cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
SELF EFFICACY DAN PEMANFAATAN BISKUIT LABU KUNING SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING PADA GOLD PERIOD DI SIOSAR [SELF EFFICACY AND THE USAGE OF PUMPKIN BISCUIT AS FOOD SUPPLEMENTS FOR STUNTING PREVENTION ON GOLD PERIOD IN SIOSAR] Lidya Natalia Br Sinuhaji; Juliana Munthe; Astaria Ginting; Mutiara Asia; Nikmatul Isnaniyah
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 5, No 3 (2021): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v5i3.4752

Abstract

Background. Globally, there are around 101 million children under 5 years who are under the ideal body weight and 165 million children are stunted. Based on the Basic Health Research (Riskesdas), there are 37.2% of children under 5 years in Indonesia experiencing stunting. Stunting describes the incidence of malnutrition in toddlers that lasts for a long time and its impact is not only physically but also on cognitive function. The PURPOSE of this community service is to empower the community to arise their self-efficacy by utilizing pumpkin biscuits to prevent stunting. The METHOD is carried out in 4 stages, namely reviewing participatory rural conditions, group development, planning and implementing activities as well as participatory monitoring and evaluation. RESULTS in the Siosar area, pumpkin is very easy to obtain because 90% of the local people are vegetable farmers, one of which is pumpkin. Therefore, this activity can solve the problems that exist in Siosar by utilizing agricultural products, namely pumpkin, to be processed in a modern form into biscuits so that babies and pregnant women can consume them easily and it is useful to prevent stunting.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Latar Belakang. Secara global terdapat sekitar 101 juta anak dibawah usia 5 tahun yang termasuk dibawah berat badan ideal dan 165 juta anak mengalami stunting. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), terdapat 37,2 % anak balita di Indonesia mengalami stunting dan tahun 2018 sekitar 37 % (90 juta) anak mengalami stunting di Indonesia. Stunting menggambarkan kejadian kurang gizi pada balita yang berlangsung dalam waktu yang lama dan dampaknya bukan hanya secara fisik tetapi justru pada fungsi kognitif. TUJUAN pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberdayakan masyarakat agar muncul self efficacy dan masyarakat mampu memanfaatan biskuit labu kuning untuk pencegahan stunting. METODE yang dilakukan dengan 4 tahap yaitu mengkaji keadaan pedesaan partisipatif, pengembangan kelompok, penyusunan rencana dan pelaksanaan kegiatan serta monitoring dan evaluasi partisipatif. HASIL di wilayah Siosar labu kuning sangat mudah diperoleh karena 90% masyarakat setempat adalah petani sayur, salah satu tanaman yaitu labu kuning. Oleh karena itu kegiatan ini dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di Siosar dengan memanfaatkan hasil pertanian dan hasil labu kuning  yang didapat diolah dengan bentuk yang modern menjadi biskuit sehingga bayi dan ibu hamil dapat mengosumsi dengan mudah sehingga bermanfaat untuk mencegah terjadinya stunting.
PERANCANGAN DESAIN IDENTITAS VISUAL DAN KEMASAN UNTUK UMKM DALAM BRI PESTA RAKYAT SIMPEDES 2021 [VISUAL IDENTITY AND PACKAGING DESIGN FOR SME ON BRI PESTA RAKYAT SIMPEDES 2021] Brian Alvin Hananto; Medelyn Aurellia; Helena Calista; Stefanny Kusuma; Vanessa Leoni
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.5106

Abstract

To support small & medium enterprises (SME) in Indonesia that are affected by the COVID-19 pandemic, Bank Rakyat Indonesia (BRI) and Gambaranbrand organize BRI Pesta Rakyat Simpedes as a program to educate and help those SMEs. In one of the programs in BRI Pesta Rakyat Simpedes, the authors are invited as an expert in designing the visual identity and packaging design for sixteen SME products from July until December 2021. The activity and result of the designs were showcased live on the Youtube channel of RCTI – Entertainment. The objective of the program is to directly support and help the SMEs that participate in BRI and Gambaranbrand’s program with a design that can contribute and support their business. Other than that, the program is expected to be a reference, motivation, and also inspiration for other SMEs that watch and follow the broadcast.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Dalam rangka merespon dan membantu UMKM yang terdampak pandemi COVID-19, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Gambaranbrand menyelenggarakan BRI Pesta Rakyat Simpedes dengan berbagai program yang ditujukan untuk mengedukasi dan membantu UMKM. Dalam salah satu kegiatan tersebut, tim penulis diundang menjadi tenaga ahli dalam membantu merancang desain identitas visual dan kemasan untuk enam belas produk UMKM selama bulan Juli dan Desember 2021. Kegiatan dan hasil desain tersebut ditayangkan dalam kanal Youtube RCTI – Entertainment secara live. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu secara langsung UMKM-UMKM yang berpartisipasi dalam program BRI dan Gambaranbrand dengan desain yang bisa berkontribusi dan membantu UMKM-UMKM tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi referensi, motivasi, dan inspirasi bagi UMKM-UMKM lain yang ikut menyaksikan tayangan tersebut.
PELATIHAN INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) MELALUI APLIKASI ASSEMBLR PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR [TRAINING ON LEARNING MEDIA INNOVATION BASED ON AUGMENTED REALITY (AR) THROUGH THE ASSEMBLR APPLICATION FOR STUDY PROGRAM OF ELEMENTARY SCHOOL TEACHER EDUCATION] Putri Dewi Nurhasana; Kiki Aryaningrum; Arief Kuswidyanarko; Ali Fakhurdin; Aldora Pratama; Henni Riyanti; Susanti Faipri Selegi; Dyah Anggraini; Umi Kalsum
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.4957

Abstract

This devotion was carried out at SD Negeri 16 Indralaya Utara, Palembang City. This service is aimed to elementary school teachers in using augmented reality (AR)-based learning media through the assemblr application. This service uses training methods and practices. This service concluded that the knowledge of elementary school teachers about the use of augmented reality (AR)-based learning media through the assemblr application increased before and after training and practice. This increase can be seen from the comparison of pre-test and post-test scores.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pengabdian ini dilaksanakan di SD Negeri 16 Indralaya Utara Kota Palembang. Pengabdian ini ditujukan untuk melatih guru-guru Sekolah Dasar dalam menggunakan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR) melalui aplikasi assemblr. Pelatihan ini menggunakan metode pelatihan dan praktik. Pengabdian ini disimpulkan bahwa pengetahuan guru-guru Sekolah Dasar tentang penggunaan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR) melalui aplikasi assemblr meningkat sebelum dan sesudah pelatihan dan praktik. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari perbandingan nilai pre tes dan post tes.
MENGATASI PERMASALAHAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI BIMBINGAN BELAJAR SIGMA [OVERCOMING STUDENTS' LEARNING MOTIVATION PROBLEMS IN SIGMA LEARNING HOUSE] Tanti Listiani; Melda Jaya Saragih; Oce Datu Appulembang; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.5122

Abstract

SIGMA tutoring is conducted in a church, namely the HKBP Binong Permai Tangerang. Because of the pandemic of COVID-19 in 2021, parents of church congregations have complaints about learning difficulties experienced by their children while online learning. The problem arises because the material studied by their children is quite difficult for their parents to guide. A solution is needed to overcome these problems, namely through Sigma tutoring. Sigma tutoring is implemented online by providing individual guidance for students. Online tutoring is being implemented currently according to government recommendations, it is prohibited to conduct face-to-face meetings between individuals. Even though by online learning, Sigma tutoring has a positive impact, namely that students/tutees feel helped by their learning difficulties, and tutors who are students can further hone their teaching skills through this Sigma tutoring. BAHASA INDONESIA ABASTRACT: Bimbingan belajar SIGMA dilaksanakan di sebuah gereja yakni HKBP Binong Permai Tangerang. Akibat Pandemi akibat COVID-19 pada tahun 2021 ini, orang tua dari jemaat gereja memiliki keluhan atas kesulitan belajar yang dialami anak-anaknya saat belajar online. Permasalahan muncul karena materi yang dipelajari oleh anak-anaknya cukup sulit untuk  dibimbing oleh orang tua mereka. Dibutuhkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yakni melalui bimbingan belajar Sigma. Bimbingan belajar Sigma adalah bimbingan belajar yang dilaksanakan secara online, dengan memberikan bimbingan per individu untuk peserta didik. Bimbingan belajar secara online sedang marak dilaksanakan karena saat ini sesuai anjuran pemerintah melarang untuk melakukan pertemuan  tatap muka antar personal. Meskipun  dilakukan secara online, bimbingan belajar Sigma memberikan dampak positif yakni peserta didik/tutee merasa terbantu kesulitan belajarnya serta Tutor yang adalah mahasiswa dapat semakin mengasah kemampuan mengajarnya melalui bimbingan belajar Sigma ini.
PENGEMBANGAN DESA WISATA EDUKASI INTERNET MARKETING DENGAN COMMUNITY BASED TOURISM DI KECAMATAN WAY RATAI, PESAWARAN, LAMPUNG [DEVELOPMENT OF EDUCATION TOURISM VILLAGE ON INTERNET MARKETING WITH COMMUNITY BASED TOURISM IN WAY RATAI, PESAWARAN, LAMPUNG] Muhamad Ariza Eka Yusendra; Sutedi Sutedi; Susanti Susanti; Firmansyah Yunialfi Alfian
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.4959

Abstract

This Community Service Activity aims to develop a sustainable tourism competitiveness using the Community Based Tourism (CBT) model as a tourism strategic initiative that is able to accommodate economic, social, cultural and environmental benefits in a tourist destination. The CBT model offered is to converge Adventure Travel, Cultural Tourism, Ecotourism and Collaborative Information Technology into one unified tourism service, namely the Internet Marketing Educational Tourism Village. In addition, SD-Logic principles are also put forward where during the development of tourist villages, the service team always collaborates with many parties, including looking for a team of mobilizers or local heroes who have the power to mobilize and inspire the community. This community service activity is divided into three stages: (1) Mapping of Village Potential Landscapes, (2) Development of Tourism and Entrepreneurship Orientation, and (3) Development of Mindset, Skills and Mastery of Digital Economy Tools, which are divided into 6 main activities, and all of which can be implemented and get good results in terms of increasing knowledge and expertise. The results of this community service activity is the concept of an internet marketing educational tourism village with community based-tourism can be accepted and started to be implemented in the locus village. In the future, the PkM IIB Darmajaya team together with relevant stakeholders will collaboratively and participatively form a locus village tourism master plan so that it can be used as a guide for the direction of tourism village development.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengembangkan suatu daya saing kepariwisataan yang berkelanjutan dengan menggunakan model Community based Tourism (CBT) sebagai salah satu inisiatif strategi wisata yang mampu mengakomodir keuntungan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan disuatu destinasi wisata. Model CBT yang ditawarkan adalah dengan mengkonvergensikan Adventure Travel, Cultural Tourism, Ecotourism dan Collaborative Information Technology menjadi satu kesatuan layanan kepariwisataan yaitu Desa Wisata Edukasi Internet Marketing. Selain itu juga prinsip-prinsip SD- Logic juga dikedepankan dimana pada saat pengembangan desa wisata, tim pengabdi selalu melakukan kolaborasi dengan banyak pihak termasuk mencari tim penggerak atau local hero daerah yang memiliki kekuatan untuk memobilisasi dan menginspirasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu (1) Pemetaan Bentang Potensi Desa, (2) Pengembangan Orientasi Kepariwisataan dan Kewirausahaan,  (3) Pengembangan Mindset, Skill dan Penguasaan Tools Digital Economy, yang dibagi menjadi 6 kegiatan utama, dan kesemuanya bisa terlaksana serta mendapatkan hasil yang baik dari sisi peningkatan pengetahuan dan keahlian. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, Konsep desa wisata edukasi internet marketing dengan community based tourism dapat diterima dan mulai diimplementasikan di desa lokus walaupun masih perlu pendampingan lebih lanjut dan perlu melibatkan stakeholder pentahelix lainnya, Desa wisata juga perlu mengedepankan pengembangan paket wisata, dibandingkan penjualan tiket untuk masuk ke obyek wisata, karena lebih menguntungkan dan mampu mengendalikan eksternalitas dunia pariwisata dan untuk dapat efektif mengimplementasikan desa wisata edukasi internet marketing diperlukan tim penggerak awal yang akan menjadi local hero untuk dapat merubah mindset masyarakat desa. Kedepannya tim PkM IIB Darmajaya bersama dengan stakeholder terkait akan secara kolaboratif dan partisipatif membentuk masterplan kepariwisataan desa lokus sehingga dapat dijadikan pedoman arah pengembangan desa wisata.
PENYULUHAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 KEPADA GURU DAN ORANG TUA MURID DI PAUD-TK BINTANG KECIL, KABUPATEN BEKASI [EDUCATION ON PREVENTION OF COVID-19 TRANSMISSION TO TEACHERS AND PARENTS AT BINTANG KECIL KINDERGARTEN, BEKASI REGENCY] Pangeran Andareas; Dela Rosa; Anastasia Setyopuspito Pramitaningastuti; Handika Immanuel; Ernestine Arianditha Pranasti; Anugerah Moses Matthew; Cerissa Cerissa; Chintya Eirene Hadi; Angela Puspita Sari; Christian Jose Andreas
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.5255

Abstract

Community Service (CS) is one part of Tridarma of higher education in Indonesia that correlates the world of education to the community. CS activities aim to actualize knowledge and skills possessed by universities to the community in the hope that it will solve various problems in the community and improve the welfare of the community. The Covid-19 pandemic is a health problem that is currently being faced by the Indonesian people, especially in crowded areas such as the school environment. The real impact of the Covid-19 pandemic is a decline in health levels that causes death in the community. One of these conditions is suspected to be due to a lack of education to the public about preventing the transmission of Covid-19. Based on these problems, CS activities were carried out in the form of online counseling on preventing the transmission of Covid-19 to teachers and parents at Bintang Kecil Kindergarten, Bekasi Regency. CS data was obtained by using a Pre-Experimental Design (One Group Pre-Test Post-Test) approach using a quiz instrument (goggle form). The result of pre-test and posttest showed an increase in the knowledge of teachers and parents in the Kindergarten of Bintang Kecil, Bekasi Regency by 13,1%. BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu bagian dari Tridharma perguruan tinggi di Indonesia yang mengkorelasikan antara dunia pendidikan dengan masyarakat. Kegiatan PkM bertujuan untuk mengaktualisasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki perguruan tinggi kepada masyarakat dengan harapan akan menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pandemik Covid-19 merupakan permasalahan kesehatan yang saat ini sedang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, terutama pada area yang padat seperti lingkungan sekolah. Dampak nyata dari pandemik Covid-19 adalah terjadinya penurunan tingkat kesehatan hingga menyebabkan kematian di masyarakat. Kondisi demikian salah satunya diduga karena kurangnya edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penularan Covid-19. Berdasarkan permasalahan tersebut, sehingga dilakukan kegiatan PkM dalam bentuk penyuluhan secara daring mengenai pencegahan penularan Covid-19 kepada guru serta orang tua murid di PAUD-TK Bintang Kecil, Kabupaten Bekasi. Data kegiatan PkM diperoleh dengan pendekatan Pre-Experimental Design (One Group Pre-Test Post-Tes) menggunakan instrument kuis (google form) berisi 10 pertanyaan.  Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru dan orang tua murid di PAUD-TK Bintang Kecil, Kabupaten Bekasi sebesar 13,1%. 
MENAKAR IMPLEMENTASI CSR PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TIMUR UNTUK KEMANFAATAN MASYARAKAT [MEASURING OF CSR IMPLEMENTATION OF PERUM PERHUTANI REGIONAL DIVISION OF EAST JAVA FOR COMMUNITY BENEFITS] Dinda Veny Wulandari; Eko Nurhadi; Eko Priyanto
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.5048

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) is now a popular theme discussed in Indonesia to contributed to the development of the surrounding community, both economically and socially. One of them is Perum Perhutani Regional Division of East Java, which has implemented it into two main programs between PKBL and Social Management. Its implementation is based on the laws and regulations, one of which is the Decree of the Board of Directors of PerumPerhutani No.269/KPTS/DIR/2011. The purpose of this research is to identify CSR implementation, identify supporting factors and inhibit CSR implementation, as well as the benefits felt by community. The study used qualitative descriptive analysis with SEM-PLS. Data collection uses secondary data in the form of interviews, annual activity reports, and library studies. The results showed that CSR implementation had a lot of benefit for community that is create a good relation between community dan corporate, quality of life improvement, improvement of infrastructur, and reduce social conflict.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial kini menjadi tema yang populer diperbincangkan di Indonesia untuk memberikan kontribusinya kepada pengembangan masyarakat sekitar, baik secara ekonomi maupun sosial. Salah satunya Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur yang telah mengimplementasikannya kedalam dua program utama yaitu PKBL dan Kelola Sosial.Pelaksanaannya berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, salah satu nya Keputusan Direksi Perum Perhutani No.269/KPTS/DIR/2011. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi implementasi CSR, mengidenifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi CSR, serta manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dengan adanya program CSR oleh Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur. Pengumpulan data melalui wawancara, laporan kegiatan dan studi pustaka yang kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CSR mempunyai banyak manfaat bagi masyarakat diantaranya menciptakan hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan sarana prasarana, dan mengurangi konflik sosial.
EDUKASI PELESTARIAN LAHAN GAMBUT UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MEDIA BUKU KREATIF [EDUCATION PEATLAND CONSERVATION FOR ELEMENTARY SCHOOL USING CREATIVE BOOK MEDIA] Habib Abdurrahman; Abrar Rifqi Pratama; Ardian Yolanda; Arif Rahman; Zakiyul Fuadi; Gunawan Wibisono; Monita Olivia
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i1.5095

Abstract

Peatlands have an important role in ecosystems as a carbon storage and helps to reduce greenhouse gas emissions.Inappropriate peatland conversion causes common problems such as forest fires which create severe air pollution and trigger the production of greenhouse gases due to the release of stored carbon. As a result, early education regarding peat soil conservation is necessary to ensure that people understand the importance of peat soil and the harm that happens when peatlands are converted inappropriately. This program aims to educate students about peatlands and raise awareness about the importance of protecting and conserving peat from an early age. Educational materials are delivered using creative books containing illustrated stories, important knowledge about peat, and interactive games to attract student’s interest in reading and make information easier to recall. The results of the final evaluation through a questionnaire revealed that using creative books to educate students about peatlands was successful in improving students' understanding of peatlands. This is proven by the increasing number of students who fully understand the peat information that has been taught from 3 students to 32 out of 33 students.BAHASA INDONESIA ABSTRAK: Salah satu peran penting lahan gambut bagi ekosistem adalah sebagai pengikat karbon sehingga bermanfaat dalam mengurangi gas rumah kaca. Pengalihfungsian lahan gambut dengan cara yang tidak benar menyebabkan timbulnya masalah yang umum terjadi seperti kebakaran lahan gambut yang menyebabkan pencemaran udara melalui polusi kabut asap dan memicu terbentuknya gas rumah kaca akibat pelepasan karbon yang disimpannya. Untuk itu, pemberian edukasi mengenai pelestarian tanah gambut perlu diterapkan sejak dini agar masyarakat mengetahui peranan penting tanah gambut dan kerusakan yang terjadi apabila lahan gambut dialihfungsikan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi pengenalan lahan gambut sekaligus meningkatkan kepedulian untuk menjaga dan melestarikan gambut sejak dini. Materi edukasi disampaikan menggunakan buku kreatif yang berisi cerita bergambar, pengetahuan penting tentang gambut, dan games interaktif agar menarik minat membaca dan membuat informasi menjadi lebih mudah diingat oleh siswa. Hasil evaluasi akhir melalui kuisoner menunjukkan bahwa pemberian edukasi tentang tanah gambut menggunakan media buku kreatif berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai lahan gambut yang dibuktikan dengan bertambahnya jumlah siswa yang telah paham sepenuhnya mengenai materi gambut yang telah diajarkan dari semula 3 siswa menjadi 32 dari 33 siswa.
WORKSHOP INTERAKTIF TERKAIT PENYAKIT COVID-19 DAN VARIANNYA BAGI PARA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS [INTERACTIVE WORKSHOP RELATED TO COVID-19 AND ITS VARIANTS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS] Sugata, Marcelia; Jo, Juandy; Soewono, Effendi; Pinontoan, Reinhard; Litanto, Vivian; Victor, Hans; Abigail Christy, Suawa Natania; Vidian, Valerie; Sophiano, Theophilus; Febriani, Enjelia; Jan, Tan Tjie
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5708

Abstract

An interactive workshop related to COVID-19 and its variants was held during the introduction of Biology Study Program, Pelita Harapan University to high school students. This activity was carried out online and was divided into two sessions. The first session was socialization about COVID-19 and its variants, while the second session was the time to play an online game called ATtack Covid Variant (ATCV). The success of this activity was measured based on the surveys given before and after the activity. The survey results showed that socialization and online game ATCV have succeeded in increasing students' knowledge and understanding of COVID-19 and its variants. In addition, the students were satisfied with the ATCV game because of the benefits obtained from this game, the rules are easy to understand, and the visuals of the game are attractive.Bahasa Abstract:Workshop interaktif terkait COVID-19 dan variannya dilaksanakan saat kegiatan perkenalan Program Studi Biologi, Universitas Pelita Harapan kepada siswa/i sekolah menengah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan secara daring dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah sosialisasi tentang COVID-19 dan variannya, sedangkan sesi kedua merupakan waktu untuk melakukan permainan daring yang bernama ATtack Covid Variant (ATCV). Keberhasilan kegiatan ini diukur berdasarkan survei yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan permainan daring ATCV berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa mengenai COVID-19 dan variannya. Selain itu, para siswa merasa puas dengan permainan ATCV karena manfaat yang diperoleh dari permainan ini, peraturan yang mudah dipahami, serta visual permainan yang menarik.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perencanaan dan Implementasi Ekodrainase Di Desa Cibodas, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung Ramadhani Yanidar; Winarni Winarni; Hernani Yulinawati; Silia Yuslim
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5813

Abstract

Cibodas Village, Pasir Jambu District, Bandung Regency is in the upstream area in the Ciwidey sub-watershed area, which is one of the sub-watersheds in the Citarum watershed.  The principle of Eco drainage as a way in water conservation needs to be applied in this region. Community Service activities in the context of community empowerment in the planning and implementation of Eco drainage began with providing a basic understanding and technical properties of Eco drainage infrastructure and continued with piloting Eco drainage design for village governments, and community mobilizers to be able to implement Eco drainage in managing rainwater runoff. The community empowerment method consists of 3 stages, namely the coordination stage with partners and field surveys, preparation, and implementation of PkM. Coordination activities as a collaborative in building partnerships can run well. This can be seen from the full support of the Village Head, BumDes Chairperson, and the participation of village government officials both through initial coordination, field surveys to community involvement in planning a pilot infiltration structure design as an application of Eco drainage in the courtyard of the RW-04 office which also functions as a Pos Posyandu. Increased capacity and being self-sufficient in the application of Eco drainage are expected to be sustainable to all village communities. It expected the result will provide a multiplier effect in transforming Cibodas Village into an Ecovillage Village for the sustainability of the Citarum River as a water resource, since enable to play a role in the management of the Ciwidey watershed and the Citarum watershed in general. Abstract in BahasaDesa Cibodas, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung berada di daerah hulu di wilayah sub-DAS Ciwidey, yang merupakan salah satu subDAS yang berada dalam DAS Citarum. Pengelolaan sumber daya air dengan menerapkan prinsip ekodrainase sebagai salah satu cara dalam konservasi air perlu diterapkan di wilayah ini. Metode pemberdayaan masyarakat terdiri dari 3 tahap yaitu tahap koordinasi bersama mitra dan survey lapangan, persiapan dan pelaksanaan PkM. Kegiatan koordinasi sebagai upaya kolaboratif dalam membangun kemitraan dapat berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat dari dukungan penuh dari Kepala Desa, Ketua BUMDes serta partisipasi aparat pemerintah desa baik melalui koordinasi awal, survey lapangan hingga pelibatan masyarakat dalam merencanakan percontohan desain bangunan resapan sebagai penerapan ekodrainase di halaman Kantor RW04 yang sekaligus juga berfungsi sebagai Pos Posyandu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningktkan kapasitas masyarakat dalam perencanaan dan implementasi ekodrainase dimulai dengan memberikan pemahaman dasar serta sifat teknis infratruktur ekodrainase dan dilanjutkan dengan percontohan desain ekodrainase bagi pemerintah desa, dan penggerak masyarakat agar dapat menerapkan ekodrainase dalam mengelola limpasan air hujan. Pemberdayaan serta kemandirian dalam penerapan ekodrinase diharapkan dapat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat desa, sehingga mampu memberikan multiplier efek dalam mewujudkan Desa Cibodas menjadi Desa Ecovillage, sehingga dapat berperan dalam pengelolaan DAS Ciwidey pada khususnya dan DAS Citarum pada umumnya, untuk keberlanjutan sumber daya air Sungai Citarum.