cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 297 Documents
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI BIMBINGAN BELAJAR DARING DI TENJO Kurnia Putri Sepdikasari Dirgantoro; Pitaya Rahmadi; Tanti Listiani; Ernie Bertha Nababan
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5673

Abstract

Pandemic conditions are continuing and have an impact on learning. Under such conditions, perhaps students are already familiar with distance learning and adapt to those conditions. However, it is undeniable that not all children can still have good motivation during online learning. Student learning motivation must still be moved so that students' enthusiasm for learning continues to be encouraged and can follow the learning. Although there are already several schools that implement Limited Face-to-Face Learning (PTMT), students still need assistance, for example during independent study hours in developing their knowledge. Especially children of Junior High School (SMP) and High School (SMA) or Vocational High School (SMK) age 7, 8, 9, 10, and 11 are in the adolescent stage that requires attention so that they can focus on learning. One of the things that can be done to give real attention is to accompany them to study outside of school hours. Tenjo tutoring in collaboration with GKI Gading Serpong is here to answer these problems. The goal is to provide services that directly impact the needs of junior high and high school / vocational school students, especially in encouraging student learning motivation. This tutoring activity is carried out online. After being implemented for 5 months, the student's learning motivation score did not appear to have increased significantly. However, based on open-ended questions, 92% of students stated that they became enthusiastic about learning when taking this tutoring.abstract in BahasaKondisi pandemi masih terus berlanjut dan berdampak terhadap pembelajaran. Dalam kondisi demikian, mungkin siswa sudah terbiasa dengan pembelajaran jarak jauh dan beradaptasi dengan kondisi tersebut. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua anak bisa tetap memiliki motivasi yang baik selama pembelajaran daring. Motivasi belajar siswa harus tetap digerakkan sehingga semangat belajar siswa terus terpacu dan dapat mengikuti pembelajaran. Meski sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), siswa tetap memerlukan pendampingan misalnya pada saat jam belajar mandiri dalam mengembangkan pengetahuannya. Khususnya anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas 7, 8, 9, 10, dan 11 berada di tahap remaja yang membutuhkan perhatian sehingga mereka bisa fokus dalam pembelajaran. Salah satu yang bisa dilakukan untuk memberikan perhatian yang nyata adalah mendampingi mereka belajar di luar jam sekolah. Bimbingan belajar Tenjo bekerja sama dengan GKI Gading Serpong hadir untuk menjawab permasalahan tersebut. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan yang langsung berdampak bagi kebutuhan siswa SMP dan SMA/SMK khususnya dalam mendorong motivasi belajar siswa. Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan secara daring. Setelah dilaksanakan selama 5 bulan, secara  skor motivasi belajar siswa tidak terlihat mengalami peningkatan secara signifikan. Namun berdasarkan pertanyaan terbuka, 92% siswa menyatakan menjadi semangat belajar ketika mengikuti bimbingan belajar ini.
PENINGKATAN OMSET PENJUALAN MAKANAN MIE LEVEL SEHAT DAPUR AINI MELALUI MEDIA APLIKASI ONLINE Dewi Suprobowati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5878

Abstract

Mie adalah makanan alternatif pengganti beras  banyak dikonsumsi masyarakat.Mie menjadi popular dikalangan masyarakat karena harganya murah, cara pengolahan sekaligus penyajianya sederhana.Mie banyak mengandung karbohidrat  banyak menyumbang energi pada tubuh sehingga mie dapat dijadikan sebagai makanan penganti nasi. Ibu Atik,  berusia 47 tahun di masa pandemi  memiliki usaha  mie level bertempat tinggal di Jl. PBI Blok H  No. 01 Surabaya. Berdasarkan data yang diperoleh dari mitra terkait dengan usaha yang mereka rintis   di masa pandemi  penjualan mengalami penurunan secara drastis  terkendala kondisi ppkm.Sebagian besar pembelinya dari anak sekolah. Permasalahan dan solusi yang ditawarkan Permasalahan Produksi, solusinya  adanya alat  modern. Mika plastic  menggunakan alas daun pisang. Permasalahan Manajemen, solusinya pendampingan dan pelatihan tentang manajemen pemasaran baik secara online maupun offline,pendafaran aplikasi online, permasalahan Administrasi Keuangan, solusinya Pelatihan dan Pendampingan Pembukuan sederhana,Pembuatan NIB (Nomor ijin berusaha)   Permasalahan Kemasan Produk, Solusinya  Pelatihan Kemasan Produk.Tujuan akhir  PPM   mitra memahami permasalahan usaha yang dihadapi,   Harapan ke depan atas keberlanjutan  program ini dapat menjadi produk unggulan mie level yang higienitas di kecamatan pakal kota Surabaya. Kata Kunci: Mie sehat
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS DALAM HOSPITALITI Sandra Maleachi; Diena Mutiara Lemy; Kezia Christine; Verena Kimberly; Theresia Alexandra
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5748

Abstract

English as an international language is very important in facilitating communication, especially in this era of globalization. It is important for those who work in the hospitality world and dealing with guests to have the ability to speak English. Having a workforce with the ability to speak English is very much needed because there are more and more foreign tourists in Indonesia. The ability to speak English is required by hotel employees so that they can communicate and provide good hospitality services and can be more easily understood by foreign guests. The basic level hospitality English conversation training for Emmanuel Foundation students aims to provide training to students at the Emmanuel Foundation so that they can have a broader knowledge in English, as well as how to speak English in the hospitality sector. The implementation is carried out online through the Google Meet platform as a support for activities that can be easily accessed by everyone. There is a preparation stage and an implementation stage (online training). This activity went well and systematically according to the arrangement of events that had been made. The pre-test and post-test sessions have the same questions. The pre-test was used to see the Emmanuel Foundation students' understanding of the material for simple English statements. The post-test was used to see whether or not there was an increase in the understanding of the Emmanuel Foundation students after the material was presented. Based on the results of the pre-test and post-test, it was shown that there was an increase in students' understanding from before and after the presentation of the material, although the results were not significant. Therefore, in the future this kind of training can be done even better.Keywords: English, conversation, hospitalityAbtract in bahasaBahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangatlah penting dalam mempermudah komunikasi khususnya di era globalisasi ini.  Penting bagi mereka yang bekerja di dunia hospitaliti dan berhubungan langsung dengan tamu untuk memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Memiliki tenaga kerja dengan kemampuan berbahasa Inggris sangat dibutuhkan karena turis asing semakin banyak di Indonesia. Kemampuan berbahasa Inggris diwajibkan oleh para karyawan hotel agar mereka dapat berkomunikasi dan memberikan pelayanan keramahtamahan yang baik dan dapat lebih mudah dimengerti oleh para tamu asing. Pelatihan percakapan bahasa inggris hospitaliti tingkat dasar bagi siswa/i Yayasan Emmanuel bertujuan  untuk memberikan pelatihan kepada siswa-siswi di Yayasan Emmanuel agar dapat memiliki pengetahuan yang lebih luas dalam Bahasa Inggris, serta cara berbicara dalam Bahasa Inggris di bidang hospitaliti. Pelaksanaan dilakukan secara daring melalui platfrom google meet sebagai penunjang kegiatan yang bisa diakses dengan mudah oleh setiap orang. Terdapat tahap persiapan dan tahap pelaksanaan (pelatihan daring). Kegiatan ini  berjalan dengan baik dan sistematis sesuai dengan susunan acara yang sudah dibuat. Sesi pre-test dan post-test memiliki pertanyaan yang sama. Pre-test digunakan untuk melihat pemahaman siswa/i Yayasan Emmanuel mengenai materi pernyataan bahasa Inggris sederhana. Post-test digunakan untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan pemahaman siswa/i Yayasan Emmanuel setelah materi dipaparkan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman siswa/i dari sebelum dan sesudah pemaparan materi meskipun hasilnya tidak signifikan. Oleh karena itu, di masa yang akan datang pelatihan seperti ini bisa dilakukan lebih baik lagi.Kata Kunci: Bahasa Inggris, percakapan, hospitaliti 
PELATIHAN KELOMPOK USAHA PASTEL MINI DESA PANDAU JAYA MELALUI DIVERSIFIKASI DAN FORTIFIKASI UDANG Jan Stepfely Simanjuntak; Mery Sukmiwati; Tjipto Leksono; Herdini Herdini; Henni Syawal; Afra Azizah; Andi Almer Farrand Noor; Faira Yovanie; Febi Nabila; Meisya Amanda Fazira; Mochammad Farkhan; Nabellia Nabellia; Putri Noviayu Salsabila Hendri; Rio Persal Anugrah
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5874

Abstract

Diversification and fortification are efforts that can be made in increasing the value of food quality in terms of increasing product varieties and adding product nutritional value through the addition of food ingredients, one example of this product is fish or shrimp. The purpose of this service is to provide training on CPPB-IRT, technology transfer for mini pastel product processing, labeling, mini pastel training SOPs, product packaging and label design, and website creation, Facebook, Instagram (information and promotions) as well as making fish/shrimp flavours on mini pastels. The method of implementation that would be carried out in this activity was in the form of education, with the method of lectures, discussions, demonstrations and evaluation of product processing/manufacturing techniques for mini pastel businesses. Targets and outcomes to be achieved from community service activities, namely mini pastel products sold to the market must meet product specifications in accordance with SNI 7388: 2009. Packaging and labeling were in accordance with food packaging standardization PP No. 69 of 1999, standard operating procedures for guarantees quality of mini pastels. Based on the results obtained, the responses from the owners and employees of the mini pastel business group were quite enthusiastic in participating in the counseling activities.abtract in bahasaDiversifikasi dan fortifikasi merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan nilai mutu pangan dalam hal peningkatan varietas produk dan penambahan nilai gizi produk melalui penambahan bahan pangan, salah satu contoh produk ini adalah ikan atau udang. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan CPPB-IRT, alih teknologi pengolahan produk mini pastel, pelabelan, SOP pelatihan mini pastel, desain kemasan dan label produk, dan pembuatan website, facebook, instagram (informasi dan promosi) serta membuat rasa ikan/udang di mini pastel. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan dalam kegiatan ini berupa edukasi, dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi dan evaluasi teknik pengolahan/pembuatan produk untuk usaha mini pastel. Sasaran dan hasil yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu produk mini pastel yang dijual ke pasaran harus memenuhi spesifikasi produk sesuai dengan SNI 7388 : 2009. Pengemasan dan pelabelan sudah sesuai dengan standarisasi kemasan pangan PP No. 69 Tahun 1999, standar operasional prosedur untuk menjamin kualitas mini pastel. Berdasarkan hasil yang diperoleh, respon dari pemilik dan karyawan cukup antusias mengikuti kegiatan penyuluhan.
PENGEMBANGAN SITUS FORUM DISKUSI ONLINE BAGI PENYINTAS KEKERASAN SEKSUAL Dr.phil. Deborah Nauli Simorangkir; Deborah N. Simorangkir
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6144

Abstract

Indonesia sedang mengalami “darurat” kekerasan seksual, yang ditandai dengan peningkatan drastis jumlah kasus kekerasan seksual dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di industri pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun sebuah situs forum diskusi guna memberi dukungan sosial bagi penyintas kekerasan seksual di Indonesia, khususnya perempuan. Sororitas.sgu.ac.id dikembangkan berdasarkan temuan dari penelitian yang melibatkan wawancara mendalam dengan perwakilan dari empat organisasi, dan survei pada khalayak. Untuk mencapai tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: 1) Menetapkan prosedur operasi standar untuk Sororitas; 2) Menjalin kerjasama dengan organisasi mitra; 3) Merekrut pengelola website melalui UKM Sororitas Club; dan, 4) Menyelesaikan dan meluncurkan situs Sororitas. Dengan dibentuknya Sororitas Club dan penggunaan domain host SGU, maka keberlanjutan situs forum diskusi Sororitas lebih terjamin. Kegiatan selanjutnya yang akan dilakukan adalah mempererat dan memperbanyak kerja sama dengan organisasi mitra. Beberapa kegiatan tersebut dapat berupa seminar, penelitian, atau penyuluhan.
PELATIHAN MENDELEY 2022 BERSAMA NGAMPOOZ Teja Endra Eng Tju; Julaiha Probo Anggraini
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5988

Abstract

In 2022 Mendeley launched the Mendeley Reference Manager so it is necessary to conduct training as a form of community service that aims to improve the literacy ability of scientific papers in terms of searching and citation of a library. The activity partners with Ngampooz so that it can be well organized starting from participant registration to the submission of materials and participant certificates through the Ngampooz application. The main activity is training carried out online with the Zoom application and participants practice directly for each part of the material on their respective computers. The profile of participants consists of students, students, lecturers, engineers, and employees from various institutions in Jakarta and its surroundings. From the comparison of pretest and posttest, participants' ability increased sharply to encourage and improve the literacy ability of scientific papers in Indonesia.Abstract in BahasaDi tahun 2022 Mendeley meluncurkan Mendeley Reference Manager sehingga perlu dilakukan pelatihan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi karya ilmiah dalam hal pencarian dan sitasi suatu pustaka. Kegiatan bermitra dengan Ngampooz sehingga bisa terorganisasi dengan baik mulai dari pendaftaran peserta hingga penyerahan materi dan sertikat peserta melalui aplikasi Ngampooz. Kegiatan utama yaitu pelatihan dilakukan secara daring dengan aplikasi Zoom dan peserta praktek secara langsung untuk setiap bagian materi di komputer masing-masing peserta. Profil peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, dosen, engineer, dan pegawai yang berasal dari berbagai institusi di Jakarta dan sekitarnya. Dari perbandingan pretest dan posttest, kemampuan peserta meningkat tajam sehingga bisa mendorong dan meningkatkan kemampuan literasi karya ilmiah di Indonesia.
PENINGKATAN KAPASITAS MEDIA SOSIAL DESA WISATA SERDANG WETAN SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN UMKM DAN PARIWISATA Ardiles Akyuwen; Fanny Celia; Grace Felicia; Sittacarini Amertaputri; Mohammad Shobri
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6367

Abstract

Serdang Wetan merupakan desa wisata yang letaknya di Kecamatan Legok, Tangerang. Di desa tersebut terdapat penunjang aktivitas ekonomi, diantaranya: UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), Kampung Ikan, dan Koperasi. Selain itu ada juga BUMDes Serdang Wetan yang menjalankan koperasi penjualan produk berupa kebutuhan khusus dan merchandise seperti baju. Penghasilan dari penjualan ini digunakan sebagai kas BUMDes dan gunanya untuk pengelolahan kegiatan-kegiatan lainnya terkait pengurusan UMKM. Jemaroe Abang, dan Ardhi Box adalah UMKM yang produk-produknya telah menembus pasar lokal atau dalam negeri. Tapi, ada banyak UMKM yang masih belum berkembang, baik dari segi pengemasan produk atau promosinya. Masalah ini disebabkan oleh keterbatasan modal dan sumber daya manusia (SDM) dari tiap-tiap UMKM. Ada juga masalah lainnya seperti kurang dan terbatasnya pengelolahan media sosial yang berdampak pada kegiatan promosi tidak berjalan dengan baik, sehingga produk-produk UMKM kurang dikenal oleh masyarakat luas. Dari masalah diatas, solusi yang diberikan penulis adalah  melakukan peningkatan kapasitas media sosial Desa Wisata Serdang Wetan sebagai sarana pengembangan UMKM dan pariwisata, dari perancangan visual sampai dengan promosi. Agar peningkatan kapasitas media sosial  dapat berlangsung secara sistematis dilakukan melalui tiga tahapan, dimulai dari tahap insipiration, tahap ideation, dan tahap implementation. Harapannya, melalui perancangan visual sampai dengan promosi yang lebih menarik dapat memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produk-produk UMKM dan memberitahukan kepada masyarakat luas bahwa Desa Wisata Serdang Wetan mempunyai beraneka ragam potensi UMKM yang menarik serta dapat membantu peningkatan perekonomian juga kesejahteraan masyarakat desa.
PELATIHAN PERANCANGAN MENU BAGI UMKM KULINER Yoanita Alexandra; Nosica Rizkalla; Septi Fahmi Choirisa
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6156

Abstract

The Covid-19 pandemic had a significant impact on the Indonesian economy, including MSME business players. In the Indonesian economy, Micro, Small and Medium Enterprises or MSMEs are the business groups that have the largest number. The menu in the culinary business is an important component for business success. The menu structure plays important role in the level of sales, therefore it must be made attractively and appropriately. For this reason, basic knowledge is needed to support menu preparation, such as knowledge of the type of food provided, framework, character, composition, design and menu writing. This activity is a Community Service activity that is integrated with the Menu Planning course (menu planning) majoring in Hospitality. The Community Service Partners are five culinary MSMEs located in the Tangerang and Bogor areas. The implementation of activities is carried out directly or by interview with culinary MSME entrepreneurs. The results of this activity are in the form of observation reports and recommendations for menu design for culinary businesses. This activity is useful for culinary entrepreneurs to be able to analyze business progress and the need for changes in terms of menus. In addition, careful menu planning can have an impact on culinary businesses becoming more operationally and financially efficient.abstract in bahasaPandemi Covid-19 membawa dampak yang signifikan bagi perekonomian Indonesia, tak terkecuali para pelaku bisnis UMKM. Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Menu dalam usaha kuliner merupakan komponen penting bagi keberhasilan usaha. Susunan menu sangat berperan dalam tingkat penjualan, maka dari itu harus dibuat secara menarik dan tepat. Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar sebagai penunjang dalam penyusunan menu, seperti pengetahuan tentang tipe makanan yang disediakan, kerangka, karakter, komposisi, design serta penulisan menu. Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang terintegrasi dengan mata kuliah Menu Planning (Perencanaan menu) jurusan Perhotelan. Mitra Pengabdian adalah lima UMKM kuliner yang terletak di daerah Tangerang dan Bogor. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara langsung ataupun dengan interview dengan pengusaha UMKM kuliner. Hasil dari kegiatan ini berupa laporan observasi serta rekomendasi perancangan menu bagi usaha kuliner. Kegiatan ini bermanfaat bagi pengusaha kuliner untuk dapat menganalisa progress usaha dan kebutuhan perubahan dari segi menu. Selain itu, perencanaa menu yang matang, dapat berdampak terhadap usaha kuliner menjadi lebih efisien secara operasional maupun finansial. 
MEMASYARAKATKAN KEMBALI DONGENG SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI KEBENCANAAN DI PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN Irwan Fakhruddin; Albertus Magnus Prestianta; Agus Kustiwa
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6159

Abstract

Multidisciplinary research conducted by CEST (Center for Earthquake Science and Technology) ITB states that there is the potency of a tsunami up to 20 meters on the south coast of West Java and up to 12 meters on the south coast of Blitar, East Java occurs following the 8.8 MMI megathrust earthquake. Community and stakeholder preparedness is inevitable and should be implemented immediately. The South Lebak Mitigation Group (GMLS) is a community-based initiative to do a collective and collaborative program in disaster preparedness and responses based on local wisdom patterns. The Universitas Multimedia Nusantara’s community services program (PKM) aim to increase disaster literacy towards people of Panggarangan village and its surrounding in the Panggarangan sub-district in the southernmost of Lebak Regency. According to the situation analysis, local wisdom-based communication and media deployment is rarely used. This is the reason why the PKM program is aimed at the objective of creating communication agents at the household level through Satu Rumah Satu Pendongeng (One House One Storyteller) Training of Trainers (ToT). This ToT program also aimed to ground the activity of storytelling towards children within the family to create an individual that can face disaster. The program consists of a knowledge enrichment and storytelling workshop. The knowledge enrichment teaches the basics of storytelling, and the modality to tell stories while the workshop focuses on developing supporting tools for storytelling and storytelling simulation. abstract in bahasaRiset lintas disiplin CEST (Center for Earthquake Science and Technology) ITB menyebutkan akan adanya potensi tsunami dengan ketinggian maksimal 20 meter di wilayah selatan Jawa Barat dan 12 meter di selatan Blitar, Jawa Timur yang didahului dengan gempa megathrust sebesar 8,8 MMI. Kesiapsiagaan masyarakat dan stakeholder dalam menghadapi potensi bencana sangatlah diperlukan dan harus dilaksanakan sesegera mungkin. Gugus Tugas Mitigasi Lebak Selatan merupakan upaya komunitas di Lebak Selatan untuk bergerak secara kolektif dan kolaboratif menyiapkan upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan berbagai kegiatan berbasis kearifan lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Multimedia Nusantara dilaksanakan untuk meningkatkan literasi kebencanaan bagi masyarakat Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan dan sekitarnya di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Berdasarkan hasil analisis situasi diketahui bahwa pola komunikasi dan penggunaan media berbasis kearifan lokal sangat jarang dipergunakan lagi. Hal inilah yang mendorong dilaksanakannya kegiatan menciptakan agen-agen komunikasi di tingkat keluarga melalui Training of Trainers (ToT) Satu Rumah Satu Pendongeng untuk memasyarakatkan kembali kegiatan mendongeng untuk menyampaikan pesan pada anak-anak di tingkat keluarga, dan menjadikannya individu yang siap menghadapi bencana. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengayaan materi dan workshop mendongeng. Dalam hal pengayaan materi peserta memperoleh pengayaan materi meliputi pelatihan dasar-dasar mendongeng, modalitas untuk mendongeng. Selanjutnya dalam workshop peserta fokus pada pengembangan materi mendongeng, membuat alat peraga dongeng, dan melakukan simulasi kegiatan mendongeng. 
ALAT PENGUKUR KESEHATAN UNTUK DETEKSI AWAL GEJALA COVID-19 DI PUSKESMAS KELAPA DUA Megantara Pura; Ahmad Syahril Muharrom; M.B Nugraha; Rangga Winantyo; Marojahan Tampubolon; Kevin Nicholas Tanex; David Kristi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 6, No 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.6151

Abstract

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan penyebaran virus COVID-19, dibuat alat pengukur kesehatan yang akan diaplikasikan di puskesmas. Alat yang dibuat dapat mengukur temperatur tubuh, detak jantung, dan kadar oksigen dalam darah menggunakan teknik photoplethysmography. Alat ini juga berfungsi untuk menghubungi petugas puskesmas bila kondisi kesehatan pasien menurun menggunakan sistem short messaging services (SMS). Mikrokontroller Arduino Mega 2560 digunakan sebagai penerima data dan kendali sistem. Sensor yang digunakan adalah sensor temperatur MLX90614 dan sensor kadar oksigen MAX30102. Sistem pengiriman SMS menggunakan board SIM808. Alat ini beroperasi menggunakan sumber listrik AC, dengan baterai Li-ion sebagai cadangan catu daya. Pengujian alat dilakukan di pintu masuk Laboratorium Teknik Elektro Universitas Multimedia Nusantara. Setiap mahasiswa yang datang ke laboratorium tersebut wajib melakukan cek kesehatan menggunakan alat tersebut. Selama masa pengujian, alat dapat mendeteksi temperatur dan kadar oksigen mahasiswa dengan tepat, serta alat mampu bertahan selama satu hari penuh hanya dengan menggunakan baterai. Alat ini akan diletakkan dan diaplikasikan di Puskesmas Kelapa Dua Tangerang.