cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
EKSPLORASI BAKTERI Bacillus spp. PADA PERAKARAN TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) SEBAGAI AGENSIA PENGENDALI HAYATI PATOGEN Fusarium sp. ASAL LAHAN WONOKITRI KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR Paisal, Paisal; Triwahyu, Endang; Nirwanto, Hery
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3548

Abstract

The potato plant (Solanum tuberosum L.) is a horticultural commodity that can be used as a source of carbohydrates and has the potential to fulfill food needs. Plant pest organisms that are often found in potato plants are soil-borne pathogenic fungi with an attack intensity of 50% so they can cause crop yield losses of up to 100%. Controlling soil-borne pathogens of potato plants can use the biological agent Bacillus sp. One of the ingredients is an extracellular enzyme based on the abilities of bacillus sp. So this research aims to determine the effect of bacillus sp. can inhibit the growth of fusarium wilt disease. Bacillus sp. The bacteria used in this research were exploration bacteria from Wonokitri land, Pasuruan Regency, East Java, namely isolate I17. The method for carrying out this research is taking potato plant soil samples, isolation, rejuvenation of Bacillus sp. bacteria, 3% KOH test, catalase test, pathogenicity test, gram bacillus staining, antagonist test. Observation of the morphology of Fusarium sp. post in vitro antagonist test. Isolate I17 produced fusarium hyphae morphology that experienced abnormal development, namely bending, shrinking, lysis, twisting and curling. The research was carried out from December 2022 to April 2023 in the Health Laboratory, Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Veterans National Development University, East Java. Key words: Potato Plants, Fusarium sp, Bacillus sp INTISARITanaman kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang dapat dipakai sebagai sumber karbohidrat dan berpotensi untuk pemenuhan kebutuhan pangan. Organisme pengganggu tanaman yang sering ditemukan pada tanaman kentang adalah jamur patogen tular tanah dengan intensitas serangan 50% sehingga dapat menimbulkan kerugian hasil panen hingga 100%. Pengendalian patogen tular tanah tanaman kentang dapat menggunakan agensia hayati bacillus sp. Yang salah satu kandungannya adalah enzim ektraseluler berdasarkan kemampuan yang dimiliki bacillus sp. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bacillus sp. dapat menghambat pertumbuhan penyakit layu fusarium. Bakteri bacillus sp. yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bakteri eksplorasi dari lahan wonokitri Kabupaten Pasuruan Jawa Timur yaitu isolat I17. Metode pelaksanaan penelitian ini yaitu pengambilan sampel tanah tanaman kentang, isolasi, peremajaan bakteri Bacillus sp., uji KOH 3%, uji katalase, uji patogenisitas, pewarnaan gram bacillus, uji antagonis. Pengamatan morfologi Fusarium sp. pasca uji antagonis in vitro. Isolat I17 menghasilkan morfologi hifa fusarium mengalami perkembangan yang abnormal, yaitu membengkok, mengecil, lisis, melilit dan keriting. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2022 sampai bulan April 2023 di laboratorium Kesehatan, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.Kata kunci: Tanaman Kentang, Fusarium sp,  Bacillus sp
IDENTIFIKASI Ca, Mg, K, Na, KTK SETELAH PENERAPAN KOMBINASI MEDIA TANAM DAN IRIGASI TETES Tuas, Maria Angelina; Pareira, Magdalena Sunarty; Ndua, Natalia Desy Djata
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3510

Abstract

Agricultural cultivation activities in Sekon Village are limited by soil conditions and water availability which then affects soil fertility and plant growth. Horticultural plants cultivated by the community have yellow-brown leaves, small leaf and stem sizes and stunted growth. Soil conservation strategy that can be implemented in this condition is the use of natural fertilizer (organic material). Meanwhile, water conservation efforts to overcome low water availability can be carried out by regulating watering through the application of a drip irrigation system. This research is a qualitative descriptive study which aims to identify the availability of Ca, Mg, K, Na and KTK in planting media samples after application of biochar compost and cow manure as well as implementation of watering regulations. The results of laboratory analysis show the average contents of Ca, Mg, K and Na respectively, namely 25.59 me 100 g soil-1 (very high), 2.66 me 100 g soil-1 (high), 0.96 me 100 g soil-1 (high) and 0.16 me 100 g soil-1 (low). The average KTK is 38.02 me 100 g soil-1 and is classified as high.Key-words: cations, planting media, soil and water conservationINTISARIKegiatan budidaya pertanian di Desa Sekon dibatasi dengan kondisi tanah dan ketersediaan air yang kemudian mempengaruhi kesuburan tanah serta pertumbuhan tanaman. Tanaman hortikultura yang dibudidayakan masyarakat memiliki warna daun yang kuning-kecokelatan, ukuran   daun dan batang yang kecil serta pertumbuhannya kerdil. Strategi konservasi tanah yang dapat dilakukan pada kondisi ini yaitu penggunaan pupuk alami (bahan organik). Sedangkan upaya konservasi air yang dilakukan dalam mengatasi ketersediaan air yang rendah dapat dilakukan dengan pengaturan penyiraman melalui aplikasi penggunaan sistem irigasi tetes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengidentifikasi ketersediaan Ca, Mg, K dan Na serta KTK pada sampel media tanam setelah aplikasi kompos biochar dan pupuk kandang sapi serta penerapan pengaturan penyiraman. Hasil analisis laboratorium menunjukkan rata-rata kandungan Ca, Mg, K dan Na berturut-turut yaitu 25,59 me 100 g tanah-1 (sangat tinggi), 2,66 me 100 g tanah-1 (tinggi), 0,96 me 100 g tanah-1 (tinggi) dan 0,16 me 100 g tanah-1 (rendah). Rata-rata KTK sebesar rata-rata  38,02 me 100 g tanah-1 dan tergolong  tinggi.Kata kunci: kation, konservasi tanah dan air, media tanam
EFISIENSI PEMASARAN BUAH SAWO (Achras zapota L) STUDI KASUS DI PASAR BUAH DUSUN KERJAN, DESA BEJI, KECAMATAN PATUK, GUNUNGKIDUL Hotimah, Khusnul; Putri, Marlianasari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3566

Abstract

 The purpose of this study was to analyze the level of marketing efficiency at a marketing agency conducted by researchers. The level of marketing efficiency studied took place at the Job Hamlet Fruit Market, Beji Village, Patuk District, Gunungkidul Regency. This research operates on sales of sapodilla fruit. The aim of this study was to determine marketing institutions, marketing margins and marketing efficiency levels of sapodilla fruit at the Job Village Fruit Market. The data collected in the research area are primary data and secondary data. Primary data was obtained using observation data using a questionnaire tool which was carried out by interviewing all sapodilla fruit cutters who distributed sapodilla fruit to the fruit market in the hamlet of Job, totaling 23 choppers and interviews using a questionnaire to all sapodilla fruit retailers in the Job Hamlet Fruit Market. totaling 46 active traders. While secondary data was taken from data owned by the general chairman and secretary of the Working Group Fruit Market Kiosk of Job Village. The approach method used is a descriptive qualitative approach. The data analysis tool used is the Marketing Margin analysis tool and the marketing efficiency analysis tool using Microsoft Excel 2021. The results showed that there were two channels of ripening sapodilla fruit at the Dususn Job Fruit Market. Share Margin on the first channel shows IDR.3546,- and on the second channel shows IDR.6000,-. The level of marketing efficiency of sapodilla fruit at the first level of marketing shows inefficient marketing, while at the second level it shows that marketing of sapodilla fruit is already efficient.Keywords: slashers, sapodilla marketing, marketing channelsINTISARI Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi pemasaran pada  sebuah lembaga pemasaran yang dilakukan oleh peneliti. Tingkat efisiensi pemasaran yang diteliti bertempat di Pasar Buah Dusun Kerjan, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini beroperasi pada penelitian penjualan buah sawo. Penelitian bertujuan untuk mengetahui lembaga pemasaran, margin pemasaran dan tingkat efisiensi pemasaran buah sawo  di Pasar Buah Dusun Kerjan. Data yang dilakukan pada daerah penelitian adalah pengambilan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh menggunakan data observasi dengan menggunakan alat bantu kuisioner yang dilakukan dengan  wawancara pada seluruh  penebas buah sawo yang menyalurkan buah sawo ke pasar buah dususn kerjan yang berjumlah keseluruhan 23 penebas  dan wawancara menggunakan kuisioner kepada seluruh pedagang pengecer buah sawo di Pasar Buah Dusun Kerjan yang berjumlah 46 pedagang aktif. Sedangkan data sekunder diambil  dari data yang dimiliki oleh ketua umum dan sekertaris kelompok kerja Kios Pasar Buah Dusun Kerjan.  Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif.  Alat analisis data yang digunakan yaitu alat analisis  Margin  Pemasaran dan alat analisis efisiensi pemasaran denagn menggunakan Microsoft Excel 2021.  Hasil penelitian menunjukan terdapat dua saluran pemaran  buah sawo di Pasar Buah Dususn Kerjan. Share Margin pada saluran pertama menunjukan  Rp.3546,- dan pada saluran kedua menunjukan Rp.6000,-. Tingkat efisiensi pemasaran buah sawo pada pemasaran tingkat pertama menunjukan pemasaran yang kurang efisien, sedangkan pada tingkat kedua menunjukan  pemasaran buah sawo sudah efisien. Kata kunci : penebas, pemasaran sawo, saluran pemasaran
KAJIAN KANDUNGAN TIMBAL (Pb) DAN BAKTERI PELARUT FOSFAT PADA AREAL PERTANAMAN PADI DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Susana, Rini; Purwaningsih, Purwaningsih; Zulfita, Dwi; Warganda, Warganda; Nurjani, Nurjani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3504

Abstract

   Immobilization of Pb in the form of bonds with inorganic compounds can occur with the availability of large amounts of solubilizing phosphate in the rhizosphere. High solubilizing phosphate in the rhizosphere can be an indication of the presence of phosphate solubilizing bacteria that work effectively in the rhizosphere. Exploration, isolation and characterization of these beneficial bacteria need to be carried out, so that strains that are able to grow well in rice growing areas can be propagated as biofertilizers. The purpose of this study was to examine the content of lead (Pb) and the characterization of phosphate solubilizing bacteria in rice planting areas in Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. This study used a field experiment method. Soil samples from the rice plant rhizosphere and rice plant samples were analyzed in the laboratory according to the variables that had been determined. The results of this study indicate that the available phosphate content in paddy fields in Sungai Kakap District ranges from 0.58 to 13.38 ppm. The paddy field in Sungai Rengas Village has a high available P content, while the paddy field in Sungai Kakap Village has a very low P status. The results of analysis of total Pb in the rice fields of Sungai Kakap District ranged from 11.55 to 18.71 ppm, the status of total Pb content was classified as low. The relationship between the availability of P in the soil and the levels of Pb is very low (r = -0.33), it is suspected that Pb does not affect the state of P in the soil due to the low concentration of Pb. The ability of bacterial isolates to dissolve phosphate in this study varied. Phosphate solubilizing bacterial isolates from rice roots had a greater ability to dissolve phosphate than isolates from paddy soil, both isolates from the rice fields of Sungai Rengas Village and Sungai Kakap Village.Keywords: Phosphate Solubilizing Bacteria, rice, paddy fields, lead.INTISARIImmobilisasi Pb dalam bentuk ikatan dengan senyawa anorganik dapat terjadi dengan tersedianya solubilizing fosfat dalam jumlah besar di rhizosfer. Solubilizing fosfat yang tinggi di rhizosfer dapat menjadi indikasi adanya bakteri pelarut fosfat yang bekerja effektif di rhizosfer. Eksplorasi, isolasi dan karakterisasi bakteri yang menguntungkan ini perlu dilakukan, agar strain-strain yang mampu tumbuh baik di areal pertanaman padi dapat diperbanyak sebagai biofertilizer. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kandungan timbal (Pb) dan karakterisasi bakteri pelarut fosfat pada areal pertanaman padi di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapang. Sampel tanah dari rhizosfer tanaman padi dan sampel tanaman padi dianalisis di laboratorium sesuai dengan variabel-variabel yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan kandungan fosfat tersedia pada lahan sawah di Kecamatan Sungai Kakap berkisar 0,58 – 13,38 ppm. Lahan   sawah Desa Sungai Rengas memiliki kandungan P tersedia dengan status tinggi, sedangkan lahan sawah di Desa Sungai Kakap status P tersedianya sangat rendah. Hasil analisis Pb total di lahan sawah Kecamatan Sungai Kakap berkisar 11,55- 18,71 ppm, status kandungan Pb total ini tergolong rendah. Hubungan antara ketersediaan P di dalam tanah dengan kadar Pb sangat rendah (r = - 0,33), diduga Pb tidak mempengaruhi keadaan P di dalam tanah karena konsentrasi Pb yang rendah. Kemampuan isolat bakteri dalam melarutkan fosfat pada penelitian ini berbeda-beda. Isolat bakteri pelarut fosfat yang berasal dari  akar padi mempunyai kemampuan melarutkan fosfat yang lebih besar dibandingkan isolat dari tanah sawah, baik isolat yang berasal dari sawah Desa Sungai Rengas maupun Desa Sungai Kakap. Kata Kunci: Bakteri Pelarut Fosfat, padi, sawah, timbal.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN BIBIT TANAMAN PANGAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DESA: (STUDI KASUS NAGORI BIRONG ULU MANRIAH KAB.SIMALUNGUN) Rizki Muhammad Haris; Tazkia Ayu Alharani YS; Putri Sepiyana; Putri Amanda; Nirwana May Dina; Tia Hafiza Nadeak; Fadiyah Nurhasanah.S
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3568

Abstract

Natural resources in Nagori Birong Ulu Manriah Village are classified as good. One of the best industries to improve people's welfare is agriculture. To improve food security in agriculture, this research aims to maximize the use of home yards for vegetable farming. observation, interviews, and documentation with sources are the methods used in this research. In creating food security in the yards of the residents of Nagori Birong Ulu Manriah Village, Sidamanik District through increasing agricultural food production. Therefore, to combat the conversion of agricultural land and meet the food needs of the community, efforts must be made to increase family income and household food security. This community service project aims to help the residents of Nagori Birong Ulu Manriah Village to learn more about plant cultivation and to inspire them to use their yards to increase the local food supply and income for the residents. It is hoped that the Nagori Birong Ulu Manriah Village Government will continue this program to encourage food security and increase household income for the benefits of the community. Key-words: Optimization, Empowerment, Food Security INTISARI Sumber daya alam di Desa Nagori Birong Ulu Manriah tergolong baik. Salah satu industri terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat adalah pertanian. Untuk meningkatkan ketahanan pangan di bidang pertanian, penelitian ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan lahan pekarangan rumah untuk pertanian sayuran. observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber merupakan suatu metode yang diaplikasikan pada penelitian ini. Dalam menciptakan ketahanan pangan di pekarangan rumah penduduk Desa Nagori Birong Ulu Manriah Kecamatan Sidamanik melalui peningkatan produksi pangan pertanian. Oleh karena itu, untuk memerangi alih fungsi lahan pertanian dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, harus dilakukan upaya peningkatan pendapatan keluarga dan ketahanan pangan rumah tangga. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu warga Desa Nagori Birong Ulu Manriah untuk belajar lebih banyak tentang budidaya tanaman dan menginspirasi mereka untuk menggunakan pekarangan mereka untuk meningkatkan pasokan makanan lokal dan pendapatan penduduk. Diharapkan Pemerintah Desa Nagori Birong Ulu Manriah melanjutkan program ini untuk mendorong ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan rumah tangga demi kepentingan masyarakat. Kata kunci: Optimalisasi, Pemberdayaan,Ketahanan Pangan
ANALISIS USAHATANI PADI ( Oryza sativa L. var. ciherang ) DI KELOMPOK TANI “TANI MAKMUR II” DESA GERDU KECAMATAN PECANGAAN KABUPATEN JEPARA Neti Herawati; Harum Sitepu; Rumiyadi Rumiyadi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3536

Abstract

This research was conducted in Gerdu village Pecangaan district Jepara regency in January - March 2023. The purpose of this study was to determine income analysis, financial feasibility and the effect of production facility costs (seeds, fertilizers, pesticides) and labor on the income of the ciherang variety rice farming business. The method used in this research is to do descriptive analysis and ex post facto. The method of determining the sample is the census method with data collection, namely primary data and secondary data. Methods of data analysis using calculations: production costs, revenues, total costs. To calculate the financial feasibility of farming using the parameters RCR, ROI, price BEP, production BEP, while to determine the cost of production facilities (seeds, fertilizers, pesticides) and labor on income used multiple linear regression analysis. The research results show: 1). The average income of ciherang variety rice farming is IDR 19,760,327.-/ hectare per one growing season, with an RCR feasibility of 2.67 (≥ 1), BEP(Q) = 2.508 Kg ( real 6.625 Kg ), BEP(IDR)= Rp. 1,836.- (real Rp. 4800, -), and ROI = 166.53% , 2). Analysis of the cost of production facilities (seeds, fertilizers, pesticides and labor) obtained the equation Y = - 2145670.297+35.762 X1 ** -13,550 X2 ** +2,152 X3ns +4,677 X4 **. Conclusion: Farming analysis of ciherang variety rice in the farmer group "Tani Makmur II" Gerdu village, Pecangaan district, Jepara regency is profitable and feasible to cultivate. Simultaneously the costs of seeds, fertilizers, pesticides and labor affect the income of the ciherang variety farming, and partially the only costs that affect the income of the ciherang variety rice farming are the costs of seeds, fertilizers and labor. Keywords: analysis, farming, ciherang variety rice. INTISARIPenelitian ini dilaksanakan di desa Gerdu kecamatan Pecangaan kabupaten Jepara pada bulan Januari – Maret 2023.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis pendapatan, kelayakan finansial dan pengaruh biaya sarana produksi ( benih, pupuk, pestisida ) dan tenaga kerja  terhadap pendapatan usaha tani padi varietas ciherang.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan analisis deskriptif dan ex post facto.  Metode penentuan sampel adalah dengan metode sensus dengan pengumpulan datan yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan perhitungan : biaya produksi, pendapatan, biaya total. Untuk menghitung kelayakan finansial usahatani menggunakan parameter RCR, ROI, BEP harga, BEP produksi, sedangkan untuk mengetahui pengaruh biaya sarana produksi ( benih, pupuk, pestisida ) dan tenaga kerja terhadap pendapatan digunakan analisis regrensi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan : 1). Pendapatan usahatani padi varietas ciherang rata – rata sebesar Rp.19.760.327.-/ hektar per satu musim tanam, dengan kelayakan RCR sebesar 2,67 (≥ 1 ), BEP (Q) =2.508 Kg ( riil 6.625 Kg ), BEP(Rp) = Rp.1.836.- ( riil Rp. 4800,-), dan ROI = 166,53 % , 2).  Analisis biaya sarana produksi ( benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja ) diperoleh persamaan  Y = - 2145670,297+35,762 X1 ** -13,550 X2 ** +2,152 X3 ns +4,677 X4 **.  Kesimpulan: Analisis usahatani padi varietas ciherang di kelompok tani “ Tani Makmur II “ desa Gerdu kecamatan Pecangaan kabupaten Jepara menguntungkan dan layak diusahakan. Secara bersama biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan usahatani varietas ciherang, dan secara parsial yang berpengaruh terhadap pendapatan usahatani padi varietas ciherang adalah hanya biaya benih, pupuk dan tenaga kerja. Kata kunci :  analisis, usahatani, padi varietas ciherang.
ANALISIS KANDUNGAN KIMIA PADA ASAP CAIR DARI PELEPAH KELAPA SAWIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESTILASI Indah Ariyani Br Sinurat; Badrul Ainy Dalimunthe; Dini Hariyati Adam; Novilda Elizabeth Mustamu
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3335

Abstract

Palm fronds are a useful waste and can be used to make liquid smoke. Liquid smoke made using palm fronds also has many benefits and uses. Therefore, palm frond waste has a new value that can be very beneficial for agriculture. Of the several benefits that have been studied by previous researchers, the researcher wants to analyze the chemical content contained in liquid smoke made with palm oil fronds. This study aims to look at and determine what chemical compounds are present in liquid smoke made with palm oil fronds. This research was conducted using the distillation method, which is a fairly effective method that can be used to identify and separate chemical components in liquid smoke produced from palm fronds. In this study, there were 3 chemical ingredients used, namely ketones, aldehydes and phenols. From the results of the analysis of the chemical content present in liquid smoke using the distillation method, only phenol is foundKeywords: Liquid smoke, Distillation Method, Palm fronds, Ketones, Aldehydes, PhenolsINTISARIPelepah kelapa sawit merupakan sebuah limbah yang memiliki kebergunaan dan dapat digunakan untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan asap cair. Asap cair yang dibuat dengan menggunakan bahan pelepah kelapa sawit juga memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Oleh karena itu limbah pelepah kelapa sawit memiliki nilai baru yang dapat sangat bermanfaat bagi pertanian. Dari beberapa manfaat yang telah diteliti oleh peneliti-peneliti sebelumnya, maka peneliti ingin menganalisis kandungan kimia yang terdapat pada asap cair yang dibuat dengan bahan pelepah kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menentukan senyawa kimia apa saja yang terdapat pada asap cair yang dibuat dengan bahan pelepah kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode destilasi, yang merupakan metode yang cukup efektif yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan memisahkan komponen kimia dalam asap cair yang dihasilkan dari bahan pelepah kelapa sawit. Pada Penelitian ini, kandungan kimia yang digunakan terdapat 3 kandungan kimia, yaitu keton, aldehid dan fenol. Dari hasil analisis kandungan kimia yang ada pada asap cair dengan menggunakan metode destilasi adalah hanya fenol. Kata Kunci: Asap Cair, Metode Destilasi, Pelepah Kelapa sawit, Keton, Aldehid, Fenol
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA JAMUR MERANG (Volvariella volvacea) STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN ANWAR FUTUHIYAH SLEMAN YOGYAKARTA Sigit Nugroho; Marosimy Millaty
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3557

Abstract

The Anwar Futuhiyyah Islamic boarding school is one of the Islamic boarding schools that has a business entity engaged in agriculture that cultivates straw mushrooms. This research aims to identify internal and external factors and determine alternative strategies for developing straw mushroom cultivation in the Islamic boarding school environment. Primary and secondary data were used through direct interviews and distributing questionnaires to mushroom managers at the Anwar Futuhiyyah Islamic Boarding School. The data analysis method used is SWOT analysis. The results of the EFAS and IFAS matrix analysis place the mushroom business in quadrant I, which shows significant potential and opportunities. These opportunities can be optimized by implementing aggressive strategies that will enable full utilization of the strengths possessed by the mushroom cultivation business. Analysis of the development strategy carried out in the straw mushroom business in Pondok Anwar Futuhiyyah using the SWOT matrix formulation, namely the SO strategy which consists of increasing the quality and quantity of production and harvest of straw mushrooms, involving competent boarding school students to obtain quality mushroom production results, making various kinds innovation in processed products made from straw mushrooms, developing access to information and marketing areas for straw mushrooms, developing straw mushroom center areas into mushroom agrotourism. Key-words: Development strategy, Straw mushroom, SWOT AnalysisINTISARI Pondok pesantren Anwar Futuhiyyah merupakan salah satu pondok pesantren yang memiliki badan usaha yang bergerak dibidang pertanian yang membudidayakan jamur merang. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi faktor internal dan eksternal serta mengetahui alternatif strategi pengembangan budidaya jamur merang di lingkungan pesantren. Data primer dan sekunder digunakan melalui wawancara secara langsung dan penyebaran kuisioner kepada pengelola jamur merang di Pondok Pesantren Anwar Futuhiyyah. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil analisis matriks EFAS dan IFAS menempatkan usaha jamur merang pada kuadran I, yang menunjukkan adanya potensi dan peluang yang signifikan. Peluang tersebut dapat dioptimalkan dengan penerapan strategi agresif yang akan memungkinkan pemanfaatan sepenuhnya dari kekuatan yang dimiliki oleh usaha budidaya jamur merang. Analisis strategi pengembangan yang dilakukan pada usaha jamur merang di Pondok Anwar Futuhiyyah menggunakan rumusan matriks SWOT yaitu strategi SO yang terdiri dari peningkatan kualitas dan kuantitas produksi dan hasil panen jamur merang, melibatkan santri pondok yang berkompeten untuk mendapatkan hasil produksi jamur yang berkualitas, membuat berbagai macam inovasi produk olahan berbahan baku jamur merang, pengembangan akses informasi dan wilayah pemasaran jamur merang, pengembangan kawasan sentra jamur merang menjadi agrowisata jamur.  Kata kunci: Analisis SWOT, Jamur merang,  Strategi pengembangan
BAURAN PEMASARAN PRODUK MINUMAN SARI NANAS DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN (Studi Kasus Pada PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar) Bella Rahma Nadia Firdaus; Teguh Soedarto; Nuriah Yuliati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3381

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perkembangan jumlah penjualan produk minuman sari nanas  di PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar, penerapan bauran pemasaran produk minuman sari nanas di  PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar, dan pengaruh  bauran pemasaran (4P) terhadap volume  penjualan. Penelitian ini dilakukan di PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar yang berlokasi di Dusun Sidorejo, RT 001 RW 002, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Penggunaan metode dalam penentuan responden ini adalah sampling jenuh atau sensus yaitu pedagang grosir yang membeli produk sari nanas dalam partai besar dan merupakan pelanggan tetap sebanyak 10 orang. Hasil pada penelitian ini menunjukkan perkembangan jumlah penjualan produk minuman sari nanas dari tahun 2018 hingga 2021 di PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun dilihat per bulan Perkembangan jumlah penjualan produk minuman sari nanas di PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar mengalami perkembangan yang fluktuatif. Penerapan bauran pemasaran produk minuman sari nanas di PT Putra  Jaya Nanas Kabupaten Blitar dinilai baik oleh responden. Dimensi yang dinilai paling tinggi oleh responden adalah Produk dan yang terendah adalah Promosi. Secara simultan bauran pemasaran (produk, harga, lokasi, dan promosi) mempunyai pengaruh signifikan terhadap volume  penjualan produk minuman sari nanas di PT Putra Jaya Nanas Kabupaten Blitar. Namun secara parsial hanya variabel produk dan harga yang memuat pengaruh positif juga signifikan dengan volume penjualan. Sedangkan variabel lokasi dan promosi mempunyai pengaruh positif  tetapi tidak signifikan dengan volume penjualan. Kata kunci: Bauran pemasaran, Sari Nanas, Penjualan ABSTRACTThis research was conducted to determine the development of sales of pineapple juice product at PT. Putra Jaya Nanas, Blitar Regency, implementing the marketing mix for pineapple juice products at PT. Putra Jaya Nanas, Blitar Regency, and the influence of the marketing mix (4P) on sales volume. This study uses a case study method at PT. Putra Jaya Nanas, Blitar Regency, located in Sidorejo Hamlet, RT/RW 001/002, Sidorejo Village, Ponggok District, Blitar Regency, East Java. The method used in determining these respondents is saturated sampling or census, namely wholesalers who buy pineapple juice products in bulk and are regular customers of 10 people. The results of this study indicate the development of sales of pineapple juice products at PT. Putra Jaya Nanas Blitar Regency from 2018 to 2021 has increased from year to year. However, seen per month The development of the number of sales of pineapple juice products at PT. Putra Jaya Nanas, Blitar Regency has experienced fluctuating developments. Application of the marketing mix of pineapple juice products at PT. Putra Jaya Nanas, Blitar Regency, was considered good by the respondents. The dimension that was rated the highest by respondents was Product and the lowest was Promotion. And there is a significant influence of the marketing mix (product, price, location, and promotion) simultaneously or jointly on the sales volume of pineapple juice product at PT. Putra Jaya Pineapple, Blitar Regency. But partially the product and price variables have a positive and significant effect on sales volume. And the location and promotion variables have a positive but not significant effect on sales volume Keywords: Marketing mix, Pineapple Juice, Sales
RESISTENSI CASSAVA TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN BERDASARKAN PROFIL PROTEIN SDS-PAGE Amirah Afifah Melta; Endang Nurcahyani
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3299

Abstract

Cassava has the potential to be a food source with the highest calories, so it can be eaten as a substitute for rice, corn, and wheat. In addition to the many ingredients found in cassava, there are also production and planting constraints, one of which is drought stress. In overcoming drought stress, resistant compounds such as PEG 6000, NaCl, and ZPT can be used to create drought stress conditions by reducing water supply both in the rhizosphere and other plant parts. The purpose of this review is to identify compounds that are resistant to drought stress in cassava. Based on the results of reviews from several journals, it can be seen that the various concentrations of drought stress used show the variation obtained from plants. The greater the concentration used in creating drought conditions, the greater the possibility that the plant will be damaged both in tissue, morphology, anatomy, and visual. Each plant's response to drought stress is depending on plant variety, location, and tolerance level.  Keywords: cassava, drought stress, protein profile INTISARI Cassava berpotensi sebagai sumber pangan yang memiliki kalori tertinggi, sehingga dapat dikonsumsi sebagai pengganti beras, jagung, dan gandum. Disamping banyaknya kandungan yang dimiliki cassava, juga terdapat kendala produksi dan budidaya salah satunya yaitu cekaman kekeringan. Dalam mengatasi cekaman kekeringan, dapat menggunakan senyawa-senyawa yang resisten seperti PEG 6000, NaCl, dan ZPT untuk menciptakan kondisi cekaman kekeringan dengan cara mengurangi suplai air baik di daerah rizosfer maupun bagian tanaman lain. Tujuan review jurnal ini yaitu untuk mengetahui senyawa yang resisten terhadap cekaman kekeringan pada cassava. Berdasarkan hasil review dari beberapa jurnal dapat diketahui bahwa, beragamnya konsentrasi cekaman kekeringan yang digunakan, menunjukkan variasi yang diperoleh dari tanaman. Semakin besarnya konsentrasi yang digunakan dalam menciptakan kondisi kekeringan, maka semakin besar pula kemungkinan tanaman menjadi rusak baik jaringan, morfologi, anatomi, maupun visualnya. Respon setiap tanaman dalam menanggapi cekaman berbeda-beda, tergantung dengan varietas tanaman, lokasi, dan tingkat toleransinya.Kata kunci: cassava, cekaman kekeringan, profil protein

Page 93 of 139 | Total Record : 1386