cover
Contact Name
Reza Anggriyashati Adara
Contact Email
maknafksb.unisma@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maknafksb.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cut Meutia Raya No.83 Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
ISSN : 2528195X     EISSN : 25281968     DOI : https://doi.org/10.33558/makna.v10i1
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya is an open access scientific research journal published twice a year in March and September by Faculty of Communication, English Language and Literature of Universitas Islam "45" Bekasi. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya has been published since 2010. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya publishes original research articles which focused on communication studies, linguistics and cultural studies. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya is an open access journal. Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya has a open peer review process where the identities of reviewers are known to the authors. Open peer review process provides transparency and recognition to every concerned party. Open peer review process also ensures the quality of published research articles.
Articles 344 Documents
ENGLISH IN INDONESIA Heri Yusup
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v5i2.1809

Abstract

In Indonesia, English lexis often appears on a number of written media displayed for public consumption. Despite the fact that those media contain English lexis, they may not be necessarily aimed at foreign audience. It seems that English lexis is seen as a more representative medium of expression when it comes to announcing particular information to the public. This paper attempts to illustrate that the occurrence of English lexis in the media used by Indonesian people forms a relatively consistent pattern. Data is taken from fashion blogs written by Indonesian teenagers on a female magazine, flyers about upcoming music events performed by Indonesian bands, banners for anti-drugs campaign, and advertisements for marketing children fashion. The study uses Textually-Oriented Discourse Analysis (TODA) suggested by Fairclough (1992). As for the main focus of the discussion, it will be related to the discourse of globalisation (McGrew, 1996; Bathia & Ritchie, 2004; Kuppens, 2010). The result shows that English lexis is very likely to occur when the information in the Indonesian media is related to globally-shared popular culture (GSPC), e.g. fashion, pop music, and anti-drugs campaign. In conclusion, such use of English lexis reflects the presence of a typical mindset among Indonesian, which suggests that English is an ‘ideal’ language to represent popular culture.
Ngayah: Communication Behaviour of Balinese Diaspora Jakarta Gusti Ayu Jayanti Oka Utami; Dindin Dimyati
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2005

Abstract

Pura Dalem Purnajati Tanjung Puri is one of Hindu temples located in Jakarta where Balinesepeople can observe and perform worship. However, in practice, Pura Dalem Purnajati TanjungPuri is also used as a place to observe traditional ceremonies such as Ngayah. Ngayah is a traditionconducted as a form of mutual assistance. The present study aimed to analyse the communicationbehaviour of Balinese diaspora in Jakarta for performing Ngayah. The present study usesqualitative method by conducting ethnography approach. Data was collected through observation,in-depth interview, and documentary study. The results show that Balinese diaspora in Jakartasimplified their tradition, including Ngayah tradition in Piodalan ceremony, where it can serve ascommunicative situation, communicative events, and communicative acts.Keywords: Balinese diaspora, Ngayah, culture, ethnography of communication
ISLAMIC BRANDING RESTORAN KOREA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN Siti Khadijah; Oni Anita Wulandari
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2006

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan Islamic Branding restoran Korea dengan minat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner atau angket kepada pengunjung Mujigae Resto. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa adanya Hubungan Islamic Branding dengan minat beli konsumen besar, hal ini dibuktikan dengan nilai korelasi yang kuat antara Islamic Branding by Customer dengan pencarian informasi 0.476 konsumen muslim akan mencari informasi terkait makanan dan minuman yang telah memiliki label halal dari MUI. Terkait dengan kesadaran konsumen dalam memahami syariah Islam bahwa umat Islam senantiasa diharuskan untuk mengkonsumsi makanan halal dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu dalam Artinya kesadaran konsumen Muslim tentang pentingnya penerapan prinsip-prinsip syariah akan menjadikan Islamic Branding semakin banyak diminati oleh konsumen Muslim. Responden memilih Mujigae karena sudah memiliki logo halal meskipun Mujigae bukan produk dari negara mayoritas Muslim.
Struktur dan Makna Verba Majemuk Bahasa Jepang V1+Komu Onin Najmudin; Puspa Mirani Kadir; Novita Puspahaty
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The verb komu is one of components of the VV lexical compound verbs. This research aims to identify structures and meanings of the lexical V1+komu compound verbs through to the Transivity Harmony Principle (THP) theory. The Transitivity Harmony Principle (THP) was used to examined the combination between V1 and komu as V2 based on argument structures of the verbs. The data gathered from Japanese language novel Ningen no Daichi that contained V1+komu compound verbs. The results showed that komu as a V2 can be combined with any various types of verb in V1, respectively; transitive+komu (e.g oshi-komu ‘push in’), unaccusative +komu (shizumi-komu ‘sink in’), and unergative+ komu (e.g abare-komu ‘go in violently’). Even combined with different types of verb in V1, komu was retained its argument structure; adding a goal phrase to verb in V1. The combinations of komu with any types of verb in V1 resulting two different meaning, respectively: 1) physical action in/into closed space, 2) a condition within the same situation both physical or psychological condition. In (1) physical action in/into a closed space komu was retained its original meaning, but in (2) a conditions within the same situations both physical or psychological condition komu was losing its lexical meaning.
Makna Warrior bagi penggiat Ketofastosis Lifestyle Winda Primasari; Heri Yusup
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2008

Abstract

Ketofastosis Indonesia (KFI) adalah sebuah komunitas yang mengusung pola hidup sehat dan berkembang pesat. Salah satu keunikan dari KFI adalah sebutan warrior bagi para penggiat Ketofastosis Lifestyle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari istilah warrior bagi para penggiat ketofastosis lifestyle yang tergabung di dalam grup Whatsapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengambilan data melalui wawancara mendalam secara langsung dan melalui Whatsapp serta pengamatan interaksi yang terjadi di dalam grup Whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kategori warrior yang membedakan posisi atau kedudukan seorang penggiat ketofastosis lifestyle di dalam komunitas. Adapun kedua kategori tersebut adalah warrior pemula dan warrior mentor. Pembedaan kedua kategori didapat berdasarkan orientasi tujuan, pola interaksi dan significant others.
SIMBOL MARAH DALAM MANGA DORAEMON VOLUME 7 KARYA FUJIKO F. FUJIO Shabrina Rahmalia
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2009

Abstract

Penelitian ini menggunakan kajian semiotika untuk mengidentifikasi simbol marah dalam manga Doraemon volume 7 karya Fujiko F. Fujio. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai penanda simbol marah yang terdapat dalam manga Doraemon dan menemukan makna dari tanda-tanda tersebut yang didukung oleh tanda nonverbal berlandaskan pada teori trikotomis Peirce dan Danesi. Penulis menggunakan metode deskriptif analisis dalam penyusunan makalah ini. Data yang terkumpul dari sumber data berjumlah 22 buah dan data yang digunakan untuk keperluan analisis berjumlah 3 buah data yang mewakili simbol marah dengan ditandai simbol asap, garis, dan kedua tanda tersebut asap dan garis. Faktor pendukung simbol marah dalam manga ini yaitu balon kata yang tidak bulat namun berbentuk gerigi. Kemudian, tanda-tanda nonverbal yaitu tangan mengepal seperti akan meninju, mata yang melotot, mulut yang terbuka lebar, dan alis yang turun ke bawah. Setiap adegan marah dalam manga Doraemon, selain ditandai dengan tanda nonverbal dan balon kata yang gerigi, kemarahan dapat terlihat dari adanya simbol asap di atas kepala penutur, garis hitam yang tebal dan kaku di sekitar wajah penutur atau mulut penutur sebagai indeks penutur berbicara dengan keras dan kombinasi kedua simbol
Improving English Communicative Competence at Tertiary Level of Education in Industrial Revolution 4.0 using Co-Trainers Program Ratini Setyowati
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v6i1.2010

Abstract

English communicative competence is needed in this Industrial Revolution 4.0. Indonesia must prepare the high-skill categories needs for every aspect because it causes transformation. Therefore English Communicative Competence is one of the priorities at Tertiary Level of Education. The researchers designed English teaching model called Co-Trainers Program. The ojectives of the study were to explain the design of the Co-Trainers program and to describe the result of Co-Trainers program implementation at Tertiary Level of Education in order to improve English Communicative Competence. This research used descriptive qualitative method. This research describes and elaborates Co-Trainers program to improve English Communicative Competence. The research was done in two semesters. The populations of the research were Medical Records students in academic years 2018/2019 from they were at the first semester and at the second semester. There were 327 students. To get the data, the researchers used interview, questionnaires, and an oral test (pre-test and post-test). The result of the study is Co-Trainers program can improve students’ communicative competence, the average score of the students is getting better, their communicative competence was fair become good. Good means their communication is mostly fluent; a few unnatural pauses; fairly comprehensible. The Co-trainers program can be applied continously.
Analisis Kecenderungan Pemberitaan Kampanye Calon Presiden 2019 di Antaranews.com Andam Rukhwandir; Tatik Yuniarti
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 7 No 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v7i2.2173

Abstract

This study discusses the balance of the 2019 presidential election campaign coverage on Antaranews.com. This research uses a quantitative approach with descriptive content analysis method which is carried out through coding techniques on the news that has been determined as a sample in the study. The research was conducted by coding news samples through Westerstahl's objectivity theory. The objectivity of news can be measured through this theory, which has two dimensions, namely, factuality and impartiality. Coding is done by analyzing the sentences in the news through these dimensions which are divided into several indicators. The results of the study found that there was a tendency for the 2019 presidential candidates to report on Antaranews.com. The news on the presidential candidates on Antaranews.com tended to be more towards Joko Widodo. This is evident in Jokowi's reporting, which tends to show more positive opinions and a larger portion of the coverage.
Pengaruh Terpaan Pesan Kode Promo GrabFood terhadap Loyalitas Pelanggan pada Mahasiswa Kota Surabaya Nadia Putri; Anam Miftakhul Huda
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 7 No 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v7i2.2174

Abstract

Persaingan bisnis tranportasi berbasis online semakin berkembang di Indonesia sehingga perusahaan harus memperhatikan strategi komunikasi pemasarannya agar tidak kalah bersaing dengan kompetitor. Pentingnya mempertahankan loyalitas pelanggan bagi sebuah perusahaan akan meningkatkan keuntungan 25% hingga 58%. Perusahaan transportasi online Grab yang telah berkembang di Indonesia sejak tahun 2014 menjadi objek yang akan diteliti pada penelitian ini. Grab telah mengembangkan bisnisnya di seluruh wilayah Indonesia hingga saat ini menjadi aplikasi transportasi online kedua yang memiliki pengguna terbanyak setelah Gojek. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pesan kode promo yang dilakukan oleh Grab melalui terpaan medianya terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksplanatif untuk menguji variabel terpaan pesan kode promo dan loyalitas pelanggan. Peneliti menggunakan populasi mahasiswa kota Surabaya sebanyak 272.846 orang dengan teknik pengambilan sampel berupa non probability sampling untuk mengambil data sebanyak 348 responden. Metode yang digunakan adalah survey maka penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online berupa Google Form yang diukur dengan skala Likert. Pengembangan instrumen dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas dengan 30 responden untuk menguji kelayakan instrumen untuk penelitian. Dalam menganalisis data penelitian untuk menguji hipotesis penelitian bahwa terdapat pengaruh positif terpaan pesan kode promo Grab terhadap loyalitas pelanggan maka teknik analisis yang dilakukan adalah uji korelasi Spearman Rank. Ditemukan koefisien korelasinya adalah 0,54 yang termasuk kategori hubungan yang sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pelanggan dalam membaca pesan kode promo GrabFood adalah rendah, intensitas pelanggan dalam memahami informasi adalah tinggi, dan frekuensi pelanggan dalam menerima informasi dan membuka aplikasi adalah tinggi. Koefisien korelasi dilakukan pengujian signifikansinya dengan uji t dan uji z menghasilkan pengaruh yang positif dan signifikan. Penelitian ini menghasilkan hipotesis penelitian diterima bahwa terdapat pengaruh positif terpaan pesan kode promo Grab terhadap loyalitas pelanggan. Berdasarkan nilai koefisien determinasi yang ditemukan adalah 0,30 maka disimpulkan bahwa 30% loyalitas pelanggan dipengaruhi oleh terpaan pesan kode promo Grab dan 70% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Designing a Model of English for Tourism Materials Using Communicative Approach at English Department of Sultan Ageng Tirtayasa University Sutrisno Sadji Evenddy; Jumbuh Prabowo; Rosmania Rima
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 7 No 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v7i2.2178

Abstract

The present study aims to determine and propose a model of material for English for Tourism using communicative approach. The present study uses a research and development methodology (R&D). The data collecting techniques are documentation, questionnaires, and interviews. The data gathered from documentation and interviews were analysed using content analysis while the data obtained from the questionnaires were analysed quantitatively using SPSS. The results of data analysis indicate that (1) the materials used of English for Tourism are based on lecturer’s assumptions, (2) based on the expert validation, the model material of English for Tourism falls into a very feasible category with the percentage of 86.76 %. The teaching materials based on the results of the students responses by the percentage is in the category of good (78.9 %). Based on the validation both from expert and students it could be concluded that a model of EFT material using communicative approach seems to be feasible to be applied in English Department of Sultan Ageng Tirtayasa University.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2025): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol. 15 No. 2 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 14 No. 1 (2024): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 12 No 1 (2023): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 11 No 2 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 10 No 1 (2022): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 9 No 2 (2021): Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 8 No 1 (2021): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 7 No 2 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 2 (2019): MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol 4 No 1 (2019): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 2 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol 3 No 1 (2018): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi,Bahasa, dan Budaya Vol 2 No 2 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 1 (2017): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 2 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 1 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 6 No 1 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 2 (2015): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 5 No 1 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 4 No 2 (2014): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 4 No 1 (2013): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 3 No 1 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 2 (2012): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 2 No 1 (2011): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 2 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya Vol 1 No 1 (2010): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya More Issue