cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CIPINANG MELALUI PROGRAM WATER CLOSET MANDIRI GUNA TINGKATKAN SANITASI CIPINANG [EMPOWERMENT OF CIPINANG VILLAGE COMMUNITY THROUGH THE PROGRAM OF INDEPENDENT WATER CLOSET TO IMPROVE CIPINANG'S SANITATION] Jack Widjajakusuma; Rudy Pramono; Adolf Parhusip; Reinhard Pinontoan; Nisvi Suciati Dewi; Siti N. Napilah; Aji Sulistian; Riska Apriliani; Nasya I. Arifa; M. U. Al-abqori; A.G. Hendra; A Hasyati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 3 (2021): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4984

Abstract

The habit of open defecate of residents can pollute the environment and cause various sources of infectious diseases. Cipinang Village Community, District Angsana Pandeglang Regency still has a habit of defecating carelessly. Therefore, Pandeglang Regency Young Fighters in collaboration with Universitas Pelita Harapan in the frame of Community Service, trying to change the bad habit of open defecation of the Community in Cipinang by build Independent Water Closet Program. This program consists of three stages. The first stage is Socialization to increase awareness of the Cipinang Village community about the benefits and disadvantages of open defecation which is conducted in the hall of SDN 1 Cipinang. Second Stage is to build 5 units of adequate toilet facilities as a pilot unit. Stage Third, trigger and empower the community independently to develop toilet facilities by providing raw materials for the manufacture of latrines and septic tanks. The results is that the community in Cipinang Village already aware and have and knowledge about dangers and disadvantages of open defecation. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) oleh penduduk dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan berbagai sumber penyakit menular. Masyarakat Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang masih mempunyai kebiasaan BABS. Oleh karena itu, Pejuang Muda Kabupaten Pandeglang bekerja sama dengan Universitas Pelita Harapan dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat berusaha mengubah kebiasaan buruk BABS dari masyarakat desa Cipinang dengan Program Water Closet Mandiri. Program Water Closet Mandiri terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Cipinang tentang manfaat dan kerugian BABS melalui sosialisasi di Aula SDN 1 Cipinang. Hasil survey dan wawancara dengan masyarakat dalam sosialisasi ini menunjukkan bahwa masyarakat desa Cipinang sudah mempunyai kesadaran dan pengetahuan yang tinggi tentang bahaya dan kerugian BABS. Faktor yang memicu BABS ini adalah masyarakat tidak memiliki fasilitas toilet yang memadai karena tidak ada dana untuk membangun fasilitas tersebut.  Tahap kedua adalah membangun 5 unit fasilitas toilet yang memadai sebagai unit percontohan. Tahap ketiga adalah memicu dan memberdayakan masyarakat secara mandiri dalam pembangunan fasilitas toilet dengan cara memberikan bahan baku pembuatan water closet dan septic tank. Pelaksanaan program dimulai sejak 16 - 29 Desember 2021 dengan sasaran 70 keluarga yang terdiri dari 6 kampung di Desa Cipinang. Dengan demikian, program ini dapat mengurangi kebiasaan BABS masyarakat Desa Cipinang dan berharap dapat memicu warga yang belum mendapat bahan baku pembuatan water closet dan septic tank membangun toilet yang memadai secara swadaya.
PENGUATAN MODAL USAHA PADA KOMUNITAS PELAKU USAHA KULINER DI KARANGANYAR MELALUI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) [STRENGTHENING BUSINESS CAPITAL OF CULINARY BUSINESS COMMUNITIES IN KARANGANYAR THROUGH MICRO FINANCIAL INSTITUTIONS (MFIS)] Ana Shohibul Manshur Al Ahmad; Atmaji Atmaji; Sarjiyanto Sarjiyanto; Sinto Sunaryo
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3434

Abstract

The purpose of this community service is empowerment and efforts to maintain business sustainability in the culinary business community in Cangakan Karanganyar. Partners in this program are the culinary business community in Cangakan, Karanganyar, who have joined the KUBE (Business Community Group) institution. The main problem faced by partners is the aspect of capital, most of the members of KUBE Culinary Cangakan are street culinary traders so that prospective creditors are considered not bankable. In financial terms, this business actually has the potential to develop. The method used to solve the problem is assisting the establishment of a Micro Finance Institution (MFIs), as well as empowering community members through financial management and managerial training. The end result of this program is the formation of a healthy Micro Finance Institution from the culinary business community in Cangakan Karanganyar. Through the established Micro Finance Institution (MFIs), it is hoped that it can be a solution in overcoming working capital problems and business sustainability. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Tujuan pengabdian ini adalah pemberdayaan dan upaya menjaga keberlanjutan usaha pada komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan Karangnyar. Mitra dalam dalam program ini adalah komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan, Karangnyar yang sudah tergabung dalam kelembagaan KUBE (Kelompok Usaha Bersama). Permasalahan utama yang dihadapi oleh Mitra yaitu aspek permodalan, sebagian besar anggota KUBE Kuliner Cangakan adalah pedagang kuliner kaki-lima sehingga dipandang not-bankable oleh calaon kreditur. Secara financial sebetulnya usaha ini memiliki potensi untuk berkembang. Metode yang dipakai untuk menyelesaikan masalah adalah pendampingan pembentukan kelembagaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM), sekaligus pemberdayaan anggota komunitas melalui pelatihan manajemen keuangan dan manajerial. Hasil akhir dari program ini adalah terbentuknya Lembaga Keuangan Mikro yang sehat dari komunitas pelaku usaha kuliner di Cangakan Karangnyar. Melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang terbentuk diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan modal kerja dan keberlanjutan usaha.
PERAN AKADEMI KAMPUS DALAM MENJAGA KETAHANAN UMKM RUMAH MAKAN DI YOGYAKARTA DALAM MASA PANDEMI [THE ROLE OF THE CAMPUS IN THE EFFORT OF MAINTAINING SME RESILIENCE IN YOGYAKARTA DURING PANDEMIC] Ahmad Rizal Solihudin; Bagus Gumelar; Fatwa Tentama
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.4071

Abstract

One of Ahmad Dahlan University's business incubation activities is to provide training and assistance for online-based startups and SMEs (Online Business). This method is considered appropriate with the conditions of the Covid Pandemic, which requires less contact-based business activities. This program is expected to maintain the resilience of entrepreneurs, including SMEs in the culinary field, using information technology as the basis for their competitive advantage. The pattern used in this business incubation uses the Experience Learning (EL) approach. This approach gives treatment to tenants to gain experience, competence and basic entrepreneurial character. The purpose of this study is to analyze the role and contribution of campus business incubation in maintaining the resilience of MSMEs from among alumni in the face of a pandemic. This research uses descriptive analysis method with a qualitative approach. The data collected in the form of secondary data includes company reports, archives, and notes on the opinions of sources. The results of the analysis show that the online marketing training program and business model innovation training are effective in increasing the understanding and skills of tenants in dealing with the pandemic. In addition, the model of mentoring and mentoring by best practice companies that are in accordance with the pandemic conditions is very urgent to be designed and implemented immediately. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Risky Catering sebagai mitra memiliki berbagai kendala terlebih dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya masa pandemi covid-19 ini. Permasalahan prioritas yang dihadapi mitra yaitu pemasaran terkendala kebijakan bekerja dari rumah, pembatasan kegiatan keramaian. tidak ada pendapatan sedangkan beban usaha masih harus dibayar, terhambatnya koordinasi dan komunikasi antara karyawan dan manajemen catering. Disisi lain, Risky Catering belum memiliki sistem dan kapabilitas untuk mengelola usahanya dengan kondisi dan situasi pandemi. Solusi yang ditawarkan adalah suatu sistem pembelajaran bernama “Smart UMKM” guna mengefisienkan pelatihan pengelolaan usaha terlebih dimasa pandemi Covid-19 yang membatasi kemampuan karyawan menjalankan kegiatannya. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai adalah menciptakan dan mengimplementasikan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kapasitas karyawan dan  menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di usaha. Metode dan prosedur implementasi inovasi pada program pengabdian ini adalah tahap persiapan menggunakan metode online system untuk sosialisasi program dan pembahasan bersama proses bisnis dan proses organisasi dari UMKM Risky Catering. Hasil analisis menunjukkan program pelatihan pemasaran online dan pelatihan inovasi model bisnis efektif meningkatkan pemahaman dan ketrampilan mitra dalam menghadapi  pandemi. Selain itu, model pendampingan dan mentoring oleh perusahaan best practice yang sesuai dengan kondisi pandemi sangat urgnet untuk segera dirancang dan dijalankan.
PEMBERDAYAN MASYARAKAT UMKM BERBASIS DIGITAL LITERACY DI KAMPUNG LOGAM NGINGAS KABUPATEN SIDOARJO [EMPOWERMENT OF SME COMMUNITY BASED ON DIGITAL LITERACY IN KAMPUNG METAL NGINGAS, SIDOARJO REGENCY] Allen Pranata Putra; Erwan Aristyanto
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 3 (2021): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4713

Abstract

The quality of human resources will determine the sustainability of the economy in every condition, especially in the conditions of the Covid-19 pandemic, it takes the comparative sustainability of good products. In addition to comparative advantage, increasing digital literacy of each individual is also needed to be able to provide employment and economic improvement. Problems in UMKM are at least the improvement of human resources, the quality of product branding, the improvement of the economy periodically and the growth of employment. The methods used in improving digital literacy in community service are Focus Group Discussion (FGD), indepth interview, and field mentoring. Community empowerment activities are expected to increase the competence of UMKM actors due to technological transformation in business. The results of community empowerment through the improvement of digital literacy that has been done show positive results and are very beneficial for UMKM. At least UMKM can win competition in the lowest price filters, improved product branding, and increased labor. Further community service is expected to maintain the quality of products and comparative advantages that have been owned by UMKM actors.BAHASA INDONESIAN ABSTRACT: Kualitas sumber daya manusia akan menentukan keberlangsungan ekonomi dalam setiap kondisi, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19, dibutuhkan keunggulan komparatif produk yang baik. Selain keunggulan komparatif, peningkatan digital literacy setiap individu juga diperlukan untuk dapat meningkatkan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi. Masalah di UMKM setidaknya adalah peningkatan sumber daya manusia, kualitas branding product, peningkatan ekonomi secara berkala dan pertumbuhan lapangan kerja. Metode yang digunakan dalam meningkatkan digital literacy dalam pelayanan masyarakat adalah Focus Group Discussion (FGD), indepth interview, dan pendampingan lapangan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaku UMKM akibat adanya tranformasi teknologi dalam bisnis. Hasil pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan digital literacy yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang positif dan sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM. Setidaknya pelaku UMKM dapat memenangkan persaingan dalam filter harga terendah, peningkatan branding product, dan peningkatan tenaga kerja. Pengabdian masyarakat selanjutnya diharapkan dapat mempertahankan kualitas produk dan keunggulan komparatif yang telah dimiliki oleh pelaku UMKM.
“STAND UP AGAINST SEXUAL HARASSMENT!” MENDIDIK PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS MENGENAI PELECEHAN SEKSUAL MELALUI SERANGKAIAN KEGIATAN VIRTUAL [“STAND UP AGAINST SEXUAL HARASSMENT!” EDUCATING HIGH SCHOOL STUDENTS ABOUT SEXUAL HARASSMENT THROUGH A SERIES OF VIRTUAL EVENTS] Deborah Nauli Simorangkir; Sharon Schumacher
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3505

Abstract

The objectives of the community service program entitled “Stand Up Against Sexual Harassment!” are: 1. To raise awareness of high school students in Indonesia about sexual harassment; and, 2. To disseminate dialogue in the mass media on sexual harassment. The PkM activity was held in 3 stages: 1. "Tips to Avoid Sexual Violence" webinar; 2. "Creative Arts Against Sexual Harassment" competition; and, 3. “She Begs to Differ!” podcast. Because the implementation of the community service activities was held during the Covid-19 pandemic, all activities were carried out virtually. Based on the results of the survey conducted before and after the webinar, as well as the level of participation in the first and second stages, it can be concluded that this community service program was effective in raising awareness of high school students about sexual harassment, and establishing dialog about sexual harassment, especially through social media because of all of its activities done virtually and through various stages. For the sustainability of this program, SGU's Global Strategic Communications study program plans to make it an annual program. The virtual implementation resulted in a high level of participation, especially for participants from outside the JABODETABEK area. Therefore, this program will be conducted virtually in the future. In order to optimize the community service program and participate more actively in the eradication of sexual harassment, an exploration of the possibility of collaboration with the National Commission on Violence Against Women (Komnas Perempuan) is being made.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Stand Up Against Sexual Harassment!”adalah: 1. Untuk meningkatkan kesadaran siswa SMA di Indonesia terhadap pelecehan seksual; dan, 2. Untuk menyebarluaskan dialog dalam media massa mengenai pelecehan seksual. Kegiatan PkM ini diadakan dalam 3 tahap: 1. Webinar “Tips Terhindar dari Kekerasan Seksual”; 2. Kompetisi “Creative Arts Against Sexual Harassment”; dan, 3. Podcast “She Begs to Differ!” Karena pelaksanaan kegiatan PkM diadakan pada saat pandemi Covid-19, maka semua kegiatan dilakukan secara virtual. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sebelum dan sesudah acara webinar, serta tingkat partisipasi dalam tahap pertama dan kedua, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa SMA tentang pelecehan seksual, dan menyebarluaskan perbincangan tentang pelecehan seksual, khususnya melalui media sosial karena seluruh kegiatannya dilakukan secara virtual dan bertahap. Untuk keberlanjutan program ini, program studi Ilmu Komunikasi (Global Strategic Communications) SGU berencana untuk menjadikannya program tahunan program studi. Pelaksanaan secara virtual menyebabkan tingginya tingkat partisipasi, terutama bagi partisipan dari luar wilayah JABODETABEK. Oleh karena itu, maka program ini akan dilakukan secara virtual di waktu mendatang. Untuk mengoptimalkan program PkM ini serta lebih aktif berpartisipasi dalam upaya pemberantasan pelecehan seksual, maka dilakukan penjajakan kemungkinan kerjasama dengan Komnas Perempuan.
EDUKASI SARS-CoV-2 (COVID-19) SERTA PENCEGAHANNYA DENGAN MENGIMPLEMENTASIKAN PROTOKOL KESEHATAN DAN VAKSINASI KEPADA JEMAAT GEREJA HKBP [EDUCATION SARS-CoV-2 (COVID-19) AND ITS PREVENTION BY IMPLEMENTING HEALTH PROTOCOLS AND VACCINATION TO CONGREGANTS OF THE HKBP SETIA MEKAR CHURCH, BEKASI] Pangeran Andareas; Dela Rosa; Maroloan Aruan; Feronia Reni Cyrena Santoso; Juandy Jo; Ernestine Arianditha Pranasti; Friska Dewi Sari Hutauruk; Margaretha Lodwinia; Advelina Hubertha Fanggidae
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.4290

Abstract

One part of Tridharma tertiary institutions in Indonesia that connect the world of education and society is Community Service. This Community Service, higher education requires a very active role in the application of the field of science and skills to provide knowledge to the public. This Community Service provide education about Covid-19 and how to prevent itu by online system (Zoom Application) to the congregation of HKBP Setia Mekar Church, Aren Jaya Village, East Bekasi District, West Java Province. Pandemic of Covid-19 that occurred in Indonesia has caused a decline the level of community health. This condition caused by low of education and public awareness regarding health protocols and vaccination. Based on that problem, Activity of Community Service were carried out at HKBP Church, Setia Mekar to provide a complete understanding about Covid-19 and improving awareness of HKBP Setia Mekar member on the importance of implementing health protocols and a vaccination to prevent Covid-19 transmission. The results of this Community Service obtained data through a questionnaire that there was an increase in the knowledge of the HKBP Setia Mekar member regarding the topic of this Community Service about 13,8%.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Salah satu bagian dari Tridharma perguruan tinggi di Indonesia yang menghubungkan dunia pendidikan dan masyarakat adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan PkM perguruan tinggi dituntut berperan aktif dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Kegiatan PkM kali ini adalah melakukan edukasi tentang Covid-19 dan pencegahannya secara daring (Aplikasi Zoom) kepada jemaat Gereja HKBP Setia Mekar, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Provinsi Jawa Barat. Kondisi pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia telah menyebabkan penurunan tingkat kesehatan di masyarakat. Kondisi tersebut diduga disebabkan karena kurangnya edukasi dan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan dan vaksinasi. Dari permasalah tersebut, kemudian dilakukan kegiatan PkM di Gereja HKBP Setia Mekar untuk memberikan pemahaman yang utuh tentang Covid-19 serta meningkatkan kesadaran jemaat HKBP Setia Mekar tantang pentingnya penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Hasil kegiatan PkM diperoleh data melalui kuesioner bahwa terdapat pengingkatan pengetahuan jemaat HKBP Setia Mekar mengenai topik PkM sebesar 13,8%.
PEMBUATAN CHATBOT “MANUELBOT” SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR IMMANUEL [MANUELBOT: CHATBOT IMPLEMENTATION AS STUDENT LEARNING INNOVATION AT IMMANUEL ELEMENTARY SCHOOL] Viny Christanti Mawardi; Freddy Kurniawan; Carlene Lim
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 3 (2021): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4732

Abstract

During this pandemic, the Immanuel Elementary School followed the government's direction, which was to carry out online learning. In increasing the spirit of learning, many learning methods have been developed. The development of learning methods is accompanied by the availability of various current technologies. Chatbot is one technology that has been widely used in various form to make humans get information. Chatbots can be useful for providing flight information, product sales, weather and more. SD Immanuel needs a solution to find new ways of learning that can increase students' enthusiasm. We provide a solution by creating a Chatbot as one of the new learning innovations that can provide new method in the learning process. We carried out two activities, namely the development of a Chatbot application with the Agile method and training teachers with the Hybrid Learning method. We develop GuruManuel web application which is used by teachers and ManuelBot which can be used by students through the LINE application. Based on a survey, 100% of teachers agree this application can be useful in the learning process and help students to find information. As many as 82% of teachers agree with the appearance and usability of this application.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pada masa pandemi ini, Sekolah Immanuel mengikuti arahan pemerintah yaitu melaksanakan pembelajaran secara daring. Dalam meningkatkan semangat pembelajaran, banyak dilakukan pengembangan metode belajar. Pengembangan metode belajar diiringi dengan tersedianya berbagai teknologi saat ini. Chatbot adalah salah satu teknologi yang sudah banyak digunakan saat ini dalam berbagai kegunaan yang dapat memudahkan manusia mendapatkan informasi. Chatbot dapat berguna untuk memberikan informasi penerbangan, penjualan produk, cuaca dan lainnya. SD Immanuel membutuhkan solusi untuk menemukan cara belajar baru yang dapat meningkatkan semangat siswa. Tim PKM memberikan solusi dengan membuat sebuah Chatbot sebagai salah satu inovasi pembelajaran baru yang dapat memberi semangat dan warna baru dalam proses pembelajaran. Pada PKM ini, dilakukan dua kegiatan sebagai solusi untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yaitu pembuatan aplikasi Chatbot (ManuelBot) dengan metode Agile yang merupakan salah satu metode dalam pembuatan aplikasi dan pelatihan kepada guru dengan metode Hybrid Learning. Hasil dari PKM ini adalah aplikasi GuruManuel yang digunakan oleh guru sebagai admin dan ManuelBot yang dapat digunakan oleh siswa melalui aplikasi LINE. Berdasarkan survei 100% guru setuju aplikasi ini dapat berguna dalam proses pembelajaran dan membantu siswa untuk mencari jawaban. Sebesar 82% guru-guru menyetujui bentuk tampilan, kegunaan dan penggunaan aplikasi ini.
PENYULUHAN "HOW SAFE IS YOUR FOOD?" DI KOMUNITAS YAYASAN WORLD HARVEST, KARAWACI, TANGERANG [SEMINAR ON “HOW SAFE IS YOUR FOOD?” IN THE COMMUNITY OF WORLD HARVEST FOUNDATION, KARAWACI, TANGERANG] Nuri Arum Anugrahati; Adolf Parhusip
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.1213

Abstract

Lack of public understanding about the importance of selection of food and good food processing is the background of the community services of Food Technology Department in Even Semester 2017/2018. The counseling entitled "How Safe is Your Food?" will be conducted in the parent community of World Harvest Foundation, Karawaci, Tangerang as a form of awareness of the Department of Food Technology to provide information about the source of the causes of frequent food poisoning, how to choose good food materials, and how to process food that considers hygiene and sanitation rule. The result showed most participants stated the counseling was useful for them although they have been implemented hygiene and sanitation rules in daily activities.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemilihan bahan pangan dan cara pengolahan pangan yang baik melatarbelakangi pelaksanaan PkM Program Studi Teknologi Pangan di Semester Genap 2017/2018. Penyuluhan yang berjudul “How Safe is Your Food?” dilaksanakan pada komunitas di Yayasan World Harvest, Karawaci, Tangerang sebagai bentuk kepedulian Program Studi Teknologi Pangan untuk memberikan informasi tentang sumber penyebab keracunan pangan yang sering terjadi, cara memilih bahan pangan yang baik, dan cara mengolah pangan yang memperhatikan kaidah hygiene dan sanitasi. Walaupun sebagian besar peserta telah menerapkan kaidah hygiene dan sanitasi dalam mempersiapkan dan mengolah makanan sehari-hari namun hasil kuesioner menunjukkan 61% peserta yang hadir menyatakan penyuluhan berguna bagi peserta.
DAMPAK PANDEMI COVID-19, EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN SEBAGAI STRATEGI EKONOMI BERGERAK DAN MELEK TEKNOLOGI PADA PASAR SUBUH TRADISIONAL DESA KERTAK HANYAR 2 [PANDEMIC IMPACT OF COVID-19, EDUCATION OF HEALTH PROTOCOLS AS A MOBILE ECONOMIC STRATEGY AND TECHNOLOGICAL LITERATURE ON TRADITIONAL EARLY MORNING MARKETS OF KERTAK HANYAR VILLAGE 2] Darini Kurniawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.3561

Abstract

The impact of the COVID-19 pandemic is deeply felt by the community, especially in socio-cultural and economic life. Based on the results of observations and interviews with traders, there has been a 60% decrease in sales at the Subuh Market, Kertak Hanyar 2 Village, Banjar Regency, South Kalimantan. The residents of the dawn market have known about the COVID-19 pandemic through electronic media, but they still lack awareness in complying with the health protocol rules established by the government. Health protocol facilities are also not yet available. The dedication aims to improve the economy in the market at dawn but by adhering to health protocols to prevent the spread of COVID-19. This service was carried out together with the village head by disseminating health protocols and interviews with traders and buyers, providing masks and providing means of washing hands and soap. The result of the activity is the installation of health protocol education banners, traders using masks, the distance between traders is at least 1 meter and using hand washing facilities for buyers and traders at the market entrance. The socio-cultural and economic life of the people at Subuh Market are moving again with a sense of security.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Dampak pandemi COVID-19 sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya kehidupan sosial budaya dan ekonomi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pedagang, telah terjadi penurunan penjualan 60% di Pasar Subuh Desa Kertak Hanyar 2 Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Warga pasar subuh telah mengetahui adanya pandemi COVID-19 ini melalui media elektronik, namun masih kurangnya kesadaran dalam mematuhi aturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Sarana protokol kesehatan juga belum tersedia. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di pasar subuh tetapi dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Pengabdian ini dilakukan bersama dengan kepala desa dengan melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan wawancara kepada pedagang dan pembeli, pemberian masker dan penyediaan sarana alat cuci tangan dan sabun. Hasil dari kegiatan adalah terpasangnya spanduk edukasi protokol kesehatan, pedagang menggunakan masker, jarak antar pedagang minimal 1meter dan menggunakan sarana cuci tangan untuk pembeli dan pedagang pada pintu masuk pasar. Kehidupan sosial budaya serta perekonomian masyarakat di Pasar Subuh bergerak kembali dengan rasa aman. 
COVID-19 DAN DAMPAKNYA BAGI PERILAKU KONSUMEN DI INDONESIA TAHUN 2021 [COVID 19 AND THE IMPACT TO CONSUMER BEHAVIOR IN INDONESIA IN 2021] Sonny Sonny; Genoveva Genoveva; Chairy Chairy; Hanif Adinugroho Widyanto; Siska Purnama Manurung
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 2 (2021): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i2.4333

Abstract

This Community Service is organized by the Marketing Study Center (PUSKA) of President University to the public through a webinar (online). The purpose of this PKM is to provide guidance to business practitioners and the public, how to behave in the midst of this pandemic, product sales are decreasing from month to month, government regulations prohibiting people from leaving their homes temporarily, and public panic. Having business practitioners invited to be speakers, who also experienced the same decline but managed to bring their product sales back to normal, gave a lot of enlightenment to the people who attended the webinar.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: PKM ini diselenggarakan oleh pusat kajian (PUSKA) marketing universitas Presiden kepada masyarakat melalui webinar (online). Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pengarahan kepada praktisi bisnis dan masyarakat, bagaimana harus bersikap di tengah pandemik ini, dimana penjualan produk menurun dari bulan ke bulan, aturan pemerintah yang melarang masyarakat untuk keluar dari rumah sementara waktu, serta kepanikan masyarakat. Dengan adanya praktisi bisnis yang diundang menjadi pembicara, yang juga mengalami penurunan yang sama namun berhasil membuat penjualan produknya kembali normal, memberikan banyak pencerahan kepada para masyarakat yang hadir di webinar.

Page 11 of 30 | Total Record : 297