cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus@staiabogor.ac.id
Phone
+6281222202006
Journal Mail Official
admin@staiabogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dramaga KM. 7, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 25811754     EISSN : 22528970     DOI : https://doi.org/10.30868
Core Subject : Education,
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam focuses on publishing articles that contain ideas, research results, and literature studies in the field of Islamic Education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Scope are: Al Quran and Hadith-based Islamic Education, Media and Learning Resources in Islamic Education, Study of Islamic Education Figures, Islamic Religion Education Curriculum, History of Islamic Education, Philosophy of Islamic Education, Research on Islamic Religion Education, Issues about Islamic Religion Education, Psychology of Islamic Religion Education, Management of Islamic Religion Education, Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Articles 2,616 Documents
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN TES TERINTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMA Fajrul Muhammad Bahri; Supahar Supahar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.849 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui karakteristik instrumen tes terintegrasi agama dan sains untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI SMA Negeri kelas X,  dan 2) mendeskripsikan hasil pengukuran dari instrumen tes. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berfokus pada konstruksi tes dan pengukuran kemampuan kognitif. Model pengembangan menggunakan modifikasi model Oriondo & Dallo-Antonio yang dirumuskan dalam tiga tahap: 1) tahap perencanaan instrumen, 2) tahap uji coba instrumen pada 563 siswa SMA kelas X di Kota Yogyakarta, 3) tahap pengukuran kemampuan berpikir kritis. Instrumen tes dari dua paket tes. Total item tes sebanyak 45 item masing-masing terdiri dari 25 item dengan 5 item bersama (anchor). Tingkat kesukaran berada pada level sedang dengan rentang -1,64 sampai 1,38 sehingga semua item tergolong baik. Analisis parameter item dengan program Quest dan Parscale diperoleh keseluruhan item fit dengan Partial Credit Model. Hasil pengukuran kemampuan berpikir kritis peserta didik tergolong rendah ditunjukkan oleh θ rata-rata sebesar -0,11 pada rentang skor -0,62 sampai 0,14. Sejumlah tujuh guru pengguna instrumen tes menyatakan bahwa instrumen tes layak digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian instrumen tes cocok dan layak digunakan untuk mengukur hasil pembelajaran khususnya pada kemampuan berpikir kritis peserta didik.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF MASTUHU: Studi Analisis Perspektif Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam Ali Maulida; Muhamad Priyatna; Unang Wahidin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.571 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi peningkatan mutu Pendidikan Islam dalam perspektif Mastuhu. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan Teknik pengumpulan data kajian literatur bersumber primer dan sekunder. Adapun hasil penelitiannya bahwa dunia pendidikan tidak dapat berdiri sendiri, tetapi bergantung kepada pembangunan bidang-bidang lainnya. Perwujudan clean governance, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan terwujudnya keamanan, penegakan hukum, dan stabilitas politik adalah sebuah kemestian pendidikan bagi keberhasilan. Kajian tema ini sangat berguna untuk memahami cara bagaimana strategi peningkatan mutu Pendidikan islam melalui pengembangan daya-daya positif dan menghilangkan daya negative, melaksanakan sebuah Pendidikan adalah ibadah, terjalin hubungan baik dan guru, pesantren dipandang sebagai tempat mencari ilmu, penggunaan metode pembelajaran disesuaikan dengan perkembangan Pendidikan, nilai Pendidikan dengan system asrama, dan Pandangan hidup jangka panjang dan menyeluruh, bagi orang yang benar-benar percaya kepada Allah 
PEMURNIAN AKIDAH DALAM PENDIDIKAN ISLAM: Telaah Atas Kitab Bonang Karya Sunan Bonang Muhammad Isa Anshory; Didin Saefuddin Bukhari; Tiar Anwar Bachtiar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.013 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.536

Abstract

Pendidikan akidah merupakan bagian tidak terpisahkan dari pendidikan Islam, dimana menjaga kemurnian akidah menjadi salah satu tujuannya. Oleh karena itu, para ulama di sepanjang zaman selalu berusaha melindungi umat dari penyimpangan akidah. Salah satu kitab yang ditulis untuk kepentingan tersebut adalah Kitab Bonang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan bagaimana pemurnian akidah dilakukan oleh Sunan Bonang di Jawa pada abad 16. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan sebagai metodenya. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa, Sunan Bonang adalah seorang pendidik yang sangat memperhatikan kemurnian akidah umat. Ia memperingatkan Muslim Jawa pada zamannya tentang tantangan ajaran akidah menyimpang, seperti Wujûdiyyah Mulhidah, Dahriyah Thabî„iyah, Bâthiniyah, Karrâmiyah, dan Mutazilah. Melalui Kitab Bonang, Sunan Bonang menjawab tantangan tersebut, yaitu pemurnian akidah dalam pendidikan Islam.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEPRIBADIAN SISWA DAN PENYALAHGUNAAN MEDIA SOSIAL DI SMAN 2 KOTA BOGOR Muhyani Muhyani; Siti Herawati; Hilman Hakiem
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.855 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.398

Abstract

Orang tua dan anak adalah satu ikatan jiwa dalam keterpisahan raga, peran orang tua sangatlah penting bagi para anak, Maka orang tua adalah pendidik pertama dan utama dan akan menjadi model yang ditiru, diteladani akhlak atau perilaku oleh anaknya. Karena anak sangat mudah meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Adapun tujuan penelitian agar mengetahui pola asuh orang tua terhadap siswa-siswi, dan mengetahui kepribadian siswa dalam penyalahgunaan media soisal terhadap siswa-siswi, serta mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial di SMAN 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Uji hipotesis menggunakan analisis product moment dan kolerasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukan pola asuh orang tua dan kepribadian siswa tergolong tinggi serta penyalahgunaan media sosial tergolong sedang. Hipotesis menunjukkan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial nilai (Sig 2 tailed) product moment dan Sig F change kolerasi ganda adalah sama-sama 0,000 dapat disimpulkan ada hubungan pola asuh orang tua dengan kepribadian siswa dan penyalahgunaan media sosial secara simultan  karena  Sig F Change 0,000 < 0,05. H0 ditolak dan disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua (X1) dengan kepribadian siswa (X2) dan penyalahgunaan media sosial (Y).
MODERNISASI MADRASAH AWAL ABAD XIX: STUDI ANALISIS MADRASAH MAMBAUL ULUM SURAKARTA 1905-1945 Mulyanto Mulyanto; Didin Saefudin; Adian Husaini; Tiar Anwar Bahtiar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.352 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.537

Abstract

Diskriminasi pendidikan yang dilakukan Pemerintah Hindia Belanda dalam bidangpendidikan mendorong lahirnya Madrasah Mambaul Ulum Surakarta tahun 1905. Selain itu, munculnya sekolah zending (Kristen) di berbagai daerah, gencarnya pendirian sekolah Cina dengan kurikulum, buku-buku teks, guru, dan budaya dari Cina serta lahirnya Ordonansi Guru yang mengharuskan setiap guru agama mendapatkan ijin Pemerintah Hindia Belanda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model pembaharuan Madrasah Mambaul Ulum. Termasuk penelitian historis dengan pendekatan sosial melalui studi kepustakaan. Dari hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Madrasah Mambaul Ulum menerapkan sistem pendidikan klasikal bercorak modern. Mambaul Ulum Surakarta menjadi salah satu model madrasah yang memodernisir sistem pendidikan yang ada. Tidak menolak sistem pendidikan Belanda yang dianggap modern, tetapi juga tidak menerima total. Madrasah Mambaul Ulum memilih jalan tengah dengan memodifikasi sistem pendidikan Belanda dan sistem pendidikan tradisional. Dengan kata lain, Madrasah Mambaul Ulum adaptif terhadap perubahan dengan tidak meninggalkan ciri khas sebagai lembaga pendidikan Islam
MAKNA BUDAYA ILMU DALAM LITERATUR ISLAM Amirullah Amirullah; Ahmad Tafsir; Adian Husaini; Endin Mujahidin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.834 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan definisi budaya ilmu berdasarkan literatur dalam Islam. Penelitian  ini dikategorikan sebagai penelitian kualitatif yang melibatkan proses pengumpulan data dan analisis data dari sumber-sumber yang menyediakan informasi faktual dan pendapat pakar yang berkaitan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya ilmu dalam literatur Islam bukan merupakan suatu hal yang baru, karena secara makna banyak terkandung di dalam al-Qur’an, al-Hadist dan kehidupan para ulama. Adapun definisi budaya ilmu dari hasil penelitian ini adalah suatu kerangka kehidupan yang menyatukan semua elemen masyarakat ke dalam kesatuan kolektif persamaan, yang di dalamnya terkandung kecerdasan, ilmu, pengetahuan, seni, kebiasaan, adat istiadat, tradisi, rasa, emosi dan sifat bawaan serta nilai-nilai sosial, yang mempengaruhi perilaku individu maupun masyarakat yang ada di dalamnya. Semua itu untuk mencerahkan pikiran, memperbaiki rasa, dan menumbuhkan kemampuan kritik serta penilaian di dalam individu maupun masyarakat yang mengakibatkan terciptanya sebuah peradaban yang memiliki karakter khusus yang terbentuk dari kerangka kehidupan tersebut, sehingga tercipta sebuah lingkungan yang di dalamnya terdapat produk material dan nonmaterial yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang ke semuanya itu dilakukan, dibimbing, dan difilter berdasarkan ilmu. Pada akhirnya diharapkan dengan penjabaran makna budaya ilmu dalam literatur Islam ini dapat memberikan pencerahan untuk  perbaikan dan pengembangan definisi budaya ilmu agar dapat menjadi sebuah konsep yang sangat penting yang tidak boleh hilang dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berdasarkan nilai-nilai Islam.
PROGRAM KEDISIPLINAN SISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH: Studi Kasus di Dayah Terpadu (Boarding School) SMA Babul Maghfirah Aceh Besar Najmuddin Najmuddin; Fauzi Fauzi; Ikhwani Ikhwani
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.682 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem penerapan kedisiplinan siswa di SMA Babul Maghfirah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan program kedisiplinan di lingkungan sekolah sudah dilakukan dengan baik, program dimulai dengan perencanaan, pengelompokan, penerapan, pengawasan, evaluasi, hukuman, dan penghargaan. Upaya penanggulangan indisipliner siswa dilakukan melalui: bimbingan, tanggung jawab terhadap perbuatan, modifikasi lingkungan, dan pengembangan kedisiplinan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi pengelola SMA Babul Magfirah dalam membimbing kedisiplinan siswa baik kendala internal dan eksternal, secara umum kendala yang dihadapi yaitu: kekurangan guru bimbingan dan ruangan untuk bimbingan, kurang konsisten dalam menjalankan program kedisiplinan, sikap tidak terbuka terhadap masalah yang dihadapi oleh siswa yang menyebabkan terjadinya pelanggaran, kesadaran orang tua untuk membimbing siswa, serta kurangnya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak sekolah.Adapun bentuk-bentuk pelanggaran kedisiplinan yang sering dilakukan siswa, yaitu: terlambat datang ke sekolah, terlambat masuk kelas, tidak memperhatikan ke papan tulis, mencoret-coret dinding, berteriak di kelas, memukul meja, tidak mengerjakan PR, membawa HP, berkelahi, dan merokok.
MEDIA SOSIAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESADARAN BERAGAMA SEBAGAI AKIBAT DARI POLA ASUH ORANG TUA DAN PERAN GURU DI SEKOLAH Ibdalsyah Ibdalsyah; Muhyani Muhyani; Deni Zaini Mukhlis
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.726 KB) | DOI: 10.30868/ei.v8i2.538

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: (1) pola asuh orangtua terhadap kesadaran beragama; (2) pola asuh orangtua terhadap dampak penggunaan media sosial; (3) peran guru di sekolah terhadap kesadaran beragama; (4) peran guru di sekolah terhadap dampak penggunaan media sosial; dan (5) dampak pengguna media sosial terhadap kesadaran beragama.Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan survei (survey research), peneliti hanya menyebarkan angket kepada responden. Selanjutnya responden diminta untuk mengisi sesuai dengan apa yang dirasakannya atas pernyataan yang ada pada angket tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP di Kota Depok dan Bogor, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah beberapa siswa SMP di Depok dan Bogor terdiri atas 427 siswa. Data dianalisis menggunakan model persamaan struktural (structural equation models) dikenal dengan istilah LISREL Analisis yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah analisa jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) pola asuh orang tua tidak berpengaruh secara langsung terhadap kesadaran beragama; (2) pola asuh orang tua berpengaruh secaralangsung terhadap mengatasi dampak negatif penggunaan media sosial; (3) peran guru di sekolah berpengaruh secara langsung terhadap kesadaran beragama; (4) peran guru di sekolah berpengaruh secara langsung terhadap mengatasi dampak negatif pengguna media sosial; dan (5) penggunaan media sosial tidak berpengaruh posiif terhadap kesadaran beragama.
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI NILAI-NILAI KESUNDAAN JALMI MASAGI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Neneng Euis Kartini; Sofyan Sauri; Yadi Ruyadi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.508 KB) | DOI: 10.30868/ei.v9i01.683

Abstract

Kesundaan merupakan salah satu budaya yang terletak di Jawa Barat dan memiliki kebudayaan yang sangat unik. Keunikan ini akan menjadi sebuah nilai tambah jika terinternalisasikan  dengan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan kearifan lokal yang sudah disepakati. Setiap lembaga pendidikan memiliki metode dalam mengembangkan karakter siswa/siswinya menjadi manusia unggul yang bisa menggali dari budaya yang sudah melekat. Berdasarkan hal tersebut penulis ingin membuat suatu artikel yang berkaitan dengan karakter anak-anak milenial melalui kebudayaan sunda dengan program Jalmi Masagi. Artikel ini bertujuan untuk menjadikan manusia unggul yang memiliki empat nilai yaitu (1) badannya harus sehat, (2) cerdas (3) berakhlak dan (4) religius, sesuai dengan salah satu program Gubernur Jabar yang telah diluncurkan pada tahun 2018 yang disebut dengan Jabar Masagi.
PENDIDIKAN SOSIAL YANG TERKANDUNG DALAM SURAT AT-TAUBAH AYAT 71-72 Saihu Saihu
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.05 KB) | DOI: 10.30868/ei.v9i01.703

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena melihat begitu pentingnya pendidikan sosial bagi kehidupan. Pendidikan sosial merupakan hal yang paling utama bagi terbangunnya kesetiakawanan, egaliter (kesamaan derajat), tenggang rasa, toleransi (tasamuh), saling menghormati, kebersamaan, kedamaian, dan persaudaraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendidikan sosial yang terdapat dalam Surat At-Taubah Ayat 71-72. Dalam menjawab permasalahan tersebut, penyusun menggunakan metode Maudhu’i, merupakan metode tafsir dengan jalan menghimpun seluruh atau sebagian ayat-ayat dari beberapa surah yang berbicara topik tertentu, untuk kemudian dikaitkan satu dengan yang lainnya, sehingga pada akhirnya diambil kesimpulan menyeluruh tentang masalah tersebut menurut pandangan Al-Qur’an. Penelitian ini tergolong Library Research (penelitian kepustakaan) dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data atau bahan-bahan yang berkaitan dengan tema pembahasan dan permasalahan yang dikaji dari sumber-sumber kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai-nilai pendidikan sosial yang dapat digali dari nilai Pendidikan sosial yang terkandung dalam surat at-Taubah ayat 71-72 adalah sikap tolong menolong, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, solidaritas sosial, persaudaraan. Relevansinya dalam pendidikan sosial adalah adanya usaha kemanusiaan untuk memilki sikap empati, saling menjaga, melindungi, sehingga memiliki rasa tenggang rasa dan kepedulian, toleransi dan solidaritas sosial yang tinggi. Inilah nilai pendidikan sosial yang terkandung dalam surat At-Taubah Ayat 71-72.

Page 14 of 262 | Total Record : 2616


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 15 No. 01 (2026): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article On Progress) Vol. 14 No. 001 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Spesial Issue) Vol. 14 No. 04 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 02 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 04 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (In Press) Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023) Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20 Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 11 No. 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol 11, No 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022) Vol. 10 No. 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue) Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 01 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 02 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2020): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2019): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 01 (2019) Vol. 8 No. 01 (2019) Vol 7, No 02 (2018) Vol. 7 No. 02 (2018) Vol 7, No 01 (2018) Vol. 7 No. 01 (2018) Vol 6, No 11 (2017) Vol. 6 No. 11 (2017) Vol. 6 No. 02 (2017) Vol 6, No 02 (2017) Vol. 5 No. 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 10 (2016): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2016 Vol 5, No 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 5 No. 09 (2016): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islam Januari 2016 Vol. 4 No. 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 08 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami JULI 2015 Vol 4, No 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 4 No. 07 (2015): Edukasi Islami - Jurnal Pendidikan Islami Januari 2015 Vol. 3 No. 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 06 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Juli 2014 Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014 Vol 2, No 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 04 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2013 Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013 Vol 1, No 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol. 1 No. 02 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Juli 2012 Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012 More Issue