cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 472 Documents
Estimasi Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang untuk Simpang Tak Bersinyal di Yogyakarta Ramlan, Ratnasari; Munawar, Ahmad; Irawan, Muhammad Zudhy
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.34977

Abstract

Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang (EMP) diharapkan sangat tepat karena sangat penting dalam menentukan kapasitas, derajat kejenuhan hingga penanganan simpang tak bersinyal. Banyak metode yang telah digunakan dalam estimasi nilai EMP, namun berdasarkan literatur review menyatakan bahwa metode occupancy time dan metode kecepatan yang paling sesuai dengan kondisi simpang tak bersinyal.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai EMP yang paling tepat dengan membandingkan metode occuoancy time dan metode speed. Untuk menentukan metode yang paling tepat dalam perhitungan EMP simpang tak bersinyal maka dilakukan perhitungan nilai kapasitas dan derajat kejenuhan berdasarkan metode speed dan occupancy time dan dibandingkan dgn nilai EMP MKJI. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai EMP yang paling sesuai bagi simpang tak bersinyal adalah metode speed. Perubahan nilai EMP yang dianjurkan adalah EMP kendaraan tak bermotor= 0,45, EMP sepeda motor= 0,17, dan EMP kendaraan besar= 2,2. Penentuan nilai EMP yang  tepat diharapkan dapat memberikan hasil kinerja simpang dan penentuan masalah simpang yang akurat. 
Permodelan Numerik Aliran Angin Pada Jalan Antara Bangunan Tinggi Dengan Modifikasi Sudut Datang Priambodo, Doni; Sanjaya, Yongky; Sarli, Prasanti Widyasih; Setio, Herlien Dwiarti
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.37220

Abstract

In fluid dynamics analysis, one of the things to do is to perform numerical modeling validated on the resultsof experimentation. In numerical modeling of wind flow there are several forms of modeling used includingRANS, LES, DNS, etc. where the modeling has its own advantages and disadvantages. Among these models,RANS is a model that has the cheapest computer expense compared to other models so that it has the highestworkability. Therefore, rans method testing (Reynolds Averaged Navier Stokes) was conducted to determinethe capability of turbulence models in checking wind speed contours on the road between 4 simplesymmetrical tall buildings with 0o, 30o, and 45o attack an gles validated with the results ofexperimentation. This research was conducted using RANS modeling (Reynolds Averaged Navier Stokes) andstandard turbulence model k-ε and validated using Low Speed Wind Tunnel and PIV (Particle ImageVelocimetry). According to the results of the test, U/Uo wind speed conditions obtained in wind modelingwith RANS and k-ε standards have errors that are still acceptable.
Local Inflow Analysis of Jatiluhur Reservoir with HEC-HMS Novrizal, Dedi; Hermawan, Ferry; Wibowo, Mochamad Agung; Nasution, Ifan Azwar
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.47912

Abstract

Inflow in Jatiluhur Reservoir located on the Citarum River is influenced by outflow from Cirata Reservoir and Saguling Reservoir which are above it. These three reservoirs are incorporated in the Citarum Cascade System Reservoir. This inflow analysis is related to the availability of water in the Jatiluhur Reservoir, which is a multi-purpose reservoir, which then becomes the mainstay of the water supply as a hydropower operation pattern. Runoff rain modeling using HEC-HMS software using data on rainfall, temperature, land cover, soil type and topography. Parameters generated from observation and modeling are coefficient of determination (R2), Nash-Stuclift (NSE), and Percent Bias (PBIAS). The results of the case study show that the parameters of the observed local inflow (R2: 0.693; NSE: 0.525; PBIAS: 9.88%) with data sources from the Jatiluhur Reservoir manager are better than the local inflow analysis results (R2: 0.533; NSE: - 0.457; PBIAS: 48.88%) with data sources from water level (TMA). Meanwhile, the total inflow of observations (R2: 0.982; NSE: 0.973; PBIAS: 1.14%) with data sources from the Jatiluhur Reservoir manager is better than the total inflow analysis results (R2: 0.932; NSE: 0.889; PBIAS: 9.43 %) with the data source from the water level (TMA).
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Niat Pengguna Untuk Mendukung Perbaikan Kebijakan Taksi Online Sitinjak, Tarita Aprilani
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.45558

Abstract

Taksi online diterima oleh masyarakat sebagai alternative baru dalam bertransportasi. Sebagai pendatang baru dalam dunia transportasi, taksi online memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah kebijakan taksi online yang masih belum pakem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi niat pengguna untuk mendukung peningkatan kebijakan taksi online berdasarkan persepsi dari pengguna taksi online di kota Surabaya. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi taksi online, pengalaman menggunakan taksi online dan kinerja dari taksi online secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. hasil lainnya dari analisa dengan menggunakan SEM-PLS didapatkan bahwa kepuasan pengguna secara positif dan signifikan mempengaruhi sikap pengguna dalam mendukung perbaikan kebijakan taksi online. Lebih lanjut disebutkan bahwa semakin positif kepuasan pengguna maka semakin positif niat dukungan dari pengguna taksi online terhadap peningkatan perbaikan kebijakan taksi online. Sebagai kesimpulan SEM-PLSadalah metode yang cocok digunakan untuk menganalisis penelitian dengan variabel-variabel laten.
Keterlambatan Proyek yang Disebabkan oleh Owner: Evaluasi Faktor-Faktor Penyebab dan Klaim Kontraktor Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Pratistha, Raden Arya; Hidayat, Arif
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.45875

Abstract

Keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi pada umumnya dipahami sebagai tanggung jawab kontraktor semata. Pada kenyataannya keterlambatan pekerjaan di lapangan dapat juga disebabkan oleh hal-hal yang menjadi tanggung jawab pemilik proyek, sehingga mengakibatkan durasi penyelesaian proyek melebihi target kontrak. Akibatnya kontraktor dapat terkena dampaknya dan mengalami kerugian akibat keterlambatan yang sebenarnya bukan menjadi tanggungjawabnya. Penelitian ini bermaksud untuk mengevaluasi keterlambatan proyek yang disebabkan oleh owner dan klaim yang diajukan oleh kontraktor atas keterlambatan tersebut. Penelitian ini bersifat eksploratif dan menggunakan pendekatan metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang diisi oleh 80 responden pelaku jasa konstruksi. Hasil penelitian menemukan lima faktor utama penyebab keterlambatan yang disebabkan oleh owner meliputi: kendala pembebasan lahan, perubahan desain dan instruksi kerja, kendala pembayaran, dan ketidakjelasan gambar pada dokumen kontrak. Dari keterlambatan tersebut, mayoritas (93%) dilakukan pengajuan klaim oleh kontraktor, dengan rata-rata tingkat keberhasilan klaim sebesar 53% dan kompensasi umumnya berupa penambahan waktu penyelesaian proyek (63%). Metode penyelesaian perselisihan klaim yang paling sering dipilih (93%) adalah penyelesaian non-litigasi melalui negosiasi. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif perihal keterlambatan oleh owner dan klaim kontraktor, dan bermanfaat sebagai pelajaran bagi segenap pemangku kepentingan industri konstruksi dalam menangani keterlambatan proyek di masa yang akan datang.
Analisis Potensi Longsor Rombakan (Debris Flow) dengan Pemodelan Aliran di Lereng Gunung Abang, Kintamani, Bali. Sinarta, I Nengah; Wahyuni, Putu Ika
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.37157

Abstract

Debris flow was mass movement such as; clay, fine sand, organic waste and coarse material such as; gravel, rocks, organic waste, logs mixed with water. Based on historical information the slope of the ancient caldera of Mount Batur that were potentially threatened for the village with debris flows hazards including; Trunyan, Abang Batudinding and Buahan Village. Modeling with DFLOWZ software was supported by spatial data with input parameters namely; Digital Elevation Model (DEM) data and Polyline data. Modeling was an initial approach in predicting the debris inundation area. Research results to get the type of material and debris flow direction. The observed flow anatomy was debris flow in valleys and rivers at an altitude of ± 1500 msl, curved in the valleys of the hills and the direction of flow is to the west. The DFLOWZ analysis shows that the retained deposit area that has the potential to cause debris avalanches is 49,830 m2, with an inundation height based on 5-7 m thick slope valley. The results of the modeling serve as a form of early warning for communities affected by the threat of inundation of debris flows.
Studi Penilaian Kinerja Simpang Menggunakan Metode MKJI Dan Microsimulasi PTV VISSIM (Studi Kasus : Simpang Empat Denggung, Sleman, Yogyakarta) Firmansyah, Dedy; Jannah, Ria Miftakhul; Puspitasari, Evi
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.46077

Abstract

Simpang dirancang untuk dapat memindahkan satu ruas jalan ke ruas jalan lainnya tanpa adanya konflikkemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Dalam perencanaan, perancangan maupun operasional layanansimpang di Indonesia menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI). Penggunaan MKJIdirasa perlu dilakukan penyesuaian dengan kondisi saat ini. Alternatif dalam perancangan maupunpenilaian kinerja simpang dapat menggunakan pemodelan microsimulasi PTV Vissim. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil perhitungan kinerja simpang bersinyal menggunakan MKJI1997 dan Microsimulasi PTV Vissim. Lokasi yang digunakan dalam studi ini pada Simpang DenggungKabupaten Sleman. Hasilnya terdapat perbedaan signifikan pada perhitungan panjang antrianmenggunakan MKJI dan Vissim. Nilai panjang antrian terbesar dari arah utara sebesar 227,2 metermenggunakan MKJI dan 125,44 meter menggunakan Vissim dimana arus lalu lintas dari arah utara memilikinilai paling besar. Tundaan pada Simpang Denggung paling besar dari arah utara sebesar 58,72 detikmenggunakan MKJI dan 116 detik menggunakan Vissim. Nilai level of service kedua perhitunganmenunjukan kinerja yang buruk.
Evaluasi dan Analisis Struktur Beton pada Jembatan Kalikuto di Ruas Jalan Tol Batang Semarang Indriyantho, Bobby Rio; Susanty, Aries; Sumardi, Sumardi; Nuroji, Nuroji
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 1 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i1.54785

Abstract

Kekuatan struktur suatu jembatan menjadi faktor yang sangat penting untuk keamanan dan keselamatan pengendara terutama di ruas jalan tol. Pemeriksaan secara berkala terhadap kesehatan bangunan jembatan perlu dilakukan, salah satunya evaluasi terhadap struktur beton eksisting. Penelitian ini mengevaluasi dan menganalisis struktur beton pada Jembatan Kalikuto yang merupakan bagian dari Jalan Tol Batang Semarang. Kombinasi dari destructive dan non-destructive test (DT dan NDT) seperti pemetaan kekuatan beton menggunakan core drill dan hammer test, kualitas kepadatan beton menggunakan Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), serta konfigurasi tulangan di dalam beton menggunakan rebar scanner. Sementara itu, karbonasi dan korosi terhadap material beton juga dilakukan evaluasi. Kekuatan tarik beton terhadap cabut angkur juga dianalisis menggunakan software metode elemen hingga. Secara keseluruhan, kondisi struktur Jembatan Kalikuto masih sangat baik dioperasikan untuk jalur transportasi darat hingga masa layan bangunan rencana, yaitu kuat tekan sesuai dengan spesifikasi, kepadatan beton berkisar antara 4356,67 – 5275,33 m/s, konfigurasi tulangan sesuai dengan as built drawing, tidak terjadi karbonasi dan lebih 90% struktur tidak menunjukkan indikasi korosi. Cabut angkur diprediksi tidak akan terjadi karena gaya tarik tidak melampaui hasil simulasi. Perawatan secara berkala diperlukan untuk menghindari struktur jembatan dari hal-hal yang dapat menurunkan kekuatan betonnya.
Metode Pembentukan Basis Data Spasial Rambu Lalu Lintas dengan Machine Learning Kresnanto, Nindyo Cahyo; Bahy, Muhammad Bintang
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 1 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i1.49928

Abstract

Traffic signs are part of road equipment whose existence is very important, in addition to functioning as warnings, prohibitions, orders, or instructions for road users, traffic signs are also a means to reduce accidents and regulate driver behavior. Because of the importance of this function, it is necessary to collect accurate sign data in a spatial database. Currently, there have been many database developments for the management of traffic signs, but data collection is still done manually, by means of surveyors recording groups of traffic signs and entering them into the database. The difficulty faced is the time and accuracy of the surveyors when it comes to selecting groups of signs, this is due to the large number of groups/sub-groups of signs. This problem needs to be solved with the help of a sign group detection tool with an image recognition approach. This study aims to develop an image recognition method to extract photo geotagging information on traffic signs into spatial data and attributes of traffic sign groups. The object of the signs that are sampled are signs that are on roads with the status of provincial roads in the Special Region of Yogyakarta. The results showed that the machine learning-based image recognition accuracy reached 88.66%, further research is needed to improve accuracy by paying attention to the geotagging photo capture variable.
Analisis Tidak Langsung Pada Desain Terhadap Stabilitas Struktur Gedung Baja Suryoatmono, Bambang; Tumena, Fedora Marleen
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 1 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i1.50473

Abstract

Ada tiga metode yang tercantum di dalam AISC 360-16 Specification for Structural Steel Buildings untuk desain terhadap stabilitas, yaitu: Metode Analisis Langsung (DAM), Metode Panjang Efektif (ELM), dan Metode Analisis Orde Pertama (FOM). DAM merupakan metode yang diunggulkan oleh AISC. Berdasarkan metode tersebut, Rafael Sabelli mengusulkan metode lain, yaitu Metode Analisis Tidak Langsung (IAM). IAM merupakan metode yang baru dan belum banyak digunakan, serta belum masuk di dalam AISC 360-16. Kajian ini dilakukan dalam rangka melakukan studi penggunaan IAM dan membandingkan hasil analisisnya dengan DAM. Dengan menggunakan perangkat lunak analisis struktur nonlinear, dilakukan desain dan analisis terhadap stabilitas gedung baja delapan tingkat yang mengalami beban mati, beban hidup, dan beban angin. IAM memberikan pendekatan dengan sebuah faktor sederhana yang disebut B3 untuk mengatasi inelastisitas komponen struktur, ketidaksempurnaan komponen struktur, dan ketidakpastian dalam kekakuan komponen struktur. Dari studi yang telah dilakukan, hasil analisis menggunakan IAM menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda dengan DAM, dalam hal rasio demand-to-capacity, dengan IAM lebih konservatif dibandingkan dengan DAM. Penggunaan IAM dapat mempermudah proses desain tanpa mempengaruhi desain dalam hal ekonomi.

Filter by Year

2003 2025