cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
PEMBERDAYAAN STRATEGI UMKM MELALUI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DENGAN PENDEKATAN ANALISIS SWOT Wahyudin Wahyudin; Dene Herwanto; Billy Nugraha; Hamdani Hamdani; Candra Galang Gemilang Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6225

Abstract

ABSTRAKUMKM Farida Snack dan Aphe berupaya menjadi produsen kerupuk kulit yang memiliki nilai lebih di mata konsumenya. Mengingat saat ini masih berlangsungnya ketidakstabilan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi covid-19. Sehingga membuat para pelaku UMKM perlu melakukan analisis strategi untuk menjaga produksi yang tetap berjalan. Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat ini dengan tujuan untuk pemberdayaan strategi UMKM. Analisis yang dilakukan dengan pendekatan analisis SWOT, dengan lokasi pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Karawang. Hasil dari pengabdian ini adalah diperolehnya analisis SWOT dan rekomendasi yang dapat diimplementasikan. Maka melalui Matriks SWOT yang diperoleh berdasarkan hasil S-O (Strength-Opportunities), W-O (Weaknesses-Opportunities), S-T (Strength-Threat) dan W-T (Weaknesses-Threat). Sehingga melalui Matriks SWOT bertujuan untuk mencocokkan peluang dan ancaman sebagai faktor eksternal yang dihadapi perusahaan dengan kekuatan dan kelemahan sebagai internalnya untuk menghasilkan strategi alternatif. Analisis tersebut menggunakan suatu matriks yang terdiri dari 9 sel yang berisikan 4 sel alternatif strategi yang dikatakan sebagai Matriks SWOT. Kata kunci: covid-19 pandemic; SWOT analysis; SWOT matrix. ABSTRACTFarida Snack and Aphe strives to be a producer of skin crackers that have more value in the eyes of consumers. Considering the current economic instability caused by the covid-19 pandemic. So that makes MSMEs need to do strategy analysis to keep production running. Through this Community Service with the aim of empowering MSMEs strategies. The analysis is carried out with a SWOT analysis approach, with the location of community service in Karawang Regency. The result of this devotion is the acquisition of SWOT analysis and recommendations that can be implemented. Thus through the SWOT Matrix obtained based on the results of S-O (Strength-Opportunities), W-O (Weaknesses-Opportunities), S-T (Strength-Threat) and W-T (Weaknesses-Threat). Thus through the SWOT Matrix aims to match opportunities and threats as external factors facing the company with strengths and weaknesses as its internal to produce alternative strategies. The analysis uses a matrix consisting of 9 cells containing 4 alternative cell strategies that are said to be swot matrix.. Keywords: covid-19 pandemic; SWOT analysis; SWOT matrix. 
PELATIHAN DAN MODELLING IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK BAGI GURU- GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS Endang Fauziati; Suharyanto Suharyanto; Irwan Nurcholis; Amelia Santriane
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6760

Abstract

ABSTRAKDalam dunia  pendidikan, school bullying merupakan salah satu masalah sosial yang cukup memprihatinkan karena terjadi hampir disemua tingkat kelas dan diseluruh dunia. Banyak faktor  internal maupun eksternal yang  berkontribusi pada school bullying. Pemahaman atas hak-hak anak serta implementasinya dalam Sekolah Ramah Anak merupakan salah satu solusinya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan modelling tentang Sekolah Ramah Anak. Diharapkan para peserta memiliki landasan konseptual yang komprehensif tentang Sekolah Ramah Anak dan dapat mengimplementasikannya di sekolah masing-masing. Pelatihan dan modelling dilaksanakan melalui aplikasi Zoom, Schoology dan Whatsapp. Setelah pelaksanaan pelatihan, para peserta memiliki pemahaman dasar konseptual yang lebih komprehensif tentang Konvensi Hak-Hak Anak dan implementasinya dalam Sekolah Ramah Anak. Sehingga, mereka mampu berimaji membuat rancangan program implementasi Sekolah Ramah Anak di sekolah masing-masing. Kata kunci: hak-hak anak; sekolah ramah anak; student well-being. ABSTRACTIn the education world, school bullying represents a social problem that needs excellent attention because it occurs in almost all grade levels across the globe. Many internal and external factors contribute to school bullying. Understanding children's rights and their implementation in Child-Friendly Schools is one of the solutions for the problem. This community service aims to provide training and modelling on Child-Friendly Schools. It is hoped that the participants gain a comprehensive conceptual foundation on Child-Friendly Schools and implement it in their institutions. Training and modelling are carried out through the Zoom, Schoology and Whatsapp applications. The result of the activity indicated that the participants had a more comprehensive conceptual, basic understanding of the Convention on the Rights of the Child and its implementation in Child-Friendly Schools. In addition, they could design programs to implement Child-Friendly Schools in their institution. Keywords: children's rights; child-friendly schools; student well-being.
PERAN RESPIRATOR DALAM PENCEGAHAN DAMPAK KESEHATAN AKIBAT POLUSI UDARA (STUDI KASUS DESA KLARI) Vita Efelina; Najmudin Fauji; Iqbal Maulana; Eri Widianto; Sarah Dampang; Riza Ibnu Adam; Endah Purwanti; Reni Rahmadewi; Billy Nugraha
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6334

Abstract

ABSTRAKPeran Respirator Dalam Pencegahan Dampak Kesehatan Akibat Polusi Udara Di Desa Klari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Kegiatan ini di latar belakangi Desa Klari yang memerlukan perhatian terhadap peran respirator akibat dampak dari polusi udara. Selain itu, diharapkan dengan adanya Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dampak polusi udara bagi Kesehatan di Desa Klari Kecamatan Klari. Hal ini dilakukan dengan cara menanyakan serta membagikan kuisioner ke masyarakat Desa Klari dengan adanya peran respirator bagi dampak Kesehatan akibat polusi udara. Dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih minim terhadap pentingnya peran respirator terhadap Kesehatan akibat polusi udara. Hal ini didasari dengan kondisi polusi udara di Desa Klari yang terbilang tidak terlalu baik akibat adanya polusi dari banyaknya kendaraan bermotor, asap pabrik, dan kegiatan pembakaran yang sembarangan. Dengan adanya kegiatan KKN di Desa Klari diharapkan tidak hanya dalam peningkatan peran respirator bagi masyarakat Klari tapi dihimbau bagaimana cara menanggulangi polusi udara dengan cara menanam pohon yang mengandung daya serap gas karbondioksida (CO2) dan pembuatan tong sampah guna mengurangi tingkat volume sampah di lingkungan Desa Klari. Kata Kunci: respirator; polusi; karbondioksida (CO2); desa klari; volume. ABSTRACTThe Role of Respirators in Preventing Health Impacts Due to Air Pollution in Klari Village, Klari District, Karawang Regency. This activity is in the background of Klari Village which requires attention to the role of respirators due to the impact of air pollution. In addition, it is hoped that this Real Work Lecture (KKN) activity can help the community in increasing public awareness of the importance of the impact of air pollution on health in Klari Village, Klari District.This is done by asking and distributing questionnaires to the Klari Village community with the role of respirators for health impacts due to air pollution. With the level of public awareness that is still minimal on the importance of the role of respirators on health due to air pollution. This is based on the condition of air pollution in Klari Village which is not very good due to pollution from many motorized vehicles, factory smoke, and indiscriminate burning activities.With the KKN activities in Klari Village, it is expected not only to increase the role of respirators for the Klari community but are also encouraged to overcome air pollution by planting trees that contain carbon dioxide gas absorption (CO2) and making trash cans to reduce the level of waste volume in the Klari Village environment. . Keywords: respirators; pollution; carbon dioxide (CO2); klari village; volume 
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING GUNA MENUNJANG PERAN ORANG TUA DALAM PANDEMI COVID-19 Irma Darmayanti; Pungkas Subarkah; Luki Rafi Anuggilarso; Jali Suhaman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4895

Abstract

ABSTRAKPandemi covid-19 yang tidak kunjung berakhir dan terus  di perpanjangnya kebijakan PPKM membuat kegiatan belajar mengajar masih belum bisa dilaksanakan secara tatap muka meski telah memasuki tahun ajaran baru. Untuk itu adanya kegiatan Amikom Mitra Masyarakat, tim kami melakukan pelatihan penggunaan media pembelajaran daring kepada masyarakat luas khususnya orangtua dengan tujuan dapat meningkatkan kesadaran orangtua akan pentingnya peran orangtua dalam mengoptimalkan kualitas proses belajar daring. Metode yang dilakukan adalah dengan Participatory Action Research (PAR), dimana tim melakukan observasi guna mengidentifikasi permasalahan dan peluang mitra dampingan pada awal tahun 2021 yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara daring diawal tahun ajaran baru dan terakhir melakukan evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan pelatihan diikuti 59 peserta selama berlangsungya kegiatan sangat antusias sampai selesai pelatihan ini. Sebanyak 74,58% peserta dapat memahami penggunaan media pembelajaran daring dari hasil pelatihan tersebut. Kata kunci: media pembelajaran; daring; pandemi; peran orang tua. ABSTRACTThe ongoing COVID-19 pandemic and the continued extension of the PPKM policy have made teaching and learning activities unable to be carried out face-to-face even though it has entered the new school year. For this reason, with the Amikom Mitra Masyarakat activity, our team conducts training on the use of online learning media to the wider community, especially parents, with the aim of increasing parental awareness of the importance of parents' role in optimizing the quality of the online learning process. The method used is Participatory Action Research (PAR), where the team conducts observations to identify problems and opportunities of assisted partners in early 2021, which is then followed by the implementation of activities carried out online at the beginning of the new school year and finally evaluates the results of activities. The training activity was attended by 59 participants during the activity very enthusiastically until the completion of this training. A total of 74.58% of participants were able to understand the use of online learning media from the results of the training. Keywords: learning media;online; pandemic; the role of parents.
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DESA ALUH-ALUH BESAR RT. 04 MENGENAI COVID-19 Ayu Riana Sari; Devia Lestari; M. Norji Arbaen; Odelia Bernadette Butar Butar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6279

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi yang cukup tinggi. Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan jumlah kasus yang mengalami peningkatan. Kabupaten Banjar termasuk salah satu kabupaten dengan jumlah kasus Covid-19 yang cukup tinggi dan terus mengalami peningkatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk melihat pengetahuan dan sikap remaja putri di Desa Aluh-Aluh Besar RT. 04 terhadap Covid-19. Subjek yang mengikuti kegiatan berjumlah 14 remaja putri. Penyelenggaraan pengabdian masyarakat ini terdiri dari 3 tahap meliputi: tahap persiapan yaitu pengumpulan kontak remaja putri serta pembuatan media, tahap pelaksanaan kegiatan pemberian pretest dan posttest serta pemberian materi, dan tahap monitoring dan evaluasi meliputi pemantauan dan pengawasan kegiatan penyuluhan serta menilai peningkatan dalam pengetahuan mengenai Covid-19. Data diperoleh dari hasil pretest dan posttest. Hasil kegiatan ini terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan remaja putri pada saat pengisian kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan dan ada perbedaan antara sikap remaja putri di pada saat pengisian kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Kata Kunci: pengetahuan; sikap; covid-19 ABSTRACTIndonesia is one of the countries with a high number of confirmed Covid-19 cases. South Kalimantan is a province with an increasing number of cases. Banjar Regency is one of the districts with a fairly high number of Covid-19 cases and continues to increase. This service activity was carried out to see the knowledge and attitudes of young women in the Village of Aluh-Aluh Besar RT. 04 against Covid-19. Subjects who attended lessons were 14 young women. The implementation of this community service consists of 3 stages including: stages of preparation, preparation phase the contacts of young women and making media, activity phase of presenting pretest and posttest and presenting material, and the stages of monitoring and evaluating activities and monitoring activities as well as assessing the increase in Covid-19 knowledge. Data obtained from the results of the pretest and posttest. The result of this activity is that there is a significant difference between the knowledge of young women when filling out the questionnaire before and after counseling and there is a difference between the attitudes of young women when filling out the questionnaire before and after extension. Keywords: knowledge; attitude; covid-19 
PELATIHAN SENAM REMATIK UNTUK MENURUNANKAN NYERI PADA PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DIDESA PERIGI KECAMATAN PULAU PINANG KABUPATEN LAHAT TAHUN 2020 Yeni Elviani; Zuraidah S.; Wahyu Dwi Ari Wibowo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5573

Abstract

ABSTRAKRheumatoid arthritis (RA) merupakan permasalahan sistem muskuloskeletal yang paling banyak terjadi di seluruh dunia, dampak dari RA menyebabkan gangguan kenyamanan, nyeri, keterbatasan mobilitas sampai dengan resiko kecacatan dan kelumpuhan. Program aktifitas fisik yang efektif sangat direkomendasikan bagi penderita RA adalah senam rematik yang sudah terbukti mampu mengurangi skala nyeri bagi para penderita RA. Berdasarkan studi pendahuluan ternyata penderita RA belum mengetahui cara melakukan senam rematik untuk mengurangi nyeri sendi. Sehingga pengenalan dan pemeberian senam rematik bagi para penderita RA wilayah kerja Puskesmas Pulau Pinang perlu untuk dilakukan sebagai program aktifitas fisik yang diharapkan mampu menurungkan skala nyeri bagi para penderita RA. Metode yang dilakukkan adalah melakukan studi pendahuluan, bekerjasama dengan tenaga kesehatan, tokoh masyarakat dan kader yang ada di wilayah Puskesmas Pulau Pinang, pelaksanaan kegiatan dengan memberikan pelatihan dengan cara menonton video dan praktek secara langsung senam rematik, selanjutnya dlakukan pemantaun sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan lembar observasi Numerical Rating scale (NRS). Hasilnya setelah diberikan senam rematik selama 1 bulan, dengan 1x kegiatan setiap minggu dengan durasi 8 menit, terjadi penurunan skala nyeri 15 orang peserta yang mengalami nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Senam rematik mampu mempengaruhi kerja cerebral cortex meliputi aspek kognitif maupun emosi, sehingga dapat memberikan persepsi positif dan relaksasi, yang berdampak pada perasaan bahagia dan mengurangi nyeri. Kata Kunci : senam rematik; rheumatoid arthritis; nyeri; komunitas. ABSTRACT Rheumatoid arthritis (RA) is the most common musculoskeletal system problem worldwide, the impact of RA causing discomfort, pain, limited mobility, and the risk of disability and paralysis. An effective physical activity program highly recommended for RA sufferers is rheumatic gymnastics, which has been proven to reduce pain scales for RA sufferers. Based on preliminary studies, RA patients do not know how to do rheumatic gymnastics to reduce joint pain. The introduction and intervention of rheumatic gymnastics for patients with RA in the Pulau Pinang Health Center need to be carried out as a physical activity program to reducing the pain scale for the sufferer of RA. The method used is conducting a preliminary study, collaboration with health workers, community leaders, and cadres in the Pulau Pinang Health Center area, implementing activities by providing training by watching videos and practicing rheumatic gymnastic, and then monitoring before and after the intervention using Numerical Rating scale (NRS) observation. The result was that after being given rheumatic exercise for one month, with one activity per week in 8 minutes duration, there was a decrease in the pain scale of 15 participants who experienced moderate pain to mild pain. Rheumatic gymnastics can affect the work of the cerebral cortex, including cognitive and emotional aspects, providing positive perceptions and relaxation, which has an impact on feelings of happiness and reduces pain. Keywords: rheumatic gymnastics; rheumatoid arthritis; pain; community. 
PEMANFAATAN APLIKASI SCRATCH SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA BELAJAR SISWA “Z GENERATION” UNTUK GURU-GURU SDN 1 LABUAPI M. Isnaini; Sukron Fujiaturahman; Linda Sekar Utami; Zulkarnain Zulkarnain; Khairil Anwar; Islahudin Islahudin; Johri Sabaryati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6554

Abstract

ABSTRAKDewasa ini kita berada pada revolusi industri 4.0 yang pada dasarnya mengubah pola hidup, pola pikir, pola kerja yang berhubungan dengan satu sama lain. Perubahannya sangat drastis dibanding era revolusi sebelumnya. Sejalan dengan perkembangan revolusi industry 4.0, maka pendidikan saat ini tidak sesuai lagi dengan era revolusi industri 4.0. Pendidikan 4.0 secara keseluruhan akan berkontribusi dalam membangun generasi Z atau igeneration dimana masa kanak-kanak Generasi Z sudah melek teknologi, terutama smartphone dan PC. Sangat banyak strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk Genersi-Z. Pada prinsipnya strategi pedagogy dan andragogi yang bersifat universal tetap dapat digunakan, modifikasi dilakukan hanya pada bagian-bagian tertentu yang dapat dibantu dengan penggunaan fasilitas teknologi. Aplikasi yang digunakan dalam pelatihan ini adalah scratch junior. Aplikasi ini sangat mudah digunakan karena menggunakan blok seperti lego, serta tidak memerlukan keterampilan bahasa pemograman. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode demonstrasi & praktik pembuatan media scratch. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Data menunjukan 80% responden mempunyai keinginan untuk membuat media pembelajaran berbasis animasi scratch yang lebih menarik & belajar lebih mendalam. Kata kunci: scratch; z generation; media belajar. ABSTRACTToday we are in the industrial revolution 4.0, which changes the pattern of life, mindset, work patterns that relate to each other. The changes are very drastic compared to the previous revolutionary era. In line with the development of industrial revolution 4.0, education is no longer following the period of industrial revolution 4.0. Education 4.0 as a whole will contribute to building generation Z or generation where Generation Z's childhood is technology literate, especially smartphones and PCs. Many learning strategies can be used for Generation Z. In principle, universal pedagogy and andragogy strategies can still be used; modifications are made only to certain parts that technological facilities can assist. The application used in this training is Scratch Junior. This application is effortless because it uses blocks like lego and does not require programming language skills. The method used in this training is a demonstration method & practice of making scratch media. Data collection was carried out using a questionnaire. The data shows that 80% of respondents desire to make learning media based on scratch animations that are more interesting & learn more deeply. Keywords: scratch; z generation; learning media.
CLEAN UP SAMPAH, EDUKASI SAMPAH DAN PEMBENTUKAN BANK SAMPAH DI SDI BHOANAWA 1 KELURAHAN RUKUN LIMA KABUPATEN ENDE Ariswan Usman Aje; Hamsa Doa; Hasti Sulaiman; Lely Suryani; Maria Goretty D. Bantas
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6320

Abstract

ABSTRAKSDI Bhoanawa 1 adalah mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat yang merupakan sekolah dasar yang berdiri pada tahun 1980. Sekolah ini terletak di tengah-tengah pemukiman warga Bhoanawa Kelurahan Rukun Lima Kabupaten Ende. Masalah sampah tidak lepas dari kehidupan manusia, dimana ada manusia selalu saja ada sampah yang dihasilkan. Sampah disekolah adalah sisa-sisa kegiatan sekolah seperti kertas, plastik bekas, kemasan makanan ringan dan sisa lainnya yang tidak terpakai lagi yang ditemukan disekitar lingkungan sekolah. Sampah-sampah tersebut juga ditemukan dilingkungan sekolah SDI Bhoanawa 1 maupun dilingkungan perumahan sekitar sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang permasalahan sampah dan melakukan aksi langsung dilapangan dengan melakukan clean up sampah dan pembentukan Bank sampah dengan lokasi sasaran di SDI Bhoanawa 1. Pada kegiatan pengabdian ini tim pengabdian juga menggandeng komunitas Anak Cinta Lingkungan Kabupaten Ende (ACIL) Ende. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Metode Sosialisasi, Clean Up, Pembentukan Bank Sampah. Hasil Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik, hal tersebut terlihat dari antusias siswa SDI Bhoanawa 1 dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini. Banyak hal positif yang diperoleh dari kegiatan ini dimana siswa-siswi SDI Bhoanwa 1 mendapatkan materi pengelolaan sampah yang baik. Siswa-siswi SDI Bhoanawa 1 mampu memahami sampah, masalah dan solusi, serta dapat mengambil manfaat dari sampah. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil Post Test setelah kegiatan dimana terdapat peningkatan pembamaman siswa akan sampah, masalah dan solusi serta pegelolaan dan pemanfaatannya. Peningkatan tersebut sebesar 80%. Kata kunci: clean up Sampah; edukasi sampah; pembentukan bank sampah. ABSTRACTSDI Bhoanawa 1 is a partner in the Community Partnership Program which is an elementary school that was founded in 1980. This school is located in the middle of the residential area of Bhoanawa residents, Rukun Lima Village, Ende Regency. The problem of waste cannot be separated from human life, where there are humans there will always be waste produced. School waste is the remnants of school activities such as paper, used plastic, snack packaging and other unused remnants found around the school environment. The garbage was also found in the SDI Bhoanawa 1 school environment and in the housing environment around the school. The purpose of this activity is to provide education about waste problems and take direct action in the field by cleaning up waste and establishing a waste bank with a target location at SDI Bhoanawa 1. In this service activity the community service team also cooperates with the Anak Cinta Lingkungan community in Ende Regency (ACIL). Ende. The method used in this activity is the Method of Socialization, Clean Up, Establishment of a Waste Bank. The results of this service activity went well, it was seen from the enthusiasm of SDI Bhoanawa 1 students in participating in this series of activities. Many positive things were obtained from this activity where the students of SDI Bhoanwa 1 received good waste management materials. The students of SDI Bhoanawa 1 are able to understand waste, problems and solutions, and can take advantage of waste. This can be seen from the results of the Post Test after the activity where there is an increase in students' understanding of waste, problems and solutions as well as management and utilization. The increase is 80% Keywords: garbage clean up; waste education; the establishment of a garbage bank.
IMPLEMENTASI PROJECT BASE LEARNING DENGAN KONSEP ECO-GREEN DI SMA IT BAITUL JANNAH BANDAR LAMPUNG Arlina Phelia; Galuh Pramita; Try Susanto; Agus Widodo; Agus Tina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.4908

Abstract

ABSTRAKSalah satu konsep Iptek yang dapat dikembangkan untuk sekolah adalah dengan berbasis eco-green. Keterkaitan pembelajaran Project Base Learning dengan konsep eco-green ini guna menekankan pada para guru agar dapat meningkatkan model pembelajaran yang lebih relevan. Salah satu permasalahan yang terjadi di sekolah SMA IT Baitul Jannah di masa pandemi ini adalah masih belum maksimalnya pembelajaran secara PjBL. Hal ini perlu adanya peningkatan kualitas dan kuantitas guru maupun siswa dalam bidang pendidikan. Menghadapi tantangan tersebut, guru dituntut untuk menguasai teknologi informasi dan penerapan langsung Iptek. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi maupun Iptek dalam melaksanakan proses pembelajaran. Untuk itu tim melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan penyuluhan pemanfaatan limbah minyak jelantah yang mana ini merupakan langkah awal dalam menerapkan konsep eco green di sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan survei. Hasil dari kegiatan ini adalah manfaat pengetahuan secara praktikum dalam PjBL mata pelajaran kimia dan peningkatan kreatifitas siswa/i dalam meningkatkan kegiatan praktik mengenai konsep eco green. Hal ini didapatkan peningkatan sebesar 28,58% menjadi 100% siswa yang mengetahui manfaat dari limbah domestik yaitu minyak jelantah. Kata kunci: limbah domestik; minyak jelantah; pemberdayaan masyarakat; sabun batang; sekolah ABSTRACTOne of the science and technology concepts that can be developed for schools is based on eco-green. The linkage of Project Base Learning with the eco-green concept is to emphasize teachers so that they can improve learning models that are more relevant. The problem that occurred at the Baitul Jannah High School during this pandemic was that PjBL learning was still not maximal. This requires an increase in the quality and quantity of teachers and students in education. In these challenges, teachers are required to master information technology and direct application of science and technology. Teachers must be able to utilize technology and science in carrying out the learning process. For this reason, the team carried out community service activities in the form of training and counseling on the use of used cooking oil waste, which is the first step in implementing the eco-green concept in schools. The methods used are interviews and surveys. The results of this activity are the benefits of practical knowledge in PjBL chemistry subjects and increasing students’ creativity in increasing practical activities regarding the eco-green concept. This resulted in an increase of 28,58% to 100% of students who knew the benefits of domestic waste. Keywords: domestic waste; used cooking oil; community development; bar soap; school 
PENINGKATAN PERAN AYAH DALAM KELUARGA MELALUI DISKUSI FORUM AYAH DI KELURAHAN PUHUN TEMBOK KOTA BUKITTINGGI Ashabul Fadhli; Jendri Mulyadi; Devi Syukri Azhari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6429

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk peningkatan peran ayah dalam keluarga terutama dalam keterlibatannya sebagai ayah. Berangkat dari kegelisahan kaum ayah di Kelurahan Puhun Tembok Kota Bukittinggi, rutinitas dan tanggung jawab sebagai ayah di ruang publik mengurangi kualitas komunikasi bersama anak di rumah. Pada pembicaraan forum ayah, beberapa ayah memiliki kendala dalam kapasitasnya sebagai suami dan ayah untuk membicarakan persoalan seputar ke-Ayah-an. Untuk memaksimalkan tujuan kegiatan ini, Tim PKM sudah menentukan metode kegiatan dimulai dari persiapan, screening, pelaksanaan, evaluasi serta laporan dan luaran kegiatan. Keagiatan akan menjadi lebih terarah dengan hadirnya fasilitator yang akan memfasilitasi diskusi terarah oleh forum ayah dalam mengkaji persoalan tematis. Temuannya adalah beberapa ayah memiliki kesulitan untuk mengekspresikan diri mereka untuk berkomunikasi dan melaksanakan peran-peran ayah karena tidak terdapatnya media yang membicarakan hal itu layaknya kaum ibu. Meskipun begitu, kegiatan ini menjadi awal dari keterbukaan ayah untuk berkomunikasi dan bersikap lebih terbuka di dalam keluarga. Menurut para ayah, kegiatan ini menjadi media bagi mereka untuk saling berbagi dan mendengarkan pendapat sehubungan dalam peningkatan perannya sebagai ayah dan kepala keluarga di rumah. Kata kunci: Forum ayah, peran ayah; keluarga; anak  ABSTRACTThis community service activity (PKM) is aimed at increasing the role of fathers in the family, especially in their involvement as fathers. Departing from the anxiety of fathers in Puhun Tembok Village, Bukittinggi City, the routine and responsibility of being a father in public spaces reduces the quality of communication with children at home. In the discussion of the father's forum, some fathers have difficulties in their capacity as husbands and fathers to discuss issues related to fatherhood. To maximize the purpose of this activity, the PKM Team has determined the method of activities starting from preparation, screening, implementation, evaluation as well as reports and activity outputs. Activities will become more focused with the presence of a facilitator who will facilitate focused discussions by the father's forum in reviewing thematic issues. The finding is that some fathers have difficulty expressing themselves to communicate and carry out fatherly roles because there is no media that talks about it like mothers. Even so, this activity was the beginning of the father's openness to communicate and be more open in the family. According to the fathers, this activity became a medium for them to share and listen to opinions regarding the improvement of their roles as fathers and heads of families at home. Keywords: Father forum, father role; family; children

Page 65 of 272 | Total Record : 2711