cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pendekar.ummat@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter
ISSN : -     EISSN : 26151421     DOI : 10.31764/pendekar
Core Subject : Education,
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang secara khusus menerbitkan hasil penelitian dosen, mahasiswa semester akhir termasuk guru sekolah maupun kegiatan penelitian ilmiah lainnya di bidang pendidikan. Adapun cakupannya meliputi hasil penelitian di bidang matematika dan ilmu alam, teknologi informasi dalam pembelajaran, sosio geografis, agama dan budaya, bahasa dan sastra, serta humaniora. Terbit dua kali setahun yakni bulan April dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2023): September" : 11 Documents clear
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Penerapan Metode Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Kartu Domino pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VII D Wijaya, Wanda; Musmulliadi, Musmulliadi; Rejeki, Sri; Mahoni, Sri; Aini, Salimah Zinur; Nana, NS
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.16864

Abstract

Abstrak: Meningkatkankan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn pada kelas VII D mampu memberikan kontribusi bagi pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model problem based learning berbantuan media kartu domino di kelas VII D. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan lesson study dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII D. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri 3 tahapan yaitu: (1) Plan; (2) Do; dan (3) See. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), motivasi belajar siswa. Berdasarkan hasil angket pembelajaran siklus 1, tingkat motivasi belajar siswa mengalami kenaikan dengan kriteria tinggi 55,5%, kriteria sedang 18,5%, dan kriteria rendah 25%. Kemudian, pada pelaksanaan pembelajaran siklus 2, peningkatan kreativitas belajar siswa juga mengalami kenaikan yang baik dengan tingkat motivasi belajar siswa kriteria tinggi 88%, kriteria sedang 7,4%, dan kriteria rendah 3,7%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan kartu domino mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn.Abstract: This study aims to increase students' learning motivation by using a problem-based learning model assisted by domino card media in class VII D. This type of research is lesson study action research with descriptive methods. The subjects of this study were all students of class VII D. The research procedure was carried out in two cycles, each cycle consisting of 3 stages: (1) Plan; (2) Do; and (3) See. The variable of this research is the Problem Based Learning (PBL) model, student learning motivation. Based on the results of the learning questionnaire cycle 1, the level of student learning motivation has increased with high criteria of 55.5%, medium criteria of 18.5%, and low criteria of 25%. . Then, in the implementation of learning cycle 2, an increase in student learning creativity also experienced a good increase with a high criterion level of student learning motivation of 88%, medium criteria of 7.4%, and low criteria of 3.7%. This shows that the application of the problem-based learning model assisted by domino cards is able to increase student motivation in Civics subjects. 
Pendidikan Karakter dan Kaitannya dengan Budaya: Studi tentang Pengaruh Budaya dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Kuswantara, Hary
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.16968

Abstract

Abstrak: Pendidikan karakter menjadi isu yang semakin penting di era modern ini, di mana perubahan sosial dan teknologi berlangsung dengan cepat. Karakter yang baik merupakan landasan utama bagi peserta didik untuk dapat menghadapi tantangan dan peluang dalam kehidupan mereka. Dalam hal ini, budaya memiliki peran penting dalam membentuk nilai-nilai, norma, dan sikap yang membentuk karakter seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh budaya dalam membentuk karakter peserta didik melalui pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber pustaka yang relevan. Kata kunci yang digunakan dalam mencari sumer penelitian adalah Pendidikan karakter dan Budaya. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana budaya berkontribusi dalam membentuk dan mempengaruhi pembentukan karakter individu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setiap kebudayaan yang ada pada setiap daerah mempunyai pengaruh dalam membentuk karakter atau kepribadian seseorang.Abstract: Character education is an increasingly important issue in this modern era, where rapid social and technological changes occur. Good character is the main foundation for students to face challenges and opportunities. In this case, culture is vital in forming the values, norms, and attitudes that shape a person's character. This research aims to explore the influence of culture in shaping students' character through character education. The method used in this research is a literature study method by collecting and analyzing data from various relevant library sources. The keywords used in searching for research sources are character education and culture. This research focuses on understanding how culture contributes to shaping and influencing the formation of individual character. Based on the research results, every culture in every region shapes a person's character or personality.
Pengaruh Discovery Learning Berbantuan Audio Visual terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Berprestasi Pelajaran IPA Mugiyatmi, Mugiyatmi; Muryani, Endah; Setyaningsih, Ninis; Ningsih, Tri; Atmojo, Setyo Eko
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.16241

Abstract

Abstrak : Discovery Learning berbantuan audio visual dapat memengaruhi hasil belajar dan motivasi berprestasi siswa dalam pelajaran IPA. Integrasi media audio visual dalam pembelajaran IPA dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran Discovery Learning berbantuan audio visual terhadap hasil belajar dan motivasi berprestasi pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kuasi eksperiman menggunakan desain pre-test-post-test. Populasi dalam penelitain ini adalah siswa kelas V SD Negeri Pacar Bantul. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisa menggunakan uji paired t-test dengan bantuan aplikasi SPSS. Model pembelajaran discovery learning mampu meningkatkan hasil belajar IPA V SDN Pacar, dengan kenaikan rerata nilai sebesar 11.75 poin. Peningkatan proporsi siswa yang menuntaskan target belajar juga mengalami peningkatan, yang semula 84.3% menjadi 93.75% (kenaikan sebesar 9.45%). Model discovery learning juga mampu meningkatkan kualitas berpikir kritis siswa. Disarankan kepada rekan Guru untuk menerapkan model pembelajaran discovery learning pada pembelajaran sains, karena memiliki keunggulan dalam hal menstimulasi daya nalar atau berpikir krtis siswa.Abstract: This study aims to determine whether there is an effect of audio-visual assisted Discovery Learning on learning outcomes and achievement motivation in science lessons. This study used a quasi-experimental quantitative approach using a pretest-posttest design. The population in this study were fifth grade students at SD Negeri Calon Bantul. The sampling technique used was total sampling with a total sample of 54 people. Data collection techniques using tests, observation, and documentation. Data were analyzed using paired t-test with the help of the SPSS application. The discovery learning learning model is able to improve learning outcomes in Science V at SDN Pacar, with an increase in the average value of 11.75 points. The increase in the proportion of students who completed their learning targets also increased, from 84.3% to 93.75% (an increase of 9.45%). The discovery learning model is also able to improve the quality of students' critical thinking. It is suggested to fellow teachers to apply the discovery learning learning model to science learning, because it has advantages in terms of stimulating students' reasoning or critical thinking.
Peran Guru dalam Mengurangi Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja melalui Pendidikan Karakter Moral, Spritual, dan Sosial Masyudi, Ayudia Rostiara; Damayanti, Welsi; Lushinta, Istiqomah Putri
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.15704

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penanaman nilai pendidikan karakter sebagai bagian penting dari pembelajaran. Hal tersebut tidak terlepas dari peran guru. Berdasarkan hal tersebut, maka dipilihlah judul “Peran Guru dalam Mengurangi Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja Melalui Pendidikan Karakter Moral, Spritual, dan Sosial” Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik wawancara pada guru BK di SMA Negeri 2 Bandung. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan berdasarkan data dari hasil wawancara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran peran guru dalam mengurangi pergaulan bebas di kalangan remaja melalui pendidikan karakter. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa program yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bandung untuk membentuk karakter pada peserta didik seperti pemberian reward and punishment. Hal tersebut, nyatanya memberikan pengaruh yang baik pada siswa. Data tersebut dapat digunakan sebagai acuan bagi guru bagaimana caranya mengaplikasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran.Abstract: This research is motivated by instilling the value of character education as an important part of learning. This cannot be separated from the role of the teacher. Based on this, the title The Role of Teachers in Reducing Promiscuity among Adolescents through Moral, Spiritual and Social Character Education was chosen." The method used in this research is descriptive qualitative with data collection using interview techniques with guidance and counseling teachers at SMA Negeri 2 Bandung. Data analysis in this research was carried out by collecting, selecting, categorizing, comparing, combining and interpreting interview data. This research aims to find out the role of teachers in reducing promiscuity among teenagers through character education. The results of this research are several programs implemented at SMA Negeri 2 Bandung to form character in students, such as providing rewards and punishment. This, in fact, has a good influence on students. This data can be used as a reference for teachers on how to apply character education in learning.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Loyalitas Kerja Guru Budiyarti, Nelly; Ilham, Ilham; Haryadi, Wahyu
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.17382

Abstract

Abstrak: Loyalitas kerja merupakan salah satu sikap yang dapat menjadi indikator baik atau tidaknya kinerja guru. Beberapa faktor yang menjadi dasar tumbuhnya loyalitas kerja adalah lingkungan dan beban kerja yang diemban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui ada atau tidaknya pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja secara mandiri maupun secara simultan terhadap loyalitas kerja guru. Penelitian ini dilakukan di SMP dengan sampel jenuh sebesar 65 orang guru. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan survey kausal dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan korelasi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian in adalah (1) Beban kerja berpengaruh positif terhadap loyalitas kerja guru yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,590, dimana beban kerja memberikan kontribusi terhadap peningkatan loyalitas kerja guru sebesar 34,85%; (2) Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap loyalitas kerja guru yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,455, dimana lingkungan kerja memberikan kontribusi terhadap peningkatan loyalitas kerja guru sebesar 20,70%; dan (3) Beban kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif terhadap loyalitas kerja guru yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi ganda sebesar 0,635, dimana beban kerja dan lingkungan kerja secara simultan memberikan kontribusi terhadap peningkatan loyalitas kerja sebesar 40,40%.Abstract: Work loyalty is an attitude that can be an indicator of whether a teacher's performance is good or not. Several factors that are the basis for the growth of work loyalty are the environment and the workload carried out. This research aims to analyze and determine whether or not there is an influence of workload and work environment independently or simultaneously on teacher work loyalty. This research was conducted in junior high schools with a saturated sample of 65 teachers. The research method is quantitative with a causal survey with data collection techniques using questionnaires. Data analysis uses correlation and multiple linear regression. The results of this research are (1) Workload has a positive effect on teacher work loyalty as indicated by a correlation coefficient value of 0.590, where workload contributes to increasing teacher work loyalty by 34.85%; (2) The work environment has a positive effect on teacher work loyalty. indicated by a correlation coefficient value of 0.455, where the work environment contributes to increasing teacher work loyalty by 20.70%; and (3) Work load and work environment simultaneously have a positive effect on teacher work loyalty as indicated by a double correlation coefficient of 0.635, where workload and work environment simultaneously contribute to increasing work loyalty by 40.40%.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Iklan Layanan Masyarakat di Youtube Hanifa, Assifa Atsna; Rinjani, Siti; Garwita, Elpida Fathi; ZA., Mahmudah Fitriyah
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.15956

Abstract

Abstrak: Pendidikan karakter adalah pendidikan yang berfokus pada watak, moral, budi pekerti, dan nilai. Penguatan nilai pendidikan karakter sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan karakter pelajar, terlebih dalam menghadapi perkembangan zaman. Oleh karena itu, baik pemerintah, sekolah, maupun masyarakat, kini turut berkontribusi terhadap penguatan pendidikan karakter pelajar Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyebarkan iklan layanan masyarakat yang mengandung nilai pendidikan karakter. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam iklan layanan masyarakat yang diunggah oleh akun Cerdas Berkarakter Kemdikbud di platform YouTube. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan teknik catat, serta teknik analisis data berupa analisis isi (analysis content). Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat 8 (delapan) nilai pendidikan karakter dalam iklan layanan masyarakat di YouTube, di antaranya: (1) mandiri; (2) tanggung jawab; (3) religius; (4) toleransi; (5) kreatif; (6) disiplin; (7) karakter peduli sosial; dan (8) komunikatif atau bersahabat.Abstract: Character education is education that focuses on character, morals, ethics, and values. Strengthening the value of character education is very important for the growth and development of student character, especially in dealing with the times. Therefore, both the government, schools and the community are now contributing to strengthening the character education of Indonesian students. One of the efforts made is to distribute public service advertisements that contain character education values. This study aims to describe the values of educational character in public advertising services uploaded by Cerdas Berkarakter Kemdikbud account on the YouTube platform. This study uses a qualitative descriptive method, with data collection techniques in the form of listening and note-taking techniques, as well as data analysis techniques in the form of content analysis (content analysis). Based on the analysis conducted, there are 8 (eight) educational character values in public service advertisements on YouTube, including: (1) independent; (2) responsibility; (3) religious; (4) tolerance; (5) creative; (6) discipline; (7) social caring character; and (8) communicative or friendly.
Bahasa Indonesia sebagai Pembentuk Kepribadian Mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam Pratikno, Heru
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.16466

Abstract

Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia sangatlah berperan sentral di dunia pendidikan tanah air. Sebagai buktinya, bahasa Indonesia selalu dijadikan bahasa pengantar dalam pembelajaran; bahasa Indonesia sebagai alat pengembangan ilmu dan teknologi. Namun, apalah artinya itu jika penggunanya, terutama generasi muda, yakni mahasiswa tidak memedulikan bahasanya sendiri. Selain itu, capaian perkuliahan yang diinginkan pun masih jauh dari harapan untuk membentuk karakter dan kepribadian yang luhur. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui perihal keterkaitan mata kuliah bahasa Indonesia dengan pembentukan kepribadian mahasiswa di perguruan tinggi Islam. Di samping itu, penulis berupaya menelusuri hambatan dan mencarikan solusinya dalam membentuk pribadi mahasiswa yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung secara virtual terhadap perilaku mahasiswa saat berkuliah bahasa Indonesia. Yang salah satunya adalah dengan tingkat partisipasi dan kedisiplinan mengikuti perkuliahan. Selain itu, metode angket pun digunakan sebagai bukti otentik. Strategi membentuk pribadi yang baik kepada mahasiswa melalui perkuliahan bahasa Indonesia adalah dengan cara membuat suasana belajar yang menyenangkan, kolaboratif, dan partisipatif. Perwujudan pembentukan karakter mahasiswa tidak hanya mengandalkan mata kuliah bahasa Indonesia, tetapi harus didukung oleh nilai-nilai keislaman.
Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Ora Aji sebagai Langkah Pencegahan Perilaku Klitih Sugiarto, Danu; Tiniyyah, Antiq Kusthon; Sulistyorini, Sulistyorini
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.16644

Abstract

Abstrak: saat ini banyak fenomena dekadensi moral yang ditandai dengan adanya perilaku-perilaku menyimpang yang semakin marak terjadi, misalnya tindakan kriminal seperti klitih. Pendidikan karakter baik di lembaga pendidikan formal maupun non formal sangat penting dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang tenteram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter di pondok pesantren ora aji. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, dengan cara kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di pondok pesantren ora aji dilaksanakan melalui (1) kajian kitab akhlak; (2) adanya contoh langsung dari pengasuh dan asatidz; (3) adanya suasana kekeluargaan dan gotong royong; dan (4) adanya reward dan punishment.Abstract: Currently there are many phenomena of moral decadence which are marked by deviant behaviors that are increasingly occurring, for example criminal acts such as klitih. Character education in both formal and non-formal educational institutions is very important to create a peaceful society. This study aims to determine the implementation of character education in Islamic boarding schools ora aji. This research is a qualitative research with a case study approach. Research data obtained through observation and interviews. The data analysis technique used is descriptive qualitative analysis, by condensing, presenting, and drawing conclusions. The results showed that character education at the Ora Aji Islamic boarding school was carried out through (1) a study of the book of morals; (2) direct examples from caregivers and asatidz; (3) an atmosphere of kinship and mutual cooperation; and (4) the presence of rewards and punishments.
Penerapan Pembelajaran Fitrah dengan Metode Uswatun Hasanah dalam Menunjang Terciptanya Karakter Insan Kamil dalam Diri Siswa Zahwa, Randira Naja; Supriadi, Udin; Firmansyah, Mokh. Iman
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.15526

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah hal yang dibutuhkan oleh setiap orang. Pendidikan terbagi menjadi tiga yaitu formal, nonformal, informal. Seiring dengan perkembangan zaman, banyaknya budaya-budaya luar yang masuk ke dalam negara kita. Hal ini menyebabkan adanya perubahan-perubahan yang kurang sesuai dengan budaya dan tradisi negara kita Indonesia. Dengan adanya perubahan ini, kita harus bisa mempertahankan nilai-nilai yang telah dulu ditanam dalam kebiasaan setiap orang, salah satunya Pendidikan karakter. Pendidikan karakter ini bisa didapatkan melalui sekitar bukan hanya dari Pendidikan formalnya yaitu sekolah tetapi dari lingkungan sekitarnya juga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter seseorang. Salah satu penerapan Pendidikan yang bisa dikatakan efektif adalah melalui metode uswah hasanah yang berarti pembelajaran dilakukan melalui peneladanan oleh sosok yang sangat dekat atau berperan dalam Pendidikan seseorang.Abstract: Education is something that is needed by everyone. Education is divided into three, namely formal, non-formal, informal. Along with the times, many foreign cultures entered our country. This causes changes that are not in accordance with the culture and traditions of our country, Indonesia. With this change, we must be able to maintain the values that have been instilled in everyone's habits, one of which is character education. This character education can be obtained through surroundings, not only from formal education, namely school, but from the surrounding environment which is also very influential in forming one's character. One application of education that can be said to be effective is through the uswah hasanah method, which means learning is done through example by someone who is very close to or plays a role in one's education. 
Implementasi Pendidikan Karakter Religius melalui Budaya Sekolah di SD Al-Islam Pengkol Jepara Anindita, Fanisa Fiandra; Attalina, Syailin Nichla Choirin
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i3.17121

Abstract

Abstrak: Pesatnya kemajuan teknologi membawa berbagai kemudahan yang tidak hanya berdampak positif saja, melainkan juga berdampak negatif. Seperti adanya degradasi moral yang mirisnya dialami anak usia dini. Oleh karenanya, pemerintah mengeluarkan kebijakan pendidikan karakter sebagai jawaban atas fenomena tersebut. Salah satu karakter yang ditanamkan dalam pendidikan karakter adalah karakter religius yang menjadi unsur pembangun karakter lain. Pada sekolah, pendidikan karakter tidak hanya diadakan dalam pembelajaran, namun dilakukan pula melalui budaya sekolah yang diwujudkan dalam hal-hal keseharian, seperti yang ada di SD Al-Islam Pengkol Jepara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan karakter religius melalui budaya sekolah di SD Al-Islam Pengkol Jepara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik pengamatan, interviu dan dokumentasi. Penggunaan teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menyimpulkan. Hasil riset ini menunjukkan implementasi pendidikan karakter religius melalui budaya sekolah di SD Al Islam dilakukan dengan metode pembiasaan yang terdiri dari kegiatan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun), doa pagi dan sepulang sekolah, sholat berjamaah, istighosah, berinfak di hari Jumat dan kegiatan menjaga kebersihan. Selain itu metode keteladanan, sentuhan hati/nasihat dan pembentukan lingkungan yang kondusif (beriklim religius) juga digunakan.Abstract: Rapid advancements in technology bring various conveniences which not only have a positive impact but also a negative one. Like the existence of a moral degradation that sadly knows early childhood. Therefore, the government has issued a character education policy in response to this phenomenon. One of the characters inculcated in character education is the religious character which is a building block for other characters. In school, character formation does not take place in learning, but also takes place through school culture which is embodied in daily affairs, such as in SD Al-Islam Pengkol Jepara. This research aims to find out how the implementation of religious education through school culture in SD Al-Islam Pengkol Jepara. This research uses a type of descriptive qualitative research. Research data was collected using observation, interview and documentation techniques. The use of data analysis techniques includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this research show that the implementation of religious education through school culture in Al Islam Primary School is carried out using the method of habituation which consists of 5S activities (Smile, Welcome, Salutation, Politeness and Courtesy), morning prayers and after school, congregational prayers, istighosah, giving on Friday and cleaning activities. Apart from this, exemplary methods, heart-touching/counseling and formation of an enabling environment (religious climate) are also used.

Page 1 of 2 | Total Record : 11