cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020): November" : 87 Documents clear
PENGENALAN APLIKASI ANDROID SEBAGAI BAHAN BANTU PENGAJARAN MATA PELAJARAN KIMIA SMA Muhammad Zulfadhilah; Nur Hidayah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.647 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2656

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat yang dilakukan pada beberapa sekolah menengah atas di daerah Banjarmasin ini bertujuan untuk mengenalkan  pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran.Pengabdian ini berfokus pada pemanfaatan teknologi berbasis perangkat lunak Android pada ponsel siswa sekolah menengah atas di daerah Banjarmasin untuk digunakan sebagai media belajar. Sehingga pelajar tidak merasa jenuh saat melakukan aktivitas pembelajaran. Berdasarkan observasi dan pembagian angket pada 34 siswa di 5 sekolah menengah atas daerah Banjarmasin didapatkan bahwa lebih dari 80% siswa-siswa di sekolah menengah atas masih menggunakan media konvensional dalam memahami sebuah materi pelajaran. Selain itu penggunaan teknologi dalam memahami materi pembelajaran didapatkan siswa dari internet dan hanya sedikit yang mengetahui bahwa sudah ada aplikasi-aplikasi berbasis android yang bisa digunakan sebagai salah satu media pembelajaran. Hal ini menjadi salah satu faktor pendorong rendahnya minat anak untuk belajar sehingga ada anggapan jika mata pelajaran tertentu sangat sulit dipahami, terutama mata pelajaran berbasis sains. Salah satu solusi yang coba ditawarkan adalah penggunaan aplikasi berbasis android sebagai media pembelajar. Hal ini ditunjang dengan gaya keseharian pelajar zaman sekarang yang tidak terlepas dari penggunaan gawai. Sosialisasi penggunaan aplikasi kepada siswa sekolah menengah atas menunjukkan hasil yang positif, dimana siswa merasa terbantu untuk memahami materi pembalajaran. Hal ini dapat dilihat dari respon pengisisan kuosiener setelah pengenalan aplikasi, dimana lebih dari 95% responden merasa lebih mudah memahami materi dengan adanya aplikasi android. Kata kunci:pendidikan; perangkat lunak; teknologi. ABSTRACTThis community service which was carried out at several senior high schools in the Banjarmasin area aims to introduce the use of technology as a learning medium. This service focuses on the use of Android software-based technology on the mobile phones of high school students in the Banjarmasin area to be used as learning media. So that students do not feel bored when doing learning activities. Based on observations and questionnaires distribution to 34 students in 5 high schools in the Banjarmasin area, it was found that more than 80% of students in high schools still used conventional media in understanding a subject matter. In addition, the use of technology in understanding learning material is obtained by students from the internet and only a few know that there are Android-based applications that can be used as a learning medium. This is one of the factors driving children's low interest in learning so that there is an assumption that certain subjects are very difficult to understand, especially science-based subjects. One solution that is being offered is the use of Android-based applications as a learning medium. This is supported by the daily style of students today which cannot be separated from the use of gadgets. The socialization of the use of the application to high school students shows positive results, where students find it helpful to understand the learning material. This can be seen from the response to filling in the questionnaire after the introduction of the application, where more than 95% of respondents find it easier to understand the material with the android application. Keywords: education; software; technology.
PEMANFAATAN MICROSOFT POWERPOINT SEBAGAI SOLUSI STRATEGI VISUAL DIGITAL MARKETING UNTUK UMKM DI MASA PANDEMI Alvian Alrasid Ajibulloh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.118 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2999

Abstract

ABSTRAKWabah Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) telah membuat Indonesia kerepotan, mengharuskan Pemerintah Indonesia memberlakukan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan penerapan social distancing dan juga work from home. Akibatnya, banyak perubahan perilaku yang dilakukan oleh masyarakat terutama pada daya beli dan konsumsi. Ini memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan sektor UMKM. Menurut kajian yang dibuat oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 memberikan implikasi negatif bagi perekonomian domestik seperti penurunan konsumsi dan daya beli masyarakat, penurunan kinerja perusahaan, ancaman pada sektor perbankan dan keuangan, serta eksistensi UMKM. Kondisi seperti ini membuat beberapa intansi; LPM Universitas Amikom Yogyakarta, Talenta Muda Indonesia dan Smartfren Community, menginisiasi suatu kegiatan sosial yang bertujuan membantu pelaku UMKM melalui segi pengetahuan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode daring, melalui media platform Zoom meeting dan disiarkan secara langsung melalui Youtube channel milik Smartfren community. Kegiatan ini dibuka untuk umum terkhusus untuk para pelaku UMKM. Peserta tidak hanya mendapatkan materi tapi juga mendapatkan template desain konten promosi, yang mana template ini bisa diubah sesuai dengan keinginan atau kebutuhan UMKM. Tujuan pelatihan ini ingin memberikan insight atau wawasan baru bagi para pelaku UMKM, yang mana kegiatan ini bisa menjadi satu inspirasi untuk bisa survive and struggle disituasi pandemi ini. Kata kunci: pemasaran digital; desain visual; microsoft powerpoint. ABSTRACTThe 2019 Coronavirus Diseases (Covid-19) outbreak has made Indonesia inconvenient, requiring the Indonesian Government to impose large-scale social restrictions (PSBB) and implement social distancing and also work from home. As a result, many changes in behavior have been made by the community, especially in terms of purchasing power and consumption. This has a big impact on the sustainability of the UMKM sector. According to a study made by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, it shows that the COVID-19 pandemic has negative implications for the domestic economy, such as a decrease in public consumption and purchasing power, a decline in company performance, threats to the banking and financial sectors, and the existence of UMKM. Conditions like this create several institutions; LPM Yogyakarta Amikom University, Indonesian Young Talenta and Smartfren Community, initiated a social activity that aims to help UMKM players through a knowledge perspective. This activity is carried out using the online method, through the Zoom meeting media platform and broadcast live via the Smartfren community's Youtube channel. This activity is open to the public, especially for UMKM players. Participants not only get material but also get promotional content design templates, which can be changed according to the wishes or needs of UMKM. The purpose of this training is to provide new insights or insights for UMKM players, which this activity can be an inspiration to be able to survive and struggle in this pandemic situation. Keywords: digital marketing; visual design; microsoft powerpoint.
PEMBERDAYAAN PESANTREN MIFTAHUL ULUM MELALUI BUDIDAYA SAYURAN SECARA ORGANIK DENGAN TEKNOLOGI TAKAKURA Jaini Fakhrudin; Danie Indra Yama; Mujib Mujib; Muhammad Ridwan; Robiatun Nisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.237 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3311

Abstract

ABSTRAKYayasan Ponpes Miftahul Ulum yang berada di Desa Ambangah memiliki lahan seluas 10 ha yang belum terkelola dan dimanfaatkan. Pengelolaan lahan tersebut masih terkendala karena sumberdaya dan keuangan. Praktek bercocok tanam saat ini hanya untuk kegiatan pembelajaran siswa pada mata pelajaran Muatan Lokal. Kemampuan manajerial usaha juga masih rendah dan tidak ada pembukuan yang jelas. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah supaya pihak pesantren memahami Teknik budidaya sayuran organik dengan teknologi takakura. Kegiatan pemberdayaan pesantren melalui pertanian organik takakura akan menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan menjadi nilai tambah serta meningkatkan kemampuan usaha dan ekonomi ponpes khususnya para siswa. Selain itu kegiatan pertanian di pesantren akan menambah variasi kegiatan dan aktivitas baru yang produktif serta menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar. Para siswa dan stakeholders terkait juga diajarkan pembuatan pupuk organik sistem takakura, budidaya tanaman sayuran yang sesuai rekomendasi, diajarkan kemampuan pengelolan Lembaga dan keuangan serta pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu melalui penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada mitra serta praktik langsung dilapangan. Evaluasi kegiatan dilaksanakan secara berkala untuk memantau pelaksanaan dan tindak lanjut kegiatan di lapangan dengan cara survey langsung ke lokasi mitra dan pemberian kuesioner. Adapun capaian yang sudah dilaksanakan yaitu meningkatan pengetahuan  dan keterampilan sumberdaya manusia dalam pembuatan kompos takakura, budidaya tanaman sayuran organik dengan metode yang efektif yaitu sistem takakura dan pemanfaatan lahan tidur yang dimiliki pondok pesantren untuk budidaya empat jenis sayuran. Kata kunci: pemberdayaan; pertanian organik; takakura. ABSTRACTThe Foundation of Miftahul Ulum Ponpes, which is located in Ambangah Village, has a land area of 10 hectares that has not been managed and utilized. The land management is still constrained due to resources and finance. The current farming practice is only for student learning activities in Local Content subjects. Business managerial ability is still low and there is no clear accountancy. The purpose of implementing this activity is so that the partners understand the organic vegetable faarming technique using takakura technology.The activities of empowering the boarding school through takakura organic farming will be an effective means of learning and become an added value as well as increase the business and economic capacity of the boarding school, especially students. In addition, agricultural activities at the boarding school will add variety to new productive activities and activities as well as become a model for the surrounding community. The students and related stakeholders were also taught how to make organic fertilizer for the takakura system, cultivate vegetables according to recommendations, teach the ability of institutional management and finance and product marketing. The method of implementing activities is through counseling, training and mentoring to partners and direct practice in the field. Evaluation of activities is carried out regularly to monitor the implementation and follow-up of activities in the field by means of direct surveys to partner locations and giving questionnaires.The training is carried out to coach any partners and direct practice in the field. The training has been increasing the knowledge and skills of human resources in making takakura compost, cultivating organic vegetable with effective methods, namely the takakura system and the use of land owned by the boarding school for the cultivation of several types of vegetables. Keywords: empowerment; organic farming; takakura.
PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI SDN 1 DAN SDN 2 GANTI PRAYA TIMUR LOMBOK TENGAH Muhammad Tahir; Safruddin Safruddin; Radiusman Radiusman; Nursaptini Nursaptini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.047 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2868

Abstract

ABSTRAK                                                               Pendidikan mitigasi bencana merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh prodi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Mataram. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan hal-hal yang harus dilakukan sebelum bencana (prabencana), saat bencana dan setelah bencana terjadi (pascabencana). Kegiatan pengabdian dilakukan di SDN 1 dan SDN 2 Ganti, Lombok Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru dan pegawai sekolah mitra yang berjumlah 22 orang dan dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan. Kegiatan yang dilakukan adalah pemaparan materi pendidikan mitigasi bencana, simulasi mitigasi bencana serta pemaparan materi trauma healing. Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar serta tujuan kegiatan ini tercapai. Hal ini diperoleh melalui hasil wawancara dengan guru sekolah mitra. Hasil wawancara menunjukkan bahwa guru-guru sekolah mitra dapat mengerti tentang pentingnya pendidikan mitigasi bencana pada usia dini dan cara-cara menggunakan trauma healing kepada siswa secara khusus dan masyarakat sekitar secara umum. Kata kunci: kegiatan PKM; mitigasi; gempa bumi. ABSTRACTDisaster mitigation education is one of the community dedication activities carried out by the Universitas Mataram primary school teacher education study program. This activity aims to provide knowledge and understanding of earthquake disaster preparedness and what to do before a disaster (pre-disaster), during a disaster, and after a disaster occurs (post-disaster). Community service activities were carried out at SDN 1 and SDN 2 Ganti, Central Lombok. This activity was attended by school principals, teachers, and partner school employees with totalling 22 people and was implemented using health protocols. The activities carried out were the presentation of disaster mitigation education materials, disaster mitigation simulations, and the presentation of trauma healing materials. This activity went well and smoothly and the objective of this activity was achieved. This was obtained through interviews with partner school teachers. The results of the interviews showed that partner school teachers could understand the importance of disaster mitigation education at an early age and ways to use trauma healing for students in particular and the surrounding community in general. Keywords: PKM activities; mitigation; earthquakes.
WASPADA COVID-19: PEMBAGIAN HANDSANITIZER DAN MASKER KAIN GRATIS KEPADA PENGEMUDI OJEK Alvi Kusuma Wardani; Nurul Qiyaam; Cyntiya Rahmawati; Baiq Leny Nopitasari; Baiq Nurbaety; Dzun Haryadi Ittiqo; Abdul Rahman Wahid
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.592 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2759

Abstract

ABSTRAKCoronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (Sars-Cov-2). Virus ini menyebar melalui percikan (droplets) dari saluran pernapasan yang dikeluarkan saat sedang batuk atau bersin.Salah satu faktor risiko yang menyebabkan penularan covid-19 pada tukang ojek baik ojek online maupun offline adalah adanya kontak dalam jarak deka tantara penumpang yang mungkin positif covid-19 dengan pengemudi ojek itu sendiri. Sebagian besar pengemudi ojek yang tidak melengkapi dirinya dengan alat pelindung diri (APD) sebagai salah satu langkah pencegahan penularan covid-19. Minimnya pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya covid-19 serta kurangnya pemasukan tiap harinya membuat para pengemudi ojek tidak menggunakan APD seperti masker. Kegiatan ini membagikan handsanitizer dan masker kain kepada pengemudi ojek sebagai upaya pencegahan dan pemutusan rantai penularan Covid-19. Kata kunci:covid-19; masker; handsanitizer; pengemudi ojek. ABSTRACTCoronavirus Disease 2019 (Covid-19) is a disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (Sars-Cov-2). This virus spreads through droplets from the respiratory tract that are released while coughing or sneezing. One of the risk factors that cause covid-19 transmission to ojek drivers both online and offline is that there is contact within the distance between passengers who might be positive with the ojek drivers themselves. Most of the ojek drivers who do not equip themselves with personal protective equipment (PPE) as a preventive measure for covid-19 transmission. The lack of knowledge and awareness about the dangers of covid-19 and the lack of daily income makes ojek drivers do not use PPE like a mask. This activity distributed handsanitizers and masks to ojek drivers as an effort to prevent and break the covid-19 transmission chain. Keywords: covid-19; mask; handsanitizer; ojek driver.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA MATEMATIKA PADA MATERI LUAS DAERAH BELAH KETUPAT DENGAN PENDEKATAN LUAS DAERAH SEGITIGA Jayanti Putri Purwaningrum; Latifah Nur Ahyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.787 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2449

Abstract

ABSTRAKGuru-guru di SD 4 Puyoh terbiasa mengajar dengan pola teacher centered sehingga mereka merasa kesulitan dalam mengembangkan berbagai kemampuan matematis siswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan praktik serta membantu para guru dalam mengembangkan berbagai kemampuan matematis siswa dengan menggunakan media pembelajaran berupa alat peraga matematika pada materi luas daerah belah ketupat dengan pendekatan luas daerah segitiga. Dengan adanya pengabdian ini, diharapkan dapat sangat menunjang guru-guru di SD 4 Puyoh dalam meningkatkan berbagai kemampuan matematis siswa SD. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu guru-guru di SD 4 Puyoh Kabupaten Kudus dapat mengenal dan memahami strategi (teori) dan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan matematis siswa. Selain itu, guru-guru juga dapat merancang dan menyusun media pembelajaran berupa alat peraga sebagai media pembelajaran matematika salah satunya pada materi luas daerah belah ketupat dengan pendekatan luas daerah segitiga. Guru-guru di SD tersebut pun memperoleh pengetahuan dan gambaran simulasi dan praktik pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berupa alat peraga sebagai media pembelajaran matematika pada materi luas daerah belah ketupat dengan pendekatan luas daerah segitiga untuk meningkatkan berbagai kemampuan matematis siswa. Kata kunci: matematika; media; alat peraga. ABSTRACTThe teachers at SD 4 Puyoh are accustomed to teaching with teacher centered patterns so that they find it difficult to develop various mathematical abilities of students. The purpose of this dedication activity is to provide knowledge and practice as well as assist teachers in developing various mathematical abilities of students by using learning media in the form of mathematical teaching aids on the material of rhombic areas with the area approach of triangular regions. With this dedication, it is expected to greatly support the teachers at SD 4 Puyoh in improving various mathematical abilities of elementary students. The result of this community service activity is that teachers at SD 4 Puyoh Kudus Regency can get to know and understand strategies (theory) and learning media that can be used to improve students' mathematical abilities. In addition, teachers can also design and compile learning media in the form of teaching aids as a medium for learning mathematics, one of which is on the wide area of the rhombic area with a triangle area approach. The teachers at the elementary school also gained knowledge and illustration of simulations and learning practices by using instructional media in the form of teaching aids as a medium for learning mathematics in the wide area of rhombic areas with a wide area approach to triangles to improve a variety of mathematical abilities of students Keywords: mathematics; media; props.
PENGENALAN ALAT–ALAT PRAKTIKUM FISIKA PADA MATERI OPTIK BAGI SISWA SMA NEGERI 8 MUARO JAMBI S. Purwaningsih; Nehru Nehru; Jufrida Jufrida; H. Pathoni; L. Muliawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.032 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2836

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan observasi yang telah dilakukan di SMA Negeri 8 Muaro Jambi, banyak materi Fisika yang semestinya diajarkan melalui praktikum dan percobaan, karena berbagai faktor maka praktikum dan percobaan fisika sering tidak dilakukan, kendala yang paling banyak  dijumpai adanya keterbatasan alat-alat praktikum yang tersedia.  Kendala tersebut tentunya tidak dapat dibiarkan, harus dicari penyelesainnya  agar pembelajaran fisika dapat berjalan sesuai dengan indikatornya. Demikian pula pada saat pembelajaran alat-alat optik, selama ini hanya dipelajari secara teori saja, pada hal untuk memahami konsep yang baik, disamping mempelajari teori juga harus disertai dengan praktikum agar dapat memahami konsep dengan baik dan juga menambah minat belajar siswa. Di SMA Negeri 8 Muaro Jambi tidak selalu praktikum dapat dilakukan, hal ini terkendala oleh ketiadaan alat-alat yang tersedia, terutama praktikum alat-alat optik. Untuk mengatasi masalah itu perlu dilakukan pengenalan alat-alat optik dan pada akhirnya melakukan praktikumnya agar supaya siswa dapat membuktikan kebenaran teori-teori yang sudah dipelajari. Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian sangat dibutuhkan bagi pihak sekolah terutama SMA Negeri 8 Muaro Jambi. Adanya kegiatan pengabdian ini guru fisika merasa terbantu dalam membelajarkan siswa-siswi dan mendapat inspirasi bagi guru untuk melakukan praktikum  alat-alat optik.. Kata Kunci: praktikum alat-alat optik; SMA Negeri  8 Muaro Jambi. ABSTRACTBased on observations in  SMA 8 Negeri Muaro Jambi, many Physics topic  should be taught with  practicum and experiment in laboratory.  Many  various factors the practicum and physics experiment was   not done. The most common obstacle was the lack of practicum tools available. These obstacles certainly can not be tolerated, solutions must be sought so that the learning of physics can proceed according to the indicators. Similarly, when learning optikal devices, so far only studied in theory only, in terms of understanding good concepts, besides studying theory must also be accompanied by a practicum in order to understand the concept well and also increased the  student interest in learning. In SMANegeri  8 Muaro Jambi not always practicum can be done, It was constrained by the lack of available equipment, especially practicum of optikal devices. To overcome this problem, it was necessary to introduce optikal devices and ultimately done the practicum . The students could  prove the truth of the theories  that they have learned. Based on community service activities that have been done,  it can be concluded that community service activities were  needed for schools, especially SMA Negeri 8 Muaro Jambi. Community service activity feel helped physics teachers in teaching students and got inspiration for teachers to doing the  practicum tools optiks. Keywords: optikal equipment practicum; SMA Negeri 8 Muaro Jambi.
SIMULASI APLIKASI INTERAKTIF PHET BAGI SISWA SMA PLUS NUSA TIMOR Godelfridus Hadung Lamanepa; Petrus Ola Begu; Oktavianus Ama Ki’i; Rosenti Pasaribu
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.312 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3286

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi informasi yang pesat mengubah pola kehidupan pada berbagai aspek.  Wujud perkembangannya bisa dilihat pada aspek pendidikan diantaranya pelaksanaan belajar secara online dan evaluasi belajar secara online. Dampak lain dari perubahan tersebut yakni kecenderungan siswa menggunakan media belajar yang disukai, mudah diakses, serta tertarik pada media-media belajar yang interaktif. Pergeseran pola belajar siswa yang demikian menuntut guru untuk mencari serta membiasakan diri untuk menggunakan media belajar interaktif sesuai kebutuhan belajar. Media simulasi interaktif PhET adalah salah satu cara guru menghadirkan pembelajaran interaktif di tengah pembelajaran. Tujuan kegiatan yakni menjaring informasi siswa tentang pembelajaran menggunakan aplikasi simulasi PhET. Topik simulasi dalam kegiatan mencakup kesetimbangan benda, hukum Hooke serta gaya dan gerak benda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode simulasi. Evaluasi kegiatan menggunakan angket respon pembelajaran dengan simulasi PhET. Hasilnya menunjukkan 88% siswa puas terhadap pembelajaran interaktif dengan media PhET. Selanjutnya penggunaan aplikasi interaktif ini diharapkan mampu membangun konsep-konsep fisika dan keterampilan proses sains siswa. Kata kunci: pembelajaran interaktif; simulasi PhET; hasil belajar. ABSTRACTThe rapid development of information technology changes the pattern of life in various aspects. The form of its development can be seen in the educational aspects including online learning implementation and online learning evaluation. Another impact of this change is the tendency of students to use learning media that they like, are easily accessible, and are interested in interactive learning media. This shift in student learning patterns requires teachers to seek out and get used to using interactive learning media according to learning needs. PhET interactive simulation media is one way for teachers to present interactive learning in the middle of learning. The purpose of the activity is to collect student information about learning using the PhET simulation application. Simulation topics in activities include the equilibrium of objects, Hooke's law and the forces and motion of objects. The method used in this activity is the simulation method. Evaluation of activities using a learning response questionnaire with a PhET simulation. The results showed that 88% of students were satisfied with interactive learning using PhET media. Furthermore, the use of this interactive application is expected to be able to build students' physics concepts and science process skills. Keywords: interactive learning; PhET simulation; learning outcomes.
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR DI LOMBOK TENGAH NTB Suhairin Suhairin; Muanah Muanah; Earlyna Sinthia Dewi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.152 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3144

Abstract

ABSTRAKPembuatan tahu menghasilkan volume limbah yang cukup banyak terutama limbah cairnya. Limbah cair tahu ini mengandung protein tinggi yang mudah terurai dengan cepat. Cairan ini apabila dibuang ke lingkungan tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu dapat menyebabkan bau busuk dan suasana yang tidak enak. Maka dari itu tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mengolah limbah cair tahu menjadi pupuk organik dengan cara fermentasi. Proses fermentasi membutuhkan waktu selama 14 hari dengan tambahan EM4, air kelapa, gula putih, dan air secukupnya. Semua bahan dicampur dan diaduk merata kemudian dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Setelah dua minggu pupuk organik cair sudah dapat dimanfaatkan untuk pemupukan tanaman oleh masyarakat di desa Mertak Tombok Kabupaten Lombok Tengah.  Kegiatan ini melibatkan 15 orang mahasiswa KKN dan 12 orang masyarakat dikumpulkan dalam satu ruang siap menerima materi dan penjelasan. Bentuk evaluasi dilakukan secara berkala dengan melakukan kunjungan, memantau secara langsung proses fermentasi; dan pemanfaatan produk pupuk cair ini secara terbatas.Kata kunci: limbah cair tahu; fermentasi; pupuk organik cair. ABSTRACTMaking tofu produces a large volume of waste, especially liquid waste. Tofu liquid waste contains high protein which is easily broken down quickly. If this liquid is disposed of into the environment without treatment it can cause a bad smell and an unpleasant atmosphere. Therefore, the aim of this service is to process the tofu liquid waste into organic fertilizer by means of fermentation.The fermentation process takes 14 days with the addition of EM4, coconut water, white sugar, and enough water. All ingredients are mixed and stirred evenly then put in a closed container. After two weeks, the liquid organic fertilizer can be used for fertilizing plants by the community in Mertak Tombok village, Central Lombok Regency. This activity involved 15 KKN students and 12 community members gathered in one room ready to receive material and explanations. This form of evaluation is carried out periodically by conducting visits, directly monitoring the fermentation process; and limited use of this liquid fertilizer product. Keywords: Tofu liquid waste, fermentation, liquid organic fertilizer.
PEMANFAATAN DAUN KEMANGI (Ocinum sanctum) SEBAGAI PRODUK ANTISEPTIK UNTUK PREVENTIF PENYAKIT DI DESA BATUJAI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Abdul Rahman Wahid; Dzun Haryadi Ittiqo; Nurul Qiyaam; Melati Permata Hati; Yuli Fitriana; Anjeli Amalia; Atis Anggraini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.087 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2841

Abstract

ABSTRAKTangan merupakan anggota badan yang sering terkontaminasi oleh mikroba. Salah satu cara untuk menghilangkan mikroba di tangan yaitu dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Selain menggunakan sabun, mencuci tangan dapat juga menggunakan handsanitizer. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan handsanitizer adalah daun kemangi. Ekstrak daun kemangi mengandung senyawa yang berperan sebagai antibakteri yaitu tanin, flavonoid dan minyak atsiri. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan gel handsanitizer dari ekstrak kemangi. Metode yg digunakan pada pengabdian ini adalah model ceramah dan demonstrasi praktik pemanfaatan daun kemangi sebagai bahan gel handsanitizer. Pendampingan kegiatan ini agar masyarakat mampu mengolah dan memanfaatkan daun kemangi sebagai sebuah produk gel handsanitizer. Selain itu, hasil produk yang dihasilkan dapat dipergunakan sehari-hari untuk membersihakan tangan yang sehari-hari masyarakat beraktivitas di sawah dan peternak. Kata kunci: daun kemangi, antiseptik, gel handsanitizer ABSTRACTThe hand is a limb that is often contaminated by microbes. One way to eliminate microbes in the hands is by washing hands using soap. In addition to using soap, hand washing can also use a handsanitizer. One of the plants that can be used as a handsanitizer is basil leaves. Basil extract contains compounds that act as antibacterial namely tannins, flavonoids and essential oils. This activity aims to provide counseling and training to make a handsanitizer gel from basil extract. The method used in this service is a model of lectures and demonstrations of the practice of using basil leaves as a handsanitizer gel. Assistance of this activity is so that the community is able to process and utilize basil leaves as a gel handsanitizer product. In addition, the products produced can be used daily to clean the hands of people who are active every day in the fields and ranchers. Keywords: basil leavef, antiseptic, handsanitizer gel