Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles
131 Documents
PEMANFAATAN FILM ANIMASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN: STUDI DI TK NURUL IKHLAS
Rizkina, Rahmi;
Khadijah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i2.5409
Anak-anak usia 5-6 tahun mengalami kesulitan dalam menyimak dan berbicara karena ketidakmampuan mengulangi instruksi dan menceritakan kembali cerita, serta hambatan dalam mengingat dan memahami kata-kata baru. Masalah ini diperburuk oleh metode pengajaran yang monoton dan kurang variatif, yang menyebabkan kebosanan dan kurangnya minat anak-anak untuk berpartisipasi aktif, sehingga menghambat perkembangan kemampuan bahasa merekaPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain penelitian ini menggunakan True Experimental Design dengan bentuk desain Pretest-Posttest Control Group. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik kelas TK Nurul Ikhlas yang berjumlah 30 peserta didik. Hasil pretest yang baik bila kelompok eksperimen tidak berbeda secara signifikan. Bedasarkan hasil penelitian dari Pengaruh Penggunaan Film Animasi terhadap Kemampuan Menyimak pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Nurul Ikhlas terbukti berpengaruh cukup signifikan di kelas eskperimen. Hal ini ditunjukan pada kelas eksperimen yang menggunaakan media film animasi yang memilik hasil presentase Kemampuan Menyimak dengan hasil uji hepotesis sebesar 2,683 dengan signifikan 0,010 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat perbedaan Kemampuan Menyimak antara kelas ekspermen dan kelas control.
MENGUNGKAP HARAPAN DAN TANTANGAN: PERSPEKTIF IBU DALAM MERAWAT ANAK DENGAN AUTISME
Solihin, St. Aisyah Humairah;
Nur, Haerani;
Zainuddin, Kurniati
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i1.5465
Gangguan autisme pada anak menjadi kabar sedih bagi ibu. Ibu dengan kesedihan yang mendalam dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan stres namun ibu yang memiliki harapan dapat bangkit dari kesedihannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman harapan ibu dalam mengasuh anak autisme. Responden pada penelitian ini adalah enam ibu yang mengasuh anak dengan gangguan autisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan wawancara dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian ini adalah keenam ibu mengasuh anak dengan melakukan berbagai cara untuk mengatasi gangguan anak seperti terapi, diet, konsul ke dokter, dan sekolah. Setiap ibu menghadapi kesulitan utama yang sama masalah pada komunikasi dan interaksi anak. Dalam proses mengasuh anak dengan gangguan autisme, ibu merasa up and down karena perkembangan anak yang kadang lambat, kadang terlihat tidak memiliki kemajuan bahkan kadang mengalami kemunduran setelah anak sakit. Ibu yang belum menerima anak mengalami gangguan autisme akan mempertahankan anaknya dapat berkembang seperti anak reguler namun ketika ibu sudah menerima maka harapan utamanya adalah kemandirian anak. Perkembangan anak yang tidak menentu membuat ibu membangun harapan sesuai dengan kemampuan anak. Ibu memaknai harapan sebagai pemicu tetap belajar dan bersabar untuk mendapatkan keinginan. Implikasi penelitian ini yaitu sebagai tambahan wawasan dalam proses mengasuh untuk tetap menjaga harapan realistis terhadap perkembangan anak.
FENOMENA SHARENTING PADA ORANG TUA PESERTA DIDIK TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA PALOPO
Amir Patha, Azzahra;
Munir Yusuf;
Rifa'ah Mahmuda Bulu
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5485
Artikel ini membahas tentang fenomena sharenting pada Orang Tua Peserta Didik Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebiasaan yang dilakukan oleh orang tua dalam membagikan informasi tentang anak di media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat sharenting pada orang tua peserta didik Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh orang tua peserta didik pada Taman Kanak-Kanak yang ada di Kota Palopo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan yaitu kuesioner yang kemudian di share melalui media sosial whatsapp. Adapun tahap pertama yang dilakukan yaitu uji validitas dan juga reliabilitas instrumen. Kemudian dilakukan teknik analisis univariat untuk memperoleh frekuensi dan presentase data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: tingkat sharenting pada orang tua peserta didik Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo adalah tingkat sharenting tinggi sebanyak 3%, tingkat sharenting sedang sebanyak 92%, dan tingkat sharenting rendah sebanyak 5%.
INOVASI PEMBELAJARAN SENI: IMPLEMENTASI FINGER PAINTING UNTUK MENSTIMULASI KREATIVITAS ANAK
Nurul Muhlisa Umar;
Pertiwi Kamariah Hasis
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5487
Penelitian ini mengkaji penerapan Finger Painting untuk meningkatkan kreativitas seni peserta didik kelompok B di TK Muhammadiyah Saga, Kabupaten Luwu. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin, penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 15 anak didik (6 laki-laki, 9 perempuan) pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Penerapan Finger Painting melibatkan persiapan alat dan bahan, penjelasan aturan, demonstrasi teknik, rangsangan imajinasi melalui pengamatan lingkungan, dan pemberian bantuan kepada anak yang kesulitan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kreativitas seni peserta didik. Skor rata-rata meningkat dari 20% pada pra-tindakan, menjadi 67% pada siklus I, dan mencapai 87% pada siklus II. Penelitian ini membuktikan efektivitas Finger Painting dalam meningkatkan kreativitas seni anak usia dini, memberikan wawasan baru dalam metode pembelajaran seni di tingkat prasekolah. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan kreativitas seni anak usia dini.
MEMPERMUDAH BELAJAR SALAT ANAK USIA DINI: PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL GE’TENGAN
Wiskel Safitri
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5488
Artikel ini membahas tentang upaya meningkatkan kemampuan gerakan salat anak melalui media audio visual di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan Tana Toraja Kecamatan Mengkendek. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan gerakan salat anak usia 5-6 tahun menggunakan media audio visual di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan Tana Toraja Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 3 kali Pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja yang berjumlah 15 orang anak. Metode pemecahan masalah digunakan yaitu menerapkan proses belajar mengajar menggunakan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan gerakan salat anak yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini dengan skor hasil penelitian yang menunjukan hasil belajar anak pada gerakan salat. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan skor pada kondisi awal atau pra tindakan bahwa persentase kemapuan gerakan salat anak sebesar 0%, setelah digunakan media pembelajaran menggunakan media audio visual pada siklus I sebesar 60%, sedangkan pada siklus II persentase kemampuan gerakan salat anak sebesar 86.67% secara keseluruhan dari semua indikator. Dengan demikian, penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berhasil karena disetiap siklus mengalami peningkatan.
OPTIMALISASI PENGENALAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK: INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL
Putri Utami
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5489
Artikel ini mengungkap bagaimana meningkatan kemampuan pengenalan huruf hijaiyah pada anak usia 5-6 tahun menggunakan media audio visual di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal I Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model kurt lewin. Dengan 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 3 kali Pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu menerapkan proses belajar mengajar menggunakan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf pada anak yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Peneliti menggunakan instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi guru dan anak. Adapun Prosedur penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus pertama setelah diberikan tindakan dipertemuan pertama sampai ketiga, terlihat peningkatan tidak terlalu signifikan yaitu pada siklus I hasil rata-rata presentase 60%. Perkembangan pengenalan huruf hijaiyah anak pada siklus I, terdapat 1 orang anak dikategorikan (Berkembang sesuai harapan), 6 orang anak (Mulai berkembang) dan 13 orang anak masih (Belum berkembang). Setelah melakukan tindakan pada siklus II perkembangan anak mengalami peningkatan sebesar hasil rata-rata presentase 85% dengan kriteria berkembang sangat baik (Berkembang sangat baik) ada 17 orang anak dan yang termasuk (Berkembang sesuai harapan) berjumlah 3 orang anak.
SINERGI EDUKASI: ANALISIS KOMUNIKASI GURU-ORANG TUA DALAM MANAJEMEN PERILAKU ANAK HIPERAKTIF
Annisa;
Fatmaridah Sabani
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i2.5490
Penelitian ini mengkaji komunikasi antara guru dan orang tua dalam menstimulasi anak hiperaktif di TK AL-Hidayah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan utama ibu anak hiperaktif dan guru TK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak hiperaktif di TK AL-Hidayah memiliki karakteristik beragam. Mereka cenderung tidak bisa diam, bertindak semaunya, dan sering mengganggu teman. Beberapa anak sulit mengikuti perintah guru dan tidak fokus dalam pembelajaran, namun sebagian masih bisa mengikuti pembelajaran yang menyenangkan. Aktivitas berlebihan dan kesulitan menyelesaikan tugas juga umum ditemui. Komunikasi guru-orang tua dalam menstimulasi anak hiperaktif melibatkan keterbukaan dalam mengungkapkan pikiran dan perasaan, empati dalam berkomunikasi, serta upaya menjaga dan melestarikan hubungan antar keluarga. Strategi ini penting untuk mengatasi tantangan dalam menangani anak hiperaktif, seperti kesulitan mengarahkan dan mengendalikan perilaku mereka. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mengoptimalkan perkembangan anak hiperaktif, dengan fokus pada komunikasi efektif dan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individual anak.
DINAMIKA PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN ANAK TK: ANALISIS MENDALAM DI WILAYAH PEDESAAN LUWU TIMUR
Haisyah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i2.5491
Penelitian ini dilakukan di TK IT Karya Mufidah, Desa Langkea Raya. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi seberapa mandiri anak-anak di usia tersebut, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian mereka, dan bagaimana peran guru dalam mendukung perkembangan kemandirian tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif, peneliti mengamati dan mewawancarai 15 anak dari kelompok B1. Instrumen yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan pengumpulan dokumentasi terkait. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data secara sistematis, dan penarikan kesimpulan yang logis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian anak cukup baik. Kemandirian ini termanifestasi dalam kemampuan mereka untuk melakukan kegiatan sehari-hari tanpa memerlukan bantuan yang berarti. Peningkatan kemandirian ini didorong oleh motivasi yang diberikan oleh guru dan orang tua. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian anak termasuk lingkungan belajar yang mendukung, metode pengajaran yang tepat, serta interaksi positif antara guru dan murid. Guru berperan vital sebagai pendidik yang memberikan bimbingan dan motivasi, serta sebagai pembimbing yang mengarahkan anak-anak untuk dapat mengambil inisiatif dan membuat keputusan sendiri. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam membina kemandirian anak. Kerjasama ini esensial untuk membentuk kepribadian anak yang kuat dan unggul, siap menghadapi tantangan masa depan.
MENDORONG MINAT BELAJAR ANAK USIA DINI: PENDEKATAN INOVATIF DENGAN MEDIA LOOSE PARTS
Murni
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i2.5492
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan minat belajat anak usia 5-6 tahun menggunakan media loose parts di TK nur Alam Tarobok Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kurt Lewin. Terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 2 kali Pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu menerapkan proses belajar mengajar menggunakan media loose parts untuk meningkatkan minat belajar anak yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Peneliti menggunakan instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi guru dan anak. Adapun Prosedur penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus pertama setelah diberikan tindakan dipertemuan pertama sampai ketiga, terlihat peningkatan tidak terlalu signifikan yaitu pada siklus I hasil rata-rata presentase 60%. Peningkatan minat belajar anak melalui media loose parts pada siklus I, terdapat 9 orang anak dikategorikan (Berkembang sesuai harapan), 7 orang anak (Mulai berkembang) dan 1 orang anak masih (Belum berkembang). Setelah melakukan tindakan pada siklus II perkembangan anak mengalami peningkatan sebesar hasil rata-rata presentase 85% dengan kriteria berkembang sangat baik (Berkembang sangat baik) ada 14 orang anak dan yang termasuk (Berkembang sesuai harapan) berjumlah 3 orang anak.
OPTIMALISASI KOGNITIF ANAK PRASEKOLAH (Efektivitas Permainan Scramble di TK Pelita Harapan, Sulawesi Selatan)
Nurmelinia Kasim;
Asmah;
Nilam Pahrisa
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i2.5493
Penelitian ini memberikan informasi bagaimana peningkatan perkembangan kognitif anak di TK Pelita Harapan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan dua siklus yaitu Siklus I yang terdiri dari 4 kali pertemuan dan Siklus II yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A TK Pelita Harapan, yang berjumlah 12 orang anak, yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Metode pemecahan masalah yang digunakan yaitu dengan menerapkan proses belajar mengajar dengan menggunakan media Scramble untuk meningkatkan perkembangan kognitif belajar anak yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini ditentukan dengan skor hasil penelitian yang menunjukkan peningkatan hasil belajar anak. Skor pada kondisi awal atau pra tindakan sebesar 35% dari semua indikator dan belum memenuhi kategori baik. Siklus I dengan rata-rata skor observasi sebesar 53% dari semua jumlah indikator dan belum memenuhi kategori baik. Siklus II dengan rata-rata skor 85% secara keseluruhan dari semua jumlah indikator dan mencapai kategori baik. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas (PTK) ini berhasil sehingga peneliti merekomendasikan pembelajaran menggunakan Scramble dapat meningkatkan perkembangan kognitif belajar anak di TK Pelita Harapan.