cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
INOVASI PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUK SAYURAN YANG BERNILAI EKONOMIS Mulyati Mulyati; Soesetio R. MF. A; Afriadin Afriadin; Sefiana R.R; Sabrina A.; Paksindra R.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6737

Abstract

ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pelatihan  kepada petani sayuran melalui teknik meramu media berbasis standar budidaya pertanian yang baik atau “Good Agriculture Practices”, dan sekaligus  memperkenalkan konsep budidaya sayuran melalui pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan. Kegiatan PKM  ini  dilaksanakan dengan  metode pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan anggota kelompok tani, ketua kelompok tani, Penyuluh Pertanian setempat, ketua dan anggota Karang Taruna, tokoh masyarakat dan beberapa staf desa. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman peserta tentang teknik pembuatan pupuk organik dari berbagai limbah pertanian untuk meningkatkan kesuburan tanah dan meramu media tanam untuk meningkatkan produksi sayuran organik. Secara umum, peserta PKM  sangat antusias dan memberikan respon yang positif terhadap materi yang disampaikan dan bersedia menerapkan penggunaan pupuk organik  ramah lingkungan tersebut dalam teknik budidaya sayuran organik dilahan pertaniannya. Di akhir sosialisasi dan pelatihan ini peserta berharap dapat diberikan pendampingan secara berkelanjutan dari mahasiswa KKN Universitas Mataram. Kata kunci : inovasi;  pupuk organik;  sayuran;  nilai ekonomis. ABSTRACTThe objective  of this Community Service Activity (PKM) is to increase knowledge and training to vegetable farmers through the technique of combining various waste material as plant growth media based on good agricultural cultivation standards or "Good Agriculture Practices", and at the same time introduce the concept of vegetable cultivation through the use of Environmentally Friendly organic fertilizers. This Community Service Activity is carried out by Participatory Rural Appraisal (PRA) approach method by involving members of farmers groups, farmers group chairmen, local Agricultural Extension, chairmen and members of Karang Taruna, community leaders and some village staff. The results of this PKM activity showed that there was an increased understanding of participants understanding of organic fertilizer manufacturing techniques from various agricultural wastes to increase soil fertility and concoct planting media to increase organic vegetable production. In general, PKM participants are very enthusiastic and give a positive response to the material delivered and are participants are willing to apply the use of environmentally friendly organic fertilizers in organic vegetable cultivation techniques in their farms. At the end of this socialization and training participants hope to be provided with ongoing assistance from KKN students of Mataram University. Keywords: innovation; organic fertilizers; vegetables; economic value.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MINYAK SUMBAWA PADA KARANG TARUNA DESA REMPE SETELUK SUMBAWA BARAT Ibrahim Ibrahim; Mas’ad Mas’ad; Junaidi A.M; Kamaluddin Kamaluddin; Siti Hasanah; Sri Rejeki; Muhammad Ali; Anwar Efendy; Mintasrihardi Mintasrihardi; Asma Azizah; Burhanuddin Burhanuddin; Muhammad Saleh; M. Sobry; Akhmad Syafruddin; Muhammad Salahuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6501

Abstract

ABSTRAK                                                               Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat khususnya Pembuatan Minyak Sumbawa (Melala) dalam rangka siar budaya dan pengenalan pada Karang Taruna Desa Rempe Seteluk Sumbawa Barat.  Pengenalan pembuatan minyak Sumbawa pada generasi muda saat ini sebagai langkah memperkenalkan minyak Sumbawa sebagai  Obat tradisional sebagai obat-obatan yang diolah secara tadisional, turun-temurun berdasarkan resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan dan kebiasaan setempat, sehingga merupakan pengetahuan tradisional. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Rempe Kecamatan Seteluk Kabuapten Sumbawa Barat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan praktek langsung. Hasil Pengabdian kepada masyarakat ini diketahui bahwa antusias dari karang taruna dalam ikut terlibat dalam pembutan minyak Sumbawa cukup tinggi karena memberikan pengetahuan baru dalam mengembangkan budaya local di masa akan datang. Kata Kunci: pendampingan; minyak sumbawa dan karang taruna. ABSTRACTThe purpose of doing community service, especially Sumbawa Oil Production (Malala) in the context of cultural broadcasting and introduction to the Youth Organization of Rempe Seteluk Village, West Sumbawa. The introduction of Sumbawa oil manufacture to the younger generation today is a step to introduce Sumbawa oil as traditional medicine as medicines that are processed traditionally, from generation to generation. from generation to generation based on ancestral recipes, customs, beliefs and local customs, so that it is traditional knowledge. Community service is carried out in Rempe Village, Seteluk District, West Sumbawa Regency. The method used is socialization and direct practice. The results of this community service show that the enthusiasm of youth organizations in being involved in the production of Sumbawa oil is quite high because it provides new knowledge in developing local culture in the future. Keywords: mentoring; sumbawa oil and youth organizations.
PELATIHAN PEMBUATAN BIOCHAR DARI SERESAH GAMBUT UNTUK MEMINIMALISIR KEBAKARAN LAHAN DI DESA RASAU JAYA II Muhammad Rizal; Muhammad Ali; Jaini Fakhrudin; Danie Indra Yama; Muflihah Ramadhia; Adi Marjani Patappa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6396

Abstract

ABSTRAKLahan gambut di Desa Rasau Jaya II relatif luas yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian walaupun kondisinya marginal. Petani umumnya membakar lahan tersebut pada musim kemarau untuk meningkatkan kesuburan namun efek negatifnya adalah munculnya titik api dan polusi udara dari asap hasil kebakaran lahan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu teknologi agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian dengan risiko yang minimal terhadap lingkungan, seperti pembuatan biochar dengan teknik pembakaran terkontrol dari serasah gambut. Tujuan: (1) Meningkatkan pengetahuan petani mengenai pengelolaan lahan tanpa dibakar dan cara pembuatan biochar, (2) Meningkatkan keterampilan petani dalam pembuatan biochar, (3) Meningkatkan jiwa wirausaha terutama produk biochar. Kegiatan ini menggunakan metode observasi, partisipator dan eksperimental serta survey dengan kegiatan penyuluhan, pelatihan, pembuatan dan aplikasi biochar yang dibuat dari serasah gambut serta evaluasi di Desa Rasau Jaya II. Hasil dari kegiatan tersebut yaitu 97% peserta mengetahui dampak positif pengelolaan lahan tanpa dibakar dan mengetahui cara pembuatan biochar, 93% petani sudah terampil dalam membuat biochar, serta 93% petani juga tertarik untuk mengaplikasikan biochar dalam budidaya tanaman dan menjadikan produk usaha. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan jiwa wirausaha dalam pertanian khususnya pembuatan biochar dan cukup potensial untuk meningkatkan perekonomian petani cabai di Desa Rasau Jaya serta mengurangi pembakaran hutan dan lahan. Kata kunci: arang; charcoal; histosol; peat. ABSTRACTThe peat land in Rasau Jaya II Village are relatively wide which could be used for agriculture potentially even though its in marginal condition. Generally, the farmers would burned the land in the dry season to increase fertility, but the negative effects are emergence of hotspots and air pollution from smoke. Therefore, a technology is needed so that the land can be used for agriculture with minimal risk to the environment, such as making biochar with controlled burning techniques from peat litter or twigs. Objectives: (1) Increase farmers' knowledge about eco-friendly peat land management and how biochar are made, (2) Improve farmers' skills in making biochar, (3) Increase entrepreneurial spirit, especially biochar. This community service activity used observation, participatory and experimental methods as well as surveys with extension activities, training, manufacture and application of biochar made from peat litter as well as evaluation in Rasau Jaya II Village. The results of this activity are that 97% of participants know about positive impact in peat land management without burning activity wich is relatively new for them , 93% of farmers are skilled in making biochar, and 93% of farmers are also interested in applying biochar in plant cultivation and making business products. This activity has increased knowledge, skills and entrepreneurial spirit in agriculture, especially in producing biochar and has the potential to improve the economy of chili farmers in Rasau Jaya Village and reduce forest and land burning activity.Key words: charcoal; charcoal; histosol; peat.
OPTIMALISASI PENJUALAN KRIPIK PISANG DAN GEBLEK DI MASA PANDEMI COVID-19, PEDUKUHAN TURUSAN, GIRIMULYO, KULON PROGO Ulung Pribadi; Juhari Juhari; Rossi Maunofa Widayat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6556

Abstract

ABSTRAKPendapatan pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kripik Pisang Ibu Siti dan Geblek Buk Tuminem mengalami penurunan semenjak pandemi covid-19. Selain itu juga adanya beberapa keterbatasan pada kedua UMKM tersebut pada proses penjualan antara lain, packaging produk masih sederhana dengan cara manual sehingga produk yang akan dipasarkan tidak tahan lama, belum memiliki label kemasan, dan pemasaran produk masih belum luas. Dari permasalahan mitra tersebut UMY melalui program pengabdian kepada masyarakat yang disinergikan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki beberapa program kegiatan untuk mengatasi permasalahan mitra. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas penjualan serta pemasaran Kripik Pisang Ibu Siti dan Geblek Ibu Tuminem ditengah pandemi covid-19. Kedua UMKM telah diberikan sosialisasi serta pelatihan menggunakan media sosial di era digitalisasi dan untuk membantu pemilik UMKM dalam mengatasi penurunan penjualan di masa pandemi Covid-19. Tim pengabdi telah membuatkan akun media sosial, dan juga telah membuatkan logo dan pamflet yang nantinya akan disebarkan melalui media sosial agar dapat meningkatkan hasil penjualan. Serta menciptakan packaging product yang menarik sehingga menambahkan daya tarik konsumen. Kata_kunci : optimalisasi; UMKM “Kripik Pisang” “Geblek”;  media  sosial; manajemen pemasaran. ABSTRACTEntrepreneurs of "kripik pisang" led by Mrs. Siti and "geblek" led by Mrs. Tuminem are facing big problems, especially in the era of the covid-19 pandemic. First, these Micro, Small and Medium Enterprises (“MSMEs”) do not utilize the internet and social media networks to market their products. Second, they haven't packaging products that attract consumers' attention. Third, they do not manage their finances well. Therefore, they get a small income and even tend to decline. The UMY Community Service Team and KKN students have implemented programs and activities to empower these entrepreneurs. First, this team has socialized and taught how to create attractive accounts on the internet and social media to expand product marketing. Second, this team has helped the small entrepreneur to package and label innovative products. Third, this team helps the entrepreneur to properly manage the company's finances. This team hopes to realize the goal, namely that small entrepreneurs can expand product marketing and increase consumers. That way, they can get a significant increase in income. Keywords: "UMKM"; "kripik pisang" "geblek"; financial management; social media; marketing management
EDUKASI LITERASI MANUSIA DAN MODEL PEMBELAJARAN Suyatmini Suyatmini; Titik Ulfatun; Kardiyem Kardiyem; Yovi Annang Setiyawan; Arnida Kusumaningtyas
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5577

Abstract

ABSTRAKEra Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 membawa tantangan bagi dunia pendidikan termasuk pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan harus mampu menyiapkan lulusannya untuk bersaing pada era tersebut. Untuk dapat bersaing, peserta didik perlu dibekali dengan literasi baru yaitu literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Literasi manusia diyakini menjadi literasi yang paling penting karena literasi ini menjaga seseorang tetap dalam kodratnya sebagai manusia di tengah gempuran kecanggihan teknologi yang ada. Penguatan literasi manusia dapat dilakukan melalui penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan literasi manusia dan model pembelajarannya kepada Bapak/Ibu Guru SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, khususnya jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Program ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dimana tim pengabdian memberikan pendidikan tentang literasi manusia dan model pembelajaran kepada Bapak/Ibu Guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Bapak/Ibu Guru lebih mengenal literasi manusia dan model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menguatkan literasi manusia pada siswa. Kata kunci: literasi manusia; model pembelajaran; literasi baru. ABSTRACTThe Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 era have brought challenges to education, including vocational education. Vocational education must be able to prepare graduates to compete in those era. To be able to compete, students need to be equipped with new literacies, namely data literacy, technological literacy, and human literacy. Human literacy is believed as the most important literacy because this literacy keeps a person in his nature as a human in the midst of the sophisticated technology development. Strengthening human literacy can be done through the implementation of learning models that are in accordance with the characteristics of vocational education. This activity aims to introduce human literacy and learning models used to reinforce it to teachers at SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, especially those who teach Accounting and Institution Finance. This program is carried out in the form of education where the team provides education about human literacy and learning models to teachers. The results of the activity show that teachers get more knowledge about human literacy for students and what kind of learning models that can be used to reinforce the literacy. Keywords: human literacy; learning models; new literacies. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DARING BERBASIS MOODLE UNTUK GURU FISIKA SMA DI KABUPATEN MALANG SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Purbo Suwasono; Sahal Fawaiz; Supriyono Koes-H; Sulur Sulur; Nugroho Adi Pramono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6060

Abstract

ABSTRAKDampak dari pendemi covid-19 memaksa setiap sekolah mewajibkan guru dan siswanya melakukan pembelajaran secara daring dari rumah. Hal tersebut membuat guru dan siswa dalam waktu yang singkat harus mempersiapkan seluruh vasilitas pendukung pembelajaran. Sedangkan di Kabupaten Malang, para guru fisika masih belum begitu akrab dengan pembelajaran daring, maka pendampingan dan pelatihan pembelajaran daring dengan memanfaatkan moodle sangat dibutuhkan. Kegiatan diawali dengan studi literatur dan lapangan, perencanaan, pemberian materi, demosntrasi dan praktek dan diakhiri dengan kegiatan evaluasi. Untuk mengetahui keberhasilan program, kami menyebarkan kueisioner (n = 13 item) kepada seluruh peserta tentang persepsi terhadap pembelajaran menggunakan moodle dan memantau perkembangan pemahaman guru melalui moodle yang telah dikembangkan. Guru fisika didampingi dan dilatih untuk membuat pembelajaran daring melalui moodle dan variasi model moodle yang sudah pernah diperoleh. Peserta pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan secara daring berjumlah 40 guru fisika di wilayah Kabupaten Malang yang meliputi 34 orang guru fisika SMA dan 6 orang guru fisika MA. Walaupun kehadiran guru tidak bersamaan masuk room meet, tetapi setiap guru selalu masuk setiap hari. Namun, yang aktif mengerjakan pembuatan moodle hanya 25 orang guru yaitu 24 orang guru SMA dan 1 orang guru MA. Peserta yang membuat moodle tersebut bervariasi ada yang hanya membuat Assignment untuk materi dinamika, sampai  ada yang lengkap membuat assignment, quiz, dan file untuk materi mekanika, dinamika, usaha dan energi, serta impuls dan momentum. Berdasarkan respon peserta pada angket terkait pelatihan dan pendampingan penyusunan moodle didapatkan 75,19% peserta merespon baik pembelajaran dengan moodle. Kata kunci: pelatihan-pendampingan; moodle; pandemi covid-19;  guru fisika.. ABSTRACTThe impact of covid-19 outbreaks forced every school to require teachers and students to do online learning from home. This makes teachers and students in a short time must prepare all the learning support facilities. While in Malang Regency, physics teachers are still not so good with online learning, so online learning assistance and training by utilizing moodle is needed. The programme have began with literature and field research, planning, materials provision, demonstrations, and practices, and concludes with evaluation. To assess the program's performance, we provided a questionnaire (n = 13 questions) to all participants regarding their perceptions of learning with Moodle and simplifying the teacher's knowledge through the produced Moodle. Physics teachers are accompanied and trained to make online learning through moodle and variations of moodle models that have been obtained. The trainees and mentoring held online amounted to 40 physics teachers in malang regency which included 34 high school physics teachers and 6 MA physics teachers. Although the presence of teachers does not coincide with entering the room meet, but every teacher always enters every day. However, who actively do the creation of moodle only 25 teachers, namely 24 high school teachers and 1 MA teacher. Participants who make the moodle vary there are only making Assignments for dynamic materials, until there are complete assignments, quis, and files for mechanical materials, dynamics, work and energy, as well as impulses and momentum. Based on the participants' responses to the questionnaire related to training and mentoring in the preparation of moodle, it was found that 75.19% of participants responded well to learning with moodle. Keywords: training- mentoring; moodle, pandemic covid-19; physics teacher. 
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN PETANI DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI DESA SUKAINDAH KECAMATAN SUKAKARYA Edwina Rudyarti; Mochammad Farhan Dio Santosa; Dines Jihar Octavia; Yasir Amri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6143

Abstract

ABSTRAKDesa Sukaindah merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Mayoritas pekerja di desa tersebut adalah petani dengan sistem bekerjanya adalah buruh panggilan dengan menggarap sawah orang lain, permasalahan yang perlu mendapat perhatian terkait keselamatan dan kesehatan kerja dalam penggunaan pestisida bagi petani yaitu pengetahuan dan pemahaman mengenai potensi bahaya risiko penggunaan pestisida dan kesadaran tentang pentingnya pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja masih rendah. Program pendampingan masyarakat petani bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja melalui 3 tahapan program yaitu: 1. Sosialisasi dan edukasi melalui buku saku yang diberikan kepada para pekerja mengenai dampak risiko bahaya penggunaan pestisida, 2. Pelatihan dan pendampingan pentingnya dalam penggunaan APD, dan 3. Focus Group Discussion mengenai efektivitas pendampingan petani dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Sasaran dalam program pendampingan ini adalah masyarakat petani di Desa Sukaindah. Hasil dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan petani terhadap bahaya risiko penggunaan pestisida dan juga peningkatan petani dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) yang baik dan benar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program pendampingan dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya penggunaan pestisida dan penggunaan alat pelindung diri bagi para petani. Kata kunci: potensi bahaya pestisida; alat pelindung diri (APD); keselamatan dan kesehatan kerja (K3); petani ABSTRACTSukaindah village is one of the villages are located in kecamatan sukakarya , bekasi district .The majority of workers in the village are farmers with a system of an undeveloped are just labor call by working on other other people rice fields , attention must be given to problems related to the occupational health and safety in the use of pesticides for farmers namely knowledge and understanding of the potential danger risk the use of pesticides and recognition of the importance of the use of the equipment himself apd ) while working is still low. The farmers assistance programs aims to improve work safety and health through the 3 the program which are: 1.Socialization and education through a book pocket given to workers on the impact of the use of pesticides, risk hazard 2.Training and assistance important in the use of apd, and 3.Focus group discussion regarding concerning assistance increase effectiveness farmers through work safety and health.Goals in this flanking program is the farmers in the village sukaindah.The results by when the public was activities devotion is an increase in the understanding and knowledge of farmers to danger risk the use of pesticides and also elevations farmers through the use of a protective apd ) to ( that is good and right.Conclusion of this activity is to improve assistance programs work safety and health is effective methods to raise awareness of danger the use of a party. Keywords: the potential danger pesticide; self protection instrument ( APD ); work safety and health ( K3 ); farmers
PELATIHAN TENTANG GAYA HIDUP SEHAT PENDERITA DIABETES MELLITUS PADA KELOMPOK PKK DI KELURAHAN KAUMAN KOTA MALANG Ellyvina Setya Dhini; Wibowo Wibowo; Mamiek Wilastri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6552

Abstract

ABSTRAKAngka prevalensi Diabetes Mellitus (DM) di Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Hal ini tergambar  di kota Malang  Jawa Timur tepatnya di Kelurahan Kauman yang berdomisili ditengah kota diketahui jumlah penderita DM cukup tinggi sedangkan pengetahuan warganya dalam pemahaman gaya hidup sehat penderita DM (diabetisi) masih kurang. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah memberikan pengetahuan tentang gaya hidup sehat diabetisi, dengan metode melakukan pelatihan melalui media zoom kepada kelompok PKK Kelurahan Kauman Malang. Dalam pelatihan tersebut juga dilakukan pre dan post test serta pengisian kuisioner menggunakan google form oleh peserta pelatihan. Hasil dari pre dan  post test serta kuisioner dianalisa sehingga diperoleh persentase untuk mengetahui gambaran pemahaman dan kemampuan peserta dalam memberikan informasi dan melaksanakan gaya hidup sehat diabetisi kepada keluarga/ tetangga disekitarnya. Dari hasil pre dan post test diperoleh gambaran terjadinya peningkatan pengetahuan tentang gaya hidup sehat diabetisi dari rata rata 46% menjadi 98,8%. Peserta yang memahami dan menyatakan bahwa gaya hidup sehat diabetisi memungkinkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari hari sebanyak 94%. Seluruh peserta (100%) bersedia menerangkan, menerapkan, melaksanakan dan telah terjadi perubahan gaya hidup sehat diabetisi kepada keluarga dan orang – orang dilingkungan sekitarnya. Hasil dari pelatihan ini memberikan harapan tejadinya perbaikan kualitas hidup diabetisi di Kelurahan Kauman kota Malang. Kata kunci : gaya hidup; diabetes mellitus; kelompok PKK ABSTRACTPrevalence of Diabetes Mellitus (DM) in East Java is higher than other regions in Indonesia. That illustrated in the city of Malang, East Java, precisely in the Kauman Village, which is domiciled in the middle of the city, it is known that number of DM sufferers is quite high, while the knowledge of  citizens in understanding of healthy lifestyle of DM patients) is still lacking.The purpose of this community service (PKM) is to provide knowledge about healthy lifestyles with diabetes, with the method of conducting training through zoom media to the PKK group in Kauman Malang Village. In the training, pre and post tests were also carried out as well as filling out questionnaires using google forms by the trainees to get a picture of the participants' understanding and ability in providing information and implementing a healthy lifestyle with diabetes to their families/neighbors around them. The results of pre and post tests, it was obtained  there was an increase in knowledge about a healthy lifestyle with diabetes from an average of 46% to 98.8%. Participants who understand and state that a healthy lifestyle with diabetes allows it to be applied in daily life as many as 94%. All participants (100%) are willing to explain, implementation and there have been changes to a healthy lifestyle with diabetes to their families and people in the surrounding environment. The results of this training provide hope for an improvement in the quality of life for people with diabetes in Kauman Village, Malang City. Keywords : lifestyle; diabetes mellitus; PKK group
PENDAMPINGAN MARKET KOPI BUBUK ROBUSTA DAMPIT ABAH KAROM UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL Firda Ayu Amalia; Achmad Syaiful Hidayat Anwar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5621

Abstract

ABSTRAKPemilik usaha kopi bubuk robusta Dampit yaitu Abah Karom selaku mitra menyampaikan keluhannya kepada tim pengabdi. Keluhan tersebut adalah rendahnya omzet penjualan usaha kopi bubuk yang dimilikinya. Tim pengabdi bersama dengan mitra mengidentifikasi penyebab permasalahan utama tersebut. Beberapa permasalahan yang dihadapi  oleh UMKM Kopi Bubuk Dampit Abah Karom adalah penjualan yang masih sangat rendah. Hal ini disebabkan karena kemasan yang belum mengandung keseluruhan informasi mengenai produk, belum ada izin P-IRT dan promosi yang dilakukan masih bersifat tradisional. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah melakukan pendampingan market agar dapat meningkatkan nilai penjualan kopi bubuk robusata Dampit milik Abah Karom. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, tim pengabdi bersama dengan mitra yaitu pemilik UMKM kopi bubuk Dampit Abah Karom memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi sebagai berikut: mendesain ulang kemasan sehingga dapat mengandung informasi yang seharusnya ada dalam kemasan, mendaftarkan izin P-IRT dan menambahkan media promosi berbasis online dalam rangka meningkatkan penjualan kopi bubuk Dampit Abah Karom. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi meliputi survei awal untuk mengetahui keluhan mitra dan kesepakatan bersama tim pengabdi dan mitra dalam menetapkan solusi dari permasalahan, forum group discussion (FGD), selanjutnya pelatihan pembuatan desain kemasan, sosialisasi dan pendampingan izin P-IRT, serta pelatihan dan pendampingan promosi dengan menggunakan media online. Diharapkan hasil pengabdian yang dilakukan dapat meningkatkan omzet penjualan kopi bubuk Dampit Abah Karom. Kata kunci: kopi bubuk robusta; UMKM; dampit; PIRT; kemasan; promosi online. ABSTRACTThe Dampit Robusta coffee business owner, Abah Karom as a partner, conveyed his complaint to the service team. The complaint is the low sales turnover of his ground coffee business. The service team, together with partners, identified the causes of these central problems. One of the problems MSMEs Coffee Powder Dampit Abah Karom is that sales are still meager. This is because the packaging does not contain all the information about the product, there is no P-IRT permit, and the promotion is still traditional. The purpose of community service activities is to provide market assistance in order to increase the sales value of Abah Karom's Robusta Dampit Robusta coffee. In order to realize this goal, the service team together with partners, namely the MSME owner of ground coffee Dampit Abah Karom provided solutions to the problems faced as follows: redesigning the packaging so that it can contain information that should be in the packaging, registering P-IRT permits and adding online-based promotional media in order increase sales of Dampit Abah Karom ground coffee. The method of implementing community service carried out by the service team includes an initial survey to find out partner complaints and agreements with the service team and partners in determining solutions to problems, group discussion forums (FGD), further training on packaging design, socialization, and assistance for P-IRT permits. It is hoped that the results of the service carried out can increase Dampit Abah Karom ground coffee sales turnover. Keywords: robusta ground coffee; MSMEs; dampit; PIRT; packaging; online promotion. 
PEMBERDAYAAN IBU-IBU DESA SRIMULYO MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN TING-TING JAHE ASRI GUNA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA Rahaju Rahaju; Ida Fitriyah; Yeni Puspitaningpuri; Ernawati Ernawati; Muslimatun Hasanah; Nur Azizah; Tatik Retno Murniasih; Trija Fayeldi; Timbul Yuwono
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.6280

Abstract

ABSTRAKCovid-19 menyebabkan banyak buruh pabrik desa Srimulyo di-PHK. Kondisi ini mengakibatkan perekonomian keluarga mengalami penurunan. Hasil pengamatan awal menunjukkan hampir semua halaman rumah warga ditanami jahe. Kurangnya pengetahuan warga menyebabkan jahe hanya digunakan sebagai minuman dan bumbu dapur. Jahe belum diolah dengan berbagai macam olahan lain. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga Desa Srimulyo melalui pendampingan pembuatan ting-ting jahe ASRI. Metode yang ditawarkan dalam pengabdian antara lain pendampingan pembuatan ting-ting jahe berupa pelatihan serta pengemasan dan pelabelan.  Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan ibu-ibu Desa Srimulyo bertambah dalam pembuatan ting-ting jahe dan hasil penjualan ting-ting jahe dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Diharapkan kegiatan pengabdian dapat dilanjutkan dengan pemasaran ting-ting jahe ASRI secara online. Kata kunci: pemberdayaan; ting-ting jahe; perekonomian. ABSTRACTCovid-19 has caused many factory workers in Srimulyo village to be laid off. This condition causes the family economy to decline. Initial observations show that almost all of the residents' yards are planted with ginger. Lack of knowledge of residents causes ginger is only used as a drink and a kitchen spice. Ginger has not been processed with various other preparations. This service aims to improve the economy of the Srimulyo Village family through assistance in making ASRI ginger ting-ting. The methods offered in the service include assistance in making ginger ting-ting in the form of training as well as packaging and labeling. The results of the service show that the knowledge of the Srimulyo Village women increases in making ginger ting-ting and the sales of ginger ting-ting can improve the family economy. It is hoped that service activities can be continued with online marketing of ASRI ginger. Keywords: empowerment; ting-ting ginger; economy.

Page 67 of 272 | Total Record : 2711