cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : 23550813     EISSN : 25794078     DOI : -
Core Subject : Education,
Natural: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA offers an interdisciplinary forum for the publication of original peer-reviewed, contributed and invited research articles of the highest quality that address different topics of science education with implications for improving and enhancing science education practices and theories. The topics involves biology, chemistry, physics, as well as some applications pedagogy and teacher development. The journal provides an invigorating and informative variety of research papers that expand and deepen our theoretical understanding. It also provides practice and policy based implications in the relevant contexts of science education. Published biannualy, the journal employs a rigorous peer review process. We do not accept manuscripts which are not easily understandable in English or do not address our major focus.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Optimalisasi hasil belajar dengan model predict-observe-explain (POE) ditinjau dari sikap empati siswa Monicha Efi Sumaimi
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.453 KB) | DOI: 10.30738/natural.v6i1.2920

Abstract

Berbagai inovasi dilakukan guru untuk memaksimalkan hasil belajar siswa. Salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Guru juga memperhatikan faktor internal siswa misalnya sikap empati mereka. Pada penelitian ini ditentukan tujuan deskriptif dan komparatif. Secara deskriptif untuk mengetahui kecenderungan hasil belajar IPA setelah pembelajaran dengan model POE. Selain itu untuk mengetahui kecenderungan sikap empati siswa. Tujuan secara komparatif untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara model POE dan ekspositori ditinjau dari sikap empati. Penelitian ini dikategorikan sebagai quasi eksperimen. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII sejumlah 119 orang. Sampel diambil secara acak dan diperoleh dua kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data untuk tujuan deskriptif menggunakan kriteria kurva normal, sedangkan untuk tujuan komparatif menggunakan anakova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F hitung= 8,966 dengan p = 0,005. Rerata hasil belajar sebesar 19.818 dan rerata hasil angket 81.180. Skor rata-rata hasil belajar pada model POE lebih tinggi daripada model ekspositori. Kecenderungan hasil belajar pada model POE berada pada kategori tinggi, sedangkan kecenderungan sikap empati berada pada kategori sangat tinggi. Secara komparatif menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara model POE dengan pembelajaran ekspositori apabila ditinjau dari sikap empati.
Menanamkan karakter tanggung jawab pada siswa SMP melalui pembelajaran IPA bermuatan domain applications and connections Widodo Setiyo Wibowo; Yuni Arfiani
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.129 KB) | DOI: 10.30738/natural.v6i2.5891

Abstract

Menjadi orang yang bertanggung jawab merupakan hal yang penting dalam hidup sehingga hal ini perlu ditanamkan kepada siswa melalui pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan pembelajaran IPA yang bermuatan domain applications and connections dalam penanaman karakter tanggung jawab siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent posttest control group. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Yogyakarta, sedangkan sampel sebanyak dua kelas, yaitu kelas VIII B sebagai kelas kontrol dan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel memakai teknik random sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan angket dan lembar observasi penanaman karakter tanggung jawab. Data penelitian bersifat kuantitatif, yaitu skor pencapaian karakter tanggung jawab siswa. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengubah skor menjadi nilai skala lima untuk mendeskripsikan tingkat pencapaian karakter tanggung jawab setiap siswa. Selanjutnya dilakukan uji independent sample t-test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pencapaian karakter tanggung jawab antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pem-belajaran IPA bermuatan domain applications and connections efektif dalam menanamkan karakter tanggung jawab siswa SMP.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI TINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TEPUS GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2013/2014 Susi Murtini; Astuti Wijayanti
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v1i1.263

Abstract

The  research aims to know the result of learning natural science of SMP Negeri 1 Tepus Gunungkidul school year 2013/2014 which through quantum teaching learning and direct instruction. In comparative term in the research to determine the differences in the result of  learning natural science eight grade student in SMP Negeri 1 Tepus Gunungkidul school year 2013/2014 at the between used quantum teaching learning and direct instruction in terms of critical thinking skill.This research did in SMP Negeri 1 Tepus Gunungkidul in academic 2013/2014. The population in the research was 126 students at the eight grade from four classes. This research in clude on descriptive comparatif. Was like “quasi eksperiment”. The sample got random sampling technical where two classes take a randomly from four classes there, VIII C as control class and VIII D as eksperiment class. The quetion validity tested with. Product moment corelation. The instrument reliability tested with KR-20 formula and got the reliabel criteria rt = 0,6924. The analysis technical used anakova test after this tested with analysis requirement induded disreminate normality test, variance homogenity, and connection linierity test.Descritively, the result of the study showed that propensity of learning natural science result at the eight grade student in SMP Negeri 1 Tepus Gunungkidul scool year 2013/2014 which through with quantum teaching learning and direct instruction included of high category. Inclination of critical thinking skill students with quantum teaching included very high category and while with direct instructionincluded high category. Comparatively there was significanly deference of science learning outcomer at the eight grade student in SMP Negeri 1 Tepus Gunungkidul in academic year 2013/2014 between used quantum teaching learning and direct instruction observed from critical thinking skill.
PENGARUH PEMBELAJARAN TPS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI Citra Wuri Handayani
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.89 KB) | DOI: 10.30738/natural.v4i2.1855

Abstract

The objective of this study descriptively is to know the result of Science’s learning achievement from communication skill and comparatively to know the differences of learning achievement of Science subject between the teaching that uses TPS Model and Conventional Learning Model. The type of this research is a quasi-experiment. The data collection techniques use documentation, questionnaire, and test. Data analysis technique uses a descriptive analysis and Anacova. Descriptively, the result of the research shows that learning achievement used TPS was very high criteria and Conventional Model was in high criteria. The communication skill that used TPS was high criteria and Conventional Model was in high criteria. Comparatively, there was an influence of the use of TPS Model toward the learning achievement of science subject from communication skill.
Manakah yang lebih mengembangkan HOTS, Kurikulum 2013 atau Cambridge Curriculum? Toni Hidayat; Diana Rochintaniawati; Ghery Priscylio
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.854 KB) | DOI: 10.30738/natural.v6i2.5862

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan asesmen formatif merupakan bagian penting dalam pembelajaran IPA untuk mencapai keterampilan abad ke-21. Sementara itu, jumlah sekolah yang menerapkan Cambridge Curriculum di Indonesia terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji praktik kurikulum mana yang lebih mengembangkan HOTS, apakah Kurikulum 2013 atau Cambridge Curriculum. Siswa diberi kuisioner yang berisi pernyataan tentang indikator HOTS dalam asesmen formatif. Data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dari asesmen formatif pada Kurikulum 2013 dan Cambridge Curriculum dalam mengembangkan HOTS siswa.
Peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar mahasiswa melalui pembelajaran Science Teacherpreneurship Diah Nugraheni; Dyah Setyaningrum Winarni
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v6i2.5371

Abstract

Pembelajaran IPA pada hakikatnya meliputi unsur sikap, proses, produk, dan aplikasi dalam pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar mahasiswa melalui pembelajaran science teacherpreneurship. Adapun jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian berjumlah 11 mahasiswa, yang dilakukan dalam 2 siklus. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi keterampilan proses, dan lembar tes hasil belajar mahasiswa. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui keterampilan proses mahasiswa, sedangkan lembar tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui nilai hasil belajar mahasiswa. Analisis data dalam penelitian ini meliputi data keterampilan proses dan nilai hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan proses mahasiswa mencapai 67,6%, dan rata-rata hasil belajar mahasiswa mencapai 70,5%. Pada pembelajaran siklus II menunjukkan bahwa keterampilan proses mahasiswa mengalami peningkatan menjadi 81%, dan rata-rata hasil belajar mahasiswa meningkat menjadi 84%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran science teacherpreneurship mampu meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar mahasiswa.
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SMALL GROUP WORK PADA SISWAKELAS VIII C SMP NEGERI 4 BANGUNTAPAN BANTUL Sri Lestari
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v3i1.1830

Abstract

This research aims to implement small group work learning model to improve students’ interest and achievement in learning Science at the eighth-grade students of SMP Negeri 4 Banguntapan Bantul in the academic year 2013/2014.This research belongs to collaborative Classroom Action Research. The data collecting techniques were done by doing observation, giving questionnaire and test, and making documentation.The results of this research show that the students’ interest in learning Science was improved after small group work learning model had been applied. The percentage of the students’ interest gained from the pre-test was 53,36%, while in cycle I, it was 63,46%, and in cycle II, it was 76,15%. The students’ marks also rose from the mean of their early competence which was 58,65 to 67,69 in cycle I and 76,15 in cycle II. Therefore, it can be said that small group work learning model could improve students’ interest and achievement in learning Science to the eighth-grade students of SMP Negeri 4 Banguntapan Bantul.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 YOGYAKARTA Zudi Aziz; Nyoman Erosa; Astuti Wijayanti
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v1i2.286

Abstract

This study aims to determine the effect of the use of interactive multimedia on motivation and students’ science learning result. The method used in this study is a quasi-experimental method. The research was conducted in SMP Negeri 10 Yogyakarta involving 68 Seventh Grade students are divided into two groups, namely the class VII D as an experimental group and a control group VIIE class. Research results obtained t value (tvalue) students' motivation is greater than the value ttable 1% (3.321> 2,625) means that there are very significant differences in motivation between the experimental class and the control class. From post test data study results demonstrate the value of t (tvalue) is greater than the value ttable 5% (2.520> 1.996) means that there are significant differences in learning outcomes between the experimental class and the control class. It can be concluded that more effective use of interactive multimedia used in science teaching.
Implikasi sikap sosial, minat menambah jumlah waktu belajar, dan ketertarikan berkarir di bidang IPA Orin Hidayusa Wiza; Utari Prisma Dewi
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.704 KB) | DOI: 10.30738/natural.v6i2.5205

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sikap siswa terhadap IPA di SMPN 3 Muaro Jambi berdasarkan indikator sikap sosial terhadap IPA, ketertarikan memperbanyak waktu belajar, dan ketertarikan berkarir di bidang IPA. Berjenis penelitian kuantitatif menggunakan prosedur survei melalui instrumen angket. Jumlah subjek pada sebanyak 145 siswa. Hasil yang diperoleh dari indikator menunjukkan bahwa implikasi sosial memiliki kategori baik, dengan persentase sebesar 57.2%, ketertarikan memperbanyak waktu belajar berkategori baik, dengan persentase 48.5%, dan ketertarikan berkarir di bidang IPA berkategori sangat baik, dengan persentase sebesar 53.2%. Berdasarkan hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sikap siswa SMPN 3 Muaro Jambi terhadap IPA berkategori baik.
Pengaruh media scrapbook terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga Novi Rahmawanti; Mohan Taufiq Mashuri; Nurjanah Nurjanah
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v6i2.5251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media scrapbook dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga di MA Raudhatusysyubban. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI yang terdiri dari 4 kelas yang berjumlah total 119 siswa. Sedangkan sampel terdiri dari dua kelas dimana kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol, dan kelas XU MIA 1 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dengan bentuk soal pilihan ganda. Analisis data terdiri dari validasi isi, validitas butir soal, uji realibilitas, taraf kesukaran, daya pembeda, uji normalitas, uji homogenitas, uji  hipotesis, dan uji N-Gain secara berturut-turut. Sampai pada tahap uji hipotesis diketahui bahwa ada pengaruh signifikan media scrapbook terhadaphasil belajar siswa, dengan perolehan nilai thitung > ttabel (2.34 ˃ 2,007). Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas kontrol 0,7124 sedangkan kelas ekperimen 0,776. Hal ini menunjukkan bahwa kelas ekseprimen mengalami peningkatan hasil belajar setelah mendapatkan perlakuan dengan mengunakan media scrapbook.

Page 9 of 17 | Total Record : 170