cover
Contact Name
Reza Anggriyashati Adara
Contact Email
maknafksb.unisma@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maknafksb.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cut Meutia Raya No.83 Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
ISSN : 2528195X     EISSN : 25281968     DOI : https://doi.org/10.33558/makna.v10i1
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya is an open access scientific research journal published twice a year in March and September by Faculty of Communication, English Language and Literature of Universitas Islam "45" Bekasi. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya has been published since 2010. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya publishes original research articles which focused on communication studies, linguistics and cultural studies. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya is an open access journal. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya has a open peer review process where the identities of reviewers are known to the authors. Open peer review process provides transparency and recognition to every concerned party. Open peer review process also ensures the quality of published research articles.
Articles 344 Documents
WHEN FANS AND HATERS ARE ON THE SAME BOAT: A DECONSTRUCTIVE READING OF BOWO AND TIK TOK Pepen Priyawan; Alisya Rusdianti; Adinda Nurfauziah; Asmarani Asmarani
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v4i1.1676

Abstract

This study analyses the viral impact of Bowo, a teenage celebrity from TikTok (a socialmedia site) as well as comments from netizens who happened to be Bowo’s fans orhaters. In addition, the study used theories of cultural studies from Derrida, Adorno andHorkheimer to analyze the entertainment industry as well as netizens, both fans andhaters of Bowo. The role and judgments of fans and haters of Bowo will be shown to seethe paradoxes and parallel of this phenomenon. Thus, the study applied a descriptivequalitative method to analyze data. The results indicate that although netizens know thatwhat they see in TikTok may be fabricated, some netizens still felt deceived by Bowo’sappearances in TikTok. Those feelings were shown in their comments in social media. Inaddition to feeling deceived, the results show how female teenagers who engaged inonline discussions regarding Bowo seemed torn into adoring and abhorring Bowo.
STRATEGI PROGRAM RADIO DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA Tresna Yumiana Rahayu; Kartini Rosmalah Dewi Katili
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v4i1.1677

Abstract

Umumnya, program hiburan lebih banyak disajikan radio dan disukai oleh pendengar. Maka tidaklah mudah bagi stasiun radio dengan format khusus untuk menyiarkan programkeagamaan agar dapat diterima dengan baik. Kajian Tematik adalah salah satu program dakwahyang mampu bertahan sejak 2005 hingga sekarang. Dalam hal ini, tentunya dibutuhkan strategiyang tepat bagi program tersebut untuk mempertahankan eksistensinya di Radio Rodja 756 AM.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi program Kajian Tematik dalammempertahankan eksistensinya dengan menggunakan konsep strategi program Peter Pringleyang terdiri dari perencanaan, produksi dan pembelian, eksekusi, serta pengawasan danevaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasilpenelitian, ada enam hal pokok dalam strategi program Kajian Tematik untuk mempertahankaneksistensinya. Pertama, adanya ilmu atau informasi keagamaan dalam setiap tema yangdihadirkan secara aktual. Kedua, narasumber yang berkompeten dalam bidangnya. Ketiga,mengumpulkan ide melalui angket, media sosial, dan diskusi. Keempat, melakukan inovasidengan menyelenggarakan kegiatan off air, promosi melalui media sosial dan secara word ofmouth, membuat jadwal siaran, dan memaksimalkan potensi. Kelima, konsisten dalam ciri khas,yaitu nama dan kemasan program. Keenam, perluasan distribusi program melalui radio analog,streaming, satelit, dan relay. Penulis merekomendasikan untuk penelitian selanjutnya mengenaieksistensi media menggunakan teori niche (ekologi media).
Toponim dalam Upaya Pemertahanan Bahasa Sunda di Wilayah Jawa Tengah: Kasus di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacaplam Upaya Pemertahanan Bahasa Sunda di Wilayah Jawa Tengah: Kasus di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap Cece Sobarna; Gugun Gunardi; Asri Soraya Afsari
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v4i1.1678

Abstract

Bahasa Sunda tidak hanya digunakan oleh masyarakat Sunda di Provinsi Jawa Barat danBanten, tetapi juga digunakan oleh sebagian orang di sebagian wilayah barat ProvinsiJawa Tengah, lebih tepatnya Kecamatan Dayeuhluhur. Hal ini menarik karena wilayahbarat Provinsi Jawa Tengah merupakan daerah dimana mayoritas masyarakatnyaberbahasa Jawa. Menilik fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan meneliti mengapaBahasa Sunda bisa bertahan di wilayah yang mayoritas penuturnya tidak hanyaberbicara Bahasa Sunda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untukmendapatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan BahasaSunda di Kecamatan Dayeuhluhur dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktoreksternal mencakup letak geografis, historis, sosial-budaya, keluarga, aktivitaskeagamaan, dan pendidikan formal. Faktor internal berkaitan dengan sebagianmasyarakat yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai orang Sunda. Jati diri inidikuatkan oleh nama tempat (toponim) di Kecamatan Dayeuhluhur yang pada umumnyamenggunakan Bahasa Sunda.
ENGLISH IN INDONESIA: THE LANGUAGE OF GLOBALLY-SHARED POPULAR CULTURE (GSPC) heri yusup
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1755

Abstract

In Indonesia, English lexis often appears on a number of written media displayed for public consumption. Despite the fact that those media contain English lexis, they may not be necessarily aimed at foreign audience. It seems that English lexis is seen as a more representative medium of expression when it comes to announcing particular information to the public. This paper attempts to illustrate that the occurrence of English lexis in the media used by Indonesian people forms a relatively consistent pattern. The data are taken from fashion blogs written by Indonesian teenagers on a female magazine, flyers about upcoming music events performed by Indonesian bands, banners for anti-drugs campaign, and advertisements for marketing children fashion. The study uses Textually-Oriented Discourse Analysis (TODA) suggested by Fairclough (1992). As for the main focus of the discussion, it will be related to the discourse of globalisation (McGrew, 1996; Bathia and Ritchie, 2004; Kuppens, 2010). The result shows that English lexis is very likely to occur when the information in the Indonesian media is related to globally-shared popular culture (GSPC), e.g. fashion, pop music, and anti-drugs campaign. In conclusion, such use of English lexis reflects the presence of a typical mindset among Indonesian, which suggests that English is an ‘ideal’ language to represent popular culture.
A DESCRIPTIVE ANALYSIS OF SLANG TERMS IN SCARFACE MOVIE Martin Carlos; Nurhaeda Gailea; Rosmania Rima
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1767

Abstract

This research concerns with the use of slang terms in Scarface movie and proposes some problems; what slang that used in the movie? , how are the word formation of the slang? and the meaning of slang that used in the movie. This research uses a descriptive qualitative method to classify and analyze the utterances. After investigating the utterances of the movie script, the researchers found several findings on it. First, there are forty seven slang that used in the movie, such as; ain’t, shit, and gotta. Second, the result of word formation of slang according to Yule’s theory, there are: eight borrowing, five blending, four clipping, one multiple process, six compounding and one back formation. The last is describing the literal and figurative meaning of the slang words according to NTC’s Dictionary of American Slang and Colloquial.
STRATEGI KOMUNIKASI PENDIDIK DALAM MENGHADAPI TEMPER TANTRUM ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Dzia Anjani; Mutiara Fadhila; Winda Primasari
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1804

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisi strategi komunikasi pendidik di Sekolah Alam Bambu Item dalam menghadapi temper tantrum anak berkebutuhan khusus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi menurut Effendy serta teori komunikasi antarpribadi dan psikologi komunikasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa komunikasi antara pendidik dengan anak murid berkebutuhan khusus di kelas SNC Sekolah Alam Bambu Item dengan fokus utama yaitu bagaimana strategi komunikasi pendidik dalam menghadapi kejadian tantrum anak berkebutuhan khusus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Library Research, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik di Sekolah Alam Bambu Item menggunakan strategi komunikasi dalam menghadapi temper tantrum anak berkebutuhan khusus. Strategi komunikasi tersebut dilihat dari tiga komponen yaitu (1) mengenali sasaran komunikasi, (2) penyampaian media komunikasi serta (3) pengkajian tujuan pesan komunikasi. Pendidik menggunakan teknik instruksi dalam melancarkan strategi komunikasi untuk mengurangi temper tantrum.Kata Kunci: strategi komunikasi, anak berkebutuhan khusus, komunikasi antar pribadi.
A DESCRIPTIVE ANALYSIS OF SLANG TERMS IN SCARFACE MOVIE Martin Carlos; Nurhaeda Gailea; Rosmania Rima
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1805

Abstract

The present research analyses the use of slang terms in Scarface movie. The present research aims to examine types of slang, word formation as well as the meaning of slang words used in the movie. The present research uses a descriptive qualitative method to classify and analyze the slang utterances based on Yule‟s theory of word formation. The results show that the movie contains forty seven slang words such as ain’t, shit, and gotta. Secondly, the results show following word formations: eight borrowing, five blending, four clipping, one multiple process, six compounding and one back formation. Lastly, the results describe the literal and figurative meanings of the slang words according to NTC‟s Dictionary of American Slang and Colloquial.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI TUTOR BTQ DAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN MAHASISWA Siti Khadijah; Puput Fauzah Sri Rejeki
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1806

Abstract

Universitas Islam ‟45 Bekasi memiliki program wajib membaca Al-Qur‟an bernama BTQ. Program ini memiliki sasaran mengentaskan buta huruf untuk seluruh mahasiswa, membantu mahasiswa memahami nilai-nilai Al-Qur‟an dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan semangat beribadah wajib dan sunnah, meningkatkan kualitas akhlak mahasiswa yang tercermin dalam perilakunya, dan membantu mahasiswa menghafal surat-surat pendek (Juz „Amma) dan ayat-ayat Jawahirul dan Durorul Al-Qur‟an. Program ini juga menyiapkan mahasiswa agar bisa menjadi imam shalat di lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas komunikasi Tutor BTQ terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an mahasiswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di Universitas Islam ‟45 Bekasi. Sampel pada penelitian ini adalah 95 mahasiswa. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan Pearson product moment dan Alpha’s Cronbach dengan teknik analisis data regresi linear sederhana menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian membuktikan bahwa efektivitas komunikasi Tutor memiliki pengaruh sebesar 39,4% terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an mahasiswa, sisanya sebesar 60,6% dipengaruhi faktor-faktor lain seperti fasilitas, hafalan, dan target hafalan.
MEREKAT LOYALITAS PELANGGAN: STRATEGI & TAKTIK PT ST. MORITA Mohammad Shihab; Evangga Krishna
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1807

Abstract

Di tengah pertumbuhan industri pengemasan dan persaingan bisnis, PT. St. Morita Industries memiliki ratusan pelanggan tetap yang merupakan perusahaan ternama dari berbagai bidang industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan perusahaan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Untuk mengeksplorasi tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dan melakukan wawancara kepada lima informan yang berasal dari bagian internal perusahaan dan para pelanggan tetapnya. Data yang didapat kemudian dianalisis berdasarkan konsep strategi komunikasi yaitu pull strategy, push strategy, dan profile strategy.
TELAAH KATA HAJIME DAN HAJIMETE DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG DAN PADANANNYA DALAM BAHASA INDONESIA Nani Sunarni; Onin Najmudin
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1808

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada kajian kata hajime dan hajimete serta padanannya dalam bahasa Indonesia. Data yang digunakan berupa kalimat-kalimat yang mengandung kedua kata di atas. Data dianalisis melalui kajian stuktur dan makna dengan berdasarkan teori yang bersifat eklektis. Hasil kajian data teridentifikasi bahwa hajime berkategori nomina, sedangkan hajimete berkategori adverbia. Namun, bila secara struktur berfungsi sebagai predikat dapat pula digunakan sebagai nomina. Secara makna teridentifikasi bahwa hajime memiliki lima makna, yaitu (a) menunjukkan makna “mulai”, (b) menyatakan makna permulaan atau pada awalnya, (c) munculnya sesuatu perkara, (d) menyatakan sesuatu yang di awal diantara sesuatu yang banyak, dan (e) kata yang digunakan waktu memberikan sesuatu yang dijadikan inti. Sedangkan, hajimete bermakna (1) baru pertama kali yang sampai saat itu tidak ada atau tidak pernah, (2) dengan kejadian waktu itu lambat laun ~ akhirnya. Hasil kajian bermanfaat untuk mempermudah penggunaan dan pemahaman kata hajime dan hajimete dalam komunikasi baik lisan maupun tulisan.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2025): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 15 No. 2 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 14 No. 1 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 12 No 1 (2023): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 11 No 2 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 10 No 1 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 9 No 2 (2021): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 8 No 1 (2021): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 7 No 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 2 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol 3 No 1 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol 2 No 2 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 1 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 2 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 1 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 6 No 1 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 2 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 1 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 4 No 2 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 4 No 1 (2013): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 1 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 1 (2011): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 2 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 1 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya More Issue