cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25810960     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
The Implementation of Omotenashi and Experience of Internship Students in Hotel and Ryokan in Japan Cicilia Tantri Suryawati; Isnin Ainie; Ni Nyoman Sarmi; Amirul Mustofa; Rommel Utungga Pasopati
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.156-172

Abstract

Omotenashi is Japanese hospitability that underlines matter of comfort and satisfaction from others. The best application of omotenashi is in hotel and ryokan in Japan. Some of UNITOMO students did internships on hotel and ryokan in Japan and experienced omotenashi either. This paper aims to explain implementation of omotenashi and reactions of internship students towards standardized omotenashi in hotels and ryokan in Japan. Direct interviews and observations are done to collect the data while qualitative method is used as the way to analyze it. There are three main points needed in doing omotenashi, namely appearance, behavior, and use of language. The main idea is to decorate own self to shape such comfort for others. Internship students realizes standards of omotenashi through various obstacles, especially language, communication, and cultural factors. In conclusion, studying omotenashi is used to understand Japanese hospitality deeper and how it may be applied in hotel and ryokan. Internship students could also deepen knowledge about Japanese discipline in further implementation of omotenashi.
Fenomena Campur Kode dan Alih Kode Mahasiswa Pembelajar Bahasa Jepang Sekolah Vokasi UNDIP Fitri Alfarisy
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan bentuk campur kode dan alih kode yang digunakan sekaligus faktor yang memengaruhi dalam penggunaannya dalam aplikasi percakapan WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, dokumentasi riwayat percakapan secara personal atau di dalam grup serta wawancara. Total data keseluruhan berjumlah (25) dua puluh lima percakapan personal dan grup yang menggunakan campur kode atau alih kode. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis campur kode yang ditumkan adalah campur kode ke dalam dan ke luar dengan penggunan seprihan bahasa asing dan bahasa daerah dengan bentuk penyisipan berupa kata, frasa, klausa, idiom dan baster. Selain itu, alih kode ke dalam dan ke luar juga ditemukan dengan alih kode ke bahasa asing baik Inggris maupun Jepang dan bahasa daerah. Hasil penelitian yang menarik memperlihatkan bahwa mahasiswa pembelajar bahasa Jepang SV Undip lebih dominan mencampurkan dan mengalihkan ke bahasa Inggris daripada bahasa Jepang. Hal tersebut dipengaruhi oleh budaya populer, pendidikan, kecenderungan mahasiswa dan karakter bahasa Jepang. Dengan ini diharapkan dapat memberikan berbagai masukan untuk peningkatan dalam pembelajaran bahasa Jepang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JEPANG MELALUI MODEL SAVI DENGAN TEKNIK ROLEPLAY PADA MATA KULIAH KAIWA Rina Sukmara; Retno Utari; Nia Septiany
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.189-197

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penerapan model SAVI dengan menggunakan teknik role play yang akan digunakan pada mahasiswa semester III di mata kuliah Kaiwa efektif jika dibandingkan dengan penerapan model pembelajaran yang biasa digunakan sebelumnya. Kaiwa merupakan mata kuliah yang menuntut mahasiswa untuk berbicara secara aktif maupun pasif. Percakapan atau kaiwa yang baik tentunya harus memenuhi kaidah kebahasaan, secara struktur maupun makna, serta situasi tutur seperti pembicara, lawan bicara, tujuan, dan lain-lain. Mata kuliah Kaiwa atau kemampuan berbicara merupakan kemahiran bersifat produktif. Dibutuhkan penerapan model pembelajaran tepat yang dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa agar berani berbicara bahasa Jepang dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam pembelajaran kaiwa. Salah satu model pembelajaran yang dirasa tepat adalah penggunaan model SAVI dengan menggunakan teknik role play dalam pengajaran di kelas. Permasalahan yang ingin diteliti pada penelitian ini terkait dengan peningkatan kemampuan berbicara berbahasa Jepang mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka dan model pembelajaran yang digunakan pada mata kuliah Kaiwa. Model pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Model Pembelajaran SAVI dengan menggunakan Teknik Role Play. Bentuk penelitian yang digunakan adalah equasi eksperimental dengan pretest –post-test design, yaitu dengan mengukur berapa besar pengaruh satu variable terhadap variable lain.
Analisis Penggunaan Google Terjemahan sebagai Alat CALL Translingual terhadap Hasil Penulisan Bahasa Jepang Mahasiswa Ayu putri seruni; Rita Agustina Karnawati; Nisalsa Alifiarti
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.198-207

Abstract

Mempelajari bahasa asing diharapkan dapat menguasai empat aspek berbahasa asing yaitu kemampuan menulis, membaca, mendengar dan berbicara. Penguasaan kemampuan menulis merupakan salah satu aspek yang harus dimiliki oleh pembelajar bahasa Jepang, terutama bagi pembelajar tingkat menengah. Pada kenyataanya, masih banyak pembelajar bahasa Jepang yang merasa kesulitan dalam membuat wacana dalam bahasa Jepang. Hal ini disebabkan karena struktur kalimat yang berbeda dengan bahasa pertama serta penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat yang mengakibatkan kurang maksimalnya kemampuan menulis pembelajar bahasa Jepang. Oleh karena itu, dibutuhkan media yang tepat untuk meningkatkan kemampuan menulis bagi pembelajar dengan media Google translate CALL Trans Lingual Japanese As Foreign Language. Penggunaan CALL banyak digunakan dalam pembelajaran bahasa asing dikarenakan banyak fitur -fitur yang dapat digunakan dalam proses pembelajaranPermasalahan yang ingin diteliti pada penelitian ini terkait kemampuan menulis pembelajar bahasa Jepang di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode mix method dengan statistik inferensial sebagai data kuantitatif dan naratif deskriptif sebagai data kualitatif. kesimpulan  dari perhitungan uji T menggunakan SPSS 25 dengan Paired Sample test nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,018 <0,05. Berdasarkan hasil tersebut maka H₁ diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh atau perbedaan yang signifikan pada penggunaan google terjemahan sebaga alat CALL transligual terhadap kemampuan menulis mahasiswa Pada penilaian penerjemahan komputasi, google translate memiliki akurasi yang baik dalam menterjemahkan bahasa Jepang, pada  hasil penerjemahan dari revisi mahasiswa, konteks kalimat lebih mudah dipahami bagi pembelajar bahasa Jepang serta menyesuaikan kosakata yang berkaitan dengan budaya Indonesia.   
Pengaruh Penggunaan Wordwall Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa MKU Bahasa Jepang UNP Rita Arni; Prisyanti Suciaty
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.208-216

Abstract

Educational game media with wordwall has many unique templates that can be used for learning Japanese language. Therefore, researcher want to test how the effect of educational games with wordwall is on the learning outcomes of MKU Japanese language students at UNP, semester January-June 2023. This study aims to determine the effect of using educational games with wordwall on student learning outcomes of MKU Japanese language students at UNP. The research design used is a quasi experiment. This research is a quantitative research with an experimental design with a posttest only control group design. The population of this study were all MKU Japanese language students at UNP, in the January-June 2023 semester. The data was collected from a research sample of 80 people consisting of two classes. From the results of the independent sample test t-test, it was concluded that H1 was accepted at the sig level of sig 0.0001 <0.05, which means that student learning outcomes in the experimental class were superior to those in the control class. In other words, the use of wordwall educational games has an effect on the learning outcomes of MKU Japanese language students at UNP.
ANALISIS KONTRASTIF IDIOM YANG MENGEKSPRESIKAN EMOSI DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA Sri Wahyu Istana Trahutami
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.217-222

Abstract

Abstract Prasetyo, Wisnu Aji. 2022. “Analisis Kontrastif Idiom yang Mengekspresikan Emosi dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia”. Thesis. Japanese Language and Culture Undergraduate Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University. Advisor: Sriwahyu Istana Trahutami, S.S., M.Hum.The research aims: 1. To describe the lexical and idiomatical meanings of Japanese and Indonesian idioms that express emotion; and 2. To describe the similarities and differences between Japanese and Indonesian idioms that express emotion. The research data were obtained from idiom dictionaries, online news sites, and online articles. The data collection method in this thesis was simak method with sadap and catat technique. Then, using contrastive analysis method to analysis the data. Meanwhile, informal method is used to presenting the results of the analysis. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the similarities between Japanese and Indonesian idioms that express emotion are: 1. Both of these idioms are mostly dominated by expressions of anger; 2. Both of these idioms have similarities in idiomatical meanings; and 3. Both of these idioms has the meaning that comes out the most, namely the meaning of big anger. Meanwhile, the differences between Japanese and Indonesian idioms that express emotion are in Indonesian idioms there are no particles like in Japanese idioms. However, in Indonesian idioms there are additional prefixes, suffixes, and reduplications.Keywords: contrastive, idiom, emotion.
Analisis Butir Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) Pada Soal Ujian JLPT N4 Trisgar, Trisgar; Juangsih, Juju; Herniwati, Herniwati
KIRYOKU Vol 7, No 2 (2023): Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i2.24-36

Abstract

Supporting the realization of the nation's golden generation in 2045 with productive, creative, innovative and affective characteristics, one way to hone these abilities is to provide questions based on HOTS. However, it is known that many Japanese exam questions are not based on HOTS. Because of this, the author is interested in examining more deeply the questions on JLPT N4 exam sheet, so that it can be used as a reference in making HOTS-based Japanese exam questions. This qualitative research using descriptive method and collecting data using documentation techniques. The problem in this research is: 1) How is the implementation of the HOTS and LOTS-based questions on the JLPT level N4 test sheet?, 2) What are the characteristics and forms of the HOTS and LOTS-based questions? To answer the problem formulation above, the author uses the revised edition of Bloom's theory regarding cognitive levels and the theory of the Kemendikbud (2017) regarding the implementation of HOTS. The results showed that the percentage of questions that implemented HOTS was 43% and 57% LOTS out of a total of 70 multiple choice questions only. The characteristics of the HOTS questions is measure higher-order thinking skills and are based on contextual problems. 
Ekspresi Fatis dalam Obrolan Orang Jepang di Eneos Saijo Inta Service Station Hiroshima Sadewo, Leo; Haristiani, Nuria
KIRYOKU Vol 7, No 2 (2023): Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i2.24-36

Abstract

The study is to describe the use of phatic expressions in Japanese Line application chats at Eneos Saijo inta service station Hiroshima. The research uses a descriptive method and a qualitative approach and uses scanning and recording techniques to process data in the form of message history in Line chats written directly by Japanese people. The data was collected from the message history of the data period from May 01, 2020 to May 30, 2021 in Hirosima Prefecture. Based on the findings of the data, phatic expressions are used as a means of small talk by speech partners to speakers. The use of phatic expressions is used as a form of familiarity, attention and politeness before leading to the main topic of conversation. Phatic expressions are similiar with the concept of tatemae which focuses on harmonizing social relationships including greetings, manners, and politeness. The use of phatic expressions in communication is very important as a means of opening and closing human interaction (human relation) that indicates the establishment of social relations between individuals.
Analisis Kepribadian pada Karakter Sayaka Kudo Dalam Film Flying Colors “ビリギャル” Karya Nobutaka Tsubota (Psikoanalisis Individual Adler) Natalia, Laras fajar karunia, Ana
KIRYOKU Vol 7, No 2 (2023): Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i2.17-23

Abstract

keunggulan merupakan salah satu perilaku seseorang untuk mencapai kesuksesan. Adler mengungkapkan ada 7 perilaku manusia, yaitu: inferioritas, prinsip superior, gaya hidup, diri kreatif, tujuan hidup, tujuan artifisial, minat sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pembelajaran atau motivasi, perjuangan tidak akan membantu hasil, siapa pun bisa meraih kesuksesan di masa depan baik dia pintar atau tidak dalam belajar. Penelitian ini berfokus pada perjuangan seorang remaja yang dianggap tidak memiliki masa depan dan mencoba membuktikannya kepada banyak orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dia menangani konflik, bagaimana perjuangannya untuk mencapai kesuksesan dan bagaimana kepribadian tokoh utama yang sesuai dengan teori.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian psikoanalitik individual. Hasil dari riset ini adalah:
Analysis of The Use of No and Wa Particles In The Speech Translation of The Top 8 Miss International 2017 Aurelia Richel Arrifah R
KIRYOKU Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Kiryoku
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v7i1.223-234

Abstract

Social media gives a lot of impacts. A lot of things are happening these days. Beauty pageants are popular in several realms of society and certain languages are being used in pageantries. Japanese is one of a language that is being used in pageantry called “Miss International”. Also, a quiet of phenomenons occurs when it comes to the use of Japanese particles. This study aims to reveal the use and meanings of No and Wa particles in the speech translation of the top 8 Miss International 2017 using the free translation method by J. C. Catford. The data source comes from the speech and translation of the top 8 contestants in Miss International 2017. Based on the results, it can be concluded that No and Wa particles are used to refer to something, as a particle of a word or grammar, or as an auxiliary of two or few words in Japanese. Most of the use of the No and Wa particles does not make a shift in meaning, only in a few sentences it happened.