cover
Contact Name
JPPG
Contact Email
jppg@uho.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
laode.amaluddin@uho.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Penelitian Pendidikan Geografi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24778192     EISSN : 25022776     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (JPPG) merupakan jurnal Open-Access dan diterbitkan empat kali setahun setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Artikel/Jurnal yang diterbitkan dengan aim dan scope berkaitan dengan Pendidikan Geografi dan Geografi Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT PENGUNJUNG TERHADAP OBJEK WISATA PANTAI NAMBO DI KELURAHAN NAMBO KECAMATAN NAMBO Irfan, Deni; Nursalam, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.937 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i3.9175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Pengunjung Pada Objek Wisata Pantai Nambo Di Kelurahan Nambo Kecamatan Nambo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung di Objek Wisata Pantai Nambo. Pengambilan sampel wisatawan dalam penelitian ini ditetapkan dalam quota sampling sebanyak 50 responden, dalam penelitian ini teknik pengambilan sampelnya secara accidental sampling, yaitu cara memperoleh sampel berdasarkan siapa saja wisatawan yang kebetulan ditemui pada saat melakukan penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data angket dalam penelitian ini adalah analisis presentase dan disajikan pada tabel distribusi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa menurut persepsi pengunjunng objek wisata pantai nambo (1) daya tarik dengan skor rata – rata 3,28 dengan persepsi pengunjung berada dalam kategori baik, (2) aksebilitas dengan skor rata – rata 3,30 dengan persepsi pengunjung berada dalam kategori baik, (3) fasilitas pengunjug dengan skor rata – rata 3,02 dengan persepsi pengunjung berada dalam kategori baik, (4) infrastruktur dengan skor rata – rata 3,46 dengan persepsi pengunjung berada dalam kategori baik, (5) keamanan dengan skor rata – rata 3,81 dengan persepsi pengunjung berada dalam kategori baik. Dengan demikian persepsi pengunjung secara keseluruhan didapatkan hasil skor rata – rata sebesar 3,17 dengan persepsi pengunjung berada dalam kategori  baik.  
PEMETAAN DISTRIBUSI FUNGSI KAWASAN HUTAN DI KABUPATEN MUNA BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) Luxfiati, Asnani; Harudu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.453 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9231

Abstract

Pembukaan lahan dan pemanfaatan hutan diluar arahan fungsinya di Kabupaten Muna menjadi faktor utama berkurangnya luas kawasan hutan terutama hutan lindung ,sehingga diperlukan informasi dalam mengatur fungsi kawasan hutan agar berjalan sesuai dengan arahan fungsinya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui persebaran fungsi kawasan hutan di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Muna (2) untuk mengetahui perbandingan hasil output peta fungsi (Received: 2 September 2019; Accepted: 19 Oktober 2019; Published: 29 Oktober 2019) kawasan hutan dengan pemanfaatan fungsi kawasan hutan menurut peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna. Penelitian dilakukan di Kabupaten Muna tahun 2019/2020 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data overlay dengan scoring parameter-parameter yang ada. Hasil penelitian menunjukkan (1) persebaran fungsi kawasan hutan di Kabupaten Muna ada tiga yaitu kawasan hutan produksi, hutan produksi terbatas dan hutan lindung. Kawasan hutan produksi persebarannya terdapat di 22 Kecamatan di Kabupaten Muna dengan luas 118942,18 ha (65,04%) kawasan hutan produksi terbatas terletak di beberapa Kecamatan seperti Bone, Kontunaga, Lasalepa, Lohia dengan luas 41095,61 ha (22,47%) dan kawasan hutan lindung yang persebarannya teletak di beberapa Kecamatan seperti Maligano, Napabalano dengan luas 22836,4 ha (12,49%). (2) Perbandingan hasil output peta fungsi kawasan hutan dengan peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna yaitu terletak pada dua parameter tambahan yaitu area perlindungan mata air dan area sempadan pantai yang dijadikan sebagai fungsi kawasan hutan lindung. Perbandingan ini menunjukkan hasil output peta yang sesuai dengan pemanfaatan hutan menurut RTRW Kabupaten Muna adalah seluas 54269,67 ha ( 81,19%) dan yang tidak sesuai seluas 15077,79 ha (22,56%). 
STRATEGI DINAS PARIWISATA DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA PANTAI KATEMBE DI DESA MADONGKA KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH Ramadan, Ramadan; Harudu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.506 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9300

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu aspek yang dapat menunjang pendapatan daerah untuk itu diperlukan suatu strategi dalam pengelolaan dan pengembangannya. Tujuan Penelitian (1) Untuk mengetahui Analisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan objek wisata pantai Katembe (2) Untuk mengetahui strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Buton Tengah dalam mengembangkan objek wisata pantai Katembe. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Faktor kekuatan pada pengembangan objek wisata pantai Katembe adalah Gasong pasir, Tebing pantai, Sumur tua (2) Kelemahan pada objek wisata pantai Katembe adalah kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya kebersihan pada objek wisata (3) Peluang pada objek wisata Pantai Katembe adalah Tempat Pariwisata yang berskala nasional, terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar (4) Ancaman pada objek wisata Pantai Katembe adalah berkembangnya objek wisata lain yang menyebabkan persaingan, dan kerusakan lingkungan akibat pengembangan yang seenaknnya. (5) Strategi pembangunan Destinasi pariwisata pada pantai Katembe meliputi: Memperkuat,  identitas dan fasilitas  pada  pusat-pusat pelayanan pariwisata, seperti: pembuatan taman wisata, perluasan area parkir, penyediaan wahana permainan air, dan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya yang dapat memberikan kenyamanan bagi pengujung. (6) Strategi Pembangunan Industri Pariwisata pada pantai Katembe meliputi: Mengembangkan manajemen atraksi termasuk manajemen berbasis konservasi (alam dan budaya) dengan keterlibatan masyarakat di dalamnya. Seperti pengadaan event-event budaya dengan bertemakan kearifan lokal masyarakat setempat misalnya lomba balap katinting, acara adat kamomoose dan lain sebagainya. (7) Strategi pembangunan  pemasaran  pariwisata pada pantai Katembe, meliputi: Meningkatkan  promosi  dan  diplomasi  guna  mengkomunikasikan bahwa Buton Tengah khususnya pantai Katembe  sebagai destinasi pariwisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing. Peningkatan promosi ini dilakukan baik melalui media-media sosial, brosur, dan kerja sama dengan pihak swasta lainnya. 
POLA PERSEBARAN DAN KETERJANGKAUAN LOKASI SEKOLAH TERHADAP PEMUKIMAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI KECAMATAN BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN Mukhlis, Mukhlis; Harudu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.151 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9305

Abstract

Sekolah merupakan sarana utama dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan pendidikan. Untuk itu sekolah harus terletak pada posisi yang strategis dan tersebar  merata diseluruh daerah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola persebaran lokasi sekolah di Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan serta mengetahui keterjangkauan lokasi sekolah terhadap pemukiman di Kecamatan Batauga Buton Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kuantititatif dengan Analisis Neighbour Nearest dan analisis baffer. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan survei dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) pola persebaran Lokasi Sekolah di Kecamatan Batauga dihitung dengan menggunakan analisis tetangga terdekat (Analysis Nearest Nighbour) diperoleh nilai T= 0,26369, pola spasial persebaran Lokasi Sekolah di Kecamatan Batauga adalah tersebar Mengelompok (Cluster pattern), 2) hasil analisis spasial menggunakan fungsi Baffer sebaran lokasi sekolah di Kecamatan Batuaga, sepenuhnya belum melayani seluruh Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Batauga. Fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) hanya mampu melayani 75% yaitu Desa Lawela, Lawela Seatan, Bandar Batauga, Busoa, Lakambau, Majapahit, Pogalampa, Mologina dan Desa Bola. Sedangkan Desa/Kelurahan yang belum terlayani Fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) yaitu Desa Masiri, Desa Laompo dan Desa Lampanairi. Sementara  untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) 91,6% telah melayani keseluruhan Desa/Kelurahan di Kecamatan Batuga. Adapun yang belum terjangkau oleh fasilitas pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah Desa Mologina.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X2 SMA NEGERI 2KULISUSU PADA METERI POKOK LITOSFER Hasrianti, Hasrianti; Nursalam, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.108 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i1.9128

Abstract

Masalah yang diteliti adalah: 1) Gambaran aktivitas belajar siswa 2) Gambaran aktivitas mengajar guru 3) Peningkatan hasil belajar. Penelitian bertujuan untuk 1) Mengetahui gambaran aktivitas belajar siswa, 2) Mengetahui gambaran aktivitas mengajar guru. 3) Mengetahui peningkatan hasil belajar. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan 2 siklus. Subyek penelitian ini siswa yang terdaftar pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017 berjumlah 36 orang. Data penelitian ini adalah aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa diperoleh dari lembar observasi dan hasil belajar  yang diukur melalui tes. Analisis data yang dilakukan adalah statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Aktivitas belajar pada setiap siklus cenderung meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan skorrata-rata pada setiap siklus, pada siklusI skor rata-rata aktivitas siswa adalah 2,8 meningkat pada siklusII menjadi 3,4. 2) pada siklusI skor rata-rata aktivitas mengajar guru adalah 2,9 meningkat pada siklusII menjadi 3,7. 3) Hasil belajar geografi ditingkatkan melalui model pembelajaran generatif. Pada siklusI siswa yang tuntas 26(72,2%) dan tidak tuntas dan tidak tuntas 10(27,8%) dengan rata-rata 72,63 sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 32 (89%) siswa yang tuntas dan 4(11%) siswa tidak tuntas rata-rata 82,36.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SMP NEGERI 10 KENDARI Ahmad, Barzi
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.368 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v3i1.9133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kepemimpinan kepala sekolah SMP Negeri 10 Kendari; Kinerja Guru SMP Negeri 10 Kendari; dan pengaruh kepimimpinan kepala sekolah SMP Negeri 10 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah 52. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling total. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan angket. Uji asumsi digunakan uji normalitas dan linearitas. Uji Hipotesis menggunakan analisis regeresi sederhana.Dalam Hasil penelitian ini harga r tabel untuk taraf kesalahan 5% dengan n = 52 diperoleh r hitung = 5,734> r tabel = 2,009 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan siginikan antara kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja guru sebesar 5.734. Sedangkan untuk besarnya pengaruh kepemipinan kepala sekolah  terhadap kinerja guru adalah sebesar 39,7% sisanya sebesar 60,3 % disebabkan oleh faktor lain.
DAMPAK PERKEBUNAN KALAPA SAWIT PADA KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PEKERJA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. TANI PRIMA MAKMUR DI KECAMATAN MELUHU, KABUPATEN KONAWE Ahmad, Sapar; Harudu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.809 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v5i1.11210

Abstract

PT. Tani Prima Makmur merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertanian khususnya pada perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Meluhu yang memiliki luas perkebunan mencapai 2372 hektar dengan 400 orang karyawan tetap. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dampak perkebunan kelapa sawit pada kondisi sosial masyarakat pekerja perkebunan kelapa sawit PT. Tani Prima Makmur di kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe; (2) untuk mengetahui dampak perkebunan kelapa sawit pada kondisi ekonomi masyarakat pekerja perkebunan kelapa sawit PT. Tani Prima Makmur di kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk menentukan jumlah sampel digunakan teknik purposive sampling yakni sebesar 39 orang responden. Hasil penelitian menunjukan: (1) Pada aspek sosial terjadi beberapa perubahan yaitu: (a) terjadi perubahan pada bentuk fisik perumahan dan jenis kamar mandi yang digunakan; (b) adanya peningkatan angka partisipasi sekolah sejak tahun 2016-2018; (c) terjadi penurunan durasi sakit masyarakat/hari; (d) menurunnya interaksi masyarakat; (2) Pada aspek ekonomi, mata pencaharian petani sawah beralih profesi sebagai pekerja perkebunan kelapa sawit, pendapatan masyarakat meningkat menjadi Rp. 2.617.949/bulan, pengeluaran untuk makanan menurun sebesar 3,3%, sedangkan pada sektor non makanan terjadi penurunan sebesar 1,2%.
FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT DI DESA MAABHOLU KECAMATAN LOGHIA KABUPATEN MUNA Sulvia, Wa Ode; Nursalam, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.498 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v5i1.11215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pendidikan masyarakat di desa Maabholu Kecamatan Loghia Kabupaten Muna dan mengetahui factor apa saja penyebab rendahnya tingkat pendidikan masyarakat yang ada di Desa Maabholu Kecamatan Loghia Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Tingkat pendidikan penduduk desa Maabholu sebanyak 16,20%  adalah tidak tamat SD, 18,17% berpendidikan SD, 34,65% berpendidikan SLTP, 28,41% berpendidikan SLTA dan 2,57% berpendidikan Diploma/Sarjana. Tingkat pendidikan yang mendominasi masyarakat adalah tingkat pendidikan tamatan SMP/SLTP; (2) faktor yang lebih mendominasi penyebab rendahnya tingkat pendidikan masyarakat desa Maabholu Kecamatan Loghia Kabupaten Muna adalah faktor motivasi indidvidu yang rendah dan faktor kondisi ekonomi yang rendah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA POWER POINT Amalia, Wa Ode Nurnela; Ili, La; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.841 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v5i1.11220

Abstract

SMAN I Kusambi salah satu sekolah di Muna Barat yang menjadi objek penelitian karena hasil belajar geografi yang masih terbilang rendah, hal ini dikarenakan kurang lebih hanya mancapai 60% siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa kelas X IIS I SMA Negeri 1 Kusambi yang di ajar dengan penerapan pendekatan saintifik berbantuan media power point pada materi pokok bumi sebagai ruang kehidupan; 2) Untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru pada kelas X IIS I SMA Negeri 1 Kusambi yang di ajar dengan penerapan pendekatan saintifik berbantuan media power point pada materi pokok bumi sebagai ruang kehidupan. (3) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas X IIS I SMA Negeri I Kusambi yang di ajar dengan penerapan pendekatan saintifik berbantuan media power point pada Materi pokok bumi sebagai ruang kehidupan. Penelitian ni merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Teknik penggumpulan data menggunakan obsevasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dengan penerapan pendekatan saintifik berbantuan media power point terjadi peningkatan yaitu: 1) aktivitas belajar siswa siklus I sebesar 1,2 pada siklus II meningkat menjadi 3,1; 2) aktivitas mengajar guru pada siklus I  2,48 pada siklus II meningkat menjadi 3,1; dan 3) hasil belajar siswa siklus I  60% atau ketuntasan 16 orang siswa dari 27 orang siswa pada siklus II meningkat menjadi  89% atau ketuntasan sebanyak 24 orang dari 27 orang siswa.
WARISAN GEOLOGI KAWASAN KARST PULAU MUNA SEBAGAI ASET PENGEMBANGAN GEOWISATA Sawaludin, Sawaludin
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.694 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v5i1.11206

Abstract

Identifikasi warisan geologi sebagai pengembangan potensi geowisata Kabupaten Muna merupakan kajian yang dibahas dalam penelitian ini. Geowisata adalah suatu pendekatan pengembangan ekonomi masyarakat kreatif yang diperkenalkan di peringkat global dan menjadi dalah salah satu konsep pembangunan yang bersifat kesinambungan.Pengembangan geowisata bertujuan untuk melestarikan dan memulihkan warisan geologi, peningkatan sosial ekonomi, serta mampu menyediakan pendidikan alam untuk orang awam.Implikasi yang mampu membentuk system yang terpadu adalah dengan mencari nilai ilmiah yang dapat diterima semua pihak sehingga mampu menjadi agenda bersama dalam mencapai pemulihan dan pemeliharaan warisan-warisan geologi.Kajian ini berbentuk eksplorasi di lapangan dalam mengidentifikasi jenis-jenis warisan geologi yang terdapat di Kawasan Karst Pulau Muna, yang kemudian dilakukan pengelompokan sesuai peruntukannya berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor:1456.K/20/MEM/2000.Terakhir dalam penelitian ini adalah melakukan analisis geomorfologi terhadap kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kasawan geowisata.Geowisata; Geologi; Geomorfologi.

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 4 Oktober 2022 Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 2 April 2022 Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 7 No. 1 Januari 2022 Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 6 No. 4 Oktober 2021 Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2020) Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2020) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI VOLUME 4 NO. 1 JANUARI 2019 Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2019) Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2019) Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 3 Juli 2018 Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2018) Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2018) Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2018) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Januari 2018) Vol 3, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 3, No 2 (2018): JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN GEOGRAFI Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (April 2017) Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 April 2017 2016: Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Volume 1 No. 1 November 2016 Vol 1, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2016) Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016) Vol 1, No 1 (2016): JUli 2016 More Issue