cover
Contact Name
Sopyan Tsauri
Contact Email
sopyan_tsauri@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
admin@fai-umj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat
ISSN : 08546460     EISSN : 27156931     DOI : -
Misykat Al Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat is a nationally accredited peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Islamic Studies University of Muhammadiyah Jakarta. The focus and scope of this journal are limited to the Islamic studies in particularly of tarbiya (Islamic education), da'wah (Islamic communication) and sharia (Islamic law and economics) that related to society in Indonesia and the Islamic world.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Pujiastuti Pujiastuti; Ayuhan Ayuhan
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.173-190

Abstract

This  research  was  motivated  by  curiosity  what  is  the  role  of  parents  when accompanying  children  to  do  chores  at  home  during  the  pandemic.  This study  aims  to  determine  (1)  the  role  of  parents  in  online  learning  at  SDN Kembangan Utara 09 Pagi Jakarta Barat, (2) Efforts by parents in increasing the seriousness of students in online learning at SDN Kembangan Utara 09 Pagi  Jakarta  Barat  and  (3)  the  obstacles  faced  faced  by  parents  in  online learning at SDN Kembangan Utara 09 Pagi, Jakarta Barat. The methodology of  this  research  is  qualitative.  The  subjects  in  this  study  were  parents  and homeroom teachers for grade II at SDN Kembangan Utara 09 Pagi, Jakarta Barat.  Data  collection  was  taken  through  interviews,  observation, documentation.  The  author  acts  as  a  direct  interviewer  to  collect  data through parents and second grade homeroom teachers. The results showed that (1) The role of parents in online learning at SDN Kembangan Utara 09 Pagi Jakarta Barat is to have three roles at once, namely the role of parents, breadwinners and teachers at home (2) The efforts of parents in increasing the seriousness of students in online learning at SDN Kembangan Utara 09 Pagi  Jakarta  Barat  is  to  provide  motivation,  guidance  and  assistance  (3) Obstacles faced by parents in online learning at SDN Kembangan Utara 09 Pagi  Jakarta  Barat  are  limited  infrastructure  facilities,  such  as  mobile phones, motivation, internet quota and time. Keywords : Parents, Online Learning and Motivation  
Pengembangan Wakaf Produktif Oleh Nazhir Berbadan Hukum Hamli Syaifullah; Muhammad Khaerul Muttaqien; Mohammad Fikri Nazhif Hasbillah
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.275-290

Abstract

Penelitian ini fokus membahas terkait pengembangan wakaf produktif oleh Nazhir berbadan hukum dengan fokus penelitian di Yayasan Global Wakaf ACT. Pendekatan yang digunakan ialah deskriptif kualitatif berbasis studi kasus, dengan berfokus pada kasus yang terjadi di Yayasan Global Wakaf ACT. Penelitian ini berfokus pada dua  pertanyaan, yaitu: (1) Bagaimana model pengembangan wakaf produktif berbadan hukum?; (2) Seberapa besar dampak pengembangan wakaf produktif berbadan hukum? Penelitian ini menghasilkan dua temuan, yaitu: (1) pengembangan wakaf berbasis badan hukum ialah menjadikan aset wakaf sebagai bentuk aset bisnis, dengan dua pembagian, yaitu wakaf yang menghasilkan keuntungan, contohnya ialah wakaf ekonomi dan pangan dan wakaf tidak menghasilkan keuntungan, contohnya ialah wakaf pendidikan dan kesehatan;  (2) model pengembangan wakaf berbadan hukum memiliki dampak signifikan terhadap pengelolaan dan pengembangan wakaf, sehingga keberadaan wakaf mampu menghasilkan wakaf kembali.Kata Kunci : Pengembangan Wakaf, Wakaf  Berbadan Hukum, dan Nadzhir Profesional.
Integrasi Nilai-Nilai Antikorupsi dalam Materi Pendidikan Agama Islam M. Mualif
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.191-220

Abstract

This research study is how the integration of anti-corruption values in PAI subjects in schools can shape students' morals and ethics in developing an anti-corruption movement explicitly and implicitly. However, anti-corruption values will never be achieved without the awareness of the teacher in applying them in the learning process both inside and outside the classroom. This study uses a type of library research with content analysis methods through the data sources of PAI textbooks (Qur'an Hadith, Akidah Akhlak, Fikih and history of Islam). The results show that the integration of anti-corruption values into Islamic religious education materials can be done both textually and contextually by developing character values from the material taught in high school in the preparation of syllabus and lesson plans (RPP). The new textual Islamic religious education material limits the cultivation of honesty, discipline, hard work, care and justice without directly anti-corruption in instilling students' understanding and character. Then contextually it can be done with various kinds of efforts, such as the example of all teachers (especially Islamic religious education teachers), as well as various cultures as a comprehensive anti-corruption value planting with habituation (habits) in schools.
Hambatan Sosio-Politikal Pembangunan Desa Religius di Kabupaten Mandailing Natal Icol Dianto
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.291-314

Abstract

Aksi demonstrasi atas pemecatan Muammar sebagai kepala desa telah menjadi akar masalah atas konflik sosial dan politik di Desa Lumban Dolok Kabupaten Mandailing Natal. Masalah ini telah merembes pada program-program pembangunan di tingkat desa (lokal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan sosio-politik dalam pembangunan desa religius di desa Lumban Dolok. Peneliti menggunakan metode field research dan memakai teknik observasi dan wawancara dalam mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor sosial dan politik memiliki ikatan yang kuat dalam menghalangi pelaksanaan program desa Kampung Al-Quran di Desa Lumban Dolok Kabupaten Mandailing Natal. Sebagai solusi dalam menyelesaikan hambatan tersebut, perlu dilakukan konsensus baru. Kearifan lokal seperti surat tumbaga holing sebagai alat untuk pemersatuan masyarakat. Untuk membantu proses konsolidasi sosial, pendamping desa dapat melakukan langkah-langkah pemberdayaan masyarakat.Kata Kunci : Pembangunan, Pemberdayaan, Kampung Al-Quran, Sosio-Politik.
Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Perilaku Sabar Tri Sayekti; Siti Khosiah; Esa Endah
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.221-238

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku sabar antara anak kelompok eksperimen yang menggunakan metode bermain peran dengan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional di PAUD Tunas Bangsa Curug Kota Serang Banten. Perilaku sabar atau perilaku untuk mengendalikan diri merupakan salah satu indikator dari perilaku emosional yang harus ditanamkan sejak dini karena dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak akan bersosialisasi dengan orang lain. Sementara metode bermain peran merupakan salah satu metode pembelajaran yang digunakan untuk menstimulasi perilaku sabar, karena dalam bermain peran anak-anak dapat mengekspresikan bentuk emosinya. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen kuasi dengan subyek penelitian 42 anak yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen sebelum diberikan perlakuan nilai rata-rata perilaku sabarnya sebesar 41,81 dan sesudahnya sebesar 88,76. Sedang hasil t hitung sebesar 8,914 dan t tabel 1,734. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya terdapat perbedaan perilaku sabar antara anak kelompok eksperimen yang menggunakan metode bermain peran dengan anak kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Cracium yang menyatakan bahwa metode role playing dapat meningkatkan motivasi belajar; secara aktif dan sadar melibatkan anak dalam kegiatan, dan membantu guru untuk mengendalikan emosi anak, gaya belajar dan tingkat intelektual anak dalam belajar.Kata Kunci : Metode Bermain Peran, Perilaku Sabar, dan Anak Usia 5-6 Tahun.
Korupsi Sebagai Kejahatan dalam Hukum Islam Heru Susetyo
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.239-260

Abstract

Korupsi adalah suatu kejahatan yang luar biasa dan bahkan dapat dikategorikan sebagai transnational organized crime. Di level nasional maupun internasional korupsi telah dikategorikan sebagai kejahatan yang amat serius. Kenyataan social di Indonesia dan dunia adalah masih banyak terjadi korupsi di negara Muslim atau di negara-negara berpenduduk Muslim mayoritas.  Termasuk di Indonesia.  Maka, tulisan ini mengkaji bagaimana korupsi dikaji sebagai suatu kejahatan (jarimah) dalam perspektif hukum Islam.  Penelitian dilakukan dengan mengoptimalkan data kepustakaan dan telaah data sekunder.  Penelitian ini menunjukkan bahwa tindak pidana korupsi ini tidak mendapat pembahasaan yang tunggal dalam hukum Islam,  namun diserupakan dengan tindakan pencurian, perampokan atau mengambil barang orang lain tanpa ijin.Kata Kunci : Korupsi, Kejahatan, dan Hukum Islam
Prinsip-Prinsip dalam Pemasaran Syariah Ichwan Arifin; Abdurrahman Misno Bambang Prawiro
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.5.2.261-274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk prinsip-prinsip pemasaran dalam perspektif syariah dan bagaimana menjadi sebuah perusahaan pemasaran (Marketing company) berbasiskan syariah dalam kepuasan konsumen. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif,dengan metode yang berlandaskan pada pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitianHasil penelitian jugaa menujukan hasil efektif dengan penerapan konsep strategi pemasaran sustainable marketing enterprise (Value Architecture). Peningkatan pemasaran tersebut tidak terlepas dari peran manajemen dalam memahami lingkungan eksternal maupun internal, melakukan maintenance yang baik terhadap nasabah dan melakukan penetrasi pasar untuk memperluas segmentasi pasar yang dianalisis menggunakan teori kerangka kerja Sustainable Marketing Enterprise(SME).Kata Kunci : Prinsip, Sustainable, dan Pemasaran Syariah.
Analisis Keabsahan Muslim Mengucapkan Selamat Hari Raya Natal Berdasarkan Kaidah Niat Normand Edwin Elnizar
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.6.1.13-34

Abstract

The fiqh rule regarding intention is the basic rule that is agreed upon as the first order. The formula is al-umūr bi maqāsidihā (the law of each case depends on its purpose/purpose/intention). The contents explain the purpose or intention as the basis for the assessment. This well-established rule has sufficient strength to become an argument for a fatwa for the permissibility of Muslims wishing Christians a Merry Christmas. This qualitative research takes data from literatures. The first step in content analysis in this research is mapping the arguments including fiqh principles what are involved in reasoning the fatwas about saying 'Merry Christmas' as a Christian holiday. Furthermore, the research will analize the results of the mapping based on the intention rule.
Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Kitab Bulūg Al-marām min Adillah Al-aḥkām Karya Ibnu Ḥajar Al-`asqalānī dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Irpan Supriatna; Sopa Sopa; Saiful Bahri; Suharsiwi Suharsiwi
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.6.1.35-52

Abstract

Bulughul Maram Min Adilatil Ahkam is a book compiled by Ibn Hajar Al-Asqalani (773 H - 852 H). This book is a thematic hadith book that contains traditions that are used as sources for taking fiqh law (istinbath) by fiqh experts, because almost all of the hadiths are related to fiqh law. However, the last part of the book Bulughul Maram is a collection of hadiths about adab and morals called Kitabul Jami '. The aims of this study are: (1) to determine the values of moral education contained in the book Bulughul Maram, (2) to determine the relevance of the values of moral education in the book Bulughul Maram with Character Education. The research method used by the author is a type of document analysis research through library research, by collecting data or materials related to the theme of the discussion and its problems, which are taken from library sources, then analyzed by content analysis methods. This analysis examines the values of moral education from the contents of the book Bulughul Maram. To support this research, the author uses the main data source, namely, the book of Hadith Bulughul Maram by Imam Ibn Hajar Al-Asqalani and a secondary source in the form of syarah from the book. Based on the results of this study, the author categorizes the hadiths of morality in the book Bulughul Maram into three parts, namely: morality to Allah Ta'ala, morality to oneself, and morality to family. Then the author concludes that in the book there are hadiths that contain the values of moral education whose relevance can improve character education which is only based on human norms. Because having character is thinking, having wills, and behaving according to their nature (conscience) to continue to serve Allah, they are not only human beings with good character but also have noble character.
Persepsi Halal dan Pemahaman Sertifikasi Halal: Studi Deskriptif Analitik Muhammad Anas; Andre Ridho Saputro; Huliyyatul Wahdah
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.6.1.1-12

Abstract

The World Halal Food Council (WHFC) harmonized halal standards and enacted the Job Creation Law with BPJPH, which is in charge of halal registration, certification, and verification, and there is still public understanding that there is no need for halal certification. Research objective: knowing halal perceptions and certification, research method: a descriptive-analytic study. Research results: The survey involved 48 WhatsApp groups with 3,240 members. There were 104 respondents. Four of the 48 WhatsApp groups were business WhatsApp groups, with 225 members. All respondents understood the halal concept, and those who did not understand doubted 21.2%. Of the respondents who understood the term halal certification, 88.5% and 98.1% stated the need for halal labeling. As many as 73.1% of respondents understand that BPJPH and MUI accommodate halal certification, 72.1% of respondents understand that BPJPH manages the administration of halal certification, and 99% of respondents know that halal fatwas are carried out by MUI. Only 30.8% of respondents know that the government facilitates free halal certification. Conclusion: some respondents still do not understand the term syubhat; most are familiar with halal certification, but only a few know about the government's free facilitation of halal certification.

Page 10 of 17 | Total Record : 164