cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial
ISSN : 25286893     EISSN : 25286871     DOI : -
Core Subject : Social,
gulawentah: Jurnal Studi Sosial with regitered number ISSN : 2528-6893 (print) , e-ISSN : 2528-6871 is scientific journals which publish articles from the fields social science and social science education.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024)" : 8 Documents clear
Masalah sosial kemiskinan di Indonesia: Suatu pandangan teoritis Karl Marx Daniel, Daniel; Bahari, Yohanes
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.19432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji masalah sosial kemiskinan yang terjadi di Indonesia dengan analisis teoritis pandangan Karl Marx, tokoh sosiologi klasik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan, dengan mengumpulkan berbagai referensi yang kredibel dan akurat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemiskinan bisa timbul dari sejumlah faktor, termasuk tingkat pendidikan yang rendah, ketidaksetaraan dalam distribusi pendapatan, dan kendala akses terhadap modal. Oleh karena itu, faktor-faktor tersebut diakui sebagai penyebab utama dari masalah kemiskinan. Perspektif teoritis Karl Marx, yang menyoroti akar masalah struktural dalam ekonomi kapitalis, terutama terkait dengan eksploitasi pekerja dan ketidaksetaraan distribusi kekayaan, dapat menjadi pemicu terjadinya kemiskinan. Upaya untuk mengatasi kemiskinan melibatkan beberapa solusi, seperti memberdayakan pekerja melalui pembentukan serikat pekerja, melakukan reformasi struktur ekonomi dengan menerapkan pajak progresif, dan mengalokasikan ulang sumber daya ekonomi ke sektor-sektor yang mampu memberdayakan. Selain itu, investasi dalam bidang pendidikan dan pelatihan pekerja dianggap krusial untuk meningkatkan kualifikasi dan mobilitas sosial. Sejalan dengan itu, mengurangi tingkat alienasi di tempat kerja menjadi suatu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pekerja dan secara keseluruhan, memperbaiki produktivitas kerja.
Pengalaman Model di Surabaya yang Mengalami Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder dalam Mencapai Subjective Well-Being Fauzi, Muhammad Ulwan; Bawono, Yudho
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.19590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran subjective well-being pada model di Surabaya yang mengalami kecenderungan body dysmorphic disorder. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Kota Surabaya, Jawa Timur dengan partisipan seorang model. Partisipan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah tiga partisipan yang memiliki kriteria berprofesi sebagai model, mengalami kecenderungan body dysmorphic disorder dan berdomisili di Kota Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan metode interpretative phenomenological analysis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) model yang mendapat tantangan dapat memunculkan kecenderungan body dysmorphic disorder dengan dua aspek penyerta yaitu keasyikan terhadap penampilan yang memunculkan perilaku sering bercermin di depan cermin untuk memerhatikan kondisi penampilannya, berpikir bahwa kondisi berat badan saat ini tambah gemuk, sering memikirkan kondisi penampilan hingga pernah melakukan serangkaian diet untuk mendapatkan kondisi penampilan yang bagus. Serta aspek distress terhadap penampilan yang memunculkan perilaku merasa khawatir dengan postur tubuh, merasa resah terhadap jerawat dan badan, khawatir persepsi orang tentang kondisi penampilan yang dimiliki, overthinking terkait dengan berat badan hingga takut terhadap pemikiran orang lain tentang kondisi penampilan; (2) model dengan kecenderungan body dysmorphic disorder tetap dapat mencapai kondisi sejahtera secara subjektif (subjective well-being).
Persaingan Usaha Yang Sehat Melalui Pengaturan Hukum Terhadap Social Commerce dan Electronic Commerce Oleh Permendag Nomor 31/29023 Negara, Dharma Setiawan; Putra Nainggolan, Samuel Dharma
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.20485

Abstract

Hadirnya Social Media  yang awalnya diperuntukkan sebagai media sosial yang dijalankan melalui daring (online), saat ini juga merambah pada dilakukannya kegiatan jual beli secara digital menggunakan wadah Social Media tersebut. Padahal wadah untuk jual beli secara digital telah ada sebelumnya (E-Commerce) Untuk itu perlu negara perlu mengatur hal ini supaya tercipta suatu iklim persaingan usaha yang sehat. Dimana akan tercipta suatu persaingan usaha tidak sehat apabila Social Commerce dan E-Commerce berada dalam platform yang sama. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang mengkaji pengaturan hukum terhadap Social Commerce  yang dibedakan dengan E-Commerce dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian ini adalah mengenai pengaturan hukum sebagaimana dalam Permendag Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur tata cara pelaksanaan bisnis Social Commerce dan E-Commerce.
Dramaturgi Identitas Virtual Pemain Role-Play: Studi Netnografi Penggemar K-Pop pada Grup Telegram RVS Chofsho, Mardiyana; Hidayat, Medhy Aginta
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.19897

Abstract

Artikel ini mengkaji fenomena dramaturgi para pemain role-play yang melahirkan dualisme identitas, yakni identitas virtual di media sosial dan identitas nyata dalam kehidupan yang sebenarnya. Korean Wave merupakan gejala globalisasi kebudayaan yang berasal dari Korea Selatan. Aktivitas baru yang dimunculkan berkat adanya gelombang K-Pop adalah Role-Play. Role-Play adalah permainan peran yang dilakukan di dunia maya oleh sekelompok penggemar artis K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan netnografi simbolis. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara-mendalam (kepada 10 informan), dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dramaturgi dari Erving Goffman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pemain role-play memiliki identitas ganda (dualisme identitas), yakni identitas virtual palsu di media sosial, dan identitas asli dalam kehidupan sehari-hari. Para pemain role-play di Telegram melakukan praktik dramaturgi dengan cara berkamuflase dan menutup identitas bahwa mereka adalah pemain role-play, terutama dihadapan orang-orang yang ada di kehidupan nyata. Penelitian ini juga menemukan bahwa para pemain role-play memainkan permainan tersebut dikarenakan mereka tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan di dalam kehidupan nyata. Para pemain role-play sengaja melakukan kamuflase dikarenakan takut jika dianggap aneh karena menggemari dunia K-Pop, karena tidak semua orang dapat menerima budaya baru yang berasal dari luar.
Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Klenteng Tay Kak Sie Sebagai Daya Tarik Wisata Religi di Kota Semarang Prasetyatama, Ari; Hartanu, Devira Aprillia; Paninggiran, Herman Novry Kristiansen; Izziyana, Wafda Vivid
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.21080

Abstract

Klenteng Tay Kak Sie, sebuah situs warisan bersejarah di Pecinan Semarang, menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung yang tertarik dengan kekayaan budaya dan spiritualitas Tionghoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pariwisata di Klenteng Tay Kak Sie. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data primer melalui observasi dan dokumentasi, serta menerapkan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klenteng Tay Kak Sie menarik pengunjung dengan daya tarik budaya dan spiritual yang kental, serta berbagai upacara keagamaan yang menghidupkan tradisi Tionghoa. Namun, perlu diperhatikan bahwa fasilitas akomodasi dan aksesibilitas masih perlu ditingkatkan untuk mendukung daya tarik pada Klenteng Tay Kak Sie sebagai wisata religi di Kota Semarang
Analisis Profesionalisme Pelayanan Surat Izin Mengemudi Kepolisian Resort Ponorogo Fikri, Luhur Ainul; Wulandari, Florentina Ratih; Indah, Diani
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.19977

Abstract

Profesionalisme menjadi penting dalam pelayanan publik, hal ini menjadi hal yang tidak bisa di pisahkan dalam upaya menciptakan pelayanan prima terhadap masyarakat, Kepolisian Resort Ponorogo memiliki sebagai lembaga pemerintah memiliki pelayanan dalam pembuatan SIM, bagaimana proses pelayanan yang diberikan apakah sudah sesuai dengan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektifitas pelayanan publik dalam pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM). Penelitian ini berjenis kualitatif evaluatif dengan model CIPP, dengan fokus utama, sebagai berikut: a). Kemampuan, b). Kualitas, c). Sarana dan Prasarana, d). Jumlah SDM, e). Teknologi Informasi, f). Konsistensi. Pelayanan SIM yang diberikan oleh Kantor Satpas Polres Ponorogo, meliputi: pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas Satpas dalam mendukung tercapainya tujuan pelayanan SIM dengan maksimal, Pemeliharaan, dan pembenahan secara berkesinambungan sarana dan prasarana Satpas ditambah dengan dukungan perlengkapan SIM dari Korlantas Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Melaksanakan sosialisasi kepadamasyarakat tentang prosedur layanan SIM, Jaringan dan akses aplikasi SIM online belum berjalansama sekali.
Polemik Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera): Sebuah Kajian dengan Pendekatan Interdisipliner Ihsan, Moh.; Rofiq, Aunur; Khusnudin, Khusnudin
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.20497

Abstract

Penelitian ini berjudul Polemik Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera): Sebuah Kajian dengan Pendekatan Interdisipliner, yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini karena Implementasi Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di Indonesia telah menimbulkan berbagai polemik yang mencakup aspek hukum, ekonomi, kebijakan publik, dan tata kelola. Polemik ini memerlukan analisis mendalam untuk memahami implikasinya terhadap masyarakat dan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis polemik Tapera dari perspektif hukum, ekonomi, kebijakan publik, dan tata kelola, serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan, dan tinjauan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polemik Tapera berpusat pada beberapa isu utama: (1) Aspek hukum, terkait harmonisasi regulasi dan potensi tumpang tindih dengan program jaminan sosial lainnya; (2) Aspek ekonomi, meliputi beban finansial tambahan bagi pekerja dan perusahaan, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam; (3) Aspek kebijakan publik, terkait formulasi dan implementasi kebijakan yang mempertimbangkan kebutuhan masyarakat; dan (4) Aspek tata kelola, menyangkut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Implementasi Tapera memerlukan pendekatan yang komprehensif dan integratif, memadukan konsep kebijakan publik modern dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam. Diperlukan penyempurnaan dalam aspek regulasi, mekanisme implementasi, dan tata kelola untuk meningkatkan efektivitas program dan meminimalkan polemik di masyarakat.
Eduwisata Pengelolaan TPS Sumur Wolu Desa Sambit Menuju Desa Berdaya Ridho, Irvan Nur; Triono, Bambang; Pinaryo, Pinaryo
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i1.20847

Abstract

Educational tourism is a type of tourism where visitors have the goal of learning about a specific topic. Therefore, the development of educational tourism is not supported by good human resources in its management, so it is very unlikely that the development of educational tourism can run well. Garbage waste has an impact on every element of life, including health, pollution, environmental damage, and natural disasters. In line with the Ministry of Tourism and Creative Economy, development efforts to support the development of existing tourism potential, the community is involved in the development process. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. The 3R waste management method provides the community with new perspectives and insights into waste management. The 3R approach can turn waste into something that has added value rather than just a useless commodity. Independent waste management educational tourism is an alternative solution for the government and the community. To carry out the management of the waste bank in Sambit

Page 1 of 1 | Total Record : 8