cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Pola Komunikasi Edukatif Keluarga dalam Membentuk Religiusitas Anak (Studi Kasus SD Muhammadiyah 2 Bontang) Al Mufarriju, Aisyah Khoirunni’mah; Tobroni, Tobroni; Humaidi, M. Nurul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi edukatif keluarga dalam membentuk religiusitas anak di SD Muhammadiyah 2 Bontang. Religiusitas anak merupakan hasil dari proses pembelajaran nilai-nilai keagamaan yang tidak hanya diperoleh di lingkungan sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola komunikasi dalam keluarga. SD Muhammadiyah 2 Bontang sebagai sekolah berbasis Islam memberikan kontribusi penting dalam pendidikan religius anak. Namun demikian, proses pembentukan religiusitas anak tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan keluarga. Dalam konteks ini, peran keluarga sebagai mitra sekolah dalam pendidikan sangat penting untuk dikaji, terutama dalam hal bagaimana keluarga membangun komunikasi edukatif yang mampu menanamkan nilai-nilai religius secara konsisten kepada anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap orang tua, guru, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi edukatif yang diterapkan keluarga, seperti komunikasi terbuka, dialog dua arah, pemberian teladan, serta penguatan nilai-nilai agama melalui kebiasaan harian, berperan signifikan dalam pembentukan religiusitas anak. Pola ini membentuk karakter religius anak melalui internalisasi nilai keimanan, ketaatan beribadah, dan sikap sosial yang mencerminkan ajaran agama. Dengan demikian, komunikasi edukatif dalam keluarga menjadi fondasi penting dalam pembinaan nilai religius sejak dini.
Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V di SDN 008 Tana Tidung Maryanah, Maryanah; Kusumaningrum, Shirly Rizki; Arifin, Slamet; Mashfufah, Aynin; Pristiani, Riska
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5560

Abstract

Media visual berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran yang mengandalkan indra penglihatan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Berdasarkan pengamatan awal, metode ceramah dan pembelajaran berbasis buku teks masih mendominasi proses pembelajaran, sehingga diperlukan inovasi dalam pemanfaatan media visual untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media visual dalam pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta dampaknya terhadap minat belajar siswa kelas lima di SDN 008 Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang efektivitas media visual dalam meningkatkan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual, seperti gambar, poster, dan diagram, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, membuat materi lebih mudah dipahami, dan membantu mencegah kebosanan di kelas. Siswa menjadi lebih antusias dalam belajar, berpartisipasi lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, dan menunjukkan peningkatan dalam hasil belajar mereka.
Sebuah Studi Systematic Literature Review: Efektivitas Metode Pembelajaran di Jepang dan Indonesia dalam Mengembangkan Keterampilan Abad ke-21 di Madrasah Ibtidaiyah Rohmaniyah, Alfiatur; Diana, Rizki; Kamal, Rahmat
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode pembelajaran yang digunakan di Jepang dan Indonesia serta menganalisis konsistensi penerapannya dan dampaknya terhadap pengembangan keterampilan 4C dalam konteks pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, melalui analisis terhadap 20 artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025 yang diperoleh dari basis data Scopus dan Google Scholar. Analisis difokuskan pada lima aspek utama: jenis metode, strategi implementasi di kelas, peran guru dan siswa, keterlibatan kognitif, serta keterkaitan metode dengan pencapaian keterampilan 4C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jepang secara konsisten menerapkan metode seperti lesson study dan pembelajaran reflektif, yang menekankan kolaborasi dan kedalaman pemahaman. Sebaliknya, di Indonesia ditemukan kecenderungan penggunaan metode yang beragam namun belum disertai dengan penerapan yang stabil dan reflektif. Temuan ini mengindikasikan pentingnya membangun praktik pembelajaran yang berkesinambungan dan berbasis refleksi dalam konteks madrasah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas metode pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh variasinya, tetapi lebih pada konsistensi, kualitas implementasi, dan kesesuaiannya dengan konteks kebutuhan peserta didik. Temuan ini memberikan kontribusi keilmuan dengan menyediakan landasan berbasis data yang dapat digunakan untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan berkelanjutan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.
Formation of Islamic Character of Students Through the Habit of Memorizing Juz Amma at Mimiftahul Huda Banjarejo Damalia, Arfina Mei; Sangadah, Reni; Purwowidodo, Agus; Huda, Muh. Nurul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5253

Abstract

This study aims to explore the formation of Islamic character in students through the habit of memorizing Juz Amma at MI Miftahul Huda Banjarejo. Globalization and technological developments have triggered a moral crisis in the younger generation, which can be seen from various negative behaviors such as brawls, use of harsh words, and decreased respect for teachers. Character education based on Islamic teachings is an important solution to protect students from these negative influences. The research method used is a qualitative study with a case study approach, involving observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the planning of the habit of memorizing Juz Amma at MI Miftahul Huda Banjarejo has been carefully designed through the curriculum, murajaah method, provision of facilities, and support from the principal and teachers. The implementation of this memorization habit has succeeded in instilling Islamic values, such as religiosity, discipline, obedience, perseverance, and love for the Qur'an. Although there are obstacles in the form of memorization difficulties, lack of motivation, and environmental influences, collaborative efforts between teachers, students, and parents are able to minimize these obstacles. Thus, the habit of memorizing Juz Amma is effective in forming the Islamic character of students, which is expected to be a moral and spiritual provision in facing the challenges of the times.
Implementasi Metode Wafa dalam Mengembangkan Pembelajaran Al Qur’an yang Bermutu di SD IT Insan Permata Bojonegoro Saidah, Anis; Yunita, Ita; Asrohah, Hanun; Zainiyati, Husniyatus Salamah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Wafa dalam mengembangkan pembelajaran Al-Qur’an yang bermutu di SD IT Insan Permata Bojonegoro. Metode Wafa diterapkan untuk meningkatkan pemahaman, penghafalan, dan penerapan ajaran Al-Qur’an melalui pendekatan sistematis yang melibatkan tujuh elemen inti, yaitu Pemetaan, Penyempurnaan, Standarisasi, Pendampingan, Pengawasan, Munaqosyah, dan Pengukuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan, dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Wafa di SD IT Insan Permata Bojonegoro telah memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran Al-Qur’an. Pembelajaran di sekolah ini telah mengacu pada standar yang ditetapkan oleh metode Wafa, dengan kualitas guru yang sesuai, rasio pengajar dan siswa yang ideal, serta struktur pembelajaran yang terorganisir dengan baik. Namun, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya pengawasan akademik yang intensif, ketidakteraturan kenaikan level bacaan siswa, dan tingginya pergantian guru yang mempengaruhi kesinambungan pembelajaran. Secara keseluruhan, metode Wafa terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran Al-Qur’an. Untuk mencapai hasil yang lebih optimal, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelatihan guru, dan optimalisasi penggunaan perangkat evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menyarankan agar metode Wafa diterapkan secara lebih konsisten untuk mencapai hasil pembelajaran Al-Qur’an yang lebih bermutu dan berkelanjutan di sekolah-sekolah berbasis Islam.
Analisis Penerapan Pendekatan Tematik Berbasis Keterampilan Abad 21 dalam Pembelajaran Science Berbahasa Inggris di Sekolah Bilingual Wahyuni, Hilda; Rizko, Ulfatur; Firdaus, Yuliana Izdihar; Bukhori, Imam; Susilawati, Samsul; Wibowo, Agus Mukti
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5045

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi menuntut dunia pendidikan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan keterampilan abad ke-21. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung hal tersebut adalah pendekatan tematik berbasis keterampilan abad 21, khususnya di sekolah bilingual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan tematik berbasis keterampilan abad 21 dalam pembelajaran Science berbahasa Inggris di SDIT Plus Aulia Kids School, Medan, serta mengidentifikasi kendala dan upaya yang dilakukan dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tematik diterapkan dengan mengaitkan materi Science pada tema-tema yang relevan dengan kehidupan siswa, didukung oleh buku Cambridge dan berbagai media pembelajaran interaktif. Pembelajaran dirancang berbasis student-centered dan project based learning, yang melatih keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi siswa (4C skills). Penggunaan bahasa Inggris dilakukan secara mix language untuk memudahkan pemahaman siswa. Secara umum, penerapan pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman materi dan keterampilan abad 21 siswa, meskipun masih terdapat kendala dalam hal keterbatasan kosakata siswa, perbedaan kemampuan berbahasa Inggris, keterbatasan waktu. Untuk mengatasi kendala tersebut dapat melakukan beberapa strategi yaitu, meningkatkan kosakata bahasa inggris siswa, berlatih komunikasi dengan bahasa inggris, pengelompokan siswa secara heterogen, dan pemanfaatan Teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan model pembelajaran di sekolah bilingual lainnya.
Pembinaan Profesionalisme Guru Madrasah Ibtidaiyah Se Kalimantan Selatan Husaini, Rusdiana; Raihanah, Raihanah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5593

Abstract

Guru merupakan pendidik yang professional yang memilikir kewajiban dasar mengajar, mendidik, mengelola, mengkoordinasikan, mempersiapkan, mensurvei, dan mengukur kemampuan peserta didik melalui sekolah yang tepat, sekolah esensial dan instruksi opsional. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembinaan profesionalisme guru Madrasah Ibtidaiyah se Kalimantan Selatan dalam diskursus Penelitian Berbasis Masyarakat dan Apa saja kendala pembinaan profesionalisme guru Madrasah Ibtidaiyah Se Kalimantan Selatan dalam diskursus Penelitian Berbasis Masyarakat. Riset ini adalah penelitian berbasis lapangan (Field Research). Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif-kualitatif. Teknik yang digunakan adalah wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa Pembinaan profesionalisme guru menjadi tugass kepala madrasah sebagai bagian dari tugas supervisi guru dan tendik. Kepala madrasah belum melaksanakan tugas pembinaan dengan memadai karena lebih fokus ke tugas manajerial, dan juga sebagian guru tidak kooperatif dan bearanggapan bahwa supervisi kepala madrasah itu untuk mencari kesalahan guru. Pengawas madrasah tidak banyak terlibat secara langsung dalam membina guru karena banyaknya madrasah binaan dan kondisi geografis desa paminggir. Pembinaan yang pernah dilakukan oleh kepala Madrasah terkait dengan sosialisasi kurikulum 2013 saja. Kepala Madrasah jarang melakukan supervisi atau kunjungan kelas, tetapi hanya memberikan bimbingan secara umum.
Implementasi Akhlak Tasamuh dalam Membangun Ukhuwah: Studi Kualitatif pada SD Katolik Santo Yusuf Fransistyawan, Rioga; Nawangsari, Dyah; Saihan, Saihan
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskribsikan implementasi nilai-nilai akhlak tasamuh dalam membangun ukhuwah wathaniyah di SDK St. Yusuf. Penerapan akhlak tasamuh sudah diterapkan sejak lama dari guru maupun siswa yang memiliki latar belakanag yang berbeda terutama dalam agama dan proses pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa 1) Penerapan nilai-nilai tolong menolong di sekolah yakni pada proses pembelajaran yang mana guru memberikan contoh kecil untuk ditiru, kegiatan sosial bagi-bagi takjil yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi, dan perayaan maulid Nabi Muhammad saw. 2) Penerapan nilai-nilai saling menghormati juga pada proses pembelajaran yakni memberikan tauladan dan kisah-kisah inspiratif pada siswa. Antar agama, memiliki kegiatan yakni Pondok Ramadhan sekaligus dengan kajian keagamaan. Antar guru dan siswa, juga dilakukan dengan anjangsana dan saling maaf di bulan Syawal. 3) Penerapan nilai-nilai saling menghargai juga diterapkan pada materi yang terdapat dalam buku tematik, dan juga sekolah memberikan kesempatan sekaligus keutamaan untuk beribadah sesuai agama masing-masing.
Efektivitas Penggunaan Media Papan Pintar Perkalian Terhadap Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Sulaemah, Eem; Wijayanto, Zainnur; Barriyah, Ihasnul Qisti
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5177

Abstract

Studi ini didorong oleh pemahaman siswa yang tidak memadai tentang perkalian, yang disebabkan oleh pendekatan pedagogis tradisional yang hanya bergantung pada hafalan dan penggunaan alat bantu pengajaran yang tidak memadai. Studi ini bertujuan untuk menilai kemanjuran penggunaan media Multiplication Smart Board yang berasal dari bahan bekas dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian di antara siswa sekolah dasar kelas empat. Metodologi yang digunakan adalah pra-eksperimental, menggunakan desain pra-tes-pasca-tes satu kelompok. Subjek penelitian terdiri dari tujuh siswa kelas IV. Tes isian digunakan untuk menilai pemahaman konsep perkalian sebelum dan sesudah intervensi. Pemeriksaan data menggunakan Matched T-Test mengungkapkan perbedaan yang cukup besar antara skor pra-tes dan pasca-tes, dengan skor pra-tes rata-rata 65,00 dan skor pasca-tes rata-rata 93,43. Nilai signifikansi sebesar 0,003 (<0,05) menunjukkan bahwa media papan pintar perkalian yang berasal dari barang bekas bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Penelitian ini menganjurkan penerapan bahan konkret yang kreatif dan ramah lingkungan dalam pendidikan matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementation of Merdeka Curriculum by Teachers for Learning Readiness in Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Blitar Mutamimah, Kusnul; Rahmawati, Eka Airin; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 4 (Oktober 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i4.5069

Abstract

Education is a fundamental driver of human development and the foundation of social progress. This research focuses on examining the readiness of teachers to implement the Merdeka Curriculum at Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Blitar. Using a descriptive qualitative method, data were gathered through interviews and classroom observations to obtain comprehensive insights. The results show that teachers have prepared well by designing lesson plans that integrate Learning Objectives, Learning Pathways, and Teaching Modules. Despite these efforts, several obstacles remain, including variations in students’ comprehension levels, limited school facilities, and insufficient teacher experience with the new curriculum. These challenges highlight the need for additional support and professional development. Overall, the study concludes that teachers at MIN 11 Blitar demonstrate promising readiness for implementing the Merdeka Curriculum, but overcoming the identified barriers is essential to achieve a more effective and meaningful learning process for students.