cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
J@TI (TEKNIK INDUSTRI)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25021516     DOI : -
Core Subject : Engineering,
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri [e-ISSN 2502-1516] merupakan jurnal nasional yang mengangkat tulisan-tulisan penelitian dalam disiplin ilmu teknik industri. Pertama kali terbit sejak tahun 2006 hingga saat ini dengan frekuensi terbit tiga (3) kali dalam setahun. Setiap edisi terbitan berisi 8 artikel jurnal. Terbit setiap Januari, Mei, dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 465 Documents
ANALISA SISTEM PERAWATAN KOMPONEN BEARING BOTTOM ROLLER DAN V BELT MESIN RING FRAME RY-5 PADA DEPARTEMEN SPINNING II A (DI PT DANLIRIS SURAKARTA) Pujotomo, Darminto; Kartha S, Rama
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 2, No.2, Mei 2007
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.866 KB) | DOI: 10.12777/jati.2.2.40-48

Abstract

PT Danliris Surakarta merupakan perusahaan textil dengan salah satu produk yang dihasilkan adalah benang, yang diproduksi melalui mesin-mesin Blowing, Carding, Drawing, Lap Form, Combing, Flyer, Ring Spinning dan Winder. Makalah ini mendeskripsikan pemilihan kebijakan repair dan preventive maintenance untuk mesin Ring Spinning (Ring Frame RY-5) pada komponen Bearing Bottom Roller dan V Belt, dimana pada komponen ini frekuensi kerusakan tinggi. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa kebijakan repair dan preventive maintenance yang telah diterapkan kurang terorganisir, sehingga teknisi dan operator mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan perawatan mesin. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan suatu penelitian untuk memilih kebijakan repair dan preventive maintenance policy yang efektif dan efisien dengan mempertimbangkan faktor biaya, frekuensi breakdown dan waktu down time. Tahapan yang digunakan dalam penyelesaian masalah dengan menentukan distribusi frekuensi breakdown, menghitung biaya kebijakan perawatan, memilih alternatif kebijakan berdasarkan besarnya biaya perawatan untuk mesin Ring Spinning (Ring Frame RY-5) pada komponen Bearing Bottom Roller dan V Belt. Dari hasil pengolahan dan analisa data, diperoleh alternatif kebijakan repair dan preventive maintenance sebagai alternatif yang dapat menurunkan biaya perawatan dan frekuensi breakdown. Kata Kunci :. PT Danliris, preventive maintenance policy, repair policy, breakdown.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN MELALUI PENENTUAN PRODUK STRATEGI Dzikrillah, Nurul; Purba, Humiras Hardi; Suwazan, Dhonny; Wahjoedi, Noer
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 11, No. 3, September 2016
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.736 KB) | DOI: 10.14710/jati.11.3.161-166

Abstract

Fokus utama pada pemenuhuan kebutuhan pelanggan saat ini adalah pebaikan kualitas terus-menerus dan pengendalian biaya. Persediaan yang tersimpan dalam jumlah besar hanya akan berakhir sebagai pemborosan. Memilih kebijakan yang tepat dan mempertahankan optimalnya tingkat persediaan merupakan tanggungjawab personel PPIC dalam menjaga kestabilannya.  Pemilihan kebijakan persediaan adalah sangat penting dalam menghadapi persaingan global yang intensif dan dinamis. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengurangi nilai persediaan melalui penetapan strategi produk. Peneliti mengusulkan klasifikasi model persediaan berdasarkan perencanaan produksi dan demand pasar. Hasil yang didapat adalah nilai persediaan menurun tiap bulannya secara stabil dengan nilai persediaan untuk akhir tahun pada saat melakukan perhitungan inventory projection adalah sebesar 11.3 juta USD dimana mencapai target yang ditetapkan perusahaan yaitu sebesar 11.5 juta USD. Dan nilai DIO pada akhir tahun menjadi 75 hari.  ABSTRACT Quality improvement and costs control are vital to organizations for work performance enhancement and fulfilling customers’ requirement. Inventories that are stored in large amount of quantities will result in waste. It is a significant job for the inventory control personnel to select an appropriate policy and maintain an optimum level of inventory. The selection of inventory policy is very much important in the current scenario of intensive global competition and dynamic nature. The aim of this study is to reduce inventory value by determining strategy of each product. Inventory model classification was done based on production planning and total pending order. The result is inventory value reduce by the end of the year in 11.3 million USD which is achieve the target. The target was locked in 1.5 million USD. DIO value is 75 days by the end of the year.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGHARGAAN KUALITAS MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD DENGAN EUROPEAN QUALITY AWARD (MBNQA vs EQA) Bakhtiar Amalia, Arfan; Adrianto, David; Harrani, Konstantia
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 3, No.2, Tahun 2008
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.27 KB) | DOI: 10.12777/jati.3.2.131-141

Abstract

Persaingan bisnis global saat ini makin ketat. Dengan adanya Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) dan juga European Quality Award (EQA) diharapkan mampu mendorong dan memotivasi perusahaan-perusahaan, baik yang sudah sukses maupun yang sedang berkembang, untuk selalu meningkatkan mutu dan kinerja, serta sebagai kunci daya saing. Dalam makalah ini, kita akan membahas penghargaan kualitas mengenai tujuan, manfaat dan perkembangan, dan trend saat ini, terutama untuk MBNQA dan EQM (European Quality Model). Kita akan membandingkan antara MBNQA dan EQM melalui pengertian, latar belakang, metode-metode, dan kriteria-kriteria, serta aplikasinya, sehingga dapat kita lakukan analisa perbandingan untuk keduanya. Kata Kunci  : Penghargaan Kualitas, Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA), European Quality Award (EQA)   Emulation of global business in this time more and more to tighten. With existence of Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) as well as European Quality Award (EQA) expected can push and motivate companies, both for have successful and also which is expanding, to always increase the quality and performance, and also as competitiveness key. In this paper, we will discuss about national quality award concerning target, benefit, growth, and trend in this time, especially MBNQA and EQM (European Quality Model). We will compare between MBNQA and EQM through congeniality, background, method, and criterions, and also its application,  so that earn us to analyse comparison to both of its. Keyword        : Quality Award, Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA), European Quality Award (EQA)
PEMODELAN PROSES BISNIS PADA DIVISI PROCUREMENT DI PERUSAHAAN X Prudensy Febreine Opit
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Volume 7, No.3, September 2012
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.613 KB) | DOI: 10.12777/jati.7.3.169-174

Abstract

Proses bisnis merupakan serangkaian aktivitas bisnis yang disusun secara spesifik, bergantung pada aturan bisnis yang diterapkan oleh setiap perusahaan. Proses bisnis sangat berguna untuk menganalisis suatu organisasi, dalam hal ini mengatur setiap departemen dan aktivitas operasional dengan pendekatan sistematik yang bertujuan untuk mencapai peningkatan kualitas yang diinginkan oleh suatu perusahaan. Paper ini membahas pemodelan proses bisnis pada divisi procurement Perusahaan X yang memproduksi roti, biskuit, dan makanan ringan lainnya. Software yang digunakan untuk membangun model proses bisnis yang detail dan akurat dalam paper ini adalah ARIS (the architecture of Integrated Information Systems) yang dikembangkan oleh Prof. Scheer bekerjasama dengan SAP AG dan telah diaplikasikan secara luas dalam bidang industri.Kata kunci: pemodelan proses bisnis, eEPC, ARIS, procurement processing Abstract Business Process is a series of business activities that are performed in a specific order, according to defined business rules. Business process is valuable to analyze an organization, in this case reorganizes departments and operational activities by systematic approach to achieve an expected quality improvement by the company. This paper discusses a business process modeling in procurement division of X Company that produces breads, biscuits, and other type of snacks. Software used in this paper in order to build a detail and an accurate business process model is ARIS (the architecture of Integrated Information Systems). ARIS is developed by Prof. Scheer in collaboration with SAP AG and has been applied in a variety of Industry.Keywords: business process modeling, eEPC, ARIS, procurement processing
ANALISIS BEBAN KERJA PADA CLEANING SERVICE DI PT. XYZ DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT Chan, Arnold Samuel; Pratiwi, Jessica; Sanjaya, Lucy; Rahardjo, Benedictus
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 13, No. 1, Januari 2018
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.519 KB) | DOI: 10.14710/jati.13.1.1-6

Abstract

Abstrak PT. XYZ adalah perusahaan asing asal Jerman yang memproduksi circuit breaker (sebagai pelindung peralatan listrik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah tenaga bagian kebersihan (cleaning service) yang optimal sebab melalui pengamatan dari beberapa manajer, petugas cleaning service seringkali menganggur. Jumlah tenaga cleaning service saat ini adalah 9 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Full Time Equivalent (FTE). Metode FTE dilakukan dengan menghitung total waktu beban kerja pada seluruh lokasi di PT. XYZ dan jumlah jam kerja efektif. Total waktu beban kerja petugas cleaning service adalah 464.746,5 menit dan total jam kerja efektif selama setahun setelah diberikan allowance adalah 93.585 menit. Total nilai FTE tenaga cleaning service adalah 4,97 yang berarti jumlah tenaga yang dibutuhkan adalah 5 orang.    AbstractPT. XYZ is a foreign company based in German that manufactures circuit breaker (to protect an electrical devices). This research aims to find an optimum number of needed cleaning service’s employees as the information from the manager at PT. XYZ said that the current cleaning service’s employees are frequently idle. The current cleaning service’s total employees are 9. The method used in this research was Full Time Equivalent (FTE). FTE was applied by counting the total time workload at the entire location of PT. XYZ and the total effective working hours. Total time workload of the cleaning service’s employees are 464,746.5 minutes and the total effective working hours a year after adjusted with the allowance is 93,585 minutes. Total FTE value for cleaning service’s employee is 4.97 which means only 5 employees needed.   Keywords: Workload; Employee; Full Time Equivalent
PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN JASA DENGAN MODEL SERVQUAL DIMENSI KEPARIWISATAAN DAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ( Studi kasus di PT X, TEMPAT WISATA WAHANA PERMAINAN ) Purwanggono, Bambang; Hartini, Sri; Anwar, Agus Syaiful
J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri Volume 5, No.1, Januari 2010
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.281 KB) | DOI: 10.12777/jati.5.1.41-54

Abstract

PT Semarang Arsana Rekreasi Trusta (Wonderia) adalah perusahaan yang bergerak dalambidang pariwisata wahana permainan dengan konsep taman ria. Dalam tiga tahun terakhir, Wonderiamengalami penurunan jumlah pengunjung secara drastis. Menurut studi pendahuluan dengan quesioner,salah satu faktor penyebab dari penurunan jumlah pengunjung adalah adanya ketidakpuasan pengunjungatas kualitas pelayanan yang diberikan. Untuk memberikan usulan perbaikan kualitas pelayanan publikkepariwisataan tersebut, dalam penelitian ini digunakan metode Quality Function Deployment (QFD)dengan bertolak pada model SERVQUAL yang menggunakan Dimensi khusus pariwisata. Padapenelitian ini ditetapkan 68 variabel pelayanan kepariwisataan yang kemudian dinilai oleh pengunjung.Dengan menggunakan importance performance matrix diperoleh 17 variabel kritis. Dari House of Qualitydiperoleh 19 technical response sebagai rekomendasi perbaikan, dengan prioritas perbaikan yangdilakukan adalah pembuatan Standard Operational Procedure, maintenance secara sistematis danpenambahan jenis permainan.Kata kunci : Servqual, Quality Function Deployment, Benchmarking, SO, prosedur keamanan PT Semarang Arsana Trusta (Wonderia) is a company engaged in the field of tourism with theconcept of a game vehicle park. In the last three years, The number of Wonderia’s visitor have beendecreased drastically. According to a preliminary study with quesioner, one of the factors causing thedecline is the dissatisfaction over the quality of visitor services provided. To improve the quality of publicservices, this study used the Quality Function Deployment (QFD) method by starting the SERVQUALmodel which uses a special dimension of tourism. This study defined 68 variables tourism services whothen rated by visitors. By using importance performance matrix obtained 17 critical variables. From theHouse of Quality 19 technical response obtained as a recommendation of improvements, with priorityrepairs are done making the Standard Operational Procedure, maintenance system and the addition ofthe game.Keyword : Servqual, Quality Function Deployment, Benchmarking, SOP, Safety Procedure
PEMILIHAN STRATEGI PEMASARAN PADA PT. NYONYA MENEER DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE ANALYTICAL NETWORK PROCESS (ANP) DAN TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO AN IDEAL SOLUTION (TOPSIS) Arvianto, Ary; Sari, Diana Puspita; Olivia, Grace
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 9, No.1, Januari 2014
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.539 KB) | DOI: 10.12777/jati.9.1.35-44

Abstract

Dalam mencapai suatu keunggulan kompetitif, suatu perusahaan membutuhkan suatu strategi pemasaran untuk membedakan dan memiliki nilai yang berbeda dari kompetitornya. Karena krusialnya peran strategi pemasaran dalam kelangsungan perusahaan, pihak manajemen akan mengalami kesulitan dalam memilih strategi pemasaran terbaik dari pilihan strategi yang ada. PT. Nyonya Meneer memproduksi banyak jenis produk, salah satu jenis produk unggulannya adalah produk jamu untuk wanita. Penjualan produk jamu wanita tidak menunjukkan peningkatan yang sesuai dengan target, bahkan cenderung stagnan. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang selama ini diterapkan belum memberikan hasil yang maksimal karena tidak tercapainya target penjualan yang ada. Oleh karena itu, perlu adanya suatu pemilihan strategi pemasaran PT. Nyonya Meneer dengan melihat kriteria-kriteria yang mempengaruhi dalam proses pemilihan strategi pemasaran dengan menggunakan metode Analytical Network Process (ANP) dan TOPSIS. Alternatif strategi pemasaran pada penelitian ini berdasarkan strategi generik Porter. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa strategi terpilih bagi PT. Nyonya Meneer adalah strategi segmentasi. Segmen yang direkomendasikan adalah wanita remaja hingga dewasa dengan pendapatan menengah dan menengah ke atas. Kata Kunci : analytical network process (ANP), pemilihan strategi pemasaran, strategi generik porter, TOPSIS Abstract In achieving competitive advantage, a company need a marketing strategy in order to differentiate from its competitor. A marketing strategy decision making is essential for marketing strategist to determine the most appropriate marketing strategy in effecient manner. PT. Nyonya Meneer is one of the biggest company that produce jamu in Indonesia. Jamu for women is the most popular product of PT. Nyonya Meneer. Sales of jamu for women does not show desirable increase, even tend to stagnan. It indicates  that current marketing strategy does not give the best result because there is no achievement of target sales for the past few years. So, there is a need to make marketing strategy selection at PT. Nyonya Meneer with regards of marketing resources using Analytical Network Process (ANP) and TOPSIS. Proposed marketing strategy in this research is based on Porter Generic Strategy. The result of this research is a choosen strategy for PT. Nyonya Meneer is segmentation strategy. The recommended segment is a adolescent to adult women with earning class are middle and upper middle class. Keywords : analytical network process (ANP), marketing strategy selection, porter generic strategy, TOPSIS
PERBANDINGAN KONSEP REKAYASA BUDAYA ORGANISASI MODEL PEMBENTUKAN KEBIASAAN, SHOOK, DAN SCHEIN PADA ORGANISASI PROYEK Tripiawan, Wawan; Aurachman, Rio
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Vol 14, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.899 KB) | DOI: 10.14710/jati.14.3.139-148

Abstract

Budaya organisasi adalah suatu bagian dari sistem terintegrasi, baik itu itu organisasi terstruktur maupun komunitas tidak terstruktur. Kebanyakan penelitian tentang budaya organisasi membahas tentang apa kaitan budaya dengan variabel lainnya di dalam organisasi. Atau bagaimana cara mengukur suatu budaya di dalam organisasi. Pada era kemajuan teknologi, perubahan yang cepat, dan kompleksitas tinggi, dibutuhkan suatu metode untuk mengubah budaya organisasi dengan tepat. Penelitian kali ini berusaha untuk mengkaji tiga konsep yang menawarkan metode untuk mengubah budaya organisasi. Ketiga konsep tersebut menawarkan paradigma yang sama. Yaitu bahwa perubahan budaya terjadi bukan dimulai dari mengubah sesuatu yang abstrak dan softsystem. Akan tetapi perubahan budaya justru perlu dimulai dari perubahan sesuatu yang konkret dan nyata,. Hal itu meliputi prosedur, cara kerja, infrastruktur, dan artefak lainnya yang ada di dalam organisasi perusahaan. Dari ketiga konsep tersebut kemudian disintesis untuk didapatkan sebuah konsep usulan. Konsep usulan tersebut yang diharapkan lebih mudah diimplementasikan dan dipahami oleh para pegiat dan peneliti di bidang budaya organisasi.
ANALISIS KEANDALAN SOLUSI METODE MULTIDIMENSIONAL SEARCH UNTUK MODEL-MODEL OPTIMASI NON LINIER Nina S. Y, Euis; Lawalata, Victor O.
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 6, No.2, Mei 2011
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.012 KB) | DOI: 10.12777/jati.6.2.111-116

Abstract

Perilaku permasalahan aktual tidak selamanya menunjukkan pola solusi yang linier sehingga model-model non linier menjadi alternatif solusi yang layak dipertimbangkan. Penelitian ini mengkaji keandalan enam metode multidimensional search yaitu Rosenbrock with discrete steps, Levenberg Marquardt, Steepest Descent, Davidon-Fletcher-Powell, Gradien Konjugasi Fletcher dan Reeves, serta Zangwill. Perbandingan ini didasari pada kualitas hasil yang ditunjukkan oleh masing-masing metode dalam hal waktu komputasi dan nilai solusi optimalnya. Hasil penelitian menyajikan bahwa nilai solusi optimal yang dihasilkan setiap metode adalah signifikan tidak berbeda satu sama lain. Perbedaan lebih ditunjukkan oleh keragaman waktu komputasi akibat jumlah iterasi yang berbeda dari setiap metode. Kata Kunci: keandalan solusi, metode multidimensional search, waktu komputasi, solusi optimal  Non linear models become a feasible solution alternative that being considered since the actual problem behavior is not always be showed as a linear solution pattern. This research is arranged to investigate reliability of the six methods of multidimensional search such as Rosenbrock with discrete steps, Levenberg Marquardt, Steepest Descent, Davidon-Fletcher-Powell, Gradien Konjugasi Fletcher and Reeves, and Zangwill based on their computation times and optimal solution values. The research’s results provide the common solutions significantly between methods. In contrast, the difference emerge in computation times caused by diversity of method’s iteration. Keywords: solution reliability, multidimensional search, computation time, optimal solution
PENGEMBANGAN MODEL GAME THEORY PADA SKEMA PERSEDIAAN PENYANGGA UNTUK MENJAMIN KETERSEDIAAN DAN KESTABILAN HARGA KOMODITAS GULA PASIR Jenar, Mahesa; Sutopo, Wahyudi; Yuniaristanto, Yuniaristanto
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 10, No. 2, Mei 2015
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.185 KB) | DOI: 10.12777/jati.10.2.97-102

Abstract

Bahan pokok yang setiap hari dikonsumsi masyarakat Indonesia antara lain beras, gula pasir, dan minyak goreng. Bahan pokok tersebut merupakan hasil dari sektor pertanian atau komoditas pertanian. Komoditas pokok tersebut dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sepanjang tahun dalam jumlah yang sangat besar. Karena komoditas pokok diperlukan sepanjang tahun, ketersediaan terhadap komoditas pokok merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Dalam rangka menjaga ketahanan pangan, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menyediakan persediaan penyangga sebagai instrumen untuk mengendalikan keseimbangan pasokan dan permintaan pasar. Baik produsen, pedagang, dan konsumen menggunakan strategi masing-masing yang bersesuaian dengan kepentingan tersebut. Untuk itu diperlukan suatu pendekatan matematis yang dapat menganalisa proses pengambilan keputusan yang melibatkan dua atau lebih kepentingan. Dalam penelitian ini akan digunakan game theory untuk menganalisa pengambilan keputusan dari kepentingan yang terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa model game theory dapat menggambarkan hubungan transaksi antara produsen dan konsumen dalam skema persediaan penyangga. Selain itu, game theory dapat menggambarkan beberapa kondisi dalam skema persediaan penyangga melalui strategi yang dikembangkan.     Abstract Indonesian society consumpts some staple commodities such as rice, sugar, and cooking oil. Staple commodities are from agricultural commodities. Staple commodities consumed by the people of Indonesia during the year in a very large number. Because the staple commodities required throughout the year, the availability of the staple commodities is very important for the people of Indonesia. Food security can be ensured by providing a buffer stock as an instrument for controlling the balance of supply and demand. Both producers, traders, and consumers are using their each strategy that corresponding to these interests. It required a mathematical approach that can analyze the decision-making process that involves two or more interests. In this study game theory will be used to analyze the decisions of relevant interests. The result shows that the model of game theory can describe the relationship between producer and consumer transactions in the buffer stock scheme. Moreover, game theory can describe some of the conditions in the buffer stock scheme through a strategy developed.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 1 (2026): Januari 2026 Vol 20, No 3 (2025): September 2025 Vol 20, No 2 (2025): Mei 2025 Vol 20, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 19, No 3 (2024): September 2024 Vol 19, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 19, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 19, No 2 (2024): Article In-Press Vol 18, No 3 (2023): September 2023 Vol 18, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 18, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 17, No 3 (2022): September 2022 Vol 17, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 17, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 16, No 4 (2021): Edisi Khusus ACISE 2021 Vol 16, No 3 (2021): September 2021 Vol 16, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 16, No 1 (2021): Januari 2021 Vol 15, No 3 (2020): September 2020 Vol 15, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 15, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 14, No 3 (2019): September 2019 Vol 14, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 14, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 13, No 3 (2018): September 2018 Volume 13, No. 2, Mei 2018 Volume 13, No. 1, Januari 2018 Volume 12, No. 3, September 2017 Volume 12, No. 2, Mei 2017 Volume 12, No. 1, Januari 2017 Volume 11, No. 3, September 2016 Volume 11, No. 2, Mei 2016 Volume 11, No. 1, Januari 2016 Volume 10, No. 3, September 2015 Volume 10, No. 2, Mei 2015 Volume 10, No. 1, Januari 2015 Volume 9, No.3, September 2014 Volume 9, No.2, Mei 2014 Volume 9, No.1, Januari 2014 Volume 8, No.3, September 2013 Volume 8, No.2, Mei 2013 Volume 8, No.1, Januari 2013 Volume 7, No.3, September 2012 Volume 7, No.2, Mei 2012 Volume 7, No.1, Januari 2012 Volume 6, No.3, September 2011 Volume 6, No.2, Mei 2011 Volume 6, No.1, Januari 2011 Volume 5, No.3, September 2010 Volume 5, No.2, Mei 2010 Volume 5, No.1, Januari 2010 Volume 4, No. 3, September 2009 Volume 4, No. 2, Mei 2009 Volume 4, No. 1, Januari 2009 Volume 3, No.3, September 2008 Volume 3, No.2, Tahun 2008 Volume 3, No.1, Januari 2008 Volume 2, No.2, Mei 2007 Volume 2, No.1, Januari 2007 Volume 1, No.3, September 2006 Volume 1, No.2, Mei 2006 Volume 1, No.1, Januari 2006 More Issue