cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PENYULUHAN KESEHATAN MASYARAKAT: PENGETAHUAN MENGENAI BABS, PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA, DAN COVID-19 Abdul Wahid; Sofia Raudhatul Muslimah; Vina Mahyona; Lenie Marlinae
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.209 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4842

Abstract

ABSTRAKKesehatan lingkungan merupakan aspek kesehatan masyarakat yang memperhatikan bentuk kehidupan dan kondisi sekeliling manusia yang menekankan pada pengawasan kesehatan terhadap berbagai faktor lingkungan.  Untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya maka dibuatlah program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).  Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang 2 pilar STBM, yaitu BABS dan sampah agar masyarakat mengetahui bahaya perilaku membuang air besar dan membuang sampah secara sembarangan.  Metode kegiatan adalah penyampaian tidak langsung menggunakan perangkat dalam jaringan (daring) yaitu grup WhatsApp selama 9 hari.  Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat yaitu pengetahuan babs meningkat dari rata-rata 77 menjadi 97, pengetahuan sampah meningkat dari rata-rata 71 menjadi 94, pengetahuan covid-19 meningkat dari rata-rata 51 menjadi 83.  Masyarakat desa disarankan sebaiknya lebih proaktif meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan lingkungan melalui aktif dan hadir dalam penyuluhan mengenai BABS, pentingnya jamban sehat, pengelolaan sampah rumah tangga dan Covid-19 serta masalah-masalah kesehatan yang terjadi. Kata kunci: pengetahuan; BABS; sampah; covid-19 ABSTRACTEnvironmental health is an aspect of public health that pays attention to the life form and conditions surrounding humans that emphasize health supervision of various environmental factors. To realize hygienic and sanitary community behavior independently to improve the highest level of public health, a Community-Based Total Sanitation (STBM) program was created. The purpose of this activity is to provide education to the community about the 2 pillars of STBM, namely open defecation and garbage so that the public knows the dangers of the behavior of throwing large water and littering indiscriminately. The method of activity is indirect delivery using online devices, namely WhatsApp groups for 9 days. The results of the activities obtained increased public knowledge, namely knowledge open defecation increased from an average of 77 to 97, garbage knowledge increased from an average of 71 to 94, knowledge covid-19 increased from an average of 51 to 83. Villagers are advised to be more proactive in improving knowledge about environmental health through being active and present in counseling on open defecation, the importance of healthy latrines, household waste management, and Covid-19 as well as health problems that occur. Keywords: knowledge; defecate carelessly; waste; covid-19
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Ida Bagus Alit Arta Wiguna
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.924 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4798

Abstract

ABSTRAKGuru pendidikan anak usia dini merupakan garda terdepan dalam pengembangan karakter dan kemampuan anak diusia keemasannya. Sehingga memerlukan guru pendidikan anak usia dini yang berkompeten terutama dibidang proses belajar mengajar. Pengabdian ini memiliki tujuan yakni menambah pemahaman guru terkait pentingnya keterampilan mengajar dan pentingnya studi dijurusan yang linier. Metode pengabdian ini terdiri dari metode ceramah, diskusi, demontrasi dan metode pratik langsung. Pentingnya hasil dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru PAUD terutama saat  perencanaan dan proses belajar mengajar berlangsung. Pentingnya kuliah yang linier untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD. Peningkatan pemahaman dan kemampuan guru paud sangat signifikan berdasarkan dari hasil pre test dan post test yang telah disebar mengalami peningkatan di setiap katagori, seperti katagori kegiatan mengalami peningkatan 24%, katagori Kegiatan inti 23% dan katagori penutup 27%. Serta dapat dilihat juga dengan pertanyaan dan jawaban yang disampaikan oleh guru. Kata kunci: keterampilan; kompetensi; pembelajaran mikro; PAUD ABSTRACTKindergarten teachers are at the forefront of developing the character and abilities of children at their golden age. So that it requires competent early childhood education teachers, especially in the field of teaching and learning processes. This service has the aim of increasing the teacher's understanding of the importance of teaching skills and the importance of linear studies. This service method consists of lectures, discussions, demonstrations and hands-on practical methods. The importance of the results of this service is to improve the skills of kindergarten teachers, especially during the planning and teaching and learning process. The importance of linear lectures to improve the competence of early childhood teachers. The increase in the understanding and ability of paud teachers is very significant based on the results of the pre-test and post-test that have been distributed, which has increased in each category, such as the activity category increased by 24%, the core activity category was 23% and the closing category was 27%. And it can be seen also by the questions and answers submitted by the teacher. Keywords: skills; competencies; microteahing; kindergarten
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MELALUI PEMBUATAN DAN PEMBAGIAN HANDSANITIZER BERBAHAN BAKU ALAMI DI KOTA MATARAM Earlyna Sinthia Dewi; Syirril Ihromi; Muliatiningsih Muliatiningsih; Suwati Suwati; Karyanik Karyanik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5402

Abstract

ABSTRAKPenyebaran COVID-19 telah menyita perhatian masyarakat dunia termasuk di Indonesia. Covid-19 merupakan penyakit infeksi pernafasan yang dapat ditularkan melalui percikan batuk dan bersin.  Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan handsanitizer, dan memberikan pengetahuan bahwa hand sanitizer dapat dibuat menggunakan bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Taman Seruni, Kelurahan Taman Sari,Kecamatan Ampenan,Kota Mataram.  Metode pengabdian ada dua tahap yaitu sosialisasi tentang pentingnya penggunaan handsanitizer, diiringi dengan pelatihan pembuatan handsanitizer secara mandiri, dan pembagian handsanitizer kepada warga. Hasil yang diperoleh yaitu 100 warga paham pentingnya penggunaan mendapatkan handsanitizer, selain itu warga mendapatkan handsanitizer dari proses pelatihan. Dengan demikian, masyarakat sekitar pada akhirnya dapat menggunakan handsanitizer pada saat keluar rumah. Kata kunci: covid-19; handsanitizer; bahan alami. ABSTRACTThe wide-spread of COVID-19 has confiscates the world community’s attention, Indonesia, too. Covid-19 is a disease of infected respiration which can be transmitted through coughs and sneezes. The aims of the Community Service Activity are to educate people about the importance of using a hand-sanitizer, and to provide knowledge on that hand sanitizers can be produced by using natural materials in the environments. This service activity was carried out in Taman Seruni, Taman Sari Village, Ampenan sub-district, Mataram. The method of the community service consists of two stages,the first stage was socialization about how important to using handsanitizer and how to make independently hand-sanitizers as well as distributing hand-sanitizers to people of Taman Seruni. The result was that 100 residents know the importance of using hand sanitizer,beside the residents get a hand-sanitizer from the training process. Thus, they can use hand-sanitizers when they leave the house. Keywords: covid-19; hand-sanitizer; natural materials
PENDAMPINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS DASAR BERBANTUAN METODE MONTESSORI UNTUK SISWA SD DI DESA DEMULIH PADA MASA PANDEMI COVID-19 L.M.D Wedayanthi; P.A. Adiwijaya; M.A. Purnami
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5418

Abstract

ABSTRAKPelajaran Bahasa Inggris dasar untuk siswa SD di desa Demulih merupakan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan pada masa Pandemi Covid-19. Mata pelajaran Bahasa Inggris sejatinya hanya merupakan pelajaran muatan lokal yang dimulai dari kelas 5 SD, yang hanya diberikan di beberapa sekolah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengenalkan bahasa Inggris dasar kepada siswa SD, sebagai upaya membantu mereka untuk menghadapi komunikasi global dan persiapan menghadapi masa transisi ke sekolah menengah. Penyampaian Pelajaran Bahasa Inggris anak menggunakan metode Montessori yang merupakan metode pembelajaran yang memanfaatkan fasilitas dan media di lingkungan sekitar siswa. Siswa SD yang digunakan adalah siswa SD di desa Demulih, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Kegiatan PKM dilaksanakan selama 8 kali pertemuan dengan 4 tahap untuk setiap sesinya. Keberhasilan kegiatan ini dapat terlihat dari semangat siswa SD di desa Demulih yang selalu hadir dan selalu bertambah setiap pertemuannya, serta keaktifan mereka dalam berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Secara keseluruhan, pendampingan belajar Bahasa Inggris dasar mampu menumbuhkan dan membantu siswa SD dalam belajar Bahasa Inggris dasar di masa pandemi Covid-19. Kata Kunci: bahasa Inggris dasar; montessori; pandemi covid-19.           ABSTRACTBasic English lesson for elementary school students in Demulih village are community service held during the Covid-19 pandemic. English subject are actually only role as local content lessons which is thought from grade 5 elementary school, which are only given in some schools. The main purposes of this community service are to introduce Basic English to elementary students, as an effort to help them face global communication and preparation for the transition to high school period. The way to deliver of English lesson to children uses Montessori method which is a learning method utilizes facilities and media in students’ environment. The elementary school students which is a object in this research were the students in Demulih Village, Susut District, Bangli Regency. This community service activity was done in 8 meetings, 4 stages for each meeting. The success indicators of this activity are the students always present and this increase from time to time in each meeting, as well as their participation in the learning activities. Overall, Basic Engliss Learning Assistance is able to grow and assist elementary students in learning basic English during the Covid-19 Pandemic. Keywords: basic english; montessori; covid-19 pandemic.
PELATIHAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN LINKTREE DAN MICROSOFT KAIZALA UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU Farida Fitriani; Muzakkir Muzakkir; Endah Resnandari Puji Astuti; Agus Jayadi; Sony Gunawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5393

Abstract

ABSTRAKTujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring yang mudah dan efisien dengan menggunakan media Linktree dan Microsoft Kaizala untuk menunjang pembelajaran daring. Metode yang akan digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini yakni pelatihan pemanfaatan media pembelajaran secara partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun teknik pelaksanaan program ini akan dilakukan secara tim. Tim dosen tersebut ditugaskan untuk mendampingi guru-guru agar pelaksanaan pelatihan agar berjalan secara optimal. Program ini dilaksanakan di SMPN 12 Mataram dengan seluruh guru. Adapun hasil pengabdian pelatihan pemanfaatan media pembelajaran sebagai berikut  (1) Guru aktif mengikuti proses pelaksanaan program pelatihan tersebut, (2) Guru memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menggunakan dan memanfaatkan media pembelajaran, (3) Peningkatan inovasi dan kreativitas guru dalam mengajar dengan memanfaatkan media pembelajaran yang efektif dan efisien. Kata kunci: daring; linktree; media pembelajaran; microsoft kaizala ABSTRACTThe purpose of this training is to improve the understanding and ability of teacher to carrying out easy and efficient online learning by using Linktree and Microsoft Kaizala media to support online learning. The method that will be used in this program is training in the use of leaning media in a participatory with the stages of preparation, implementation, and evaluation. The technique for implementation this program is will be carried out in a team. The team is lecturers assigned to assist the teachers so that the training implementation runs optimally. This program will be implementation at SMPN 12 Mataram with all teachers. The results of this program are (1) teachers actively participate in the process of implementing the training program, (2) the teachers have understanding and ability to use and utilize learning media, and (3) increasing teachers innovation and creativity in teaching by utilizing effective and efficient leaning media. Keywords: linktree; in the network; intructional media; microsoft kaizala
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT KEPADA MASYARAKAT DESA AIR SALOBAR UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Melda Yunita; Eka Astuti; Elpira Asmin; Morgan Ohiwal; Sukmawati Nurdin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.577 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4833

Abstract

ABSTRAKSerangan dari wabah Corona Virus atau Covid-19 telah menyebar di seluruh level wilayah Indonesia dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perlu diterapkan di tengah situasi pandemi ini guna mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di Desa Air Salobar mengingat di desa tersebut belum pernah dilakukan penyuluhan ataupun sosialisasi mengenai PHBS. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Air Salobar mengenai pentingnya menerapkan PHBS untuk mencegah diri dan keluarga terhindar dari infeksi Covid-19. Edukasi diberikan kepada 25 orang masyarakat Desa Air Salobar RT/RW 003/005 Kecamatan Nusaniwe Ambon. Materi disampaikan secara lisan dengan metode ceramah menggunakan LCD/Proyektor, diikuti sesi diskusi atau Focus Group Discussion (FGD), dan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar dan praktikknya oleh responden. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi berjalan dengan lancar dan diikuti antusiasme dari masyarakat Desa Air Salobar, dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang bertanya saat sesi diskusi dan aktifnya responden dalam demonstrasi dan praktik mencuci tangan yang baik dan benar bersama fasilitator. Kata kunci : edukasi; covid-19; PHBS; FGD. ABSTRACTThe attack from the Corona Virus or Covid-19 outbreak has spread across all levels of Indonesia and resulted in many deaths. Clean and healthy living behavior (PHBS) needs to be implemented in the midst of this pandemic situation to prevent the spread of Covid-19, especially in Air Salobar Village considering that there has never been any counseling or socialization about PHBS. This activity aims to educate the people of Air Salobar Village about the importance of implementing PHBS to prevent themselves and their families from being infected with Covid-19. Education was given to 25 people in Air Salobar Village, RT/RW 003/005, Nusaniwe Subdistrict, Ambon. The material was delivered orally using a lecture method using an LCD/Projector, followed by a discussion session or Focus Group Discussion (FGD), and demonstrations on how to wash hands properly and in practice by respondents. The results of the activity showed that education went smoothly and was followed by enthusiasm from the people of Air Salobar Village, as evidenced by the many people who asked questions during the discussion session and the active participation of respondents in demonstrations and good and correct hand washing practices with the facilitator. Keywords : education; covid-19; PHBS; FGD.
DISABILITY AWARENESS PADA SISWA SEKOLAH INKLUSI Ika Fitria; Dian Putri Permatasari; Melina Purnomo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5382

Abstract

ABSTRAKKeberadaan pendidikan inklusi menyediakan akses yang lebih besar pada kurikulum umum, meningkatkan interaksi sosial dan memiliki harapan yang lebih tinggi bagi siswa penyandang disabilitas. Namun, siswa penyandang disabilitas juga seringkali mendapatkan stigma dari teman-teman sebayanya yang dapat menimbulkan dampak kesehatan fatal, seperti meningkatkan rasa kesepian dan kecemasan dari korban, serta dapat mengurangi harga diri mereka. Peluang munculnya diskriminasi, lingkungan kelas yang negatif, atau sikap negatif dari teman sebaya bisa disebabkan karena banyak siswa yang belum mendapatkan edukasi sehingga mereka tidak mengetahui, memahami, tidak menerima, dan berempati dengan siswa penyandang disabilitas. Untuk itu, edukasi mengenai kesadaran tentang disabilitas (disability awareness) amat penting bagi sekolah karena mampu mengedukasi siswa sehingga mereka menjadi warga yang lebih baik. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ternyata masih ada siswa-siswa di  SMA Muhammaddiyah 1 Malang yang belum memahami bagaimana bersikap terhadap teman disabilitas. Maka, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode psikoedukasi ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan sikap penerimaan, pemahaman, dan pengetahuan tentang disabilitas pada siswa reguler, sehingga dapat menurunkan sikap negatif terhadap siswa penyandang disabilitas. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa para siswa meningkat pemahamannya mengenai konsep-konsep disabilitas. Selain itu para peserta juga memberikan tanggapan positif atas berlangsungnya kegiatan ini.   Kata kunci: kesadaran disabilitas; siswa SMA ABSTRACTInclusion education provides greater access to the general curriculum, improves social interaction and has higher expectations for students with disabilities. However, students with disabilities often got stigma from their peers which can have fatal health impacts, such as increasing loneliness and anxiety from victims, and reduce their self-esteem. The chances of discrimination, a negative classroom environment, or negative attitudes from peers can be due to many students who have not received education so they do not know, understand, accept, and empathize with students with disabilities. Therefore, education about disability awareness is very important for schools because it is able to educate students so that they become better citizens. Based on early observations in school, there are some students at SMA Muhammadiyah 1 Malang who do not understand how to behave towards friends with disabilities. Then      community-oriented activity with psychoeducational method aims to improve acceptance, understanding, and knowledge of disabilities in regular students, so as to reduce negative attitudes towards students with disabilities. The results showed that students improved their understanding of the concepts of disability. In addition, the participants also gave positive responses to the activities. Keywords: disability awareness; high school students.
PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI BAHAYA ROKOK ELEKTRIK DENGAN METODE CERAMAH DI DESA UWUNG GIRANG, KECAMATAN CIBODAS, TANGERANG Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Siti Haeriyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.764 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4824

Abstract

 ABSTRAKJumlah perokok di Indonesia adalah nomer satu di dunia. Kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau  (CHT) atau cukai rokok menjadi alasan bagi para perokok untuk beralih ke rokok elektrik. Rokok elektrik merupakan penghantar nikotin elektronik. Kandungan di dalamnya adalah nikotin, zat karsinogenik, dan bahan toksik yang dapat menyebabkan inflamasi dan iritatif, serta mempengaruhi otak pada remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai bahaya rokok elektrik. Metode dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dengan media audio visual. Hasil dalam pengabdian masyarakat sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan kepada remaja mengenai bahaya rokok elektrik mempunyai tingkat pengetahuan baik sebanyak 12 responden (40%) dan 18 responden (60%) tingkat pengetahuannya kurang baik. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan seluruh responden menjadi mempunyai pengetahuan yang baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa perlunya dilakukan pengabdian masyarakat agar masyarakat mengerti bahaya rokok elektrik. Kata Kunci : rokok elektrik; penyuluhan kesehatan; remaja ABSTRACTBackground: The number of smokers in Indonesia is number one in the world. The increasing product of tobacco excise rates (CHT) or cigarette excise is a reason for smokers to switch to e-cigarettes. E-cigarettes are electronic nicotine conductors. The content in it is nicotine, a carcinogenic substance, and toxic substances that can cause inflammation and irritation, and affect adolescent brain. The aim of this community dedication is to increase the knowledge and understanding of adolescent about the dangers of e-cigarettes. Method of community dedication used the lecture method with audio-visual media. Result of community dedication before got health education to adolescents regarding the dangers of e-cigarettes had a good level 12 respondents (40%) and 18 respondents (60%) had a poor level of knowledge. After health education was carried out, all respondents (100%) had good knowledge. This shows that needed for community dedication, so they would understand the dangers of e-cigarettes. Keywords: e-cigarette; health education; adolescent.
PEMBERDAYAAN PENDAMPING PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ANAK USIA DINI DALAM PEMANFAATAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 MELALUI PEMBUATAN HANDWASHING FOAMING DI PAUD CERDAS CERIA DI DESA PANDANSARI KEC.PONCOKUSUMO Monika Luhung; Sr.Felisitas A.Sri S Misc
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.5373

Abstract

ABSTRAKPAUD Cerdas Ceria berada di Desa Pandansari merupakan salah satu desa yang yang terletak di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Dalam kegiatan pembelajaran didamping oleh 4 tenaga dari PAUD Cerdas Ceria serta dibantu oleh ibu-ibu dari wali siswa PAUD tersebut. Adapun tingkat pendidikan ibu-ibu dari wali siswa tersebut memiliki latar belakang pendidikan lulus SD dan SLTP sehingga masih diperlukan edukasi dan informasi terbarukan di segala bidang sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Berdasarkan wawancara kepada maupun ibu-ibu wali siswa banyak siswa yang belum terbiasa dengan PHBS salah satunya aktifitas mencuci tagan yang baik dan benar. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai salah satu preventif dalam memutus rantai penyebaran berbagai penyakit termasuk Covid-19.Kegiatan ini telah terlaksana selama bulan Juli 2021 dengan metode dalam jaringan (daring) dengan menggunakan sosial media. Dari 45 pendamping yang hadir ditemukan 27 atau 60%  pendamping yang masih belum tepat dalam melakukan aktifitas cuci tangan dengan baik dan benar.  Sedangkan dalam proses pembuatan sabun cuci tangan dengan memanfaatkan lidah buaya sebanyak 38 atau 84%  pendamping telah dapat membuat dengan baik dan benar. Secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar serta antusiasme  pendamping sangat baikIvities Kata Kunci : cuci tangan; PAUD; pendamping; sabun cuci ABSTRACTSmart Ceria PAUD located in Pandansari Village is one of the villages located in Poncokusumo District, Malang Regency. In the learning activities accompanied by 4 staff from the Smart Ceria PAUD and assited by the mothers of the PAUD student’e guadians, the have an educational background of graduating from elementary and junior high school so that education and updated information are still needed in all fields as an effort to improve public health. Based on interviews with students and their guardians, many students are not familiar with PHBS, one of which is good and correct hand washing activities. The purpose of this activity is to increase clean and healthy living behavior as a preventive measure in breaking the chain of spread of various diseases including the covid 19 virus. This activity has been carried out during July 2021 with an online method using social media. Of the 45 companions who were present, 27 or 60% of the companions were found who were still not right in carrying out handwashing activities properly and correctly. Meanwhile, in the process of making hand soap using aloe vera , 38 or 84% of the companions have been able to make it properly and correctly. Overall the activity went smoothly and the enthusism of the companion was very good. Keywords:  wash hand; PAUD; companion; hand soap
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN MEDIA ICT Ningrum Astriawati; Gino Erman Agusta; Himawan Aditya Pratama
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.418 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4804

Abstract

ABSTRAKTujuan utama pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola kelas online melalui pelatihan penggunaan media information and communications technology (ICT) bagi guru-guru PAUD IT dan SD IT Harapan Bunda. Media ICT yang dipilih oleh guru-guru PAUD IT dan SD IT Harapan Bunda adalah berbasis Google Forms dan Google Meet. Pelatihan dilakukan dengan pemberian materi, diskusi/tanya jawab, dan praktek langsung pembuatan media ICT yang digunakan. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan pengabdian ini, dilakukan evaluasi dengan pengisian angket respon terhadap kegiatan PKM, angket kepuasan serta angket kompetensi profesional guru. Dari hasil angket menunjukkan rata-rata persentase respon peserta pelatihan terhadap pelaksanaan PKM ini menjawab sangat setuju sebesar 70,7%. Tingkat kepuasan peserta pelatihan dari segi materi, penyampaian materi, proses diskusi serta pelatihan individu adalah 93,3%. Sedangkan sekitar 73,3% menyatakan mengalami peningkatan terkait kemampuan menggunakan media ICT dan  pengelolaan kelas online. Dari hasil pelatihan juga disarankan agar guru-guru di masa pandemi ini lebih  memahami  dan  menggunakan  media ICT agar pembelajaran  lebih efektif dan menyenangkan ­ Kata kunci: kompetensi; media ict; pelatihan; profesional ABSTRACTThe main objective of community service is to increase teacher competence through training in the use of ICT media for PAUD IT and SD IT Harapan Bunda teachers. The ICT media chosen by PAUD IT and SD IT Harapan Bunda are based on Google Forms and Google Meet. The training was carried out by providing materials, discussion / question and answer, and direct practice of making the ICT media used. In addition to the introduction of ICT media, this training also conducted an assignment to better understand the use of online ICT media. Reliable in this service activity, evaluation is carried out by filling out questionnaires and direct interviews. The results of the questionnaire showed that the average proportion of training participants on the implementation of this community service answered strongly agree at 70,7%. The level of satisfaction of the training participants in terms of material, material delivery, discussion process, individual training was 93,3%. Meanwhile, around 73,3% stated that the increase was related to the ability to use ICT media and manage online learning. From the results of the training, it is also recommended that teachers during this pandemic better understand and use ICT media so that learning is more effective and fun. Keywords: competence, media ict, training, professional

Page 36 of 272 | Total Record : 2711