cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Penggunaan Platform Merdeka Mengajar: Pengalaman dan Pemahaman Guru Sekolah Dasar Kurnia, Iman; Julia, J.; Karlina, Dety Amelia
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5075

Abstract

Platform Merdeka Mengajar (PMM), diluncurkan melalui Merdeka Belajar Episode 15, merupakan inovasi penting dalam transformasi pendidikan di sekolah dasar. PMM dirancang untuk membantu guru dalam belajar, mencari sumber ajar, berbagi karya, melakukan penilaian kinerja, dan berkolaborasi. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman dan pemahaman guru dalam menggunakan PMM. Dengan pendekatan kualitatif dan desain fenomenologi, penelitian melibatkan 21 guru di Kabupaten Sumedang, baik dari daerah pedesaan maupun perkotaan, menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara guru di perkotaan dan pedesaan. Guru di perkotaan memiliki pengalaman positif, seperti peningkatan kesadaran belajar mandiri, kolaborasi antar guru, perencanaan berbasis data, berbagi karya, serta mencari inspirasi mengajar. Pemahaman mereka terhadap PMM memungkinkan pemanfaatan fitur secara maksimal, menghasilkan perubahan yang signifikan dalam proses pembelajaran. Sebaliknya, guru di pedesaan mengalami kesulitan, karena kurangnya pemahaman dan keterampilan menggunakan PMM, sehingga mereka merasa terbebani. Banyak guru di pedesaan hanya mampu membuka aplikasi tanpa dapat memanfaatkan fiturnya secara optimal.Penelitian ini menyimpulkan bahwa manfaat PMM bergantung pada pemahaman guru dalam menggunakannya. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan intensif sangat diperlukan agar PMM dapat memberikan dampak positif secara merata.
Pengembangan Website Creative Art Portofolio Untuk Manajemen Karya Siswa Sekolah Dasar Hasanah, Fauzia; Julia, J.; Nugraha, Rana Gustian
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website Creative Art Portfolio (CAP) sebagai media manajemen karya seni siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Website ini dirancang menggunakan Google Sites dengan menu seperti beranda, karya siswa yang mengelompokkan karya berdasarkan kelas dan kategori seni, serta fitur unggah karya otomatis untuk seni rupa. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli konten, menunjukkan bahwa website CAP sangat valid dengan rata-rata skor 93,02% untuk media dan 100% untuk konten. Uji coba implementasi dengan guru dari 5 sekolah dasar yang berjumlah 26 orang menghasilkan skor System Usability Scale (SUS) sebesar 80,09, yang masuk grade A dengan kategori "sangat baik" (excellent). Hasil penelitian menunjukkan bahwa website CAP sangat valid dan layak digunakan sebagai alat dokumentasi dan manajemen karya seni siswa, serta memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan pembelajaran seni budaya di sekolah dasar.
Pengembangan Media Beruntun (Belajar Seru Pantun) sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Menulis Pantun di Kelas V Hendra, Raisya Ramadhina; Djuanda, Dadan; Iswara, Prana Dwija
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5139

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik yang mengalami kesulitan menulis pantun sesuai kaidah yang benar. Penggunaan media pembelajaran digital sangat dibutuhkan untuk menambah rasa antusias peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alat bantu pembelajaran menulis pantun bagi peserta didik kelas V. Media pembelajaran ini diberi nama BERUNTUN yaitu belajar seru pantun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode design and development (D&D). Adapun media ini dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Media BERUNTUN terdiri dari berbagai menu, dengan menu unggulan yaitu menu ayo, menulis pantun yang dapat mengoreksi pantun yang telah dibuat oleh peserta didik dengan kesesuaian kaidah penulisan pantun yang benar. Hasil validasi ahli materi dan ahli media berturut-turut sebesar 82,14% dan 96,42%, keduanya dalam kategori interpretasi sangat layak. Pada tahap implementasi dilakukan di dua sekolah, menunjukkan respon peserta didik sangat baik, dengan persentase 87,97% di SD A dan 86,04% di SD B. Kemudian, diperoleh juga hasil dari respon kedua guru dengan persentase 100% kategori sangat baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media BERUNTUN (Belajar Seru Pantun) diterima dengan baik oleh guru dan peserta didik, serta berpotensi digunakan secara mandiri dalam pembelajaran menulis pantun.
Pengembangan Media Pembelajaran Roda Baca Digital Untuk Membaca Permulaan pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Oktaviani, Shania; Djuanda, Dadan; Iswara, Prana Dwija
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.4860

Abstract

Penelitian ini didasari oleh masih banyaknya siswa kelas II SD yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, kesulitan ini disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang interaktif dan menarik, sehingga siswa cenderung bosan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Media ini terdiri dari tiga materi utama, yaitu suku kata (2 lapisan roda: abjad konsonan & vokal), kata berpola (2 lapisan roda), dan pola kalimat (4 lapisan roda: subjek, predikat, objek, keterangan). Media ini juga dilengkapi dengan fitur google formulir, di mana siswa dapat menuliskan kata yang mereka temukan dan hasilnya terekam secara langsung. Hasil validasi menunjukkan bahwa media roda baca digital mendapatkan skor 92% dari ahli media dan 82,8% dari ahli materi, dengan rata-rata nilai 87,4% yang termasuk dalam kategori "sangat valid". Selain divalidasi oleh dosen ahli, media roda baca digital juga telah diuji kelayakannya oleh dua guru kelas II di dua sekolah dasar berbeda yang terletak di kabupaten Sumedang dan mendapat rata-rata skor sebesar 93,2%. Uji coba terbatas di dua sekolah dasar menunjukkan bahwa media ini memperoleh tingkat keberterimaan sebesar 77,5% di Sekolah A dan 75,4% di Sekolah B, yang menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan membantu dalam memahami konsep membaca permulaan. Dengan demikian, media roda baca digital dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran membaca permulaan dan dapat menjadi alternatif dalam mendukung pembelajaran literasi dasar di sekolah dasar.
Pengaruh Video Animasi dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik pada Materi Perubahan Benda Pebiantina, Sanita; Sunaengsih, Cucun; Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.4738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran video animasi dalam meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi  perubahan benda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengujian pretest dan posttest, populasi yang digunakan yaitu seluruh peserta didik kelas VI di salah satu SDN daerah Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang sebanyak 28 peserta didik. Analisis data menggunakan SPSS versi 25 untuk menguji normalitas, uji paired sample t-test, dan nilai n-gain. Hasil penelitian menujukkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata penguasaan konsep, menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain sebesar 54.6533 termasuk dalam kategori sedang, dengan nilai N-Gain minimum 4,35 dan maksimum 80,56. Karena nilai N-gain berada pada rentang 0,3 N-gain < 0,7 maka kategori peningkatan termasuk ke dalam kategori sedang.  Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran video animasi dalam meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada materi  perubahan benda sehingga menjadi lebih efektif, menarik dan mempermudah penguasaan konsep peserta didik.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA Kelas V di Sekolah Dasar Adrian, Karan Bagas; Ismail, Ali; Syahid, Aah Ahmad
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan permasalahan adanya siswa yang mengalami kesulitan belajar pada pembelajaran IPA. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya penilaian harian yang dicapai oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar yang dialami oleh siswa. Desain penelitian pada penelitian ini adalah deskripif kualitatif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gununglarang 3 Kabupaten Majalengka, berjumlah 4 orang yang berkesulitan belajar IPA, guru kelas, dan orang tua siswa. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara untuk mendapatkan informasi mengenai hambatan belajar yang dirasakan oleh siswa. Teknik pengumpulan data lainnya yang digunakan lainnya adalah dokumentasi. Dokumentasi berupa nilai penilaian harian siswa. Dengan analisis penelitian data Interactive Analysis Model. Hasil pada penelitian ini menunjukkan adanya kesulitan belajar yang dialami siswa. Kesulitan belajar diantaranya adalah dalam memahami penjelasan dan kesulitan memahami materi. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pembelajaran yang tidak diperhatikan, antusias belajar rendah dan kurangnya konsentrasi siswa. Faktor eksternal diantaranya kurangnya perhatian orang tua, penyajian materi yang monoton, dan sarana prasarana pembelajaran yang belum memadai.
Manajemen Sekolah Sebagai Sebuah Kegiatan Pengelolaan Pendidikan di MIN Surakarta Suprapti, Suprapti; Baidi, Baidi; Munadi, Muhammad
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.4985

Abstract

Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif lebih banyak menjelaskan, mendeskripsikan dan lebih banyak menganalisis dengan menggunakan pendekatan induktif. Penelitian kualitatif lebih mengutamakan proses dan makna yang didasari sudut pandang atau penilaian dari sisi subjek. Hasil penelitian ini adalah: 1). Kepala sekolah sebagai pimpinan sekolah harus mempunyai berbagai kompetensi dan keterampilan antara lain; keterampilan konseptual, keterampilan manusiawi, dan keterampilan teknik. Kegiatan pokok yang harus diemban kepala sekolah yaitu merencaranakan, mengorganisasi, mengkooordinasi, memantau, serta menilai atau mengevaluasi dalam bingkai manajemen sekolah. Ada tujuh peran kepala sekolah yang harus diamalkan dalam bentuk tindakan nyata di sekolah/madrasah yang disingkat dengan EMASLIM, yaitu peran sebagai educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator dan motivator. 2). Manajemen Sekolah di MIN 2 Surakarta meliputi: Manajemen kurikulum, manajemen sumber daya manusia, manajemen kesiswaan, manajemen keuangan, manajemen hubungan masyarakat, manajemen layanan khusus. Layanan-layanan tersebut harus di kelola secara baik dan benar sehingga dapat membantu memperlancar pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Pelayanan khusus atau pelayanan bantuan diselenggarakan di sekolah dengan maksud untuk memperlancar pelaksanaan pengajaran dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Berikut ini adalah jenis-jenis layanan khusus yang di sediakan sekolah: Layanan Bimbingan dan Konseling (BK), layanan Kesehatan Sekolah (UKS), layanan kafetaria sekolah, layanan asrama sekolah, layanan perpustakaan sekolah, layanan laboratorium sekolah.
Pengembangan Media Math Fraction Book alam Penerapan Model PJBL pada Materi Pecahan di Sekolah Dasar Imanah, Fatimah Nurul; Afiani, Kunti Dian Ayu; Putra, Deni Adi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5111

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 7 Surabaya dengan subjek penelitian sebanyak 11 peserta didik kelas IV SD. Teknik pengumpulan data mencakup angket dan tes, dengan instrumen penelitian berupa lembar validasi media dan materi, modul ajar, lembar angket respon guru dan peserta didik, serta lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Math Fraction Book dikategorikan "Sangat Valid" dengan presentase 90% pada validasi media dan materi, serta "Sangat Valid" dengan presentase 96% pada validasi modul ajar. Dari segi kepraktisan, media ini memperoleh respon positif dengan presentase 100% dari guru dan 97,7% dari peserta didik. Sementara itu, efektivitasnya dibuktikan dengan tingkat ketuntasan belajar peserta didik yang mencapai 100% dengan rata-rata 94,5. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media Math Fraction Book memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran matematika pada materi pecahan di kelas IV SD.
Model Pengembangan Kurikulum pada Program Unggulan Tafidz di Madrasah Ibtidaiyah Astuti, Mirna; Prastowo, Andi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.5072

Abstract

Pendidikan saat ini terus mengalami perubahan sebagai upaya peningkatan dunia pendidikan. Namun dari berbagai perubahan pada pendidikan belum terlihat adanya perubahan yang signifikan dari dunia pendidikan. Semakin banyak kerusakan yang terjadi jika dilihat sebagian besar adalah persoalan moral individu. Maka terhadap hal ini Qur’an mempunyai solusi terhadap pembentukan kepribadian terbaik. Penerapan pembelajaran Qur’an dengan program tahfidz berupaya melakukan perbaikan pada individu menjadi manusia yang berkepribadian Islam dan berpola piker cerdas. Terhadap pelaksanaan ini adanya pengembangan kurikulum yang dilakukan sekolah untuk memudahkan terlaksananya program tahfiiidz di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatakan kualitatif. Dimana akan melihat dampak atas tindakan atau penerapan model yang diterapkan dengan program unggulan tahfidz di Madrasah Ibtidayiyah NU Assyi Rojiah Wonorejo. Pada penelitian ini melihat bagaimana pengembangan kurikulum dengan program unggulan tahfidz di Madrasah Ibtidayiyah NU Assyi Rojiah Wonorejo diterapkan untuk mencapai tujuan dan profil lulusan yang diharapkan oleh sekolah tersebut. Terlaksananya program tahfidz ini mencapai keberhasilan yang dapat dilihat dari interaksi siswa dan Al-Qur’an yang mengalami perkembangan yang baik serta hafalan yang terus bertambah pada peserta didik.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Berbantuan Media APPIN Kelas IV Sekolah Dasar Rohmah, Dwi Putri Khabibatur; Ratnasari, Yuni; Khamdun, Khamdun
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 3 (Juli 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i3.4877

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa sebanyak 35% siswa yang tuntas KKTP dan 65% siswa belum tuntas KKTP pada mata pelajaran IPAS Kelas IV SD 3 Jepang serta guru menggunakan model teacher centered dalam pembelajaran seperti metode ceramah dan diskusi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest siswa serta menganalisis peningkatan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media APPIN kelas IV SD 3 Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan jenis one grup pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan subjek seluruh kelas IV SD 3 Jepang yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data berupa test (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa, uji paired sample t-test, Uji N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji Paired Sample t-Test didapatkan nilai signifikansi 0,00 dimana (0,00<0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya rata-rata Hasil Belajar IPAS siswa setelah diberikan model Problem Based Learning berbantuan media APPIN lebih baik dari pada rata-rata Hasil Belajar IPAS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Peningkatan Hasil belajar IPAS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan media APPIN berpengaruh sebesar 0,7588 dengan kategori tinggi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media APPIN terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas IV SD 3 Jepang Kudus, sehingga perlu adanya pengembangan media APPIN untuk diterapkan pada materi lain agar dapat meningkatkan Hasil Belajar IPAS siswa.