cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Perkembangan Sosial dan Kepribadian Pada Anak Tunarungu (studi penelitian di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah) Mila Sari; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK - Pendengaran memegang peran penting dalam perkembangan bahasa, terlebih dalam perkembangan berbahasa lisan. Anak tunarungu harus mendapatkan perhatian yang serius dalam hal perkembangan sosial dan kepribadian. Upaya orang tua, guru dan masyarakat dalam memotivasi anak tunarungu harus dipertingkatkan lagi, agar anak tunarungu tersebut dapat berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui perkembangan sosial anak tunarungu di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. Keduan untuk mengetahui perkembangan kepribadian anak tunarungu di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan teori hierarki kebutuhan yang dicetuskan oleh Abraham Maslow. Jenis penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dimana yang menjadi informan adalah anak tunarungu, guru dan masyarakat yang ada di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah.  Hasil penemuan dari penelitian ini yaitu: Pertama. Perkembangan sosial anak tunarungu sudah sangat baik. Hal ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar pada proses pembelajaran. Anak tunarungu mampu menangkap apa yang guru atau temannya ajarkan padanya, hal ini menjadikan anak tunarungu menjadi terlihat cerdas di lingkungan sekolah tersebut. Kedua Perkembangan kepribadian anak tunarungu dapat dilihat dari segi sikap dan sifat pada seseorang yang menentukan cara anak tunarungu menyesuaikan diri. Perkembangan kepribadian anak tunarungu juga sudah baik. Mereka mampu menyesuaikan diri dengan teman sebaya dan dapat berkomunikasi dengan baik dengan siapapun yang ada di lingkungannya Saran Kepada  pihak guru agar membuat suatu kelas khusus untuk belajar bersama dengan yang bukan anak tunarunggu. Hal ini guna agar anak tunarungu dan anak-anak yang lainnya dapat belajar bersama saling ajar mengajarkan. Dan kepada anak tunarungu agar lebih giat lagi belajarnya. Bukan hanya didalam kelas tetapi juga diluar kelas, baik dengan temam sesama tunarungu maupun dengan yang bukan tunarungu. Hal ini dapat memicu otak anak agar mendapatkan pembelajaran lebih banyak lagiKata Kunci: Perkembangan sosial, Kepribadian, Tunarungu ABSTRACT - Hearing plays an important role in language development, especially in the development of spoken language. A deaf child must obtain a serious concern in terms of social and personality perkembagan.The efforts of parents, teachers and community to motivate children with hearing impairment should be enhanced further, so that a deaf child can thrive.  The first aim of this study to determine the social development of children with hearing impairment in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah.  To these two to know the personality development of children with hearing impairment in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah.  This study uses a hierarchy of needs theory coined by Abraham Maslow. This type of research used a qualitative approach in which the informant is hearing impaired children, teachers and communities in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah The findings of this study are: First. Social development of children with hearing impairment has been very good. This has a positive impact on the improvement of learning outcomes in the learning process.  A deaf child is able to grasp what the teacher or a friend taught him, it makes intelligent deaf children become visible in the school environment.   Both the personality development of children with hearing impairment can be seen in terms of the attitude and the nature of the person who determines how deaf children adjust.  The personality development of children with hearing impairment has also been good.  They are able to adjust themselves with peers and can communicate well with anyone in the environment Suggestions To the teachers in order to create a special class to learn together with children who are not deaf.  This is in order so that a deaf child and other children can learn with each other teach teaching. And the deaf children to be more active learning. Not only in the classroom but also outside the classroom, both the deaf and the temam fellow who is not deaf. This can lead to a child's brain in order to get more learning.
Sengketa Penguasaan Lahan Antara PT. Fajar Baizuri & Brothers Dengan Masyarakat di Kabupaten Nagan Raya irawati adi saputri; Saifuddin Bantasyam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan atau dengan pemerintah merupakan salah satu masalah serius dalam sektor pertanahan atau pembangunan di Indonesia. Sengketa ini antara lain terjadi antara PT. Fajar Baizuri Brothers dengan masyarakat Desa Cot Mee Kecamatan Tadu Raya dan Desa Cot Rambong Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Perusahaan tersebut mengelola pabrik minyak  kelapa sawit yang berlokasi di Desa Cimbreng. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui: penyebab sengketa lahan tersebut dan upaya penyelesaian sengketa yang ditempuh. Metode penelitian yang digunakan  adalah metode deskriptif kualitatif dengan informan warga  Desa Cot Mee dan Desa Cot Rambong, Camat Kuala Pesisir, dan BPN Nagan Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan studi kepustakaan, dan dilakukan juga triangulasi untuk validitas data yang dikumpulkan. Data dianalisis dengan menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penyebab terjadinya sengketa lahan antara masyarakat dengan PT. Fajar Baizuri Brothers adalah karena masyarakat menganggap bahwa perusahaan telah merampas lahan milik masyarakat melebihi dari luas HGU yang telah ditentukan. Di Desa Cot Mee perusahaan dianggap telah menyerobot lahan milik desa, sebab HGU perusahaan berada di Desa  Cot Rambong. Di samping itu, perjanjian pembangunan kebun plasma yang sudah ditentukan oleh pemerintah di kedua desa belum direalisasikan sampai saat ini. Program CSR juga tidak sampai kepada masyarakat. Sengketa itu berdampak kepada aspek lingkungan, ekonomi, dan juga psikologis. Masalah pertanahan merupakan suatu masalah yang serius, maka dari itu penyelesaian sengketa lahan harus dilakukan secara menyeluruh oleh pihak-pihak terkait  baik masyarakat di kedua desa, perusahaan PT. Fajar Baizuri Brothers maupun Pemerintah Daerah. Sikap keterbukaan dari kedua pihak yang berkonflik serta sikap keadilan pemerintah daerah dengan tidak memihak kepada siapapun sangat diperlukan dalam penyelesaian sengketa. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat proses penyelesaian yang selama ini belum terselesaikan. Land Tenure Disputes Between PT. Fajar Baizuri Brothers with the Community in Nagan Raya District (Case Study in Cot Mee Village, Tadu Raya District and Cot Rambong Village, Kuala Pesisir Sub-district)Land disputes between communities and companies or with the government are among one of the most serious problems in the land or development sector in Indonesia. The case study of this dispute among others occurred between PT. Fajar Baizuri Brothers and the Cot Mee Village community in Tadu Raya District as well Cot Rambong Village in Kuala Pesisir Subdistrict, Nagan Raya. The company manages a palm oil mill located in Cimbreng Village. This research is intended to find out: the causes of the land dispute, and the efforts undertaken to resolve the dispute. Qualitative descriptive research method is used with informants from Cot Mee Village and Cot Rambong Village, Camat Kuala Pesisir, and BPN Nagan Raya. In-depths interviews and literature reviews were used for data collection and triangulation were used to validate the data that were collected. Data were analyzed using Miles and Huberman interactive technique. Analysis of the research showed that the cause of land dispute between community and PT. Fajar Baizuri Brothers is accrued to the fact that the community considers that the company has expropriated the community's land beyond the specified HGU. In Cot Mee Village the company is considered to have siphoned off the land belonging to the village, as the HGU company is located in Cot Rambong Village. In addition, the agreement to develop the plasma plantation designated by the government in both villages has not been carried out. CSR programs are merely lip service and have not been implemented to the respective stakeholders that were supposed to benefit from it. The dispute has an environmental, economic, and psychological impact. Due to the severity of the land problem, the settlement of land disputes must be done thoroughly by the stakeholders involved – the village communities, PT. Dawn Baizuri Brothers and the local Government. An open attitude should be adopted by both conflicting parties and the local government needs to be impartial in resolving this dispute. This is to expedite the process of dispute resolution that has not met a silver lining thus far.
Efektivitas Kegiatan Public Relations Online Melalui Website Sebagai Pendukung Strategi Pemasaran di Hotel Bayu Hill Takengon Raudzah Akhlakulkarimah; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.346 KB)

Abstract

Efektivitas Kegiatan Public Relations Online Melalui Website Sebagai Pendukung Strategi Pemasaran di Hotel Bayu Hill TakengonABSTRAK – Penelitian ini berjudul “Efektivitas Kegiatan Public Relations Online Melalui Website Sebagai Pendukung Strategi Pemasaran di Hotel Bayu Hill Takengon”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh kegiatan PR Online yang mempublikasi informasi perusahaan melalui website www.bayuhill.com kepada khalayak sasaran dapat berpengaruh positif terhadap tingkat pemasaran perusahaan di Hotel Bayu Hill Takengon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Hierarchy Of Effect dari Rober J. Lavidge dan Gery Steiner (1961), dengan fokus penelitian Efektivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 2 orang pihak perusahaan yaitu humas dan marketing serta 8 orang konsumen yang dipilih berdasarkan teknik purposive. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan PR Online di Hotel Bayu Hill Takengon yang melakukan publikasi informasi dan produk jasa melalui website www.bayuhill.com dinilai sudah mampu mempengaruhi tingkat pemasaran, meskipun data yang diperoleh hanya berdasarkan 2 orang konsumen dari 8 orang konsumen yang diwawancara, karena pembuktian hal demikian terlepas dari seberapa banyak jumlah konsumen yang meresponnya. Disamping itu, terdapat strategi lainnya yang sangat efektif dalam mendukung pemasaran Hotel Bayu Hill Takengon disaat merupakan strategi yang tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali yaitu komunikasi secara langsung dengan konsumen dan Strategi Word Of Mouth (penyebaran informasi dari mulut ke mulut). Kata Kunci:   Efektivitas, Public Relations Online, Strategi PemasaranThe Effectiveness of Online Public Relations Activity through Website as Marketing Strategy Support at Hotel Bayu Hill TakengonABSTRACT - This study titled "The Effectiveness of Online Public Relations Activity through Website as Marketing Strategy Support at Hotel Bayu Hill Takengon". The purpose of this study is to determine how far the Online Public Relations activity that publish corporate information through website www.bayuhill.com to the target audience can be a positive influence for the marketing level of company at Hotel Bayu Hill Takengon. The theory used in this research is the Hierarchy Of Effect model by Rober J. Lavidge and Gery Steiner (1961), with a focus on effectiveness. This is a descriptive qualitative study. Informants in this study consisted of 2 people from the company there are a public relations and a marketing as well as 8 consumers were selected based on purposive technique. Data collection methods used in this research are interview, observation and documentation. The results showed that the Online Public Relations activity at Hotel Bayu Hill Takengon which publishes information and products services through website www.bayuhill.com is considered to have been able for the marketing level, although the data obtained only based on 2 consumers from the 8 consumers who interviewed, because the proof is so regardless of how many consumers respond. In addition, there are other strategies that very effective in supporting the marketing of Hotel Bayu Hill Takengon when it is a strategy that does’nt need to cost anything at all is direct communication with consumers and Word Of Mouth Strategy. Keywords: Effectiveness, Online Public Relations, Marketing Strategy
Peran Dinas Kesehatan kota Banda Aceh dalam kegiatan promotif hidup sehat terhadap Demam Berdarah Dengue d kecamatan Syiah Kuala Sita Agustia; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.626 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Peran Dinas Kesehatan kota Banda Aceh dalam kegiatan promotif hidup sehat terhadap Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Syiah Kuala”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran  Dinas Kesehatan kota Banda Aceh dalam hal kegiatan promotif hidup sehat, guna menanggulangi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), serta untuk mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi dalam menjalankan programnya. Teori yang digunakan adalah teori Fungsionalisme, teori ini dikategorikan dalam teori organisasi klasik oleh Henry fayoll yang memaparkan bahwa secara fungsional terdapat 5 fungsi manajerial yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), memerintah (commanding), pengkoordinasian (coordinating), dan pengendalian (controlling). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan penetapan kriteria informan berdasarkan yang telah peneliti tetapkan agar sesuai untuk dijadikan informan, dalam penelitian ini terdapat 5 orang informan dengan kriteria subbagian promosi kesehatan, dan yang bekerjasama dalam menjalankan program promotif mengenai penanggulangan DBD. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa Dinas Kesehatan kota Banda Aceh dalam menjalankan kegiatan promotif juga bekerjasama dengan puskesmas di setiap kecamatan di kota Banda Aceh, bekerja sama dengan Infokom, serta menggunakan media komunikasi seperti baliho, leaflet dan banner sebagai sarana dalam memabantu kegiatan promotif guna menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kata kunci: Komunikasi Kesehatan, Dinas Kesehatan, Demam Berdarah,    kegiatan promotif. The role of banda aceh health departement in promoting healthy activities against dengue fever in syiah kuala district.ABSTRACTThis research entitled “the role of banda aceh health departement in promoting healthy activities against dengue fever in syiah kuala district. This research aimed to find out the role of banda aceh health department in promoting healthy activities to overcome the spreading of dengue fever, and to know the obtacles faced in the process. The theory used in this research was functionalism theory. This theory categorized as classical organization theory by Henry Fayoll that explained that functionally there were five managerial functions, which were planning, organizing, commanding, coordinating, and controlling. The research method used qualitative approach with descriptive type of research. The technique of purposive sampling was used as the technique to select the informants. The informants were selected based on the researcher predetermined informants criteria. In this research, there were five informants met the criteria set by the researcher. They worked in subdivision of health promotion and coorperating in carrying out the promotive programs on dengue fever prevention. The data collection was obtained by in-depth interview, observation, and documentation. From this research, it was found that the health department of banda aceh in carrying out the promotive activities were teamed up with the district health service office in every district of  banda aceh, and teamed up with the department of information and communication, and also used billboards, leaflets, and banners as means of helping promotive activities to convey the information to the public.Key words : health communication, health department, dengue fever, promotive activities
Strategi Pemasaran Politik Pasangan H. Muhmmad Amru-Said Sani Dalam Memenangkan Pilkada Serentak 2017 Di Kabupaten Gayo Lues Syamsul Bahri G; Radhi Darmansyah M.Sc
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.735 KB)

Abstract

STRATEGI PEMASARAN POLITIK PASANGAN H. MUHAMMAD AMRU-SAID SANI DALAM MEMENANGKAN PILKADA SERENTAK 2017 DI KABUPATEN GAYO LUESSyamsul Bahri G(bahry94ms@gmail.com,e.rxdhi@gmail.com)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah KualaABSTRAKStrategi pemasaran politik merupakan suatu cara yang dilakukan H. Muhmmad Amru-Said Sani untuk meraih dukungan masyarakat, strategi politik yang dilakukan adalah pengenalan tokoh sebagai pencitraan awal dalam menyusun visi-misi. Program-program yang dijual kepada masyarakat, seperti menegakkan syariat islam, Kartu Gayo Lues Pintar, Gayo Lues Sehat, Gayo Lues Sejahtera, dalam meraih dukungan masyarakat. H. Muhammad Amru-Said Sani melakukan strategi pemasaran politik yang termanajemen dengan baik oleh partai pendukung dan  tim suksesnya. Pada tahapan kampanye H. Muhammad Amru-Said Sani terjadi persaingan yang sangat ketat karena masing-masing kubu memiliki massa pendukung yang kuat dan solid. Hal tersebut yang menjadi fokus penelitian tentang bagaimana proses pemasaran politik yang dilakukan H. Muhammad Amru-Said Sani dan faktor yang mempengaruhi kemenangan pada pilkada serentak 2017 di Kabupaten Gayo Lues.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran politik yang dilakukan pasangan H. Muhammad Amru dan Said Sani dalam memenangkan pilkada serentak di Kabupaten Gayo Lues 2017 dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemenangan tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu. Penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer dengan wawancara dan observasi partisipan. Sedangkan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku dan bacaan terkait.Hasil penelitian ini menunjukkan strategi pemasaran politik pasangan H. Muhammad Amru-Said Sani pada pilkada serentak 2017 di Kabupaten Gayo Lues, diantaranya ialah branding yang diciptkan pencitraan  (figur dan ketokohan) yang dekat dengan rakyat. Positioning pemasaran produk politik unggulan oleh tim sukses dan relawan secara langsung kepada kelompok masyarakat. Media digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan politik pada masa kampanye. Faktor yang mempengaruhi kemenangan H. Muhmmad Amru-Said Sani adalah bersatunya partai pendukung sebagai modal utama untuk memenangkan pilkada serentak tahun 2017 di Kabupaten Gayo Lues. Mengehentikan politik dinasti, dan memiliki visi dan misi, program unggulan yang dekat dengan rakyat.Dari beberapa faktor inilah sehingga kemenangan bisa terwujud Diharapkan kepada pasangan ini, tim pemenangan, serta pihak yang ikut terlibat agar mampu menjalankan dan mendengarkan suara dan harapan rakyat. Kata Kunci: Strategi, Pemasaran Politik, Pilkada, Calon Bupati dan Wakil BupatiPOLITICAL MARKETING DEPLOYED BY H. MUHAMMAD AMRU-SAID SANI TO WIN THE REGIONAL ELECTION IN GAYO LUES REGENCY IN 2017ABSTRACTPolitical marketing strategy is a way of H. Muhmmad Amru-Said Sani to gain public support, political strategy is the introduction of figures as the initial image in preparing the vision-mission. Programs sold to the public, such as enforcing Islamic Shari'a, Gayo Lues Pintar Card, Gayo Lues healthy, Gayo Lues prosperous, in gaining public support. H. Muhammad Amru-Said Sani undertook a well-managed political marketing strategy by his support party and success team. At the stage of the campaign H. Muhammad Amru-Said Sani competition occurs very tight because each stronghold has a strong supporters and solid. This is the focus of research on how the political marketing process conducted H. Muhammad Amru-Said Sani and factors that affect the victory in 2017 simultaneous elections in Gayo Lues District.            The purpose of this study is to find out how the political marketing strategy conducted by the couple H. Muhammad Amru and Said Sani in winning elections simultaneously in Gayo Lues District 2017 and what factors affect the victory.            The method used in this research is qualitative descriptive. Data collection techniques used are. Field research was conducted to obtain primary data by interview and participant observation. While bibliography research to obtain secondary data based on books and related reading.            The results of this study show the political marketing strategy of the couple H. Muhammad Amru-Said Sani on 2017 simultaneous elections in Gayo Lues District, among which is the branding that created imaging (figures and personality) close to the people. Positioning the marketing of leading political products by successful teams and volunteers directly to community groups. The media used to convey political messages during the campaign period. Factors affecting the victory of H. Muhmmad Amru-Said Sani is the unity of the support party as the main capital to win elections simultaneously in 2017 in Gayo Lues. District. Stopping dynastic politics, and having a vision and mission, a flagship program that is close to the people. It is from some of these factors that victory can come true. It is hoped that this couple, the winning team, and the parties involved will be able to run and listen to the voice and hope of the people.Keywords: Strategy, Political Marketing, Regional Election, Candidates.
Analisis Perbandingan kebijakan Bupati Akmal Ibrahim dan Bupati Jufri Hasanudin Dalam menjamin Ketahanan Pangan dalam Bidang padi di Aceh Barat Daya Rizki Irfan; Dr.Syarifuddin Hasyim SH.Mhum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berkaitan tentang politik pangan dengan mengalisis perbandingan kebijakan bupati Akmal Ibrahim dan Jufri Hasanuddin dalam menjamin ketahanan pangan pada bidang padi di kabupaten Aceh Barat Daya. Adapun tujuan Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kebijakan dan kendala dihadapi Bupati Akmal Ibrahim dan Bupati Jufri Hasanuddin dalam menjamin ketahanan pangan pada tanaman padi di Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat komparatif. Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan.Hasil penelitian menunjukan Perbandingan kebijakan bupati Akmal Ibrahim dengan bupati Jufri Hasanuddin dalam menjamin ketahanan pangan khususnya pada bidang tanaman padi di kabupaten Aceh Barat Daya adalah sama dalam hal kebijakannya pengadaan Pupuk dan Bibit, Alat penunjang pertanian, dan pengelolaan air akan tetapi berbeda dalam hal pelaksanaan dilapangan dan teknik kebijakannya. Adapun Kendala yang dialami Bupati Akmal Ibrahim dan Bupati Jufri Hasanuddin dalam Menjamin Ketahanan Pangan Khususnya pada bidang tanaman padi di Kabupaten Aceh Barat Daya adalah sama yaitu faktor alam, faktor pelaksanaan, dan faktor masyarakat akan tetapi berbeda dalam hal menghadapi kendala dilapangan. Kesimpulan penelitian kebijakan ketahanan pangan tanaman padi dan juga dalam menghadapi kendala dilapangan yang diterapkan oleh bupati Akmal Ibrahim lebih baikdibandingkan bupati Jufri Hasanuddin, disarankan Pemerintahan kabupaten Aceh Barat Daya saat ini dalam hal kebijakan harus lebih konsiten lagi dalam menjamin ketahanan pangan tanaman padi dan disarankan kepada petani padi agar menerima pola perubahan sistem pertanian yang dirancangan oleh pemerintah. Kata Kunci: Perbandingan,Kebijakan, Ketahanan PanganComparative analysis of policy between Akmal Ibrahim and Jufri hasanuddin in ensureng food security in ricefied in Aceh Barat Daya (southest Aceh)ABSTRAKThis study deals with food politics by comparing the policy made by Akmal Ibrahim and Jufri Hasanuddin, the regents, in ensuring the food security in rice sector in South West Aceh Regency. The objective of this study was to know the difference policy and problems faced by Akmal Ibrahim and Jufri Hasanuddin in terms of managing food security in South West Aceh Regency. This study employed comparative qualitative method. The data were obtained from field study and library study. The results showed that both of regents, Akmal Ibrahim and Jufri Hasanuddin, applied the same policy in several items i.e. procurement of fertilizers and seeds, farming tools, and water maintenance. However, both of them used different ways to implement their policies. Problem faced Akmal Ibrahim and Jufri Hasanuddin in ensuring food security in South West Aceh Regency covered natural factor, implementation factor, and problems with local people and they also used different ways to overcome these obstacles. It can be concluded that Akmal Ibrahim had a better performance in ensuring food security for rice sector as well as overcoming problems faced during the program. It is suggested that the government of South Aceh Regency be more consistent in ensuring food security and farmers accept the changes of pattern change in agricultural system designed by the government. Keywords: Comparison, Policy, Food Security 
Strategi Kemenangan Partai Aceh pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 di Kabupaten Simeulue Dafril Efendi; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.737 KB)

Abstract

ABSTRAKPartai Aceh merupakan salah satu Partai Politik lokal yang mengikuti pemilu, Partai Aceh dapat meraih suara terbanyak pada pemilu legislatif tahun 2014 di Kabupaten Simeulue yang merupakan daerah bebas konfik. Berdasarkan faktanya masyarakat yang ada di Kabupaten Simeulue belum merasa ada kedekatan dengan Partai Aceh yang juga unggul pada pemilu legislatif tahun 2009 yang lalu, banyak jani-janji anggota legislatif dari Partai Aceh yang belum terealisasikan kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan melilih mereka sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue. Hasil rekapitulasi data perolehan suara calon Legislatif 2014, Partai Aceh unggul dengan suara 5.814 suara dan menduduki kursi ketua.Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan strategi yang dilakukan Partai Aceh untuk memenangkan pemilu legislatif tahun 2014 di Kabupaten Simeulue dan untuk mengetahui keberhasilan marketing politik Partai Aceh untuk memenangkan pemilu legislatif tahun 2014 di Kabupaten Simeulue. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, peraturan perundang-undangan, dan bahanbacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengancara mewawancarai para informan.Hasil Penelitian ini menunjukkan ada beberapa strategi yang dilakukan Partai Aceh pada Pemilu Legislatif tahun 2014 di Kabupaten Simeulue, diantaranya strategi kampanye politik, strategi isu politik, dan strategi komunikasi politik. Kemudian keberhasilan implementasi marketing politik yang dijalankan Partai Aceh dapat menimbulkan kepercayaan ditengah masyarakat dengan melakukan segmentasi yang merata, sehingga Partai Aceh mampu meraih dukungan masa pada pemilu legislatif 2014 di Kabupaten Simeulue. Strategi yang dijalankan Partai Aceh pada Pemilu Legislatif tahun 2014 di Kabupaten Simeulue yaitu, strategi isu politik, strategi kampanye politik dan strategi komunikasi politik. Diharapkan kepada pengurus Partai Aceh yang ada di Kabupaten Simeulue agar lebih mendengarkan dan menerima aspirasi dari masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada mereka sehingga  komunikasi dan kerjasama yang baik akan terwujud untuk waktu yang berkelanjutan.Kata Kunci: Strategi, Kemenangan, Pemilu Legislatif, Partai Aceh Aceh Party Victory Strategy on Legislative Election In The 2014 In Simeulue DistrictABSTRACT The Aceh party is one of the local political parties participating in the 2014 legislative elections. The Aceh party can win the most votes in legislative elections in 2014 in Simeulue District which is a free area of conflicts, in fact people in Simeulue district have not felt any closeness with Aceh party which also excelled in legislative elections in 2009 ago.Many of the legislative pledges of the Aceh Party have not been realized to the people who have given their trust and elected them as representatives of the people in Simeulue Regency House of Representatives. Result of recapitulation of vote data of legislative candidate 2014, The Aceh party superior with voice 5,814 votes and managed to occupy the chair of the chair. The writing of this thesis aims to analyze and explain what strategies the Aceh party has taken to win the legislative elections of 2014 in Simeulue District and to know the political marketing of the Aceh party to win the support of the legislative elections in 2014 in Simeulue District. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data needed in the writing of this thesis is obtained through literature and field research. Literature research is done by reading textbooks, legislation, and other readings related to this research, while field research is conducted by interviewing informants.The results of this study indicate that there are several strategies implemented by the Aceh party in the 2014 legislative election in Simeulue District, including political campaign strategy, political issue strategy, and political communication strategy. Then the successful implementation of political marketing run by the Aceh party can lead to trust in the community so that the Aceh party can gain support during the legislative election 2014 in Simeulue District. The strategy that the Aceh Party runs in the 2014 Legislative Election in Simeulue District is political strategy strategy, political campaign strategy and political communication strategy.  It is expected that the Aceh party officials in Simeulue District will listen and receive the aspirations of the people who have given their trust and support so that good communication and cooperation will be realized for a sustainable time.Keywords: Strategy, Victory, Legislative Election, Aceh Party
Pengaruh Ketokohan Waled Husaini Terhadap Perilaku Pemilih (Suatu Penelitian Terhadap Kemenangan Mawardi Ali - Husaini Pada Pilkada Aceh 2017 di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar) Andika Phonna Agam; Ubai dullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH KETOKOHAN WALED HUSAINI TERHADAP PERILAKU PEMILIH(Suatu Penelitian Terhadap Kemenangan Mawardi Ali-Husaini pada Pilkada 2017 di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar)ABSTRAK Ulama merupakan sosok yang paling berpengaruh di Aceh. Ketokohan Ulama dan pengaruh dari ulama inilah yang seringkali menjadi target kandidat politik. Hal ini terlihat dari sejumlah kunjungan calon kandidat politik ke ulama-ulama yang berpengaruh untuk meminta doa dan dukungan. Pada pilkada 2017 kali ini ulama tidak hanya menjadi sasaran kunjungan kandidat politik melainkan ulama juga ikut terlibat menjadi kandidat politik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketokohan Waled Husaini sebagai ulama Aceh Besar terhadap perilaku pemilih masyrakat di Kecamatan Ingin Jaya dan pengaruh dukungan tokoh masyarakat Kecamatan Ingin Jaya pada pasangan putih terhadap perilaku pemilih. Penelitian ini menggunakan metode campuran kualitatif dan kuantitatif yang dimana metode ini akan menghasilkan data berupa ucapan, tulisan dari beberapa narasumber yang berhasil peneliti temui. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh ketokohan Waled Husaini terhadap kemenangan pasangan putih. Terdapat 4 (empat) faktor yang diperankan oleh Waled Husaini diantaranya: Keulamaan, Latar belakang keluarga, rasa kedekatan antara Waled dengan pemilih, dan jaringan dayah. Pengaruh dukungan dari tokoh masyarakat terhadap perilaku pemilih tidak ada hal ini dikarenakan masyarakat sudah mulai cerdas dalam menentukan pilihannya terlepas dari pengaruh atau ajakan tokoh masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pengaruh Ketokohan dari sosok Waled Husaini sangat kuat, Waled Husaini merupakan ulama yang sangat berpengaruh yaitu dikarenakan beliau adalah ketua HUDA Aceh Besar yang mempunyai relasi dayah dan ulama di Aceh Besar, serta pimpinan dayah Ruhul fatayat. Karakter pemilih Kecamatan Ingin Jaya sulit untuk dipengaruhi dan tidak ada pengaruh dukungan tokoh masyarakat kecamatan ingin jaya pada salah satu kandidat terhadap perilaku pemilih.    THE EFFECT OF PERSONAL WALED HUSAINI TO VOTING BEHAVIOUR(Studi of a Mawardi Ali-Husaini in the elections 2017 at the Ingin Jaya, Aceh Besar) ABSTRACTThe Cleric is the most influential figure in Aceh. The light and the influence of the clergy are often becomes the target of political candidates.This is evident from the numerous visits of prospective political candidates to scholars who are influential to ask for prayer and support.In the election of 2017 this time the scholars not only become the target of the visit of a political candidate but rather the scholars also went on to become a political candidate. The purpose of this study is to determine the effect of the lights Waled Husaini as scholars of Aceh Besar on the Behaviour of voters of the community in the district Ingin Jaya and influence the support of community leaders Ingin Jaya on a pair of white against the behavior of the voters.The study is using the method of a mixture of qualitative and quantitative one where this method will produce data in the form of speech, written by some speakers who managed to researchers.The result of this study showed that the influence due to Waled Husaini towards victory pair white. There are 4(four) factors that played by Waled Husaini including: Cleric, Family Background, The sense of closeness between Waled with voters, and network dayah. The influence of support from community leaders on the behavior of voters nothing, this is because people have started to smart in determining the choice of his regardless of the influence or the solicitation of community leaders. the conclusion of this research is the influence of the lights of the figure of a Waled Husaini very strong. Waled Husaini is the scholars who are very influential namely because he is the chairman HUDA Aceh Besar, relationship dayah and scholar in Aceh Besar, as well as the leadership of the dayah Ruhul Fatayat. The character of the district voter ingin jaya difficult to be influenced and not influence of the support community leaders district Ingin Jaya on one of the candidates on voter behavior.Key words : Elections, Aceh Besar, the lights, Waled Husaini 
Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di Bidang Kesehatan dalam Menggunak Kartu Jaminan ILHAM MULIA; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6797.146 KB)

Abstract

ABSTRAK Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan, hal tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Kebijakan ini dikeluarkan oleh pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat mampu dan tidak mampu.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan Pesepsi Masyarakta AcehTerhadap Pelayanan Pubkik di Bidang Kesehatan dalam Menggunakan Kartu Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh  di RSUD Ibu dan Anak Provinsi Aceh dan dampak negatif dan positif dalam pelaksanaannya, serta sinkronisasi antara JKN dan JKRA.Data yang diperlukan dalam penulisan skripsi diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, peraturan perundang-undangan, serta bacaan yang berkaitan dengan penelitian ini, sedangkan penelitian lapangan diperoleh melalui hasil wawancara dengan beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, program JKN dan JKRA sudah mulai diimplementasikan dan telah berjalan sejak awal Januari 2014 di RSUD Ibu dan Anak Provinsi Aceh. Pada pelaksanaannya, program jaminan kesehatan tersebut belum dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan memuaskan. Pemahaman masyarakat merupakan salah satu faktor yang mengakibatkan program pemerintah ini banyak menuai kasus-kasus di lapangan. Beberapa faktor terjadi disebabkan oleh; kurangnya sosialisasi, kurangnya monotoring dan evaluasi dari pemerintah daerah, kurangnya kerjasama antara puskesmas dan rumah sakit. Sejauh ini pelaksanaan JKN dan JKRA mulai menunjukkan arahnya dibandingkan dengan pelaksanaannya yang dahulu. Sinkronisasi serta integrasi yang dilakukan mulai terarah, walaupun sepenuhnya belum mencapai kesempurnaan.Pemerintah sebagai pembuat kebijakan hendaknya terus melakukan evaluasi kepada pihak rumah sakit, harus lebih cepat dalam menuntaskan permasalahan pelayanan. Mutu pelayanan kesehatan dan kinerja yang baik merupakan dambaan bagi setiap masyarakat, tanggung jawab pemerintah untuk menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan yang telah disahkan. Kata Kunci: Kebijakan publik, pelayanan kesehatan, implementasi kebijakan.ABSTRACT Badan Penyeleggara Jaminan Sosial (Social Insurance Administration Organization), abbreviated with BPJS, is a legal body formed to implement health insurance programs as denoted in Law No. 4 of 2014 concerning National Health Insurance System. This policy was made by Indonesian government for both low-income-family and high-income-family.The objective of this study was to analyze and explain perceptions of people  in Aceh towards public health service provided for those who registered using Kartu Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh, a health insurance card given to people who live in Aceh, to obtain health service at Obu dan Anak General Hospital and the negative and positive sides during its implementation, as well as the synchronization between JKN (National Health Insurance) and JKRA (Acehnese People Health Insurance). The data needed in this study were obtain from field research and library research.    The library research was done by reading some books, laws, and other related references. Field research, on the other hand, was done by carrying out interview with some informants who have information related to the subject of this study. The results showed that implementation of JKN and JKRA programs has started since early January of 2014 at Ibu dan Anak General Hospital in Aceh. During its implementation, this program seems unable to perform excellent and satisfactory result.The understanding of the local people was seen as one of causes that make this program face many cases. Such circumstance happened because several factors such as lack of socialization, lack of monitoring and evaluation from the government, and lack of coordination between Community Health Center (Puskesmas) and hospital. However, this program was gradually showing positive progress compared to its early period.The synchronization and integration go to the right orientation even though it has not been reach perfection. Government as a policy maker should keep performing evaluation to the hospitals and doing quick response to solve the problems concerning health service. A good quality of service and performance were what people desire and it is government responsibility to perform their function and duty as authorized by the laws. Keywords: Public Policy, Health Service, Policy Implementation.
Evaluasi Badan Penguatan Perdamaian Aceh (BP2A) Dalam Penyelesaian Reintegrasi Aceh 2015 Indra Perdana; Husaini Ibrahim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPerjalanan reintegrasi Aceh dimulai sejak tahun 2006-2012 melalui sebuah badan sementara (ad hoc) yang dikenal dengan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) yang melakukan penanganan. Selama BRA dibentuk banyak yang sudah dilakukan , tetapi disisi lain keberadaan badan ini dianggap belum menyelesaikan peran nya secara keseluruhan terhadap tiga komponen yang menerima proses reintegrasi (eks Kombatan GAM, Korban Konflik, dan Tahanan Politik/Narapidana Politik). Tuntutan keberlangsungan proses reintegrasi dengan kembali membentuk suatu badan baru pun di wujudkan dengan membentuk Badan Penguatan Perdamaian Aceh (BP2A). Kehadiran BP2A pada akhirnya mendapat tanggapan yang cukup beragam dari berbagai masyarakat, harapan dengan kembali dibentuk nya badan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi Badan reintegrasi Aceh dibentuk kembali dan sejauh mana pengaruh badan reintegrasi Aceh dalam upaya penyelesaian reintegrasi Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Studi lapangan untuk memperoleh data primer yang dilakukan dengan wawancara. Sedangkan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data skunder berdasarkan buku-buku dan bacaan terkait. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa evaluasi dari Badan reintegrasi Aceh yang dibentuk belum menyelesaikan peranan nya secara maksimal terhadap tiga komponen. Keberadaan badan ini juga telah menjadi pemicu konflik horizontal di Aceh karena pengelolaan nya yang tidak transparan, akuntabilitas dan profesional. Seharusnya badan ini bisa memberi harapan besar dalam penanganan permasalahan reintegrasi Aceh yang belum selesai dan menutup keterbatasan badan reintegrasi yang sudah lebih awal dibentuk, dengan fokus pada pemberdayaan korban agar bisa mandiri dengan kemampuan individu dan mandiri secara finansial.  Kata Kunci :  Reintegrasi, Perdamaian, Badan Reintegrasi Aceh, BadanPenguatan Perdamaian Aceh  ABSTRACT Aceh reintegration journey began in 2006-2012 throught a temporary agency (ad hoc), know as the Aceh Reintgration Agency (BRA) which make the hadling. During the BRA was established much has been done, but on the other hand the existence of the agency is deemed not yet completed its overall role of the three components that receive reintegration process ( ex-GAM combatants, Innocent Victims in Conflict, and Political Prisoners). Demands sustainability of the reintegration process to re-establish a new institution was embodied by establishing the Agency Strenghening Peace in Aceh (BP2A). Attedance BP2A finally got a response which is quite different from the various communities, the expectation with his re-formed institution can be perceived by society. The purpose of this study was to whether the underlying Aceh reintegration agency was re-established and the extent of influence Aceh reintegration agency in solving the Aceh reintegration. The method used in this research is descriptive qualitative method. Sample collection techniques were used that field research and library research. Field studies to obtain primary sample thought interview. While the library research obtain secondary sample based on the books and related reading. The result of this study explained that the evaluation of the Aceh reintegration agency that set up yet completed its role to the maximum of three components. The existence of this institution also has a trigger horizontal conflicts in Aceh because its management is not transparent, accountability, and professional. Supposedly this body could give great hope in the hadling problems of Aceh reintegration unfinished and perfected limitations reintegration agency had earlier established, with a focus on empowering the victim to be self-sufficient with the ability of individuals and financially independent.

Page 34 of 102 | Total Record : 1018