cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
Hubungan shift kerja dan aktivitas fisik dengan gangguan ritme sirkadian pada perawat: Relationship between work shifts and physical activity with circadian rhythm disturbances in nurses Pithaloka, Diyah Ayu; Suratmi; Qowi, Nurul Hikmatul; Fauziah, Anis; Karsim
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2768

Abstract

Seorang perawat yang bekerja secara shift biasanya mengalami gangguan ritme sirkardian, hal ini menjadi masalah ketika perawat tidak bisa mengatur jadwal kerja dengan teratur dan menjaga aktivitas fisik secara optimal Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi hubungan shift kerja dan aktivitas fisik dengan gangguan Ritme Sirkadian pada perawat. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Secttional. Sampel penelitian ini sebanyak 117 perawat yang diambil dengan teknik Clusster Random Sampling, data diambil menggunakan lembar kuisioner. Analisis data menggunakan Uji Spearman Rho dengan shoftware SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa perawat dengan shift kerja tidak teratur mengalami gangguan ritme sirkadian kategori berat dengan nilai signifikan p value kurang dari alpha maka ada hubungan shift kerja dengan gangguan ritme sirkadian pada perawat, perawat dengan aktivitas fisik rendah mengalami gangguan ritme sirkadian kategori berat dengan nilai signifikan p value kurang dari alpha maka ada hubungan aktivitas fisik dengan gangguan ritme sirkadian pada perawat. Berdasarkan temuan penelitian mengenai hubungan shift kerja dan aktivitas fisik dengan gangguan ritme sirkadian pada perawat diharapkan perawat bisa menerapkan jadwal kerja yang tepat dan meningkatkan aktivitas fisik dapat menjaga keseimbangan ritme sirkadian guna mengoptimalkan kinerja perawat di lingkungan rumah sakit.
Hubungan komunikasi terapeutik dengan loyalitas pasien di rawat jalan: The relationship between therapeutic communication and patient loyalty in outpatient department Fajarwati, Hana Lintang; Suratmi; H.M. Bakri Priyodwi Atmaji; Wati, Shofiyah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2781

Abstract

Loyalitas pasien merupakan bentuk kesetiaan pasien terhadap rumah sakit. Rendahnya loyalitas pasien pada rumah sakit bisa terjadi karena komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat kurang optimal yang dapat menurunkan jumlah kunjungan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan loyalitas pasien di Rumah Sakit Intan Medika Lamongan. Desain penelitian ini menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 70 pasien di Rawat Jalan Rumah Sakit Intan Medika Lamongan, yang menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner komunikasi terapeutik dan loyalitas pasien. Setelah ditabulasi data dianalisis menggunakan uji Spearmen Rank dengan aplikasi SPSS.Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien memiliki komunikasi terapeutik baik yaitu (64,29%), dan sebagian besar pasien memiliki loyalitas baik yaitu (70,00%). Hasil uji Spearmen Rank didapatkan r = 0,563 dan p = 0,000. Artinya terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan loyalitas pasien di Rawat Jalan Rumah Sakit Intan Medika Lamongan.Upaya untuk meningkatkan loyalitas pasien, salah satunya yaitu dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik dengan menerapkan komunikasi terapeutik yang optimal.
Hubungan Nomophobia dengan kontrol diri pada mahasiswa: The relationship between Nomophobia and Self-Control in students Nurwicahyani, Fentysia Jessi; Sholikhah, Siti; Majid, Abdul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2791

Abstract

Kontrol diri adalah kemampuan dalam mengendalikan perilaku sosial. Nomophobia adalah gangguan kesehatan karena rasa takut saat jauh dari smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan nomophobia dengan kontrol diri pada mahasiswa semester 5 Prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Lamongan. Desain penelitian ini menggunakan korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa semester 5 Prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Lamongan dengan populasi berjumlah 54 mahasiswa dengan menggunakan teknik total sampling pada bulan Februari 2025. Data penelitian yang diambil menggunakan kuesioner, kemudian ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara nomophobia dengan kontrol diri pada mahasiswa semester 5 Prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kontrol diri membantu membatasi penggunaan smartphone agar tidak berlebihan sehingga dapat mengantisipasi gejala nomophobia. Untuk menurunkan tingkat nomophobia diperlukan adanya kontrol diri yang baik.
Hubungan beban dengan kualitas hidup caregiver informal yang merawat lansia penderita Diabetes Melitus: The relationship between burden and quality of life of informal caregivers who care for elderly people with Diabetes Mellitus Josefin, Jesika Maria; Debora, Oda; Ati, Maria Prieska Putri Panglipur; Sipollo, Berliany Venny
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2797

Abstract

Lansia penderita diabetes melitus (DM) sering mengalami keterbatasan dalam menjalankan perawatan mandiri, sehingga memerlukan pendampingan dari caregiver informal. Peran ini menuntut keterlibatan yang intens dan berkelanjutan, yang dapat menimbulkan beban fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, sehingga berpotensi menurunkan kualitas hidup caregiver. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara beban yang dirasakan dengan kualitas hidup caregiver informal yang merawat lansia penderita diabetes melitus. Jenis penelitian kuantitatif, dengan metode cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah caregiver informal berusia >19 tahun, dengan sampel sebanyak 62 responden menggunakan teknik simpel random sampling. Penelitian ini dilakukan di Dusun Argomulyo Desa Gunungronggo, wilayah kerja puskesmas Tajinan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Zarit Burden Interview (ZBI) untuk mengukur beban dan kuesioner Adult Carer Quality of Life (AC-QOL) untuk mengukur kualitas hidup. Analisa data menggunakan uji statistik sperman rank. Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan antara beban yang dirasakan dengan kualitas hidup caregiver informal. Terdapat korelasi yang bermakna dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah.
Hubungan komunikasi orang tua dengan keterlambatan perkembangan bahasa pada anak usia 4-6 tahun: The relationship between parental communication and language delays in children aged 4-6 Years Aisyah, Harnina Samantha; Harmiardillah, Sylvi; Oktavianti, Laelia
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2801

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan aspek yang sangat penting pada anak usia dini. Bahasa berfungsi sebagai sarana bagi anak untuk menyampaikan pikiran dan berinteraksi dengan orang lain. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak berperan penting dalam merangsang perkembangan kosakata anak. Variabel independen pada penelitian ini adalah komunikasi orang tua, variabel dependen pada penelitian ini adalah ketelambatan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun. Desain penelitian ini adalah korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 34 orang tua dan anak usia 4-6 tahun, menggunakan Teknik Simple Radom Sampling didaptkan sebanyak 34 orang tua dan anak usia 4- 6 tahun. Data penelitian ini diambil menggunakan kuesioner. Setelah ditabulasi data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 18 anak mendapatkan komunikasi orang tua yang baik, dan sebanyak 25 anak usia 4-6 tahun perkembangannya sesuai Berdasarkan uji statistik, diperoleh H1 diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat hubungan antara komunikasi orang tua dengan perkembangan bahasa pada anak usia 4-6 tahun. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan orang tua memberikan komunikasi yang baik kepada anak sesuai usianya, supaya anak bisa mencapai perkembangan bahasa yang sesuai berdasarkan tingkat usia.
Hubungan strategi koping dengan nyeri tension type headache pada pasien hipertensi: The relationship between coping strategies and tension type headache pain in hypertensive patients Sari, Nadya Indah; Wibowo, Thomas Ari; Muflihah, Ulfatul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2810

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian di Indonesia dan sering menimbulkan nyeri kepala tipe tegang (tension type headache/TTH). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan strategi koping dengan nyeri TTH pada pasien hipertensi di Puskesmas Palaran Samarinda. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan instrumen Brief COPE dan Numeric Rating Scale. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan, di mana strategi koping adaptif berkaitan dengan intensitas nyeri yang lebih rendah. Penerapan strategi koping adaptif penting untuk membantu pasien hipertensi mengendalikan stres dan mengurangi gejala nyeri kepala. Hypertension is a major cause of mortality in Indonesia and often triggers tension-type headache (TTH). This study aimed to examine the relationship between coping strategies and TTH among hypertensive patients at Palaran Health Center, Samarinda. A cross-sectional design was applied using the Brief COPE questionnaire and Numeric Rating Scale. The results indicated a significant relationship, showing that adaptive coping strategies were associated with lower headache intensity. Implementing adaptive coping is essential to help hypertensive patients manage stress and reduce headache symptoms.
Hubungan peran Pengawas Menelan Obat (pmo) dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberculosis Paru : The relationship of the role of medication supervisors and medication compliance in pulmonary Tuberculosis patients Triyani, Riski; Solehudin; Rizal, Ahmad
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2838

Abstract

Tuberkulosis disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Agar pasien menjadi patuh pengobatan dibutuhkan peran PMO yang baik. PMO biasanya dilakukan secara sukarela oleh orang yang dipercayai oleh pasien, seperti anggota keluarga. Kepatuhan pasien diperlukan agar pengobatan tuberculosis selesai, sehingga mencegah resistensi terhadap pengobatan OAT. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi hubungan antara peran PMO dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dengan Kuisioner MMAS-8 dan Kuisioner PMO, Metode pengambilan sampel secara accidental sampling, analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square 29. Hasil penelitian terdapat hubungan antara PMO dan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru.
Penerapan teknik relaksasi napas dalam pada pasien dengan Pneumonia: Application of deep breathing relaxation techniques in patients with Pneumonia Souisa, Charles; Batubara, Sakti Oktaria
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2842

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi sesak napas adalah penerapan teknik relaksasi napas dalam. Karya ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan pengkajian, penyusunan diagnosa keperawatan, penyusunan rencana tindakan keperawatan, pelaksanaan tindakan keperawatan, evaluasi tindakan keperawatan dan pendokumentasian tindakan keperawatan. Desain dalam karya ilmiah yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek dalam karya ilmiah ini adalah salah satu pasien dewasa yang bersedia, kooperatif dan mampu berkomunikasi, dengan diagnosis medis Pneumonia yang mengalami masalah keperawatan berupa pola napas tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi napas dalam selama kurang lebih 3 (tiga) hari perawatan, dapat mengurangi masalah sesak napas. Kesimpulan dari karya ilmiah ini adalah penerapan teknik relaksasi napas dalam dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan sesak napas pada pasien dengan Pneumonia. 
Faktor-faktor resiko serangan infark miokard akut : Risk factors for acute myocardial infarction attack Raharjo, Febrian Al Akbar Dimas; Maghfiroh, Isni Lailatul; Rokhman, Abdul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2769

Abstract

Infark Miokard Akut (IMA) merupakan kondisi kegawatdaruratan jantung yang dapat mengancam nyawa, dan menjadi salah satu penyebab kematian jika tidak ditangangi segera, riwayat diabetes melitus, hipertensi, kolesterol, merokok dan sebiasaan hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan resiko serangan infark miokard akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko serangan IMA di RS Muhammadiyah Lamongan. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crossectional pada 40 pasien IMA. Pada pengumpulan data Dm,Ht,Dan Kolesterol dikumpulkan melalui observasi rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan 50% pasien memiliki riwayat hipertensi, 50% memiliki kolesterol total tinggi, dan 52,5% dengan diabetes melitus Dapat disimpulkan bahwa diabetes melitus merupakan faktor tertinggi dalam kasus IMA lalu disusul oleh hipertensi dan kolesterol yang mempunyai prosentase 50%. Perlu adanya peningkatan skrining rutin terhadap faktor resiko kardiovaskular di fasilitas layanan Kesehatan serta penerapan kebijakan pengendalian faktor resiko ditingkat individu dan komunitas. Masyarakat perlu diberi edukasi intensif mengenai pentingnya pengendalian gula darah, tekanan darah dan kolesterol, sebagai bentuk pencegahan primer terhadap serangan jantung
Hubungan dukungan orang tua dengan tingkat kecerdasan emosional pada remaja: The relationship between parental support and emotional intelligence levels among adolescents Rohma, Aviva Ainur; Sholikhah, Siti; Majid, Abdul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2778

Abstract

Gejolak emosi yang diakibatkan oleh perubahan pada diri remaja apabila tidak dikendalikan akan menjadi penghambat pembentukan kecerdasan emosionalnya. masyarakat hanya mengutamakan kecerdasan otak intelektual. Anak hanya didorong untuk mengasah otaknya, kecerdasan emosinya diabaikan. Dukungan orang tua sangat dibutuhkan dalam masa remaja terutama untuk perkembangan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dengan tingkat kecerdasan emosional pada remaja di kelas XI SMA. Desain penelitian ini menggunakan korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada siswa kelas XI SMA. Populasi sebanyak 65 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Dilakukan pada bulan Februari 2025. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner yang kemudian ditabulasi dan dianalisis menggunakan Uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan orang tua tinggi dan sebagian besar responden memiliki kecemasan emosional tinggi. Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan orang tua dengan tingkat kecerdasan emosional pada remaja di kelas XI SMA. Dengan demikian peneliti mengharapkan remaja memiliki kederdasan emosional yang tinggi.