cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
Penentuan Parameter Model NRECA Untuk Debit Pada DAS Temef Krisnayanti, Denik Sri; Chandra, Chrystin; Bunganaen, Wilhelmus; Udiana, I Made; Damayanti, Alvine Cinta
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.776 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.42035

Abstract

A watershed in which the observed discharge data is not available or incomplete becomes a problem in thewater utilization projects. Observation discharge data obtained from Pos Duga Air Sungai Temef is less reliable because the measurement of water level data for the last few years has been carried out by direct observation without using a discharge measuring device. Obtain river discharge data, it can be done by simulating rainfall data into discharge data, one of them is NRECA Model. In NRECA Model, there are several parameters, namely index soil moisture capacity (nominal), Percent Sub Surface (PSUB), Ground Water Flow (GWF), and crop coefficient (kc). Determination of the parameters NRECA Model was obtained by trial and error based on the value limit so that the coefficient correlation (r) between observation discharge and simulation discharge was close to 1. The values used for the index soil moisture capacity (nominal), percent sub surface (PSUB), ground water flow (GWF), and crop coefficient (kc) are 0,20; 0,85; 0,50; and 0,60.
Analisis Karakteristik Hujan Ekstrim Menggunakan Model Iklim di Wilayah Gunung Merapi Sapan, Elenora Gita Alamanda; Sujono, Joko; Karlina, Karlina
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.615 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.36332

Abstract

Hujan ekstrim merupakan salah satu pemicu terjadinya banjir lahar di wilayah gunung berapi. Hal ini disebabkan karena material vulkanik sisa erupsi mudah tererosi bersama dengan limpasan akibat hujan ekstrim. Hujan ekstrim juga merupakan fenomena alam yang sering dikaitkan dengan perubahan iklim. Pada masa mendatang, kemungkinan perubahan karakteristik hujan ekstrim akan terjadi. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis hujan ekstrim untuk kondisi historis dan masa depan. Pada penelitian ini, karakteristik hujan yang dianalisis adalah variabilitas hujan ekstrim yang ditunjukkan dengan analisis trend indeks hujan ekstrim yakni RTOT. Data hujan yang digunakan adalah data jam-jaman dari delapan stasiun curah hujan di wilayah Merapi. Hujan masa mendatang diproyeksi menggunakan model iklim CanESM2 dengan skenario RCP4.5 dan RCP8.5. Proyeksi data dilakukan menggunakan Statistical Downscaling Model (SDSM). Perbandingan curah hujan rerata tahunan hasil proyeksi dengan curah hujan historis menunjukkan trend yang relatif berbeda pada setiap stasiun. Trend kenaikan terjadi pada empat stasiun yang meliputi stasiun Plosokerep, Pucanganom, Sopalan dan Talun, dengan trend kenaikan tertinggi terjadi pada stasiun Sopalan. Selain itu, terjadi pula trend penurunan yang terjadi di stasiun Ngandong untuk kedua skenario dan stasiun Sorasan pada skenario RCP8.5. Untuk stasiun Jrakah dan Randugunting menunjukkan trend tetap.
Efektivitas Prototipe Jembatan Penyeberangan Orang Ramah Lingkungan Hendrawan, Hendra
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.39 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.35741

Abstract

Pedestrians are road users who are prone to accidents. Several studies related to the effectiveness of providing pedestrian bridges in Indonesia have shown a low level of utilization of pedestrian bridges. This study aims to determine the efficacy of providing an environmentally friendly pedestrian bridge prototype that was built by considering user needs from planning, design, and aesthetic criteria. Data were obtained through field surveys to get information on traffic conditions and bridge users and interviews to obtain information about crossing purposes and perceptions of needs. Statistical analysis of the average difference test was carried out to prevent bias in traffic conditions. Furthermore, descriptive statistical analysis was carried out to determine the effectiveness of providing pedestrian bridges obtained from comparing data processing results with the evaluation table. The results showed that the environmentally friendly Pedestrian Bridge prototype did not guarantee an increase in the number of users. Coercion through law enforcement and the installation of dividing lanes on the lanes can be seen as a solution. However, aesthetic and sustainable design is a necessity.
Evaluasi Pemadatan Tanah pada Proyek Pembangunan Gedung Diana, Willis; Hartono, Edi; Muntohar, Agus Setyo; Wulandary, Kartika
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.443 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.32720

Abstract

Pemadatan tanah merupakan salah satu metode yang efisien dan praktis untuk meningkatkan kekuatan dan mengurangi kompresibilitas pekerjaan tanah. Namun, pekerjaan pemadatan harus dievaluasi untuk memenuhi persyaratan relatif terhadap berat volume kering maksimum (MDD) yang diperoleh dari uji pemadatan standar laboratorium. Umumnya metode yang digunakan untuk evaluasi kepadatan lapangan adalah uji kerucut pasir. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan relatif tanah timbunan pada konstruksi bangunan dengan menggunakan uji kerucut pasir. Prosedur pengujian mengikuti ASTM D1556 / D1556M-15e1 dan ASTM D698-12e2 untuk uji kerucut pasir dan uji pemadatan standar Proctor. Analisis statistik dilakukan untuk mengevaluasi kepadatan dan kadar air yang diperoleh dari uji lapangan pada proyek Dorm dan Research and Inovation Centre (RIC). Probabilitas (p) pekerjaan pemadatan yang melebihi 0,9MDD atau Rc=90% adalah p=13% dan p=18%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemadatan relatif rata-rata (Rc)  adalah 80% dan 82% pada proyek Dorm dan RIC dengan standar deviasi 8,69 dan 8,81.
Pemodelan Numerik Aliran Angin di Sekitar Gedung Tinggi Menggunakan Metode RANS Standard K-ε dengan Program OpenFOAM Sanjaya, Yongky; Priambodo, Doni; Sarli, Prasanti Widyasih; Setio, Herlien Dwiarti; Syariefatunnisa, Syariefatunnisa
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.967 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.37375

Abstract

Amplified wind loads around buildings could induce structural failure, thus making it important to understand the behavior of fluid flow between buildings. In this study, the analysis is performed using RANS, a computational fluid dynamics (CFD) simulation with faster computation time compared to other methods. OpenFOAM, an open-source software, is used to run the simulations. This study used a structured mesh with standard RANS k − ε turbulence model. Four symmetrical buildings with a scale of 1: 420 are used as the model of this study. Numerical modelling of different computational domain size and different degrees of fineness of the meshing is simulated to determine margin of errors. The result indicates that changes in computational domain has a significant effect on CFD analysis in lowering the error value in area with high flow speed ratio (U/U0> 1) to reach the acceptable error limit. Contrastingly, changes in the degree of fineness of the meshing do not give a significant change in error value. A relatively coarse meshing with fast computation time could give a similar result as A fine meshing model with longer computation time.
Durabilitas Baja Tulangan pada Beton Menggunakan Material Batu Gamping, Pasir Laut dan Air Laut dalam Campuran Beton Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Nurdin, Amalia
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.992 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.43380

Abstract

Air laut dan pasir laut memiliki potensi untuk digunakan dalam beton. Penggunaan batu kapur dalam beton semakin meningkat karena manfaatnya sebagai agregat memiliki kekuatan yang baik dan kemungkinan reaksi alkali-silika yang rendah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memanfaatkan air laut, pasir laut dan batu kapur dalam beton terutama masalah korosi yang mengikutinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pencampuran air laut, batu gamping dan pasir laut yang digunakan secara bersamaan terhadap korosi baja tulangan beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah balok beton dengan diameter tulangan 10 mm dengan mutu beton 25 MPa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah baja tulangan pada semua benda uji yang dicampur dengan air laut, dan benda uji yang hanya menggunakan 100% batu gamping yang dicampur air tawar dengan menggunakan pasir laut diestimasi mengalami korosi dengan metode pengukuran half-cell potensial dan dibuktikan dengan pengukuran aktual korosi. Selanjutnya, penggunaan pasir laut yang dicuci dengan menggunakan batu gamping 50% dan dicampur air laut dapat meningkatkan kekuatan hingga 50% dari beton normal dan resiko korosi sama dengan beton normal.
Analisis Riwayat Waktu Nonlinier Struktur Flat Slab dengan OpenSees Navigator Hasibuan, Samsul A Rahman Sidik; Arfiadi, Yoyong; Utomo, Junaedi
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1245.304 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.38184

Abstract

Pengembangan sistem struktur yang tidak menggunakan balok sebagai komponen utama pertama kali diajukan oleh Turner pada tahun 1906. Sistem struktur ini lebih dikenal dengan flat slab. Struktur flat slab didukung oleh kepala kolom dan drop panel, atau tanpa drop panel, atau tanpa kepala kolom. Beberapa peraturan bangunan seperti IS 456:2000, ACI 318-19, EC 2:2004, dan NZS 3101 (Part 1):2006 hanya memberikan pedoman untuk merancang sistem flat slab di bawah beban gravitasi saja. Namun demikian, bangunan flat slab juga banyak dibangun di daerah dengan gempa tinggi yang dapat menyebabkan runtuhnya bangunan akibat beban gempa. Dalam tulisan ini struktur gedung flat slab 10 tingkat hasil rancangan dianalisis menggunakan analisis riwayat waktu respons nonlinier dengan bantuan software OpenSees Navigator menggunakan beberapa rekaman gempa yaitu Kobe (Jepang, 1995), Imperial Valley (California, 1979) dan Tabas (Iran, 1978) yang telah disesuaikan dengan spektra desain kota Yogyakarta. Dari hasil analisis menggunakan OpenSees Navigator diperoleh bahwa story drift yang terjadi masih dalam batas-batas yang disyaratkan dalam peraturan, sehingga gedung yang ditinjau masih dalam batas perencanaan life safety.
Hirarki Kendala dalam Penerapan Metode Design Build dalam Pengadaan Proyek Infrastruktur Jalan: Delphi Study Dewi, Anak Agung Diah Parami; Trigunarsyah, Bambang
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.241 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.32121

Abstract

Pengadaan proyek infrastruktur jalan di Indonesia saat ini sebagian besar dilaksanakan menggunakan Design Bid Build (DBB), di mana proyek tersebut proses perencanaan  dan konstruksi dikontrak secara terpisah. Meskipun metode ini sudah sangat dikenal dalam pelaksanaannya, periode pengadaan yang panjang seringkali menyebabkan lambatnya pengadaan proyek infrastruktur tersebut. Sebagai alternatif lain dari metode pengadaan adalah metode Design Build. Metode ini dipercaya mempunyai banyak kelebihan dibandingkan metode tradisional. Akan tetapi dalam pelaksanaannya terdapat kendala yang dapat menghambat penerapan metode ini. Tujuan dari studi ini adalah menganalisis hirarki dari kendala dalam penerapan metode Design Build dan merumuskan upaya untuk mengatasi kendala tersebut.  Survei kuesioner matrik berpasangan dengan teknik Delphi sebanyak dua putaran disebarkan untuk memperoleh konsensus atau kesepakatan dari para stakeholder yang terlibat dalam proses pengadaan proyek infrastruktur.  Selanjutnya dilakukan  analisis Interpretive Structural Model (ISM) untuk mendapatkan hirarki dan hubungan antara kendala-kendala  yang dapat menghambat implementasi metode Design Build. Empat belas kendala diidentifikasi, yang membentuk  sebuah kerangka kerja enam tingkat yang perluu diperhatkan dalam implementasi.
Perilaku Mekanis Tanah Lunak yang Distabilisasi dengan Kapur dan Abu Vulkanik Sianturi, Novdin Manoktong; Kamarudin, Mohd Khairul Amri; Damanik, Dermina Roni Santika; Purba, Virgo Erlando; Saragih, Deardo Samuel
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.976 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.41963

Abstract

Sifat lempung lunak dapat dilihat dari nilai kuat tekan bebas melalui pegujian unconfined compressive strength (UCS). Tanah lunak kurang baik digunakan sebagai tanah dasar konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kuat tekan bebas dan daya dukung pondasi akibat penambahan kapur maupun abu vulkanik pada tanah lunak. Tanah lunak memiliki kuat geser undrained < 25 kPa berdasarkan uji kuat tekan bebas. Uji kuat tekan bebas dilakukan pada tanah dengan penambahan kapur maupun abu vulkanik masing-masing 3-12% terhadap berat tanah kering. Nilai kuat tekan bebas tertinggi didapatkan pada tanah dengan 6% kapur dan 9% abu vulkanik. Daya dukung pondasi pada tanah yang distabilisasi dengan 6% kapur meningkat 13,7 kali, sedangkan daya dukung pondasi pada tanah dengan penambahan 9% abu vulkanik meningkatkan daya dukung ultimit sebesar 8,7 kali daya dukung pondasi pada tanah lunak. Daya dukung pondasi pada tanah yang distabilisasi kapur lebih tinggi dari daya dukung pondasi pada tanah yang distabilisasi abu vulkanik.
Efisiensi Penggunaan Material Blok Beton terhadap Batu Belah pada Pekerjaan Fondasi Dangkal Winarno, Setya; Nuryanto, Hari; Teguh, Mochamad
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.748 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.37541

Abstract

Pekerjaan fondasi dangkal yang menggunakan material batu belah memiliki kelemahan-kelemahan, misalnya, bentuk permukaan dan ukuran yang tidak beraturan, serta ketersediaannya yang langka di daerah-daerah tertentu. Kelemahan-kelemahan tersebut dapat dihindari dengan penggunaan material blok beton. Artikel ini menguraikan efisiensi penggunaan material blok beton terhadap batu belah pada pekerjaan fondasi dangkal, dengan membandingkan nilai produktivitas pekerjaan dengan biaya total pekerjaannya pada kedua material tersebut. Data penelitian diambil pada pekerjaan pemasangan fondasi pagar yang menggunakan kedua material tersebut pada sebuah lahan di Grogolan, Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil yang diperoleh adalah bahwa produktivitas rerata pekerjaan fondasi dangkal dengan material blok beton adalah sebesar 0,799 m3/jam, dan pada material batu belah adalah sebesar 0,590 m3/jam, atau terdapat efisiensi waktu yang lebih cepat sebesar 35,44%. Biaya pekerjaan total dengan material blok beton pada volume pekerjaan yang kecil adalah lebih mahal dari pada material batu belah, namun akan mengalami titik impas pada volume pekerjaan 11 m3, sehingga efisiensi biaya terjadi jika volume pekerjaannya lebih dari 11 m3. Selain kontribusi positif berupa efisiensi biaya yang lebih murah dan waktu pengerjaan yang lebih cepat, penggunaan material blok beton juga akan memiliki 4 manfaat yang tidak berwujud (intangible benefits), yaitu penghematan lahan penumpukan, material sisa sedikit, kemudahan pekerjaan, dan hasil pekerjaan yang lebih presisi.

Filter by Year

2003 2025