cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Akta Kimia Indonesia
ISSN : 18584586     EISSN : 25493736     DOI : -
Core Subject : Science,
Akta Kimia Indoneisa publishes peer-reviewed open access articles in all areas of chemistry, including: Analytical Chemistry Physical Chemistry Organic Chemistry Inorganic Chemistry Biological Chemistry To submit an article, you need to register first. Please click register in the menus above.
Arjuna Subject : -
Articles 104 Documents
Kajian Karakteristik Kimia dan Fisika Abu Layang yang Menjadi Penentu Kekuatan Mekanik Perekat Geopolimer Berbahan Dasar Abu Layang Diah Kartika Sari; Endang Purwanti Setyaningsih; Hamzah Fansuri; Tri Eddy Susanto
Akta Kimia Indonesia Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.282 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v3i2.4563

Abstract

Conversion of fly ash into geopolymers is one of the right ways to reduce the problem of coal ash waste which is hazardous and poisonous waste while its production continues to increase every year. In this study, fly ash from Pacitan power plant, Semen Gresik, Petrokimia Gresik, and Australia were used as the raw materials for making geopolymers. The geopolymers were made based on previous research. Geopolymer compressive strength that was measured at 7 days after curing was 46.71; 42.6; 42.6; 9.55 MPa, respectively. Analyses of phase composition and crystallinity, morphology and particle size and composition of fly ash constituents showed that the factor that had the strongest influence in this study was the size of fly ash particles. Fly ash with the largest particle size produces geopolymers with the lowest compressive strength. High calcium content produces a short setting time and all geopolymers that have high compressive strength are made from fly ash with a high content of Fe2O3
Sintesis Kompleks Polimer Mn(II) Dengan Ligan Turunan Imidazol dengan Substituen Kloro dan Fenil Sebagai Senyawa Aktif Terhadap Sel Kanker Fahimah Martak; Agus Wahyudi; Dicky Limanto; Ali Tajudin Moh Mohd
Akta Kimia Indonesia Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.346 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v3i2.3769

Abstract

Ligan 2-(4-klorofenil)4,5-difenil-1H-imidazol telah berhasil disintesis dan dikarakterisasi dengan kromatografi lapis tipis, spektroskopi FTIR dan NMR.  Ikatan C=C pada gugus aromatik ligan tersebut terdapat pada bilangan gelombang 1485 cm-1, serta ikatan C=N pada cincin imidazol pada bilangan gelombang 1601 cm-1. Pergeseran kimia NMR pada ligan tersebut berturut-turut 7,28-7,55 ; 8,09-8,10 dan 12,78 ppm menandakan berturut-turut adanya proton pada dua gugus fenil dan satu proton pada atom N-cincin imidazol. Ligan yang dihasilkan tersebut dikomplekskan dengan ion logam Mn(II). Kompleks yang diperoleh memiliki formula [Mn(2-(4-klorofenil)-4,5-difenil-1H-imidazol). Adanya ikatan Mn-O ditunjukkan pada bilangan gelombang 501,51 cm-1.  Ikatan Mn-N tampak pada bilangan gelombang 434,64 cm-1. Air kristal pada senyawa kompleks ditunjukkan dari hasil thermografimetry analisis. Nilai uji toksisitas senyawa menunjukkan kompleks tersebut aktif terhadap sel kanker.
Sintesis Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Katalis NaOH dengan Variasi Waktu Reaksi Transesterifikasi dan Uji Performanya dengan Mesin Diesel sakinah himav rezeika; Ita Ulfin; Yatim Laillun Ni'mah
Akta Kimia Indonesia Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.435 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v3i2.3098

Abstract

Biodiesel telah berhasil disintesis dari minyak jelantah hasil penggorengan dari ayam goreng. Sintesis biodiesel dilakukan dengan katalis NaOH menggunakan metode reflux pada suhu 65 °C, perbandingan mol asam oleat : metanol 1:2, massa katalis 0,5% terhadap massa minyak jelantah. Variasi yang digunakan yaitu variasi waktu reaksi 30, 60 dan 90 menit. Densitas, viskositas, titik nyala, bilangan asam biodiesel hasil penelitian telah sesuai dengan SNI 04-7128-2015. Hasil GC-MS biodiesel menunjukan kandungan metil ester sebesar 99,5% dengan kelimpahan paling besar adalah metil oleat sebesar 56,808%. Nilai kalor pembakaran dari solar dex, biodiesel 100%, dan biodiesel 10%  secara berturut-turut yaitu 10.710,89 , 9.494, dan 10.822 kal/g. Untuk uji performa pada mesin diesel, nilai Brake Horse Power (BHP) dari bahan bakar solar dex, biodiesel 100%, dan biodiesel 10% pada putaran 2000 rpm dan beban generator 1000 watt secara berturut-turut yaitu 1263,068, 1257,10, dan 1260, 37 watt ; nilai efisiensi thermis dari bahan bakar solar dex, biodiesel 100%, dan biodiesel 10% pada putaran 2000 rpm dan beban generator 1000 watt secara berturut-turut yaitu 17,95%, 18,94%, dan 18,14%
Pengaruh Konsentrasi Aktivator Kalium Hidroksida (KOH) pada Karbon Aktif dan Waktu Kontak Terhadap Daya Adsorpsi Logam Pb dalam Sampel Air Kawasan Mangrove Wonorejo, Surabaya Nia Nurfitria; Kuntum Febriyantiningrum; Wahyu Prasetyo Utomo; Zjahra Vianita Nugraheni; Devita Dwining Pangastuti; Hanifatul Maulida; Fitri Nur Ariyanti
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.46 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i1.5071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivator KOH dan waktu kontak karbon aktif dari tempurung kelapa terhadap adsorpsi logam Pb di sampel air kawasan mangrove Wonorejo Surabaya. Kandungan awal ion logam Pb2+ pada sampel air berjumlah 1,1890 ppm. Karbon aktif dibuat dari tempurung kelapa. Aktivasi dilakukan menggunakan KOH dengan variasi konsentrasi 1 M, 3M, dan 5 M. Waktu kontak adsorpsi ion logam Pb2+ pada sampel air menggunakan karbon aktif divariasikan selama 1 jam, 1,5 jam, 2 jam dan 2,5 jam untuk setiap variasi konsentrasi aktivator KOH. Hasil adsorpsi terbanyak didapatkan dari karbon aktif yang diaktivasi KOH 1M dengan waktu kontak selama 1,5 jam. Jumlah ion logam Pb2+ yang teradsorp yaitu sebesar  1,5645 mg/L atau 86% dari konsentrasi awal.
Pengaruh Penambahan Bacillus subtilis Pada Biodegradasi DDT Oleh Phlebia brevispora Adi Setyo Purnomo; Fajriah Fajriah
Akta Kimia Indonesia Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.281 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v2i1.2158

Abstract

DDT merupakan pestisida yang bersifat persisten di lingkungan, dan memiliki resiko kesehatan bagi manusia. Pada penelitian ini, pengaruh penambahan bakteri Bacillus subtilis pada biodegradasi DDT oleh jamur Phlebia brevispora telah diteliti. B. subtilis ditambahkan pada volume 1, 3, 5, 7, dan 10 mL (1 ml ≈ 6,7 × 108 sel bakteri / ml kultur). Hasil degradasi DDT oleh P. brevispora tanpa penambahan bakteri adalah 64%. Degradasi tertinggi DDT diperoleh pada penambahan 10 mL bakteri sekitar 75% selama masa inkubasi 7 hari. DDD, DDE and DDMU terdeteksi sebagai produk metabolit. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan B. subtilis dapat meningkatkan degradasi DDT oleh P. brevispora.
PENGARUH PENAMBAHAN SURFAKTAN PADA MODIFIKASI MATERIAL ALAM Tri Esti Purbaningtias; Puji Kurniawati; Bayu Wiyantoko; Didik Prasetyoko; Suprapto Suprapto
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.994 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5536

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan pengembangan bahan alam dari zeolit alam, sekam padi dan ampas tebu. Modifikasi bahan alam dilakukan dengan menggunakan cetyltrimethyllammonium bromide (CTAB) sebagai surfaktan kationik untuk templat mesopori. Karakter fisikokimia bahan alam yang termodifikasi dan tanpa modifikasi diselidiki dengan menggunakan XRF, XRD, FTIR, fisisorpsi nitrogen, dan SEM-EDX. Kandungan utama dari bahan alam adalah Silika (Si) yang dibuktikan dari analisis XRF. Analisis XRD menunjukkan bahwa modifikasi dengan penambahan surfaktan dapat menyebabkan penurunan kristalinitas zeolit alam dan ampas tebu, sedangkan kristalinitas sekam padi meningkat. Munculnya pita serapan spesifik pada hasil karakterisasi menggunakan FTIR menunjukkan adanya gugus silanol dan siloksan pada semua material yang membuktikan bahwa semua jenis material alam tersebut merupakan material ekonomis yang kaya akan silika. Sementara itu profil fisisorpsi nitrogen memberikan informasi bahwa modifikasi pori oleh surfaktan hanya berhasil pada ampas tebu. Morfologi bahan alam yang dimodifikasi dan tidak dimodifikasi serta komposisi kimia dari partikel ditunjukkan oleh SEM-EDX.
Pengaruh Jumlah Serat Gelas Sebagai Material Pendukung dalam Sintesis Zeolit-A Nurul Widiastuti; Patrick Rella Shara
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5106.688 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i1.4728

Abstract

Pengaruh jumlah serat gelas sebagai material pedukung dalam sintesis Zeolite-A telah diamati pada penelitian ini. Sintesis dilakukan dengan teknik hidrotermal pada suhu 100oC.  Variasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah penambahan serat gelas sebanyak 0,01; 0,024; 0,1 dan 1 gram dalam tiap 100 gram komposit. Jumlah serat gelas sebanyak 0,024 gram menunjukkan hasil terbaik untuk sintesis zeolite-A bermaterial pendukung serat gelas. Sebagai data pendukung dilakukan karakterisasi menggunakan instrumen FT-IR (Fourier Transform), XRD (X-Ray Diffraction) dan SEM (Scanning Electron Microscopy).
Sintesis Zeolit ZSM-5 dari Metakaolin Terdealuminasi Tanpa Cetakan Organik dengan Metode Desilikasi Hartati Hartati
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.085 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i1.5046

Abstract

Zeolit  ZSM-5 mesopori telah berhasil disintesis dari bahan dasar metakaolin  terdealuminasi tanpa cetakan  organik. Kalsinasi kaolin Bangka-Belitung dilakukan  pada  suhu  650°C  selama  8  jam untuk mendapatkan metakaolin. Dealuminasi metakaolin dilakukan dengan larutan HCl. Proses hidrotermal dilakukan pada suhu 170°C selama 48  jam menghasilkan zeolit ZSM-5 mikropori yang dikonfirmasi dari hasil  analisis produk menggunakan XRD dan FTIR. ZSM-5 mesopori diperoleh dengan  cara desilikasi ZSM-5 mikropori menggunakan larutan NaOH. Hasil analisis fisisorpsi N2 menunjukkan terbentuknya ZSM-5 mesopori. Metode  desilikasi terbukti efektif  meningkatkan  luas  permukaan  mesopori, volume  pori dan menurunkan  luas  permukaan mikropori. Kata kunci  : Zeolit ZSM-5 mesopori,  tanpa  cetakan  organik, metakaolin, dealuminasi,  desilikasi
Analisis Kualitas Minyak Nilam Asal Kolaka Utara Sebagai Upaya Meningkatkan dan Mengembangkan Potensi Tanaman Nilam (Pogostemon sp.) di Sulawesi Tenggara Abraham Rahman; La Rudi; La Ode Arham; Muna Erna Wati
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.089 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i2.5708

Abstract

AbstractThe research objective was to study the quality of patchouli oil in North Kolaka. Quality analysis based on Physical Chemical Properties of patchouli oil. The quality of patchouli oil (sample 1a and 1b) products from the distillation industry in North Kolaka has fulfilled most of the specifications of SNI quality standards. Patchouli oil (Sample 2), obtained by processing patchouli plant samples from North Kolaka by good and correct postharvest and refining methods, the quality has met all SNI quality specifications. Patchouli oil in North Kolaka has good quality potential and can meet Indonesian patchouli oil quality specifications.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kulitas minyak nilam Kolaka Utara. Analisis kualitas berdasarkan Sifat Fisika-Kimia minyak nilam.  Kualitas minyak nilam (sampel 1a dan 1b) produk industri penyulingan masyarakat Kolaka Utara telah memenuhi sebagian parameter spesifikasi standar mutu minyak nilam Indonesia (SNI). Minyak nilam (sampel 2) kualitasnya telah memenuhi seluruh spesifikasi standar mutu SNI. Minyak sampel 2 diolah dari sampel tanaman nilam Kolaka Utara dengan cara panen dan penanganan pascapanen serta teknis penyulingan yang baik dan benar. Minyak nilam Kolaka Utara memiliki potensi kualitas yang baik dan memenuhi seluruh spesifikasi standar mutu SNI.
UPAYA re-PRODUKSI SUMUR TUA CEKUNGAN WONOCOLO MELALUI KARAKTERISASI GEOKIMIA ORGANIK R. Y Perry Burhan; Yulfi Zetra; Pusparatu Pusparatu; Zjahra Vianita Nugraheni
Akta Kimia Indonesia Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : LPPM, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.754 KB) | DOI: 10.12962/j25493736.v4i1.4729

Abstract

Penelitian yang dilakukan terhadap biomarka fraksi hidrokarbon alifatik menunjukkan adanya senyawa n-alkana (n-C13 - n-C27); isoprenoid pristana (Pr) dan fitana (Ph); 4,4,8,9,9-pentametildekalina; 4-b-(H)-eudesmana; 8-b-(H)-drimana; 2,3,6,9,9-pentametildekalina dan 8-b-(H)-homodrimana. Pola distribusi kelompok biomarka n-alkana ditunjukkan oleh persebaran unimodal n-C13 - n-C27, yang menunjukkan asal usul senyawa organik sedimen terdistribusi merata berasal dari fitoplankton dan zooplankton, bakteri dan tumbuhan tingkat tinggi. Rasio Pr > Ph merupakan indikator lingkungan pengendapan oksik dengan kadar garam yang rendah. Adanya senyawa 4-b-(H)-eudesmana mengindikasikan senyawa organik berasal dari tumbuhan darat tingkat tinggi konifer yang tumbuh pada zaman Devonian Akhir. Keberadaan senyawa 8-b-(H)-drimana mengindikasikan adanya masukan alga hijau, plankton dan bakteri Botryococcus braunii. Namun tingginya kelimpahan senyawa 8-b-(H)-homodrimana dibandingkan kelompok senyawa sesquiterpena lainnya merupakan indikator senyawa organik yang berasal dari tumbuhan darat tingkat tinggi. Kontribusi biomarka yang berhasil diungkapkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa sedimen sumur tua Wonocolo ini adalah unik dan menarik untuk dipelajari lebih lanjut karena senyawa organiknya variatif, berasal dari bakteri, plankton dan tumbuhan darat tingkat tinggi.

Page 3 of 11 | Total Record : 104