cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANA TORAJA MELALUI KEGIATAN WIRAUSAHA SUKADE BUAH KUNRU GUNA MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA Harmita Sari; Altri Wahida; Samsinar Samsinar
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.464 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4838

Abstract

ABSTRAKTujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan minat berwirausaha masyarakat tana toraja melalui pemberdayaan dengan kegiatan wirausaha. Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan pelatihan membuat keterampilan dalam membuat produk dari bahan buah kunru, yaitu sukade yang diawali dari pengenalan alat dan bahan dilanjutkan dengan pembuatan sukade buah kunru. Setelah kegiatan selesai dilakukan pendampingan termasuk evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini berdasarkan hasil uji hipotesis komparatif antara minat berwirausaha sebelum dan sesudah kegiatan dengan Paired Samples Test didapatkan nilai sig. (2- tailed) adalah 0.008 < 0.05 (α = 5%). Hal tersebut menunjukan bahwa ada pengaruh kegiatan pemberdayaan dengan kegiatan wirausaha dalam meningkatkan minat wirausaha masyarakat tana toraja. Kata Kunci: masyarakat; sukade buah kunru; kegiatan usaha; minat wirausaha. ABSTRACTThe purpose of this activity is to increase the interest in entrepreneurship in the Tana Toraja community through empowerment with entrepreneurial activities. Entrepreneurship is the process of identifying, developing and bringing a vision into life. That vision can be innovative ideas, opportunities, better ways of doing things. The end result of this process is the creation of new ventures that are formed under conditions of risk or uncertainty. The method used in this activity is training to make skills in making products from kunru fruit, namely sukade which begins with the introduction of tools and materials followed by making kunru fruit sukade. After the activity is complete, assistance is carried out including activity evaluation. The results of this activity are based on the results of the comparative hypothesis test between the interest in entrepreneurship before and after the activity with the Paired Samples Test, the sig value is obtained. (2-tailed) was 0.008 <0.05 (α = 5%). This shows that there is an influence of empowerment activities with entrepreneurial activities in increasing the entrepreneurial interest of the Tana Toraja community. Keywords: society; kundur fruit sukade; business activities; entrepreneurial interest.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI ERA PANDEMI COVID-19 Cecilia Widijati Imam; Romaden Marbun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.399 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4794

Abstract

ABSTRAKKegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader dan warga terkait upaya pemanfaatan jaminan kesehatan. Kegiatan diawali pertemuan dengan kader kesehatan. Pengkajian awal didapatkan permasalahan masih kurangnya pemahaman kader dan warga terkait jaminan kesehatan dan belum optimalnya pemanfaatan jaminan kesehatan. Selain itu pandemi covid-19 yang melanda Indonesia ikut memberikan dampak bagi suatu daerah. Kebijakan pemerintah juga memberikan dampak bagi masyarakat tidak hanya ekonomi tetapi juga kesehatan. Masyarakat diharapkan dapat memastikan memiliki perlindungan sosial termasuk jaminan kesehatan, sehingga apabila terjadi kondisi sakit dapat terlindungi baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun pembiayaannya. Pada prinsipnya pemerintah ingin pelayanan kesehatan kepada peserta JKN tidak terhambat, terutama memperhatikan kondisi sosial ekonomi saat ini.  Kegiatan dilanjutkan menyusun jadwal kegiatan. Bentuk kegiatan berupa pemberian materi dan video tentang pemanfaatan jaminan kesehatan dalam bentuk diskusi secara online melalui grup whatsapp dan kegiatan diakhiri dengan evaluasi. Dari kegiatan ini kader dan warga telah memperoleh pemahaman mengenai upaya pemanfaatan jaminan kesehatan pada masyarakat. Kata kunci: jaminan kesehatan; pemanfaatan ABSTRACTThis Community Partnership Program activity aims to increase the understanding of cadres and residents regarding efforts to utilize health insurance. The activity began meeting with health cadres. The initial assessment found that the problem was still a lack of understanding by cadres and residents regarding health insurance and the not yet optimal utilization of health insurance. In addition, the Covid-19 pandemic that hit Indonesia also had an impact on an area. Government policies also have an impact on society, not only the economy but also health. The community is expected to ensure that they have social protection, including health insurance, so that if a sick condition occurs, it can be protected both in terms of health services and funding. In principle, the government wants health services to JKN participants not to be hampered, especially considering the current socio-economic conditions. The activity was continued by compiling schedule of activities. The form of activity is in the form of providing materials and videos about the use of health insurance in the form of online discussions through the WhatsApp group and the activity ends with an evaluation. From this activity cadres and residents have gained an understanding of the efforts to utilize health insurance in the community. Keywords: health insurance; utilization
RUMBAQU: RUMAH BACA AL QUR’AN SEBAGAI SOLUSI IDEAL TEMPAT BELAJAR BAGI ANAK DI ERA PANDEMI COVID-19. Supriadi Supriadi; Rismawati Rismawati
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5398

Abstract

ABSTRAKPengabdian pada masyarakat ini di latarbelakangi oleh pandemi covid-19, dimana pola pendidikan anak berubah signifikan. Aktifitas belajar mengaji bagi anak perumahan Islamic centre permai tidak dapat lagi menggunakan teras tumah yang berukuran 6 (enam) meter persegi dengan jumlah santri 15 (lima belas) orang. Pengusul bersama warga berinisiasi membangun rumbaqu (rumah belajar Al-Qur’an) yang lebih luas. Di rumah belajar Al-Qur’an ini santri belajar iqro, tartil dan menulis.  Metode iqro digunakan untuk memastikan pelafalan huruf hijaiyah telah sesuai, sedangkan metode Al-baghdadiyah digunakan untuk memastikan bacaan tajwid dan mahraj telah benar. Untuk aktivitas belajar menulis huruf hijaiyah dapat dinilai dari kerapian tulisan. Seluruh kegiatan belajar diakhiri dengan evaluasi. Pada metode iqro, dilakukan untuk memastikan bahwa santri dapat berpindah pada jenis huruf berikutnya, sedangkan pada metode Al-baghdadiyah untuk memastikan bacaan telah sesuai dengan tajwid dan mahraj sehingga tartil Al-Qur’an benar.  Hadirnya rumbaqu menjadikan aktivitas belajar kembali dapat berjalan. Hasil pengabdian adalah terbangunnya rumbaqu dan meningkatnya kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an. Key word: pandemi covid-19; rumbaqu; iqro’, Al-baghdadiyah ABSTRACTThis community service is motivated by the COVID-19 pandemic, where the pattern of children's education has changed significantly. Qur'an learning activities for the children of the Islamic Center Indah housing complex can no longer use a 6 (six) square meter house terrace with a total of 15 (fifteen) students. The proposer and the residents took the initiative to build a wider "Rumbaqu". In this Al-Qur'an learning house, students learn "iqro’", "tartil", and "writing". The "Iqro" method is used to ensure that the pronunciation of the "hijaiyah" letters is appropriate, while the "Al-Baghdadiyah" method is used to ensure that the "tajwid" and "mahraj" pronunciation are correct. For learning activities to write "hijaiyah" letters, it can be assessed from the neatness of writing. All learning activities end with an evaluation. The "Iqro" method, is used to ensure that students can move on to the next type of letter, while in the "Al-Baghdadiyah" method is used to ensure that the "tajwid" and the "mahraj" of the "tartil" of the Qur'an is correct. The existenxe of  the "Rumbaqu" makes learning activities work again. The expected outcome of the service is the development of  "Rumbaqu" and the ability of students to read the Qur'an. Keywords: covid-19 pandemic; rumbaqu; iqro’, Al-baghdadiyah
EDUKASI PENGATURAN DIET DIABETES MELLITUS (DM) PADA PENYANDANG DM SELAMA MENJALANI PUASA RAMADHAN Istianah Istianah; Hapipah Hapipah; Harlina Putri Rusiana
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.13 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4829

Abstract

ABSTRAKPengaturan diet DM sebagai salah satu pilar penatalaksanaan DM masih menjadi masalah sehingga memerlukan edukasi lebih lanjut bagi para penyandang DM di wilayah kerja puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram terutama di bulan puasa. Pengaturan diet sangatlah penting sehingga glukosa darah penyandang DM tetap terkontrol pada batas normal. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman penyandang DM dalam mengatur diet dibulan puasa sehingga meminimalisir timbulnya berbagai komplikasi akibat ketidakstabilan glukosa darah, meningkatkan kualitas hidup dan dapat menjalankan puasa dengan lancar. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan yang dilakukan berupa pre-test, pemberian edukasi serta post-test pengetahuan tentang diet saat menjalankan puasa pada penyandang DM. Dari 30 orang penyandang DM yang mengikuti kegiatan ini didapatkan pengetahuan sebelum diberikan edukasi dengan kategori baik 10%, cukup sebanyak 40% dan kurang sebanyak 50% dan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik sebanyak 67% dan cukup 33%. Dengan demikian dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan terkait pengaturan diet pada penyandang DM melalui edukasi yang baik sehingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: diabetes mellitus; diet; puasa; edukasi. ABSTRACTThe regulation of the DM’ diet as one of the pillars of DM management is still a problem so it requires further education for people with DM in the working area of the Tanjung Karang Public Health Center, Mataram City, especially during the fasting month. Dietary regulation is very important so that the blood glucose of people with diabetes remains controlled at normal limits. The purpose of this service activity is to increase the understanding of people with diabetes in regulating diet in the month of fasting so as to minimize the emergence of various complications due to blood glucose instability, improve quality of life and be able to carry out fasting smoothly. This community service is carried out using lecture and discussion methods. Activities carried out in the form of pre-test, providing education and post-test knowledge about diet when fasting for people with DM. Of the 30 people with DM who took part in this activity, knowledge was obtained before being given education in the good category of 10%, sufficient as much as 40% and less as much as 50% and after being given education there was an increase in knowledge in the good category as much as 67% and enough 33%. Thus, it can be concluded that there is an increase in knowledge related to diet management in people with DM through good education so that it can be applied in everyday life. Keywords: diabetes mellitus; diet; fasting; education.
PELATIHAN PERMAINAN TRADISIONAL WUJUD PELESTARIAN PERMAINAN BERBASIS LOCAL GENIUS DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Putu Beny Pradnyana; I Nyoman Sudirman; Pande Agus Adiwijaya; Desak Putu Anom Janawati
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5378

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian masyarakat ini adalah membantu Sekolah Dasar Negeri 3 Pengotan untuk memberikan pelatihan ekstrakurikuler permainan tradisional dalam rangka mengenalkan permainan tradisional yang ada di daerah Bali. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan karena beberapa masalah seperti (1) keseharian siswa yang lebih banyak menggunakan gadget dalam mengisi waktu luang, dimana gadget ini didapatkan dengan meminjam dari orang tua mereka untuk bermain game online, (2) maraknya permainan berbasis digital selain game online seperti gamebot, playstations, sega, exbox atau yang lainnya, dan (3) terjadi kelemahan sosial yang terjadi di lingkungan rumah, diantaranya bermain HP saat di ajak berbicara, atau sibuk dengan gadgetnya padahal ada temannya di sampingnya ataupun sedang duduk bersama anggota keluarga. Pelaksanaan kegiatan ini bertempat di SD Negeri 3 Pengotan Tahun Pelajaran 2019/2020. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu (1) identifikasi masalah (2) analisis kebutuhan; (3) merancang pembinaan dan pendampingan; (4) melaksanakan pembimbingan; (5) monitoring dan observasi hasil kegiatan; dan (6) pelaporan dan tindaklanjut. Hasil pengabdian ini adalah (1) siswa SD Negeri 3 Pengotan sudah mengenal beberapa jenis permainan tradisional diantaranya meong-meong, congklak, curik-curik, sentil-sentilan, cingklak, meselondor, serta metembing, dan (2) tercipta keceriaan dan terjalin kerjasama yang baik antar siswa kelas IV, V dan VI. Kata kunci: permainan tradisional; sekolah dasar. ABSTRACTThis community service aimed at assisting the SDN 3 Pengotan to introduce Balinese traditional games by implementing traditional games extracurricular. This community service was conducted because of several problems i.e. (1) most of students’ time were used for playing online games in which they used their parents’ gadget to play it, (2) there were many digital-based games other than online games such as gamebot, playstations, sega, exbox, etc, (3) there was a decrease of social activity at home, such as playing handphone when talking to others, or being busy with the gadget while having friends with or having family together. The study was conducted at SDN 3 Pengotan in academic year 2019/2020. The steps of this community service were (1) problem identification (2) needs analysis; (3) designing coaching and mentoring; (4) carry out mentoring; (5) monitoring and observing the results of activities; (6) reporting and follow-up. The results of this community service were (1) the students of SDN 3 Pengotan were familiar with some traditional games such as meong-meong, congklak, curik-curik, sentil-sentilan, cingklak, meselondor, and metembing, and (2) there was a joy and good cooperation among students of class IV, V and VI. Keywords: traditional games; elementary school.
PENYULUHAN KEPADA IBU-IBU PKK MENGENAI SWAMEDIKASI DENGAN DETEKSI DINI TEKANAN DARAH DAN GULA DARAH DI KELURAHAN SIDOMULYO, SAMARINDA Khalish Arsy Al Khairy Siregar; Novia Misnawati Aisyah; Sylvan Septian Ressandy; Paula Mariana Kustiawan
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.762 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4809

Abstract

ABSTRAKPandemi  COVID-19  memberikan dampak pada pembatasan akses dan anjuran untuk berkegiatan di rumah. Hal ini menuntut peran ibu untuk lebih paham tentang swamedikasi. Swamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri yang pelaksanaannya dari mengenali gejala penyakit dan pemilihan obatnya dilakukan dengan inisiatif sendiri tanpa ke dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan swamedikasi pada ibu-ibu PKK di Kelurahan Sidomulyo, Samarinda.  Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembagian kuisioner di awal kegiatan yang diolah menjadi data, dilanjutkan dengan penyuluhan berupa presentasi interaktif tanya jawab dengan paserta, dan pengecekan kesehatan berupa pengukuran tensi dan gula darah. Kegiatan diakhiri dengan pembagian angket evaluasi kegiatan. Hasil kuisioner menunjukan sebanyak 73% mengetahui pengertian swamedikasi, namun hanya 23 % peserta yang melakukan kegiatan swamedikasi di rumah. Setelah dilakukan edukasi, pengetahuan Ibu PKK tentang swamedikasi, menunjukan tingkat pemahaman baik. Sedangkan dari hasil pengecekan keseahatan, 77,7% peserta memiliki nilai gula darah normal dan 89,6% peserta memiliki tekanan darah normal. Kegiatan mendapat tanggapan yang sangat baik dari peserta dan diharapkan untuk dilakukan kegiatan serupa secara berkala. Kata kunci: swamedikasi; pemeriksaan kesehatan; penyuluhan. ABSTRACTThe COVID-19 pandemic has had an impact on access restrictions and recommendations for activities at home. This requires the mother's role to understand more about swamedikasi. Swamedikasi is a self-medication effort whose implementation to recognize the symptoms of disease and choose the medicine by its own initiative without going to a doctor or other health workers. This community service activity aims to increase self-medication knowledge for PKK mothers in Sidomulyo Village, Samarinda. The method used in this community service activity are the distribution of questionnaires at the beginning of the activity which is processed into data, followed by counseling with presentation and Q&A sessions, and medical check up by measuring blood pressure and blood sugar. The activity ended with the distribution of evaluation questionnaires. The results of the questionnaire showed that 73% knew the meaning of self-medication, but only 23% of participants carried out self-medication activities at home. After the education was carried out, PKK mother's knowledge of self-medication showed a good level of understanding. Meanwhile, from the results of medical check up, 77.7% of participants had normal blood sugar values and 89.6% of participants had normal blood pressure. The activity received a very good response from the participants and similar activities expected will be held periodically. Keywords: self-medication; medical check up; counseling.
PERAHU FIBERGLASS UNTUK PENUNJANG ALAT PENANGKAP IKAN DAN SEKTOR PARIWISATA DESA SUMBERASRI KECAMATAN PURWOHARJO BANYUWANGI Setyo Pambudi; Mochamad Asrofi; Agus Triono; Mumtadz Zaid Bin Tsabit; Nizam Alfi Murtadho
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.878 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4843

Abstract

ABSTRAKFiberglass lebih ekonomis dibandingkan dengan kayu maupun logam untuk bahan pembuatan kapal yang berukuran kecil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang design kapal dan bahan pembuatan kapal berupa Fiberglass Reinforced Plastics (FRP). Pengetahuan tentang design kapal, dan pengetahuan bahan Fiberglass Reinforced Plastics (FRP) dianggap penting karena masih kurangnya pengetahuan akan hal tersebut. Pembuatan kapal berbahan fiberglass secara tidak tepat dapat mengakibatkan pengendalian kapal yang kurang maksimal. Selain itu, kekuatan lambung kapal juga tidak sesuai dengan standard. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dua tahap yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan kapal berbahan fiberglass. Dari hasil evaluasi didapatkan bahwa peserta memiliki keterampilan teknik hand lay-up dan pengetahuan bahan yang baik setelah diadakannya pelatihan dan pendampingan. Kata kunci: kapal; fiberglass; hand lay-up; nelayan; pariwisata; mangrove ABSTRACTFiberglass is more economical than wood or metal for small shipbuilding materials. This community service activity aims to provide knowledge about ship design and shipbuilding materials in the form of Fiberglass Reinforced Plastics (FRP). Knowledge of ship design, and knowledge of Fiberglass Reinforced Plastics (FRP) is considered important because there is still a lack of knowledge about it. Making boats made of Fiberglass improperly can result in less than optimal ship control. In addition, the hull of the ship is also not up to standard. This service activity is carried out in two stages, namely training and mentoring in the manufacture of Fiberglass boats. From the evaluation results, it was found that of the participants had good hand lay-up technique skills and material knowledge after the training and mentoring. Keywords: boat; fiberglass; hand lay-up; fisherman; tourism; mangrove
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN DARING DITENGAH PANDEMI COVID 19 BAGI GURU MADRASAH IBTIDAIYAH Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Sri Hartatik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.522 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4799

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen pembelajaran daring bagi guru di tengah pandemi covid 19 di MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan ini melalui tiga kegiatan: pra kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan. Hasil dari kegiatan masyarakat ini adalah berupa jasa berupa pelatihan dan pendampingan dan artikel pengabdian masyarakat yang dipulikasikan. Hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen pembelajaran berbasis daring bagi guru di tengah pandemi covid 19 di MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro berjalan dengan sukses karena dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dengan pengabdian mansyaraat. Guru sangat antusias dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan secara daring, guru juga sudah memahami caramerencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi siswa secara daring. Rencana tindak lanjut pelaksanaan pengabdian masyarakat sebagai saran adalah mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam melaksanakan pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi digital bagi guru sekolah dasar. Kata kunci: manajemen; pembelajaran; daring; covid 19 ABSTRACTThe purpose of this community service is to give training and mentoring online learning management for teachers in the midst of the Covid 19 pandemic at MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro. The method of this community service program through training and mentoring is through three activities are: Pre-activity, implementation of activities, and post-activity. The result of this community activity is in the form of services in the form of  training and mentoring, published articles of community service. The results of the community service carried out show that online-based learning management training and assistance activities for teachers in the midst of the COVID-19 pandemic at MI Tarbiyatul Islamiyah Bojonegoro are running successfully because of the support of various parties involved with community service. The teacher is very enthusiastic about online training and mentoring activities, the teacher also understands how to plan, implement and evaluate students online. The follow-up plan for implementing community service as a suggestion is to hold training and assistance in implementing online learning using digital applications for elementary school teachers. Keywords: learning; management; online; covid 19
PENGEMBANGAN MINAT PENANAMAN JAHE MENJADI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DESA GUMPANG KECAMATAN KARTASURA Novita Trie A.P; Dessy Ambarwati; Maya Oktavia; Kiki Nurhalimah; Nanda Ayu C.T; Syaiful Anwar; Septiana Putri H; Melia Sari; Allivia Ayningtiyas; Yuli Chomsatu Samrotun
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.073 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.5419

Abstract

ABSTRAKUMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) merupakan usaha yang bebas hambatan dan tahan terhadap perubahan dan dinamika perubahan lingkungan dan global, di Indonesia, UMKM selain berperan dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi, juga memiliki kontribusi yang penting dalam mengatasi masalah pengangguran. Tanaman jahe merupakan salah satu komoditas rempah yang banyak dibudidayakan dipekarangan rumah maupun lahan tertentu sehingga sering disebut sebagai tanaman TOGA. Tujuan kegiatan ini oleh mahasiswa secara bersama-sama dengan Warga Sadakan Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo karena pada awal wabah covid 19 menyerang indonesia dan banyak rempah seperti jahe yang banyak dibutuhkan karena dapat meningkatkan imun dan kekebalan tubuh sehingga, harga jahe melonjak tinggi dan sulit didapatkan. Kegiatan ini dilakukan dengan  sosialisasi, pelatihan, dan pelatihan sarana dan prasarana. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa potensi yang ada telah dilakukan atau di kelola dengan baik oleh masyarakat Desa Sadakan Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo. Dengan pengelolaan tersebut secara tidak langsung dapat menumbuhkan perekonomian desa dan bisa mengembangkan UMKM per warga dan bisa mengurangi pengangguran di antara masyarakat Indonesia. Kata Kunci : UMKM; jahe; masyarakat ABSTRACTUMKM is a business that is barrier-free and resistant to changes and dynamics of environmental and global changes. In Indonesia, in addition to playing a role in development and economic growth, MSMEs also have an important contribution in overcoming the problem of unemployment. The ginger plant is one of the spice commodities that is widely cultivated in the garden of houses and certain fields, so it is often referred to as a TOGA plant. The purpose of this activity by students together with the residents of Segang Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo because at the beginning of the Covid 19 outbreak attacked Indonesia and many spices such as ginger were needed because they could increase immunity and so, the price ginger is soaring and hard to come by. This activity is carried out by socialization, training, and training on facilities and infrastructure. The result of this activity is that the existing potentials have been carried out or managed well by the people of the Village of Segang Kidul, RT 03 RW 02, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo. This management can indirectly grow the village economy and develop MSMEs per citizen and reduce unemployment among Indonesians. Keywords: UMKM; ginger; society
PELATIHAN TATA KELOLA ORGANISASI PUBLIK BAGI PENERIMA HIBAH PEMBANGUNAN MASJID Frank Aligarh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5394

Abstract

ABSTRAKJumlah masjid di Indonesia yang semakin meningkat harusnya diikuti dengan tata kelola yang semakin baik. Berdasarkan observasi pendahuluan diketahui bahwa masih banyak terdapat pengelolaan masjid yang belum memilki tata kelola organisasi publik yang baik. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan alternatif informasi tentang tata kelola organisasi publik yang baik dan mendampingi pengelola masjid dalam menyusun laporan keuangan masjid yang baik. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengelola masjid penerima hibah pembangunan masjid sejumlah 50 orang. Metode kegiatan ini terdiri dari 3 Tahapan yaitu (1) Tahapan Persiapan, (2) Tahapan Implementasi, (3) Tahapan Monitoring dan Evaluasi. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pengelola masjid telah memiliki pengetahuan mengenai tata cara pembuatan struktur organisasi masjid, tugas dan fungsi pengelola masjid program kerja masjid. Lebih lanjut, pengelola masjid juga sudah memiliki ketrampilan dalam mengoperasikan program akuntansi berbasis excel yang dapat digunakan untuk pembuatan laporan keuangan. Kata kunci: pengabdian masyarakat; tata kelola; akuntabilitas; masjid. ABSTRACTThe increasing number of mosques in Indonesia should be followed by better governance. Based on preliminary observations, it is known that there are still many mosque managements that do not have good public organizational governance. The purpose of this community service activity is to provide alternative information about good public organizational governance and assist mosque managers in preparing good mosque financial reports. Participants in this community service activity are mosque managers who receive 50 mosque construction grants. This activity method consists of 3 stages, namely (1) Preparation Stage, (2) Implementation Stage, (3) Monitoring and Evaluation Stage. After the community service activities are carried out, the mosque manager has knowledge about the procedures for making the mosque's organizational structure, the duties and functions of the mosque manager, the mosque work program. Furthermore, mosque managers also have skills in operating excel-based accounting programs that can be used for financial reporting Keywords: community service; governance; accountability; mosque.

Page 37 of 272 | Total Record : 2711