cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
PENGARUH PUPUK KANDANG PUYUH DAN PEMBERIAN PUPUK EXTRA GREEN TERHADAP PRODUKSI UBI JALAR (Ipomea batatas) Suryanto, Suryanto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.3211

Abstract

This research was carried out in December 2021 at the Experimental Garden of Muhammadiyah University of South Tapanuli, the purpose of this study was to determine the effect of quail manure and the type of Extra Green fertilizer on sweet potato production. The design used was a 4 x 4 factorial in a randomized design. group (RAK) with 3 replications. The first factor was the dose of quail manure with 4 stages, namely: P0 = 0 , P1 = 1 kg/plot, P2 = 2 kg/plot, P3 = 3 kg/plot. The second factor is the dose of Extra Green fertilizer with 4 stages, namely: K0 without applying fertilizer, E0 = 0 cc/liter of water, E1 = 1cc/liter of water, E2= 2cc/liter of water, E3 = 3cc/liter of water. statistical parameters of tuber number per sample, tuber weight per sample, tuber weight per quail manure treatment, extra green fertilizer application and interaction of quail manure and extra green fertilizer application had a significant effect Keywords: Quail Manure, Extra Green Fertilizer, Sweet Potato INTISARIPenelitian ini telah pada bulan Desember 2021 dilaksanakan di kebun percobahan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, , tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang puyuh  dan jenis pupuk Extra Green  terhadap produksi ubi jalar,.rancangan yang di gunakan adalah faktorial 4 x 4 dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor pertama dosis  pupuk kandang puyuh dengan 4 tarap yaitu : P0 =0 , P1 = 1 Kg/plot, P2 = 2 Kg/plot, P3 = 3Kg/plot. Faktor kedua dosis pupuk Extra Green  dengan 4 tarap yaitu : K0 tanpa pemberian pupuk, E0 = 0 cc/ liter air,  E1 = 1cc/ liter air, E2= 2cc/ liter air, E3 = 3cc/ liter air Dari hasil penelitian berdasarkan analisis secara statistik parameter jumlah umbi per sampel, berat umbi per sampel, berat umbi per perlakuan pupuk kandang puyuh, pemberian pupuk extra green dan interaksi pupuk kandang puyuh dan pemberian pupuk extra green berpengaruh nyata
HUBUNGAN KARAKTERISTIK MAHASISWA DENGAN POLA KONSUMSI BUAH DAN OLAHANNYA Elly Rasmikayati; Rani Andriani Budi Kusumo; Bobby Rachmat Saefudin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3192

Abstract

Fruits and their preparations are beneficial in maintaining the body's immunity, but students are included in the group that consumes them less. The purpose of this study is to describe the characteristics of students and their families, and to relate them to consumption patterns of fruit and its preparations. The research method used is survey. The data analysis technique used includes descriptive statistics. Respondents in the study were students of the Faculty of Agriculture, University of Padjadjaran. Research shows the characteristics of the majority of respondents are women, aged 20 years, living in boarding houses. The majority of respondents' pocket money is 500 thousand - 1.5 million rupiah, spending on consumption of fruit and processed products is less than 150 thousand rupiah, has a family size of 4 people, and the last education of their parents is university. Popular types of fruit to consume are mangoes and fruit juices. The number of respondents with a minimum consumption of 150 grams/day was only 9%. These results are dominated by male respondents, have an pocket money of IDR 500 thousand -1.5 million, consumption expenditure ≥ IDR 150 thousand, the number of family members is 4-5 people and their parents' education is university. INTISARIBuah beserta olahannya bermanfaat dalam menjaga imunitas tubuh, tetapi mahasiswa termasuk ke dalam kelompok yang kurang dalam mengonsumsinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan karakteristik mahasiswa dan keluarganya, serta dihubungkan dengan pola konsumsi buah dan olahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif. Responden pada penelitian adalah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Penelitian menunjukkan  karakteristik responden mayoritas perempuan, berusia 20 tahun, tinggal di kos. Mayoritas uang saku responden 500 ribu – 1.5 juta rupiah, Pengeluaran untuk konsumsi buah dan olahannya kurang dari 150 ribu rupiah, memiliki jumlah anggota keluarga 4 orang, serta pendidikan terakhir orang tua yaitu perguruan tinggi. Jenis buah populer untuk dikonsumsi adalah mangga dan jus buah. Jumlah tesponden dengan jumlah konsumisinya minimal 150 gram/hari hanya 9%. Hasil tersebut didominasi oleh Responden laki -laki, memiliki uang saku Rp 500 ribu -1,5 Juta, pengeluaran konsumsi ≥Rp 150 ribu, jumlah anggota keluarga 4-5 orang dan pendidikan orangtuanya adalah perguruan tinggi.
PANDANGAN PETANI TERHADAP KONSEP PHT DALAM MENGENDALIKAN Spodoptera frugiperda PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA KUTA TENGAH, KABUPATEN DELI SERDANG Nurhajijah Nurhajijah; Hadriman Khair; Wahyuni Umami Harahap; Wizni Fadhillah; Hazen Arrazie Kurniawan; Riris Nadia Syafrilia Gurning
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3225

Abstract

Spodoptera frugiperda (Lepidoptera: Noctuidae) is an invasive pest that attacks maize plants. Meanwhile, one of the food crop needs that must be fulfilled is corn. Central Kuta Village is one of the corn-producing villages. In the cultivation of corn, the pest Spodoptera frugiperda is one of the problems that causes up to 50% damage. in the management of Spodoptera frugiperda attacks, many farmers use chemical pesticides. the use of high chemical pesticides can damage the ecosystem. To maintain the balance of the ecosystem, it is necessary to apply integrated pest management (IPM) in corn cultivation. The research was carried out in June 2023 on maize farmers' land in Di Desa, Central Kuta, Namorambe District, Deli Serdang Regency which covered 5 locations from Central Kuta Village. Data was collected through interviews with a questionnaire guide. The data collected were the understanding and perception of IPM of Spodoptera frugiperda on maize plants and the intensity of Spodoptera frugiperda attacks. From the results of the study that out of 5 lands only 4 lands implemented IPM. The intensity of Spodoptera frugiperda attacks on land 4 was the lowest intensity. Based on the results of interviews with 4 farmers, they applied IPM both before planting and until they did not control plant-disturbing organisms.INTISARISpodoptera frugiperda (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama invasive yang menyerang tanaman jagung.  Sedangkan, salah satu kebutuhan tanaman pangan yang harus dipenuhi adalah jagung. Desa kuta tengah merupakan salah satu desa penghasil jagung. Dalam budidaya tanaman jagung hama Spodoptera frugiperda menjadi salah satu masalah yang mengakibatkan kerusakan mencapai 50%. Dalam pengelolaan serangan Spodoptera frugiperda petani banyak menggunakan pestisida kimia. Penggunaan pestisida kimia yang tinggi dapat merusak ekosistem. Untuk menjaga keseimbangan ekosistem maka perlu diterapkan pengelolaan hama terpadu (PHT) dalam budidaya tanamn jagung. Penelitian   dilaksanakan   pada   bulan juni  2023  pada  lahan  petani jagung di Di Desa, Kuta Tengah, Kecamatan Namorambe Kabupaten, Deli Serdang yang  meliputi 5  lokasi dari desa kuta tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan panduan kuesioner. Data yang dikumpulkan yaitu pemahaman dan  persepsi PHT Spodoptera frugiperda tanaman jagung serta intensitas serangan Spodoptera frugiperda.  Dari hasil penelitian bahwa dari 5 lahan hanya 1 lahan yang menerapkan PHT. Intensitas serangan Spodoptera frugiperda pada lokasi 4 merupakan intensitas yang paling rendah. Berdasarkan hasil wawancara petani lokasi 4 menerapkan PHT baik dari sebelum tanam dan sampai tindak pengendalian organisme pengganggu tanaman.
RESPON BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) TERHADAP MACAM DAN DOSIS KOMPOS (SABUT KELAPA, LIMBAH PASAR. JERAMI) DI PRE-NURSERY Sigit Haryoko; Ety Rosa Setyawati; Ryan Firman Syah
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2875

Abstract

This study aims to determine the effect of the type and dosage of compost on the growth of oil palm seedlings in the pre nursery. This research was conducted in the village of Maguwoharjo, Depok District, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta from February to May 2022. This research used an experimental method with a factorial design consisting of two factors arranged in a Completely Randomized Design (CRD). The first factor is the type of compost which consists of 3 composts, namely: (K1) Coconut Fiber, (K2) Rice Straw, (K3) Market Waste. While the second factor is the dose of organic fertilizer which consists of 4 levels, namely: (D0) Control, (D1) 25% Dose, (D2) 50% Dose, (D3) 75% Dose. The results of the study were analyzed using analysis of variance (Anova) at the 5% level. If there is a real effect, a DMRT follow-up test is carried out at the 5% level. The results of the analysis showed that there was no interaction between the type of compost and the dose of compost. The application of various types of compost had a significant effect on the growth of seedlings on the number of leaves, crown fresh weight, shoot dry weight, root fresh weight, root dry weight, stem diameter and leaf area, with market waste compost having the best significant effect. The dose of compost has a significant effect on root volume and leaf area. Giving a dose of 25% volume/polybag compost has the same significant effect as the control treatment on oil palm seedlings. This shows the use of compost has a better effect than chemical fertilizers. INTISARITujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah dan jenis kompos terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery. Pada bulan Februari hingga Mei 2022, penelitian ini dilaksanakan di Desa Maguwoharjo yang terletak di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendekatan eksperimen dengan rancangan faktorial yang terdiri dari dua faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dalam penelitian ini. Jenis kompos yang dapat dibagi menjadi tiga kategori: K1, Jerami Padi, Sabut Kelapa, dan Limbah Pasar Faktor kedua adalah jumlah pupuk organik yang diterapkan, yang dapat dibagi menjadi empat tingkatan: D0) Kontrol, dosis 25 persen , dosis 50 persen, dan dosis 75 persen. Temuan penelitian menjadi sasaran analisis varians (ANOVA) pada tingkat 5%. Tes lanjutan DMRT dilakukan pada level 5% jika ada efek nyata. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah kompos dan jenis kompos tidak berpengaruh satu sama lain. Jumlah daun, berat segar tajuk, berat kering pucuk, berat segar akar, berat kering akar, diameter batang, dan luas daun semai sangat dipengaruhi oleh pemberian berbagai jenis kompos; kompos sampah pasar memiliki dampak terbesar. Volume akar dan luas daun sangat dipengaruhi oleh dosis kompos. Pada bibit kelapa sawit, pemberian dosis kompos 25% volume/polybag memberikan pengaruh yang sama nyatanya dengan perlakuan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa pengomposan lebih efektif daripada pupuk kimia.
IMPLEMENTASI PEMASARAN ONLINE BERBASIS E-COMMERCE PADA PENGRAJIN JAMU GENDONG TRADISIONAL DUSUN KIRINGAN Fatkhul Munib; Nur Saudah Al Arifa Dewi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3233

Abstract

Online marketing is one of the most important parts of running a business in the form of goods or services. E-commerce is a necessity in an advanced business with the help of the internet to develop businesses including herbal medicine products. Hamlet of Kirringan is a producer of traditional herbal products. The majority of the population in Kirringan hamlet, especially the women, have jobs as sellers of traditional herbal medicine or commonly referred to as herbal medicine craftsmen. The purpose of this research is to assist the process of selling herbal medicine products in the Kirringan hamlet. SWOT analysis with the S-O, S-T, W-O, W-T strategies was applied to determine the success of marketing herbal medicine products in the Kirringan hamlet. In this study, it can be concluded that the use of SWOT analysis can determine the marketing strategy for herbal medicine in the hamlet of Kirringan and assist herbal medicine craftsmen in increasing the market for herbal products so that sales of herbal products in the hamlet of Kirringan can increase through online marketing based on E-Commerce.INTISARIPemasaran online adalah salah satu bagian terpenting dalam menjalankan suatu usaha baik berupa barang ataupun jasa. E- commerce merupakan kebutuhan dalam suatu bisnis yang telah maju dengan bantuan internet untuk mengembangkan usaha termasuk dalam produk jamu. Dusun Kiringan merupakan penghasil produk jamu tradisonal. Mayoritas penduduk di dusun Kiringan terutama pada wanitanya memiliki pekerjaan sebagai penjual jamu tradisional atau biasa di sebut sebagai pengrajin jamu gendong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu proses penjualan produk jamu yang berada di dusun Kiringan. Analisis SWOT dengan strategi S-O, S-T, W-O, W-T diterapkan guna menentukan keberhasilan pemasaran produk jamu di dusun Kiringan. Pada penelitian ini dapat di simpulkan bahwasannya penggunaan analisis SWOT dapat menentukan strategi pemasaran jamu di dusun Kiringan dan membantu pengrajin jamu dalam meningkatkan pasar produk jamu sehingga penjualan produk jamu di dusun Kiringan dapat meningkat melalui pemasaran online berbasis E- Commerce.
UJI PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH ALUVIAL Agustina Listiawati; Dwi Zulfita; Rahmidiyani Rahmidiyani; Maulidi Maulidi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3118

Abstract

Edamame soybean is a vegetable with high commercial value in Indonesia, especially after the popularity of edamame as a snack. Soybeans originating from Japan contain antioxidants and isoflavones. The purpose of this study was to determine the best interaction between goat manure and NPK on the growth and yield of edamame soybeans on alluvial soil. The design used in this study was a completely randomized factorial design consisting of 2 treatment factors. The first factor was goat manure (B) which consisted of 3 treatment levels, namely b1 = 10 tons/ha, b2 = 20 tons/ha, b3 = 30 tons/ha while the second factor was NPK fertilizer (P) which consisted of 3 levels treatment, namely p1 = 200 kg/ha, p2 = 300 kg/ha, p3 = 400 kg/ha. Each treatment was repeated 3 times with each repetition consisting of 4 sample plants. The variables observed in this study were plant height, root volume, plant dry weight, number of productive branches, number of fresh pods, fresh pod weight, number of filled pods, number of empty pods. Observational data were analyzed statistically using analysis of variance (F test at 5% level), if the F test showed a significant effect of each treatment it was followed by an Honest Significant Difference Test at 5% level. The results showed that the interaction of goat manure at a dose of 10 tons/ha and NPK at a dose of 200 kg/ha was effective in increasing the growth and yield of edamame soybeans on alluvial soilsINTISARI Kedelai edamame merupakan sayuran dengan nilai komersial tinggi di Indonesia, terutama setelah populernya edamame sebagai makanan ringan. Kedelai yang berasal dari Jepang ini mengandung antioksidan dan isoflavon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi terbaik antara pupuk kandang kambing dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame di tanah alluvial. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pupuk kandang kambing (B) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu b1 = 10 ton/ha, b2 = 20 ton/ha, b3 = 30 ton/ha sedangkan faktor kedua adalah pupuk NPK (P) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu p1 = 200 kg/ha, p2 = 300 kg/ha, p3 = 400 kg/ha. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong segar, bobot polong segar, jumlah polong isi, jumlah polong kosong. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis varians (uji F pada taraf 5%), apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh yang nyata dari masing-masing perlakuan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pupuk kandang kambing dosis 10 ton/ha dan NPK dosis 200 kg/ha efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah aluvial.
KAJIAN PUPUK ORGANIK DAN PENYIRAMAN TERHADAP HASIL DAN KANDUNGAN VITAMIN E KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DI LAHAN PASIR PANTAI Yekti Maryani; Igd. Suprih Sudrajat; Sri Endah Prasetyowati S; Susi Widiatmi; Sri Widata
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3165

Abstract

This study aims to determine the effect of organic fertilizers and watering on the yield and vitamin E content of green bean plants on sandy beach land. This research was conducted in the sandy beach of Parangtritis, Kretek, Bantul Regency, DI Yogyakarta, altitude ± 10 m above sea level with an average annual rainfall of 1400 – 1900 mm per year and an average temperature of 24 – 32º C. The experiment was arranged in a Complete Randomized Block Design including two factors. The first factor is that there are 4 levels of organic fertilizers including no fertilizer, compost, vermicompost, guanophosphate. The second factor is watering there are 2 levels covering : 1 day 1 time and 3 days 1 time. Based on the results of the study that organic fertilizer treatment gave a higher yield of green beans per hectare than without fertilizer. The treatment of watering once a day gave higher yields per hectare of mung bean than watering three times once. The combination of treatment without organic fertilizer with watering once a day gave the lowest weight of 100 seeds. The combination of treatments without organic fertilizers with watering once a day or once in three days gave a lower vitamin E content than other treatment combinationsIntisari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk  organik dan penyiraman terhadap hasil dan kandungan vitamin E  tanaman kacang hijau di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilakukan di lahan pantai pasir  Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta, tinggi tempat   ± 10 m di atas permukaan laut dengan rata-rata curah hujan per-tahun 1400 – 1900 mm per th dan suhu rata-rata 24 – 32º C. Percobaan disusun  dalam  Rancangan Acak Kelompok Lengkap meliputi dua faktor.  Faktor pertama ada 4 level pupuk organik meliputi tanpa pupuk, pupuk kompos, kascing, guanofosfat. Faktor kedua  adalah penyiraman ada 2 level meliputi.  1 hari 1 kali dan  3 hari 1 kali.  Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perlakuan pupuk organik memberikan hasil kacang hijau per hektar lebih tinggi daripada tanpa pupuk. Perlakuan penyiraman satu hari satu kali memberikan  hasil per hektar kacang hijau lebih tinggi daripada penyiraman tiga hari satu kali.  Kombinasi perlakuan tanpa pupuk organik  dengan penyiraman satu hari satu kali memberikan bobot 100 biji terendah. Kombinasi perlakuan tanpa pupuk organik  dengan penyiraman satu hari satu kali maupum  tiga hari satu kali memberikan kandungan vitamin E lebih rendah dibandingkan kombinasi perlakuan lain.
ANALISA DIMASA COVID – 19: PERILAKU KONSUMSI MAKANAN FERMENTASI DENGAN FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA Elly Rasmikayati; Yayat Sukayat; Bobby Rachmat Saefudin
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3189

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, WHO menganjurkan masyarakat termasuk mahasiswa untuk mengkonsumsi makanan yang baik guna meningkatkan imunitas tubuh. Salah stu jenis makanan yang dapat meningkatkan imun tubuh adalah makanan Fermentasi akan tetapi ralitanya masyarakat indonesia masih rendah dalam mengkonsumsi makanan fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah Menjelaskan faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pola konsumsi makanan fermentasi . Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis yang digunakan adalah uji chi-square . Responden penelitian ini merupakan mahasiswa Universitas Padjadjaran dengan ukuran sampel 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat hubungan antara faktor motivasi dan faktor peran teman sebaya terhadap variabel frekuensi konsumsi makanan fermentasi. ABSTRACTDuring the Covid-19 pandemic, WHO advised the public, including students, to consume good food to increase body immunity. One type of food that can increase the body's immunity is fermented food, but the reality is that Indonesian people are still low in consuming fermented food. The purpose of this study is to explain what factors are related to the pattern of consumption of fermented foods. This study uses a quantitative design with a survey method and the analytical technique used is the chi-square test. Respondents in this study were students of Padjadjaran University with a sample size of 60 people. The results showed that there was a relationship between motivational factors and peer factors on the variable frequency of consumption of fermented foods.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT PISANG DAN BOKASHI JERAMI PADI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill .) Risnawati Risnawati; Rini Susanti; Mukhtar Yusuf; Ihsanul Hadi; Muhammad Alqamari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3217

Abstract

 The tomato plant is a vegetable plant that contains lots of vitamins and minerals that are needed by humans to complete their nutritional needs in life. One effort to increase tomato production is to provide fertilizer containing macro and micro nutrients that are appropriate for plant growth. The purpose of this study was to determine the effect of liquid organic fertilizer from banana peel waste and rice straw bokashi on the growth and production of tomato plants (Lycopersicum Esculentum Mill.). The design used was a factorial randomized block design (RBD) with 2 factors studied, namely: Banana peel POC factor (K) with 4 levels, namely: K0 = control, K1 = 200 ml, and K2 = 400 ml , K3 = 600 ml . The rice straw bokashi factor (P) consists of 3 levels, namely P1 = 300 grams, P2 = 600 grams and P3 = 900 grams. Parameters observed were plant height, number of branches, flowering age, number of fruit bunches, number of fruits per plant, number of fruits per plot, fruit weight per plant, fruit weight per plot. The observed data were continued with Duncan's mean difference test (DMRT). The results showed that the POC treatment of banana peels had no significant effect on all observed parameters. In the bokashi treatment, rice straw had a significant effect on the parameters of the number of flower bunches, the number of fruit planted and the number of fruit per plot but had no significant effect on the observation of plant height, number of branches, flowering age, fruit weight per plant and fruit weight per plotINTISARITanaman tomat  merupakan tanaman sayuran banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat  dibutuhkan  oleh  manusia  untuk  melengkapi  keperluan  gizi  dalam  hidupnya. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi tomat adalah memberikan pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang tepat untuk pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui pengaruh pupuk organic cair limbah kulit pisang dan bokashi jerami padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum Mill .). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dengan 2 faktor yang diteliti, yaitu: Faktor POC kulit pisang (K) dengan 4 taraf yaitu : K0= kontrol, K1= 200 ml, dan K2=400 ml , K3 = 600 ml. Faktor bokashi jerami padi  (P)yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1 = 300 gram, P2 = 600gram dan P3 = 900 gram. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah tandan buah, jumlah buah per tanaman, jumlah buah per plot, berat buah per tanaman, berat buah per plot. Data hasil pengamatan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan (DMRT).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan POC kulit pisang memberikan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.  Pada perlakuan bokashi jerami padi memberikan pengaruh nyata terhadap parameter jumlah tandan bunga, jumlah buah pertanaman dan jumlah buah per plot tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pengamatan tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, berat buah per tanaman dan berat buah per plot
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG DI LAHAN KERING DESA TEMBALAE KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU Fauziah Fauziah; Sulistiya Sulistiya; Cungki Kusdarjito
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3201

Abstract

This research was carried out in Tembae Village, Pajo District, Dompu Regency. The aims of this study were: (1) To find out the level of farming income on corn farming on dry land in Tembae Village, Pajo District, Dompu Regency: (2) To find out the feasibility of corn farming on dry land in Tembae Village, Pajo District, Dompu Regency. The method used in this research is descriptive method. The types of data collected are primary data and secondary data. Determining the respondents using the proportional random sampling method with the number of respondents 30 with data collection techniques in the form of interviews, questionnaires, observation, and documentation. The results showed that: 1) The average area of land ownership for corn farming is 1.3 hectares. 2) The workforce used is labor outside the family. 3) The average cost incurred by corn farmers is IDR 8,111,975. 4) The average income of corn farmers is IDR 100,437,358, with an R/C ratio of IDR 12.88INTISARI      Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Tembalae Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui  tingkat pendapatan usahatani pada usahatani jagung pada lahan kering di Desa Tembalae Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu : (2) Mengetahui besar kelayakan usahatani jagung pada lahan kering di Desa Tembalae Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Penentuan responden mengguakan metode propotional random sampling dengan jumlah responden 30 dengan teknik pengambilan data berupa wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Rata-rata luas kepemilikan lahan untuk usahatani jagung adalah 1,3 hektar. 2) Tenaga kerja yang digunakan adalah tenaga kerja luar keluarga. 3) Biaya rata-rata yang dikeluarkan petani jagung adalah Rp 8.111.975. 4) Pendapatan rata-rata petani jagung Rp 100.437.358 , dengan R/C Rasio sebesar Rp 12,88

Page 73 of 139 | Total Record : 1386