cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Penggunaan Media Flashcard Berbantuan Boardgame Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Febrian, Sri Mulyani; Fardani, Much Arsyad; Kironoratri, Lintang
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.4870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan media flashcard berbantuan boardgame terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini termasuk dalam kategori kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan pra-experimental designs dengan jenis one group pretest- posttest. Penelitian ini melibatkan siswa kelas III SD Negeri Ngurenrejo. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah teknik teknin non-probability sampling dengan jenis sampling total. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan Uji N-Gain. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar bagi siswa yang signifikan. Dengan rata-rata skor pretest sebesar 57,93% meningkat menjadi 85,84% pada posttest sehingga terjadi peningkatan sebesar 27,91%. Selain itu nilai N-Gain sebesar 0,67 menunjukkan kriteria sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa media flashcard berbantuan boardgame cukup berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Penggunaan sarana pembelajaran yang penuh inovasi dan kreativitas membuat siswa semangat dalam proses belajar. Dengan demikian, peningkatan yang signifikan ini mengindikasikan bahwa media flashcard berbantuan boardgame memiliki dampak dalam membantu siswa meningkatkan hasil belajar.
Pembentukan Akhlak Peserta Didik Melalui Program Hafalan Hadis di SD Muhammadiyah 8 “KH. Mas Mansur” Malang Pratiwi, Fika Ratna; Faridi, Faridi; Sunarto, Sunarto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kandungan materi dalam program hafalan hadis, implementasi program hafalan hadis dalam membentuk akhlak peserta didik, serta implikasi program hafalan hadis dalam membentuk akhlak peserta didik di SD Muhammadiyah 8 “KH. Mas Mansur” Malang. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program hafalan hadis di SD Muhammadiyah 8 “KH. Mas Mansur” Malang disusun untuk membentuk akhlak peserta didik melalui target hafalan 60 hadis, yang dibagi ke dalam setiap jenjang kelas sebanyak 10 hadis. Hadis-hadis tersebut diklasifikasikan ke dalam 2 kategori utama, yaitu akhlak terhadap Khaliq dan akhlak terhadap makhluk. Proses implementasi mencakup beberapa tahap, seperti qudwah yaitu guru berperan sebagai teladan utama, ta’lim yaitu proses transfer ilmu yang melibatkan penerapan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, ta’wid yaitu pembiasaan hafalan hadis dilakukan secara rutin, targhib yaitu guru memberikan motivasi melalui nasihat atau perumpamaan, tarhib yaitu penerapan hukuman dilakukan dengan pendekatan mendidik. Program ini berkontribusi dalam membentuk akhlak terpuji (akhlak manhmudah) serta menghindarkan peserta didik dari perilaku tercela (akhlak madzmumah).
Efektivitas Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan QR Card Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Kelas IV di SD Negeri Purworejo 01 Kholifah, Umi Nur; Fakhriyah, Fina; Masfuah, Siti
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.4750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan rata-rata pemahaman konsep IPAS dan menganalisis peningkatan pemahaman konsep IPAS peserta didik di Kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-experimental tipe one group pretest-posttest yang dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Purworejo 01 dengan subjek yang berjumlah 20 peserta didik. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep IPAS, sedangkan variabel bebasnya adalah model Problem Based Learning (PBL) berbantuan QR Card. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa uji normalitas, uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Pengujian ini menggunakan aplikasi SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji Paired Sample t-Test didapatkan nilai signifikansi 0,00 di mana (0,00<0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya rata-rata pemahaman konsep IPAS dengan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan QR Card lebih baik daripada rata-rata pemahaman konsep IPAS peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sedangkan Peningkatan pemahaman konsep IPAS yang sesudah diterapkannya model Problem Based Learning (PBL) berbantuan QR Card mendapatkan hasil sebesar 0,7724 dengan kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep IPAS melalui penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan QR Card.
Pengaruh Penggunaan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Bangun Datar di Sekolah Dasar Fani, Fia Mayang; Afiani, Kunti Dian Ayu; Faradita, Meirza Nanda
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5118

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan yang dilakukan dengan guru kelas III SDN Wonorejo 274 tentang adanya permasalahan mengenai hasil belajar siswa pada materi bangun datar. Permasalahan disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang telah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran, namun belum mengetahui adanya pengaruh yang signifikan, dalam hal ini penerapannya belum sepenuhnya optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media puzzle terhadap hasil belajar siswa tentang bangun datar di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen Design jenis The NonequivalenttControl Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purpossive Sampling dengan kelas III A menjadi kelas eksperimen dan kelas III B sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest-posttest dan dokumentasi, kemudian diuji dengan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji Independent Sample T-test, dan Uji Dependent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sebelum menggunakan media puzzle pada materi bangun datar, rata-rata nilai pretest kelas kontrol adalah 51,3, sementara kelas eksperimen 49,5, yang menunjukkan bahwa nilai pretest kelas eksperimen lebih rendah daripada kelas kontrol. 2) Setelah menggunakan media puzzle pada materi bangun datar, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 83,5, sementara kelas kontrol meningkat menjadi 80,1. 3) Uji Independent Sample T-test menunjukkan hasil Sig (2-tailed) = 0,041 < 0,05 untuk kelas kontrol dan Sig (2-tailed) = 0,044 < 0,05, yang berarti ada perbedaan signifikan antara rata-rata hasil belajar kedua kelas setelah menggunakan media tersebut.
Integrasi Pendidikan Kewarganegaraan dan Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan Karakter di Madrasah Ibtidaiyah Prabowo, Fadillah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Islam dalam pembentukan karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Melalui studi literatur terhadap artikel jurnal yang relevan, penelitian ini mengidentifikasi konsep, pendekatan, tantangan, serta dampak dari integrasi ini terhadap perkembangan karakter siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Islam efektif dalam menanamkan nilai-nilai seperti toleransi, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong. Namun, implementasi pendekatan ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan waktu dalam kurikulum, kurangnya pelatihan khusus bagi guru, serta dukungan yang kurang optimal dari orang tua dan masyarakat. Meskipun demikian, dampak positif dari pendekatan integratif ini terlihat pada peningkatan karakter siswa yang lebih religius, nasionalis, dan bertanggung jawab sosial. Integrasi ini diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang seimbang, serta mampu berkontribusi positif dalam masyarakat. Oleh karena itu, integrasi pendidikan kewarganegaraan dan nilai-nilai Islam perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha Untuk Menumbuhkan Sikap Gotong Royong pada Siswa Sekolah Dasar Mujiyanto, Mujiyanto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5214

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi implementasi kurikulum merdeka yang di dalamnya ada nilai-nilai profil pelajar Pancasila, dimana salah satunya adalah gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Buddha untuk menumbuhkan sikap gotong royong pada siswa Sekolah Dasar dan untuk menganalisis bagaimana praktik gotong royong siswa Sekolah Dasar beragama Buddha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif tepatnya deskriptif analitik. Objek penelitian guru mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha tingkat Sekolah Dasar berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Waktu pelaksanaan penelitian sekitar 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran pendidikan agama Buddha tingkat Sekolah Dasar tidak ada materi pembelajaran secara khusus yang membahas tentang gotong royong yang di dalamnya ada elemen kolaborasi, kepedulian, dan saling berbagi, namun pembelajaran tetap ditanamkan nilai-nilai sikap gotong royong. Adapun praktik gotong royong yang di dalamnya elemen kolaborasi, kepedulian, maupun saling berbagi sudah dipraktikkan peserta didik melalui berbagai kegiatan pembelajaran di kelas, di lingkungan sekolah, maupun di lingkungan masyarakat sekitar peserta didik tinggal. Aktivitas gotong royong dipraktikkan baik dengan sesama peserta didik beragama Buddha maupun dengan semua siswa antar agama.
Pengembangan Media Indomadu Untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Firdaus, Muhamad Lukman; Rukmana, Kusman; Hanifah, Nurdinah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis digital bernama media INDOMADU untuk meningkatkan literasi digital siswa kelas 6 sekolah dasar. Media ini mengintegrasikan materi pembelajaran IPAS tentang Indonesia dan Masyarakat Dunia dengan fitur interaktif yang dapat diakses melalui aplikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Tahap analisis dilakukan dengan wawancara bersama guru kelas 6 untuk mengidentifikasi tantangan literasi digital di sekolah. Proses pengembangan melibatkan pembuatan konten melalui Canva, pengeditan video menggunakan CapCut, dan transformasi media menjadi aplikasi dengan menggunakan Smart Apps Creator (SAC). Sebelum tahap implementasi, media di validasi oleh ahli materi memperoleh hasil 97,5% dengan kualifikasi sangat layak digunakan, validasi oleh ahli media memperoleh hasil 91,6% dengan kualifikasi sangat layak digunakan. Pada uji coba media kelompok kecil, kelompok besar memperoleh kualifikasi sangat baik. Selanjutnya hasil pemberian pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital siswa setelah menggunakan media pembelajaran INDOMADU. Berdasarkan perhitungan N-gain score rata-rata 0,5928 yang masuk ke dalam kategori sedang yang menunjukkan bahwa media INDOMADU efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa kelas 6 sekolah dasar.
Penggunaan Media Augmented Reality Pada Pembelajaran IPA: Studi Kasus di Salah Satu Sekolah Dasar Islam Karawang Amelia, Dini; Prabowo, Fadhilah; Subandriyo, Subandriyo
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5112

Abstract

Pembelajaran IPA dianggap sebagai salah satu mata pelajaran yang penting dimana peserta didik mempelajari sekumpulan ilmu tentang alam atau makhluk hidup tetapi juga memerlukan cara dalam memecahkan permasalahan yang abstrak. Pembelajaran IPA membutuhkan berbagai penggunaan media dalam proses pembelajaran untuk membantu peserta didik memahami ilmu yang dipelajari, yang diantaranya yaitu penggunaan media augmented reality. Dengan memilih media pembelajaran yang tepat maka akan dengan mudah bagi guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan media augmented reality pada pembelajaran IPA: studi kasus di salah satu Sekolah Dasar Islam Karawang. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan observasi langsung, kemudian melakukan wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data yang akurat serta obyektif. Adapun hasil penelitian ini adalah penggunaan media augmented reality pada pembelajaran IPA di salah satu Sekolah Dasar Islam Karawang dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan peserta didik menjadi lebih aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas.
Kreativitas Guru Penggerak Dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Solusi Keberagaman Gaya Belajar Siswa di SDN 21 Tolomundu Kota Bima Khatimah, Nurul; Ramadhan, Syahru; Hermansyah, Hermansyah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5020

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh pentingnya implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam menjawab tantangan heterogenitas gaya belajar peserta didik di jenjang sekolah dasar. Gaya belajar yang beragam, seperti visual, auditori, dan kinestetik, merupakan variabel penting yang perlu diperhatikan oleh pendidik untuk menciptakan proses pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi oleh guru penggerak di SDN 21 Tolomundu, Kota Bima, dalam mengakomodasi keberagaman gaya belajar peserta didik melalui strategi dan pendekatan pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru penggerak dan peserta didik di kelas yang menjadi lokasi studi. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pengumpulan data lapangan, analisis data, serta penyusunan laporan hasil penelitian. Analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru penggerak mampu mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara optimal melalui modifikasi konten, proses, dan produk pembelajaran. Guru secara konsisten melakukan asesmen diagnostik awal, memanfaatkan media pembelajaran yang variatif dan kontekstual, serta menerapkan strategi yang disesuaikan dengan karakteristik gaya belajar peserta didik. Pendekatan seperti penggunaan segitiga restitusi, ice breaking, media digital interaktif, serta model pembelajaran berbasis proyek terbukti meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, serta pemahaman konseptual peserta didik secara menyeluruh. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan oleh guru penggerak memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan individual siswa di sekolah dasar.
Pengembangan Pocket Dictionary Untuk Bahasa Inggris di Kelas: Solusi Untuk Guru Wali Kelas di SD Adrian, Yudha; Noormaliah, Noormaliah; Zannah, Fathul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5397

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kebutuhan penting dalam dunia pendidikan modern, khususnya bagi guru wali kelas di sekolah dasar. Bahasa Inggris tidak hanya menjadi lingua franca dunia, tetapi juga alat penting untuk menciptakan lingkungan belajar bilingual yang lebih interaktif dan inklusif. Namun, banyak guru mengalami kendala, seperti keterbatasan kosakata dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris di kelas. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Pocket Dictionary for Classroom Language, alat bantu praktis yang dirancang untuk membantu guru dalam memberikan instruksi dan motivasi kepada siswa menggunakan bahasa Inggris secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) berbasis model 4D, yang terdiri dari tahapan Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Proses pengembangan melibatkan validasi oleh ahli bahasa dan ahli materi pendidikan, serta uji coba lapangan pada guru wali kelas di SDN Keraton 4 Martapura, Kalimantan Selatan. Instrumen penelitian mencakup angket validasi, angket respon guru, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pocket Dictionary for Classroom Language dinilai valid dan efektif oleh para ahli dan guru pengguna. Validasi ahli menghasilkan skor rata-rata 3,65 (kategori valid), sedangkan uji coba menunjukkan bahwa guru merasa terbantu dalam memberikan instruksi dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris di kelas. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan partisipasi dan pemahaman terhadap kosakata baru yang digunakan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pocket Dictionary for Classroom Language merupakan inovasi yang relevan dan praktis untuk mendukung pembelajaran bilingual di sekolah dasar. Produk ini diharapkan dapat terus dikembangkan, misalnya melalui integrasi fitur digital seperti aplikasi seluler atau format audio, untuk memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna.