumed for the next devotional program.
SEKOLAH KADER PENGAWAS PARTISIPATIF DARING SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN PEMILU DAN PILKADA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Ahmad Saufi; Ahmad Faiz; Muhammad Rezky Yanuar
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2400

Abstract

Abstrak: Wabah pandemi covid-19 membawa pengaruh yang cukup besar pada proses tahapan pemilihan kepala daerah. Perubahan pola dan bentuk pengawasan dan pelatihan yang bersifat konvensional tatap muka berganti tempat menjadi pertemuan massal dalam ruang virtual. Sekolah Kader Pengawas Partisipatif adalah sebuah gerakan yang diinisiasi Bawaslu sebagai media pendidikan masyarakat untuk menciptakan pilkada yang berintegritas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat dan pemahaman akan tugas, pokok dan fungsi pengawasan pemilu dan pilkada sehingga memiliki dampak keterlibatan yang begitu tinggi dari masyarakat. Pendidikan pengawasan partisipatif juga meningkatkan ruang diskusi intensif dan menjadi rujukan bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi. Menciptakan kader pengawas sebagai penggerak masyarakat dalam mengawasi proses pilkada serentak 2020. Kegiatan ini menggunakan metode Daring dengan sistem campuran menggabungkan antara E-learning, audio visual dan diskusi online tatap muka antara peserta dan pemateri. Setiap peserta memiliki akun dan secara mandiri mengerjakan materi yang terdiri dari 9 topik dengan jumlah 50 slide halaman yang disampaikan oleh Komisioner Bawaslu di 23 Provinsi. Hasil kegiatan ini secara jangka pendek peserta diharapkan mampu menjadi pengawas partisipatif didaerahnya masing-masing. Sedangkan jangka panjang, program ini dapat berkelanjutan dan menjadi model pembelajaran yang efektif dan mudah dipahami dalam membangun mitra antara bawaslu dengan masyarakat.Abstract: An outbreak of the Coronavirus disease pandemic (covid-19) had a considerable influence on the local election process. Changing patterns and forms of supervision and conventional training face to face change into a mass meeting in a virtual space. The Participatory Supervisor Cadre School is a movement initiated by Bawaslu as a public education medium to create an local elections with integrity. The aim of this lesson is to increase community participatory supervision and understanding of the duties, principles and functions of election and regional election supervision so that it has a high level of community involvement. Participatory supervision education also increases the space for intensive discussion and becomes a reference for the public in obtaining information. Create a cadre of supervisors as community mobilizers in overseeing the simultaneous local election process in 2020. This activity uses the Online method with a mixed system combining E-learning, audio visual and online face-to-face discussions between participants and presenters. Each participant has an account and independently works on material consisting of 9 topics with a total of 50 page slides delivered by Bawaslu Commissioners in 23 Provinces. The results of this activity in the short term are expected to be able to become participatory supervisors in their respective regions. While for the long term, this program can be sustainable and become an effective and easily understood learning model in building partners between Bawaslu and the community.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PADA UKM DALAM MENGHADAPI ERA INDUSTRI 4.0 Hadi Irfani; Fitri Yeni; Rika Wahyuni
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2799

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan digital marketing pada era industri 4.0 dapat dijadikan alternatif strategi dalam pemasaran produk agar memudahkan pelaku usaha memantau dan menyediakan kebutuhan serta keinginan calon konsumen, sedangkan dari sisi calon konsumen dapat digunakan sebagai media yang memudahkan dalam pencarian informasi produk. Akan tetapi, penggunaannya tidak banyak disadari oleh pelaku usaha, terutama para UKM usaha Uberrr Snack 88 Kota Solok yang masih menggunakan sistem pemasaran konvensional. Kegiatan ini dirancang untuk tujuan: 1)  peningkatan pengetahuan dan kemampuan pelaku UKM Usaha Uberrr Snack 88 Kota Solok dalam manajemen pemasaran untuk mendorong penjualan produk dalam skala luas dan meningkatkan daya saing UKM, (2) peningkatan penguasaan digital marketing pada pelaku UKM untuk menarik minat calon konsumen dengan menggunakan Google Bisnisku. Metode pelaksanaan kegiatan PKM, meliputi: 1) observasi dan wawancara; 2) identifikasi masalah, 3) pembuatan video tutorial Google Bisnisku, 4) penyuluhan dan pelatihan, 5) pembuatan laporan kegiatan PKM yaitu laporan hasil pelatihan, laporan kemajuan dan laporan akhir, 6) pembuatan artikel jurnal nasional. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terwujudnya semua target kegiatan, kerja sama dengan mitra terjalin dengan baik, pemasaran produk memiliki jangkauan lebih luas dan muncul pada pencarian google bisnisku serta peningkatan daya saing UKM usaha Uberr Snack 88 UKM Kota Solok.Abstract: In industrial revolution 4.0, digital marketing can be used as an alternative strategy in product marketing to make it easier for businesses to monitor and provide the needs and wants of their potential consumers. As for the consumers, digital marketing makes it easier for them to find information about the product. However, not many people are aware of the use and benefits of digital marketing, especially the small and medium enterprises (SME) of Uberrr Snack 88 in Solok City that still use conventional marketing systems. This activity is designed with the purpose of: 1) increasing the knowledge and abilities of SMEs of Uberrr Snack 88 in Solok City in marketing management to increase product sales in a wider scale and to increase the competitiveness of SMEs, 2) increasing the ability of SMEs to attract consumers using  Google Bisnisku (Google My Business). The method used to implement this activity includes: 1) observation and interviews, 2) problems identification, 3) making tutorial videos about Google My Business, 4) training and mentoring, 5) making the PKM activity report which are the report of the training results, the report of the progress, and the final report, 6) writing national journal articles. The results of this activity are the realization of all activity targets, building good cooperation with partners, and product marketing that has a wider reach and comes up on Google My Business search, as well as increasing the competitiveness of the small and medium enterprises of Uberrr Snack 88 in Solok City.
PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK 3M PLUS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DEMAM BERDARAH DENGUE Ratna Dian Kurniawati; Agung Sutriyawan; Ina Sugiharti; Supriyatni Supriyatni; Desi Trisiani; Ekawati Ekawati; Verano Verano; AA Cahya; Astrid Astrid; Sony Sony
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2642

Abstract

Abstrak: Upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemutusan siklus penularan DBD yaitu mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengendalikan dan mencegah DBD melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. DBD masih meningkat dan menjadi masalah kesehatan yang tersebar di 5 desa di wilayah kerja Puskesmas Margaasih.  Tahun 2014 - 2017 DBD mencapai 93 kasus dengan kematian 5 orang. Dari 22 RW kasus tertinggi terjadi di desa Margaasih terutama di RW 05 dan RW 13, yaitu sebanyak  30 kasus dan 3 orang diantaranya meninggal dunia. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mencegah DBD melalui kegiatan PSN 3M Plus menjadi penyebab DBD terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini sesuai penelitian Ratna bahwa ada hubungan antara kegiatan menguras dan menutup penampungan air, memanfaatkan barang bekas yang dapat menampung air dan kebiasaan menggantung baju dengan kejadian DBD. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan. Penyuluhan diikuti oleh kader sebagai agent of change dalam mempercepat optimalisasi pelaksanaan PSN 3M Plus. Sebagian kader (70%) mempunyai pengetahuan yang baik setelah mengikuti penyuluhan. Kader diharapkan mampu mengaplikasikan peran sebagai agent of change dengan baik sehingga DBD bias ditekan dengan PSN 3M Plus.Abstract: Efforts to control Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) are through breaking the dengue transmission cycle, namely preventing the bite of Aedes aegypti mosquitoes. This community service aims to control and prevent dengue through the 3M Plus Mosquito Nest Eradication (PSN). DHF is still increasing and is a health problem that is spread across 5 villages in the working area of the Margaasih Puskesmas. In 2014 - 2017 DHF reached 93 cases with 5 deaths. Of the 22 RWs, the highest cases occurred in Margaasih village, especially in RW 05 and RW 13, with 30 cases and 3 of them died. Lack of public awareness in preventing dengue through the 3M Plus PSN activities is the cause of dengue fever to continue to increase every year. This is consistent with Ratna's research that there is a relationship between draining and closing water reservoirs, utilizing used items that can hold water and hanging clothes with the incidence of dengue fever. This community service activity is carried out by means of extension methods. Counseling was followed by cadres as agents of change in accelerating the optimization of the implementation of the 3M Plus PSN. Some cadres (70%) have good knowledge after attending counseling. Cadres are expected to be able to apply their role as agent of change well so that DHF can be suppressed by the 3M Plus PSN.
PELATIHAN PERCAKAPAN DASAR DALAM BAHASA INGGRIS UNTUK REMAJA Syaadiah Arifin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2358

Abstract

Abstrak: Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah untuk memotivasi peserta untuk belajar bahasa Inggris lebih serius di usia muda, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta yang masih kurang. Untuk mencapai tujuan ini dipakailah beberapa pendekatan-pendekatan pengajaran seperti: ceramah, tanya jawab, diskusi, dan juga menggunakan teknik-teknik pengajaran yang efektif untuk anak remaja seperti: drilling, role playing, dan games. Tim juga menyiapkan modul dengan topik-topik yang menarik yang disesuaikan dengan kemampuan para peserta. Program ini cukup memotivasi para peserta untuk belajar bahasa Inggris sebagai aktivitas yang menyenangkan. Hal ini dapat terlihat dari rasa keingin tahuan peserta yang tinggi untuk mengikuti semua aktivitas yang diselenggarakan Tim Pengmas. Kendala utama dari program ini adalah keterbatasn waktu yang ada. Para peserta mempunyai jadwal yang ketat baik dari sekolah maupun dari yayasan. Kesimpulan yang dapat diambil dalam memecahkan problem ini adalah anak-anak perlu di bimbing untuk menjadi pembelajar mandiri, dan sudah tentu dengan pendampingan guru bahasa Inggris atau dari instruktur bahasa Inggris.Abstract: The aims of the training are to motivate the participants to learn English more seriously in their young age, and to improve their English ability to speak English. To reach these objectives, the team used some approaches such as, lecturing, discussion, questioning and answering, and also some effective teaching techniques for teenagers, such as repetition, role playing and games. The team also prepared modules with interesting topics that were tailored to the abilities of the participants. This program could motivate participants to learn English as fun activities. It could be seen that they were very enthusiastic to participate in all activities conducted by the Team. The main obstacle of this program was time-constrain. The participants had a very tight schedule from both the school and the foundation. The suggested solution that might be effective to overcome this problem is to motivate the participants to be autonomous learners under the control of their English teacher or English instructor.
BUDIDAYA KANGKUNG DAN IKAN NILA DENGAN SISTEM AQUAPONIK Dewi Hikmah Marisda; Anisa Anisa; Rezkawati Saad; Yusri Handayani Hamid; Ilham Hadianto Karamma
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2786

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa aplikasi budidaya kangkung hidroponik dan ikan nila dengan sistem aquaponik dilaksanakan di Kelurahan Bontomanai, Kabupaten Gowa. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar bernilai produktif dan mengedukasi masyarakat dengan sistem budidaya yang ramah lingkungan. Tahapan pelaksanaan PKM ini meliputi tahapan survei lapangan dan kondisi mitra, sosialisasi kegiatan sebagian besar dilakukan melalui telepon, berhubung saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas di luar rumah, penyemaian bibit kangkung, pemasangan kolam instalasi Aquaponik, serta kegiatan pendampingan.  Teknologi yang digunakan yaitu budidaya sistem aquaponik, yang memanfaatkan limbah (kotoran) ikan nila sebagai pupuk alami bagi tanaman kangkung yang diletakkan di atasnya. Dari hasil pelaksanaan kegiatan PKM dihasilkan 1 (satu) unit kolam budidaya aquaponik, peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya pada mitra PKM ini.Abstract: Community Service Activities in the form of hydroponic water spinach and tilapia aquaculture applications system are carried out in Bontomanai village, Gowa regency. The purpose of this PKM activity is to utilize home yards for production value andto educate the public with an environmentally friendly cultivation system. The stages of implementing this PKM include the stages of field surveys and partner conditions. Next socialization of activities is mostly carried out by telephone since currently there is a Covid-19 pandemic which limits activities outside the home. Seeding kale seeds, installing Aquaponic installation ponds, spreading tilapia fish, and planting water spinach on Aquaponic installation, as well as assistance activities. The technology used is Aquaponic Cultivation System, which utilize tilapia waste (manure) as a natural fertilizer for kale plants placed on it. From the results of the implementation of PKM activities is 1 (one) Aquaponic cultivation pond unit was produced, increasing public knowledge, especially on this PKM partner.

Page 2 of 3 | Total Record : 28