cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UNIVERSITAS PELITA HARAPAN, Gedung B-203, Lippo Karawaci, Tangerang – 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sinergitas PkM & CSR
ISSN : 25287184     EISSN : 25287184     DOI : http://dx.doi.org/10.19166/jspc
Jurnal Sinergitas PKM dan CSR has been published by Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat Universitas Pelita Harapan since October 2016. It covers scientific publications related to community service (PKM) and corporate social responsibility (CSR) activities in the the following fields: 1) agriculture, fisheries and marine life; 2) environment and disaster management; 3) health; 4) economics, society, and culture; 5) information and communication technology; and, 6) education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 485 Documents
PENGUATAN PEMBELAJARAN BERBASIS NUMERASI LINTAS BIDANG MELALUI WORKSHOP PENGEMBANGAN ASSESSMEN NUMERASI GURU SMPN 3 BELINYU Indah Riezky Pratiwi; Novitasari Novitasari; Elisa Mayang Sari; Adhe Angry; Fateh Tikal Zamzami
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan menjadi target pencapaian pemerintah untuk meningkatkan kualitas penerus bangsa. Potret hasil PISA yang dilaksanakan per empat tahun selalu menjadi refleksinya. Hasil raport pendidikan dari setiap satuan pendidikan secara berkala menjadi acuan untuk selalu meningkatkan mutu. Salah satu fokus utamanya adalah numerasi. Numerasi siswa SMP N 3 Belinyu terlapor dalam hasil rapor pendidikan dengan kategori warna kuning (interpretasi sedang). Wawancara dengan pendidik di sekolah tersebut ditemukan sebuah fakta bahwa budaya numerasi tidak diintegrasi dalam seluruh mata pelajaran. Padahal sebagaimana yang diketahui, numerasi adalah kemampuan mendasar yang berkaitan dengan angka dimana aplikasinya di seluruh aspek kehidupan. Artinya tidak menutup kemungkinan bahwa seluruh mata pelajaran dapat diintegrasi dengan numerasi. Pengabdian yang dilakukan di SMP N 3 Belinyu ini difokuskan untuk memberikan penguatan numerasi kepada seluruh guru mata pelajaran. Pelaksanaan pengabdian diawali dengan pemberian materi terkait numerasi dan aplikasinya, lalu dilanjutkan dengan pembuatan asesmen numerasi yang berkaitan dengan mata pelajaran yang diampu. Kegiatan ini dilakukan secara berkelompok dengan anggota dua guru lintas bidang. Hasil yang diperoleh adalah implementasi numerasi dalam pembelajaran pada mata pelajaran apapun bukan sebuah keniscayaan. Penguatan berhasil dilakukan dengan output berupa asesmen numerasi dengan aspek yang diangkat bersesuaian dengan mata pelajaran yang diampu oleh guru.
TRAINING ON BIOCHEMICHAL IDENTIFICATION OF ENTEROBACTERIACEAE USING THE ENTEROSYSTEM 24R KIT TO STUDENTS OF MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGY AT YARSI MEDIKA VOCATIONAL HIGH SCHOOL, TANGERANG Pangeran Andareas; Maroloan Aruan; Diana Intan Gabriella Lusiana; Maleakhi Samuel Mardiyono; Dolito Situmorang; Naomi Damayanti Purba; Nava Anabel Tahalele
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tri Dharma Perguruan Tinggi is the main foundation for universities in Indonesia in carrying out their functions and responsibilities. One of the activities that is part of the Tri Dharma of Higher Education is Community Service (CS). PkM activities have the aim of improving the welfare of the community by providing solutions to various problems that exist in the community. One solution that can be provided is to provide training to the community with the aim of increasing knowledge, skills or competencies of human resources (HR).  One of the important communities to improve competence is school students, especially vocational high schools (VHS) majoring in medical laboratory technology (MLT). This activity is important so that the graduates produced are in accordance with the needs of the world of work such as hospitals, clinics and research institutions. This activity was given to students majoring in medical laboratory technology, VHS Yarsi Medika Tangerang. The topic raised in this activity is training in the identification of enterobacteriaceae using the Enterosystem 24R kit. The data in this activity was obtained with a Quiz instrument (Pre-Test and Test) using Google Form.  The results obtained from PkM activities show that there is an increase in student knowledge related to PkM material by 35%.
KEGIATAN PEKAN KULINER DAN PROMOSI PRODUK BERBASIS DIGITAL UNTUK UMKM POKDARWIS MEDANG Adestya Ayu Armielia; Oqke Prawira Triutama; Siti Adlina Rahmiaty
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.8732

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Medang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, yang menghadapi tantangan besar dari bisnis kuliner dengan modal besar di sekitar area tersebut. Pokdarwis Medang, sebagai mitra kegiatan PkM, mengelola Pekan Kuliner setiap pekan di area lapangan parkir kelurahan Medang. Program ini diselenggarakan setiap akhir pekan untuk mendukung UMKM lokal. Akan tetapi, melalui identifikasi awal, ditemukan berbagai tantangan yang dihadapi mitra, seperti kurangnya pengetahuan manajemen bisnis, perlengkapan produksi yang tidak sesuai standar, serta minimnya penggunaan teknologi dalam pemasaran. Pelaksanaan PkM melibatkan berbagai tahapan, mulai dari identifikasi masalah, analisis kondisi mitra, hingga pelatihan dan penerapan teknologi (IPTEK). Pelatihan yang diberikan mencakup Service Quality, Strategi Pengembangan Bisnis, Pengendalian Biaya, dan Penggunaan Canva untuk pemasaran digital. Selain pelatihan, tim PkM juga memberikan hibah peralatan penunjang operasional dan promosi guna meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM di Pekan Medang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi masalah, analisis situasi, pelaksanaan pelatihan, pengadaan peralatan pendukung, monitoring, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengelola bisnis kuliner berbasis UMKM, terutama dalam aspek manajemen, produksi, keuangan, dan pemasaran. Selain itu, hibah peralatan operasional dan promosi juga turut membantu memperbaiki tampilan dan efisiensi Pekan UMKM, sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan kegiatan ekonomi di Kelurahan Medang.
THE USE OF QRIS PAYMENTS FOR ULOS WEAVERS IN SIGAOL VILLAGE, ULUAN DISTRICT, REGENCY. TOBA Frederick Saroha Silaban; Pasaman Silaban; Sabriana Simanjuntak
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.8738

Abstract

Digitalization has penetrated into various aspects of life, including in financial transactions. This community service aims to help ulos weavers in Sigaol Village, Uluan District, Toba Regency, in adapting to the use of digital payments through QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). This program uses a socialization and hands-on training approach. The socialization was carried out to provide a basic understanding of QRIS and its benefits, while the direct training was focused on how to use the QRIS application in daily transactions. In addition, technical assistance is also provided to ensure that weavers can use this technology smoothly. Results With the implementation of QRIS payments, ulos weavers in Sigaol Village can make transactions digitally more easily and quickly. This not only makes the payment process more practical, efficient, and effective, but also increases financial inclusion and strengthens the local economy. Through this activity, weavers are expected to be able to increase their competitiveness in a wider market, while authors get the opportunity to contribute directly to community empowerment.
PELATIHAN MEMBUAT DAFTAR PUSTAKA OTOMATIS DENGAN APLIKASI MENDELEY SECARA DARING BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS BAKTI INDONESIA Rezqy Ayu Devi Arafah
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.8744

Abstract

Terdapat kendala yang sering dialami mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah, khususnya pada penyusunan daftar pustaka. Oleh karena itu, diperlukannya teknologi baru untuk mempermudah dalam menyusun daftar pustaka secara otomatis, salah satunya adalah aplikasi Mendeley. Artikel ini berisi tentang hasil pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley yang dilakukan oleh dosen Universitas Bakti Indonesia. Pelatihan ini diadakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dengan sasaran adalah mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir dan peserta umum yang ingin mengetahui bagaimana cara menggunakan aplikasi Mendeley. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mengelola referensi secara mandiri, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka. Pelatihan ini diharapkan memberikan manfaat yang optimal, seperti peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam menggunakan aplikasi Mendeley, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam penggunaannya. 
MELEJITKAN REBANA GRESIK: OPTIMALISASI PEMASARAN DIGITAL DAN KEMITRAAN STRATEGIS UNTUK PENETRASI PASAR INTERNASIONAL Andi Iswoyo; Yanuar Fauzuddin; Muhamad Muchid; Hutomo Setia Budi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.8919

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan omset mitra produsen alat musik rebana di Kabupaten Gresik. Permasalahan mitra adalah kurang optimalnya pemasaran digital dan alat produksi yang belum memenuhi standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Solusi yang ditawarkan diseminasi TTG penghisap debu, spraybooth, mesin bubut, dan mesin potong meja, penataan layout produksi, pelatihan live selling melalui media sosial dan marketplace, dan kemitraan untuk perluasan pasar ekspor. Metode pelaksanaan program meliputi pelatihan, pendampingan, dan kemitraan strategis dengan pemerintah dan perusahaan lokal dan penetrasi ke pasar internasional. Hasil pelaksanaan program antara lain penataan layout produksi, perancangan dan pengembangan spray booth dan penghisap debu, pengadaan mesin bubut kayu dan mesin potong meja (table saw), pelatihan dan pendampingan live selling melalui media sosial dan marketplace, dan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan beberapa perusahaan di Gresik. Dampak dari program ini antara lain; ada peningkatan keterampilan pekerja dalam pengecatan dan pengamplasan sesuai standar K3 sebesar 70%, ada peningkatan kualitas produk sebesar 40% yang diukur dari kualitas pengecatan, ada peningkatan keterampilan tenaga kerja dalam live selling di sosial media dan marketplace sebesar 60%, ada penambahan penjualan dari aliran live selling 10%, dan ada penetrasi pasar internasional melalui pameran sebanyak dua kali di luar negeri.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PENDEKATAN INTERDISIPLINER DALAM PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI KOMUNITAS GURU BELAJAR SMAN 86 JAKARTA Debora Sibarani; Wiputra Cendana; Juliana Tirza; Adventina Situngkir
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 2 (2025): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membahas dan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pelatihan pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner bagi para guru. Pelatihan tersebut dilakukan dengan mendalami konsep dan prinsip dasar Kurikulum Merdeka, serta bagaimana strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar beragam siswa. Selain itu, penelitian ini membahas pentingnya pendekatan interdisipliner dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang holistik dan kontekstual di kelas. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup observasi di sekolah, kuesioner yang disebarkan kepada guru, serta wawancara mendalam dengan guru dan ahli kurikulum untuk mengumpulkan data tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner di sekolah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berdiferensiasi dan pendekatan interdisipliner terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun metode dan pendekatan pembelajaran ini belum dapat diimplementasikan oleh guru secara maksimal sehingga penelitian ini dapat menjadi rekomendasi dalam meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam pelaksanaan P5.
EDUKASI MAKAN SEHAT BERBANTUAN MEDIA DIGITAL KEPADA ANAK DAN ORANG TUA DI TK KASIH BUNDA, DESA NARIMBANG, BANTEN Juliana Tirza; Wiputra Cendana; Hernawati Siahaan
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.8950

Abstract

Taman Kanak-kanak (TK) Kasih Bunda berlokasi di kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten, dengan adanya jalan tol Rangkasbitung, membuat akses ke lokasi TK hanya memakan waktu kurang lebih 30 menit dari kampus UPH.  TK ini berkomitmen untuk meningkatkan gizi anak usia dini karena melihat latar belakang ekonomi dan Pendidikan orang tua yang belum cukup mumpuni menyediakan menu bergizi yang dapat menunjang tumbuh kembang anak dan juga proses belajarnya. Program membaca dengan media digital pada term sebelumnya diresponi dengan baik. Terlihat antusiasme anak-anak saat kunjungan dan diajak untuk membaca menggunakan teknologi digital. Pimpinan mitra juga merasa sangat bersyukur karena memperoleh kesempatan untuk diedukasi mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Program pemanfaatan media digital ini akan terus dikembangkan, dan rencananya akan digunakan untuk mengatasi satu permasalahan lagi di lokasi mitra, yaitu kurangnya edukasi tentang makan sehat untuk mencegah gizi buruk anak. Menurut data surveilans gizi Indonesia Pada tahun 2017, terdapat 18,1% kasus gizi buruk di Indonesia, dan menurut hasil Riset Kesehatan Dasar Indonesia atau Riskesdas, angka gizi buruk dan gizi buruk sebesar 17,7% pada tahun 2018. Di tingkat nasional, balita gizi buruk masih menjadi masalah publik. kesehatan di Indonesia dan prevalensinya hampir tinggi, sedangkan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk 2019 adalah 17 persen (Casando, Hapis, and Wuni 2022). Keterbatasan pengetahuan dan pemahaman anak mengenai menu makan sehat dan penunjang gizi baik mereka menjadi salah satu masalah yang penting untuk disikapi, termasuk yang terjadi di lokasi mitra. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan PkM ini adalah edukasi makan sehat kepada anak-anak dan orang tua di lokasi mitra dengan berbantuan teknologi digital, seperti video interaktif, media baca digital dan video conferencing untuk membantu proses monitoring.
COMMUNITY SERVICE FOR ECONOMIC INDEPENDENCE OF JOINT BUSINESS GROUPS BASED ON SURABAYA CITY'S DIGITAL Dwi Elok Indriastuty; Surya Priyambudi; Trisa Indrawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The partners are Micro, Small, and Medium-sized Enterprises (MSMEs) located in Babat Jerawat Village, Pakal District, Surabaya City. In light of the aforementioned background, the following issues have been identified: 1) Partners lack an understanding of food safety; 2) Product packaging is still not appropriate; 3) The use of production equipment is still lacking and traditional; 4) Processed cake products are only limited; 5) Partners do not maintain financial records in a proper and periodic manner; 6) In marketing, they do not utilize social media and eCommerce; and 7) There is a lack of attractive photo design for marketing. The program's objectives are as follows: 1) To increase the amount of product capacity, quality, and hygiene; 2) To increase product turnover; 3) To improve financial and business management; 4) To increase innovation to produce a new product; and 5) To expand product marketing areas. The implementation method commences with the following steps: 1) Team socialization with MSME partners; 2) Training in the fields of production, business management, and marketing is then implemented; 3) Appropriate technology is applied to MSME partners; 4) Assistance and evaluation are provided to MSME partners; and 5) Program sustainability is then addressed. The results of the activities are as follows: 1) Partners have demonstrated an increased understanding of food safety, sanitation, and personal hygiene; 2) Partners have obtained NIB and Halal certificates; 3) Partner production capacity has increased by 40%; 4) Partners have developed skills in the production of innovative processed cake products; 5)Partner turnover has increased by 25%; 6) Enhancement of partner competencies in the domain of routine financial documentation; 7) Availability of financial, social media, and eCommerce applications; 8) Elevation of partner abilities pertaining to the dissemination of information through social media, eCommerce, product photos, and product video content.
PKM Peningkatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata penggerak EduWisata Hidroponik di Desa Beton, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik sri juni woro ASTUTI; Heri Susanto; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.9123

Abstract

Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sangat strategis dalam pengembangan pariwisata desa, dan peningkatan perannya dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap keberlanjutan dan kualitas destinasi. Dengan peningkatan peran ini, Pokdarwis tidak hanya menjadi pelaku wisata pasif, tetapi juga motor penggerak utama yang berperan aktif dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata yang lebih profesional, berkelanjutan, dan berbasis pada pemberdayaan masyarakat lokal. Demikian pula dengan pengembangan wisata di desa beton, kabupaten Gresik yang memiliki potensi cukup baik, namun pokdarwis disana masih perlu ditingkatkan kapasitasnya melalui pelatihan, pembinaan dan pendampingan agar dapat mendorong realisasi edu wisata yang telah direncanakan. Permasalahan lain yang dihadapi Pokdarwis Dewi Kolaga sebagai mitra pkm antara lain belum adanya rencana yang matang dalam pengembangan edu wisata. Adapun program intervensi yang dilakukan oleh tim PKM adalah dengan memberikan pelatihan manajemen pariwisata berbasis eduwisata dengan mengembangkan kebun hidroponik sebagai pelengkap kolam pancing yang sudah dibangun sebelumnya. Selain itu untuk mempromosikan keberadaan eduwisata di desa Beton tersebut juga diberikan pelatihan pemasaran wisata dengan menggunakan media sosial. Hasil dari intervensi yang dilakukan menunjukkan perkembangan positif dengan adanya dukungan dari perangkat desa dan pokdarwis yang antusias dalam membangun kebun hidroponik dan mengikuti berbagai pelatihan dalam rangka penguatan kapasitas. Pendampingan akan dilakukan untuk menjamin keberlanjutan program.